Selama Perkuliahan Berlangsung,
setiap alat telekomunikasi, semisal HP wajib dimatikan. (amanat kode etik mahasiswa)
mata kuliah : Kapita Selekta Pendidikan (KSP)
PROBLEMATIKA KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH-SEKOLAH PROBLEMATIKA KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH-SEKOLAH
Ali Rohmad – 2015 M - Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI)
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung
Problematika Kepemimpinan Islamiy
Problematika Kepemimpinan Islamiy
Kepala Madrasah dan Sekolah
Kepala Madrasah dan Sekolah
1. Kepemimpinan kamad-kasek yang ideal.
1. Kepemimpinan kamad-kasek yang ideal.
2. Kepemimpinan yang non-ideal :
2. Kepemimpinan yang non-ideal :
problematika, fenomena, kenderungan
problematika, fenomena, kenderungan
akibat.
akibat.
3. Penyebab problematika.
3. Penyebab problematika.
4. Solusi.
4. Solusi.
Kompetensi
Kepribadian
Kompetensi
Manajerial
Kompetensi
Kewirausah
Kompetensi
Supervisi
Kompetensi
Sosial
Kamad
Kasek
Mempengaruhi
Menggerakkan
Mengembangkan
Membudayakan
Sumber Daya
Tupoksi
Mad-Sek
Permendiknas 13-2007 Standar Kasek-Kamad
Identifikasi Problematika Kepemimpinan Islamiy
Identifikasi Problematika Kepemimpinan Islamiy
Kamad-Kasek
Kasek
NO
NO CITACITA FAKTAFAKTA PROBLEMPROBLEM 1
1 VisionerVisioner Amati ???Amati ??? Rumuskan !!!Rumuskan !!! 2
2 CleanClean 3
3 AdilAdil 4
4 Syaja’ahSyaja’ah 5
5 DemokratisDemokratis 6
6 TransformatTransformat if
if
7
7 Ing Ngarso Ing Ngarso …
…
8
8 Penjaga …Penjaga … 9
9 Kuasai Kuasai change
change
10
10 Atasi Atasi konflik
konflik
11
11 ……
Penyebab
Istilah Pemimpin dan Kepemimpinan
Istilah Pemimpin dan Kepemimpinan
Psl 50 (1) Setiap satuan pendidikan dipimpin
Psl 50 (1) Setiap satuan pendidikan dipimpin
oleh seorang
oleh seorang
kepala
kepala
satuan sebagai
satuan sebagai
penanggung jawab pengelolaan pendidikan.
penanggung jawab pengelolaan pendidikan.
Kepala : bagian tubuh yang di atas leher
Kepala : bagian tubuh yang di atas leher
(pada manusia dan beberapa jenis hewan
(pada manusia dan beberapa jenis hewan
merupakan tempat otak, pusat jaringan
merupakan tempat otak, pusat jaringan
syaraf, dan beberapa pusat indera).
syaraf, dan beberapa pusat indera).
Kepala madrasah/sekolah : pemimpin (orang
Kepala madrasah/sekolah : pemimpin (orang
yang memimpin suatu) madrasah/sekolah.
yang memimpin suatu) madrasah/sekolah.
Kepemimpinan : perihal memimpin, cara
Kepemimpinan : perihal memimpin, cara
memimpin.
memimpin.
PP 19-2005 SNP
KBBI, h. 480
KBBI, h. 769
-Sutisna 1993, kepemimpinan : proses
Sutisna 1993, kepemimpinan : proses
mempengaruhi kegiatan seseorang atau
mempengaruhi kegiatan seseorang atau
kelompok dalam usaha ke arah pencapaian
kelompok dalam usaha ke arah pencapaian
tujuan dalam situasi tertentu h.107.
tujuan dalam situasi tertentu h.107.
Supardi 1988, kepemimpinan : kemampuan untuk
Supardi 1988, kepemimpinan : kemampuan untuk
mengge-rakkan, mempengaruhi, memotivasi,
mengge-rakkan, mempengaruhi, memotivasi,
mengajak, mengarahkan, menasehati,
mengajak, mengarahkan, menasehati,
membimbing, menyuruh, memerintah, melarang,
membimbing, menyuruh, memerintah, melarang,
dan bahkan menghukum (kalau perlu), serta
dan bahkan menghukum (kalau perlu), serta
membina dengan maksud agar manusia sebagai
membina dengan maksud agar manusia sebagai
media manajemen mau bekerja dalam rangka
media manajemen mau bekerja dalam rangka
mencapai tujuan administrasi secara efektif dan
mencapai tujuan administrasi secara efektif dan
efisien h.107-108.
efisien h.107-108.
Posisi Pemimpin dan Kepemimpinan
Posisi Pemimpin dan Kepemimpinan
Islam mengajarkan setiap perkumpulam memiliki
Islam mengajarkan setiap perkumpulam memiliki
pemimpin
pemimpin
:
هيلع هللا ىليص هللا لوسر لاق لاق امهنع هللا يضر ةريره ىباو ديعس نبا نع
:
مليسو
مهدح ا ورميؤيلفرفس ىف ةثلث جرخ اذ
ٲ
ٳ
(دواد وبٲ هاور )
Untuk mewujudkan produk pendidikan menjadi
Untuk mewujudkan produk pendidikan menjadi
tenaga-tenaga profesional dibutuhkan figur
tenaga-tenaga profesional dibutuhkan figur
pemimpin yang andal dalam menghadapi pelbagai
pemimpin yang andal dalam menghadapi pelbagai
perubahan melalui strategi tertentu. h. 271
perubahan melalui strategi tertentu. h. 271
Kepemimpinan diperlukan untuk membawa
Kepemimpinan diperlukan untuk membawa
perubahan-perubahan konstruktif dalam program
perubahan-perubahan konstruktif dalam program
pengajaran sesuai dengan berbagai nilai dan tujuan
pengajaran sesuai dengan berbagai nilai dan tujuan
para pembuat keputusan
para pembuat keputusan
. Ujung tombak pendidikan
. Ujung tombak pendidikan
adalah pembelajaran. Gedung sekolah boleh
adalah pembelajaran. Gedung sekolah boleh
sederhana, demikian juga fasilitas perkantoran, alat
sederhana, demikian juga fasilitas perkantoran, alat
transportasi, bangku, meja, dan lain sebagainya.
transportasi, bangku, meja, dan lain sebagainya.
Akan tetapi,
Akan tetapi, pembelajaran harus mendapat
pembelajaran harus mendapat
perhatian yang lebih besar daripada aspek lainnya
perhatian yang lebih besar daripada aspek lainnya
.
.
Kualitas pendidikan dipertaruhkan melalui
Kualitas pendidikan dipertaruhkan melalui
pembelajaran yang dikondisikan melalui
pembelajaran yang dikondisikan melalui
kepemimpinan
kepemimpinan
.
.
Kepemimpinan memegang peranan sangat penting
Kepemimpinan memegang peranan sangat penting
dalam pengembangan sekolah secara keseluruhan.
dalam pengembangan sekolah secara keseluruhan.
h. 3.
h. 3.
Sebagai aktivitas publik, kepala sekolah biasanya
Sebagai aktivitas publik, kepala sekolah biasanya
merupakan figur utama di sekolah, individu
merupakan figur utama di sekolah, individu
simbolis yang melalui tindakannya mencerminkan
simbolis yang melalui tindakannya mencerminkan
apa yang akan dicapai oleh sekolah.
apa yang akan dicapai oleh sekolah. h. vii.
Kepala sekolah adalah satu-satunya individu di
Kepala sekolah adalah satu-satunya individu di
sekolah yang memikul tanggung jawab utama bagi
sekolah yang memikul tanggung jawab utama bagi
setiap yang terjadi di sekolah.
setiap yang terjadi di sekolah. h. vii.
…
…, hasil dari kepemimpinan pendidikan biasanya
, hasil dari kepemimpinan pendidikan biasanya
tidak langsung
tidak langsung
(indirect)
(indirect)
, karena kepemimpinan
, karena kepemimpinan
pada esensinya adalah sebuah proses di mana
pada esensinya adalah sebuah proses di mana
pemimpin mempengaruhi orang lain untuk
pemimpin mempengaruhi orang lain untuk
mencapai tujuan.
mencapai tujuan.
h. vii.
Kamad-kasek :
Kamad-kasek :
1. Bekerja dengan + melalui orang lain.
1. Bekerja dengan + melalui orang lain.
2. Bertanggung-jawab +
2. Bertanggung-jawab +
mempertanggung-jawabkan.
jawabkan.
3. Hadapi berbagai persoalan.
3. Hadapi berbagai persoalan.
4. Berpikir analitik + konseptual.
4. Berpikir analitik + konseptual.
5. Juru penengah atasi konflik.
5. Juru penengah atasi konflik.
6. Politisi (kerja-sama).
6. Politisi (kerja-sama).
7. Diplomat (wakil resmi).
7. Diplomat (wakil resmi).
8. Pengambil keputusan.
8. Pengambil keputusan.
Vide, Wahyosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah, 4th ed, PT RajaGrafindo Persada,
Kecakapan kepala sekolah dalam
Kecakapan kepala sekolah dalam
mengelola sekolah akan berdampak
mengelola sekolah akan berdampak
pada peningkatan prestasi siswa.
pada peningkatan prestasi siswa.
Namun,
Namun,
menurut Menteri Pendidikan
menurut Menteri Pendidikan
Nasional, Muhammad Nuh,
Nasional, Muhammad Nuh,
kemampuan kepala sekolah
kemampuan kepala sekolah
Indonesia dalam mengelola sekolah
Indonesia dalam mengelola sekolah
masih rendah,
masih rendah,
bahkan di bawah
bahkan di bawah
Malaysia dan Singapura.
Malaysia dan Singapura.
Dalam skala nasional, masih ada
Dalam skala nasional, masih ada
kamad-kasek yang mengaplikasikan
kasek yang mengaplikasikan
kekuasaan dan kewenangannya untuk
kekuasaan dan kewenangannya untuk
mempengaruhi, menggerakkan,
mempengaruhi, menggerakkan,
mengembangkan, memberdayakan
mengembangkan, memberdayakan
segala sumber daya guna mewujudkan
segala sumber daya guna mewujudkan
pembelajaran berkualitas belum
pembelajaran berkualitas belum
menerapkan keterampilan sebagai
menerapkan keterampilan sebagai
top-leader dan top-manajer yang belum
leader dan top-manajer yang belum
memadai.
Dalam skala lokal di setiap mad-sek,
Dalam skala lokal di setiap mad-sek,
masih terdapat harapan dan/atau
masih terdapat harapan dan/atau
realitas non-Islamiy yang harus diatasi,
realitas non-Islamiy yang harus diatasi,
contoh :
contoh :
a. Permintaan sumbangan a.n sosial.
a. Permintaan sumbangan a.n sosial.
b. Wartawan budreg.
b. Wartawan budreg.
c. Berwisata a.n studi-tour gratisan.
c. Berwisata a.n studi-tour gratisan.
d. Tunjangan Hari Raya (THR).
d. Tunjangan Hari Raya (THR).
e. Asal Bapak Senang (ABS/AIS).
e. Asal Bapak Senang (ABS/AIS).
f. Potensi konflik destruktif.
f. Potensi konflik destruktif.
BUPATI-WALIKOTA (dinaspend)
Kemenag Kab-Kota
Mad-Sek Negeri
Yayasan
Sek-Mad Swasta
Kamad-Kasek Guru PNS
1. Pengkaderan
Kamad-Kasek Guru PNS/nonPNS
Damai Duka
Guru Dewan Guru
Tenaga Kependidikan
Komite Mad-Sek
Siswa OSIS
harapan
harapan
Bermasyarakat-Berbangsa-BerNKRI
realitas
realitas
Implikasi standarisasi Kamad-Kasek thdp 1-2-3-4 ???
2. Pemilihan
3. Kinerja
4. Pasca-suksesi PRESIDEN
PEMIMPIN
Identifikasi :
1. Problem yang dialami oleh kamad-kasek.
2. Problem yang bersumber dari kamad-kasek.
bum pe
Prilaku Kamad-Kasek Islamiy vs tidak-Islamiy
Prilaku Kamad-Kasek Islamiy vs tidak-Islamiy
N
N
O
O Perilaku PemimpinIslamiyPerilaku PemimpinIslamiy tidak-Islamiytidak-Islamiy
01
01 AdilAdil DzalimDzalim 02
02 Bekerja-sama dengan siapapun Bekerja-sama dengan siapapun dan bersaing secara sportif
dan bersaing secara sportif
untuk mencapai tujuan LPI.
untuk mencapai tujuan LPI.
Bekerja-sama dengan kelompok
Bekerja-sama dengan kelompok
dan golongan tertentu dan
dan golongan tertentu dan
bersaing tidak secara sportif.
bersaing tidak secara sportif.
03
03 Memprioritaskan kepentingan Memprioritaskan kepentingan MLPI daripada kepentingan
MLPI daripada kepentingan
pribadi, kelompok, golongan.
pribadi, kelompok, golongan.
Memprioritaskan kepentingan
Memprioritaskan kepentingan
pribadi, kelompok, golongan
pribadi, kelompok, golongan
daripada kepentingan MLPI.
daripada kepentingan MLPI.
04
04 Memberikan hak-hak staf sesuai Memberikan hak-hak staf sesuai ketentuan peraturan ketentuan peraturan perundang-undangan yang perundang-undangan yang berlaku. berlaku.
Memberikan hak-hak staf tidak
Memberikan hak-hak staf tidak
sesuai ketentuan peraturan
sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan yang
perundang-undangan yang
berlaku.
berlaku.
05
05 Menjalin komunikasi dengan Menjalin komunikasi dengan seluruh staf dan para pihak
seluruh staf dan para pihak
terkait.
terkait.
Menjalin komunikasi dengan staf
Menjalin komunikasi dengan staf
tertentu dan pihak tertentu.
tertentu dan pihak tertentu.
06
06 … … dstdst … … dstdst
Karakteristik Kamad-Kasek
Karakteristik Kamad-Kasek
Profesional :
Profesional : Implikasi :
Implikasi :
1. Memiliki visi yang disosialisaikan
1. Memiliki visi yang disosialisaikan
2. Komitmen thdp peningkatan
2. Komitmen thdp peningkatan
mutu
mutu
3. Komunikatif
3. Komunikatif
4. Menjamin kebutuhan belajar
4. Menjamin kebutuhan belajar
siswa
siswa
5. Membangun trust
5. Membangun trust
6. Pembinaan guru dan tenaga
6. Pembinaan guru dan tenaga
kepend
kepend
7. Tanggung-jawab yang tinggi
7. Tanggung-jawab yang tinggi
8. Inovatif
8. Inovatif
9. Sturuktur organisasi yang jelas
9. Sturuktur organisasi yang jelas
10.Serius atasi penghalang
10.Serius atasi penghalang
kemajuan
kemajuan
11.Membangun tim kerja yang solid
11.Membangun tim kerja yang solid
12.Kembangkan monitoring dan
12.Kembangkan monitoring dan
evaluasi
evaluasi
1. Efektifitas
1. Efektifitas
pembelajaran-pendidikan
pendidikan
2. Kepemimpinan yang semakin
2. Kepemimpinan yang semakin
kokoh
kokoh
3. Mutu guru dan tenaga
3. Mutu guru dan tenaga
kependidikan
kependidikan
4. Warga mad-sek berbudaya mutu
4. Warga mad-sek berbudaya mutu
5. Team-work yang cerdas dan
5. Team-work yang cerdas dan
dinamis
dinamis
6. Kemandirian kamad-kasek
6. Kemandirian kamad-kasek
7. Partisipasi warga mad-sek dan
7. Partisipasi warga mad-sek dan
masyrkt masyrkt 8. Transparansi 8. Transparansi 9. Perubahan 9. Perubahan
10.Evaluasi dan perbaikan
10.Evaluasi dan perbaikan
berkelanjutan
berkelanjutan
11.Tanggap thdp kebutuhan
11.Tanggap thdp kebutuhan
12.Akuntabilitas
12.Akuntabilitas
13.Sustainabilitas
13.Sustainabilitas
Vide, E. Mulyasa, Menjadi Kepala Sekolah Profesional, 9th ed, PT Remaja Rosdakarya, Bandung, 2007, h. 86-94.
Implikasi kamad-kasek non-profesional ???
Stepen Covey : pemimpin harus memiliki 4 fungsi
Stepen Covey : pemimpin harus memiliki 4 fungsi
kepemimpinan
kepemimpinan
Vide, Muhammad Syafii Antonio, Muhammad SAW : The Super Leader Super Manager, 3rd ed,
Tazkia Multimedia & ProLM Centre, 2007, h. 20-21.
1
1 Fungsi perintis Fungsi perintis (pathfinding)
(pathfinding) Mengungkap bagaimana sang pemimpin memahami dan memenuhi kebutuhan utama para Mengungkap bagaimana sang pemimpin memahami dan memenuhi kebutuhan utama para stakehoder-nya, misi dan nilai-nilai yang
stakehoder-nya, misi dan nilai-nilai yang
dianutnya, serta yang berkaitan dengan visi dan
dianutnya, serta yang berkaitan dengan visi dan
strategi, yaitu ke mana perusahaan akan dibawa
strategi, yaitu ke mana perusahaan akan dibawa
dan bagaimana caranya agar sampai ke sana.
dan bagaimana caranya agar sampai ke sana.
2
2 Fungsi penyelaras Fungsi penyelaras (aligning)
(aligning) Berkaitan dengan bagaimana pemimpin Berkaitan dengan bagaimana pemimpin
memahami bagian-bagian sistem dalam organisasi
memahami bagian-bagian sistem dalam organisasi
perusahaan menyelaraskan keseluruhannya agar
perusahaan menyelaraskan keseluruhannya agar
mampu bekerja dan saling sinergis.
mampu bekerja dan saling sinergis.
3
3 Fungsi Fungsi
pemberdayaan
pemberdayaan
(empowering)
(empowering)
Berhubungan dengan upaya pemimpin untuk
Berhubungan dengan upaya pemimpin untuk
menumbuhkan lingkungan agar setiap orang
menumbuhkan lingkungan agar setiap orang
dalam organisasi perusahaan mampu melakukan
dalam organisasi perusahaan mampu melakukan
yang terbaik dan selalu mempunyai komitmen
yang terbaik dan selalu mempunyai komitmen
yang kuat (commited).
yang kuat (commited).
4
4 Fungsi panutan Fungsi panutan (modeling)
(modeling) Mengungkap bagaimana agar pemimpin dapat menjadi panutan bagi karyawannya. Bagaimana ia Mengungkap bagaimana agar pemimpin dapat menjadi panutan bagi karyawannya. Bagaimana ia bertanggung jawab atas tutur kata, sikap, perilaku,
bertanggung jawab atas tutur kata, sikap, perilaku,
dan keputusan-keputusan yang diambilnya.
dan keputusan-keputusan yang diambilnya.
Warren Bennis : sifat-sifat dasar kepemimpinan
Warren Bennis : sifat-sifat dasar kepemimpinan
Vide, Muhammad Syafii Antonio, Muhammad SAW : The Super Leader Super Manager, 3rd ed,
Tazkia Multimedia & ProLM Centre, 2007, h. 22.
1
1 Visioner Visioner
(Guiding Vision)
(Guiding Vision)
Anda mempunyai ide yang jelas tentang apa yang
Anda mempunyai ide yang jelas tentang apa yang
Anda inginkan –secara profesional atau pribadi- dan
Anda inginkan –secara profesional atau pribadi- dan
punya kekuatan untuk bertahan ketika mengalami
punya kekuatan untuk bertahan ketika mengalami
kemunduran atau kegagalan.
kemunduran atau kegagalan.
2
2 Berkemauan Berkemauan kuat (Passion)
kuat (Passion) Anda mencinta apa yang Anda kerjakan, Anda mempunyai kesungguhan yang luar biasa dalam Anda mencinta apa yang Anda kerjakan, Anda mempunyai kesungguhan yang luar biasa dalam menjalani hidup dengan kesungguhan dalam
menjalani hidup dengan kesungguhan dalam
bekerja, menjalani profesi dan bertindak.
bekerja, menjalani profesi dan bertindak.
3
3 Integritas Integritas (integrity)
(integrity)
Integritas anda diperoleh dari pengetahuan sendiri
Integritas anda diperoleh dari pengetahuan sendiri
dan kedewasaan. Anda tahun kekuatan dan
dan kedewasaan. Anda tahun kekuatan dan
kelemahan Anda, teguh memegang prinsip, dan
kelemahan Anda, teguh memegang prinsip, dan
belajar dari pengalaman bagaimana belajar dari dan
belajar dari pengalaman bagaimana belajar dari dan
bekerja dengan orang lain.
bekerja dengan orang lain.
4
4 Amanah (Trust)Amanah (Trust) Anda memperoleh kepercayaan dari orang lain.Anda memperoleh kepercayaan dari orang lain. 5
5 Rasa ingin tahu Rasa ingin tahu (Curiosity)
(Curiosity) Anda ingin tahu segala hal dan ingin belajar Anda ingin tahu segala hal dan ingin belajar
sebanyak mungkin.
sebanyak mungkin.
6
6 Berani Berani (Courage)
(Courage)
Anda berani mengambil risiko, bereksperimen, dan
Anda berani mengambil risiko, bereksperimen, dan
mencoba hal-hal baru.
mencoba hal-hal baru.
Megaskills of leadership (Burt Nanus)
Megaskills of leadership (Burt Nanus)
1
1 Berpandangan jauh ke Berpandangan jauh ke depan
depan Mata anda harus memandang horizon yang jauh, meskipun kaki Anda sedang melangkah ke Mata anda harus memandang horizon yang jauh, meskipun kaki Anda sedang melangkah ke arahnya.
arahnya.
2
2 Menguasai perubahanMenguasai perubahan Anda mengatur kecepatan, arah, dan irama Anda mengatur kecepatan, arah, dan irama perubahan dalam organisasi sehingga
perubahan dalam organisasi sehingga
pertumbuhan dan evolusinya seiring dengan
pertumbuhan dan evolusinya seiring dengan
perubahan dari luar
perubahan dari luar
3
3 Disain organisasiDisain organisasi Anda adalah seorang pembangun organisasi Anda adalah seorang pembangun organisasi yang mempunyai wewenang dan mampu
yang mempunyai wewenang dan mampu
mewujudkan visi yang diinginkan
mewujudkan visi yang diinginkan
4
4 Pembelajaran Pembelajaran antisipatoris
antisipatoris Anda pembelajar seumur hidup yang berkomitmen untuk mempromosikan Anda pembelajar seumur hidup yang berkomitmen untuk mempromosikan pembelajaran organisasi.
pembelajaran organisasi.
5
5 InisiatifInisiatif Anda mendemontrasikan kemampuan untuk Anda mendemontrasikan kemampuan untuk membuat berbagai hal menjadi kenyataan.
membuat berbagai hal menjadi kenyataan.
6
6 Penguasaan Penguasaan interdependensi
interdependensi Anda menginspirasi orang lain untuk saling berbagi gagasan dan kepercayaan, untuk Anda menginspirasi orang lain untuk saling berbagi gagasan dan kepercayaan, untuk berkomunikasi dengan baik dan rutin, dan
berkomunikasi dengan baik dan rutin, dan
mencari pemecahan masalah secara
mencari pemecahan masalah secara
kolaboratif.
kolaboratif.
7
7 Standar integritas yang Standar integritas yang tinggi
tinggi Anda fair, jujur, toleran, terpercaya, peduli, terbuka, loyal, dan berkomitmen terhadap Anda fair, jujur, toleran, terpercaya, peduli, terbuka, loyal, dan berkomitmen terhadap tradisi masa lalu yang terbaik.
tradisi masa lalu yang terbaik.
Vide, Muhammad Syafii Antonio, Muhammad SAW : The Super Leader Super Manager, 3rd ed,
Tazkia Multimedia & ProLM Centre, 2007, h. 24.
Sumber Problematika Kepemimpinan
Sumber Problematika Kepemimpinan
Vide, Mujamil, Manajemen Pendidikan Islam, Erlangga, n.p, n.d, h. 224.
visi
visi
misi
misi
skill
skill
insentif
insentif
daya
sumber
daya
sumber
rencara kerja
rencara kerja
PERUBA
+
PERUBA
+
HAN
HA
N
!
!
misi
misi
skill
skill
insentif
insentif
sumber
sumber
daya
daya
rencara kerja
rencara kerja
HANCUR
HANCUR
visi
visi
!
!
skill
skill
insentif
insentif
sumber
sumber
daya
daya
rencara kerja
rencara kerja
BINGUNG
BINGUNG
visi
visi
misi
misi
!
!
insentif
insentif
sumber
sumber
daya
daya
rencara kerja
rencara kerja
CEMAS
CEMAS
visi
visi
misi
misi
skill
skill
!
!
sumber
sumber
daya
daya
rencara kerja
rencara kerja
PERUBAHAN
PERUBAHAN
LAMBAT
LAMBAT
visi
visi
misi
misi
skill
skill
insentif
insentif
!
!
rencara kerja
rencara kerja
FRUSTASI
FRUSTASI
visi
visi
misi
misi
skill
skill
insentif
insentif
sumber
sumber
daya
daya
!
!
AWAL
KELIRU
AWAL
KELIRU
!!! ???
Politik Langgar Etika
Politik Langgar Etika
Salah satu masalah yang juga dihadapi dalam
Salah satu masalah yang juga dihadapi dalam
pengembangan organisasi adalah adanya unsur
pengembangan organisasi adalah adanya unsur
politik dalam organisasi, di mana dalam
politik dalam organisasi, di mana dalam
menghadapi perubahan yang terjadi
menghadapi perubahan yang terjadi
masing-masing anggota organisasi akan mengambil
masing anggota organisasi akan mengambil
tindakan sendiri-sendiri untuk menjaga posisi
tindakan sendiri-sendiri untuk menjaga posisi
mereka tetap aman, sehingga terjadi
mereka tetap aman, sehingga terjadi
perebutan
perebutan
kekuasaan, koalisi beberapa anggota
kekuasaan, koalisi beberapa anggota
.
.
Di samping itu, acap kali ada konflik antara kepala
Di samping itu, acap kali ada konflik antara kepala
madrasah dengan ketua yayasan. Konflik antar
madrasah dengan ketua yayasan. Konflik antar
pimpinan ini sangat mengganggu proses pembelajaran
pimpinan ini sangat mengganggu proses pembelajaran
atau pendidikan. Konflik semacam ini merupakan konflik
atau pendidikan. Konflik semacam ini merupakan konflik
tingkat tinggi, karena terjadi pertentangan
tingkat tinggi, karena terjadi pertentangan
antar-pimpinan, yaitu konflik antara pimpinan penyelenggara
pimpinan, yaitu konflik antara pimpinan penyelenggara
pendidikan (ketua yayasan) dengan pimpinan pelaksana
pendidikan (ketua yayasan) dengan pimpinan pelaksana
pendidikan (kepala madrasah). Di Indonesia disinyalir
pendidikan (kepala madrasah). Di Indonesia disinyalir
banyak yayasan yang mengharapkan pendapatan
banyak yayasan yang mengharapkan pendapatan
finansial dari pelaksana pendidikan, padahal pihak
finansial dari pelaksana pendidikan, padahal pihak
pelaksana pendidikan sendiri juga kesulitan untuk
pelaksana pendidikan sendiri juga kesulitan untuk
memenuhi kebutuhan madrasah. Memang kesalahan
memenuhi kebutuhan madrasah. Memang kesalahan
tidak selalu terletak pada yayasan, adakalanya yang
tidak selalu terletak pada yayasan, adakalanya yang
salah justru kepala madrasah. Bila hal terakhir ini yang
salah justru kepala madrasah. Bila hal terakhir ini yang
terjadi tentu menjadi kontraproduktif dalam upaya
terjadi tentu menjadi kontraproduktif dalam upaya
pengelolaan konflik.
pengelolaan konflik.
KEPALA MADRASAH/SEKOLAH
KEPALA MADRASAH/SEKOLAH
1.
1.
PP 19-2005 psl 38 (5) → kriteria
PP 19-2005 psl 38 (5) → kriteria
kpl.
kpl.
2.
2.
Permendiknas 13-2007 s
Permendiknas 13-2007 s
tandar
tandar
kamad/seko.
kamad/seko.
3.
3.
Syarat :
Syarat :
a. Kualifikasi umum + khusus
a. Kualifikasi umum + khusus
b. Kompetensi : kepribadian,
b. Kompetensi : kepribadian,
manajerial,
manajerial,
kewirausahaan, supervisi,
kewirausahaan, supervisi,
Kualifikasi Umum Kamad/seko :
Kualifikasi Umum Kamad/seko :
1.
1.
Lulus S-1/D-4 PT terakreditasi.
Lulus S-1/D-4 PT terakreditasi.
2.
2.
Ketika diangkat usia max 56 thn.
Ketika diangkat usia max 56 thn.
3.
3.
Pengalaman mengajar min 5 thn
Pengalaman mengajar min 5 thn
SD/MI SLP SLA, min 3 thn TK/RA.
SD/MI SLP SLA, min 3 thn TK/RA.
4.
Kualifikasi Khusus Kamad/seko :
Kualifikasi Khusus Kamad/seko :
1.
1.
Kepala TK/RA :
Kepala TK/RA :
a. Guru TK/RA.
a. Guru TK/RA.
b. Sertifikat pendidik guru TK/RA.
b. Sertifikat pendidik guru TK/RA.
c. Sertifikat kepala TK/RA institusi
c. Sertifikat kepala TK/RA institusi
resmi.
resmi.
2. Kepala SD/MI :
2. Kepala SD/MI :
a. Guru SD/MI.
a. Guru SD/MI.
b. Sertifikat pendidik guru SD/MI.
b. Sertifikat pendidik guru SD/MI.
c. Sertifikat kepala SD/MI institusi
c. Sertifikat kepala SD/MI institusi
resmi.
3. Kepala SMP/MTs :
3. Kepala SMP/MTs :
a. Guru SMP/MTs.
a. Guru SMP/MTs.
b. Sertifikat pendidik guru SMP/MTs.
b. Sertifikat pendidik guru SMP/MTs.
c. Sertifikat kepala SMP/MTs institusi
c. Sertifikat kepala SMP/MTs institusi
resmi.
resmi.
4. Kepala SMA/MA :
4. Kepala SMA/MA :
a. Guru SMA/MA.
a. Guru SMA/MA.
b. Sertifikat pendidik guru SMA/MA.
b. Sertifikat pendidik guru SMA/MA.
c. Sertifikat kepala SMA/MA institusi
c. Sertifikat kepala SMA/MA institusi
resmi.
5. Kepala SMK/MAK :
5. Kepala SMK/MAK :
a. Guru SMK/MAK.
a. Guru SMK/MAK.
b. Sertifikat pendidik guru SMK/MAK.
b. Sertifikat pendidik guru SMK/MAK.
c. Sertifikat kepala SMK/MAK.
c. Sertifikat kepala SMK/MAK.
6. Kepala SLB :
6. Kepala SLB :
a. Guru SLB (SDLB/SMPLB/SMALB).
a. Guru SLB (SDLB/SMPLB/SMALB).
b. Sertifikat pendidik guru SLB.
b. Sertifikat pendidik guru SLB.
c. Sertifikat kepala SLB institusi resmi.
c. Sertifikat kepala SLB institusi resmi.
7. Kepala Sekolah Indonesia LN :
7. Kepala Sekolah Indonesia LN :
a. Pengalaman KS min 3 thn.
a. Pengalaman KS min 3 thn.
b. Sertifikat pendidik guru.
b. Sertifikat pendidik guru.
Kompetensi Kepribadian Kamad/seko :
Kompetensi Kepribadian Kamad/seko :
1.
1.
Berakhlaq mulia.
Berakhlaq mulia.
2.
2.
Miliki integritas kepribadian sbg
Miliki integritas kepribadian sbg
pemimpin.
pemimpin.
3.
3.
Miliki keinginan kuat pengembangan
Miliki keinginan kuat pengembangan
diri sbg kamad/seko.
diri sbg kamad/seko.
4.
4.
Terbuka dlm melaksanakan tupoksi.
Terbuka dlm melaksanakan tupoksi.
5.
5.
Kendalikan diri dlm hadapi masalah
Kendalikan diri dlm hadapi masalah
sbg kamad/seko.
sbg kamad/seko.
6.
6.
Miliki bakat + minat jabatan sbg
Miliki bakat + minat jabatan sbg
pemimpin pend.
Kompetensi Manajerial Kamad/seko :
Kompetensi Manajerial Kamad/seko :
1.
1.
Susun perencanaan mad/seko multi tingkatan.
Susun perencanaan mad/seko multi tingkatan.
2.
2.
Kembangkan organisasi mad/seko sesuai
Kembangkan organisasi mad/seko sesuai
kebut.
kebut.
3.
3.
Pimpin mad/seko dlm pendayagunaan sumber
Pimpin mad/seko dlm pendayagunaan sumber
dy.
dy.
4.
4.
Kelola perubahan+pengembangan mad/seko
Kelola perubahan+pengembangan mad/seko
nuju organisasi pembelajar yg efektif.
nuju organisasi pembelajar yg efektif.
5.
5.
Ciptakan budaya+iklim mad/seko yg kondusif
Ciptakan budaya+iklim mad/seko yg kondusif
+ inovatif bagi pembelajaran yg efektif.
+ inovatif bagi pembelajaran yg efektif.
6.
6.
Kelola SDM guru+staf scr optimal.
Kelola SDM guru+staf scr optimal.
7.
7.
Kelola sarpras scr optimal.
Kelola sarpras scr optimal.
8.
8.
Kelola humas dptkan dukungan : ide, sumber
Kelola humas dptkan dukungan : ide, sumber
9. Kelola peserta didik : penerimaan,
9. Kelola peserta didik : penerimaan,
penempatan, pengembangan kapasitas.
penempatan, pengembangan kapasitas.
10.Kelola pengembangan kurikulum +
10.Kelola pengembangan kurikulum +
pembelajaran sesuai tuj pend nas.
pembelajaran sesuai tuj pend nas.
11.Kelola keuangan mad/seko sesuai prinsip :
11.Kelola keuangan mad/seko sesuai prinsip :
akuntabel, transparan, efisien.
akuntabel, transparan, efisien.
12.Kelola ketatausahaan sesuai tujuan mad/seko.
12.Kelola ketatausahaan sesuai tujuan mad/seko.
13.Kelola unit layanan khusus mad/seko utk
13.Kelola unit layanan khusus mad/seko utk
dukung pembelajaran.
dukung pembelajaran.
14.Kelola sistem informasi utk penyusunan
14.Kelola sistem informasi utk penyusunan
program + pengambilan keputusan.
program + pengambilan keputusan.
15.Manfaatkan TI utk pembelajaran+manaj
15.Manfaatkan TI utk pembelajaran+manaj
mad/seko.
mad/seko.
16.Monitoring, evaluasi, pelaporan kegiatan, renc
16.Monitoring, evaluasi, pelaporan kegiatan, renc
Kompetensi Kewirausahaan Kamad/seko :
Kompetensi Kewirausahaan Kamad/seko :
1.
1.
Ciptakan inovasi pengembangan
Ciptakan inovasi pengembangan
mad/seko.
mad/seko.
2.
2.
Kerja keras capai keberhasilan
Kerja keras capai keberhasilan
mad/seko sbg organisasi pembelajar
mad/seko sbg organisasi pembelajar
yg efektif.
yg efektif.
3.
3.
Miliki motivasi sukses jalani tupoksi
Miliki motivasi sukses jalani tupoksi
kamad/seko.
kamad/seko.
4.
4.
Pantang menyerah cari solusi hadapi
Pantang menyerah cari solusi hadapi
masalah.
masalah.
5.
5.
Miliki naluri kewirausahaan bidang
Miliki naluri kewirausahaan bidang
jasa pend.
Kompetensi Supervisi Kamad/seko :
Kompetensi Supervisi Kamad/seko :
1.
1.
Rencanakan program supervisi
Rencanakan program supervisi
akademik utk tingkatkan
akademik utk tingkatkan
profesionalisme guru.
profesionalisme guru.
2.
2.
Aktualisasi supervisi akademik pd
Aktualisasi supervisi akademik pd
guru dg pendekatan+teknik yg
guru dg pendekatan+teknik yg
tepat.
tepat.
3.
Kompetensi Sosial Kamad/seko :
Kompetensi Sosial Kamad/seko :
1.
1.
Kerja sama dg stakeholders utk
Kerja sama dg stakeholders utk
dinamika mad/seko.
dinamika mad/seko.
2.
2.
Partifipasi pd kegiatan masyarakat.
Partifipasi pd kegiatan masyarakat.
3.
Seharusnya :
Seharusnya :
1.Pengangkatan kamad/kaseko
1.Pengangkatan kamad/kaseko
sesuai ketentuan.
sesuai ketentuan.
2.Kamad/kaseko
2.Kamad/kaseko
memahami+menjalani tupoksi
memahami+menjalani tupoksi
(peran) dg baik.
(peran) dg baik.
-peran : aspek dinamis yg
-peran : aspek dinamis yg
melekat pd posisi+status
melekat pd posisi+status
seseorang.
seseorang.
Realitas :
Realitas :
1.Ada pengangkatan
1.Ada pengangkatan
kamad/kaseko tdk ikuti
kamad/kaseko tdk ikuti
ketentuan peraturan, ttp
ketentuan peraturan, ttp
cenderung politis.
cenderung politis.
2.Ada kamad/kaseko tdk paham
2.Ada kamad/kaseko tdk paham
Tupoksi (Peran) Kamad/Kaseko :
Tupoksi (Peran) Kamad/Kaseko :
1.
1.
Leader
Leader
2.
2.
Managerial
Managerial
3.
3.
Akademical
Akademical
Permendiknas 13-2007 s-kamad/sekoPermendiknas 13-2007 s-kamad/sekoSasaran utama :
-
Kelembagaan
-
Sumber daya manusia
Citra Organisasi di Era Reformasi :
Citra Organisasi di Era Reformasi :
1.
1.
Bersih dlm layanan.
Bersih dlm layanan.
2.
2.
Transparan.
Transparan.
3.
3.
Profesional.
Profesional.
4.
4.
Akontabel.
Akontabel.
5.
5.
Standard Operating Procedure
Standard Operating Procedure
(SOP).
(SOP).
6.
Bersih dlm layanan : pelayanan kpd
Bersih dlm layanan : pelayanan kpd
user tdk dikenai biaya pungutan liar
user tdk dikenai biaya pungutan liar
tanpa kwitansi sah, petugas dilarang
tanpa kwitansi sah, petugas dilarang
menerima imbalan uang/barang sbg
menerima imbalan uang/barang sbg
tanda terima kasih agar tercipta
tanda terima kasih agar tercipta
hubungan kerja sama kemitraan yg
hubungan kerja sama kemitraan yg
saling menghormati+menghargai.
saling menghormati+menghargai.
Transparan : ketersediaan
Transparan : ketersediaan
data+informasi yg dpt diakses setiap
data+informasi yg dpt diakses setiap
saat dibutuhkan.
Profesional : layanan didasarkan
Profesional : layanan didasarkan
ketentuan perundang-undangan yg
ketentuan perundang-undangan yg
berlaku + SOP; setiap petugas
berlaku + SOP; setiap petugas
bekerja sesuai kapasitas, kompetensi,
bekerja sesuai kapasitas, kompetensi,
kewenangan.
kewenangan.
Akontabel : layanan dpt
Akontabel : layanan dpt
dipertanggung-jawabkan, tdk terjadi
dipertanggung-jawabkan, tdk terjadi
saling lempar tanggung jawab dlm
saling lempar tanggung jawab dlm
menyelesaikan masalah.
SOP : pedoman tertulis mengenai
SOP : pedoman tertulis mengenai
tata cara layanan penyelesaian tugas
tata cara layanan penyelesaian tugas
rutin kpd user.
rutin kpd user.
Budaya kerja : disiplin
Budaya kerja : disiplin
waktu+prosedur, etos kerja tinggi,
waktu+prosedur, etos kerja tinggi,
tdk ada kesempatan tanpa bekerja,
tdk ada kesempatan tanpa bekerja,
ramah kpd user.
Model Kepemimpinan KHD :
Model Kepemimpinan KHD :
-
Ing ngarso sung tulodo,
Ing ngarso sung tulodo,
-
Ing madyo mangun karso,
Ing madyo mangun karso,
-
Tut wuri handayani.
Tut wuri handayani.
Realitas bisa :
-
Ing ngarso ngusungi bondo,
-
Ing madyo mangun kisruh,
Model Kepemimpinan :
Model Kepemimpinan :
-
Otoriter
Otoriter
-
Laisez fair
Laisez fair
-
Demokratis
Demokratis
-
Kharismatis
Kharismatis
-
Visioner
Visioner
-
Transformatif
Transformatif
Kemendiknas :
Kemendiknas :
1.
1.
Dirjen Peningkatan Mutu
Dirjen Peningkatan Mutu
Pendidik dan Tenaga
Pendidik dan Tenaga
Kependidikan (PMPTK).
Kependidikan (PMPTK).
2.
2.
Pendidik, pengawas satuan
Pendidik, pengawas satuan
pend, kepala mad/seko, tenaga
pend, kepala mad/seko, tenaga
admin, tenaga lab/teknisi,
admin, tenaga lab/teknisi,
Sumber Problem Kamad/seko :
Sumber Problem Kamad/seko :
1. Diri Kamad/seko + Keluarganya,
1. Diri Kamad/seko + Keluarganya,
2. Regulasi Kebijakan + Birokrasi +
2. Regulasi Kebijakan + Birokrasi +
Administrasi,
Administrasi,
3. Guru dan Karyawan,
3. Guru dan Karyawan,
4. Penilik Sekolah/Madrasah,
4. Penilik Sekolah/Madrasah,
5. Orang-tua Pelajar,
5. Orang-tua Pelajar,
6. Pelajar,
6. Pelajar,
7. Komite mad/sek,
7. Komite mad/sek,
8. Dewan pendidik,
8. Dewan pendidik,
9. Masyarakat Lokal + Global.
SILAKAN DIPERTEGAS
SILAKAN DIPERTEGAS
01. das Sollen :
01. das Sollen :
02. das Sein :
02. das Sein :
03. Fenomena :
03. Fenomena :
04. Jenis problem :
04. Jenis problem :
05. Kerugian dari problem :
05. Kerugian dari problem :
06. Skala problem :
06. Skala problem :
07. Kategori problem :
07. Kategori problem :
08. Penyebab dari problem :
08. Penyebab dari problem :
09. Alternatif solusi
09. Alternatif solusi dalam era otoda
dalam era otoda:
:
10. Strategi penerapan setiap alternatif solusi :
10. Strategi penerapan setiap alternatif solusi :