• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PERANCANGAN. : Pemerintah DKI Jakarta. Telephone : Jam operasional : Senin - Jumat Sabtu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODE PERANCANGAN. : Pemerintah DKI Jakarta. Telephone : Jam operasional : Senin - Jumat Sabtu"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

METODE PERANCANGAN

A. Identifikasi proyek

Nama proyek : Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Sifat proyek : Fiktif

Pemilik : Pemerintah DKI Jakarta Luas lahan : 4942 m2

Telephone : 021-5664662

Jam operasional : Senin - Jumat 08.00 – 18.00 Sabtu 08.00 – 16.00

Minggu 08.00 – 16.00 Peruntukan lahan : Pelayanan masyarakat

Lokasi : Jl. Medan Merdeka Selatan No.11 Jakarta Pusat 10110, Indonesia

Batas site :

 Utara : Monumen Nasional dan Jalan Medan Merdeka Selatan  Timur : Balai Kota DKI, Lemhanas

 Barat : Gedung Telekomunikasi JakPus STO Gambir, Gedung Garuda Indonesi

(2)

A.1 Stuktur Organisasi Perpustakaan Nasional RI

(3)

A.2 Analisa Makro Bangunan dan Lingkungan

GAMBAR 3.A.2 : Analisa Kondisi Eksisting di Luar Tapak

Analisa :

• Berada di daerah yang rata-rata kavlingnya memiliki bangunan cagar budaya. Mewajibkan untuk merawat bangunan dan memfungsikan bangunan tersebut.

• Pada sisi kanan, kiri dan belakang site berbatasan langsung dengan bangunan di sekitar site. Pengolahan pada sisi-sisi tersebut dengan tidak memenuhi bangunan pada area tersebut.

(4)

A.3 Analisa Mikro Bangunan dan Lingkungan

GAMBAR 3.A.3 : Analisa Kondisi Eksisting di Luar Tapak

Analisa :

 Tepat di depan bangunan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia terdapat kolam air mancur dan identitas PerpusNas R.I  Di bagian kanan dan kiri terdapat bangunan kantor deputi yang di

gunakan staff/karyawan untuk mejalankan tugasnya sebagai pustakawan.

(5)

A.4 Letak Geografis

GAMBAR 3.A.4 : MAP Perpustakaan Nasional R.I

Jalan Medan Merdeka adalah nama salah satu jalan utama di Jakarta yang mengelilingi kawasan Monumen Nasional dan termasuk dalam wilayah Civic Center. Jalan ini membentang sepanjang 3.7 KM dan dibagi menjadi 4 yaitu:

 Jalan Medan Merdeka Selatan (1.1 KM)

 Jalan Medan Merdeka Timur (0.7 KM)

 Jalan Medan Mereka Utara (0.9 KM)

(6)

A.5 Analisa Pencapaian

GAMBAR 3.A.5 : Analisa Pencapaian

Tanggapan :

Lokasi site berada di jalan utama dan dapat di akses dengan mudah oleh pengunjung, karyawan kantor dan peserta diklat. Di seberang jalan terdapat halte busway sehingga dapat lebih mudah pengunjung, karyawan, dan peserta diklat yang tidak membawa kendaraan untuk sampai ke lokasi site.

A.6 Analisa Pengguna

Perpustakaan Nasional RI kini menjadi perpustakaan yang berskala Nasional dalam arti yang sesunggunhnya, yaitu sebuah lembaga yang tidak hanya melayani anggota suatu perkumpulan ilmu pengetahuan tertentu, tapi juga melayani anggota masyarakat dari semua lapisan golongan. Pengguna bangunan di komplek Perpustakaan Nasional RI di diantaranya :

(7)

a) Pengunjung

 Anak-anak usia 5 – 12 tahun  Remaja usia 13 – 19 tahun  Dewasa usia 20 tahun ke atas b) Staff Perpustakaan

 Dewasa usia 20 tahun ke atas c) Peserta Pusdiklat

 Dewasa usia 20 tahun ke atas

B. Program Ruang

(8)

B.2 Alur Kegiatan Manusia  Anak-anak

BAGAN 3.B.2.1 : Alur Kegiatan Anak-anak  Remaja dan dewasa

BAGAN 3.B.2.2 : Alur Kegiatan Remaja dan Dewasa

B.3 Alur Kegiatan Barang  Peminjaman buku

(9)

 Pengembalian buku

BAGAN 3.B.3.2 : Alur Kegiatan Pengembalian Buku

 Pengadaan koleksi

(10)

C. Pola Aktifitas

No. Pelaku Jenis Kegiatan Kebutuhan Ruang

1 Pengunjung

- Men’scan kartu anggota

- Menitipkan barang bawaan

- Meminjam buku - Mengembalikan buku - Melihat buku-buku, dll - Membaca buku-buku, dll - Berdiskusi - Menggunakan multimedia - Sholat

- Buang air kecil/besar

- Menunggu informasi

- Area untuk mengantri

- Locker untuk pengunjung

- Area untuk mengantri

- Area untuk mengantri

- Jalur sirkulasi yang cukup luas untuk melihat display

- Area untuk sirkulasi gerak membaca satu orang

- Area yang cukup luas untuk beberapa orang berdiskusi

- Area yang cukup untuk menempatkan computer dan LCD TV

- area yang cukup untuk gerakan sholat dan wudhu

- area untuk beberapa oarng untuk membersihkan diri

- area untuk duduk

2 Karwayan/staff - Melayani pengunjung - Mendisplay buku-buku, dll - Memberi informasi - Merapikan buku - Reception counter - Storage - Reception counter

(11)

- Menyimpan buku baru/lama

- Membersihkan ruang

- Menggandakan/mencetak dokumen

- Menyimpan dokumen

- Menyimpan barang pribadi

- Sholat

- Buang air kecil/besar

- Membuat sarapan/minuman

- Gudang buku

- Tempat untuk menyimpan peralatan kebersihan

- Area untuk mesin fotocopy, printer, scan

- Storage

- Locker staff

- area yang cukup untuk gerakan sholat dan wudhu

- area untuk beberapa oarng untuk membersihkan diri

- pantry 3 Buku-buku,peralatan, dll - Display buku

- Tempat untuk multimedia

- Menyimpan buku, peralatan, dll

- Storage

- Area untuk computer dan LCD TV

- Gudang

(12)

D. Tabel Aktifitas dan Fasilitas

No. Zoning Ruang Pelaku Aktivitas Fasilitas furniture Fasilitas

pendukung 1 Semi Publik - Reception counter -Lounge -Area scan kartu -Area informasi -Karyawan/staff -Pengunjung -Pengunjung -Pengunjung dan staff

-bertanya informasi ke staff

-menunggu,duduk,membaca -mengantri untuk scan

-melihat informasi tertulis

-meja,kursi untuk staff -meja dan sofa

-meja dan area mengantri

-lemari kaca untuk display informasi dan perangkat komputer -Perangkat computer -Telephone -CCTV 2 Semi Privat -Locker -Pengganda dokumen -Rak buku -Meja -Pengunjung -Staff/karyawan -Pengunjung dan staff -Pengunjung -Menyimpan barang pengunjung

-Fotocopy, scan, print

-Mendisplay buku -Menbaca individu -Locker -Mesin fotocopy, scan,print,meja, kursi -Storage

-Meja, kursi (individu)

-Informasi penggunaan peralatan multimedia -CCTV -WIFI

(13)

baca/bersekat -Meja diskusi -Area anak -Layanan multimedia -Area koleksi digital -Pengunjung -Pengunjung -Pengunjung dan staff -Pengunjung dan staff

-Meja baca berdiskusi

-Tempat bermain dan belajar anak

-Browsing, melihat informasi Melihat dan memlihat

informasi

-Meja yang cukup luas -Meja baca dan kursi

-Meja,kursi,computer Storage,meja,kursi,kom puter 3 Privat -Ruang kepala staff -Recording studio/ruang meeting -Ruang penyimpanan buku -Gudang serbaguna -Karyawan, staff -Karyawan, staff -Karyawan, staff -Karyawan, staff -Mengkoordinator kerja

-Memberi informasi audio, berdiskusi antar staff

-Menyimpan buku baru/lama

-Menyimpan peralatan

-Meja, kursi, cabinet

-Meja, kursi, cabinet

-Storage -Storage -Telephone -Perangkat computer -Perangkat recording -WIFI -CCTV

(14)

4 Service -Pantry -Toilet -Musholah -Locker -Karyawan/staff -Karyawan dan pegunjung -Karyawan dan pegunjung -Karyawan/staff

-Istirahat, makan dan minum

-Membersihkan diri

-Beribadah

-Menyimpan barang pribadi

-Kitchen set, kulkas,dispenser -Closet, washtaffel

-Area wudhu, area sholat

-Locker

-Telephone

(15)

E. Besaran Ruang

PELAKU KEGIATAN RUANG KAPASITAS STANDAR LUAS (m2)

Pengunjung Menunggu Tunggu 50 orang 0,8 m2 / org 40

Remaja dan dewasa

Menitipkan barang Penitipan barang 150 orang 0,25 m2 / org 37,5

Mencari dan membaca koleksi Katalog 5 komputer 1,5 m2 / org 7,5

Koleksi 100.000 eks 3 m2 / org 3000

Meminjam dan mengembalikan koleksi

Pelayanan 3 orang 1,2 m2 / org 3,6

Menanyakan informasi Informasi 2 orang 1,2 m2 / org 2,4

Belajar/riset Baca 150 orang 2,5 m2 / org 375

Baca anak 50 orang 2,5 m2 / org 125

Diskusi/berkumpul Diskusi 40 orang 0,8 m2 / org 64

(16)

Sanitasi Toilet 5 m2 / unit 10

Karyawan

Pelayanan informasi Informasi 2 orang 1,2 m2 / org 2,4

Menyimpan dan mengembalikan koleksi

Pelayanan 3 orang 1,2 m2 / org 3,6

Gudang koleksi 90,72 90,72

Merawat koleksi Perawatan 6 orang 90,72 90,72

Melayani fotocopy Fotocopy 4 orang 1,5 m2 / org 6

Pencatatan data Administrasi 32 m2 / org 32

Makan dan minum Pantry 3 orang 2 m2 / org 6

Sanitasi Toilet 5 m2 / unit 10

Jumlah 3951,44

Sirkulasi 20% 790,288

Subtotal 4741,728

(17)

F. Diagram bubble

(18)

G. Diagram matrik

(19)

H. Analisa Kebisingan

GAMBAR 3.H.1 Analisa Kebisingan

Tanggapan :

• Tingkat aktivitas kehidupan menyebabkan tingkat kebisingan di suatu area.

• Tingkat aktivitas paling tinggi terdapat di bagian utara.

• Tingkat aktivitas paling rendah terdapat di bagian timur, barat, selatan.

(20)

Analisa :

Pada jalur sirkulasi untuk pengunjung hanya dapat mengakses pada ruang-ruang tertentu mulai dari lobby, area loker, area display buku, area baca, musholah dan toilet.

GAMBAR 3.I.1 Pengunjung

Analisa :

Pada jalur sirkulasi untuk staff/kayawan dapat mengakses ke semua bagian di dalam bangunan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Mulai dari lobby, area loker, area display buku, area baca, musholah, gudang, pantry, toilet dan ruang untuk kerja staff/karyawan.

J. ME

Pada gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia terdapat: 1. Outlet stop kontak lantai : 55 buah

2. Outlet telfon lantai : 5 buah 3. Power outlet : 18 buah

(21)

4. Outlet stop kontak : 6 buah 5. Jaringan internet : 6 buah 6. Outlet saklar single : 3 buah

7. Down light : 19 buah

8. MCB : 1 buah

9. AC split 1 pk : 4 buah 10. AC split 2 pk : 13 buah

11. Smoke detector : 18 buah

12. Springkler : 18 buah 13. TL : 45 buah

14. Projector : 1 buah

15. Lampu gantung : 7 buah

K. Keamanan

Sistem keamanan di luar ruangan terdapat security yang bertugas memeriksa setiap pengunjung yang datang dan memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraannya tersebut.

Pada interior terdapat area pendaftaran dan area scan kartu bagi pengunjung yang telah menjadi anggota resmi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Selain itu pada sudut ruangan telah di lengkapi dengan CCTV sebanyak 7 buah sehingga sistem keamanan dapat di lakukan dengan

(22)

L. Estetika

GAMBAR 3.L.1 Teras PerpusNas R.I

(23)

GAMBAR 3.L.3 Locker PerpusNas R.I

(24)

GAMBAR 3.L.5 Lounge PerpusNas R.I

GAMBAR 3.L.6 Ruang baca PerpusNas R.I

Estetika untuk ruang Perpustakaan Nasional Republik Indonesia adalah modern karena dalam elemen interior yang banyak memakai material modern. Namun pemilihan penutup lantai dari parquet memberikesan natural di padukan warna yang dominan bewarna coklat sehingga memberikan kesan hangat dan nyaman.

(25)

M. Hasil Perbandingan Lokasi Survey

No Aspek

Perpustakaan yang di survey

Analisa Perpustakaan Nasional R.I

JL. Merdeka Selatan No.11

Perpustakaan Nasional R.I JL. Salemba Raya No.28A

1 Lingkungan

Berada di kawasan Monumen Nasional terkenal dengan banyak bangunan bersejarah dan sebagai pusat aktivitas perekonomian dan perniagaan.

Berada di Jakarta Pusat terkenal dengan banyak bangunan bersejarah dan sebagai pusat aktivitas perekonomian dan perniagaan.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia terletak di kawasan Monumen Nasional yang terkenal dengan bangunan-bangunan bersejarah dan juga kawasan yang memiliki kegiatan yang padat.

(26)

2 Lokasi

Lokasi Perpus Nas R.I berada di Jl. Merdeka Selatan No.11 Jakarta Pusat

Lokasi Perpus Umum Freedom Institute

Jl. Proklamasi No. 41 Menteng Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10310

(021) 31909226freedom-institute.org

Kedua lokasi terletak di kawasan Jakarta Pusat sehingga mudah di jangkau masyarakat yang akan berkunjung dari wilayah manapun namun jalur akses yang padat menjadi persoalan

yang perlu di

perhatiakan.

3 Arsitektur

Dari fasade bangunan PerpusNas

menghadirkan gaya Kolonial namun di dalam interior bangunan yang telah di perbaharui menghadirkan gaya

(27)

Arsitektur bangunan merupakan bangunan peninggalan Belanda yang bergaya Kolonial dan telah di perbaharui.

Arsitektur bangunan merupakan bangunan baru bergaya Modern dan berkesan homey.

modern.

Dari fasade bangunan Perpus Freedom menghadirkan gaya modern dan untuk interiornya pun demikian.

4 Lobby

Lobby pada PerpusNas ini di desain dengan gaya Modern Klasik untuk menyesuaikan pada fasade bangunan.

Lobby pada Perpus Freedom ini di desain dengan gaya Modern, sesuai dengan fasade bangunan.

Pada PerpusNas

menngabungkan 2 gaya yaitu Klasik dan

Modern. Sehingga memiliki keunikan tersendiri selain dapat mencari informasi pengunjung juga dapat melihat bangunan bersejarah peninggalan Belanda.

(28)

Pada lobby ini juga terdapat sofa dengan warna senada dengan finishing ruang pada lobby dan di tambah dengan lampu gantung agar lebih sesuai dengan konsep Modern Klasik.

Walaupun pada area lobby tidak terdapat banyak sofa namun tetap dapat di fungsikan dengan maksimal. Pemilihan material dan finishing sangat di sesuaikan dengan konsep gaya Modern.

Lobby Perpus Freedom memiliki gaya modern karena bangunan ini di bangun setelah masa penjajahan Belanda. Namun kesan homey pada lobby memberikan daya tarik tersendiri untuk pengunjung.

5

Ruang display buku

Pada area display di PerpusNas tertata rapi dan memudahkan pengunjung untuk mencari bahan referensi di tambah area sirkulasi yang cukup luas.

Ketinggian rak-rak buku juga memudahkan

(29)

Pada ruang display buku di PerpusNas ini sangat tertata rapi dan pengunjung mudah untuk mencari bahan referensi.

Ukuran rak-rak buku juga sesuai dengan proporsi tubuh masyarakat Indonesia. Kesan hangat dipadukan dengan konsep modern menjadikan pengunjung betah untuk berlama-lama di area ini.

Pada ruang display buku di Perpus Freedom ini sangat tertata rapi dan pengunjung mudah untuk mencari bahan referensi.

Ukuran rak-rak buku lumayan tinggi dan kurang sesuai dengan ukuran tubuh masyarakat Indonesia. Kehangatan dan kenyaman sangat maksimal karena pada area dispay ini di lengkapi sofa agar pengunjung mudah untuk membaca buku.

semua kalangan karena tidak terlalu tinggi.

Pada area display Perpus Freedom sangat tertata rapi karena menerapkan konsep simetris sehingga area cukup terorganisir. Pada bagian tengah terdapat sofa panjang agar pengunjung dapat membaca dengan nyaman. Kesan modern sangat terasa di area display ini.

Namun ketinggian rak-rak buku kurang ergonomis karena akan mengganggu

(30)

pengunjung yang memiliki ukuran tubuh kurang tinggi.

6 Ceiling

Ceiling pada PerpusNas terdapat dua bentuk.

- Ceiling yang flat dan hanya di berikan penerangan dengan lampu TL. Finishingnya senada dengan warna dinding di sekitarnya.

- Ceiling dengan bentuk ekspose dari beton.

Ceiling pada Perpus Freedom berbentuk ekspose yang sengaja memperlihatkan rangkaian pipa hanya di beri finishing warna hitam.

Pada ceiling PerpusNas berkesan rapi karena tertutup dan di beri finishing warna-warna terang.

Pada ceiling Perpus Freedom sengaja menerapkan konsep ekspose agar

memperlihatkan pipa dan hanya di finishing menggunakan warna hitam.

7 Floor Floor di PerpusNas menggunakan tiga bahan material.

Floor di Perpus Freedom menggunakan bahan material homogenous tile satu

Untuk material penutup lantai akan terlihat manarik dan unik lebih

(31)

Di area lobby menggunakan tegel, namun di area baca/display menggunakan material karpet dan parquet.

warna untuk semua area. baik di sesuaikan dengan konsep ruang yang akan di terapkan.

8 Wall

Area wall pada PerpusNas ini hanya menggunakan finishing cat dinding yang di gunakan satu warna untuk semua area.

Area wall pada Perpus Freedom hanya menggunakan finishing cat dinding namun sebagian lagi di berikan rak-rak buku sebagai finishing dinding.

Perbandingan dari kedua perpustakaan untuk elemen dinding hanya menggunakan finishing cat dinding satu warna untuk semua area.

9 Fisika bangunan -tata udara -tata cahaya -tata suara

Fisika bangunan pada PerpusNas :

- Tata udara : sirkulasi udara dari AC - Tata cahaya : cahaya dari alam yang

terpantul dari jendela dan juga cahaya buatan dari lampu TL - Tata suara : system suara di area

baca tenang

Fisika bangunan pada Perpus Freedom: - Tata udara : sirkulasi udara dari

AC

- Tata cahaya : cahaya buatan dari lampu gantung

- Tata suara : system suara di area baca tenang

Perbandingan dari kedua perpustakaan untuk fisika bangunan sebagai berikut :

-Tata udara : dari kudua perpustakaan sama-sama menggunakan AC untuk sirkulasi udara

-Tata cahaya : lebih mengutamakan

(32)

mencahayaan buatan -Tata suara : keduanya memiliki tata suara yang tenang untuk

kenyamanan pengunjung

TABEL 3.M Hasil Perbandingan Lokasi Survey

Analisa hasil survey :

 Dari perbandingan antara kedua perpustakaan umum di atas maka dapat di simpulkasn bahwa Perpustakaan Nasional Repubik Indonesia lebih besar luas areanya sehingga dapat menampung lebih banyak pengunjung.

 Dari segi kelengkapan Perpustakaan Nasional lebih lengkap dari mulai struktur organisasi kelengkapan bahan bacaan dan kelengkapan data fisik maupun non fisik nya cukup jelas.

 Akses lokasi pencapaian, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia lebihmudah di capai dengan kendaraan pribadi maupun umum karena lokasi Perpustakaan Nasional yang berada di Pusat kota dekat dengan gedung pemerintahan lainnya sehingga

(33)

Gambar

GAMBAR 3.A.2 : Analisa Kondisi Eksisting di Luar Tapak
GAMBAR 3.A.3 : Analisa Kondisi Eksisting di Luar Tapak
GAMBAR 3.A.4 : MAP Perpustakaan Nasional R.I
GAMBAR 3.A.5 : Analisa Pencapaian
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara lama penyembuhan biang keringat pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol,

Berdasarkan Gambar-6 di atas maka dapat dilihat produktivitas rata-rata aktual pada bulan Agustus 2016 sebesar 231 ton/jam dan pada bulan September 2016 sebesar 227

Dari hasil tabel diatas penyajian berita kriminal di surat kabar Harian Vokal selama dua bulan disimpulkan bahwa berita kriminal dilihat dari akurasi pemberitaan adalah

Menimbang, bahwa “kesalahan” adalah suatu keadaan yang patut dicela yang harus ada dalam diri seseorang ketika orang itu melakukan suatu perbuatan yang dilarang

Dalam ruang siber seperti Instagram Informan dapat dengan mudah mengubah apa yang diletakan-tanam di stories highlight karena identitas yang Informan hadirkan disadari

Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya, saya dapat menyelesaikan Skripsi yang berjudul

Namun hasil pengujian secara parsial menunjukkan Belanja Modal berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan daerah, dan Dana Perimbangan berpengaruh negatif terhadap

Sistem tidak akan menyimpan data dan akan menampilkan alert “Nomor Polisi Harus diisi dengan benar!”. Data Kendraan tidak tersimpan dalam database dan tidak Terlihat