• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE QUESTIONS STUDENTS HAVE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII 3 SMPN 7 PADANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE QUESTIONS STUDENTS HAVE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII 3 SMPN 7 PADANG"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PROSIDINGSEMINARNASIONALSTKIP PGRISUMATERABARAT

FITRIANI,YULIAHARYONO,HAMDUNAH

171

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF

TIPE QUESTIONS STUDENTS HAVE TERHADAP

HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA

KELAS VII 3 SMPN 7 PADANG

Fitriani, Yulia Haryono, Hamdunah

Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP PGRI Sumatera Barat, Jl. Gunung Pangilun, Padang

[email protected]

Abstract. This research was motivated by students who were less daring to ask

questions and express their ideas and also student’s reasult of learning was below the Minimum Completeness Criteria (MCC). The purpose of this research is to find out there an effect of use Active Learning Strategies with the type of Questions Student Have (QSH) to the result mathematics learning in class VII 3 students of SMPN 7 Padang. The type of the research was pre – experimental . The sampling technique in this reseach was purposive sampling, class VII 3 was taken as the experimental class. Instruments that have been use are pre – test and post – test. The test form that has been used is essay test. Based on the calculation of the t test α =

0,05, the value of 1,708 and 1,955 because the H0 is rejected.

The refore it was concluded that there is an effect of use active learning strategies with the type of Questiont Students Have (QSH) to the result of Mathematics Learning in the Class VII 3 SMPN 7 Padang .

Key words: (Active Learning, Questions Students Have (QSH), Mathematics Learning Results)

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa kurang berani bertanya dan

mengeluarkan gagasan yang dimiliki dan hasil belajar siswa yang masih dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penerapan Strategi Pembelajaran Aktif tipe Questions Student Have (QSH) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII 3 SMPN 7 Padang. Jenis penelitan adalah penelitian pre – eksperimen. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sampling purposive, diambil kelas VII 3 sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah lembar soal pre

– test dan post – test. Bentuk tes yang digunakan adalah tes esai. Berdasarkan perhitungan uji t

dengan α = 0,05 diperoleh nilai 1,708 dan 1,955 karena

maka tolak H0. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh strategi pembelajaran

aktif tipe Questiont Students Have (QSH) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII 3 SMPN 7 Padang.

Kata kunci: (Active Learning, Questions Students Have (QSH), Hasil Belajar )

PENDAHULUAN

Salah satu cabang ilmu pengetahuan yang memegang peranan penting dalam

berbagai aspek kehidupan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di dunia

pendidikan adalah matematika. Terlihat dari penggunaan ilmu matematika dalam

memecahkan masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, seperti berhitung,

mengumpulkan, mengolah, menyajikan serta menafsirkan data. Matematika juga tidak

(2)

VOL.6NO.1 DESEMBER2020

ISSN:2443-1257

172

kalah penting dalam membentukan pola pikir seseorang, dengan pembelajaran

matematika tersebut dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis,

kritis, dan kreatif. Sehingga matematika merupakan salah satu indikator kelulusan di

setiap jenjang pendidikan.

Observasi yang dilakukan pada tanggal 13 sampai 15 November 2019, terlihat sekolah sudah menggunakan kurikulum 2013 dengan menggunakan pendekatan saintifik, tetapi pendekatan saintifik belum terlihat, langkah saintifik yang terlihat hanya mengamati dan menanya seperti mendengar, menyimak, melihat dan memberi pertanyaan kepada siswa. Guru memulai pelajaran dengan membahas pekerjaan rumah, menyajikan materi, memberikan beberapa contoh soal yang berkaitan dengan pelajaran, dan meminta beberapa siswa untuk mengerjakan soal tersebut di depan kelas, hanya siswa berkemampuan tinggi yang ingin maju kedepan mendominasi pembelajaran. Siswa lain hanya mengharapkan penyelesaian soal yang diberikan guru. Kegiatan pembelajaran tersebut terlihat tidak aktif pada siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.

Siswa kurang aktif dalam pembelajaran dan siswa juga tidak terbiasa belajar secara kelompok karena guru juga tidak mengorganisasikan siswa untuk berdiskusi. Kebanyakan selama pembelajaran siswa berbicara dengan teman didekatnya dan mencari kesibukan lain. Seperti, siswa malu untuk bertanya kepada guru sehingga guru tidak tahu apakah siswa sudah paham dengan yang diajarkan. Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada siswa tetapi siswa hanya diam saja saat guru bertanya mengenai pelajaran yang sedang di pelajari.

Berdasarkan wawancara yang dilakukan dengan guru matematika kelas VII SMPN 7 Padang diperoleh informasi bahwa dalam proses pembelajaran guru telah berusaha melakukan perbaikan dengan memberikan contoh-contoh soal yang mudah dipahami, latihan kepada siswa setelah menjelaskan materi pelajaran, dan membahas latihan tersebut bersama-sama. Hal ini yang menyebabkan hasil belajar siswa masih jauh dari yang diinginkan. Dimana menurut Anggraini, dkk (2019) Hasil belajar merupakan hal yang samgat penting dalam pendidikan dan dapat dipandang sebagai salah satu ukuran keberhasilan siswa dalam pendidikan di sekolah.

Berdasarkan permasalahan di atas, salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa adalah dengan menerapkan pembaharuan dalam pembelajaran matematika. Guru dapat menerapkan strategi pembelajaran yang menarik untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan aktivitas siswa sehingga siswa menjadi aktif dan terlibat dalam proses pembelajaran. Strategi pembelajaran yang bisa

(3)

PROSIDINGSEMINARNASIONALSTKIP PGRISUMATERABARAT

FITRIANI,YULIAHARYONO,HAMDUNAH

173

digunakan guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa adalah strategi pembelajaran aktif tipe Questions Students Have. Strategi pembelajaran Questions Students Have (QSH) dikembangkan untuk melatih peserta didik agar memiliki kemampuan dan keterampilan bertanya.

Strategi pembelajaran aktif tipe Questions Students Have merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan atau memancing partisi pasisiswa dengan menyalurkannya dalam bentuk tulisan. Strategi aktif tipe Questions Students Have dapat diartikan sebagai pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh siswa. Dimana pertanyaan-pertanyaan ini berisikan mengenai materi yang kurang dipahami oleh siswa. Mengingat bahwa tidak semua siswa memiliki keberanian untuk menanyakan secara langsung materi yang kurang dipahami, maka strategi ini membimbing siswa menyampaikan pertanyaannya dengan menuliskannya pada selembar kertas. Tahapan pelaksanaan dari strategi Questions

Students Have (QSH) oleh Silberman (2009:73) yaitu Guru membagikan kartu kosong

kepada setiap siswa, mintalah setiap siswa untuk menuliskan beberapa pertanyaan yang mereka miliki berupa soal yang tidak dipahami dalam kartu yang telah diberikan, guru meminta siswa memutar kartu searah jarum jam kepada anggota kelompok dan memberikan tanda centang pada soal yang dianggap sulit atau yang tidak dipahami, setelah kartu itu kembali kepada pemiliknya, tiap anggota kelompok diminta untuk menghitung tanda centang ( ) yang ada pada kertasnya, kemudian dipilih kertas yang memiliki tanda centang ( ) terbanyak untuk diajukan sebagai pertanyaan yang mewakili kelompok, guru meminta siswa mendiskusi pertanyaan yang memperoleh centang( ) sedikit dalam kelompok, selanjutnya diminta siswa mengumpulkan pertanyaan dari tiap-tiap kelompok dan menuliskan ke papan tulis, kemudian siswa diminta untuk mendiskusikan jawaban dari pertanyaan yang ada di papan tulis, memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjelaskan jawaban dari pertanyaan kemudian guru mempertegas kembali jawaban dari siswa, pertanyaan yang tidak terjawab oleh siswa maka akan dijelaskan oleh guru, terakhir beberapa siswa dipanggil untuk berbagi pertanyaan secara sukarela sekalipun mereka tidak memperoleh suara terbanyak dan kumpulkan semua kartu.

Pendekatan saintifik yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pembelajaran yang biasa dilakukan di SMPN 7 Padang yaitu menggunakan Kurikulum 2013 (K13). Pendekatan saintifik disini adalah proses pembelajaran yang terdiri dari

mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan, dan

(4)

VOL.6NO.1 DESEMBER2020

ISSN:2443-1257

174

apakah terdapat pengaruh penerapan strategi pembelajaran aktif Questions Students Have terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII 3 SMPN 7 Padang.

METODE PENELITIAN

Pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada semester genap 2019/2020 pada

tanggal 24 Januari sampai 7 Februari 2020 di kelas VII 3 SMPN 7 Padang. Variabel

bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran matematika menggunakan strategi

pembelajaran aktif tipe Questions Students Have dan variabel terikatnya adalah hasil

belajar matematika siswa kelas VII SMPN 7 Padang. Populasi penelitian adalah semua

kelas VII SMPN 7 Padang tahun pelajaran 2019/2020 yang terdiri dua kelas. Teknik

pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sample. Kelas yang terpilih

adalah kelas VII 3.

Instrumen penelitian merupakan alat yang digunakan untuk memperoleh atau

mengumpulkan data dalam rangka mencapai tujuan penelitian. Alat pengumpul data

yang digunakan untuk mengukur hasil belajar matematika siswa adalah pre-test dan

post-test. Tes yang diberikan berupa soal esai yang disesuaikan dengan pokok bahasan.

Tes digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan individu, baik dalam bidang

pengetahuan umum maupun keterampilan sebagai hasil belajar siswa. Tes yang

diberikan berbentuk pre-test dan post-test.

Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat

pengaruh penerapan strategi pembelajan aktif tipe Questions Students Have (QSH)

terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII 3 SMPN 7 Padang.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sebanyak 5 kali pertemuan dimana

pertemuan pertama melakukan Pre-test untuk mengetahui sejauh mana materi yang akan

diajarkan telah diketahui oleh siswa yang dilaksanakan sebelum menerapakan strategi

pembelajaran aktif tipe Questions Students Have. Post-tes dilakukan diakhir

pembelajaran pada pertemuan terakhir untuk mengetahui sejauh mana siswa terhadap

pelajaran yang telah dipelajarinya. Langkah-langkah dalam melaksanakan stretegi

pembelajaran aktif tipe Questions Students Have yaitu guru membuka pelajaran dengan

(5)

PROSIDINGSEMINARNASIONALSTKIP PGRISUMATERABARAT

FITRIANI,YULIAHARYONO,HAMDUNAH

175

mengucapkan salam kemudian siswa disuruh berdoa. Setelah itu, guru mengabsensi

siswa dan serta tujuan pembelajaran dan indikator yang harus dicapai. Guru membagi

siswa menjadi beberapa kelompok, dimana setiap kelompok terdiri dari 5 – 7 orang

siswa, guru meminta siswa untuk duduk berkelompok kemudian guru memberikan kartu

indeks pada setiap siswa, guru meminta mengamati materi dan contoh soal dalam buku

paket, kemudian masing – masing anggota kelompok menuliskan pertanyaan dalam

kartu indeks yang dibuat siswa. Setelah masing – masing kelompok menuliskan

pertanyaan pada kartu indeks guru menyuruh siswa untuk memutar kartu tersebut searah

jarum jam, ketika setiap kartu diedarkan kepada peserta berikutnya, peserta tersebut

harus membaca dan memberikan tanda centang

pada kartu tersebut apabila kartu

tersebut berisikan permasalahan yang dihadapinya, begitupun selanjutnya. Setelah kartu

kembali pada pemiliknya, guru meminta tiap siswa untuk menghitung tanda centang

yang ada pada kartunya. Kartu yang memiliki tanda centang terbanyak

merupakan pertanyaan kelompok.

Guru meminta perwakilan kelompok untuk menuliskan pertanyaan tersebut ke

papan tulis, kemudian siswa mendiskusikan jawaban yang ada di papan tulis. Guru

memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjelaskan jawaban dari pertanyaan

kemudian guru mempertegas jawaban siswa dan pertanyaan yang tidak terjawab oleh

siswa maka akan dijelaskan oleh guru. Setelah pembelajaran berakhir maka

dilaksanakan tes akhir pada kelas sampel. Sehingga diperoleh data mengenai hasil

belajar matematika siswa. Hasil perhitungan dapat dilihat pada Tabel 1.

Tabel 1. Hasil Analisis Data Tes Akhir Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas Sampel

Kelas

Sampel

̅

Pre-test

26,00

41,67

0

Post-test

59,22

91,67

33,33

Berdasarkan Tabel 1 dapat dilihat bahwa nilai tertinggi pre-test tertinggi 41,67

dan nilai terendah 0, dan nilai post-test nilai tertinggi 91, 67 dan nilai terendah 33,33.

Untuk menguji hipotesis digunakan uji-t. Dari hasil perhitungan menggunakan

digunakan uji-t didapat

dan

= , maka terima H

1

dan tolak

(6)

VOL.6NO.1 DESEMBER2020

ISSN:2443-1257

176

pembelajaran aktif tipe Questions Students Have terhadap hasil belajar matematika

siswa kelas VII 3 SMPN 7 Padang.

Gambaran hasil pre – test siswa dapat dilihat dari lembar jawaban siswa

berkemampuan tinggi, sedang dan rendah. Bentuk lembar jawaban tes akhir siswa yang

berkemampuan tinggi terlihat pada Gambar 1.

Gambar 1. Lembar Jawaban Siswa Berkemampuan Tinggi

Berdasarkan Gambar 1, siswa berkemampuan tinggi sudah mampu menjawab

soal nomor 1. Bentuk lembar jawaban pre - test siswa yang berkemampuan sedang

terlihat pada Gambar 2.

Gambar 2. Lembar Jawaban Siswa Berkemampuan Sedang

Berdasarkan Gambar 2, siswa yang berkemampuan sedang sudah mampu

menjawab soal nomor 2 dengan benar. Bentuk lembar jawaban tes akhir siswa yang

berkemampuan rendah terlihat pada Gambar 3.

(7)

PROSIDINGSEMINARNASIONALSTKIP PGRISUMATERABARAT

FITRIANI,YULIAHARYONO,HAMDUNAH

177

Gambar 3. Lembar Jawaban Siswa Berkemampuan Rendah

Berdasarkan Gambar 3, siswa yang berkemampuan rendah sudah mampu

menjawab soal nomor 3.

Berdasarkan hasil pre – test dan post – test terlihat bahwa matematika siswa pada post – test terdapat pengaruh strategi pembelajaran aktif tipe Questions

Students Have terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII 3 SMPN 7 Padang, itu terlihat

dari jumlah siswa yang tuntas, rata – rata sampel pada waktu pre – test. Lebih baik hasil belajar matematika siswa pada waktu post – test karena sebelum post – test, siswa tidak mau bertanya secara lisan dan mengeluarkan pendapat dalam pembelaran matematika.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh setelah melakukan analisis dan mengolah data pembahasan terhadap masalah yang telah dikemukakan dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penerapan strategi pembelajaran aktif tipe Questions Students Have (QSH) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII 3 SMPN 7 Padang.

DAFTAR PUSTAKA

Anggraini, Y., Suryani, M. dan Hamdunah. (2019). Pengaruh Penerapan Strategi

Pembelajaran Aktif Tipe Firing Line Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar

Matematika Siswa SMP Kelas VIII. Jurnal Pelangi. 10. 1. ISSN: 2252-7168.

Arikunto, S. (2009). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. bumi aksara.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi. rineka

cipta.

Depdiknas.(2001). Penyusunan Butir Soal dan Instrumen Penilaian. Jakarta:

Depdiknas.

Ernita, Gus. (2018). Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Questions

Students Have (QSH) Terhadap Hasil Belajar Matematis Siswa Kelas VIII

SMPN 3 Ranah Pesisir Tahun Pelajaran 2017/2018. Padang:STKIP PGRI

SUMBAR.

Hosnan. (2014). Pendekatan saintifik dan konstektual dalam pembelajaran abad 21.

Ghalia Indonesia.

(8)

VOL.6NO.1 DESEMBER2020

ISSN:2443-1257

178

Latisma. (2011). Evaluasi pembelajaran. UNP Press.

Majid, A. (2014). Emplementasi kurikulum 2013. interes media.

Slameto. (2003). Eelajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi. rineka cipta.

Sugiyono. (2014). Statistika untuk penelitian. alfabeta.

Gambar

Tabel 1. Hasil Analisis Data Tes Akhir Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas Sampel  Kelas
Gambar 1. Lembar Jawaban Siswa Berkemampuan Tinggi

Referensi

Dokumen terkait

soal-soal dan kartu yang berisi jawabannya, bagi siswa yang mendapatkan sebuah kartu soal, mereka berusaha menjawab dan mencari kartu jawaban yang cocok dengan soalnya,

memberikan aba-aba untuk membuka kartu secara bersama-sama. 6) Setiap siswa diminta memikirkan jawaban atau soal sesuai dengan kartu yang dimilikinya. 7) Siswa diminta

Yang kedua adalah tentang kemampuan siswa untuk menjawab pertanyaan mendapat skor 53,7% yang berarti bahwa tingkat kemampuan siswa SMPN 13 Semarang pada saat menjawab pertanyaan

siswa dengan menerapkan Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Questions Students Have lebih baik dari pada pemahaman konsep matematis siswa menerapkan pembelajaran

setiap siswa berpikir bersama untuk menggambarkan dan meyakinkan bahwa setiap siswa mengetahui jawaban dari pertanyaan yang telah ada dalam LKPD atau pertanyaan yang

Alokasi pembelajaran yang memerlukan waktu lebih panjang ialah pada tahap pembahasan kembali kartu soal dengan pertanyaan siswa yang beragam; (3) Jika menggunakan strategi

 Setiap siswa diminta mengambil satu kartu.  Siswa diberi batasan waktu 5 menit untuk memikirkan jawaban/soal yang cocok dengan kartu yang mereka pegang.  Siswa dibimbing

2 Pada saat mengerjakan soal kuis post tes semua siswa terlihat serius dan semakin percaya diri, tidak ada lagi siswa yang mencontoh pekerjaan teman lain 3 Semua siswa sudah mengikuti