Analisis Senyawa Metabolit Sekunder Dan Uji Toksisitas Ekstrak Etanol Biji Buah Alpukat (Persea Americana Mill.)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Telah dilakukan pengujian aktivitas antidiabetes ekstrak etanol biji buah alpukat ( Persea americana Mill.) bentuk bulat dengan masing-masing dosis 0,245 g/kg BB;
Dengan asumsi bahwa kandungan kimia dalam buah tidak berbeda jauh dengan dalam biji, maka penelitian biji alpukat sebagai antioksidan secara invitro ini
Hasil tersebut menunjukkan bahwa biji alpukat kering memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi daripada yang segar, hal ini berkorelasi positif dengan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji alpukat mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin; ekstrak biji alpukat memberikan
Hasil penelitian uji aktivitas antidiabetes ekstrak etanol biji buah alpukat bentuk bulat dengan pemberian dosis berturut-turut 0,245 g/kg BB; 0,490 g/kg BB dan
Dari tabel diatas menunjukkan bahwa hasil skrining fitokimia senyawa metabolit sekunder pada ekstrak etanol buah delima ( Punica granatum L.) mengandung
Hasil tersebut menunjukkan bahwa biji alpukat kering memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi daripada yang segar, hal ini berkorelasi positif dengan
Dari uraian diatas melihat aktivitas antihipertensi pada daun alpukat sudah terbukti dan melihat potensi yang dimiliki biji alpukat Persea americana Mill sebagai antihipertensi maka