• Tidak ada hasil yang ditemukan

SATGAS PROTOKOL COVID 19

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SATGAS PROTOKOL COVID 19"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

(1)

SATGAS PROTOKOL COVID 19

PARTAI GOLONGAN KARYA

PENEGAKAN DISIPLIN, PENERAPAN

PROTOKOL KESEHATAN,

PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN

COVID 19 PADA PILKADA TAHUN 2020

(2)

ARAHAN KETUA UMUM DPP PARTAI GOLKAR

MEMBERIKAN PENEGASAN ATAS TUGAS-TUGAS SATGAS PROTOKOL COVID 19 PARTAI GOLKAR

SATGAS PROTOKOL COVID 19 PARTAI GOLKAR MAMPU MERAPIHKAN SELURUH INTERNAL PG YANG TERLIBAT PADA PILKADA SESUAI PROTOKOL KESEHATAN

SATGAS PROTOKOL COVID 19 HARUS TANGGAP ATAS KEMUNGKINAN YANG AKAN TERJADI TERHADAP PARA KANDIDAT KEPALA DAERAH YANG DI USUNG PARTAI GOLKAR

SATGAS PROTOKOL COVID 19 ADALAH KEPANJANGAN TANGAN DPP PARTAI GOLKAR UNTUK DAPAT MENGAWASI SETIAP KEGIATAN CALON KEPALA DAERAH MAUPUN WAKIL KEPALA DAERAH YANG BERHUBUNGAN DENGAN PROTOKOL COVID 19 SELAMA PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PILKADA TAHUN 2020

SATGAS PROTOKOL COVID 19 MERUPAKAN SATUAN KHUSUS YANG DIBENTUK OLEH KETUM DPP PARTAI GOLKAR AGAR BISA MEMAKSIMALKAN INTRUKSI KETUM DPP PARTAI GOLKAR DALAM HAL PENEGAKAN PROTOKOL KESEHATAN

SATGAS PROTOKOL COVID 19 AKAN BERFUNGSI SEBAGAI KONTROL, EVALUASI, PENEGAKAN DISIPLIN KADER PARTAI GOLKAR DALAM PILKADA 2020 YANG BERHUBUNGAN COVID 19

1

2

3

4

5

6

(3)

TIMELINE PEMBENTUKAN

SATGAS PUSAT PROTOKOL

COVID 19

21- 23 SEPTEMBER 2020

PEMBENTUKAN SATGAS KECAMATAN, DESA SAMPAI DENGAN TPS

18 – 21 SEPTEMBER 2020

PEMBENTUKAN SATGAS PROVINSI, KABUPATEN KOTA

15 – 18 SEPTEMBER 2020

PEMBENTUKAN SATGAS PUSAT

(4)

SEKRETARIS SYAFAAT PERDANA KETUA SATGAS PUSAT

ILHAM PERMANA

WAKIL KETUA BIDANG LOGISTIK DINESVARA AIRLANGGA KORWIL BARAT BAYU PRATAMA KORWIL TIMUR ANDI BAHRI KORWIL TENGAH AGA KHAN

WAKIL SEKRETARIS SITI AISYAH

STRUKTUR

SATGAS PROTOKOL COVID 19 PARTAI GOLKAR

KESEKRETARIATAN & BIRO-BIRO WAKIL KETUA BIDANG

INFORMASI, KOORDINASI ANTAR LEMBAGA

REZA FAHLEVI

1 . KOORDINATOR PROVINSI SE SUMATERA 2. KOORDINATOR PROVINSI SE-JAWA

1 . KOORDINATOR PROVINSI NTT ,NTB & BALI 2. KOORDINATOR PROVINSI SE-KALIMANTAN

1 . KOORDINATOR PROVINSI SE- SULAWESI 2. KOORDINATOR PROVINSI MALUKU & MALUT 3. KOORDINATO PROVINSI PAPUA & PAPUA BARAT KETUA SATGAS PROVINSI

KETUA SATGAS KABUPATEN/ KOTA KETUA SATGAS KABUPATEN/ KOTA KETUA SATGAS PROVINSI

KETUA SATGAS KABUPATEN/ KOTA KETUA SATGAS PROVINSI

(5)

2 4 September2 0 2 0

Pengundian dan Pengumuman No. Urut

 Konflik antar peserta/pendukung(tindak pidana pemilihan)  Pelanggaran protokol Kesehatan/Covid-19 (adm/Pidana umum)

 Penggunaan fasilitas negara (tindak pidana pemilihan)

26 September–05 Desember 2020 Kampanye (71 hari)

 Politik uang (tindak pidana pemilihan)

 Pelanggaran dana kampanye (tindak pidana pemilihan)

 Konflik antar peserta/pendukung (tindak pidana pemilihan)

Materi kampanye bersifat SARA, Ujaran Kebencian, Black

Campaign

(tindak pidana pemilihan)

 Kekerasan/Intimidasi Penyelenggara (tindak pidana pemilihan)

Netralitas Aparat/ASN (etika/lembaga)

 Pelanggaran protokol Kesehatan/Covid-19 (adm/Pidana umum)

 Penggunaan fasilitas negara (tindak pidana pemilihan)

0 4 September2 0 2 0

Pendaftaran, Penelitian, PenetapanPaslon

 Pelanggaran protokol Kesehatan/Covid-19(adm/Pidana umum)

Keberpihakan Penyelenggara (etika/lembaga)

 Penggunaan fasilitas negara (tindak pidana pemilihan) 0 6 –08 Desember 2020

Massa tenang

 Kampanye di luar jadwal(tindak pidana pemilihan)

Mobilitas massa dengan intimidasi (etika/lembaga)  Penggunaan fasilitas negara (tindak pidana pemilihan)

Netralitas Aparat/ASN (etika/lembaga)

0 9 Desember 2 0 2 0 Pemungutan Suara

 Politik uang (tindak pidana pemilihan)

 Kekerasan/Intimidasi Penyelenggara(tindak pidana pemilihan)

Pelanggaran standar pelaksanaan (administrasi)

 Penggunaan fasilitas negara (tindak pidana pemilihan)

 Pelanggaran protokol Kesehatan/Covid-19 (adm/Pidana umum)

0 9 –2 0 Desember 2 0 2 0

Penghitungan dan RekapitulasiSuara

 Kekerasan/Intimidasi Penyelenggara(tindak pidana pemilihan)

Keberpihakan Penyelenggara (etika/lembaga)

 Pelanggaran protokol Kesehatan/Covid-19 (adm/Pidana umum)

POTENSI KERAWANAN PELANGGARAN

SUMBER IKP BAWASLU

(6)

ALUR PENANGANAN PELANGGARAN PROTOKOL COVID 19

PADA PILKADA 2020

Alur

Penanganan

Pelanggaran

Administrasi

Terkait

Protokol

Kesehatan

SATGAS PROTOKOL COVID 19 PARTAI GOLKAR

Pelanggaran

Administrasi

Protokol

Kesehatan

Saran

Perbaikan

Tidak

Dilaksanakan

PEMBERIAN REKOMENDASI KEPADA KETUA UMUM PARTAI GOLKAR ATAS PELANGGARAN CAKADA & CAWAKADA YANG DI USUNG OLEH PARTAI GOLKAR

Dilaksanakan

(7)

7

PROTOKOL KESEHATAN YANG DIGUNAKAN

PADA SETIAP KEGIATAN (1)

Penerapan prinsip

keselamatan dan

Kesehatan kerja

Secara berkala

dilakukan rapid

test/real time PCR

Penggunaan alat pelindung

diri berupa masker yang

menutupi hidung hingga

dagu, sarung tangan, dan

pelindung wajah

(face shield)

Penyediaan sarana sanitasi

yang memadai berupa

fasilitas cuci tangan,

disinfektan dan/atau cairan

antiseptic (hand sanitizer)

Protokol Umum (Pasal 5 Ayat 2)

Sumber : PKPU No. 6 Tahun 2020 (Pasal 5 Ayat 2)

(8)

8

PROTOKOL KESEHATAN YANG DIGUNAKAN

PADA SETIAP KEGIATAN (2)

Pengaturan menjaga

jarak paling kurang 1

meter

Pengaturan larangan

berkerumun untuk

setiap kegiatan

penyelenggaraaan

pemilihan

Pembatasan jumlah

peserta pada setiap

kegiatan yang

mengharuskan adanya

kehadiran fisik.

Maksimal 40% dari

kapasitas ruangan

Pembersihan dan

disinfeksi secara

berkala

Pengecekan kondisi

tubuh seluruh pihak

yang terlibat. Suhu

maksimal 37,3⁰

Celcius

Tidak menggunakan

barang atau peralatan

secara bersama

Protokol Umum (Pasal 5 Ayat 2)

Sumber : PKPU No. 6 Tahun 2020 (Pasal 5 Ayat 2)

SUMBER KPU

(9)

9

Protokol Kesehatan yang Digunakan Pada

Setiap Kegiatan (3)

Penapisan (Screening)

Kesehatan orang yang

akan masuk ke dalam

ruang kegiatan

Sosialisasi, edukasi,

promosi Kesehatan dan

penggunaan media

informasi terkait

pencegahan dan

penularan COVID-19

Pelibatan personel dari

perangkat daerah yang

menyelenggarakan

urusan di bidang

Kesehatan atau tim

gugus tugas COVID-19 di

daerah masing-masing

Kegiatan bertatap muka langsung

Kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang dalam jumlah tertentu Kegiatan yang bersifat penyampaian berkas dan/atau perlengkapan fisik Kegiatan yang dilaksanakan di dalam ruangan

Protokol Umum (Pasal 5 Ayat 2)

Sumber : PKPU No. 6 Tahun 2020 (Pasal 5 Ayat 2)

SUMBER KPU

(10)

10

KEGIATAN

BERTATAP MUKA LANGSUNG

Kenakan Masker Kenakan Face Shield

Kenakan Sarung Tangan

Jaga Jarak Aman Paling Kurang 1 m

Tidak melakukan

kontak fisik Tersedia tempatcuci tangan Tersedia CairanAntiseptik

Membawa alat tulis masing-masing Pengecekan suhu tubuh Sterilisasi Setelah Selesai Penyemprotan disinfektan terhadap peralatan yang digunakan

Protokol Khusus PKPU No. 6 Tahun 2020 Pasal 6

Pertemuan terbatas serta pertemuan tatap muka dan

dialog dibatasi jumlah peserta paling banyak 50 orang

dan memperhitungkan jaga jarak antar peserta

kampanye dan dapat diikuti peserta kampanye melalui

media daring

(Pasal 58 ayat 1 & ayat 2 PKPU No. 10 Tahun 2020)

Rapat umum melalui pertemuan tatap muka dibatasi

jumlah peserta paling banyak 100 orang, dilakukan di

ruang terbuka, dimulai pukul 09.00-17.00 waktu

setempat dan memperhitungkan jaga jarak antar peserta

kampanye dan dilarang melibatkan bayi, balita,

anak-anak, ibu hamil atau menyusui dan orang lanjut usia

(11)

11

KEGIATAN YANG BERSIFAT MENGUMPULKAN ORANG

DALAM JUMLAH TERTENTU

Kenakan Masker Jaga Jarak Aman Paling Kurang 1 m

Tidak melakukan kontak fisik

Tersedia tempat

cuci tangan Tersedia CairanAntiseptik Pengecekan

suhu tubuh

Protokol Khusus PKPU No.6 Tahun 2020 Pasal 7

Pengaturan pembatasan jumlah peserta

Tersedia antisipasi darurat berupa obat dan personel

kesehatan Kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye

dilaksanakan dalam bentuk : a. Rapat umum

b. Kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panan raya dan/atau konser musik

c. Kegiatan olahraga berupa gerak jalan santai dan/atau sepeda santai

d. Perlombaan

e. Kegiatan sosial berupa bazar dan atau donor darah f. Peringatan hari ulang tahun partai poltik dan/atau g. Melalui media sosial

Kegiatan yang tersebut diatas membatas jumlah peserta yang hadir paling banyak sebanyak 100 orang

(Pasal 63 Ayat 1 dan Ayat 2)

(12)

12

KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN DI DALAM RUANGAN

Berupa rapat pleno terbuka, rapat koordinasi, bimtek, sosialisasi dan atau kegiatan lainnya

Membatasi jumlah peserta yang hadir dalam

ruangan Kenakan masker serta sarung tangan jika diperlukan Tidak melakukan jabat tangan &

kontak fisik Menghindari terjadinya kerumunan Pengecekan suhu tubuh Pembersihan ruangan dan perlengkapan

Protokol Khusus PKPU No 6 Tahun 2020 Pasal 9

Posisi kursi dan meja antar peserta diatur min

1 meter Menghimbau peserta patuh protokol kesehatan Berkas disteriliisasi Penyediaan antisipasi darurat seperti obat dl Sarana untuk melihat di luar ruangan

Pasal 54

KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota melaksanakan rapat

pleno penetapan Pasangan Calon dengan melaksanakan

protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian COVID-19

sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9.

Penetapan Paslon dan Pengundian Nomor Urut

Pasal 55

KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota melaksanakan rapat

pleno terbuka untuk pengundian nomor urut Pasangan Calon

dalam Pemilihan Serentak Lanjutan dengan menerapkan

protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian COVID-19

sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9.

(13)

PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN

SECARA UMUM COVID - 19

1. Pasal 12 UUD NRI 1945: Presiden menyatakan keadaan bahaya. Syarat-syarat dan akibatnya keadaan bahaya ditetapkan dengan UU

2. UU. No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan

3. Keputusan Presiden No. 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Desease 2019 {covid-19}.

4. Keputusan Presiden No. 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non Alam Covid-19 Sebagai Bencana Nasional

Kedaruratan Kesehatan:

“Kejadian kesehatan masyarakat yang bersifat luar

biasa dengan ditandai penyebaran penyakit menular

…”. Psl 1 angka 2 UU. 6/2018

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah bertanggung

jawab melindungi kesehatan masyarakat dari penyakit

dan/atau Faktor Risiko Kesehatan Masyarakat yang berpotensi menimbulkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat melalui

penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan. Psl 4 UU.6/2018

Dalam rangka melakukan tindakan mitigasi faktor risiko di wilayah pada situasi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dilakukan

Karantina Rumah, Karantina Wilayah,

Karantina Rumah Sakit, atau

pembatasan Sosial Berskala Besar

oleh pejabat Karantina Kesehatan.. Psl 49 ayat {1} UU. 6/ 2018

Pemerintah Pusat melakukan pengawasan terhadap semua kegiatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan di Pelabuhan, Bandar Udara, dan Pos Lintas Batas Darat Negara. Psl 83 ayat {1} UU. No. 6/ 2018

Pemerintah Daerah melakukan pengawasan terhadap kegiatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan di

daerah. Psl 83 ayat {2} UU. No. 6/ 2018

.

Sanksi: Administrasi &

Pidana.

Oleh: Aparat Pempus dan Pemda

Dasar hukum

SUMBER BAWASLU

(14)

PROROKOL KESEHATAN PENCEGAHAN

DAN PENGENDALIAN COVID-19 BAGI

PESERTA PEMILIHAN

Dasar Hukum:

1. UU. No. 6 Tahun 2020 tentang Penetapan Perpu No. 2/ 2020 tentang Perubahan Ketiga UU No. 1 Tahun 2015.

2. Peraturan KPU No. 6 Tahun 2020.

UU No. 6/ 2020

Konsoderan huruf a

• Covid-19 bersifat pandemi dan sebagai bencana nasional

UU No. 6/ 2020

Konsideran huruf b

• Penundaan pelaksanaan tahapan Pemilihan

• Prinsip demokratis = Perlindungan hak politik warga negara {partisipasi warga negara menggunakan hak untuk dipilih dan hak memilih}

• Kualitas pemilihan = memenuhi standar pelaksanaan tahapan pemilihan

• Stabilitas politik dalam negeri = Menjamin LEGITIMASI {pilihan} warga negara kepada pasangan calon Kepala Daerah berdasarkan jumlah pemilih pada setiap daerah pemilihan

Penerapan Hukum

• UU. 6/ 2020 sebagai legalitas dasar dalam pengawasan dan penanganan pelanggaran Pemilihan sebagai satu kesatuan

fungsi penyelenggaraan Pemilihan saat negara dalam keadaan darurat kesehatan. Atas dasar UU. No. 6/ 2020, diikuti dengan penerapan kaidah-kaidah dalam UU. 1/ 2015, UU. 8/ 2015, dan UU. 10/ 2016, PKPU, Perbawaslu

SUMBER BAWASLU

(15)

4

6 Sept 2020

13 Sept 2020

Peta Zonasi Risiko 309 Kab/Kota Daerah Pilkada

(16)

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020 5

Sumatera Utara

Kab/kota dengan zona risiko tinggi berkurang dalam

1 minggu dari 5 Kab/Kota menjadi 3 Kab/Kota

(17)

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020 5

Sumatera Barat

Empat Kab/kota dengan zona risiko tinggi berubah

menjadi zona risiko sedang dalam 1 minggu.

(18)

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020 5

RIAU

4 Kab/Kota

6 Sept 2020 1 Kab/Kota 13 Sept 2020 Risiko tinggi

(19)

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020 5

KEPULAUAN RIAU

2 Kab/Kota 6 Sept 2020 1 Kab/Kota 13 Sept 2020 Risiko tinggi

(20)

9

Sumatera Selatan

Ada kenaikan Kab/Kota dengan risikosedang

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

(21)

9

LAMPUNG

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

Ada kenaikan Kab/Kota dengan risiko rendah dan sedang

(22)

9

Kep. Bangka Belitung

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

Ada kenaikan Kab/Kota dengan risiko rendah

(23)

9

BANTEN

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

Risiko tinggi sudah berubah

(24)

9

JAMBI

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

Tidak ada perubahan status

(25)

9

BENGKULU

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

Ada kenaikan Kab/Kota

(26)

9

JAWA BARAT

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

Ada kenaikan Kab/Kota

dengan risiko rendah

(27)

9

JAWA TENGAH

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

Rembang dan Boyolali mengalami

(28)

9

DI YOGYAKARTA

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

Tidak ada perubahan status risiko

(29)

9

JAWA TIMUR

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020 3 Kab/Kota 6 Sept 2020 2 Kab/Kota 13 Sept 2020 Risiko tinggi

(30)

9

BALI

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020 6 Kab/Kota 6 Sept 2020 4 Kab/Kota 13 Sept 2020 Risiko tinggi

(31)

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

NUSA TENGGARA BARAT

(32)

2 0 Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

NUSA TENGGARA TIMUR

Malaka dan Sumba Timur

mengalami kenaikan tingkat risiko

(33)

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

KALIMANTAN BARAT

(34)

9

KALIMANTAN SELATAN

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020 6 Kab/Kota 6 Sept 2020 3 Kab/Kota 13 Sept 2020 Risiko tinggi

(35)

9

KALIMANTAN TENGAH

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020 4 Kab/Kota 6 Sept 2020 3 Kab/Kota 13 Sept 2020 Risiko tinggi

(36)

9

KALIMANTAN TIMUR

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020 5 Kab/Kota 6 Sept 2020 3 Kab/Kota 13 Sept 2020 Risiko tinggi

(37)

9

KALIMANTAN UTARA

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020 6 Kab/Kota 6 Sept 2020 4 Kab/Kota 13 Sept 2020 Risiko tinggi

(38)

9

GORONTALO

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

(39)

9

SULAWESI BARAT

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

Majene mengalami

kenaikan tingkat risiko

(40)

9

SULAWESI SELATAN

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020 1 Kab/Kota 6 Sept 2020 0 Kab/Kota 13 Sept 2020 Risiko tinggi

(41)

9

SULAWESI TENGAH

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

(42)

9

SULAWESI TENGGARA

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

(43)

9

SULAWESI UTARA

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020 1 Kab/Kota 6 Sept 2020 0 Kab/Kota 13 Sept 2020 Risiko tinggi

(44)

9

MALUKU

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

(45)

9

MALUKU UTARA

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

(46)

9

PAPUA

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020

(47)

9

PAPUA BARAT

Upda te Data : 1 3 Se pte m be r 2020 1 Kab/Kota 6 Sept 2020 0 Kab/Kota 13 Sept 2020 Risiko tinggi

(48)

Referensi

Dokumen terkait

WHO pada website resminya mensosialisasikan langkah preventif untuk mencegah dan memperlambat penularan Covid-19 yang dikenal sebagai protokol kesehatan (prokes)

Plt Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara, Nurdin Halid mengatakan DPP Partai Golkar masih terus menggodok beberapa nama untuk menempati posisi Ketua

Hubungan peraturan rumah sakit dengan kepatuhan pengunjung dalam protokol kesehatan pencegahan Covid- 19 di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam tahun 2021 Rumah Sakit Umum Daerah Deli

RSUB SATGAS COVID 19 UB per SATUAN Kerja INDIVIDU SATGAS COVID 19 UB Pusat COVID 19 PENANGGULANGAN COVID 19 Guna meminamilisir berkembangnya COVID 19 di Lingkungan FIA UB maka

Setelah adanya pembentukan satgas “Jogo Tonggo” dan sosialisasi ke masyarakat ditingkat RW sehingga pada waktu itu ketika ada warga yang terkonfirmasi covid-19 dan harus melakukan

Pada proses penyusunan tesis yang berjudul: Analisis Strategi Komunikasi Tim Satuan Tugas Satgas Covid-19 Dalam Kebijakan Penanganan Covid-19 Di Kabupaten Bulukumba Di Era New Normal

Pemberian sanksi pelanggar protokol kesehatan dalam proses pemilihan kepala daerah kabupaten Serang merupakan wewenang dari KPU Kabupaten Serang, Bawaslu Kabupaten Serang dan Satgas

Hasil yang dapat disampaikan dari kegiatan sosialisasi protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi adalah masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan menghadapi pandemi covid-19