• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan dan Implementasi Sistem MPPT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Perancangan dan Implementasi Sistem MPPT"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

i

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

Perancangan dan Implementasi Sistem MPPT Solar Cell dengan

Metode PID

BIDANG KEGIATAN

PKM PENELITIAN

Diusulkan oleh:

Pramudya Widyantoro ( 1452500074 ) Angkatan 2014 Verdian Jaya ( 1452500026 ) Angkatan 2014 Dion Setiawan ( 1652500115 ) Angkatan 2016

UNIVERSITAS BUDI LUHUR

JAKARTA

(2)
(3)

iii

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

DAFTAR ISI ... iii

DAFTAR GAMBAR ... iv

DAFTAR TABEL ... v

BAB 1. PENDAHULUAN ... 1

1.1Latar Belakang ... 1

1.2Rumusan Masalah ... 2

1.3Tujuan Penelitian ... 2

1.4Urgensi Penelitian ... 2

1.5Luaran yang Diharapkan ... 2

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA ... 3

2.1 Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya ... 3

2.2 Metode Maksimum Power Point Tracking pada Sel Surya ... 3

BAB 3. METODE PELAKSANAAN ... 5

3.1 Pendekatan Penelitian ... 5

3.2 Tahapan Penelitian ... 5

3.3 Diagram Blok ... 8

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN ... 9

4.1 Anggaran Biaya ... 9

4.2 Jadwal Kegiatan ... 9

DAFTAR PUSTAKA ... 10

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota dan Dosen Pembimbing Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

(4)
(5)
(6)

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kebutuhan masyarakat akan energi listrik untuk kehidupan sehari-hari semakin tinggi karena banyaknya alat-alat penunjang kehidupan kita yang menggunakan energi listrik. Konsumsi listrik dalam kurun waktu tahun 2000-2014 mengalami pertumbuhan rata-rata 6,8% per tahun. Pada tahun 2014, rasio elektrifkasi nasional sebesar 84,4% atau meningkat 3,9% dari tahun 2013. Konsumsi listrik yang naik disebabkan oleh meningkatnya pendapatan masyarakat dan rasio elektrifkasi sehingga penggunaan peralatan listrik seperti AC, mesin cuci, kulkas, setrika, lampu, dan lainnya bertambah. (BPPT, 2016).

Di sisi lain, hampir seluruhnya kebutuhan energi listrik masih disokong oleh pembangkit tenaga listrik yang masih menggunakan sumber energi dari bumi yaitu bahan bakar fosil. Penggunaan bahan bakar fosil untuk membangkitkan energi tidak selamanya bisa dilakukan, apalagi bahan bakar fosil merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, sehingga persediannya kian menipis.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi permasalahan penggunaan energi tak terbarukan tersebut dengan melibatkan berbagai pihak besar seperti Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, Perusahaan Listrik Negara (PLN) serta Swasta, Lembaga Penelitian, Perguruan Tinggi, dan masyarakat luas. Untuk saat ini pengembangan pembangki tenaga listrik sudah merambah ke sumber sumber energi terbarukan seperti air dengan pembangkit listrik tenaga air, serta matahari dengan pembangkit listrik tenaga surya.

Sistem Pembangkitan Listrik Tenaga Surya menggunakan Panel Surya/Solar cell (solar sel) yang tidak membutuhkan bahan bakar minyak,tak menghasilkan polusi, serta biaya perawatan yang relatif rendah dan emisi yang sangat kecil tentu akan sangat membantu kita dalam menyediakan sumber energi listrik. Akan tetapi, pemanfaatan solar sel ini memiliki kekurangan tersendiri yaitu tidak konstan stabil serta efisiensi yang relatif rendah yang disebabkan oleh ketergantungannya terhadap intensitas cahaya matahari dan sudut (posisi) sinar matahari terhadap panel tersebut.

Maka dari itu, pada penelitian ini akan dirancang sebuah metode PID untuk diimplementasikan pada sistem MPPT (Maksimum Power Point Tracking) untuk mempertahankan titik keluaran pada titik keluaran daya maksimum, sehingga produktivitas dan efisiensi dari penggunaan solar panel akan meningkat.

(7)

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan pada bagian latar belakang maka rumusan masalah yang didapatkan adalah :

1) Bagaimana perancangan sistem MPPT dengan menggunakan PID. 2) Bagaimana pengaruh penggunaan PID terhadap output daya solar sel

dan effisiensi solar cell.

1.3 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan perancangan sistem MPPT ini adalah untuk:

1) Meneliti penggunaan PID sebagai metode baru MPPT pada solar cell. 2) Merancang dan mengimplemantasikan PID sebagai Metode MPPT

untuk solar cell.

1.4 Urgensi Penelitian

Urgensi penelitian ini adalah merancang dan mengimplementasikan sistem MPPT solar cell dengan metode PID untuk diterapkan pada pembangkit listrik tenaga surya.

1.5 Luaran Yang Diharapkan

1) Menghasilkan sebuah prototype untuk MPPT solar cell dengan metode PID.

2) Sebagai bahan referensi artikel ilmiah (e-journal) berupa Jurnal Terakreditasi Nasional dalam sistem MPPT pada solar cell menggunakan metode PID.

(8)

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah sistem yang mengubah tenaga matahari menjadi energi listrik atau yang bisa disebut sebagai sistem photovolatic. Sistem ini dikemas sedemikian rupa yang biasa disebut sebagai modul dan dikenal masyarakat modul PV.

Modul surya (photovoltaic) adalah sejumlah sel surya yang dirangkai untuk meningkatkan tegangan dan arus yang dihasilkan sehingga cukup untuk pemakaian sistem dan beban. Komponen utama modul photovoltaic adalah modul yang merupakan unit rangkaian beberapa sel surya photovoltaic. Maka dari itu, modul pfotovolatic merupakan susunan dari yang dihubungkan secara seri dan paralel.(Togar Timotheus Gultom. 2015).

2.2 Metode Maximum Power Point Tracking pada Sel Surya

Pada paper yang berjudul “ Maximum Power Point Tracking For Photovolatic System by Petrub and Observe Method Using Buck Boost Converter”, memaparkan tentang algoritma MPPT metode Perturbation and Observation yang digunakan untuk mengoptimalisasikan pembangkitan duty cycle yang dilakukan oleh PID controller sebagai input buck booster controller sehingga menghasilkan tegangan output yang optimum baik dalam kondisi daya input solar panel mengalami kenaikan ataupun sampai kondisi tidak ada kenaikan. Unjuk kerja sistem dievaluasi dengan cara simulasi menggunakan MATLAB/Simulink. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa algoritma MPPT menghasilkan output tegangan 48.2 volt, output arus 4.82 A, output daya 232.32 watt dan efisiensi 90%. Pada paper yang berjudul “Implementasi MPPT (Maximum Power Point Tracker) pada Sistem Photovolatic” yang dikemukakan oleh Harmini, Titik Nurhayati membahas mengengai optimalisasi MPPT pada system PV dengan mengimplentasikan algoritma MPPT yaitu Incremental Conductance. Algoritma tersebut digunakan untuk mendapatkan nilai efisiensi yang paling besar dalam pengkonversian energy matahari. Boost Converter dan mikorkontroller ATMEGA 32 digunakan untuk mengontrol tegangan dan arus kerja PV agar didapatkan nilai daya maksimum. Hasil pengujian di labolatorium dengan beban lampu 24V/16W dan baterai 24V/2.5Ah menunjukkan bahwa menggunakan algoritma incremental conductance pada system MPPT menghasilkan efisiensi sebesar 44.71%. Sedangakan pengujian di lapangan menghasilkan efisiensi 38.568%.

(9)

Hasil yang diperoleh selama 6 hari pecobaan yang dimulai dari jam 6.00 sampai jam 18.00 .Dan hasil yang ditunjukkan dengan nilai tertinggi diantara jam 11.00 sampai 13.00 dengan nilai intensitas cahaya mathari 98.000 lux – 116.200 lux dimana daya keluaran dari solar sel memiliki nilai tertinggi 14.80 watts dari pengukuran intensitas matahari 116 200 lux

Dalam paper yang berjudul “Metode MPPT Baru untuk Sel Surya Berdasarkan Pengendali PI” yang dikemukakan oleh (Beng Tito. 2012) dibahas tentang metode mppt menggunakan pengendali PI. Metode MPPT Incremental Conduction Method (ICM) dan Petrubation and Observation (P&O) tidak dapat mencari titik kerja maksimum (MPP) sel surya secara cepat dengan sedikit osilasi di MPP. Hal ini terjadi karena besar perpindahan titk kerja yang diberikan oleh metode tersbut tetap. Perancangan didasarkan pada studi literatur dan ujicoba simulasi. Hasil simulasi menunjukkan waktu penjajakan dari algoritma yang diusulkan jauh lebih cepat disbanding algoritma ICM dengan osilasi yang dapat diset sampai mendekati nol.

(10)

BAB 3. METODE PENELITIAN

3.1 Pendekatan Penelitian

Pendekatan penelitian dari setiap kegiatan yang akan dilakukan ditunjukkan pada Gambar 3.1.

Tahap 1:

Sistem Sel Surya

Tahap 6: Analisa Sistem

Sel Surya

Sistem MPPT Solar

Sel dengan Metode PID Sistem Sel

Surya

Tahap 7: Kesimpulan

Penelitian

Gambar 3.1 Pendekatan Penelitian

3.2 Tahapan Penelitan

Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan tahapan penelitian ditunjukkan pada Tabel 3.1.

Tabel 3.1 Tahapan Penelitian

Kegiatan Rincian Kegiatan

Indikator Capaian

Luaran Keterangan Proses

Studi Pustaka Membaca dan mempelajari berbagai jurnal yang memiliki topik sejenis dengan

penelitian yang dikerjakan

1.Memahami bagaimana sistem MPPT bekerja 2.Memahami

bagaimana kontroller PID bekerja

Data terkait : permasalaha n pada setiap paper yang menjadi acuan, metode yang digunakan, dan hasil yang diperoleh

(11)

Studi Potensi energi listrik sel surya

Mengetahui nilai karateristik panel surya berdasarkan panel sel surya yang akan digunakan dalam penelitian

Data lengkap karateristik pembangkita n daya listrik dari panel sel surya

Pengumpulan data dilakukan dengan mengetahui parameter dasar dari keluaran sel surya

berdasarkan waktu pengujian Perancangan

Converter 2. Merancang

dan menguji coba

rangkaian DC-DC Converter 3. Analisa hasil

pengujian

Tersedianya rangkaian DC-DC Converter yang akan digunakan dalam sistem sel surya dan data hasil pengujiannya

Data kinerja rangkaian DC-DC Converter

1. Pengumpula 2. Analisis data

(12)

Perancangan sistem sel surya dengan Maximum Power Point Tracking (MPPT)

1. Melakukan simulasi sistem MPPT dengan metode PID 2. Merancang

sistem MPPT solar cell dengan metode PID 3. Menganalisa

data hasil simulasi dan rancangan yang dibuat

Terbentuknya rancangan mppt solar cell dengan metode PID dari hasil yang telah

disimulasika

Data hasil simulasi dari rancangan sistem mppt dengan PID yang telah dibuat 2. Analisis data

dilakukan dari hasil simulasi

sistem sel surya

Melakukan pemasangan sistem sel surya beserta

komponennya

Terciptanya prototipe mekanik dan elektrik sistem sel surya

Prototipe sistem sel surya

Menginstall sistem sel surya untuk diuji di lapangan

Analisa sistem sel surya dengan menggunakan Maximum Power Point Tracking (MPPT)

1. Melakukan pengukuran data terkait tegangan dan arus pada output sel surya dan pada beban 2. Melakukan

analisa data terkait hasil pengukuran

1. Didapatkan perbedan nilai antara penggunaa 2. Didapatkan

parameter dasar dari sistem

Data hasil penggunaan sistem MPPT sel surya menggunaka n metode PID

Cara penarikan analisis data adalah dengan melihat

parameter yang didapatkan dari hasil

(13)

Penarikan kesimpulan

Membuat kesimpulan dari hasil pengujian dan analisa data yang telah dilakukan

Terlihat perbedaan antara penggunaan sistem MPPT menggunakan metode PID dan tanpa menggunakan metode PID

Kesimpulan penelitian

1. Kesimpulan ditarik 2. Kesimpulan

berupa

3.3 Diagram Blok

Diagram blok dari sistem yang akan digunakan ditunjukkan pada Gambar 3.2.

Gambar 3.2 Diagram Blok Sistem

(14)

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN 4.1 Anggaran Biaya

No Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)

1 Peralatan Penunjang 2.965.000

2 Bahan habis pakai 5.321.000

3 Perjalanan 1.000.000

4 Lain-lain 995.000

Jumlah 10.281.000

4.2 Jadwal Kegiatan

No. Kegiatan Bulan ke-1

Bulan ke-2

Bulan ke-3

Bulan ke-4

Bulan ke-5

1 Studi pustaka 2 Studi potensi 3 Perancangan

rangkaian converter

4 Perancangan sistem sel surya

5 Instalasi sistem sel surya

6 Analisa sistem sel surya

7 Penarikan kesimpulan

(15)

DAFTAR PUSTAKA

BPPT. 2016. Statistik Ketenagalistrikan TA 2015. Jakarta: BPPT.

Rusminto Tjatur Widodo, Rugianto, Asmuniv dan Purnomo Sejat. Maximum Power Point Tracking For Photovolatic System by Petrub and Observe Method Using Buck Boost Converter. Surabaya. PENS-ITS.

Harmini. Nurhayati, Titik. Implementasi MPPT (Maximum Power Point Tracker) pada Sistem Photovolatic. Teknik Elektro USM.

Gultom, Togar Timotheus. 2015. Pemanfaatan Photovoltaic sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya. STT Immanuel Medan.

(16)
(17)
(18)
(19)

Biodata Dosen Pembimbing A. Identitas Diri

1 Nama Lengkap (dengan gelar) Akhmad Musafa, S.T, M.T

2 Jenis Kelamin Laki-laki

3 Program Studi Teknik Elektro

4 NIDN 0307028001

5 Tempat dan Tanggal Lahir Brebes, 7 Februari 1980

6 E-mail [email protected]

7 Nomor Telepon/HP 085216240714

B. Riwayat Pendidikan

S1 S2 S3

Nama Institusi Universitas Budi Luhur

Universitas

Indonesia -

Jurusan Teknik Elektro Teknik Elektro - Tahun Masuk-Lulus 1999-2004 2005-2007 -

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

No. Nama Pertemuan

Ilmiah / Seminar Judul Artikel Ilmiah

Waktu dan Tempat

1.

The 5th Indonesian Sysmposium on Robotic Systems and Control (ISRSC 2017)

PID Controller-based Object Tracking and Speed Control System for Wheeled Soccer Robot

UPI Bandung, 6 Juli 2017

2.

Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu (SENMI) 2017

Desain dan Implementasi Sistem Kontrol Logika Fuzzy Pada Prototipe Sistem Pengering Cengkeh

Universitas Budi Luhur Jakarta, 21 April 2017

3. Seminar Nasional TEKNOKA 2016

Rancang Bangun sistem pendingin mesin mobil menggunakan pengendali Logika Fuzzy

UHAMKA Jakarta, 30 Januari 2016

4.

Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu (SENMI) 2014

Perancangan Sistem Pengendalian Start-Stop Dua Generator Set Paralel Berbasis Mikrokontroler

Universitas Budi Luhur Jakarta,

10 Mei 2014

5.

Seminar Nasional Teknologi Komputer

dan Telekomunikasi (SNTKT) 2013

Perangkat Pemantau Jaringan Wireless dan Estimasi Lokasi Wireless Access Point

Universitas Tarumanegara

Jakarta, 21 November 2013

6.

Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu (SENMI) 2012

Optimalisasi Sistem Komunikasi Data Dalam Penggunaan Automatic Meter Reading Power Line Carrier (AMR PLC) Pada Jaringan Listrik Tegangan Menengah 20 KV

Universitas Budi Luhur Jakarta,

(20)
(21)

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan 1. Peralatan Penunjang

Material Justifikasi Pemakaian

Kuantitas Harga Satuan (Rp)

Untuk Pengukuran komponen

elektronika

1 buah 500.000 500.000

Palu Untuk memaku

kerangka solar panel 1 buah 70.000 70.000

Tang Untuk perancangan

prototype 1 buah 50.000 50.000

Gergaji besi Untuk menggergaji

besi 1 buah 15.000 15.000

Amplas Untuk menghaluskan

kerangka 2 lembar 5.000 10.000

Obeng set Untuk

mengencangkan baut 1 set 60.000 60.000

Lem besi Untuk keperluan

menyambung 1 buah 15.000 15.000

Lem tembak

Untuk merekatkan

komponen 1 buah 30.000 30.000

Tang ampere

Untuk mengukur

arus 1 buah 350.000 350.000

Termometer Untuk mengukur

suhu 1 buah 100.000 100.000

Lux meter Untuk mengukur

cahaya 1 buah 1.600.000 1.600.000

Timah Untuk timah solder 3 buah 25.000 75.000 Subtotal (Rp) 2.965.000

2. Bahan Habis Pakai

Material Justifikasi Pemakaian

Kuantitas Harga Satuan (Rp)

Jumlah (Rp)

Arduino MEGA

Untuk kontroller

sistem 1 buah 620.000 620.000

Sensor suhu Untuk mengukur

(22)

Sensor tegangan

Untuk mengukur

tegangan 2 buah 20.000 40.000

Sensor arus Untuk mengukur

arus 2 buah 40.000 80.000

Sensor cahaya

Untuk mengukur

cahaya 4 buah 80.000 80.000

Solar panel Sebagai subjek

penelitian 2 buah 1.600.000 3.200.000 Resistor 10

Ohm 20 W Sebagai beban 10 buah 8.000 80.000

Buck Boost Converter

Untuk menstabilkan

tegangan output 1 buah 320.000 320.000 Modul SD

card for Arduino

Untuk mencatat data

penelitian di SD card 1 buah 20.000 20.000

SD Card Untuk menyimpan

data 3 buah 30.000 90.000

Card Reader

Untuk membaca data

SD card ke computer 1 buah 50.000 50.000 Kabel dan

connector

Untuk penghubung

rangkaian 1 set 50.000 50.000

Box Untuk menutupi

rangkaian 1 buah 250.000 250.000

Baut dan mur

Untuk menyatukan

kerangka 50 buah 500 25.000

Besi siku Untuk membuat

kerangka 1 batang 100.000 100.000

Paku beton Untuk memperkuat

kerangka pada alas 10 biji 500 5.000

Spacer

Untuk memberikan jarak antara

komponen dengan box

12 buah 1000 12.000

LDC 20x4 Untuk menampilkan

data dari sensor 1 buah 110.000 110.000

I2C

Untuk

menghubungkan LDC dan kontroller

1 buah 25.000 25.000

Kabel ties 200mm

Untuk merapikan

kabel 1 pack 20.000 20.000

(23)

3. Perjalanan

Material Justifikasi Perjalan

Kuantitas Harga Satuan (Rp)

Jumlah (Rp)

Transportasi

Untuk belanja komponen

10 kali 100.000 1.000.000

Subtotal (Rp) 1.000.000

4. Lain-lain

Material Justifikasi Pemakaian

Kuantitas Harga Satuan (Rp)

Jumlah (Rp)

Pembuatan laporan

Pengajuan

program PKM-P 1 120.000 120.000

ATK Untuk menulis

data kegiatan 1 175.000 175.000

Biaya Publikasi dan Dokumentasi

Untuk publikasi

dan dokumentasi 1 700.000 700.000

(24)

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Pelaksana dan Pembagian Tugas

No Nama /NIM

Program Studi

Bidang Ilmu

Alokasi Waktu (jam/ minggu)

Uraian Tugas

1

Pramudya Widyantoro/ 1452500174

Teknik

Elektro Kontrol 12

Koordinator kegiatan dan analisis data

2 Verdian Jaya/ 1452500026

Teknik

Elektro Kontrol 12

Perancangan sistem dan pemrograman

3

Dion Setiawan/ 1652500115

Teknik

Elektro Kontrol 12

Perakitan sistem dan pengambilan

(25)

Gambar

Gambar 3.1 Pendekatan Penelitian
Gambar 3.2 Diagram Blok Sistem

Referensi

Dokumen terkait

Solar Photovoltaic (PV) Maximum Power Point Tracker (MPPT) using Variable Step Size Perturb and Observe (P&O) Algorithm , In Electrical 2014. A Maximum Power Point Tracking

MPPT (Maximum Power Point Traker) technology with IOT (Internet of Things) based P&O (Pertub And Observe) method can be used to increase photovoltaic output power and

Cara untuk menjaga sel surya bekerja pada titik optimumnya adalah dengan menerapkan algoritma maximum power point tracking (MPPT). Rata-rata harian peningkatan daya

1 PERANCANGAN MAXIMUM POWER POINT TRACKING (MPPT) DENGAN METODE INCREMENTAL CONDUCTANCE BERBASIS ARDUINO SKRIPSI ELYANA V NAINGGOLAN 150801081 PROGRAM STUDI FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA

Solar Photovoltaic System ini terdiri dari Solar Panel, (MPPT) Maximum Power Point Tracking dengan Modified Perturb and Observe Technique dan baterai sebagai penyimpanan energi

Pada penelitian sistem tracking panel surya non stasioner dengan maximum power point tracker (MPPT) didapatkan hasil yang optimal dengan menggunakan panel surya 50WP

2017 „Maximum Power Point Tracker MPPT Berdasarkan Metode Perturb and Observe Dengan Sistem Tracking Panel Surya Single Axis‟, Umj, November,

Keywords — Photovoltaic PV, maximum power point tracking MPPT: perturb and observe P&O, single ended primary inductance converter SEPIC, PI/PID controller.. INTRODUCTION In recent