HIPERPLASIA GINGIVA
HIPERPLASIA GINGIVA
Oleh: Oleh: Ma’rufa Istiqomah Ma’rufa Istiqomah Pembimbing: Pembimbing:Drg. Ernani Indrawati, Sp.Ort Drg. Ernani Indrawati, Sp.Ort
LABORATORIUM GIGI DAN MULUT LABORATORIUM GIGI DAN MULUT
RSUD KANJURUHAN KEPANJEN RSUD KANJURUHAN KEPANJEN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM MALANG FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM MALANG
Laporan Kasus
Laporan Kasus
LATAR BELAKANG
LATAR BELAKANG
Mulut merupakan jendela bagi kesehatan tubuh secara Mulut merupakan jendela bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Salah satu diantara masalah mulut adalah keseluruhan. Salah satu diantara masalah mulut adalah penyakit pada gusi. Penyakit ini terjadi karena adanya penyakit pada gusi. Penyakit ini terjadi karena adanya infeksi jaringan pendukung gigi.
infeksi jaringan pendukung gigi.
Ketika plak muncul, bakteri akan mengiritasi gusi dan Ketika plak muncul, bakteri akan mengiritasi gusi dan menyebabkan gusi menjadi bengkak. Pada awalnya menyebabkan gusi menjadi bengkak. Pada awalnya penyakit ini disebut gingivitis
penyakit ini disebut gingivitis dan hanya mempengaruhdan hanya mempengaruhi gusi.i gusi. Selanjutnya gusi dapat mengalami penambahan jumlah sel Selanjutnya gusi dapat mengalami penambahan jumlah sel yang nantinya terlihat membesar atau yang biasa disebut yang nantinya terlihat membesar atau yang biasa disebut hiperplasia gingiva atau
IDENTITAS
IDENTITAS
Nama
Nama : : An. An. MM Alamat
Alamat : : TurenTuren Umur
Umur : : 7 7 tahuntahun Jenis
Jenis Kelamin Kelamin : : PerempuanPerempuan Pekerjaan
Pekerjaan : : PelajarPelajar Status
Status : : Belum Belum MenikahMenikah Suku
Suku Bangsa Bangsa : : JawaJawa
–
–
Indonesia Indonesia KonsulKonsul dari dari : : - - Menderita Menderita : : --Tanggal
RIWAYAT KASUS
RIWAYAT KASUS
Keluhan Utama:Keluhan Utama:
Tumbuh daging pada gusi kanan bawah Tumbuh daging pada gusi kanan bawah
Riwayat Penyakit Sekarang:Riwayat Penyakit Sekarang:
Pasien datang ke poli gigi RSUD kanjuruhan dengan Pasien datang ke poli gigi RSUD kanjuruhan dengan keluhan tumbuh daging pada gusi kanan bawah setelah keluhan tumbuh daging pada gusi kanan bawah setelah melakukan pencabutan gigi
melakukan pencabutan gigi ±± 3 minggu yang lalu. Pasien 3 minggu yang lalu. Pasien tidak mengeluhkan nyeri pada daerah tersebut.
tidak mengeluhkan nyeri pada daerah tersebut.
Riwayat Perawatan:Riwayat Perawatan: Gigi: Pernah
Gigi: Pernah melakukamelakukan cabut gigin cabut gigi ±± 3 minggu yang lalu. 3 minggu yang lalu. Jar.lunak R. mulut &
RIWAYAT KASUS
RIWAYAT KASUS
Riwayat Kesehatan:Riwayat Kesehatan: Kelainan
Kelainan darah darah : : disangkaldisangkal Kelainan
Kelainan endokrin endokrin : : disangkaldisangkal Gangguan
Gangguan nutrisi nutrisi : : disangkaldisangkal Kelainan
Kelainan jantung jantung : : disangkaldisangkal Kelainan
Kelainan kulit/ kulit/ kelamin kelamin : : disangkaldisangkal Gangguan
Gangguan pencernaan pencernaan : : disangkaldisangkal Gangguan
Gangguan respiratori respiratori : : disangkaldisangkal Kelainan
Kelainan imunologi imunologi : : disangkaldisangkal Gangguan
Gangguan TMJ TMJ : : disangkaldisangkal Tekanan
Tekanan darah darah : : --Diabetes
Diabetes mellitus mellitus : : disangkaldisangkal Lain-lain
RIWAYAT KASUS
RIWAYAT KASUS
Obat-obatan yang telah /sedang dijalani:Obat-obatan yang telah /sedang dijalani:
Pasien sedang tidak menjalan pengobatan apapun saat ini. Pasien sedang tidak menjalan pengobatan apapun saat ini.
Keadaan Sosial/kebiasaan:Keadaan Sosial/kebiasaan:
Pasien berasal dari keluarga dengan tingkat ekonomi menengah Pasien berasal dari keluarga dengan tingkat ekonomi menengah kebawah. Pasien sering makan permen dan coklat, menggosok gigi kebawah. Pasien sering makan permen dan coklat, menggosok gigi dua kali sehari.
dua kali sehari.
Riwayat Keluarga :Riwayat Keluarga : Kelainan
Kelainan darah darah : : DisangkalDisangkal Kelainan
Kelainan endokrin endokrin : : DisangkalDisangkal Diabetes
Diabetes melitus melitus : : DisangkalDisangkal Kelainan
Kelainan jantung jantung : : DisangkalDisangkal Kelainan
Kelainan syaraf syaraf : : DisangkalDisangkal Alergi
Alergi : : DisangkalDisangkal lain-lain
PEMERIKSAAN KLINIS
PEMERIKSAAN KLINIS
1. EKSTRA ORAL 1. EKSTRA ORAL
-
- Muka Muka : : SimetrisSimetris -
- Pipi Pipi kiri kiri : : Dalam Dalam batas batas normalnormal Pipi
Pipi kanan kanan : : Dalam Dalam batas batas normalnormal -
- Bibir Bibir atas atas : : Dalam Dalam batas batas normalnormal Bibir
Bibir bawah bawah : : Dalam Dalam batas batas normalnormal -
- Sudut Sudut mulut mulut : : Dalam Dalam batas batas normalnormal -
- Kel. Kel. submandibularis submandibularis kiri kiri : : Tidak Tidak terabateraba Kel.
Kel. submandibularis submandibularis kanan kanan :: Tidak teraba
Tidak teraba -
- Kelenjar Kelenjar submentalis submentalis : : Tidak Tidak terabateraba -
- Kelenjar Kelenjar leher leher : Tidak : Tidak terabateraba -
- Kelenjar Kelenjar sublingualis sublingualis : : Tidak Tidak terabateraba -
- Kelenjar Kelenjar parotis parotis : : Tidak Tidak terabateraba -
PEMERIKSAAN KLINIS
PEMERIKSAAN KLINIS
2. INTRA ORAL 2. INTRA ORAL
-
- Mukosa Mukosa labial labial atas atas : : Dalam Dalam batas batas normalnormal Mukosa
Mukosa labial labial bawah bawah : : Dalam Dalam batas batas normalnormal -
- Mukosa Mukosa pipi pipi kiri kiri : : Dalam Dalam batas batas normalnormal Mukosa
Mukosa pipi pipi kanan kanan : : Dalam Dalam batas batas normalnormal -
- Bukal Bukal fold fold atas atas : : Dalam Dalam batas batas normalnormal Bukal
Bukal fold fold bawah bawah : : Dalam Dalam batas batas normalnormal -
- Labial Labial fold fold atas atas : : Dalam Dalam batas batas normalnormal Labial
PEMERIKSAAN KLINIS
PEMERIKSAAN KLINIS
-
- Ginggiva Ginggiva rahang rahang atas atas : : Dalam Dalam batas batas normalnormal Ginggiva
Ginggiva rahang rahang bawah bawah : : Hiperemi Hiperemi (+), (+), pembesaran pembesaran gingivagingiva regio V
regio V -
- Lidah Lidah : : Dalam Dalam batas batas normalnormal -
- Dasar Dasar mulut mulut : : Dalam Dalam batas batas normalnormal -
- Palatum Palatum : : Dalam Dalam batas batas normalnormal -
- Tonsil Tonsil : : Dalam Dalam batas batas normalnormal -
- Pharynx Pharynx : : Dalam Dalam batas batas normalnormal - Lain
PEMERIKSAAN KLINIS
PEMERIKSAAN KLINIS
Keterangan: BT = Belum Tumbuh Keterangan: BT = Belum Tumbuh
DIAGNOSA
DIAGNOSA
DIAGNOSE SEMENTARADIAGNOSE SEMENTARA Hiperplasia
Hiperplasia gingiva gingiva pada pada regio regio VV
RENCANA PERAWATANRENCANA PERAWATAN Pengobatan
Pengobatan R/
R/ Aloclair Aloclair gargle gargle fl fl No. No. II
∫ I
PEMERIKSAAN PENUNJANG
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan PenunjangPemeriksaan Penunjang Lab.Rontgenolog
Lab.Rontgenologi i mulut/ mulut/ Radiologi Radiologi : : --Lab.Patologi
Lab.Patologi anatomi anatomi : : --Sitologi Sitologi : : --Biopsi Biopsi : : --Lab.Mikrobiologi Lab.Mikrobiologi : : --Bakteriologi Bakteriologi : : --Jamur Jamur : : --Lab.Patologi
Lab.Patologi Klinik Klinik : :
--
RujukanRujukan Poli
Poli Penyakit Penyakit Dalam Dalam : : --Poli
Poli THT THT : :
--Poli
Poli Kulit Kulit & & Kelamin Kelamin : : --Poli
--DIAGNOSA
DIAGNOSA
DIAGNOSE AKHIRDIAGNOSE AKHIR Hiperplasia
LEMBAR PERAWATAN
LEMBAR PERAWATAN
TINJAUAN PUSTAKA
TINJAUAN PUSTAKA
ANATOMI GINGIVA
ANATOMI GINGIVA
Gingiva merupakan bagian dari mukosa mulut yangGingiva merupakan bagian dari mukosa mulut yang melapisi prosesus alveolaris dari rahang dan mengelilingi melapisi prosesus alveolaris dari rahang dan mengelilingi servikal gigi.
servikal gigi.
Gingiva secara anatomis dibagi menjadi:Gingiva secara anatomis dibagi menjadi:
Gingiva marginGingiva margin
Sulkus gingivaSulkus gingiva
Attached gingivaAttached gingiva
ANATOMI GINGIVA
ANATOMI GINGIVA
GAMBARAN GINGIVA NORMAL
GAMBARAN GINGIVA NORMAL
Warna
Warna : : Merah Merah jambu jambu (coral (coral pink).pink). Bentuk
Bentuk : : Tepi Tepi tajam tajam berbentuk berbentuk kerah kerah baju baju (collar (collar like),like), sesuai ruang celah gigi.
sesuai ruang celah gigi. Konsistensi
Konsistensi : : Kenyal, melekat pada struktuKenyal, melekat pada struktur di r di bawahnya.bawahnya. Tekstur
Tekstur : : Pada Pada margin margin gingiva gingiva halus/licin, halus/licin, pada pada attachedattached gingiva teksturnya khas
gingiva teksturnya khas
–
–
stippling. stippling. UkuranUkuran : Tergantung elemen seluler, interseluler, dan: Tergantung elemen seluler, interseluler, dan suplai
suplai vaskuler. vaskuler. Pada Pada kondisi kondisi patologis patologis gingivagingiva membesar.
GAMBARAN GINGIVA NORMAL
GAMBARAN GINGIVA NORMAL
DEFINISI GINGIVA ENLARGEMENT
DEFINISI GINGIVA ENLARGEMENT
Pembesaran gingiva didefenisikan sebagai suatu keadaanPembesaran gingiva didefenisikan sebagai suatu keadaan dimana ukuran gingiva bertambah dari normal yang dapat dimana ukuran gingiva bertambah dari normal yang dapat menimbulkan masalah este
menimbulkan masalah estetis tis dan kebersihan gigi geligi.dan kebersihan gigi geligi.
Bertambah besarnya gingiva merupakan gambaran klinisBertambah besarnya gingiva merupakan gambaran klinis adanya kelainan gingiva yang disebabkan oleh hiperplasia adanya kelainan gingiva yang disebabkan oleh hiperplasia dan hipertrofi gingiva.
GINGIVA ENLARGEMENT
GINGIVA ENLARGEMENT
Secara histologis pembesaran gingiva dapat dibedakan menjadi duaSecara histologis pembesaran gingiva dapat dibedakan menjadi dua bagian besar yaitu:
bagian besar yaitu:
Hipertrofi Gingiva Hipertrofi Gingiva Pembesaran gingiv
Pembesaran gingiva a disebabkan oleh bertambah disebabkan oleh bertambah besarnya ukuranbesarnya ukuran sel-sel yang terjadi karena
sel-sel yang terjadi karena bertambahnya fungsi kerja tubuh.bertambahnya fungsi kerja tubuh. Hiperplasia Gingiva
Hiperplasia Gingiva
Pertambahan ukuran gingiva oleh karena adanya peningkatan Pertambahan ukuran gingiva oleh karena adanya peningkatan jumlah
jumlah sel sel penyusunnpenyusunnya. ya. Secara Secara klinis klinis hiperplasia hiperplasia gingiva gingiva tampaktampak sebagai suatu pembesaran gingiva yang biasanya dimulai dari sebagai suatu pembesaran gingiva yang biasanya dimulai dari papila interdental menyebar ke daerah
GINGIVA ENLARGEMENT
GINGIVA ENLARGEMENT
Hipertrofi dan hiperplasia gingiva dapat ditemukan lebihHipertrofi dan hiperplasia gingiva dapat ditemukan lebih sering pada anak-anak, remaja dan dewasa muda.
sering pada anak-anak, remaja dan dewasa muda.
Pada anak-anak keduanya dapat timbul pada saatPada anak-anak keduanya dapat timbul pada saat tumbuhnya gigi susu atau gigi tetap.
ETIOLOGI
ETIOLOGI
Faktor lokalFaktor lokal
Faktor lokal primer : plak Faktor lokal primer : plak
Faktor lokal sekunder : karang gigi,
Faktor lokal sekunder : karang gigi, letak gigi yangletak gigi yang
tidak beraturan, kebiasaan sikat gigi yang tidak bersih, tidak beraturan, kebiasaan sikat gigi yang tidak bersih, anatomi gigi yang tidak baik, cengkeram gigi palsu
anatomi gigi yang tidak baik, cengkeram gigi palsu
yang tidak baik, kawat untuk meratakan gigi, bernafas yang tidak baik, kawat untuk meratakan gigi, bernafas melalui mulut.
melalui mulut.
Faktor sistemikFaktor sistemik
Karena kondisi sistemik
Karena kondisi sistemik (kehamilan, pubertas, kekurangan(kehamilan, pubertas, kekurangan vitamin C) dan
MANIFESTASI KLINIS
MANIFESTASI KLINIS
Gusi menjadi licin, tumpul, mengkilat, bengkak dan mudahGusi menjadi licin, tumpul, mengkilat, bengkak dan mudah berdarah.
berdarah.
Rasa sakit tidak menonjol, hanya pembengkakan gusi yangRasa sakit tidak menonjol, hanya pembengkakan gusi yang berwarna merah keunguan serta mudah berdarah.
berwarna merah keunguan serta mudah berdarah.
Pembesaran gusi yang ditimbulkan dapat mengakibatkanPembesaran gusi yang ditimbulkan dapat mengakibatkan sulitnya pemeliharaan kebersihan mulut dengan baik, sulitnya pemeliharaan kebersihan mulut dengan baik, sehingga gusi rentan terhadap infeksi oleh bakteri di dalam sehingga gusi rentan terhadap infeksi oleh bakteri di dalam mulut.
PATOFISIOLOGI
PATOFISIOLOGI
Etiologi Etiologi Peningkatan Peningkatan jumlah sel jumlah sel HiperplasiHiperplasi gingiva gingiva PenonjolanPenonjolan Respon gingiva Respon gingiva Peradangan Peradangan Gingiva Gingiva Sulkus gingiva Sulkus gingiva
KLASIFIKASI GINGIVA ENLARGEMENT
KLASIFIKASI GINGIVA ENLARGEMENT
Pembesaran gingiva inflamasi Pembesaran gingiva inflamasi
Pembesaran gingiva karena obat Pembesaran gingiva karena obat
Pembesaran gingiva berhubungan dengan Pembesaran gingiva berhubungan dengan penyakit sistemik
penyakit sistemik
Pembesaran gingiva neoplastik Pembesaran gingiva neoplastik Pembesaran gingiva semu
KLASIFIKASI GINGIVA ENLARGEMENT
KLASIFIKASI GINGIVA ENLARGEMENT
Pembesaran gingiva karena inflamasiPembesaran gingiva karena inflamasi Akut
Akut Kronis Kronis
Pembesaran gingiva karena Pembesaran gingiva karena obat-obatanobat-obatan Phenitoin Phenitoin Cyclosporin Cyclosporin Nifedipine Nifedipine
Pembesaran gingiva berhubungaPembesaran gingiva berhubungan n dengan penyakit sistemikdengan penyakit sistemik Terjadi jika kondisi sistemik pasien terstimulasi iritan lokal : Terjadi jika kondisi sistemik pasien terstimulasi iritan lokal : hormonal (kehamilan, pubert
hormonal (kehamilan, pubertas), nutrisi, defisiensi vit as), nutrisi, defisiensi vit C,C, leukimia dan non spesifik.
KLASIFIKASI GINGIVA ENLARGEMENT
KLASIFIKASI GINGIVA ENLARGEMENT
Pembesaran gingiva neoplastikPembesaran gingiva neoplastik
Fibroma Fibroma
Kista gingiva Kista gingiva
Pembesaran gingiva semuPembesaran gingiva semu
Underlying Disease Lession Underlying Disease Lession Underlying Dental Tissues Underlying Dental Tissues
DISTRIBUSI GINGIVA ENLARGEMENT
DISTRIBUSI GINGIVA ENLARGEMENT
Lokal Lokal : : Terbatas Terbatas pada pada gingiva gingiva satu satu atau atau sekelompok sekelompok gigigigi
General : General : Meliputi Meliputi gingiva gingiva seluruh seluruh mulutmulut
Marginal : Marginal : Sisi Sisi margin margin gingivagingiva
Papillary : Papillary : Papila Papila interdentalinterdental
Diffuse Diffuse : : Meliputi Meliputi margin, margin, attached attached dan dan papilapapila
SKOR PEMBESARAN
SKOR PEMBESARAN GINGIVA
GINGIVA
0 : Tidak ada
0 : Tidak ada enlargementenlargement
1 :
1 : Enlargement Enlargement terjadi terjadi pd intpd interdental erdental papilapapila
2 :
2 : Enlargement Enlargement meliputi pameliputi papila dapila dan margin n margin gingivagingiva
3
PENATALAKSANAAN
PENATALAKSANAAN
Prinsip perawatan hiperplasia gingiva:Prinsip perawatan hiperplasia gingiva: - Memperbaiki kebersihan mulut.
- Memperbaiki kebersihan mulut.
- Menghilangkan semua faktor iritasi lokal dan
- Menghilangkan semua faktor iritasi lokal dan faktor sistemikfaktor sistemik bila mungkin.
bila mungkin.
- Perawatan di rumah oleh penderita dengan benar. - Perawatan di rumah oleh penderita dengan benar.
Pada kasus tertentu terapi estetis dengan tindakan bedahPada kasus tertentu terapi estetis dengan tindakan bedah menjadi pilihan, karena dapat menghilangkan pembesaran menjadi pilihan, karena dapat menghilangkan pembesaran gusi dan mengembalikan kontur gusi.
gusi dan mengembalikan kontur gusi.
Pengembalian kontur gusi selain untuk tujuan estetis jugaPengembalian kontur gusi selain untuk tujuan estetis juga berguna untuk mencegah kambuhnya penyakit.