• Tidak ada hasil yang ditemukan

Problematika Kepemimpinan Kepala Madrasa. ppr

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Problematika Kepemimpinan Kepala Madrasa. ppr"

Copied!
47
0
0

Teks penuh

(1)

Selama Perkuliahan Berlangsung,

setiap alat telekomunikasi, semisal HP wajib dimatikan. (amanat kode etik mahasiswa)

mata kuliah : Kapita Selekta Pendidikan (KSP)

PROBLEMATIKA KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH-SEKOLAH PROBLEMATIKA KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH-SEKOLAH

Ali Rohmad – 2015 M - Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI)

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung

(2)

Problematika Kepemimpinan Islamiy

Problematika Kepemimpinan Islamiy

Kepala Madrasah dan Sekolah

Kepala Madrasah dan Sekolah

1. Kepemimpinan kamad-kasek yang ideal.

1. Kepemimpinan kamad-kasek yang ideal.

2. Kepemimpinan yang non-ideal :

2. Kepemimpinan yang non-ideal :

problematika, fenomena, kenderungan

problematika, fenomena, kenderungan

akibat.

akibat.

3. Penyebab problematika.

3. Penyebab problematika.

4. Solusi.

4. Solusi.

(3)

Kompetensi

Kepribadian

Kompetensi

Manajerial

Kompetensi

Kewirausah

Kompetensi

Supervisi

Kompetensi

Sosial

Kamad

Kasek

Mempengaruhi

Menggerakkan

Mengembangkan

Membudayakan

Sumber Daya

Tupoksi

Mad-Sek

Permendiknas 13-2007 Standar Kasek-Kamad

(4)

Identifikasi Problematika Kepemimpinan Islamiy

Identifikasi Problematika Kepemimpinan Islamiy

Kamad-Kasek

Kasek

NO

NO CITACITA FAKTAFAKTA PROBLEMPROBLEM 1

1 VisionerVisioner Amati ???Amati ??? Rumuskan !!!Rumuskan !!! 2

2 CleanClean 3

3 AdilAdil 4

4 Syaja’ahSyaja’ah 5

5 DemokratisDemokratis 6

6 TransformatTransformat if

if

7

7 Ing Ngarso Ing Ngarso …

8

8 Penjaga …Penjaga … 9

9 Kuasai Kuasai change

change

10

10 Atasi Atasi konflik

konflik

11

11 ……

Penyebab

(5)

Istilah Pemimpin dan Kepemimpinan

Istilah Pemimpin dan Kepemimpinan

Psl 50 (1) Setiap satuan pendidikan dipimpin

Psl 50 (1) Setiap satuan pendidikan dipimpin

oleh seorang

oleh seorang

kepala

kepala

satuan sebagai

satuan sebagai

penanggung jawab pengelolaan pendidikan.

penanggung jawab pengelolaan pendidikan.

Kepala : bagian tubuh yang di atas leher

Kepala : bagian tubuh yang di atas leher

(pada manusia dan beberapa jenis hewan

(pada manusia dan beberapa jenis hewan

merupakan tempat otak, pusat jaringan

merupakan tempat otak, pusat jaringan

syaraf, dan beberapa pusat indera).

syaraf, dan beberapa pusat indera).

Kepala madrasah/sekolah : pemimpin (orang

Kepala madrasah/sekolah : pemimpin (orang

yang memimpin suatu) madrasah/sekolah.

yang memimpin suatu) madrasah/sekolah.

Kepemimpinan : perihal memimpin, cara

Kepemimpinan : perihal memimpin, cara

memimpin.

memimpin.

PP 19-2005 SNP

KBBI, h. 480

KBBI, h. 769

(6)

-Sutisna 1993, kepemimpinan : proses

Sutisna 1993, kepemimpinan : proses

mempengaruhi kegiatan seseorang atau

mempengaruhi kegiatan seseorang atau

kelompok dalam usaha ke arah pencapaian

kelompok dalam usaha ke arah pencapaian

tujuan dalam situasi tertentu h.107.

tujuan dalam situasi tertentu h.107.

Supardi 1988, kepemimpinan : kemampuan untuk

Supardi 1988, kepemimpinan : kemampuan untuk

mengge-rakkan, mempengaruhi, memotivasi,

mengge-rakkan, mempengaruhi, memotivasi,

mengajak, mengarahkan, menasehati,

mengajak, mengarahkan, menasehati,

membimbing, menyuruh, memerintah, melarang,

membimbing, menyuruh, memerintah, melarang,

dan bahkan menghukum (kalau perlu), serta

dan bahkan menghukum (kalau perlu), serta

membina dengan maksud agar manusia sebagai

membina dengan maksud agar manusia sebagai

media manajemen mau bekerja dalam rangka

media manajemen mau bekerja dalam rangka

mencapai tujuan administrasi secara efektif dan

mencapai tujuan administrasi secara efektif dan

efisien h.107-108.

efisien h.107-108.

(7)

Posisi Pemimpin dan Kepemimpinan

Posisi Pemimpin dan Kepemimpinan

Islam mengajarkan setiap perkumpulam memiliki

Islam mengajarkan setiap perkumpulam memiliki

pemimpin

pemimpin

:

هيلع هللا ىليص هللا لوسر لاق لاق امهنع هللا يضر ةريره ىباو ديعس نبا نع

:

مليسو

مهدح ا ورميؤيلفرفس ىف ةثلث جرخ اذ

ٲ

ٳ

(دواد وبٲ هاور )

(8)

Untuk mewujudkan produk pendidikan menjadi

Untuk mewujudkan produk pendidikan menjadi

tenaga-tenaga profesional dibutuhkan figur

tenaga-tenaga profesional dibutuhkan figur

pemimpin yang andal dalam menghadapi pelbagai

pemimpin yang andal dalam menghadapi pelbagai

perubahan melalui strategi tertentu. h. 271

perubahan melalui strategi tertentu. h. 271

Kepemimpinan diperlukan untuk membawa

Kepemimpinan diperlukan untuk membawa

perubahan-perubahan konstruktif dalam program

perubahan-perubahan konstruktif dalam program

pengajaran sesuai dengan berbagai nilai dan tujuan

pengajaran sesuai dengan berbagai nilai dan tujuan

para pembuat keputusan

para pembuat keputusan

. Ujung tombak pendidikan

. Ujung tombak pendidikan

adalah pembelajaran. Gedung sekolah boleh

adalah pembelajaran. Gedung sekolah boleh

sederhana, demikian juga fasilitas perkantoran, alat

sederhana, demikian juga fasilitas perkantoran, alat

transportasi, bangku, meja, dan lain sebagainya.

transportasi, bangku, meja, dan lain sebagainya.

Akan tetapi,

Akan tetapi, pembelajaran harus mendapat

pembelajaran harus mendapat

perhatian yang lebih besar daripada aspek lainnya

perhatian yang lebih besar daripada aspek lainnya

.

.

Kualitas pendidikan dipertaruhkan melalui

Kualitas pendidikan dipertaruhkan melalui

pembelajaran yang dikondisikan melalui

pembelajaran yang dikondisikan melalui

kepemimpinan

kepemimpinan

.

.

(9)

Kepemimpinan memegang peranan sangat penting

Kepemimpinan memegang peranan sangat penting

dalam pengembangan sekolah secara keseluruhan.

dalam pengembangan sekolah secara keseluruhan.

h. 3.

h. 3.

Sebagai aktivitas publik, kepala sekolah biasanya

Sebagai aktivitas publik, kepala sekolah biasanya

merupakan figur utama di sekolah, individu

merupakan figur utama di sekolah, individu

simbolis yang melalui tindakannya mencerminkan

simbolis yang melalui tindakannya mencerminkan

apa yang akan dicapai oleh sekolah.

apa yang akan dicapai oleh sekolah. h. vii.

Kepala sekolah adalah satu-satunya individu di

Kepala sekolah adalah satu-satunya individu di

sekolah yang memikul tanggung jawab utama bagi

sekolah yang memikul tanggung jawab utama bagi

setiap yang terjadi di sekolah.

setiap yang terjadi di sekolah. h. vii.

…, hasil dari kepemimpinan pendidikan biasanya

, hasil dari kepemimpinan pendidikan biasanya

tidak langsung

tidak langsung

(indirect)

(indirect)

, karena kepemimpinan

, karena kepemimpinan

pada esensinya adalah sebuah proses di mana

pada esensinya adalah sebuah proses di mana

pemimpin mempengaruhi orang lain untuk

pemimpin mempengaruhi orang lain untuk

mencapai tujuan.

mencapai tujuan.

h. vii.

(10)

Kamad-kasek :

Kamad-kasek :

1. Bekerja dengan + melalui orang lain.

1. Bekerja dengan + melalui orang lain.

2. Bertanggung-jawab +

2. Bertanggung-jawab +

mempertanggung-jawabkan.

jawabkan.

3. Hadapi berbagai persoalan.

3. Hadapi berbagai persoalan.

4. Berpikir analitik + konseptual.

4. Berpikir analitik + konseptual.

5. Juru penengah atasi konflik.

5. Juru penengah atasi konflik.

6. Politisi (kerja-sama).

6. Politisi (kerja-sama).

7. Diplomat (wakil resmi).

7. Diplomat (wakil resmi).

8. Pengambil keputusan.

8. Pengambil keputusan.

Vide, Wahyosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah, 4th ed, PT RajaGrafindo Persada,

(11)

Kecakapan kepala sekolah dalam

Kecakapan kepala sekolah dalam

mengelola sekolah akan berdampak

mengelola sekolah akan berdampak

pada peningkatan prestasi siswa.

pada peningkatan prestasi siswa.

Namun,

Namun,

menurut Menteri Pendidikan

menurut Menteri Pendidikan

Nasional, Muhammad Nuh,

Nasional, Muhammad Nuh,

kemampuan kepala sekolah

kemampuan kepala sekolah

Indonesia dalam mengelola sekolah

Indonesia dalam mengelola sekolah

masih rendah,

masih rendah,

bahkan di bawah

bahkan di bawah

Malaysia dan Singapura.

Malaysia dan Singapura.

(12)

Dalam skala nasional, masih ada

Dalam skala nasional, masih ada

kamad-kasek yang mengaplikasikan

kasek yang mengaplikasikan

kekuasaan dan kewenangannya untuk

kekuasaan dan kewenangannya untuk

mempengaruhi, menggerakkan,

mempengaruhi, menggerakkan,

mengembangkan, memberdayakan

mengembangkan, memberdayakan

segala sumber daya guna mewujudkan

segala sumber daya guna mewujudkan

pembelajaran berkualitas belum

pembelajaran berkualitas belum

menerapkan keterampilan sebagai

menerapkan keterampilan sebagai

top-leader dan top-manajer yang belum

leader dan top-manajer yang belum

memadai.

(13)

Dalam skala lokal di setiap mad-sek,

Dalam skala lokal di setiap mad-sek,

masih terdapat harapan dan/atau

masih terdapat harapan dan/atau

realitas non-Islamiy yang harus diatasi,

realitas non-Islamiy yang harus diatasi,

contoh :

contoh :

a. Permintaan sumbangan a.n sosial.

a. Permintaan sumbangan a.n sosial.

b. Wartawan budreg.

b. Wartawan budreg.

c. Berwisata a.n studi-tour gratisan.

c. Berwisata a.n studi-tour gratisan.

d. Tunjangan Hari Raya (THR).

d. Tunjangan Hari Raya (THR).

e. Asal Bapak Senang (ABS/AIS).

e. Asal Bapak Senang (ABS/AIS).

f. Potensi konflik destruktif.

f. Potensi konflik destruktif.

(14)

BUPATI-WALIKOTA (dinaspend)

Kemenag Kab-Kota

Mad-Sek Negeri

Yayasan

Sek-Mad Swasta

Kamad-Kasek Guru PNS

1. Pengkaderan

Kamad-Kasek Guru PNS/nonPNS

Damai Duka

Guru Dewan Guru

Tenaga Kependidikan

Komite Mad-Sek

Siswa OSIS

harapan

harapan

Bermasyarakat-Berbangsa-BerNKRI

realitas

realitas

Implikasi standarisasi Kamad-Kasek thdp 1-2-3-4 ???

2. Pemilihan

3. Kinerja

4. Pasca-suksesi PRESIDEN

(15)

PEMIMPIN

Identifikasi :

1. Problem yang dialami oleh kamad-kasek.

2. Problem yang bersumber dari kamad-kasek.

bum pe

(16)

Prilaku Kamad-Kasek Islamiy vs tidak-Islamiy

Prilaku Kamad-Kasek Islamiy vs tidak-Islamiy

N

N

O

O Perilaku PemimpinIslamiyPerilaku PemimpinIslamiy tidak-Islamiytidak-Islamiy

01

01 AdilAdil DzalimDzalim 02

02 Bekerja-sama dengan siapapun Bekerja-sama dengan siapapun dan bersaing secara sportif

dan bersaing secara sportif

untuk mencapai tujuan LPI.

untuk mencapai tujuan LPI.

Bekerja-sama dengan kelompok

Bekerja-sama dengan kelompok

dan golongan tertentu dan

dan golongan tertentu dan

bersaing tidak secara sportif.

bersaing tidak secara sportif.

03

03 Memprioritaskan kepentingan Memprioritaskan kepentingan MLPI daripada kepentingan

MLPI daripada kepentingan

pribadi, kelompok, golongan.

pribadi, kelompok, golongan.

Memprioritaskan kepentingan

Memprioritaskan kepentingan

pribadi, kelompok, golongan

pribadi, kelompok, golongan

daripada kepentingan MLPI.

daripada kepentingan MLPI.

04

04 Memberikan hak-hak staf sesuai Memberikan hak-hak staf sesuai ketentuan peraturan ketentuan peraturan perundang-undangan yang perundang-undangan yang berlaku. berlaku.

Memberikan hak-hak staf tidak

Memberikan hak-hak staf tidak

sesuai ketentuan peraturan

sesuai ketentuan peraturan

perundang-undangan yang

perundang-undangan yang

berlaku.

berlaku.

05

05 Menjalin komunikasi dengan Menjalin komunikasi dengan seluruh staf dan para pihak

seluruh staf dan para pihak

terkait.

terkait.

Menjalin komunikasi dengan staf

Menjalin komunikasi dengan staf

tertentu dan pihak tertentu.

tertentu dan pihak tertentu.

06

06 … … dstdst … … dstdst

(17)

Karakteristik Kamad-Kasek

Karakteristik Kamad-Kasek

Profesional :

Profesional : Implikasi :

Implikasi :

1. Memiliki visi yang disosialisaikan

1. Memiliki visi yang disosialisaikan

2. Komitmen thdp peningkatan

2. Komitmen thdp peningkatan

mutu

mutu

3. Komunikatif

3. Komunikatif

4. Menjamin kebutuhan belajar

4. Menjamin kebutuhan belajar

siswa

siswa

5. Membangun trust

5. Membangun trust

6. Pembinaan guru dan tenaga

6. Pembinaan guru dan tenaga

kepend

kepend

7. Tanggung-jawab yang tinggi

7. Tanggung-jawab yang tinggi

8. Inovatif

8. Inovatif

9. Sturuktur organisasi yang jelas

9. Sturuktur organisasi yang jelas

10.Serius atasi penghalang

10.Serius atasi penghalang

kemajuan

kemajuan

11.Membangun tim kerja yang solid

11.Membangun tim kerja yang solid

12.Kembangkan monitoring dan

12.Kembangkan monitoring dan

evaluasi

evaluasi

1. Efektifitas

1. Efektifitas

pembelajaran-pendidikan

pendidikan

2. Kepemimpinan yang semakin

2. Kepemimpinan yang semakin

kokoh

kokoh

3. Mutu guru dan tenaga

3. Mutu guru dan tenaga

kependidikan

kependidikan

4. Warga mad-sek berbudaya mutu

4. Warga mad-sek berbudaya mutu

5. Team-work yang cerdas dan

5. Team-work yang cerdas dan

dinamis

dinamis

6. Kemandirian kamad-kasek

6. Kemandirian kamad-kasek

7. Partisipasi warga mad-sek dan

7. Partisipasi warga mad-sek dan

masyrkt masyrkt 8. Transparansi 8. Transparansi 9. Perubahan 9. Perubahan

10.Evaluasi dan perbaikan

10.Evaluasi dan perbaikan

berkelanjutan

berkelanjutan

11.Tanggap thdp kebutuhan

11.Tanggap thdp kebutuhan

12.Akuntabilitas

12.Akuntabilitas

13.Sustainabilitas

13.Sustainabilitas

Vide, E. Mulyasa, Menjadi Kepala Sekolah Profesional, 9th ed, PT Remaja Rosdakarya, Bandung, 2007, h. 86-94.

Implikasi kamad-kasek non-profesional ???

(18)

Stepen Covey : pemimpin harus memiliki 4 fungsi

Stepen Covey : pemimpin harus memiliki 4 fungsi

kepemimpinan

kepemimpinan

Vide, Muhammad Syafii Antonio, Muhammad SAW : The Super Leader Super Manager, 3rd ed,

Tazkia Multimedia & ProLM Centre, 2007, h. 20-21.

1

1 Fungsi perintis Fungsi perintis (pathfinding)

(pathfinding) Mengungkap bagaimana sang pemimpin memahami dan memenuhi kebutuhan utama para Mengungkap bagaimana sang pemimpin memahami dan memenuhi kebutuhan utama para stakehoder-nya, misi dan nilai-nilai yang

stakehoder-nya, misi dan nilai-nilai yang

dianutnya, serta yang berkaitan dengan visi dan

dianutnya, serta yang berkaitan dengan visi dan

strategi, yaitu ke mana perusahaan akan dibawa

strategi, yaitu ke mana perusahaan akan dibawa

dan bagaimana caranya agar sampai ke sana.

dan bagaimana caranya agar sampai ke sana.

2

2 Fungsi penyelaras Fungsi penyelaras (aligning)

(aligning) Berkaitan dengan bagaimana pemimpin Berkaitan dengan bagaimana pemimpin

memahami bagian-bagian sistem dalam organisasi

memahami bagian-bagian sistem dalam organisasi

perusahaan menyelaraskan keseluruhannya agar

perusahaan menyelaraskan keseluruhannya agar

mampu bekerja dan saling sinergis.

mampu bekerja dan saling sinergis.

3

3 Fungsi Fungsi

pemberdayaan

pemberdayaan

(empowering)

(empowering)

Berhubungan dengan upaya pemimpin untuk

Berhubungan dengan upaya pemimpin untuk

menumbuhkan lingkungan agar setiap orang

menumbuhkan lingkungan agar setiap orang

dalam organisasi perusahaan mampu melakukan

dalam organisasi perusahaan mampu melakukan

yang terbaik dan selalu mempunyai komitmen

yang terbaik dan selalu mempunyai komitmen

yang kuat (commited).

yang kuat (commited).

4

4 Fungsi panutan Fungsi panutan (modeling)

(modeling) Mengungkap bagaimana agar pemimpin dapat menjadi panutan bagi karyawannya. Bagaimana ia Mengungkap bagaimana agar pemimpin dapat menjadi panutan bagi karyawannya. Bagaimana ia bertanggung jawab atas tutur kata, sikap, perilaku,

bertanggung jawab atas tutur kata, sikap, perilaku,

dan keputusan-keputusan yang diambilnya.

dan keputusan-keputusan yang diambilnya.

(19)

Warren Bennis : sifat-sifat dasar kepemimpinan

Warren Bennis : sifat-sifat dasar kepemimpinan

Vide, Muhammad Syafii Antonio, Muhammad SAW : The Super Leader Super Manager, 3rd ed,

Tazkia Multimedia & ProLM Centre, 2007, h. 22.

1

1 Visioner Visioner

(Guiding Vision)

(Guiding Vision)

Anda mempunyai ide yang jelas tentang apa yang

Anda mempunyai ide yang jelas tentang apa yang

Anda inginkan –secara profesional atau pribadi- dan

Anda inginkan –secara profesional atau pribadi- dan

punya kekuatan untuk bertahan ketika mengalami

punya kekuatan untuk bertahan ketika mengalami

kemunduran atau kegagalan.

kemunduran atau kegagalan.

2

2 Berkemauan Berkemauan kuat (Passion)

kuat (Passion) Anda mencinta apa yang Anda kerjakan, Anda mempunyai kesungguhan yang luar biasa dalam Anda mencinta apa yang Anda kerjakan, Anda mempunyai kesungguhan yang luar biasa dalam menjalani hidup dengan kesungguhan dalam

menjalani hidup dengan kesungguhan dalam

bekerja, menjalani profesi dan bertindak.

bekerja, menjalani profesi dan bertindak.

3

3 Integritas Integritas (integrity)

(integrity)

Integritas anda diperoleh dari pengetahuan sendiri

Integritas anda diperoleh dari pengetahuan sendiri

dan kedewasaan. Anda tahun kekuatan dan

dan kedewasaan. Anda tahun kekuatan dan

kelemahan Anda, teguh memegang prinsip, dan

kelemahan Anda, teguh memegang prinsip, dan

belajar dari pengalaman bagaimana belajar dari dan

belajar dari pengalaman bagaimana belajar dari dan

bekerja dengan orang lain.

bekerja dengan orang lain.

4

4 Amanah (Trust)Amanah (Trust) Anda memperoleh kepercayaan dari orang lain.Anda memperoleh kepercayaan dari orang lain. 5

5 Rasa ingin tahu Rasa ingin tahu (Curiosity)

(Curiosity) Anda ingin tahu segala hal dan ingin belajar Anda ingin tahu segala hal dan ingin belajar

sebanyak mungkin.

sebanyak mungkin.

6

6 Berani Berani (Courage)

(Courage)

Anda berani mengambil risiko, bereksperimen, dan

Anda berani mengambil risiko, bereksperimen, dan

mencoba hal-hal baru.

mencoba hal-hal baru.

(20)

Megaskills of leadership (Burt Nanus)

Megaskills of leadership (Burt Nanus)

1

1 Berpandangan jauh ke Berpandangan jauh ke depan

depan Mata anda harus memandang horizon yang jauh, meskipun kaki Anda sedang melangkah ke Mata anda harus memandang horizon yang jauh, meskipun kaki Anda sedang melangkah ke arahnya.

arahnya.

2

2 Menguasai perubahanMenguasai perubahan Anda mengatur kecepatan, arah, dan irama Anda mengatur kecepatan, arah, dan irama perubahan dalam organisasi sehingga

perubahan dalam organisasi sehingga

pertumbuhan dan evolusinya seiring dengan

pertumbuhan dan evolusinya seiring dengan

perubahan dari luar

perubahan dari luar

3

3 Disain organisasiDisain organisasi Anda adalah seorang pembangun organisasi Anda adalah seorang pembangun organisasi yang mempunyai wewenang dan mampu

yang mempunyai wewenang dan mampu

mewujudkan visi yang diinginkan

mewujudkan visi yang diinginkan

4

4 Pembelajaran Pembelajaran antisipatoris

antisipatoris Anda pembelajar seumur hidup yang berkomitmen untuk mempromosikan Anda pembelajar seumur hidup yang berkomitmen untuk mempromosikan pembelajaran organisasi.

pembelajaran organisasi.

5

5 InisiatifInisiatif Anda mendemontrasikan kemampuan untuk Anda mendemontrasikan kemampuan untuk membuat berbagai hal menjadi kenyataan.

membuat berbagai hal menjadi kenyataan.

6

6 Penguasaan Penguasaan interdependensi

interdependensi Anda menginspirasi orang lain untuk saling berbagi gagasan dan kepercayaan, untuk Anda menginspirasi orang lain untuk saling berbagi gagasan dan kepercayaan, untuk berkomunikasi dengan baik dan rutin, dan

berkomunikasi dengan baik dan rutin, dan

mencari pemecahan masalah secara

mencari pemecahan masalah secara

kolaboratif.

kolaboratif.

7

7 Standar integritas yang Standar integritas yang tinggi

tinggi Anda fair, jujur, toleran, terpercaya, peduli, terbuka, loyal, dan berkomitmen terhadap Anda fair, jujur, toleran, terpercaya, peduli, terbuka, loyal, dan berkomitmen terhadap tradisi masa lalu yang terbaik.

tradisi masa lalu yang terbaik.

Vide, Muhammad Syafii Antonio, Muhammad SAW : The Super Leader Super Manager, 3rd ed,

Tazkia Multimedia & ProLM Centre, 2007, h. 24.

(21)

Sumber Problematika Kepemimpinan

Sumber Problematika Kepemimpinan

Vide, Mujamil, Manajemen Pendidikan Islam, Erlangga, n.p, n.d, h. 224.

visi

visi

misi

misi

skill

skill

insentif

insentif

daya

sumber

daya

sumber

rencara kerja

rencara kerja

PERUBA

+

PERUBA

+

HAN

HA

N

!

!

misi

misi

skill

skill

insentif

insentif

sumber

sumber

daya

daya

rencara kerja

rencara kerja

HANCUR

HANCUR

visi

visi

!

!

skill

skill

insentif

insentif

sumber

sumber

daya

daya

rencara kerja

rencara kerja

BINGUNG

BINGUNG

visi

visi

misi

misi

!

!

insentif

insentif

sumber

sumber

daya

daya

rencara kerja

rencara kerja

CEMAS

CEMAS

visi

visi

misi

misi

skill

skill

!

!

sumber

sumber

daya

daya

rencara kerja

rencara kerja

PERUBAHAN

PERUBAHAN

LAMBAT

LAMBAT

visi

visi

misi

misi

skill

skill

insentif

insentif

!

!

rencara kerja

rencara kerja

FRUSTASI

FRUSTASI

visi

visi

misi

misi

skill

skill

insentif

insentif

sumber

sumber

daya

daya

!

!

AWAL

KELIRU

AWAL

KELIRU

!!! ???

(22)

Politik Langgar Etika

Politik Langgar Etika

Salah satu masalah yang juga dihadapi dalam

Salah satu masalah yang juga dihadapi dalam

pengembangan organisasi adalah adanya unsur

pengembangan organisasi adalah adanya unsur

politik dalam organisasi, di mana dalam

politik dalam organisasi, di mana dalam

menghadapi perubahan yang terjadi

menghadapi perubahan yang terjadi

masing-masing anggota organisasi akan mengambil

masing anggota organisasi akan mengambil

tindakan sendiri-sendiri untuk menjaga posisi

tindakan sendiri-sendiri untuk menjaga posisi

mereka tetap aman, sehingga terjadi

mereka tetap aman, sehingga terjadi

perebutan

perebutan

kekuasaan, koalisi beberapa anggota

kekuasaan, koalisi beberapa anggota

.

.

(23)

Di samping itu, acap kali ada konflik antara kepala

Di samping itu, acap kali ada konflik antara kepala

madrasah dengan ketua yayasan. Konflik antar

madrasah dengan ketua yayasan. Konflik antar

pimpinan ini sangat mengganggu proses pembelajaran

pimpinan ini sangat mengganggu proses pembelajaran

atau pendidikan. Konflik semacam ini merupakan konflik

atau pendidikan. Konflik semacam ini merupakan konflik

tingkat tinggi, karena terjadi pertentangan

tingkat tinggi, karena terjadi pertentangan

antar-pimpinan, yaitu konflik antara pimpinan penyelenggara

pimpinan, yaitu konflik antara pimpinan penyelenggara

pendidikan (ketua yayasan) dengan pimpinan pelaksana

pendidikan (ketua yayasan) dengan pimpinan pelaksana

pendidikan (kepala madrasah). Di Indonesia disinyalir

pendidikan (kepala madrasah). Di Indonesia disinyalir

banyak yayasan yang mengharapkan pendapatan

banyak yayasan yang mengharapkan pendapatan

finansial dari pelaksana pendidikan, padahal pihak

finansial dari pelaksana pendidikan, padahal pihak

pelaksana pendidikan sendiri juga kesulitan untuk

pelaksana pendidikan sendiri juga kesulitan untuk

memenuhi kebutuhan madrasah. Memang kesalahan

memenuhi kebutuhan madrasah. Memang kesalahan

tidak selalu terletak pada yayasan, adakalanya yang

tidak selalu terletak pada yayasan, adakalanya yang

salah justru kepala madrasah. Bila hal terakhir ini yang

salah justru kepala madrasah. Bila hal terakhir ini yang

terjadi tentu menjadi kontraproduktif dalam upaya

terjadi tentu menjadi kontraproduktif dalam upaya

pengelolaan konflik.

pengelolaan konflik.

(24)

KEPALA MADRASAH/SEKOLAH

KEPALA MADRASAH/SEKOLAH

1.

1.

PP 19-2005 psl 38 (5) → kriteria

PP 19-2005 psl 38 (5) → kriteria

kpl.

kpl.

2.

2.

Permendiknas 13-2007 s

Permendiknas 13-2007 s

tandar

tandar

kamad/seko.

kamad/seko.

3.

3.

Syarat :

Syarat :

a. Kualifikasi umum + khusus

a. Kualifikasi umum + khusus

b. Kompetensi : kepribadian,

b. Kompetensi : kepribadian,

manajerial,

manajerial,

kewirausahaan, supervisi,

kewirausahaan, supervisi,

(25)

Kualifikasi Umum Kamad/seko :

Kualifikasi Umum Kamad/seko :

1.

1.

Lulus S-1/D-4 PT terakreditasi.

Lulus S-1/D-4 PT terakreditasi.

2.

2.

Ketika diangkat usia max 56 thn.

Ketika diangkat usia max 56 thn.

3.

3.

Pengalaman mengajar min 5 thn

Pengalaman mengajar min 5 thn

SD/MI SLP SLA, min 3 thn TK/RA.

SD/MI SLP SLA, min 3 thn TK/RA.

4.

(26)

Kualifikasi Khusus Kamad/seko :

Kualifikasi Khusus Kamad/seko :

1.

1.

Kepala TK/RA :

Kepala TK/RA :

a. Guru TK/RA.

a. Guru TK/RA.

b. Sertifikat pendidik guru TK/RA.

b. Sertifikat pendidik guru TK/RA.

c. Sertifikat kepala TK/RA institusi

c. Sertifikat kepala TK/RA institusi

resmi.

resmi.

2. Kepala SD/MI :

2. Kepala SD/MI :

a. Guru SD/MI.

a. Guru SD/MI.

b. Sertifikat pendidik guru SD/MI.

b. Sertifikat pendidik guru SD/MI.

c. Sertifikat kepala SD/MI institusi

c. Sertifikat kepala SD/MI institusi

resmi.

(27)

3. Kepala SMP/MTs :

3. Kepala SMP/MTs :

a. Guru SMP/MTs.

a. Guru SMP/MTs.

b. Sertifikat pendidik guru SMP/MTs.

b. Sertifikat pendidik guru SMP/MTs.

c. Sertifikat kepala SMP/MTs institusi

c. Sertifikat kepala SMP/MTs institusi

resmi.

resmi.

4. Kepala SMA/MA :

4. Kepala SMA/MA :

a. Guru SMA/MA.

a. Guru SMA/MA.

b. Sertifikat pendidik guru SMA/MA.

b. Sertifikat pendidik guru SMA/MA.

c. Sertifikat kepala SMA/MA institusi

c. Sertifikat kepala SMA/MA institusi

resmi.

(28)

5. Kepala SMK/MAK :

5. Kepala SMK/MAK :

a. Guru SMK/MAK.

a. Guru SMK/MAK.

b. Sertifikat pendidik guru SMK/MAK.

b. Sertifikat pendidik guru SMK/MAK.

c. Sertifikat kepala SMK/MAK.

c. Sertifikat kepala SMK/MAK.

6. Kepala SLB :

6. Kepala SLB :

a. Guru SLB (SDLB/SMPLB/SMALB).

a. Guru SLB (SDLB/SMPLB/SMALB).

b. Sertifikat pendidik guru SLB.

b. Sertifikat pendidik guru SLB.

c. Sertifikat kepala SLB institusi resmi.

c. Sertifikat kepala SLB institusi resmi.

7. Kepala Sekolah Indonesia LN :

7. Kepala Sekolah Indonesia LN :

a. Pengalaman KS min 3 thn.

a. Pengalaman KS min 3 thn.

b. Sertifikat pendidik guru.

b. Sertifikat pendidik guru.

(29)

Kompetensi Kepribadian Kamad/seko :

Kompetensi Kepribadian Kamad/seko :

1.

1.

Berakhlaq mulia.

Berakhlaq mulia.

2.

2.

Miliki integritas kepribadian sbg

Miliki integritas kepribadian sbg

pemimpin.

pemimpin.

3.

3.

Miliki keinginan kuat pengembangan

Miliki keinginan kuat pengembangan

diri sbg kamad/seko.

diri sbg kamad/seko.

4.

4.

Terbuka dlm melaksanakan tupoksi.

Terbuka dlm melaksanakan tupoksi.

5.

5.

Kendalikan diri dlm hadapi masalah

Kendalikan diri dlm hadapi masalah

sbg kamad/seko.

sbg kamad/seko.

6.

6.

Miliki bakat + minat jabatan sbg

Miliki bakat + minat jabatan sbg

pemimpin pend.

(30)

Kompetensi Manajerial Kamad/seko :

Kompetensi Manajerial Kamad/seko :

1.

1.

Susun perencanaan mad/seko multi tingkatan.

Susun perencanaan mad/seko multi tingkatan.

2.

2.

Kembangkan organisasi mad/seko sesuai

Kembangkan organisasi mad/seko sesuai

kebut.

kebut.

3.

3.

Pimpin mad/seko dlm pendayagunaan sumber

Pimpin mad/seko dlm pendayagunaan sumber

dy.

dy.

4.

4.

Kelola perubahan+pengembangan mad/seko

Kelola perubahan+pengembangan mad/seko

nuju organisasi pembelajar yg efektif.

nuju organisasi pembelajar yg efektif.

5.

5.

Ciptakan budaya+iklim mad/seko yg kondusif

Ciptakan budaya+iklim mad/seko yg kondusif

+ inovatif bagi pembelajaran yg efektif.

+ inovatif bagi pembelajaran yg efektif.

6.

6.

Kelola SDM guru+staf scr optimal.

Kelola SDM guru+staf scr optimal.

7.

7.

Kelola sarpras scr optimal.

Kelola sarpras scr optimal.

8.

8.

Kelola humas dptkan dukungan : ide, sumber

Kelola humas dptkan dukungan : ide, sumber

(31)

9. Kelola peserta didik : penerimaan,

9. Kelola peserta didik : penerimaan,

penempatan, pengembangan kapasitas.

penempatan, pengembangan kapasitas.

10.Kelola pengembangan kurikulum +

10.Kelola pengembangan kurikulum +

pembelajaran sesuai tuj pend nas.

pembelajaran sesuai tuj pend nas.

11.Kelola keuangan mad/seko sesuai prinsip :

11.Kelola keuangan mad/seko sesuai prinsip :

akuntabel, transparan, efisien.

akuntabel, transparan, efisien.

12.Kelola ketatausahaan sesuai tujuan mad/seko.

12.Kelola ketatausahaan sesuai tujuan mad/seko.

13.Kelola unit layanan khusus mad/seko utk

13.Kelola unit layanan khusus mad/seko utk

dukung pembelajaran.

dukung pembelajaran.

14.Kelola sistem informasi utk penyusunan

14.Kelola sistem informasi utk penyusunan

program + pengambilan keputusan.

program + pengambilan keputusan.

15.Manfaatkan TI utk pembelajaran+manaj

15.Manfaatkan TI utk pembelajaran+manaj

mad/seko.

mad/seko.

16.Monitoring, evaluasi, pelaporan kegiatan, renc

16.Monitoring, evaluasi, pelaporan kegiatan, renc

(32)

Kompetensi Kewirausahaan Kamad/seko :

Kompetensi Kewirausahaan Kamad/seko :

1.

1.

Ciptakan inovasi pengembangan

Ciptakan inovasi pengembangan

mad/seko.

mad/seko.

2.

2.

Kerja keras capai keberhasilan

Kerja keras capai keberhasilan

mad/seko sbg organisasi pembelajar

mad/seko sbg organisasi pembelajar

yg efektif.

yg efektif.

3.

3.

Miliki motivasi sukses jalani tupoksi

Miliki motivasi sukses jalani tupoksi

kamad/seko.

kamad/seko.

4.

4.

Pantang menyerah cari solusi hadapi

Pantang menyerah cari solusi hadapi

masalah.

masalah.

5.

5.

Miliki naluri kewirausahaan bidang

Miliki naluri kewirausahaan bidang

jasa pend.

(33)

Kompetensi Supervisi Kamad/seko :

Kompetensi Supervisi Kamad/seko :

1.

1.

Rencanakan program supervisi

Rencanakan program supervisi

akademik utk tingkatkan

akademik utk tingkatkan

profesionalisme guru.

profesionalisme guru.

2.

2.

Aktualisasi supervisi akademik pd

Aktualisasi supervisi akademik pd

guru dg pendekatan+teknik yg

guru dg pendekatan+teknik yg

tepat.

tepat.

3.

(34)

Kompetensi Sosial Kamad/seko :

Kompetensi Sosial Kamad/seko :

1.

1.

Kerja sama dg stakeholders utk

Kerja sama dg stakeholders utk

dinamika mad/seko.

dinamika mad/seko.

2.

2.

Partifipasi pd kegiatan masyarakat.

Partifipasi pd kegiatan masyarakat.

3.

(35)

Seharusnya :

Seharusnya :

1.Pengangkatan kamad/kaseko

1.Pengangkatan kamad/kaseko

sesuai ketentuan.

sesuai ketentuan.

2.Kamad/kaseko

2.Kamad/kaseko

memahami+menjalani tupoksi

memahami+menjalani tupoksi

(peran) dg baik.

(peran) dg baik.

-peran : aspek dinamis yg

-peran : aspek dinamis yg

melekat pd posisi+status

melekat pd posisi+status

seseorang.

seseorang.

(36)

Realitas :

Realitas :

1.Ada pengangkatan

1.Ada pengangkatan

kamad/kaseko tdk ikuti

kamad/kaseko tdk ikuti

ketentuan peraturan, ttp

ketentuan peraturan, ttp

cenderung politis.

cenderung politis.

2.Ada kamad/kaseko tdk paham

2.Ada kamad/kaseko tdk paham

(37)

Tupoksi (Peran) Kamad/Kaseko :

Tupoksi (Peran) Kamad/Kaseko :

1.

1.

Leader

Leader

2.

2.

Managerial

Managerial

3.

3.

Akademical

Akademical

Permendiknas 13-2007 s-kamad/sekoPermendiknas 13-2007 s-kamad/seko

Sasaran utama :

-

Kelembagaan

-

Sumber daya manusia

(38)

Citra Organisasi di Era Reformasi :

Citra Organisasi di Era Reformasi :

1.

1.

Bersih dlm layanan.

Bersih dlm layanan.

2.

2.

Transparan.

Transparan.

3.

3.

Profesional.

Profesional.

4.

4.

Akontabel.

Akontabel.

5.

5.

Standard Operating Procedure

Standard Operating Procedure

(SOP).

(SOP).

6.

(39)

Bersih dlm layanan : pelayanan kpd

Bersih dlm layanan : pelayanan kpd

user tdk dikenai biaya pungutan liar

user tdk dikenai biaya pungutan liar

tanpa kwitansi sah, petugas dilarang

tanpa kwitansi sah, petugas dilarang

menerima imbalan uang/barang sbg

menerima imbalan uang/barang sbg

tanda terima kasih agar tercipta

tanda terima kasih agar tercipta

hubungan kerja sama kemitraan yg

hubungan kerja sama kemitraan yg

saling menghormati+menghargai.

saling menghormati+menghargai.

Transparan : ketersediaan

Transparan : ketersediaan

data+informasi yg dpt diakses setiap

data+informasi yg dpt diakses setiap

saat dibutuhkan.

(40)

Profesional : layanan didasarkan

Profesional : layanan didasarkan

ketentuan perundang-undangan yg

ketentuan perundang-undangan yg

berlaku + SOP; setiap petugas

berlaku + SOP; setiap petugas

bekerja sesuai kapasitas, kompetensi,

bekerja sesuai kapasitas, kompetensi,

kewenangan.

kewenangan.

Akontabel : layanan dpt

Akontabel : layanan dpt

dipertanggung-jawabkan, tdk terjadi

dipertanggung-jawabkan, tdk terjadi

saling lempar tanggung jawab dlm

saling lempar tanggung jawab dlm

menyelesaikan masalah.

(41)

SOP : pedoman tertulis mengenai

SOP : pedoman tertulis mengenai

tata cara layanan penyelesaian tugas

tata cara layanan penyelesaian tugas

rutin kpd user.

rutin kpd user.

Budaya kerja : disiplin

Budaya kerja : disiplin

waktu+prosedur, etos kerja tinggi,

waktu+prosedur, etos kerja tinggi,

tdk ada kesempatan tanpa bekerja,

tdk ada kesempatan tanpa bekerja,

ramah kpd user.

(42)

Model Kepemimpinan KHD :

Model Kepemimpinan KHD :

-

Ing ngarso sung tulodo,

Ing ngarso sung tulodo,

-

Ing madyo mangun karso,

Ing madyo mangun karso,

-

Tut wuri handayani.

Tut wuri handayani.

Realitas bisa :

-

Ing ngarso ngusungi bondo,

-

Ing madyo mangun kisruh,

(43)

Model Kepemimpinan :

Model Kepemimpinan :

-

Otoriter

Otoriter

-

Laisez fair

Laisez fair

-

Demokratis

Demokratis

-

Kharismatis

Kharismatis

-

Visioner

Visioner

-

Transformatif

Transformatif

(44)

Kemendiknas :

Kemendiknas :

1.

1.

Dirjen Peningkatan Mutu

Dirjen Peningkatan Mutu

Pendidik dan Tenaga

Pendidik dan Tenaga

Kependidikan (PMPTK).

Kependidikan (PMPTK).

2.

2.

Pendidik, pengawas satuan

Pendidik, pengawas satuan

pend, kepala mad/seko, tenaga

pend, kepala mad/seko, tenaga

admin, tenaga lab/teknisi,

admin, tenaga lab/teknisi,

(45)

Sumber Problem Kamad/seko :

Sumber Problem Kamad/seko :

1. Diri Kamad/seko + Keluarganya,

1. Diri Kamad/seko + Keluarganya,

2. Regulasi Kebijakan + Birokrasi +

2. Regulasi Kebijakan + Birokrasi +

Administrasi,

Administrasi,

3. Guru dan Karyawan,

3. Guru dan Karyawan,

4. Penilik Sekolah/Madrasah,

4. Penilik Sekolah/Madrasah,

5. Orang-tua Pelajar,

5. Orang-tua Pelajar,

6. Pelajar,

6. Pelajar,

7. Komite mad/sek,

7. Komite mad/sek,

8. Dewan pendidik,

8. Dewan pendidik,

9. Masyarakat Lokal + Global.

(46)

SILAKAN DIPERTEGAS

SILAKAN DIPERTEGAS

01. das Sollen :

01. das Sollen :

02. das Sein :

02. das Sein :

03. Fenomena :

03. Fenomena :

04. Jenis problem :

04. Jenis problem :

05. Kerugian dari problem :

05. Kerugian dari problem :

06. Skala problem :

06. Skala problem :

07. Kategori problem :

07. Kategori problem :

08. Penyebab dari problem :

08. Penyebab dari problem :

09. Alternatif solusi

09. Alternatif solusi dalam era otoda

dalam era otoda:

:

10. Strategi penerapan setiap alternatif solusi :

10. Strategi penerapan setiap alternatif solusi :

(47)

Referensi

Dokumen terkait

Allah telah memilihku menjadi seorang Nabi, yang akan menjadi orang dan mendatangkan berkah serta mengajar untuk kebaikkan, memerintahku untuk mendirikan shalat dan membayar

Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses tuturan ritual adat Mosooli, formula mantranya, serta fungsi ritual tersebut

Dari hasil penelitian sebelumnya disebutkan bahwa usia kehamilan diperkirakan berpengaruh langsung dengan besarnya titer IgG bayi baru lahir namun data tentang

Puji syukur alhamdulillah saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan taufiq dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaiakan Tesis dengan judul

KAPUSBIN JFA meneliti dokumen memberikan persetujuan/ penolakan pangkat, jabatan, angka kredit PPK PEJABAT YANG BERWENANG MENETAPKAN AK Pengangkatan Auditor

Hasil penelitian laboratoris mengenai kekuatan geser pelekatan resin komposit pada dentin dengan aplikasi self-etching one- step adhesives dengan perlakuan agitasi dan

Berdasarkan hal tersebut, Telkom University sebaiknya melaku- kan integrasi terhadap pengelolaan teknologi informasi serta menerapkan lang- kah-langkah prioritas untuk proses

Pajak dibolehkan dalam islam karena alasannya untuk kemaslahatan umat, maka pajak saat ini memang merupakan sudah menjadi kewajiban warga negara dalam sebuah negara