• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

33 memiliki karakteristik antara lain:

1. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan oleh guru. 2. Perangkat dari permasalahan praktik faktual di kelas.

3. Adanya tindakan yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaran di kelas yang bersangkutan (Kasbolah, 1999 : 22).

Berdasarkan karakteristik Penelitian Tindakan Kelas (PTK) tersebut, maka peneliti melakukan penelitian tindakan di kelas III SDN Wonobodro 02 dan bertugas sebagai guru kelas. Pada penelitian ini peneliti bekerjasama dengan guru kelas I sebagai teman sejawat. Hal ini dilakukan agar penelitian obyektif dan memperoleh masukan-masukan untuk pertimbangan perbaikan pembelajaran selanjutnya.

Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi.

Adapun hasil penelitian ini sebagai berikut :

4.1. Deskripsi Pra Siklus

1. Siswa kurang memperhatikan materi pembelajaran IPA.

2. Siswa kurang berminat dan tidak tertarik mengikuti pembelajaran IPA. 3. Siswa tidak terlibat langsung dalam proses pembelajaran.

4. Ketika guru memulai kegiatan pembelajaran kelas nampak sepi, banyak siswa yang diam dan pasif.

5. Tidak ada komunikasi siswa dengan siswa yang berhubungan dengan pelajaran.

6. Banyak siswa yang salah dalam menjawab pertanyaan dari guru. 7. Siswa kurang berani bertanya ketika ada materi yang belum dipahami. 8. Siswa belum mampu menarik kesimpulan.

9. Siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal latihan. 10. Hasil ulangan siswa masih rendah kurang dari KKM 60.

(2)

4.2. Hasil Siklus I Untuk Rencana Pembelajaran I dan II 1. Perencanaan Tindakan

Perencanaan tindakan pembelajaran I dan II yang dikembangkan berdasarkan hasil studi pendahuluan. Hasil studi pendahuluan bertujuan untuk mengetahui seberapa kemampuan siswa telah memahami materi yang akan diajukan.

Pada perencanaan tindakan ini yang dilakukan oleh peneliti dan rekan sejawat berdiskusi untuk:

a. Menyusun Rencana Pembelajaran I dan II

Rencana pembelajaran ini digunakan sebagai petunjuk dan pegangan guru dalam mengajar agar proses pembelajaran berjalan lebih efektif dan terarah (periksa pada lampiran).

b. Menyusun Lembar Kerja Siswa / LKS (pada lampiran). c. Menyusun dan menyiapkan pedoman dan lembar observasi. d. Menyusun soal-soal pos tes (pada lampiran).

2. Pelaksanaan Tindakan

Tindakan pertama dilaksanakan pada hari Rabu 28 Maret 2012 jam 07.30 sampai 09.30 WIB, dan tindakan kedua dilaksanakan pada hari Rabu 4 April 2012 jam 07.30 sampai 09.30 WIB di kelas III SD Negeri Wonobodro 02. Banyaknya siswa yang mengikuti pembelajaran 26 terdiri dari 13 laki-laki dan 13 perempuan, serta dihadiri satu orang rekan sejawat sebagai observer.

Dalam pelaksanaan tindakan ini guru melaksanakan pembelajaran IPA materi pokok Kenampakan Permukaan Bumi menggunakan media gambar seri sesuai rencana pada pembelajaran I sampai pembelajaran II dan diobservasi oleh teman sejawat.

3. Observasi

Aspek-aspek yang dinilai dalam observasi meliputi : a. Pengelolaan kelas (skor : 0, 1, 2, 3, 4)

(3)

c. Penggunaan media gambar seri (skor : 0, 1, 2, 3, 4) d. Keberanian siswa bertanya (skor : 0, 1, 2, 3, 4) e. Pelaksanaan evaluasi (skor : 0, 1, 2, 3, 4) Keterangan : 1 = kurang sekali 2 = kurang 3 = cukup 4 = baik 5 = baik sekali

Hasil observasi pada siklus 1 RPP 1 dan 2 tercantum pada tabel dibawah ini

Tabel 4.1

Perolehan Hasil Observasi pada Pembelajaran IPA Siklus I untuk Rencana Pembelajaran 1 dan 2

No. Aspek yang dinilai

Skala nilai 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 Pengelolaan kelas Penjelasan materi Penggunaan media gambar seri Keberanian siswa bertanya Pelaksanaan evaluasi V V V V V Jumlah 19 Nilai rata-rata 3,8

(4)

4. Analisis dan Refleksi

Berdasarkan hasil observasi dan data yang diperoleh pada pelaksanaan tindakan siklus I Rencana Pembelajaran I dan II dapat diuraikan sebagai berikut : a. Proses

Dilihat dari proses pembelajaran sampai pelaksanaan evaluasi ada beberapa hal yang belum tepat dan perlu perbaikan pada tindakan berikutnya. Hal tersebut antara lain:

1) Belum semua siswa berani mengungkapkan pendapatnya ketika guru memberi kesempatan bertanya mengenai materi kenampakan permukaan bumi.

2) Belum semua siswa memperhatikan penjelasan guru mengenai materi kenampakan permukaan bumi sehingga guru dalam menyampaikan konsep materi kenampakan permukaan bumi perlu diperjelas lagi dengan menggunakan media gambar seri.

b. Hasil Tes

Hasil pos tes pra siklus yang dilakukan pada awal maupun akhir pembelajaran adalah :

1) Tes awal (pra tes)

Tabel 4.2 Hasil Nilai Pra siklus

X F fX 100 0 0 90 0 0 80 2 160 70 4 280 60 6 360 50 13 650 40 1 40 Jumlah 26 1490 Nilai rata-rata 57

(5)

Keterangan : X : Nilai

f : Frekuensi, jumlah siswa yang mendapat nilai fX : Jumlah siswa x Nilai

a) Jumlah nilai yang dicapai siswa dalam satu kelas = 1490 b) Jumlah siswa yang mengikuti tes = 26

c) Nilai rata-rata kelas adalah = 57

Tabel 4.3

Ketuntasan Belajar Siswa Hasil Tes Pra Siklus

No Ketuntasan Belajar Jumlah Siswa

Jumlah Persen 1. Tuntas 12 46,15% 2. Belum Tuntas 14 53,85% Jumlah 26 100 % 11 11.5 12 12.5 13 13.5 14 ketuntasan belum tuntas tuntas

Diagram 4.1 Nilai Pra Siklus

14 13 12 11 Juml ah si swa

(6)

2) Tes Akhir (pos tes)

Tabel 4.4 Nilai Pos tes Siklus I

X F fX 100 0 0 90 3 270 80 6 480 70 9 630 60 5 300 50 3 150 40 - 0 Jumlah 26 1830 Nilai rata-rata 70,38 Keterangan : X : Nilai

f : Frekuensi, jumlah siswa yang mendapat nilai fX : Jumlah siswa x Nilai

a. Jumlah nilai yang dicapai siswa dalam satu kelas = 1830 b. Jumlah siswa yang mengikuti tes = 26

c. Nilai rata-rata kelas adalah = tes peserta siswa Jumlah kelas satu dalam siswa nilai Jumlah = 26 1830 = 70,38

Jadi nilai rata-rata kelas pada pos tes siklus I RP II adalah 70,38 Hasil tes pada siklus I apabila dianalisa berdasarkan ketuntasan belajar dapat disajikan dalam bentuk tabel dan diagram di bawah ini

(7)

Tabel 4.5

Ketuntasan Belajar Siswa Hasil Tes Siklus I

No Ketuntasan Belajar Jumlah Siswa

Jumlah Persen

1. Tuntas 23 88,46%

2. Belum Tuntas 3 11,54%

Jumlah 26 100 %

Dari tabel 4.5 di atas dapat disimpulkan dari 26 siswa ada 23 siswa atau 88,46% yang sudah tuntas dan ada 3 siswa atau 11,54% yang belum tuntas, dengan nilai rata-rata 70,38

0 5 10 15 20 25 ketuntasan belum tuntas tuntas

Diagram 4.2 Nilai Siklus I

4.3. Hasil Siklus II (Pemantapan) Rencana Pembelajaran I 1. Perencanaan Tindakan

Pada bagian ini peneliti dibantu teman sejawat melakukan: a. Menyusun rencana pembelajaran I (pada lampiran). b. Menyiapkan lembar observasi (pada lampiran). c. Menyusun LKS (pada lampiran).

d. Menyusun soal-soal pos tes (pada lampiran).

Juml

ah si

(8)

2. Pelaksanaan Tindakan

Tindakan pertama pada siklus II RP I dilaksanakan pada hari Rabu, 11 April 2012 jam 07.30 sampai 09.30, tindakan kedua dilaksanakan di kelas III SD Negeri Wonobodro 02. Banyaknya siswa yang mengikuti pembelajaran 26 terdiri dari 13 laki-laki dan 13 perempuan, serta dihadiri satu orang rekan sejawat sebagai observer.

Pada tahap pelaksanaan tindakan ini peneliti melaksanakan Rencana Pembelajaran III dan diobservasi oleh teman sejawat.

3. Observasi

Aspek-aspek yang dinilai dalam observasi meliputi : a. Pengelolaan kelas (skor : 0, 1, 2, 3, 4)

b. Penjelasan materi (skor : 0, 1, 2, 3, 4)

c. Penggunaan media gambar seri (skor : 0, 1, 2, 3, 4) d. Keberanian siswa bertanya (skor : 0, 1, 2, 3, 4) e. Pelaksanaan evaluasi (skor : 0, 1, 2, 3, 4) Keterangan : 6 = kurang sekali 7 = kurang 8 = cukup 9 = baik 10 = baik sekali

Hasil observasi pada siklus 1 RP 1 dan 2 tercantum pada tabel dibawah ini:

(9)

Tabel 4.6

Perolehan Hasil Observasi pada Pembelajaran IPA Siklus II untuk Rencana Pembelajaran I

No. Aspek yang dinilai

Skala nilai 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 Pengelolaan kelas Penjelasan materi Penggunaan media gambar seri Keberanian siswa bertanya Pelaksanaan evaluasi V V V V V Jumlah 21 Nilai rata-rata 4,2

4. Analisis dan Refleksi

Berdasarkan hasil observasi dan data yang diperoleh pada pelaksanaan tindakan dalam siklus II RP I diuraikan sebagai berikut:

a. Proses

Dilihat dari proses pembelajaran sampai pelaksanaan evaluasi, ada beberapa hal yang belum tepat dan perlu perbaikan pada tindakan berikutnya. Hal tersebut antara lain:

1) Semua siswa berani mengungkapkan pendapatnya ketika guru memberi kesempatan bertanya mengenai materi kenampakan permukaan bumi.

2) Semua siswa memperhatikan penjelasan guru mengenai materi kenampakan permukaan bumi sehingga siswa bisa memahami melalui media gambar seri sebagai media dalam pembelajaran.

(10)

b. Hasil tes

Tabel 4.7 Nilai Pos tes Siklus II

X F fX 100 1 100 90 7 630 80 9 720 70 9 630 60 0 0 50 0 0 40 0 0 Jumlah 26 2080 Nilai rata-rata 80 Keterangan : X : Nilai

f : Frekuensi, jumlah siswa yang mendapat nilai fX : Jumlah siswa x Nilai

Hasil pos tes yang dilakukan akhir siklus II RP I adalah : 1) Jumlah nilai siswa dalam satu kelas = 2080

2) Jumlah siswa yang mengikuti tes dalam satu kelas = 26 3) Nilai rata-rata kelas adalah 80

tes peserta siswa Jumlah kelas satu dalam siswa nilai Jumlah = 26 2080 = 80

Jadi nilai rata-rata kelas pada pos tes siklus II R.P III adalah 80.

Hasil tes pada siklus II apabila dianalisa berdasarkan ketuntasan belajar dapat disajikan dalam bentuk diagram dan tabel di bawah ini

(11)

Tabel 4.8

Ketuntasan Belajar Siswa Hasil Tes Siklus II

No Ketuntasan Belajar Jumlah Siswa

Jumlah Persen

1. Tuntas 26 100%

2. Belum Tuntas 0 0%

Jumlah 26 100 %

Dari tabel 4.8 di atas dapat disimpulkan ada 26 siswa yang sudah tuntas dengan nilai rata-ratanya 80.

0 5 10 15 20 25 30 ketuntasan belum tuntas tuntas

Diagram 4.3 Diagram Tes Siklus II

4.4. Pembahasan Hasil Penelitian

Pembahasan hasil penelitian adalah sebagai berikut : 1. Hasil Belajar

Dari data kualitas pelaksanaan perbaikan pembelajaran dan hasil tes siswa yang ditemukan dalam penelitian di Kelas III SD Negeri Wonobodro 02 dapat dikatakan bahwa pelaksanaan pembelajaran meningkat dengan membandingkan nilai tersebut antar siklus maupun dengan indikator kinerja. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang hasil belajar yang dicapai siswa dalam perolehan dapat dilihat pada tabel berikut:

Juml

ah si

(12)

Tabel 4.9

Perbandingan Nilai Hasil Belajar Siswa Tiap Siklus

Nilai Rata-rata Kelas

Uraian Jumlah Pra Siklus Siklus I Siklus II siswa % Jumlah siswa % Jumlah siswa %

Tuntas 12 46,15% 23 88,46% 26 100%

Belum tuntas 14 53,85% 3 11,54% 0 0%

Jumlah 26 100% 26 100 % 26 100 %

Nilai rata-rata 57 70,38 80

Dari tabel 4.9 dapat disimpulkan bahwa, pada pra Siklus dari 26 siswa ada 12 siswa yang tuntas atau 46,15%, dan 14 siswa yang belum tuntas atau 53,85% dengan nilai rata-rata yang didapat 57, masih di bawah KKM 60. Pada siklus I dari 26 siswa, 23 siswa atau 88,46% tuntas, ada 3 siswa atau 11,54% yang belum tuntas dengan nilai rata-rata yang diperoleh 70,38. Pada siklus II dari 26 siswa semua sudah tuntas atau 100%, dan tidak ada siswa yang belum tuntas dengan nilai rata-rata 80.

Dari uraian di atas bila digambarkan dalam bentuk diagram seperti pada gambar 4.9 di bawah ini.

0 5 10 15 20 25 30

Pra Siklus Siklus I Siklus II

belum tuntas tuntas

Diagram 4.4 Ketuntasan Hasil Belajar siswa tiap Siklus

Juml

ah si

(13)

Dari tabel 4.9 dan grafik pada gambar 4.9 di atas dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan nilai hasil belajar siswa pada masing-masing siklus, dan

indikator kinerja tercapai, yaitu KKM > 60.

Hal ini berarti penggunaan media gambar seri dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Wonobodro 02 Kecamatan Blado pada pembelajaran IPA materi Kenampakan Permukaan Bumi semester II tahun pelajaran 2011/2012, hal tersebut dikarenakan:

a. Dengan media gambar seri dapat mengembangkan atau memperbanyak penguasaan keterampilan serta proses kognitif siswa.

b. Siswa terlibat langsung dalam belajar sehingga termotivasi untuk belajar lebih giat lagi.

c. Strategi ini berpusat pada siswa, misalkan memberi kesempatan kepada siswa untuk aktif bertanya mengungkapkan pendapat membiasakan siswa berfikir kritis dalam menggunakan media gambar seri sebagai sumber belajar selama proses belajar mengajar.

Gambar

Tabel 4.2  Hasil Nilai Pra siklus
Tabel 4.4   Nilai Pos tes Siklus I
Tabel 4.7  Nilai Pos tes Siklus II

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan permasalahan diatas, maka diperlukannya membangun sebuah Aplikasi E-poin untuk pencatatan data pelanggaran dan prestasi akademik siswa pada SMK Negeri 10

Belajar, bermain adalah masa pertumbuhan yang dilalui oleh anak- anak. Pelaksanaan kegiatan bermain maupun belajar untuk anak diperlukan dorongan yang membuat kegiatan

Dengan adanya permasalahan yang diuraikan tersebut, khususnya terkait kinerja karyawan yang kurang baik dalam memanfaatkan sistem informasi akuntansi pada BPR

Kebijakan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Bapak Eko Putro Sandjojo yaitu ada 4 Program Prioritas salah satunya adalah Badan Usaha Milik

Terdapat 17 variabel yang mempengaruhi cakupan imunisasi TT ibu hamil (pendidikan petugas, pengetahuan petugas, lama kerja, jumlah petugas pelaksana imunisasi, pelatihan,

Sehubungan dengan hal tersebut, penulis tertarik untuk melakukan penelitian demi mengetahui dan menelaah lebih jauh mengapa saat ini banyak perusahaan tidak lagi memandang

Pengertian Banjar kaitannya dengan desa adat di Bali adalah kelompok masyarakat yang lebih kecil dari desa adat serta merupakan persekutuan hidup sosial, dalam keadaan

Perbedaan kandungan komponen anorganik saliva mungkin dipengaruhi oleh bahan- bahan yang digunakan dalam aktivitas menyirih, misalnya penggunaan kapur sirih yang mungkin