• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Senyawa Metabolit Sekunder Dan Uji Toksisitas Ekstrak Etanol Biji Buah Alpukat (Persea Americana Mill.)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Senyawa Metabolit Sekunder Dan Uji Toksisitas Ekstrak Etanol Biji Buah Alpukat (Persea Americana Mill.)"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1  Rendemen ekstrak dan kadar air biji buah alpukat.
Tabel 2  Hasil skrining fitokimia biji buah alpukat
Tabel 3  Hasil Analisis Probit Menggunakan SPSS 20.0.

Referensi

Dokumen terkait

Telah dilakukan pengujian aktivitas antidiabetes ekstrak etanol biji buah alpukat ( Persea americana Mill.) bentuk bulat dengan masing-masing dosis 0,245 g/kg BB;

Dengan asumsi bahwa kandungan kimia dalam buah tidak berbeda jauh dengan dalam biji, maka penelitian biji alpukat sebagai antioksidan secara invitro ini

Hasil tersebut menunjukkan bahwa biji alpukat kering memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi daripada yang segar, hal ini berkorelasi positif dengan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji alpukat mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin; ekstrak biji alpukat memberikan

Hasil penelitian uji aktivitas antidiabetes ekstrak etanol biji buah alpukat bentuk bulat dengan pemberian dosis berturut-turut 0,245 g/kg BB; 0,490 g/kg BB dan

Dari tabel diatas menunjukkan bahwa hasil skrining fitokimia senyawa metabolit sekunder pada ekstrak etanol buah delima ( Punica granatum L.) mengandung

Hasil tersebut menunjukkan bahwa biji alpukat kering memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi daripada yang segar, hal ini berkorelasi positif dengan

Dari uraian diatas melihat aktivitas antihipertensi pada daun alpukat sudah terbukti dan melihat potensi yang dimiliki biji alpukat Persea americana Mill sebagai antihipertensi maka