• Tidak ada hasil yang ditemukan

SILABUS MATA PELAJARAN KOMPETENSI KEJURU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SILABUS MATA PELAJARAN KOMPETENSI KEJURU"

Copied!
78
0
0

Teks penuh

(1)

SILABUS

MATA PELAJARAN KOMPETENSI KEJURUAN

(TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH

(2)

MATA PELAJARAN : Pengetahuan Dasar Listrik dan Elektronika KELAS/SEMESTER : X / 1 dan 2

STANDAR KOMPETENSI : Memahami Dasar-dasar Elektronika

KODE KOMPETENSI : 011.KK. 1 ALOKASI WAKTU : 112 x 45 menit

KOMPETENSI

DASAR INDIKATOR PEMBELAJARANMATERI PEMBELAJARANKEGIATAN PENILAIAN

ALOKASI WAKTU SUMBER

BELAJAR KARAKTER

TM PS PI

1.1. Memahami Konsep Dasar Elektronika

 Dijelaskan tentang

komponen pasip untuk teknik elektronika

Diidentifikasi jenis, bahan, serta fungsi macam-macam resistor.

 Nilai resistor ditentukan dengan menggunakan kode warna, dan hasil pengukuran

Diidentifikasi jenis-jenis, bahan, serta fungsi macam-macam kapasitor.

Ruang lingkup komponen pasip teknik elektronika

Macam-macam resistor dan bahan penyusun resistor

Menentukan nilai resistor dengan kode warna, Menetuka nilai resistor dengan pengukuran AVO

Identifikasi macam-macam kapasitor, fungsi kapasistor dalam

ketenagalistrikan.

 Membahas ruang lingkup komponen pasip di teknik elektronika

 Membahas jenis-jenis resistor, bahan dasar resistor, dan fungsi macam-macam resistor

 Menentukan nilai resistor dengan kode warna, dan pengukuran resistor menggunakan Ohm meter

 Menjelaskan sifat,fungsi dan fungsi kapasistor pada teknologi elektronika,serta kaitannya dengan muatan listrik

 Tes Tulis

 Kuis

 Penugasan

 Penyelesaian kasus

8 8  Modul teknik

listrik

 Internet

 Data book komponen digital dan komponen elektonika

 Teknik

Elektronika Dasar

(3)

TM PS PI

 Didentifikasi pengubahan nilai, muatan kapasitor diidentifikasi

 Jenis-jenis induktor diidentifi kasi dan

dijelaskan macam-macam bahan inti, serta bagai mana ukuran diameter kum paran dan kawatnya mem pengaruhi nilai induktansinya

 Identifikasi jenis dan macam transformator yang digunakan sebagai penaik dan penurun tegangan

 Diidentifikasinya komponen elektronika aktif/ gejala phisik dalam semikonduktor

 Menentukan pengubahan nilai muatan listrik

Identifikasi dan prosedur kerja suatu induktor, dan macam-macam bahan pendukung kerja suatu kumparan, serta kaitannya dengan nilai induktansinya

 Jenis-jenis transformer umum diidentifikasi dan disebutkan fungsinya, ba gaimana metode step up/ down dan dijelaskan ke napa diperlukan laminasi.

Beberapa jenis transistor diidentifikasi berdasarkan jenis dan kegunaannya, seperti unijunction, FET, dan MOSFET,

 Menjelaskan sifat-sifat dan cara kerja induktor, dan macam-macam bahan pendukung kumparan, serta kaitannya dengan nilai induktansinya

 Menjelaskan sifat-sifat Bahan yang digunakan untuk membuat induktor, Karakteristik induktor, Penentuan nilai induktansi

 Menjelaskan sifat-sifat jenis dan macam

transformator yang digunakan sebagai penaik dan penurun tegangan

 Melaksanakan identifikasi yang berkaitan dengan Transformator penaik tegangan, Transformator penurun tegangan, Kegunaan

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

(4)

TM PS PI

dijelaskan beta dan alfa dan tegangan bias DC

transformator dibidang elektronika

 Menjelaskan sifat-sifat jenis dan macam transistor beserta tegangan bias transistor

 Menjelaskan sifat-sifat jenis-jenis transistor, Karakteristik transistor, Pembiasan transistor

1.2.

Memahami simbol komponen elektronika

 Simbol-simbol komponen elektronika di identifikasi

Simbol-simbol komponen pasif dan aktif elektronika

 Mengidentifikasi komponen pasif dan aktif

 Memahami simbol-simbol komponen pasif dan aktif

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

8  Modul teknik

listrik

 Internet

 Data book komponen digital dan komponene elektonika

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras.

1.3. Memahami sifat-sifat komponen elektronika

 Diidentifikasinya komponen elektronika pasif

 Jenis-jenis kapasitor diiden tifikasi ,dijelaskan fungsi utama nya dan bagaimana metode

mengubah-ubah nilai kapasi tansi,serta

Menentukan nilai resistor dan bahan penyusunnya resistor

Identifikasi fungsi, peran kapasistor dalam teknologi elektronika dan kaitannya dengan muatan listrik

 Menentukan niklai resistor dengan kode warna, perhitung an, dan pengukuran

 Bahan pe nyusun resistor dijelaskan

 Menjelaskan sifat,fungsi dan fungsi kapasistor pada teknologi elektronika,serta kaitannya dengan muatan listrik

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

16 24  Prinsip-Prinsip Elektronika, Malvino

 Modul belajar Konsep dasar rangkaian listrik

 Presentasi Konsep dasar Rangkaian listrik

 Trainer Analog Rangkaian Dasar Listrik

Komponen Dasar

(5)

TM PS PI

diterangkan tentang istilah muatan dan coulomb

 Jenis-jenis induktor diidentifi kasi dan

dijelaskan macam-macam bahan inti

 Identifikasi jenis dan macam transformator yang digunakan sebagai penaik dan penurun tegangan

 Diidentifikasinya komponen elektronika aktif

Identifikasi dan prosedur kerja suatu induktor, dan macam-macam bahan pendukung kerja suatu kumparan, serta kaitannya dengan nilai induktansinya

 Jenis-jenis transformer umum diidentifikasi dan disebutkan fungsinya, ba gaimana metode step up/ down dan dijelaskan k napa diperlukan laminasi.

 Identifikasi komponen

 Menjelaskan sifat-sifat dan prosedur kerja suatu induktor, dan macam-macam bahan pendukung kerja suatu kumparan, serta kaitannya dengan nilai induktansinya

 Menjelaskan sifat-sifat : Bahan yang digunakan untuk membuat induktor, Karakteristik induktor, Penentuan nilai induktansi

 Menjelaskan sifat-sifat jenis dan macam

transformator yang digunakan sebagai penaik dan penurun tegangan

 Melaksanakan identifikasi yang berkaitan dengan : transformator penaik tegangan

(6)

TM PS PI

 Dijelaskan sifat-sifat komponen elektronika aktif

 Beberapa jenis transistor diidentifikasi berdasarkan jenis dan

kegunaannya, seperti

unijunction, FET, dan MOSFET, dijelaskan beta dan

elektronika aktif

Sifat –sifat komponen elektronika pasif

 Jenis dan

tegangan bias pada transistor

mengidentifikasi komponen elektronika aktif

 Menjelaskan tentang sifat-sifat dari komponen elektronika pasif

 Menjelaskan sifat-sifat jenis dan macam transistor beserta tegangan bias transistor

 Menjelaskan sifat-sifat Jenis-jenis transistor, Karakteristik transistor, dan Pembiasan transistor

1.4

Menggambar karakteristik komponen elektronika

 Menggambarkan karakteristik diode,zener diode dan transistor melalui pengujian

 Menggambarkan karakteristik Diac, Triac, SCR, (Thyristor), FET, MosFET, IGBT melalui pengujian

 Menggambarkan karakteristik LED, Sevensegmen,

Uji coba komponen Diode,diode zener,dan transistor

Uji coba Komponen : Diac,Triac, SCR, (Thyristor), FET,MosFET, IGBT

Uji coba komponen elektronika berbasis optik : LED, Seven segment, LDR,

 Menguji coba diode,diode zener, transistor dan kegunaannya dalam rangkaian elektronika

Menguji coba dan menggambarkan karakteristik komponen diac, triac,scr (thyristor), FET, MosFET, IGBT

Menguji coba komponen

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

8

8

48 16 Prinsip-Prinsip Elektronika, Malvino

 Modul belajar Konsep dasar rangkaian listrik

 Presentasi Konsep dasar Rangkaian listrik

 Trainer Analog Rangkaian Dasar Listrik

 Komponen Dasar

 Modul teknik listrik

(7)

TM PS PI

LDR,

Phototransistor, melalui pengujian

Phototransistor elektronika berbasis optik dan

karakteristiknya : (LED,LCD,Transistor photo)

 Internet

 Data book komponen digital dan komponene elektonika

NAMA SEKOLAH : SMK NEGERI 1 SINGOSARI MATA PELAJARAN : Pengukuran Teknik Listrik KELAS/SEMESTER : X / 1 dan 2

STANDAR KOMPETENSI : Menerapkan Pengukuran Komponen Elektronika

(8)

KOMPETENSI

DASAR INDIKATOR PEMBELAJARANMATERI PEMBELAJARANKEGIATAN PENILAIAN

ALOKASI WAKTU SUMBER

BELAJAR KARAKTER

TM PS PI

2.1 Memahami Peralatan Ukur Komponen Elektronika

Dijelaskan tentang berbagai jenis peralatan ukur komponen elektronika

 Dijelaskan tentang cara penggunaan dan cara kerja alat ukur dan spesifikasi alat ukur

Alat Ukur Komponen Elektronika

Spesifikasi alat ukur

 Menjelaskan tentang berbagai jenis peralatan ukur komponen

elektronika seperti farad meter, osciloscope, LC meter, dan RLC meter

 Menjelaskan tentang spesifikasi dari alat ukur

 Menjelaskan tentang cara kerja dari alat ukur komponen elektronika

 Menjelaskan tentang cara pemasangan alat ukur dengan beban atau peralatan yang akan diukur

 Tes Tulis

 Pengamatan

 Penugasan

8  Buku Manual komponen digital dan komponen elektonika

 Teknik

Elektronika Dasar

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras.

2.2 Malakukan Pengukuran Komponen R

 Dijelaskan tentang berbagai jenis beban yang termasuk beban resistif dan aplikasi penggunaan dalam lingkungan sekitar

Jenis-jenis beban resistif

 Menjelaskan tentang berbagai jenis beban yang termasuk beban resistif

 Menjelaskan aplikasi

penggunaan beban resistif dalam kehidupan

sehari- Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

8 32  Buku Manual komponen digital dan komponen

(9)

TM PS PI

 Dipahami tentang berbagai macam variasi rangkaian dari komponen R dan fungsi dari rangkaian

Pengukuran Komponen Resistor

hari

 Menjelaskan keunggulan beban resistif

dibandingkan dengan beban yang lain

 Memahami bebagai variasi rangkaian resistor

 Membuat rangkaian resistor dan mengukur besar arus, tegangan dan daya pada setiap variasi rangkaian

 Menganalisis hasil pengukuran arus dan tegangan pada variasi rangkaian resistor

 Memahami fungsi dari masing-masing rangkaian resistor

elektonika

2.3 Melakukan Pengukuran Komponen C

 Dijelaskan tentang berbagai jenis beban yang termasuk beban resistif dan aplikasi penggunaan dalam lingkungan sekitar

 Dipahami tentang

Jenis-jenis beban kapasitif

Pengukuran

 Menjelaskan tentang berbagai jenis beban yang termasuk beban kapasitif

 Menjelaskan sifat dari beban kapasitif

 Menjelaskan aplikasi dari beban kapasitif

 Memahami bebagai

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

8 32  Buku Manual

 Panel listrik

 Modul teknik listrik

 Internet

 SOP

 Job Sheet

 Data book komponen digital dan komponen elektonika

(10)

TM PS PI

berbagai macam variasi rangkaian dari komponen C dan fungsi dari rangkaian

Komponen kapasitor

variasi rangkaian kapasitor

 Membuat rangkaian kapasitor dan mengukur besar arus, tegangan dan daya pada setiap variasi rangkaian

 Menganalisis hasil pengukuran arus dan tegangan pada variasi rangkaian kapasitor

 Memahami fungsi dari masing-masing rangkaian kapasitor

2.4

Melakukan Pengukuran Komponen L

 Dijelaskan tentang berbagai jenis beban yang termasuk beban induktif dan aplikasi penggunaan dalam lingkungan sekitar

 Dipahami tentang berbagai macam variasi rangkaian dari komponen L dan fungsi dari rangkaian

Jenis-jenis beban induktif

Pengukuran Komponen induktif

 Menjelaskan tentang berbagai jenis beban yang termasuk beban induktif

 Menjelaskan sifat dari beban induktif

 Menjelaskan aplikasi dari beban induktif

 Memahami bebagai variasi rangkaian induktor

 Membuat rangkaian induktor dan mengukur besar arus dan tegangan pada setiap variasi rangkaian

 Menganalisis hasil

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

8 32  Buku Manual

 Panel listrik

 Modul teknik listrik

 Internet

 SOP

 Job Sheet

 Data book komponen digital dan komponen elektonika

(11)

TM PS PI

pengukuran arus, tegangan dan daya pada variasi rangkaian induktor

 Memahami fungsi dari masing-masing rangkaian induktor

2.5 Memahami Hasil Pengukuran

 Dijelaskan tentang tujuan analisis dari hasil pengukuran

 Dipahami tentang metode analisis hasil pengukuran

Analisis Hasil Pengukuran

 Menjelaskan tentang tujuan analisis dari hasil pengukuran

 Memahami d analisis dan dapat menganalisis hasil pengukuran

 Memahami tentang metode analisis hasil pengukuran yang telah dilaksanakan

 Dapat membuat kesimpulan tentang hasil pengukuran yang dibandingkan dengan hasil analisis

 Tes tertulis

 Laporan

24  Buku Manual

Modul teknik listrik

Internet

Job Sheet

Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras.

NAMA SEKOLAH : SMK NEGERI 1 SINGOSARI

MATA PELAJARAN : Perawatan dan Perbaikan Alat Rumah Tangga Listrik KELAS/SEMESTER : XI / 3 dan 4

STANDAR KOMPETENSI : Merawat Peralatan Rumah Tangga Listrik

(12)

KOMPETENSI

DASAR INDIKATOR PEMBELAJARANMATERI PEMBELAJARANKEGIATAN PENILAIAN

ALOKASI WAKTU SUMBER

BELAJAR KARAKTER

TM PS PI

3.1 Memahami jenis peralatan rumah tangga listrik yang menggunakan alat pemanas

Disebutkan macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas

 Dipahami fungsi dan kegunaan macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas

 Diidentifikasi macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas

 Dipahami prosedur pengoperasian macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas dengan benar.

Macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas (Setrika, Kompor listrik, Oven Listrik, water heater, Rice Cooker, Dispenser)

Identifikasi Peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas

 Menyebutkan macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas

 Mengetahui dan memahami fungsi dan kegunaan macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas

 Mengidentifikasikan macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas ( aktif ).

 Memahami prosedur pengoperasian macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas dengan benar.

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

8 Buku Manual

Modul Alat-alat rumah tangga

Job Sheet

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(13)

TM PS PI

3.2 Memahami prosedur perawatan peralatan rumah tangga listrik menggunakan pemanas

 Dipahami prosedur perawatan rutin sesuai dengan yang ditetapkan

 Dijelaskan tentang prosedur pemeriksaan/pen gecekan sesuai ketentuan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan secara

berkesinambung an

pekerjaan dasar perawatan peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas

 Memahami prosedur perawatan rutin sesuai yang ditetapkan

 Memahami dan mengikuti prosedur perawatan rutin

 Memahami prosedur pemeriksaan pekerjaan secara berkesinambungan

 Memahami kebijakan dan prosedur K3

 Memahami rangkaian dengan benar.

 Menjelaskan tentang prosedur pemeriksa-an/pengecekan sesuai ketentuan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan secara

berkesinambungan

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

8 Buku Manual

Modul Alat-alat rumah tangga

Job Sheet

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

bertanggung jawab.

3.3 Memahami jenis peralatan rumah tangga listrik yang menggunakan motor

 Dijelaskan da disebutkan tentang Penyediaan macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan

Macam-macam peralatan rumah tangga yang motor listrik 1 fasa (mixer, blender, kipas angin, pompa air)

 Menjelaskan dan menyebutkan macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa

 Mengetahui fungsi

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

8 Buku Manual

Modul Alat-alat rumah tangga

Job Sheet

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(14)

TM PS PI

Motor listrik 1 Fasa

 Dijelaskan tentang prosedur Pengamatan macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa

dan kegunaan macam-macam peralatan rumah yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa

 Menjelaskan tentang prosedur pengamatan macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan motor listrik 1 fasa

 Mengidentifikasikan macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa

 Memahami prosedur pengoperasian macam-macam peralatan rumah yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa sesuai dengan prosedur yang benar

jawab.

3.4 Memahami prosedur perawatan peralatan rumah tangga listrik menggunakan motor

 Dijelaskan macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa

Macam-macam peralatan rumah tangga yang motor listrik 1 fasa (mixer, blender, kipas angin, pompa air)

 Menyebutkan macam-macam peralatan rumah yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

8 32 Buku Manual

Modul Alat-alat rumah tangga

Job Sheet

(15)

TM PS PI

 Dipahami fungsi dan kegunaan macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan motor listrik 1 fasa

 Dijelaskan tentang identifikasi macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan motor listrik 1 fasa

 Dipahami prosedur pengoperasian macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan motor listrik 1 fasa dengan benar

Identifikasi Peralatan rumah tangga yang menggunakan motor listrik 1 fasa

 Mengetahui dan memahami fungsi dan kegunaan macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa

 Menjelaskan tentang identifikasi macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan motor listrik 1 fasa

 Memahami prosedur pengoperasian Macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan motor listrik 1 fasa dengan benar

3.5 Merawat peralatan rumah tangga listrik yang menggunakan alat pemanas dan motor

 Dipahami dan diikuti Kebijakan dan prosedur K3

pekerjaan dasar perawatan peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas dan motor (mesin cuci pakaian, hair dryer, mesin

 Memahami dan mengikuti kebijakan prosedur K3

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

8 16 Buku Manual

Modul Alat-alat rumah tangga

Job Sheet

(16)

TM PS PI

 Dipahami tentang prosedur pemeriksaan rangkaian dengan benar dan pada kondisi harus terisolasi jika diperlukan sesuai prosedur uji yang berlaku

 Dipahami tentang prosedur perawatan rutin Peralatan rumah tangga listrik yang

menggunakan alat pemanas dan motor

 Dijelaskan tentang prosedur pemeriksaan/pen gecekan sesuai ketentuan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan secara

berkesinambung an

pengering, mesin cuci piring, alat pemasak, dll)

 Dipahami tentang prosedur

pemeriksaan rangkaian dengan benar dan pada kondisi harus terisolasi jika diperlukan sesuai prosedur uji yang

 Memahami tentang prosedur perawatan rutin peralatan rumah tangga listrik yang menggunakan alat pemanas dan motor

 Menjelaskan tentang prosedur pemeriksaan/penge cekan sesuai ketentuan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan secara

berkesinambungan

3.6 Memahami data sheet komponen

 Dijelaskan tentang

Data sheet komponen

 Menjelaskan tentang pentingnya

(17)

TM PS PI

peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas dan motor

pentingnya penggunaan data sheet untuk meyakinkan bahwa pelaksanaan pekerjaan perawatan peralatan telah memenuhi standar yang ditetapkan

 Dijelaskan tentang prosedur pembuatan laporan penyelesaian pekerjaan

peralatan rumah tangga

Prosedur Pembuatan Laporan

penggunaan data sheet untuk meyakinkan bahwa pelaksanaan pekerjaan perawatan telah memenuhi standar yang ditetapkan

 Menjelaskan dan mengikuti prosedur pembuatan laporan dan memahami cara membuat laporan dan mekanisme pelaporannya.

 Melakukan pemeriksaan akhir pelaksanaan pekerjaan .

 Membuat laporan penyelesaian pekerjaan.

NAMA SEKOLAH : SMK NEGERI 1 SINGOSARI

MATA PELAJARAN : Perawatan dan Perbaikan Alat Rumah Tangga Listrik KELAS/SEMESTER : XI / 3 dan 4

STANDAR KOMPETENSI : Memperbaiki Peralatan Rumah Tangga Listrik

(18)

TM PS PI

4.1. Memahami cara perbaikan peralatan rumah tangga listrik

 Dipahami tentang prinsip kerja macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas

 Diidentifikasi rangkaian instalasi dan mekanik berbagai macam peralatan rumah tangga yang

menggunakan alat pemanas sesuai dengan spesifikasi masing –masing peralatan

Prinsip kerja peralatan rumah tangga yang menggunakan pemanas (Setrika, Kompor listrik, Oven Listrik, water heater, Rice Cooker, Dispenser)

Spesifikasi dan identifikasi peralatan rumah tanggayang menggunakan pemanas (Setrika, Kompor listrik, Oven Listrik, water heater, Rice Cooker, Dispenser)

 Memahami prinsip kerja macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas

 Memahami dan menyebutkan bagian-bagian dari peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas

 Mengidentifikasikan rangkaian mekanik dan kelistrikan peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas

 Mengetahui fungsi dan kegunaan setiap bagian dari peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

8 Buku Manual

Modul Alat-alat rumah tangga

Job Sheet

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

bertanggung jawab.

4.2. Memperbaiki peralatan rumah tangga listrik yang menggunakan alat pemanas dan motor

 Dipahami prosedur perbaikan pada peralatan rumah tangga yang menggunakan

Prosedur perbaikan peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas dan motor

 Memahami prosedur perbaikan pada peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas dan motor

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

4 32 Buku Manual

Modul Alat-alat rumah tangga

Job Sheet

(19)

TM PS PI

alat pemanas dan motor

 Dipahami prosedur pemeriksaan/pen gecekan terhadap kemungkinan terjadinya kerusakan pada peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas dan motor

Prosedur

pemeriksaan/penge cekan terhadap kerusakan yang terjadi pada peralatan rumah tangga yang menggunakan alat pemanas dan motor

 Memahami dan mengikuti prosedur uji yang berlaku.

 Memahami dan mengikuti prosedur pembongkaran dan perbaikan/penggant ian jika terjadi kerusakan

 Memahami dan melakukan pemeriksaan pekerjaan selesai proses perbaikan.

 Memahami kebijakan dan prosedur K3.

bertanggung jawab.

4.3. Memeriksa hasil perbaikan menggunakan alat ukur multimeter

 Dipahami rangkaian mekanik pada macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa

 Dipahami rangkaian kelistrikan pada macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan Motor listrik 1

Rangkaian mekanik pada macam-macam peralatan rumah yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa (Mixer, Blender, Kipas Angin, pompa air) Rangkaian kelistrikan pada macam-macam peralatan rumah yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa (Mixer, Blender, Kipas Angin, pompa air)

 Memahami rangkaian mekanik pada macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa

 Memahami rangkaian kelistrikan pada macam-macam peralatan rumah tangga yang menggunakan motor listrik 1 fasa

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

4 16 Buku Manual

Modul Alat-alat rumah tangga

Job Sheet

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(20)

TM PS PI

Fasa

 Dipahami dan disebutkan tiap bagian pada macam-macam peralatan rumah yang

menggunakan Motor listrik 1 Fasa

 Dipahami prinsip dasar perbaikan pada macam-macam peralatan rumah yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa sesuai dengan prosedur yang benar

 Menyebutkan tiap bagian pada macam-macam peralatan rumah yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa

 Mengidentifikasikan dan menyebutkan fungsi tiap bagian pokok pada macam-macam peralatan rumah yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa

 Memahami prinsip dasar perbaikan pada macam-macam peralatan rumah yang menggunakan Motor listrik 1 Fasa sesuai dengan prosedur yang benar

4.4. Melakukan uji fungsi hasil perbaikan

 Dijelaskan prosedur pemeriksaan yang benar tentang rangkaian yang kondisinya harus terisolasi

 Dijelaskan bahwa

Pekerjaan dasar perbaikan peralatan rumah tangga yang menggunakan motor listrik

 Menjelaskan prosedur

pemeriksaan yang benar tentang rangkaian yang kondisinya harus terisolasi

 Menjelaskan bahwa

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

4 16 Buku Manual

Modul Alat-alat rumah tangga

Job Sheet

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(21)

TM PS PI

peralatan diperbaiki sesuai dengan prosedur yang ditetapkan

 Dijelaskan tentang prosedur pemeriksaan/pen gecekan sesuai ketentuan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan secara

berkesinambung an

peralatan diperbaiki sesuai dengan prosedur yang ditetapkan

 Memahami dan mengikuti prosedur uji yang berlaku

 Menjelaskan tentang prosedur pemeriksaan/penge cekan sesuai ketentuan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan secara

berkesinambunga

 Memahami pemeriksaan/penge cekan /pengujian terhadap pekerjaan yang dilaksanakan secara

berkesinambungan

NAMA SEKOLAH : SMK NEGERI 1 SINGOSARI

MATA PELAJARAN : Perencanaan dan Pemasangan Instalasi Bangunan KELAS/SEMESTER : XI / 3 dan 4

STANDAR KOMPETENSI : Memasang Instalasi Penerangan Listrik Bangunan Sederhana

(22)

TM PS PI

5.1 Memahami instalasi

penerangan 1 fasa

 Diidentifikasi dan dijelaskan tentang denah, skala, letak titik beban sesuai standar gambar teknik

 Diidentifikasi bahan dan alat pengaman instalasi penerangan 1 fase

 Disebutkan pasal pada PUIL 2000 perihal jumlah kelompok, ukuran pengaman lebur/ MCB, ukuran pipa dan kabel, dan letak pemasangan.

Skala dan denah

Komponen instalasi penerangan yang meliputi : (1) bahan penghantar, (2) bahan isolasi penghantar, (3) sakelar, (4) pipa pelindung, (5) kotak sambung, (6) fitting, (7) saklar, (8) stop kontak, dan (9) sekering.

PUIL 2000.

 Menjelaskan dan mengidentifikasi tentang denah, skala, letak titik beban sesuai standar gambar teknik

 Menjelaskan tentang komponen instalasi

penerangan 1 fase

 Menjelaskan macam-macam bahan dan alat pengaman instalasi penerangan 1 fase

 Mengidentifikasi bahan dan alat pengaman instalasi penerangan 1 fase

 Menjelaskan instalasi

penerangan sesuai dengan pasal dalam PUIL 2000

 Menghitung kebutuhan bahan, komponen dan alat pengaman nstalasi penerangan 1 fase

sesuai PUIL 2000 terkait instalasi penerangan 1fase

 Menjelaskan dan menyebutkan pasal pada PUIL 2000

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

4 Buku Manual

Modul

Instalasipenerang an listrik

bangunan

Job Sheet

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(23)

TM PS PI

perihal jumlah kelompok, ukuran pengaman lebur/ MCB, ukuran pipa dan kabel, dan letak pemasangan.

 Mengevalusi mutu pekerjaan

5.2 Menggambar rencana instalasi penerangan

 Dijelaskan dan dipahami tentang penggunaan simbol dan tata cara

menggambar dalam instalasi penerangan 1 fase.

 Dipahami prosedur

membuat gambar denah rumah tinggal sesuai standar gambar teknik

Gambar diagram tunggal rencana instalasi

penerangan 1 fase satu kelompok rumah tinggal type 45

 Menjelaskan dan memahami tentang penggunaan simbol dan tata cara menggambar dalam instalasi

penerangan 1 fase.

 Mengidentifikasi peralatan gambar teknik listrik yang diperlukan

 Mengidentifikasi bahan gambar meliputi ukuran kertas gambar sesuai skala

 Memahami prosedur menggambar diagram satu kawat, diagram kawat banyak, gambar instalasi penerangan satu kelompok 1 fase sesuai standar gambar teknik listrik.

 Tes tertulis

 Tes praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

4 16 Buku Manual

Modul

Instalasipenerang an listrik

bangunan

Job Sheet

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(24)

TM PS PI

 Dipahami tentang pembuatan gambar diagram tunggal instalasi penerangan 1 fase sesuai standar gambar teknik

 Memahami prosedur perencanaan gambar instalasi penerangan satu fasa satu kelompok sesuai standar gambar teknik listrik

 Memahami dan dapat membuat gambar instalasi penerangan satu fasa satu kelompok sesuai instruksi guru meliputi penempatan bahan, komponen dan alat pengaman pada bidang gambar berdasarkan standar gambar teknik listrik.

5.3 Memasang instalasi

penerangan di luar permukaan

 Dijelaskan tentang prosedur dalam

menyiapkan kebutuhan alat, bahan dan peralatan K3 yang sesuai dengan spesifikasi ukuran, fungsi dan standar di lapangan.

Lembar kerja Instalasi

penerangan 1 fase satu kelompok rumah tinggal dengan pipa instalasi, kabel NYM di luar permukaan tembok/kayu

 Menjelaskan prosedur pemasangan instalasi

penerangan di luar permukaan.

 Menjelaskan tentang prosedur dalam menyiapkan kebutuhan alat, bahan dan peralatan K3 yang sesuai dengan spesifikasi ukuran,

 Tes tertulis

 Tes Praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

2 32 16 Buku Manual

Modul

Instalasipenerang an listrik

bangunan

Job Sheet

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(25)

TM PS PI

 Dipahami metode pemasangan komponen instalasi diluar permukaan sesuai dengan gambar pada lembar kerja

 Dijelaskan tentang prosedur pengujian kualitas isolasi

Penggunaan Megger

fungsi dan standar di lapangan.

 Memahami metode pemasangan komponen instalasi diluar permukaan sesuai dengan gambar pada lembar kerja

 Mendemontrasikan pemasangan, pemeriksaan, pengujian trouble shooting rangkaian instalasi

penerangan

 Memahami cara pemasangan komponen instalasi penerangan di luar permukaan sesuai gambar kerja

 Menjelaskan tentang prosedur pengujian kualitas isolasi

 Memahami prosedur pemeriksaan dan pengujian kualitas pekerjaan sesuai standar

berdasarkan fungsi rangkaian,

(26)

TM PS PI

 Dipahami prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Dijelaskan prosedur pembuatan laporan pekerjaan

Prosedur K3 listrik

Sistematika laporan

keindahan.

 Memahami dan mentaati prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Memahami

prosedur pembuatan laporan pekerjaan

5.4 Memasang instalasi penerangan di dalam permukaan

 Dijelaskan tentang prosedur dalam

menyiapkan kebutuhan alat, bahan dan peralatan K3 yang sesuai dengan spesifikasi ukuran, fungsi dan standar di lapangan.

 Dipahami metode pemasangan komponen instalasi diluar permukaan sesuai dengan gambar pada lembar kerja

Lembar kerja Instalasi

penerangan 1 fase satu kelompok rumah tinggal dengan pipa instalasi, kabel NYM di dalam tembok

 Menjelaskan prosedur pemasangan instalasi penerangan di dalam permukaan.

 Menjelaskan tentang prosedur dalam menyiapkan kebutuhan alat, bahan dan peralatan K3 yang sesuai dengan spesifikasi ukuran, fungsi dan standar di lapangan.

 Memahami metode pemasangan komponen instalasi didalam permukaan sesuai dengan gambar pada lembar kerja

 Mendemontrasikan pemasangan,

 Tes tertulis

 Tes Praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

2 32 Buku Manual

Modul

Instalasipenerang an listrik

bangunan

Job Sheet

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(27)

TM PS PI

 Dijelaskan tentang prosedur pengujian kualitas isolasi

 Dipahami prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Dijelaskan prosedur pembuatan laporan pekerjaan

Penggunaan Megger

Prosedur K3 listrik

Sistematika laporan

pemeriksaan, pengujian trouble shooting rangkaian instalasi

penerangan

 Memahami cara pemasangan komponen instalasi penerangan di dalam permukaan sesuai gambar kerja

 Menjelaskan tentang prosedur pengujian kualitas isolasi

 Memahami prosedur pemeriksaan dan pengujian kualitas pekerjaan sesuai standar

berdasarkan fungsi rangkaian,

kekuatan mekanik, keamanan, dan keindahan.

 Memahami

dan mentaati prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Memahami

(28)

TM PS PI

laporan pekerjaan 5.5 Memasang lampu

penerangan, termasuk instalasi di dalam armature lampu

 Dijelaskan tentang cara menyiapkan kebutuhan alat, bahan dan peralatan K3 yang sesuai dengan spesifikasi ukuran, fungsi dan standar.

 Dijelaskan mengenai metode pemasangan beban listrik lampu instalasi sesuai dengan gambar pada lembar kerja.

 Dipahami

prosedur pengujian pembebanan daya lsitrik.

Lembar kerja Instalasi penerangan pemasangan beban.

Pengujian energi listrik.

 Menjelaskan tentang cara menyiapkan kebutuhan alat, bahan dan peralatan K3 yang sesuai dengan spesifikasi ukuran, fungsi dan standar.

 Menjelaskan prosedur

pemasangan beban instalasi

penerangan

 Mendemontrasikan pemasangan, pemeriksaan beban instalasi

penerangan.

 Menjelaskan pemasangan komponen beban instalasi

penerangan

 Memahami prosedur pengujian pembebanan daya listrik

 Memahami prosedur pemeriksaan kualitas pekerjaan dilakukan sesuai

 Tes tertulis

 Tes Praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

2 32 16 Buku Manual

Modul

Instalasipenerang an listrik

bangunan

Job Sheet

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(29)

TM PS PI

 Dipahami prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Dijelaskan prosedur pembuatan laporan pekerjaan

Prosedur K3 listrik

Sistematika laporan

dengan prosedur yang ditetapkan

 Memahami metode pengujian kualitas pekerjaan sesuai standar

berdasarkan fungsi rangkaian,

kekuatan mekanik, dan keamanan

 Memahami dan mentaati prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Memahami prosedur

pembuatan laporan pekerjaan

NAMA SEKOLAH : SMK NEGERI 1 SINGOSARI

MATA PELAJARAN : Perencanaan dan Pemasangan Instalasi Tenaga dan Pengendali KELAS/SEMESTER : XI / 3 dan 4

STANDAR KOMPETENSI : Memasang Instalasi Tenaga Listrik Bangunan Sederhana

(30)

TM PS PI

6.1 Memahami pemasangan instalasi tenaga listrik 1 fasa

 Dijelaskan tentang metode perhitungan daya setiap setiap kelompok rangkaian akhir

 Diidentifikasi komponen instalasi tenaga listrik 1 fase sesuai Persyataran Umum Instalasi Listrik (PUIL 2000) dapat ditentukan

Perhitungan daya dan ukuran pengaman.

Komponen instalasi tenaga listrik 1 fase meliputi : (1) kabel, (2) pipa, (3) sakelar, (4) kotak kontak, (5) PHB, dan (6) saklar, (7) rel, dan (8) gruond, (9) sekering/MCB

Standar bahan; komponen dan alat pengaman instalasi tenaga listrik 1 fase sesuai PUIL 2000

 Menjelaskan tentang metode perhitungan daya setiap setiap kelompok rangkaian akhir

 Menjelaskan tentang

perhitungan beban instalasi tenaga listrik 1 fase

 Menjelaskan macam-macam komponen pengaman instalasi tenaga listrik 1 fase

 Mengidentifikasi komponen instalasi tenaga listrik 1 fase sesuai Persyataran Umum Instalasi Listrik (PUIL 2000) dapat ditentukan

 menjelaskan persyaratan komponen instalasi tenaga listrik 1 fase sesuai dengan PUIL 2000

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

4 Buku Manual

Modul Sistem Instalasi Tenaga Listrik

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

bertanggung jawab.

6.2 Menggambar rencana instalasi tenaga

 Dijelaskan tentang penggunaan simbol dan tata cara

menggambar panel hubung

Gambar rencana instalasi tenaga 1fase

 Menjelaskan tentang

penggunaan simbol dan tata cara menggambar panel hubung bagi 1 fase

 Tes tertulis

 Tes Praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

2 16 Buku Manual

Modul Sistem Instalasi Tenaga Listrik

PUIL 2000

(31)

TM PS PI

bagi 1 fase

 Diidentifikasian denah situasi, pembagian kelompok instalasi

 Dijelaskan metode pembuatan gambar

rekapitulasi daya dan pengaman rencana instalasi tenaga 1 fase

 Dijelaskan metode

menggambar tata letak komponen pada PHB rencana instalasi tenaga

Rekapitulasi daya

Gambar panel hubung bagi 1 fase rencana instalasi tenaga yang meliputi tata letak komponen (kabel,tombol, saklar, rel, MCB, ground) dan pembagian

 Mengidentifikasi denah situasi, pembagian kelompok instalasi

 Menjelaskan denah situasi rencana instalasi tenaga bangunan sederhana sesuai standar gambar teknik listrik

 Menjelaskan metode perhitungan rekapitulasi daya daya dan

pengaman rencana instalasi tenaga 1 fase

 Menjelaskan metode pembuatan gambar rekapitulasi daya dan

pengaman rencana instalasi tenaga 1 fase

 Menjelaskan metode

menggambar tata letak komponen pada PHB rencana instalasi tenaga

 Menjelaskan gambar rangkaian panel hubung bagi

(32)

TM PS PI

kelompok beban (kabel,tombol, saklar, rel, MCB, ground)

1 fase instalasi tenaga sebuah bagunan sederhana seuai standar gambar teknik

 Menjelaskan metode pembuatan gambar rekapitulasi daya dan gambar panel hubung bagi 1 fase

6.3 Memasang instalasi tenaga di luar permukaan

 Diidentifikasi alat, bahan dan peralatan K3, peralatan kerja instalasi tenaga di luar

permukaan

 Dijelaskan metode pembacaan gambar instalasi tenaga di luar permukaan sesuai dengan lembar kerja

 Dijelaskan prosedur pemasangan instalasi tenaga di luar

permukaan

Identifikasi peralatan instalasi tenaga

Lembar Kerja Gambar Instalasi tenaga di luar permukaan

 Mengidentifikasi Diidentifikasi alat, bahan dan peralatan K3, peralatan kerja instalasi tenaga di luar permukaan

 Menjelaskan metode pembacaan gambar instalasi tenaga di luar permukaan sesuai dengan lembar kerja

 Menjelaskan prosedur pemasangan instalasi tenaga di luar permukaan

 Mendemontrasikan pemasangan komponen instalasi sesuai gambar rencana

 Tes tertulis

 Tes Praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

16 16 Buku Manual

Modul Sistem Instalasi Tenaga Listrik

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(33)

TM PS PI

 Dijelaskan prosedur pemeriksaan hasil instalasi yang sesuai fungsi, kekuatan mekanik dan kerapian instalasi

 Dipahami prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Dijelaskan prosedur pembuatan laporan pekerjaan

Prosedur K3 listrik

Sistematika laporan

 Menjelaskan prosedur

pemeriksaan hasil instalasi yang sesuai fungsi, kekuatan mekanik dan kerapian instalasi

 Memeriksa dan menguji bahan, komponen dan alat pengaman instalasi tenaga di luar permukaan

 Memahami dan mentaati prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Memahami prosedur

pembuatan laporan pekerjaan

6.4 Memasang instalasi tenaga di dalam permukaan

 Diidentifikasi alat, bahan dan peralatan K3, peralatan kerja instalasi tenaga di dalam permukaan

 Dijelaskan

Identifikasi peralatan instalasi tenaga

Gambar Instalasi instalasi tenaga di

 Mengidentifikasi alat, bahan dan peralatan K3, peralatan kerja instalasi tenaga di dalam permukaan

 Menjelaskan cara menyiapkan peralatan dan bahan

 Menjelaskan

 Tes tertulis

 Tes Praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

8 Buku Manual

Modul Sistem Instalasi Tenaga Listrik

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(34)

TM PS PI

metode pembacaan gambar instalasi tenaga di dalam permukaan sesuai dengan lembar kerja

 Dijelaskan prosedur pemasangan instalasi tenaga di dalam permukaan

 Dijelaskan metode pemeriksaan hasil instalasi yang sesuai fungsi, kekuatan mekanik dan kerapian instalasi

 Dipahami prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Dijelaskan prosedur pembuatan laporan pekerjaan

dalam permukaan

Praktikum pemasangan instalasi tenaga di dalam permukaan

Prosedur K3 listrik

Sistematika laporan

metode pembacaan gambar instalasi tenaga di dalam permukaan sesuai dengan lembar kerja

 Menjelaskan prosedur pemasangan instalasi tenaga di dalam permukaan

 Mendemontrasikan pemasangan komponen instalasi sesuai gambar rencana

 Menjelaskan metode pemeriksaan kualitas hasil instalasi yang sesuai fungsi, kekuatan mekanik dan kerapian instalasi

 Memahami dan mentaati prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Memahami prosedur

(35)

TM PS PI

6.5 Memasang kotak kontak 1 fasa

 Diidentifikasi data kotak kontak 1 fasa

 Dijelaskan prosedur pemasangan kotak kontak 1 fasa

 Dijelaskan prosedur pemeriksaan hasil

pemasangan sesuai fungsi, kekuatan mekanik dan kerapian instalasi

 Dipahami prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Dijelaskan prosedur pembuatan laporan pekerjaan

Identifikasi kotak kontak 1 fasa

Lembar kerja pemasangan kotak kontak 1 fasa

Prosedur K3 listrik

Sistematika laporan

 Mengidentifikasi kotak kontak 1 fasa

 Menjelaskan prosedur

pemasangan kotak kontak 1 fasa

 Menjelaskan prosedur

pemeriksaan hasil pemasangan sesuai fungsi, kekuatan mekanik dan kerapian instalasi

 Memahami dan mentaati prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Memahami prosedur

pembuatan laporan pekerjaan

 Tes tertulis

 Tes Praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

4 16  Ingin tahu,

Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

bertanggung jawab.

NAMA SEKOLAH : SMK NEGERI 1 SINGOSARI

MATA PELAJARAN : Perencanaan dan Pemasangan Instalasi Bangunan KELAS/SEMESTER : XI / 3 dan 4

STANDAR KOMPETENSI : Memasang Instalasi Penerangan Listrik Bangunan Bertingkat

(36)

TM PS PI

7.1 Memahami instalasi

penerangan 3 fasa

 Diidentifikasi rekapitulasi daya kelompok fase R,S,T instalasi penerangan listrik bagunan

bertingkat.

 Diidentifikasi rangkaian jenis hubungan pada bangunan bertingkat: redup terang, gudang bawah tanah, hubungan tangga.

 Dipahami perihal jumlah kelompok, ukuran

pengaman lebur/ MCB, ukuran pipa dan kabel, dan letak pemasangan instalasi penerangan 3 fase sesuai padasl dalam PUIL 2000

Perhitungan rekapitulasi daya instalasi

penerangan listrik fase .

Gambar hubungan redup terang, gudang bawah tanah, hubungan tangga.

Perhitungan alat pengaman

PUIL 2000, Ps 8.15

 Menjelaskan tentang rekapitulasi daya instalasi penerangan 3 fase .

 Mengidentifikasi rekapitulasi daya kelompok fase R,S,T instalasi penerangan listrik bagunan bertingkat

 Menjelaskan hubungan redup terang, gudang bawah tanah, hubungan tangga.

 Mengidentifikasi rangkaian jenis hubungan pada bangunan bertingkat: redup terang, gudang bawah tanah, hubungan tangga.

 Memahami perihal jumlah kelompok, ukuran pengaman lebur/ MCB, ukuran pipa dan kabel, dan letak pemasangan instalasi

penerangan 3 fase sesuai padasl dalam PUIL 2000

 Menjelskan macam-macam alat pengaman instalasi

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

4 Buku Manual

Modul

Instalasipenerang an listrik

bangunan

Job Sheet

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(37)

TM PS PI

penerangan 3 fase

 Mengidentifikasi ukuran alat pengaman instalasi penerangan 3 fase

sesuai PUIL 2000.

7.2 Menggambar rencana instalasi penerangan

 Dijelaskan cara menggambar denah saluran ke sumber PLN sesuai standar gambar teknik.

 Dijelaskan cara membuat gambar denah bangunan bertingkat dua lantai sesuai standar gambar teknik.

 Dijelaskan metode

menggambar titik beban instalasi penerangan 3

Gambar denah situasi saluran ke sumber PLN

Gambar instalasi titik beban instalasi penerangan bagunan bertingkat dua lantai 3 fase.

Gambar panel hubung bagi instalasi penerangan bagunan bertingkat

 Menjelaskan cara menggambar denah saluran ke sumber PLN sesuai standar gambar teknik.

 Menjelaskan contoh gambar denah situasi ke sumber PLN.

 Menjelaskan cara membuat gambar denah bangunan bertingkat dua lantai sesuai standar gambar teknik.

 Memperagakan cara menggambar instalasi

penerangan bagunan bertingkat dua lantai 3 fase sesuai standar gambar teknik

 Menjelaskan metode

menggambar titik beban instalasi

 Tes tertulis

 Tes Praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

4 8 Buku Manual

Modul

Instalasipenerang an listrik

bangunan

Job Sheet

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(38)

TM PS PI

fase bangunan bertingkat dua lantai sesuai standar gambar teknik.

dua lantai 3 fase. penerangan 3 fase bangunan bertingkat dua lantai sesuai standar gambar teknik.

7.3 Memasang panel hubung bagi instalasi penerangan

 Dijelaskan cara menyiapkan kebutuhan alat, bahan dan peralatan K3 yang sesuai dengan spesifikasi ukuran, fungsi dan standar di lapangan

 Dijelaskan metode pemasangan komponen panel hubungbagi sesuai dengan gambar pada lembar kerja.

 Dijelaskan tentang prosedur pengujian kualitas isolasi

Komponen panel hubung bagi instalasi penerangan bagunan bertingkat dua lantai yang meliputi : (1) penghantar, (2) lampu tanda (3) MCB, (4) ground , (5) taombol emergency, (8) kunci, dan (9) penandaan

Lembar kerja Instalasi

penerangan panel hubung bagi instalasi penerangan bangunan bertingkat dua lantai.

Penggunaan Megger

 Menjelaskan cara menyiapkan kebutuhan alat, bahan dan peralatan K3 yang sesuai dengan spesifikasi ukuran, fungsi dan standar di lapangan

 Menjelaskan cara menyiapkan lembar kerja, bahan dan peralatan praktek serta peralatan K3

 Menjelaskan metode pemasangan komponen panel hubungbagi sesuai dengan gambar pada lembar kerja.

 Menjelaskan tentang prosedur pengujian kualitas isolasi

 Tes tertulis

 Tes Praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

2 32 16 Buku Manual

Modul

Instalasipenerang an listrik

bangunan

Job Sheet

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(39)

TM PS PI

 Dipahami prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Dijelaskan prosedur pembuatan laporan pekerjaan

Prosedur K3 listrik

Sistematika laporan

 Mendemontrasikan pemasangan, pemeriksaan, pengujian trouble shooting rangkaian instalasi

penerangan bagunanbertingkat dua lantai 3 fase

 Memahami metode pengujian kualitas pekerjaan sesuai standar

berdasarkan fungsi rangkaian,

kekuatan mekanik, dan keamanan

 Memahami dan mentaati prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Memahami prosedur

pembuatan laporan pekerjaan

7.4 Memasang instalasi kabel dan pemipaan

 Dijelaskan tentang metode menyiapkan kebutuhan alat, bahan dan peralatan K3 yang sesuai dengan spesifikasi ukuran, fungsi

Lembar kerja Instalasi penerangan bagunan bertingkat dua lantai 3 fase dengan pipa instalasi dan Kabel NYM di dalam tembok

 Menjelaskan tentang metode menyiapkan kebutuhan alat, bahan dan peralatan K3 yang sesuai dengan spesifikasi ukuran, fungsi dan standar.

 Menjelaskan

 Tes tertulis

 Tes Praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

2 24 16 Buku Manual

Modul

Instalasipenerang an listrik

bangunan

Job Sheet

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(40)

TM PS PI

dan standar.

 Dijelaskan prosedur pemasangan komponen instalasi dalam tembok sesuai dengan gambar pada lembar kerja.

 Dijelaskan tentang prosedur pengujian kualitas isolasi

 Dipahami prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Dijelaskan prosedur pembuatan

Penggunaan Megger

Prosedur K3 listrik

Sistematika laporan

prosedur pemasangan instalasi penerangan bangunan bertingkat dua lantai 3 fase dengan pipa instalasi sesuai dengan gambar pada lembar kerja

 Mendemontrasikan pemasangan komponen instalasi dalam tembok sesuai dengan gambar pada lembar kerja.

 Menjelaskan tentang prosedur pengujian kualitas isolasi

 Mendemontrasikan pemeriksaan, pengujian trouble shooting rangkaian instalasi

penerangan

 Memahami dan mentaati prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

(41)

TM PS PI

laporan pekerjaan

pembuatan laporan pekerjaan

7.5 Memasang beban listrik penerangan 1 fasa dalam sistem 3 fasa

 Dijelaskan tentang metode menyiapkan kebutuhan alat, bahan dan peralatan K3 yang sesuai dengan spesifikasi ukuran, fungsi dan standar.

 Dijelaskan tentang prosedur pemasangan beban listrik instalasi sesuai dengan gambar pada lembar kerja.

 Dijelaskan tentang prosedur pembebanan daya listrik

 Dipahami prosedur kerja, instruksi dan

Lembar kerja instalasi penerangan bagunan bertingkat dua lantai 3 fase.

Prosedur pembebanan

 Menjelaskan tentang metode menyiapkan kebutuhan alat, bahan dan peralatan K3 yang sesuai dengan spesifikasi ukuran, fungsi dan standar

 Menjelaskan tentang prosedur pemasangan beban listrik instalasi sesuai dengan gambar pada lembar kerja.

 Menjelaskan tentang prosedur pembebanan daya listrik

 Mendemontrasikan pemeriksaan, pengujian trouble shooting rangkaian instalasi

penerangan

 Memahami dan mentaati prosedur

 Tes tertulis

 Tes Praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

2 32 16 Buku Manual

Modul

Instalasipenerang an listrik

bangunan

Job Sheet

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(42)

TM PS PI

prosedur K3

 Dijelaskan prosedur pembuatan laporan pekerjaan

kerja, instruksi dan prosedur K3

 Memahami prosedur

pembuatan laporan pekerjaan

NAMA SEKOLAH : SMK NEGERI 1 SINGOSARI

MATA PELAJARAN : Perencanaan dan Pemasangan Instalasi Tenaga dan Pengendali KELAS/SEMESTER : XI / 3 dan 4

STANDAR KOMPETENSI : Memasang Instalasi Tenaga Listrik Bangunan Bertingkat

KODE KOMPETENSI : 011.KK.8 ALOKASI WAKTU : 84 x 45 menit

KOMPETENSI

DASAR INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN

PEMBELAJARAN PENILAIAN

ALOKASI WAKTU SUMBER

BELAJAR KARAKTER

TM PS PI

(43)

TM PS PI

pemasangan instalasi tenaga listrik 3 fasa

tentang metode perhitungan kebutuhan daya setiap fase pada setiap kelompok rangkaian (penerangan dan tenaga) pada instalasi 3 fase.

 Dijelaskan tentang komponen instalasi tenaga 3 fasa sesuai PUIL 2000

 Dijelaskan prosedur pemasangan instalasi tenaga listrik 3 fasa

dan ukuran pengaman.

Standar bahan; komponen dan alat pengaman instalasi tenaga listrik 3 fase sesuai PUIL 2000

tentang metode perhitungan kebutuhan daya setiap fase pada setiap kelompok rangkaian (penerangan dan tenaga) pada instalasi 3 fase

 Menjelaskan tentang komponen instalasi tenaga listrik 3 fase yang diperlukan.

 Menjelaskan macam-macam komponen pengaman instalasi tenaga listrik 3 fase

 Menjelaskan tentang gambar rangkaian instalasi tenga listrik 3 fase .

 Menjelaskan prosedur pemasangan instalasi tenaga listrik 3 fasa

 Menjelaskan prosedur pemeriksa dan menguji bahan komponen dan alat pengaman instalasi

tenaga listrik 3 fase sesuai PUIL 2000 terkait instalasi

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

Modul Sistem Instalasi Tenaga Listrik

PUIL 2000

Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(44)

TM PS PI

 Dijelaskan prosedur pengukuran energi untuk instalasi

penerangan 3 fas dengan Kwh meter.

Kwh 3 fase.

tenaga listrik 3 fase

 Menjelaskan prosedur

pengukuran energi untuk instalasi penerangan 3 fas dengan Kwh meter.

8.2 Merencanakan panel hubung bagi 3 fasa instalasi tenaga

 Dijelaskan tentang penggunaan simbol dan tata cara

menggambar pada gambar panel hubung bagi 3 fase instalasi tenaga

 Dijelaskan tentang metode pembacaan denah situasi, pembagian fase, dan pembagian kelompok instalasi

(penerangan dan tenaga) dengan beban

 Dijelaskan metode

Rekapitulasi daya dan Pengaman rangkaian

Gambar instalasi rangkaian kelompok dan gambar tata letak komponen instalasi tenaga 3 fase.

Gambar panel hubung bagi 3 fase

 Menjelaskan tentang

penggunaan simbol dan tata cara menggambar pada gambar panel hubung bagi 3 fase instalasi tenaga

 Menjelaskan tentang perhitungan rekapitulasi daya dan penentuan pengaman rangkaian

 Menjelaskan tentang metode pembacaan denah situasi, pembagian fase, dan

pembagian kelompok instalasi (penerangan dan tenaga) dengan beban

 Tes tertulis

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

8 16 Buku Manual

Modul Sistem Instalasi Tenaga Listrik

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(45)

TM PS PI

pembuatan gambar

rekapitulasi daya untuk dapat di praktek kan pada bidang gambar sesuai standar gambar teknik

instalasi tenaga yang meliputi tata letak komponen (kabel,tombol, saklar, rel, MCB, ground) dan pembagian kelompok beban (kabel,tombol, saklar, rel, MCB, ground).

 Menjelaskan metode pembuatan gambar rekapitulasi daya untuk dapat di praktek kan pada bidang gambar sesuai standar gambar teknik

8.3 Memasang panel hubung bagi 3 fasa instalasi tenaga

 Diidentifikasi kebutuhan alat, bahan dan peralatan K3 yang sesuai dengan spesifikasi ukuran, fungsi dan standar.

 Dijelaskan prosedur pemasangan panel hubung bagi 3 fasa instalasi tenaga sesuai dengan gambar pada lembar kerja

 Dijelaskan prosedur pengujian instalasi sesuai fungsi, kekuatan mekanik dan kerapian instalasi

Identifikasi

kebutuhan alat dan bahan

Lembar Kerja . Gambar Instalasi tenaga 3 fase bagunan bertingkat sebuah bengkel

 Mengidentifikasi kebutuhan alat, bahan dan peralatan K3 yang sesuai dengan spesifikasi ukuran, fungsi dan standar

 Menjelaskan prosedur

pemasangan panel hubung bagi 3 fasa instalasi tenaga sesuai dengan gambar pada lembar kerja

 Menjelaskan prosedur

pemeriksaan hasil pemasangan sesuai fungsi, kekuatan mekanik dan kerapian

 Tes tertulis

 Tes praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

2 16 16 Buku Manual

Modul Sistem Instalasi Tenaga Listrik

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(46)

TM PS PI

 Dijelaskan prosedur trouble shooting

rangkaian dengan benar

 Dipahami prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Dijelaskan prosedur pembuatan laporan pekerjaan

Prosedur K3 listrik

Sistematika laporan

instalasi

 Menjelaskan prosedur trouble shooting rangkaian dengan benar

 Memahami prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Memahami prosedur

pembuatan laporan pekerjaan

8.4 Memasang kotak kontak 3 fasa

 Diidentifikasi data kotak kontak 3 fasa

 Dijelaskan prosedur pemasangan kotak kontak 3 fasa

 Dijelaskan prosedur pemeriksaan hasil

pemasangan sesuai fungsi, kekuatan mekanik dan kerapian instalasi

Identifikasi kotak kontak 3 fasa

Lembar kerja pemasangan kotak kontak 3 fasa

 Mengidentifikasi kotak kontak 3 fasa

 Menjelaskan prosedur

pemasangan kotak kontak 3 fasa

 Menjelaskan prosedur

pemeriksaan hasil pemasangan sesuai fungsi, kekuatan mekanik dan kerapian instalasi

 Tes tertulis

 Tes praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

2 4 16 Buku Manual

Modul Sistem Instalasi Tenaga Listrik

PUIL 2000

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(47)

TM PS PI

 Dipahami prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Dijelaskan prosedur pembuatan laporan pekerjaan

Prosedur K3 listrik

Sistematika laporan

 Memahami dan mentaati prosedur kerja, instruksi dan prosedur K3

 Memahami prosedur

pembuatan laporan pekerjaan

NAMA SEKOLAH : SMK NEGERI 1 SINGOSARI

MATA PELAJARAN : Perawatan dan Perbaikan Alat Rumah Tangga Listrik KELAS/SEMESTER : XI / 3 dan 4

STANDAR KOMPETENSI : Memperbaiki Motor Listrik

KODE KOMPETENSI : 011.KK.9 ALOKASI WAKTU : 152 x 45 menit

KOMPETENSI

DASAR INDIKATOR PEMBELAJARANMATERI PEMBELAJARANKEGIATAN PENILAIAN

ALOKASI WAKTU SUMBER

BELAJAR KARAKTER

TM PS PI

(48)

TM PS PI

perbaikan motor listrik

tentang prosedur perbaikan sesuai dengan

ketentuan yang berlaku dan sesuai dengan K3

 Dijelaskan tentang pentingnya koordinasi antar personil dalam mempersiapkan pekerjaan perbaikan

 Dipahami tentangpenyusun an jadwal pemeliharaan dan spesifikasi peralatan dipe-riksa sesuai kebutuhan dan persya-ratan kerja

 Dijelaskan tentang prosedur penyiapan material/bahan yang dibutuhkan untuk

menyelesaikan

motor listrik tentang prosedur perbaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan sesuai dengan K3

 Memahami dan mentaati kebijakan dan prosedur K3

 Menjelaskan tentang pentingnya koordinasi antar personil dalam mempersiapkan pekerjaan perbaikan

 Memahami dan melakukan koordinasi dengan pihak lain yang terkait

 Memahami dan memeriksa jadual pemeliharaan dan spesifikasi peralatan

 Menyiapkan material/ bahan yang dibutuhkan sesuai prosedur

 Memeriksa perkakas dan gawai

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

Modul Alat-alat rumah tangga

Job Sheet

Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(49)

TM PS PI

pekerjaan uji sesuai prosedur

9.2 Membongkar kumparan motor

 Diidentifikasi motor listrik 1 fasa sesuai dengan plat nama

 Diperiksa kondisi kerusakan pada motor listrik meliputi gear, bearing, putaran, saklar sentrifugal, kondisi kapasitor

 Dilihat kemungkinan perbaikan motor jika belum terbakar sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan

Pengetahuan dasar ketrampilan mengidentifikasi kerusakan pada motor listrik 1 fasa

Pengetahuan dasar sikap dalam perbaikan pada motor listrik satu fasa

Prosedur perbaikan motor listrik meliputi perbaikan, penggantian dan pelumasan pada mekanik motor listrik.

 Mengidentifikasi motor listrik 1 fasa sesuai dengan plat nama

 Melakukan pengukuran meliputi: putaran, tegangan dan arus kerja, torsi, tahanan isolasi.

 Memeriksa kondisi kerusakan pada motor listrik meliputi gear, bearing, putaran, saklar sentrifugal, kondisi kapasitor, bearing, sistem pelumasan, kipas pendingin dsb. Yang meliputi komponen mekanik dari motor.

 Melihat kemungkinan perbaikan motor jika belum terbakar sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan

 Melakukan perbaikan/penggant ian atau pengujian pada komponen dan kondisi

 Tes tertulis

 Tes Praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

4 8 16 Buku Manual

Modul Perawatan dan perbaikan motor listrik

Job Sheet

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(50)

TM PS PI

komponen mekanik motor listrik 1 fasa yang mengalami kerusakan

 Melakukan penyambungan, penyolderan dan pengujian pada kumparan motor

 Melakukan pengetesan/penguji an sesuai prosedur

 Memasang kembali sesuai dengan kondisi awal motor 9.3 Melilit kumparan

motor

 Dilihat kondisi motor yang telah terbakar

 Diperbaiki motor listrik yang telah terbakar

Prosedur perbaikan motor listrik yang meliputi perbaikan

kumparan jika motor listrik terbakar

Membongkar dan membuat kumparan pengganti yang terbakar

 Melihat kondisi motor yang telah terbakar

 Memperbaiki motor listrik yang telah terbakar sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan

 Membuat kumparan pengganti pada motor yang terbakar

 Tes tertulis

 Tes Praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

2 32 16 Buku Manual

Modul Perawatan dan perbaikan motor listrik

Job Sheet

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

bertanggung jawab.

9.4 Memeriksa hasil lilitan ulang

 Dijelaskan bahwa pemeriksaan akhir dilaksanakan

Dasar perbaikan motor listrik yang meliputi perakitan mesin listrik

 Menjelaskan bahwa pemeriksaan akhir dilaksanakan untuk meyakinkan bahwa

 Tes tertulis

 Tes Praktik

 Wawancara

 Pengamatan

8 8 Buku Manual

Modul Perawatan dan perbaikan motor listrik

(51)

TM PS PI

untuk meyakinkan bahwa pelaksanaan pekerjaan perbaikan peralatan telah memenuhi standar yang ditetapkan

 Dilakukan penyambungan, penyolderan dan pengujian pada kumparan motor

pembuatan kumparan, penyambungan, soldering dan pengujiannya serta pengetahuan dan kete-rampilan pendukung yaitu kesehatan dan kesela-matan kerja serta peng-gunaan perkakas.

pelaksanaan pekerjaan

perbaikan peralatan telah memenuhi standar yang ditetapkan

 Melakukan penyambungan, penyolderan dan pengujian pada kumparan motor

 Laporan Job Sheet Percaya diri,

Kerja keras dan

bertanggung jawab.

9.5 Melakukan uji fungsi motor hasil lilitan ulang

 Dilakukan pengetesan/peng ujian sesuai prosedur

 Dipasang kembali sesuai dengan kondisi awal motor

 Diperiksa/Dicek kondisi kerja dari motor setelah kondisi terpasang sesuai dengan prosedur yang berlaku

 Dijelaskan bahwa

Dasar perbaikan motor listrik yang meliputi perakitan mesin listrik pembuatan kumparan, penyambungan, soldering dan pengujiannya serta pengetahuan dan kete-rampilan pendukung yaitu kesehatan dan kesela-matan kerja serta peng-gunaan perkakas.

 Melakukan pengetesan/penguji an sesuai prosedur

 Memasang kembali sesuai dengan kondisi awal motor

 Memeriksa/mengec ek terhadap kondisi kerja dari motor setelah kondisi terpasang sesuai dengan prosedur yang berlaku

 Menjelaskan bahwa

 Tes tertulis

 Tes Praktik

 Wawancara

 Pengamatan

 Laporan

4 8 8 Buku Manual

Modul Perawatan dan perbaikan motor listrik

Job Sheet

Ingin tahu, Berfikir logis, Kritis, dan aplikatif Percaya diri, Kerja keras dan

(52)

TM PS PI

penyelesaian pekerjaan dilaporkan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan

penyelesaian pekerjaan dilaporkan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan

NAMA SEKOLAH : SMK NEGERI 1 SINGOSARI

MATA PELAJARAN : Perencanaan dan Pengoperasian Kendali Elektronik KELAS/SEMESTER : XII / 5 dan 6

STANDAR KOMPETENSI : Mengoperasikan Sistem Pengendali Elektronik

Gambar

Gambar diagram
gambar diagram
gambar pada
gambar pada
+7

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan wawancara tersebut diketahui bahwa sebagai fasilitator guru Pendidikan Agama Islam dapat dengan menyediakan kondisi dan kesempatan kepada siswa untuk

tuberculosis masuk ke dalam organ paru-paru melalui inhalasi menyebabkan infeksi pada organ paru-paru, kemudian segera terjadi pertumbuhan koloni yang berbentuk bulat

Bertitik tolak dari urgennya pelestarian seni wayang dan pembuatan produk seni ukir yang bernilai tinggi, maka peneliti membuat sebuah mahakarya baru yang menggabungkan

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun tahongai memiliki aktivitas antiinflamasi, dosis terbaik ekstrak daun tahongai sebagai

Strategi pembelajaran di kelas merupakan hal utama yang harus sangat diperhatikan oleh guru dan elemen lain yang terkait dengan proses pembelajaran. Penerapan

Telah dilakukan penelitian uji aktivitas antijamur dari daun Sesbania grandiflora L yang bertujuan untuk mengetahui aktivitas antijamur dari daun Sesbania

bertindak atau bersikap sebagai hasil penilaian terhadap suatu objek atau peristiwa yang terjadi. Dengan demikian, budaya/kebudayaan merupakan unsur pokok dalam

On the other hand, when it comes to reading from an external SD Card, you will be able to access content (for example, videos, photos and music) on a memory card inserted in this