SALINAN
BUPATI TANAH DATAR PROVINSI SUMATERA BARAT PERATURAN BUPATI TANAH DATAR
NOMOR 10 TAHUN 2OT7 TENTANG
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR LAYANAN INFORMASI PUBLIK PE"IABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI
PEMERINTAH KABUPATEN TANAH DATAR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
Menimbang
;
a.BUPATI TANAH DATAR,
bahwa berdasarkan Ketentuan Pasal
7
ayat (1) Uno'ang-UndangNomor 14 Tatrun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,
menjelaskan
setiap
Bacian
Publik
wajib
menyediakan,memberikan
dan/atau
menerbitkanInformasi
Pub[k
yangberada
di
bawah kewenangannya kepada pemohon Informasi Publik;bahwa dalarn upaya penyediaan Informasi Publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah
Datar
perlu
disusun
Standar Operasional Prosedur (SOP) yang menjadi pedoman bagi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam penyediaan dan pengelolaan Informasi Publik;bahwa
berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksuddalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Bupati
Tanah
Datar
tentang Standar
Operasional Prosedur (SOP) Layanan InformasiPublik
Pejabat PengelolaInformasi
danDokumentasi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar;
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten Dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Tengah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
1956 Nomor 25);
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2OO8 tentang Keterbukaa:r
Informasi Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2OO8
Nomor
61,
Tambahan Lembaran Negara
RepublikIndonesia Nomor 48aQ;
Undang-Undang Nomor
25
Ta-hun 2OO9tentang
PelayananPub[k
(Lembaran NegaraRepublik
IndonesiaTahun
2OO9Nomor. 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2OL4 tentang Pemerintahan
Daeratr (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun
2Ol4 Nomor 244, Tarrbahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa
kali
terakhirdengan
Undang-UndangNomor
9
Tahun
2015
tentan.g Perubatran Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 21,014tentang
PemerintahanDaerah
(kmbaran
Negara RepttblikIndonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
Mengingat b. c. 1. 2. 3. 4. S.Undang...
Undang-undang Nomor
43
Tahun
2OO9tentang
Kearsipan(Irmbaran Negara Republik Indonesia Tahun 2oo9 Nomor 152,
,iambatran
6mbaral
Negara Republik Indnnesia Nomor 5O71);Peraturan
Pemerintah
Nomor
61
Tahun
2OLO tentang Pelaksanaan undang-undang Nomor 14 Tahun 2OO8 tentangKeterbukaan
Informasi
Publik
(fumbaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2o1O Nomor 99 tambahan lembaran Negara Republik' Indonesia Nomor 5 1a9);peiaturan Menteri Dalor'' Negeri Nomor 3 Tatrun 2OL7 tentang
Pedoman Pengelolaan Pelayanan Inforrrasi dan Dokumentasi di Linglcungan Kementeriag
Dalam
Negeridan
PemerintahanDaerah;
Peratgral
Komi.si InformasiNomor
I
Tahun
2OfO tentang Pedoman Standar Layanan Informasi Publik;Menetapkan
:MEMUTUSKAN:
PERATURAN
BUPATI
TENTANG STANDAR
OPERASIONALPROSEDUR PEI,AYANAN INFORMASI PUBLIK PUABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI PEMERINTAH I(ABUPATEN TANAH
DATAR.
1BAB I
KETENTUAN UMUM Pasal 1
Dalam Peraturan Bupati ini yang rtirnaksud dengan :
1.
Daeratr adalah Kabupaten Tanah Datar.2.
Pemerintatr Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.3.
Bupati adalatr Bupati Tanah Datar.+.
Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar.5.
Informasi adalah keteralgan,
pernyataan, gagasandan
tanda-tanda
yang mengandung nilai, malcna dan pesan, baik data, fakta maupun penjelasannya yang dapa:tdilihai,
didengar dan dibaca yang dis4jikan datam berbagai kemasan danformat
sesuai dengan perkembangan telcrologi informasidan
komunikasi baik secara elektronik maupun non elektronik.6.
Dokumentasi adalatr pengumpulan, pengolatran, penJrusun€rndan
pencatatan dokumen, data, gambar dan suara untuk bahan informasi publik.Z
-
Informasipublik
adalah inlormasi yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikiriandan/atau
&teri*"
oleh Pemerintah Daerah yang berkaitan dengan penyelenggaraanpemerintatr Daeratr sesuai dengan peraturan perundang-u.ndangan serta informasi lain yang berkaitan dengan kepentingan publik.
8.
Badanhrbtk
adalah Pemerintah Daeratrdan
DPRDyang
fungsi dan
tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara yang_selaqlan atau seluruhi"rany*
bersumberdari
Anggaran Pendapatandan
Belanja Daeratr,
atauorgarrisasi non pemerintatl sepanjang seb"gan atau selurrrh dananya bersumber
dait enggaran fendapatan aan neUnSa Daeratr, sumbangan masyarahat dan/atau luar negeri.
g.
Pejabat-Irublik adatah orang yangdittrnjuk dan
diberi tugasuntuk
menduduki posisi atau jabatan tertentu pada Badan Publik.10.
PerangkatDaerah adalah
unsur
pembantu
Bupati dalam
penyelenggaraanp"*"rlotrh
d.aerah yangterdiri dari
sekretariat daerah, selcretariat DPRD, dinas daeratr, lembaga tekrris daerah dan kecamatan.L 1.Pejabat....
5.
6.
7.
11.
Pejabat Pengelola Informasidan
Dokumentasi yang selanjutnyadisebut
PPID"drf"t
pejabat struktural yang membidangi tugas dan fungsi pelay'anan informasi dan dokumentasi dan/atau kehumasan12.
Pejabat Pengelola Informasidan
Dokumentasi Utama yang selanjutnya di-se.butppID Utami
adalah
pejabat
stmkhrral
yang
bertanggungiawab dalampengUmpulan, pendokumentasian, penyimpanan, pemeliharaan, penyediaan,
aistrifuii,
dan pelayanan informasi di Pemerintatr Daerah.13.
PPID
Pembantu
adalatr pejabat
stmktural yang
bertanggungiawab9r1*
pengumpulan, pendokum"rrtasi^t,
penyimpanan, pemeliharaan, penyediaan,aistriUuli dan peiayanan informasi di lingftungan Perangkat Daerah.
14.
Atasag PPID adalah pejabat yang merupakan atasan PPJD Utama.15.
Pengelola Layanan Informasidan
Dokumentasi yarl;q selanjutnya singkat PLIDaaafan srr"uiru11 pengelola layanan informasi
dan
dokumentasidi
lingkunganPemerintah Daerah.
16.
Strindar Operasional Prosedur yang selanjutnya disingkat SOP adalah serangkaianpetunjuk
ierfulis
yang dibalmkan mengenai proses penyelenggaraan tugas-tugasPPID.
lT.
Tempat pelayanan permohonan Informasihrblik
yang geiqn:ytnya disebut deskadalatr
iempat
pelayanan permohonan InformasiPublik
baik
secara langsung maupun tidak langsung.18.
Daftar Informasi dan Dolnrmentasi Publik yang selar{utnya disingkat DIDP adalah catatan yang berisi keterangan secara sistematis tentang seluruh informasi dan dokgmentasipublik
yangbirada
dibawah penguasaan Pemerintatr Daerah tidak termasuk informasi dan dokumentasi yang dikecualikan.19.
Ruang Pelayanan Inforrnasidan
Dokumentasi yang selaniutnya disingkat RPID adalah tempat pelayanan infonnasi dan dokumentasi publik dan berbagai informasidan
dokumeniasilainnya
yang
berhrjuan
untuk
memfasilitasi penyampaianinformasi dan dokumentasi publik.
ZO. Sistem Informasi dan Dokumentasi Publik yang selanjutnya disebut SIDP adalah sistem penyed.iaan sistem penyediaan layanan informasi dan dokumentasi secara cepat,
-rd.t
dan wajar sesuai dengan Undang-Undang Ketenbukaan Lrformasi Publik.2L.
Sengketa Informasi adalatr sengketa yangterjadi
antara BadanPublif
dgnganp"*ihol
informasipublik dan/atau
pengguna informasipublik
yang berkaitar:rh"rrgal
hak
memperolehdan
menggunakaninformasi
publik
berdasarkan perundang-undangan.22,
Orang adalah orang perseorangan, kelompok orang, badanhulmm,
atau badan publik.23.
Pengguna lnformasiPubtik
adalatr orang yang menggunakan informasi publiksebagaimana diatur dal"m peraturan pemn<Iang-undangan.
24.
Pemohon Informasi Pubfik adalah warga negara dan/atau badan hukum lndonesieryang
mengag'ukanpermintaan informasi
publik
sebagaimanadiatur
dalam peraturan perundang-undangan.Pasal 2
T\rjuan ditetapkannya Peraturan Bupati ini adalah :
a.
mewujuelkan penyelenggaraan pemerintahan yangbaik,
yaitu
yang transparan,efektif dan efesien dapat dipertanggungiawabkan;
b.
mening[<atkan pengelolaandan
pelayananinformasi
dan
dokumentasi
di pemeriirtahanDaerih
untuk
menghasilkan layanan informasidan
dokumentasiyang berkualitas; dan
c.
terdapatnya SOP I"ayanan lnformasi F\rblik PPID.(1)
(2t
(3)
BAB II
AKSES INFORMASI DAN DOKUMENTASI PUBLIK Pasal 3
Informasi
dan
DokumentasiPublik
Pemerintatran Daeratr bersifatterbuka
dandapat dial<ses oleh setiap Pengguna Informasi dan Dokumentasi
Pub[k,
kecuali lnformasi dan Dokumentasi yang dikecualikan bersifat ketat, terbatas dan rahasia.Inforrnasi
dan
DokumentasiPublik
di
lingkungan Pemerintahan Daerah dapa!diperoleh oleh Pemohon Informasi dan Dokumentasi
Rrblik
dengan cepat, tqpat walrhr dan dapat diakses dengan mudah.lnformasi dan Dokumentasi yang dikecualikan sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) sesuai dengan kepatutan, kepentingan umum, dan/atau ketenhran peraturan perundang-undangan.
Informasi dan Dokumentasi Publik yang dikecualikan sebagaimana dimaksud pada
ayat (1), ayat (21 dan ayat (3) didasarkan pada pengujian atas konsekuensi yang
timbul
"p"bila
suatg Informasi dan Dokumentasi diberikan kepada masyarakat dengan pertimUangan yang seksama batrwa menutup Informasi dan Dokumentasi Pub6kdlpat
melindungi kepentingan yang lebih besar daripada membukanya atausebaliknya.
BAB III
HAK DAN KEWAJIBAN Bagtan Kesatu
Hak
,
Pa.sal4Pemerintahan Daerah berhak menolak memberikan informasi
dan
dokumentasiyang
dikecualikandan
tidat< sesuai dengan ketenhran peraturan perundang-undangan, seperti:a.
informasi dan dokumentasi yang dapat membahayakan negara;b.
infonrrasi dan dolmmentasi yang berkaitan dengan kepentingan perlindungan usaha dari persaingan usaha tidak sehat;c.
informasi dan dokumentasi yang berkaitan dengan hak-hak pribadi;d.
informasi dan dokumentasi yang berkaitan dengan rahasiajabatan; dan/ataue.
informasi dan dokumentasi yang belum dikuasai atau didokumentasikan.Informasi dan Dokumentasi yang dikecualikan sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) diajukan oleh PPID Pembantu kepada PPID Utama untuk selanjutnya ditetapkan
dengan Keputusan
Bupati.
;
Bagian Kedua Kewajiban
Pasal 5
Pemerintafuan Daerah
w4jib
menyediakan, memberikandan/atau
menerbitkan lnformasi dan Dokumentasi Publik yang berada dibawah kewenangannya kepadaPemohon Informasi
Rrblik
selain informasiyang
dikecualikan sesuai denganketentuan peraturan pemndang-undangan.
Untuk
melaksanakankewajiban
sebagaimanadimaksud
pada
ayat
(1),Pemerintahan Daerah dapat membangun dan mengembangkan sistem informasi
da11 dokgmentasi yang dapat membangun
dan
mengembangkan informasi dandokumentasi
yfitg
dapat diakses dengan mudatr.(4) (1) (21 (1) (21 8A8...
BAB TV
SOP PID
Pasal 6 (l)Jenis-jenis SOP PPID, antara lain :
'
'a.
SOi'Pen5msunan Daftar Informasi
hrblik;
b. SOP Uji konsekuensi lnformasi
hrblik;
c. SOP Penanganan Keberatan Informasi Publik; dan
d. SOP Fasilitasi Sengketa Informasi'
(2)SOP sebagaimana dimaksud tercantum dalam lampiran dan merupakan bagian yang
'
'tidak terpisahkan dari Peraturan Bupatiini'
Pasal 7
SOp sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 merupakan pedoman dan dilaksapakan oleh
ppID dal",,, pengelolaan
dal
pelayanan inforrrasipublik.
IBAB V
LAYAN
INFORMASI PUBLIK Pasal 8Dalam melaksalakan pelayalan informasi didukung oleh
Front
Offrcedan
Bacl<Office.
Front office sebagaimana rtimaksud pada ayat (1) meliputi :
a. desk layanan langsung; dan
b. desk layanan melalui media.
Desk layanan melalui media sebagaimana dimaksud pada ayat (21dilakukan melalui
t
ai"
rot
r"
lain menggunakan tilepon/fax, emailda'
website.Back Office sebagaimana dirnaksud pada ayat (1) meliputi :
a.
bidang pelayanan dan dokumentasi inforrnasi;b.
bidanl pengolahan data dan klasifikasi informasi; danc.
bidang penyelesaian sengketa informasi'Penyelenggaraan pelayanan informasi
jadwal sebagai berikut :
Pasal 9
publik
dilaksanakan setiaphari
kerja
dengan(1) {21 (3) (4)
Senin:
Kamis Istirahat Jum'at Istirahat 08.00s/d
15.30 WIB L2.AOs/d
13.00 WIB 08.30s/d
16.OO WIB 12.0s/d
14.00 WIB Pasal 10prosedur dan tata cara permohonan informasi
publk,
sebagai berikut :a. pemohon
inforrnasi'meminta
info.r"""i
publik. metatui petugas-dengan mengisiformulir
p"rororrorraninform""i
;;;;;
mehmpirkan foto copy KTP pemohon danpengguna informasi;
b. petugas
*"*u"ritan
tandabukti
penerimaan permintaan infor:rrasipublik
kepadapemohon informasi;
c. petugas
-
memproses permintaan informasi publik sesuai dengan formulir permintaanirrort"*i
publik yan; tehh ditandatangani oleh-pemohon informasi;a.
jik"
,
permohonin
-informasi
diteri;a,
maka
petugas
menyampaikan
suratpemberitatrurrrl"rtrti"
kepada pemohon yang memuat lieterangan apakatr informasiyang d.iberikan dalam bentuk soft copy
*t"ri
a"t*
tertulis,
biaya yang dibutuhkanL"t[f.
keperluan penggandaan atau pengirimT, serta walrtu penyediaan;e. apabila permohonan*informasi
aitirfa{
maka
petugas menyampaikan Penolakanpermohona. Irrformasi
dengan mencanhrmkanallsan
penolakan berdasarkanketentuan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2oo8 tentang Keterbukaan Informasi Publik;
f.
petugas menyerahkan informasi sesuai dengan yang diminta oleh pemohon informasi; dang. petugas membukukan dan mencatat ke dalam buku Register Permohonan lnformasi Publik.
Pasal 11
ppID menyampaikan Informasi
publik
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1o palingi"-"
fO ("Lpufuh) hari kerja sejak di terima permi'taan. Pasal 12(1) Inforrnasi publiksebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 tidak dipungut biaya'
(2) Pemohon
dan/
atau pengguna informasi menanggung biayauntuk
penggandaan atau perekaman, atau menyediakan media cD atau flashdisk untuk perekaman daftrPasal 13
(1)
PPID dalam melaksanakanlayanal
informasi publik,kepada-pemohon informasipublik dibanhr oleh Pejabat fUngsional Arsiparisl
h'stukt*ur',
Pranata Humas' dan Pranata KomPuter.(21
untuk
petugas pada desk layanan Informasipublik
diutamakan yang6smiliki
kompetensi
dibidang
p"rrg"t"hr*
mengenai-peraturan
pcmndang-undanganketerbukaa, informali puUUf< dan
pelaya'ai
publik, keterampilan dan sikap dalam berkomunikaS,""tirrgti"
dapai*int
tijutg
a*"*
melaksanakan tugaspelayanan
informasi.
'
Pasal 14setiap pemohon informasi
publik
dapat mengaiukan keberatan secara tertulis kepadaatasan pptO berdasarkan alasan berikut;
a. penolakan
"t"";;*riri"",
i"f"r*asi
berdasarkan alasan pengec-ualian sebagaimanarti,aksud
dal;
Pasal
L7
Unda'g-Unda'g Nomor
L4
Tahun 2008
tentang Keterbukaan lnformasi Publik;b. tidak disedi*ralnya
irrfo*r""iberkala
sebagaimana dimaksud dalam pasal 9Undang-undalg
Nomor r+tatrun
2oo8 tentang Keterbukaan Informasihrblik;
c. tidal< alto,gg*pi permintaan informasi;
;.
;"r*trlr"rr-Lriori"asi
ditanggapi tidak sebagaimana diminta;".
f.
iia*
pengenian dipenuhinya permintaan informasi;biaya yangld,t
wadar; dan/ataug. penyamp"r"r, io,for|rrasi yang
*"t
Lini*"ft,
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11'Pasal....
!
Pasal 15
Prosedur
dan
tata
cara
pengajuan keberatanatas
permohonaninformasi
publiksebagaimilla dimaksud dalam Pasal 14, sebagai berikut :
a. pemohon informasi mengqjukan keberatan atas permohonan informasi publik melalui
petugas
desk
layanan langsung/media dengan mengisiformulir
Keberatan Atas Permohonan Informasi yang telah ditenhrkan;b. pehrgas memberikan
bukti
penerimaan pengqjuan keberatanatas
permohonaninformasi publik;
c. petugas memproses pengajuan keberatan atas permohonan informasi publik;
d. petugas menyerahkan keputusan tanggapan sebagai jawaban terhadap pengajuan
keberatan atas permohonan inforrnasi publik; dan
e. petugas membukukan dan mencatat
ke
dalatttbuku
Register Keberatan InformasiPtrblik.
BAB VI
PENGUMPULAN DAN PENGIfl.ASIFII(ASIAN INFORMASI
Pasal 16
(1) Informasi yang dikumpulkan PPID adalah informasi yang berkualitas dan relevan dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah.
(21 Informasi yang dikumpulkan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat bersumber dari pejabat dan arsip, baik arsip statis maupun dinamis.
(3)
Pejabat
sebagaimanadimaksud
pada
ayat
(21
merupakan
pejabat
yangbertanggungiawab
dalam
pelaksanaantugas dan fungsi
di
Satuan
Kerjanya,sedangkan
arsip
statis
dan
dina'nis
merupakanarsip yang
terkait
dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sahran kerja bersanglmtan'(4)
Penyediaaninformasi
dilaksanakan dengan memperhatikantahapan
sebagai berikut:a.
mengenali tugas dan fungsi perangkat daerah;b.
mendata kegiatan yang dilaksanakan perangkat daerah;c.
mendata inforrnasi dan dokumen yang dihasilkan; dand.
membuat daftar jenis-jenis informasi dan dokumen. Pasal 17Komponen utama yang perlu disiapkan dalam pengelolaan dan pelayanan inf6rmasi dan
dokumentasi, melipr.lti :
a. orgarlisasi / kelembagaan;
b. kebliakan dan Peraturan Daerah terkait;
c. sumber daya manusia; d. progrrtn dan kegiatan;
e. anggaran
dan
dokumen pelaksanaan anggaran yang meliputiunsur
program dankegiatan;
f.
sarana dan prasarana serta Sistem Informasi (IT);g. daftar informasi yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala; h. daftar informasiyang w4jib diumumkan secara serta merta;
i.
daftar informasi yang wajib tersedia setiap saat; danj.
daftar informasi yang dikecualikan.Pasal 18
(l)Dalam proses pengklasifikasian, informasi terdiri dari :
a. informasi yang bersifat publik; dan
b. informasi yang dikecualikan.
(2)Informasi yang bersilat publik sibagaimana rlimaksud pada ayat
(l)
humf a, meliputi: a. Informasi yang bersifat terbuka;b. lnformasi yang wqiib diumumkan secara serta merta; dan
c. Informasi publik yang wajib terseclia setiap saat.
(3)Informasi yang bersifat terbuka sebagaimans dirnaksud pada ayat (2)
huruf
a, yaituinformasi yang wajib disediakan dan diurnumkan secara berkala, meliputi :
a.
profil
yalg
metputi
seperti sejarah singkat,
struktur
organisasi, tujuan, kedudukan, tugas dan fungsi, program kerja, dan sebagainya;b.
informasi
mengenai
kegiatan
dan
kinerja
Pemerintah
Daerah,
LaporanAkgntabilitas Kinerja (LAKIP), Laporan Keterangan dan Pertanggungiawaban (LKPj),
Laporan Penyelenggaraan Pemerintatr Daerah (LPPD), dan lain sebagainya;
c. informasi mingenai laporan keuangan, seperti laporan realisasi anggaran, laporan
pendapatan daerah, laporarl pertanggungiawaban keuangan, dan sebagainya; d. informasi lain ya4g diatur dalam perahrral perundang-undangan;
e. informasi yang lebih detail atas permintaan informasi;
f.
Informasi yrrrE w4iib diumumkan secara serta merta, yaitu informasi yang dapatmengancam hajat hidup orang banyak dan ketertiban umum, meliputi :
g.
informasi
mengenai bencanaalam,
potensitsunami,
gunung meletus, tanahlongsor, banjir darr lain sebagainya;
h. infJrmasi mengenai
li*b"I1
berbahaya, seperti laporan hasil pemeriksaan bahan kimia yang berada di sungai, laut, udara dan pemukiman umum;i.
informasi
mengenai penggusuranlahan, seperti
penggunaanlatran
untuk
kepentingan umum;
j.
hafhin
yang mengancarn hajat hidup orang banyak.(4)Infonhasi publik yang wajib tersedia setiap saatsebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, meliputi:
a. daftar selunrh informasi publik yang tidak termasuk informasi yang dikecualikan; b. produk hukum Pemerintatr Daerah dan latar belakang pertimbangannya;
c.
ielumh
ket{jakan yang ada serta dokumen pendukungnya dapat dilihat dan/ataudibaca di Perangkat Daeratr;
d.
rencala kerja
program dan kegiatan, termasuk perkiraan pengeluaran tahunanPemerintah Daeratr;
e. pedanjian Pemerintah Daeratr dengan pihak ketiga;
f.
-informasidan
kebijakanyang
disampaikan Pejabat Pemerintatr Daerah dal'am'pertemuan yang dibuka untuk umum;
g. prosedur
kerja
pegawai Pemerintatr Daerah yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat; dan/atauh. lapoian mengenai pelayanan akses Informasi
Pubtk
sebagaimanadiatur
dalamUndang-Undang Nomor-14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik; (S)Informasi yang Dikecualikan sebagaimana dimaksud pada ayat {1)
huruf b
ada-lahinformasi sebagaimana diatur dalam pasal 17 dan pasal 18 Undang-Undang Nomor
14 Tahun 2OO8 tentang Keterbukaan lnformasi PubEk'
(6)Prinsip-prinsip
-yanq
harus
d.iperhatikan dalam mengelompokkan informasi yangdikecualikan sebagaimana dimaksud pada ayat (5), seualai
beittut:
a'
|etat,
artinyauntuk
mengategodkani"io."ia"i
yanE dikecualikanharus
benar*-
belar mengac-u pada-metode yang valid dan*eng"a"f,.rrtrrt oU[f.ti"it"";
b'
terbatas,artinya
informasiyang
dikecualikarr-harus
terbats
pada
informasi tertenhr untuk mlnghindari penlfsTdr yang subyektif dan kesewenangan;c'
tidak muflak, artinya tidak ada informisifang
secdra muflak dikecualikan ketikakepentingan publik yang lebih besar mengliendikinya;
(7) Infornrasi yang dikecualikan sebagaimana rlimaksud pada ayat (5) harus melalui
metode
uji
konsekuensi,diuji
bahaya yangmendasari'p"r"rrto*
suatu informasi tersebut hanrs dirahasiakan.(8)
Untuk lebih menjamin suatu informasi dapat dibuka atauditutup
secara obyekrjf,
maka metode sebagaimana tersebut pad3 ayat (7) dilengkapi
J""g;;
uji
kepentinganpublik. yang
mendasaripenentuan
inrormisi
haris'dildt
sesuai
denga, kepentingan publik.(9) Pengklasifikasian akses informasi implikasi informasi
dari
sisi politik,keatttapan.
harrs
disertai pertimbangantertulis
tentang ekonomi, sosial budaya, dan pertatrarrandai
t1)
(2)
Pasal 19
Pendokumentasian Informasi merupakan kegiatan penyimpanan data
da11 informasi,
catatan dan/atau keterangan yang dibuat dan/atau diterima oleh perangkat Daerah
grma membantu PPID dalam melayani permintaan informasi.
Pendokumentasian Informasi sebagaimana climaksud pada
ayat
(I)
dilaksanakansesuai dengan peraturan perundang'undangan bidang kearsipan dan peraturan di
bidang tata naskah dinasdi lingkungan pemerintah Daerah. Pendokumentasian informasi sebagaimana ctirnaksud
pada ayat (l) meliputi :
a.
Deskripsi Inforrnasi:b.
Verifikasi Informasi:c.
Otentifikasi Informasi;d.
Kodefikasi Informasi; dane.
f.enataan dan penyimpanan Informasi. BAB VII PELAPORAN pasal 20 {s) (1) (2t(1)
Petugas pelayanln inforrnasi publi|< membuatlaporan pelaksanaan tugas harian.
t''
*f"m"#ffif"
dimaksud
pada
":.f
trr
di";;rik;
kepada
bidang(3) Bidang pelayanan informasi sebagaimana dimaksud-pada
ayat (21me.mbuat laporan
pelaksanaan tugas setiap bulan untuk d.isampaikan kepada ppID.
(41 PPID sebagaimana dirnaksud
pada-.lv*
iq;;mbuatlaporan
kepada sekretaris Daerah'selaku atasan ppID paring*"dilit
""iip
o (enam) bulan..
BAB VITIKETENTUAN PENUTUP
Pasal 2 1
Peratur'an Bupati ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan
Agar setiap
oirng
mengetahuinya, memerintatrkan pengundangan Peraturan Bupati inidengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Tanah Datar'
Ditetapkan di Batusangkar
pada tanggal 4 April 2Ol7 BUPATI TANAH DATAR,
ttd.
IRDINANSYAH TARMIZI
Diundangkan
di
Batusangkarpada tanggal 4
April
2OLT SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN TANAH DATAR,ttd.
HARDIMAN
BERITA DAERAH KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2OL7 NOMOR 10
Salinan sesuai dengan aslinYa
SETDA. ANAH DATAR,
JASRINALDI, SH, S.SOS
P a -) 2 U N \J
t
t{ n a oz
r
'0 N o a E Uc
fr r, FJ 2c
ac
z
z
z
r1 ox
?t
a 'Uc
tdr
X HJryFYE6t
2 -27;JFh H-'11 vPvaozfr7
X O .. / zY.io'r r'l!'J!2z>
<4U:EJ
>>c.
afrz:
/'oOP)
TTJ.UY: zf5':, ,t*\L dPH>
:*a
a^ JV>3
:EF
: tlrr (>fi
/ tt.)Fd
(arat
)*->N
E-E'
1z2E
d->z
z'4
>o
-3
2"aNi
m Nz
9gFfifiEF$$[
IIr[[EEE
gigt
rE
E EBg'*giE
F$$
HE}En
rdE.
tEi
s-H,E+$F
E[E,g
*E
BBBEE
FEgr$gf
r*.8
Hg
gH
s
gl
-.5 cL ) -.SHH
S5r'q
I
Balf d $(!D0) AD 15 o t.Y'P.ffiggEBgE{iBEEgg
IgIEFIEEEggEE$E[[
r
rg*uEE[
"E-$H
x
o GI D i+ D El.
rE rd Et
o B rt D E g E o D F T D E D Et
U e 6 D B t, D T D E Et
UI
Sni
SD
!o r
8p8PE8S8F
8E
el1.pIL^eEOqOH,3o33r3je3
e3
444I
9Pl
N N
H-7
(/) cn
$-t
qE
P 4
-)u E[
&
B.
B-i
io
t, tr
t
H i':
r
5
5 PPO9Sni9.r!.)f
8F8F
EBFEF
8F
6E6E
s6;Fi"E;
ZZr:'
9PP'totoH
d
d3
B
$
E,)-OtrtC.
555ErP
x
o o E oa Tf D E,
E E o Er
t
lrt
E trl8E*
d. :1 i5tHI
tsBS
$F
E8W
5BE
ilH3
PB$
g.F
{)
F a; d ,lo.r'1o E=
$Hs
OHKgr,H
q
-'r
p6'
o.0.o.p.r,
B B B E.Est
s€#
Dtrdtr
HHLPfiEh'm
rB
H g fr:l .B !' 9 ot
ttt
,+ Fi o*
u| n (, E
FT
qtlB B EE$[fi
!81
o -v
$E'E
tr' 9,,f
ts !r oEnr
EV
=o--n
HO SH ddz
(Do 55 0!o :p B€cF
E.B6u
nH
\oFfi
HP€E
!,8tr
o.aiF'P;r!+<
B s.g,r
B H .gr
3*6sEHEi33
iH
H HgEE
qA
BHIilEg}gI
E
t [
$
r
Hix
:;E,sg$HBB?i
F3 $
E E,fr$fi;
B TE'il
A.i
*
*
'ertg.
Eilf
u$frE;6
E
HH
H H e.9.a.E'9EB
$
E'E MoEPP
BgE
EsEd
ETFTT
E
[t[H
EI
EEi
gB
E p .l (, q)$E$
Eg
s
oPv
\*a
EFI
sE
3
BSE
93.
8n*
.+H x6dAj
a) No().i\rfg
Pi( o.P PilFFgB
g
Esg
rE.gd
g.#[
d:i oO H.H +e o a 0.11 4rgsI
g
rH $
Poq =gH
E U Ua.a.tr'D
p.(,E?EBB.P
ElfsFs
BEEF*
r----
,
'P a :-J P
z
-1 'o F] a o zr
rJ o @ FN U C N r-j ! .U ln n 7 o oz
P z z "rJ o > a ,o C uJr
I'
1
offi
En
gE'
*F
E{fEFfr
s'E:fH
I
;
$
aEr
iE
rE"
?
$t
EEt$$
pDSi+E,
B !0 ,ix
o m D D E$s
CViB
E o D F t, D E D 1 (t a oEd trDLE
E-t
UEgE
fEs"
suE
x
uB
IEE
D E (odtu|o
ao o r.o
(D *.PF.HH€
FE
r
p
Erf
s€
rH
$se.
!.)
!'
ftrg
tgggFrrg
gEE
i."!fr'EE
-a;
s'
dsd
H (J Ja 9) ilx
o o tr m F Dt
D Et
o F & E F ll E nl tr}. tr'd 0. g, E r( 'd**18fi988.
gE.g$EI[E
qi P'Arts
Gl i:t o) oP$B;[$f;EgI
gfBfrs$iB
niiJ Gtr q)'pEr
(t-{
D tr crr0g
$[Efr
,9Po6
.gF$
*gFilr$n
E
Er,flE
*
5'H
ot
t
c*
x
(!Efges
tr[[r
iIf,Ef,
HE
[
*
F)t
.u U c E u tf g C' o 3. !f orr
€B
Ep
IE
p:r
tro
r3
Ed
FH
'*O B o tr ET o tf sa
5 B p o n, d o or
tr ts o P m E E' 0) tr t,t
o ! l) o A't
,U Uc
o H D A) !D 'o 'E, U o) ! GIo
E + N o (!:'
E EIE0Hg
ilHE
ts o.o bDpBSr'
D(h O'SB
H r- F.bFSE.
EEx
Epb
tr *da9
FE, rr.s
U o F d B o o) 0a E' r+ A) o (! E(D tr o o p "d t( o. r'J o o a.iitsBq.U
bd hi'gP
I
PX
EsB#
FErI
0)P=
tr'E E.cxEl
X,'q;H
3 A) P.5 I.D o)rt'
fs
{
H'E f pFSg
opH!,9
Hi8!
9. 9 PJ-t'L
o.D ^;-ts.H) NP (D* HJ C' tDE5.
p F E A) o rc d cr Fo
E I D o o T EI o o D o' E p U,!') a .J
z
U o "o rq U) oz
r-fr -UHt
-z
a r4 t! 2 oz
rr1 (, P a C w -(1) P4
I
AIEEH
EEEgB
*
H-
B$$HTE
rEEEE
.'I v;
I
E q'nEE fi
x
o fil D D EBiEBEEE$BEEEiIiBHt
(rp
H
EgE
EgH
n o D !l' o D F DII
h
nrp$
$$$r
rE6
EE
fi
[EE
Et
o E 0t
o E}H
$rsE
c
F-9.Ps
$
ErE
sHiI
EON E TtoEr
FstHi
Fc
fr7
i o H't!*,8
+[
d
"otr D Hg
B{
-'o 5'oE';B
to67rv
tro
HH H9sg
x
o o Fa
F E ! D E ! o trr
t
Ft
E nf,
$frf$
H$EEENI
?
+[$$
Hr
gE
5.3.58
rld o0) Jl. h. DP Br
B !) H a o D E (t E{
,tF t+ t 9^Es$
B t-Ef,EHH
ES:€
fftsP
i1 D '1.iltr
$$
FI
'@ D d.o-.H
H9
d:i
Dd 3o (n!, HT F 3,$
s
$E
fl
fqBHE*n
frE:
fI
E2'
5i$ E:m*
v9 o I*
t
c a+x
(l)
tEtEItIr
EEEIE-EH
PS'E.
E @C f (xlF'4.
Bf,EIEEIr$EI
r-{B
BEH
E"s 8'sB
ts E E.s.-
5'1s
aD
I
B*F
Hir
x5
EA
(rtl iroB
E.D Eo. Fa \{sts
OF OIr!rt
o 3a
I
tr p o o I -t p E o bti
p 5a
E D @ ELOr&
frH
XEIs
$g
tn q)p a ,J z \J C .U r5 F a