• Tidak ada hasil yang ditemukan

DARI PENELITIAN KE KORPORASI DAN DIPLOMASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DARI PENELITIAN KE KORPORASI DAN DIPLOMASI"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

DARI

PENELITIAN

KE KORPORASI

DAN

DIPLOMASI

energi

(3)

Dari Penelitian ke Korporasi dan Diplomasi Energi

Editor : Irfan Khosirun Cover/Layout : Kamil Yuliana Sidik Dicetak oleh : Badan Litbang ESDM

Edisi : Pertama

Cetakan : Pertama

Hak cipta pada Badan Litbang ESDM, 2014 Data katalog dalam terbitan

Rahman, Maizar

Dari Penelitian ke Korporasi dan Diplomasi Energi Oleh Maizar Rahman

- Jakarta, Badan Litbang ESDM, 2014

xxiii, 496h., 25 cm

1. Dari Penelitian ke Korporasi dan Diplomasi Energi 2. Judul ISBN 978-602-71139-1-6

Badan Litbang ESDM, Jalan Ciledug Raya Kav. 109 Jakarta, Telp. 021-72798311, Faks. 021-72797968

(4)

iii

Pengantar

Pengetahuan adalah milik publik sehingga setiap orang berhak memilikinya dan mengambil manfaat darinya. Pengetahuan terbagi menjadi dua jenis, yaitu tacit dan eksplisit. Pengetahuan eksplisit merupakan pengetahuan yang telah didokumentasikan atau tersimpan dalam wujud nyata berupa media atau semacamnya. Pengetahuan eksplisit tersebut hanya sebesar 20%, sementara pengetahuan tacit sebesar 80%. Pengetahuan tacit ini sangat sulit untuk dikomunikasikan dan disebarkan kepada orang lain karena tersimpan pada masing-masing individu. Oleh karena itu, manajemen pengetahuan (knowledge management) hadir untuk menjawab persoalan ini, yaitu langkah-langkah sistematik (mengumpulkan, menyimpan, dan menyebarkan/ menggunakan) untuk mengelola aset pengetahuan sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja institusi secara berkelanjutan.

Badan Litbang ESDM memiliki “institusional memory” bertugas untuk melakukan inventarisasi critical knowledge dan pemetaan knowledge source yang terkait dengan kegiatan litbangyasa unggulan. Sebagai langkah awal dalam pengelolaan pengetahuan dan inovasi, kami berupaya untuk

meng-capture pengetahuan tacit yang dimiliki oleh para senior di lingkungan Badan

Litbang ESDM menjadi pengetahuan yang mudah dikomunikasikan dan didokumentasikan (eksplisit). Para senior tersebut merupakan para pelaku litbang (pakar) di bidang migas, mineral, batubara, ketenagalistrikan, energi baru terbarukan, maupun geologi kelautan yang telah dan akan memasuki masa purnabakti.

Berbagai pengalaman berharga yang dimiliki para pelaku litbang dapat dipakai seterusnya sebagai dasar dan secara berkelanjutan oleh para peneliti, para penyelidik bumi, perekayasa, para koordinator, jajaran manajemen dan

Dari Penelitian ke Korporasi dan Diplomasi Energi

Editor : Irfan Khosirun Cover/Layout : Kamil Yuliana Sidik Dicetak oleh : Badan Litbang ESDM

Edisi : Pertama

Cetakan : Pertama

Hak cipta pada Badan Litbang ESDM, 2014 Data katalog dalam terbitan

Rahman, Maizar

Dari Penelitian ke Korporasi dan Diplomasi Energi Oleh Maizar Rahman

- Jakarta, Badan Litbang ESDM, 2014

xxiii, 496h., 25 cm

1. Dari Penelitian ke Korporasi dan Diplomasi Energi 2. Judul ISBN 978-602-71139-1-6

Badan Litbang ESDM, Jalan Ciledug Raya Kav. 109 Jakarta, Telp. 021-72798311, Faks. 021-72797968

(5)

Dari Penelitian ke Korporasi dan Diplomasi | Prof. Riset Dr. Maizar Rahman

pelaku litbang lainnya sebagai sumber acuan, inspirasi, dan pembelajaran dalam menyelesaikan berbagai persoalan kelitbangan, baik itu sifatnya substansial keilmuan ataupun penyelenggaraan. Karenanya, kami meminta kepada para senior tersebut untuk meninggalkan “warisan” kepada generasi selanjutnya dengan menuliskan pengalamannya selama berkiprah di Badan Litbang ESDM dan diterbitkan dalam buku-buku yang disebut knowledge

sharing series. Buku yang berjudul “Maizar Rahman, dari Penelitian ke

Korporasi dan Diplomasi Energi” ini adalah salah satu produk awal dari gagasan tersebut.

Prof. Riset Dr. Maizar Rahman adalah seorang peneliti yang memiliki pengalaman beragam karena mendapatkan bermacam-macam penugasan dalam karirnya. Walaupun demikian sampai usia 50 tahun kegiatannya tidak beranjak dari lingkungan penelitian di bidang teknologi proses dan aplikasi di Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (PPPTMGB) “LEMIGAS”. Kiprahnya di penelitian tersebut telah dapat membawanya ke posisi Profesor Riset, posisi jabatan tertinggi di fungsional peneliti.

Kemudian, pada tahun 1998 beliau mendapat penugasan manajerial puncak di PPPTMGB Lemigas. Selesai dari penugasan sebagai Kepala PPPTMGB Lemigas, beliau dipercaya mengemban tugas di luar kelitbangan seperti sebagai Sekretaris DKPP (Dewan Komisaris Pemerintah untuk Pertamina), Presiden Komisaris PT Chandra Asri Petrochemical, Akting Sekjen OPEC, Gubernur OPEC, dan Komisaris Pertamina. Selesai dari semua penugasan tersebut, pada usia 62 tahun, beliau “back to campus” PPPTMGB Lemigas dan dipercaya sebagai Ketua Scientific Board di jajaran Badan Litbang ESDM. Buku yang ditulis Prof. Riset Dr. Maizar Rahman ini cukup kental berisikan pengalaman beliau dalam mengelola kelitbangan di PPPTMGB Lemigas, di samping menyajikan aspek teknologi proses dan aplikasi yang digelutinya sebagai peneliti. Tulisan-tulisan lainnya mengenai harga minyak dunia, energi, korporasi Pertamina, dan diplomasi energi merupakan cerminan hasil kegiatannya di berbagai penugasan lainnya. Latar belakangnya sebagai peneliti telah sangat membantunya dalam menuangkan pikiran dan pengamatannya atas berbagai hal tersebut.

(6)

v

Tulisannya mengenai harga minyak dunia menggambarkan dinamika harga minyak dunia dari waktu ke waktu yang menjadi kerisauan semua pelaku ekonomi global. Uraiannya tentang energi merupakan hasil pengamatan energi nasional dan global disertai masukan saran-saran kepada pemangku kepentingan yang terkait. Catatan tentang restrukturisasi korporasi Pertamina yang disusun bersama tim penulis yang kompeten merupakan cerminan pandangan para begawan energi yang sangat 'concern' kepada keberlanjutan badan usaha ini setelah lahirnya undang-undang Migas yang baru. Tak kurang pula pentingnya kumpulan tulisan tentang diplomasi energi berdasarkan apa-apa yang dialaminya dalam tugas-tugasnya di OPEC.

Kiranya buku ini dapat bermanfaat bagi generasi penerus peneliti maupun bagi masyarakat.

Kepala Badan,

(7)
(8)

vii

S

eraya memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, dengan bangga saya menyambut baik terbitnya buku yang berjudul “Dari Penelitian ke Korporasi dan Diplomasi Energi”. Saya sangat menghargai upaya Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral untuk menerbitkan seri Knowledge Management yang antara lain berupa buku yang berisikan pengalaman para senior pejabat fungsional di lingkungan Badan Litbang, seperti dicontohkan oleh buku ini, yang ditulis oleh Prof. Dr. Maizar Rahman.

Pertama kali saya mengenal Dr Maizar Rahman adalah pada tahun 1997, sewaktu saya sebagai Ketua Kelompok Kerja di DKPP (Dewan Komisaris Pemerintah Untuk Pertamina). Beliau mempresentasikan usulan formula baru minyak pelumas hasil penelitian Lemigas kepada Pertamina. Dari situ saya melihat dia sebagai seorang yang berusaha keras membumikan hasil-hasil penelitian lembaga tersebut kepada industri migas.

Pengenalan kedua adalah sewaktu saya berkunjung ke Lemigas selaku menteri ESDM, bulan Desember 2000, di mana beliau mempresentasikan kegiatan riset Lemigas. Keseriusan beliau dalam meningkatkan reputasi

PROF. IR. PURNOMO YUSGIANTORO, MA., Ph.D

MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL PERIODE 2000-2008

(9)

Dari Penelitian ke Korporasi dan Diplomasi | Prof. Riset Dr. Maizar Rahman

Lembaga ini terlihat dengan selesainya akreditasi mutu semua laboratorium serta manajemen mutu Lembaga tersebut. Juga diserahkannya untuk pertama kali royalti paten kepada peneliti Lemigas. Saya diminta untuk meresmikan acara-acara tersebut. Dr Maizar juga tetap meneruskan tugas penelitiannya sehingga dapat mencapai tingkat tertinggi jabatan fungsionalnya, Ahli Peneliti Utama, yang kemudian dikukuhkan sebagai Profesor Riset.

Pada tahun 2002 DKPP memerlukan pengganti Sekretaris DKPP Roes Aryawijaya, yang dipromosikan ke Kementerian BUMN. Atas saran para staf, Dr Maizar kemudian saya tunjuk sebagai Sekretaris DKPP yang baru. Dengan sendirinya beliau mendapat penugasan langsung dari saya yang saat itu selaku Ketua DKPP. Saudara Maizar dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik yang berakhir waktu Pertamina beralih bentuk menjadi Persero pada akhir 2003. Pada tahun2002 tersebut Dr Maizar juga ditunjuk sebagai Presiden Komisaris PT Chandra Asri Petrochemical (yang waktu itu kepemilikannya di tangan Pemerintah) karena latar belakang pendidikannya yang kental dengan bidang petrokimia.

Pada Desember 2003, Konperensi OPEC menunjuk saya, selaku Menteri ESDM, sebagai Presiden OPEC sekaligus merangkap Sekretaris Jenderal OPEC, untuk tahun 2004. Karena Sekjen OPEC harus berdomisili di kantor pusat OPEC di Wina, Austria, maka konperensi OPEC menyarankan saya untuk menunjuk seorang “Acting for Secretary General” sebagai pelaksana sehari-hari Sekjen OPEC di Wina. Kemudian, atas saran Duta Besar Indonesia untuk Austria pada waktu itu, Thomas Aquino Samodra Sriwijaya, Dr Maizar lalu diusulkan mengemban tugas tersebut.

Pemantauan saya atas kinerja Saudara Maizar di Wina yang saya evaluasi melalui staf manajemen Sekretariat OPEC menunjukkan bahwa Saudara Maizar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan mendapat apresiasi dari Konperensi OPEC dalam sidangnya di Kairo pada bulan Desember 2004. Selanjutnya, sejak 2005, saya menugaskan Saudara Maizar sebagai Gubernur OPEC untuk Indonesia yang diembannya dengan baik sampai akhir 2008. Sejak tahun 2009 Indonesia mulai membekukan keanggotaannya di OPEC, dikarenakan Indonesia sudah berstatus net importer. Paralel dengan tugasnya sebagai Gubernur OPEC, setiap tahun Dr Maizar juga ditugasi menyampaikan

(10)

ix

analisis mengenai harga minyak dunia sebagai dasar penyusunan RAPBN di Komisi VII DPR.

Pada akhir 2006 Saudara Maizar juga ditugaskan sebagai Komisaris Pertamina dengan pertimbangan kompetensinya di bidang teknologi Migas, pengalamannya di korporasi serta wawasan internasionalnya sewaktu di OPEC.

Saudara Maizar aktif menulis di media mengenai harga minyak dunia, tentang energi nasional maupun global, perminyakan nasional serta diplomasi energi, seperti disajikan kumpulannya dalam buku ini. Semoga tulisan-tulisan tersebut dapat menjadi acuan yang berguna. Buku ini, yang di dalamnya juga bercerita mengenai perjalanan Dr Maizar Rahman dari peneliti, ke korporasi dan diplomasi energi, kiranya cukup kuat mendukung pemilihan judul dari buku ini.

Akhirnya, saya berharap keberadaan buku ini tidak sebatas memperkaya khasanah pengetahuan kita, namun juga dapat digunakan sebagai sumber inspirasi dan pedoman oleh para peneliti muda dan menambah khazanah pengetahuan bagi bangsa kita.

Sekian dan terima kasih Wassalamu’alaikum, Wr. Wb.

Jakarta, Maret 2014

(11)
(12)

xi

Pengantar ...v

Daftar Isi ...xiii

Ucapan Terima Kasih ...xix

Bab 1 - Manajemen Penelitian ... 1

Organisasi Penelitian...5

Kriteria Keberhasilan Penelitian dan Pengembangan ...7

Ciri-Ciri Kerja Organisasi Penelitian dan Pengembangan...9

Struktur Organisasi Penelitian ... 10

Organisasi Matriks dan Tim Kerja ...11

Visi dan Misi Organisasi ...14

Tata Nilai Organisasi dan Personil ...15

Sumber Daya Manusia ... 20

Karir Pelaku Penelitian dan Pengembangan ... 23

Rantai Nilai Inovasi ... 24

Perencanaan Program Penelitian ... 27

Latar Belakang Penelitian ...28

Tujuan Penelitian ...29

Peralatan dan Bahan ...29

Tenaga Ahli...29

Biaya Penelitian...30

Penugasan Administratif ...30

Administrasi dan Keuangan Penelitian Organisasi Litbang Pemerintah ... 30

Manajemen Mutu ... 32

Scientific Board ... 34

Hak Atas Kekayaan Intelektual ... 36

Kerja Sama Penelitian ... 36

Interaksi Dengan Pemerintah ...36

Daftar Isi

(13)

Dari Penelitian ke Korporasi dan Diplomasi | Prof. Riset Dr. Maizar Rahman

Kerjasama Dengan Perguruan Tinggi Dan Lembaga Penelitian Lain ...37

Kerjasama Penelitian Dan Jasa Teknologi Dengan Industri Migas ...37

Kerjasama Dengan Pertamina ...38

Kerjasama Luar Negeri ...40

Pemasaran dan Arsitektur Bisnis Produk Penelitian ... 41

Insentif dan Penghargaan Peneliti ... 41

Mempertahankan Keberlangsungan Migas Nasional, Pendekatan Strategis dan Teknologi dalam Mengantisipasi Regulasi Baru ... 44

Pendahuluan ...44

Status Migas Nasional Dewasa Ini ...45

Strategi Mempertahankan Keberlangsungan Migas Nasional ...48

Status dan Strategi Penguasaan Teknologi Migas Secara Nasional ...54

PENUTUP ...58

Membumikan Inovasi dan Menata Litbang ... 60

Bab 2 - Penelitian dan Pengembangan Teknologi Proses Migas ... 67

Penelitian dan Pengembangan Teknologi Proses Migas ... 68

Latar Belakang ...68

Teknologi Proses Konversi dan Separasi ... 70

Teknologi Konversi ...71

Teknologi Separasi ...76

Metodologi Penelitian dan Pengembangan Teknologi Proses ...81

Beberapa Pengalaman Penelitian ... 88

Karya Tulis Ilmiah ...91

Bab 3 - Lika-Liku Energi Indonesia ... 101

Karunia Untuk Kita Ada di Atas Tanah ...102

Hukum Fisika dan Masalah BBM Indonesia...105

Masa Depan Sumber BBM Indonesia ...109

Titik Rawan Bioenergi ...113

Prospek Biofuel Dalam Energi Nasional dan Global ...115

Tantangan Energi Dunia Dewasa ini dan ke Depan ... 116

Prospek Global Biofuel ... 120

Prospek Biofuel Nasional ... 125

Kesimpulan ... 128

Kiat RI Hadapi Krisis Energi ...131

Pajak BBM Masyarakat Mampu ...135

Berpihak ke NOC (Badan Usaha Migas Milik Negara) ...137

NOC di Beberapa Negara ... 138

Indonesia‘s Refining Developments: Future Prospects and Challenges ...142

Introduction ... 142

Supply and Demand of Petroleum Fuels ... 143

Existing Refineries ... 145

Future Refineries ... 146

Pertamina Planning ... 147

(14)

xiii

Conclusion ... 149

Acknowledgement ... 149

Cadangan Strategis Minyak untuk Keamanan Energi Indonesia ...151

Pendahuluan ... 151

Ketatnya Produksi Minyak Dunia sebagai Faktor Kerawanan Pasokan ... 152

Gangguan Pasokan Minyak Dunia ... 155

Pengelolaan Cadangan Strategis Petroleum di Negara-Negara Lain ... 156

Faktor- Faktor Kerawanan Pasokan Minyak Indonesia ... 158

Penyimpanan Minyak Mentah di Indonesia ... 160

Penyimpanan Dan Distribusi Bahan Bakar Minyak Di Indonesia ... 160

Kerja Sama Regional Ketahanan Cadangan Minyak Mentah dan Bahan Bakar Minyak. ... 161

Strategi Cadangan Strategis Minyak Bumi dan Cadangan Bahan Bakar Minyak Nasional di Indonesia ... 163

Kesimpulan ... 165

Technology Challenges In Indonesia Oil And Gas Development ...167

Introduction ... 168 Exploration ... 168 Production ... 172 Refining ... 175 Gas ... 179 Concluding Remark ... 180 Pajak Energi ...182

Menata Migas Indonesia ...184

Mengelola Lapangan Migas ...186

Energi Baru Kita Sangat Menjanjikan ...188

Subsidi BBM VS Mensejahterakan Rakyat ...192

Harga Minyak Mentah Dunia ... 193

Subsidi BBM... 194

Penikmat Subsidi ... 196

Mensejahterakan Rakyat ... 198

Penutup ... 199

Subsidi BBM, Sisi Global ...201

Subsidi BBM atau Subsidi Rakyat Miskin? ...203

Solusi LPG untuk Rakyat...206

Kilang Minyak Baru, Keharusan yang Mendesak ...208

Memperlebar Defisit ... 208

Pajak dan Insentif Fiskal ... 209

Bab 4 - Sekitar Harga Minyak Dunia ... 213

Perilaku Harga Minyak Dunia ...214

Pendahuluan ... 214

Perkembangan Harga Minyak Dunia ... 215

Pertumbuhan Ekonomi Dunia dan Permintaan Minyak ... 216

Cadangan dan Pasokan Minyak Dunia ... 218

Stok Minyak ... 219

Kapasitas Cadangan Produksi ... 220

Kapasitas dan Konfigurasi Kilang Dunia ... 221

(15)

Dari Penelitian ke Korporasi dan Diplomasi | Prof. Riset Dr. Maizar Rahman

Cuaca dan Bencana Alam ... 223

Pasar Berjangka, Pelemahan Dollar dan Spekulasi ... 223

Kebijakan Pasokan OPEC ... 225

Prediksi Ke Depan ... 226

OPEC dan Makin Rumitnya Harga Minyak...230

Stok Minyak ... 232

Kebijakan Harga OPEC. ... 233

Pouring Oil on Troubled Waters ...236

Fear Factor Harga Minyak Dunia ...240

Dampak Badai Katrina dan Rita Kepada Harga Minyak dan Perekonomian Dunia ...242

Dampak Isu Iran dan Irak Terhadap Harga Minyak ...245

Faktor Fluktuasi Harga Minyak Dunia ...248

Akankah Harga Minyak Dunia Turun Terus? ...252

Stok Banyak ... 253

Pengaruh Politik ... 254

Antisipasi Minyak Dunia...257

Harga Minyak Dunia, Sudah Sampai Puncak?...259

Harga Minyak dan Sikap Kita ...262

Harga Minyak dan Spekulasi ...264

Meredam Siklus Harga Minyak Dunia ...267

Penanganan Global Harga Minyak ...271

Kemana Arah Harga Minyak Dunia? ...273

The Ghost Of New York’, akan Nyatakah ? ...276

Harga Minyak Dan Stimulus Ekonomi ...280

Arah Harga Minyak ...282

Kapan Stabilnya Harga Minyak ...284

Lenturnya Harga Minyak Dunia ...286

Harga Minyak dan Kemelut Afrika Utara ...288

Misteri Harga Minyak Dunia ...293

Konflik Suriah dan Kemelut Minyak Dunia ...295

Bab 5 - Restrukturisasi Korporat Pertamina ... 299

Restrukturisasi Korpotar Pertamina ...300

Pertamina dan Perubahan Undang-Undang Migas ...300

Tantangan Pertamina di Masa Depan ...304

Politik Harga BBM Di Dalam Negeri ... 307

Kritisisme Publik dan Good Corporate Governance ... 311

Restrukturisasi Korporat Pertamina ...313

Visi dan Paradigma ... 313

(16)

xv

Strategi Peningkatan Daya Saing ... 323

Idealisasi Peran Pertamina ... 331

PENUTUP ...333

Harapan dan Legacy Pemikiran ... 334

Dari Legacy ke Imperatif Baru... 335

Bab 6 - OPEC dan Diplomasi Energi ... 339

OPEC, Optimalisasi Diplomasi Energi dan Strategi Mendatang Penanganan Keanggotaan Indonesia ...341

Tujuan Dan Operasionalisasi Opec ... 341

Pemanfaatan OPEC untuk kepentingan Indonesia ... 344

Manfaat bagi OPEC atas Kehadiran Indonesia sebagai Anggota ... 348

Aspek Legal Keanggotaan Indonesia di OPEC ... 348

Strategi Penentuan Status Keanggotaan Indonesia Saat Ini ... 349

OPEC, Jendela Indonesia Memandang “Halaman” ...357

Keamanan, Kebijakan, dan Diplomasi Energi ...362

Diplomasi Energi Mancanegara ... 363

OPEC dan Indonesia ...366

Konflik Kepentingan ... 368

Forecast of The World Oil and Gas Market Development ...370

Oil and The Challenges of the 21St Century ...378

But there is also a bigger issue at stake. ... 382

OPEC and Non-OPEC ...384

Fenomena Energi Bio ...389

Keamanan Energi Kawasan Suatu Keharusan ...391

Harga Minyak dan Faktor Geopolitik ...393

Geopolitik Perparah Harga Minyak ...395

Krisis Iran dan Energi Dunia ...400

Peta Gas Dunia dan Kebijakan Indonesia ...402

OPEC, Pendidikan, dan Hutan ...404

Indonesia Pasca-OPEC ...406

Rivalitas Pengamanan Sumber Energi ...408

Diplomasi Energi untuk Ketahanan Nasional...411

Pendahuluan ... 411

Status Energi Global ... 412

Diplomasi Energi dan Geopolitik ... 413

OPEC dan Indonesia ... 418

Kerja Sama Energi Internasional Dan Kawasan ... 420

Ketahanan dan Diplomasi energi Indonesia ... 422

(17)

Bab 7 - Dari Penelitian ke Korporasi dan Diplomasi (Sekilas Cerita

Seorang Anak Guru) ... 431

Lahir dan Besar di Bukit Tinggi ...432

Menempuh Pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM) ...435

Mendalami Teknologi Pengolahan Minyak dan Petrokimia di Perancis ...437

Kiprah Awal di LEMIGAS ...442

Kembali Lagi ke Perancis ...442

Karir Penelitian di Lemigas ...445

Sebagai Kepala Lemigas ... 447

Penugasan di Korporasi ...451

Ketua Kelompok Kerja Dewan Komisaris Pemerintah untuk Pertamina ... 451

Sekretaris Dewan Komisaris Pemerintah Untuk Pertamina ... 452

Presiden Komisaris PT Chandra Asri Petrochemical ... 456

Komisaris di Pertamina ... 459

Penugasan di Diplomasi ...463

Acting Sekjen OPEC ... 463

Gubernur OPEC ... 471

Kembali ke ‘Kampus’ Lemigas ...476

“Pascom Power”, Modal Masa Pensiun...477

Speech of Dr Maizar Rahman in Farewell Gathering for Acting for Secretary General ...478

Beberapa Kesan-Kesan Terhadap Maizar Rahman ...484

Oleh: Majalah Kabare ... 484

Oleh: DR Adiwar ... 487

Oleh : Ir Maskurun* ... 490

Oleh: Komar Tiskana ... 492

(18)

xvii

P

ada pertengahan tahun 2013 saya dihubungi oleh Bapak Hermansyah, Kepala Bagian Rencana dan Laporan, Sekretariat Badan Litbang ESDM, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan mengatakan bahwa para Peneliti Senior diminta untuk menuliskan buku Knowledge Sharing. Buku tersebut diharapkan berisikan pengalaman dari sang Peneliti selama berkiprah sebagai Peneliti. Juga agar buku tersebut dapat mengungkapkan pengalaman berharga sang Peneliti yang dapat dipakai sebagai acuan bagi para Peneliti Muda. Pengalaman tersebut dapat berupa kiprah yang bersangkutan, baik dalam kegiatan teknis penelitian maupun penugasan-penugasan lain yang didasari kompetensi yang bersangkutan, pengetahuan yang diperolehnya serta beberapa karya-karya tulisnya. Diharapkan juga dapat diungkapkan pengalaman pribadinya dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, yang telah membawanya dalam berbagai penugasan sebagai abdi negara. Dalam buku ini saya mencoba menuliskan pada Bab I mengenai manajemen penelitian, sesuai dengan apa yang saya alami dan ketahui baik sewaktu sebagai pejabat peneliti maupun selama memimpin kegiatan penelitian di Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi “LEMIGAS” baik sebagai Ketua Kelompok Peneliti Proses, ataupun kemudian sebagai Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Teknologi Proses, serta terakhir sebagai Kepala LEMIGAS sendiri

Ucapan

Terima Kasih

(19)

Dari Penelitian ke Korporasi dan Diplomasi | Prof. Riset Dr. Maizar Rahman

Bab II tentang lingkup dan metode penelitian dan pengembangan teknologi, dengan pendalaman khususnya pada proses konversi/katalisa dan proses separasi, sesuai dengan kompetensi dasar saya, dengan ilustrasi apa-apa yang sudah dilakukan LEMIGAS di bidang ini.

Pada Bab III disajikan kumpulan tulisan saya mengenai beberapa permasalahan energi Indonesia, baik energi fosil maupun energi baru, keamanan energi dan lainnya.

Bab IV adalah mengenai lika-liku harga minyak dunia. Sewaktu menjabat sebagai Gubernur OPEC di tahun 2004-2008 saya selalu mendapat penugasan dari Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral untuk melakukan kajian harga minyak dunia, terutama pada saat pembahasan RAPBN dengan DPR. Di samping itu berbagai media juga meminta saya untuk menulis tentang hal yang sama dari berbagai sudut pandang. Apalagi pada era tersebut harga minyak dunia sangat berfluktuasi dan selalu meningkat sehingga selalu menjadi kecemasan dunia termasuk Indonesia, yang pada saat itu sudah menuju status net oil importer.

Pada Bab V disajikan tulisan mengenai rekstrukturisasi Pertamina, di waktu perubahan dari status di bawah Undang-undang No 8 Tahun 1971, menjadi persero, sebagai konsekuensi Undang-undang No 22 Tahun 2001 mengenai Migas. Tulisan ini merupakan ringkasan buku putih Dewan Komisaris Pemerintah untuk Pertamina (DKPP), yang disusun oleh tim yang saya ketuai waktu saya bertugas sebagai Sekretaris DKPP.

Pada Bab VI disajikan beberapa tulisan mengenai OPEC dan diplomasi energi. Penugasan saya sebagai sebagai Acting for Secretary General pada tahun 2004 dilanjutkan sebagai Gubernur OPEC selama lima tahun merupakan pengalaman yang tersendiri pula. Hubungan OPEC dan Indonesia sesuatu yang khusus bagi Indonesia maupun bagi negara-negara OPEC. Di samping itu, disajikan pula tulisan mengenai energi global, baik dari sisi keamanan, ketahanan, permintaan dan pasokan. Demikian juga mengenai diplomasi dan geopolitik yang juga merupakan faktor-faktor yang berpengaruh kepada konstelasi energi dunia. Karena itu rasanya cukup bermanfaat kalau materi-materi tersebut juga dimasukkan dalam buku ini.

(20)

xix

Akhirnya pada Bab VII diceritakan pengalaman pribadi atau autobiografi singkat saya dari kecil sampai akhir masa tugas saya sebagai Pegawai Negeri Sipil selama 39 tahun.

Rasanya tidak ada yang terlalu istimewa dalam perjalanan karir saya. Namun setelah saya renungkan, semua itu terjadi demikian saja, tanpa diatur atau dikejar, sesuai dengan pegangan saya “I never pursue any position but I do

not refuse any assignment from my country”. Mudah-mudahan buku ini ada

manfaatnya bagi pembaca.

Buku ini rasanya tidak akan terbit kalau saya tidak didorong untuk menulisnya. Atas dorongan dan kesempatan yang diberikan Badan Litbang kepada saya untuk penulisan buku ini saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, khususnya kepada Bapak Sutijastoto, Kepala Badan Litbang. Demikian juga ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi “LEMIGAS” tempat saya dibentuk dan berkiprah selama karir profesional saya dan yang telah memberikan berbagai kesempatan pendidikan dan pembinaan kepada saya. Kepada para “adik-adik” Kepala LEMIGAS (sesudah saya), yaitu Ibu Dr. Ing. Evita H. Legowo, Bapak Dr. Ir. Hadi Purnomo, M.Sc., Bapak Ir. Rida Mulyana M.Sc., Ibu Dra. Yanni Kussuryani M.Si., yang dengan penuh kesantunan dan ketulusan telah mengakomodasi saya back to campus LEMIGAS, saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas semua segala perhatian dan kebaikan tersebut.

Perlu pula saya sampaikan terimakasih kepada media dan wartawan yang juga sudah mendorong dan meminta saya untuk menulis berbagai hal terkait dengan energi. Khususnya kepada Bapak Sabpri Piliang dari Suara Karya yang pertama kali mewawancarai saya tentang OPEC dan berlanjut meminta saya secara periodik untuk menuangkan tulisan mengenai situasi aktual di bidang Migas dan energi. Demikian juga kepada para rekan wartawan lainnya yang tidak dapat saya sebut satu persatu.

Kepada para senior saya, Bapak Ir. Sjarif A Lubis (Alm), Bapak Prof. Dr. Wahyudi Wisaksono, Bapak Dr. Rachman Subroto, Bapak Dr. Priyambodo Mulyosudirjo, Bapak Ir. Subijanto, yang adalah para Kepala Pusat sebelum saya, Bapak Ir. E. Jasjfi M.Sc., Bapak Ir. Atung Kontawa (Alm), Bapak Dr. Umar Said, Bapak Dr.

(21)

Dari Penelitian ke Korporasi dan Diplomasi | Prof. Riset Dr. Maizar Rahman

Wiranto Wiromartono yang semuanya pernah merupakan senior ataupun pimpinan langsung saya dan para senior lainnya yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu, saya menyampaikan terimakasih atas semua ketulusan hati mereka dalam membina saya. Semoga mereka selalu dikaruniai kesehatan dan kebahagiaan dan kepada yang sudah kembali ke Khaliknya semoga mendapat tempat yang sebaik-baiknya di sisi-Nya.

Kepada para rekan saya para Peneliti serta Pejabat Struktural lainnya, baik yang lebih senior, yang seangkatan, maupun yang lebih muda, yang merupakan mitra penting dalam berdiskusi, saling mengasah dalam ilmu dan pandangan hidup, penuh dengan simpati dan empati dan suasana kerja sama yang pekat, dan sebagian juga sudah dipanggil sang Khalik, saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya.

Juga terimakasih kepada anak saya Diah Bellani, yang telah memberikan bantuan berharga dalam editing isi buku ini.

Dan yang tak terhingga pentingnya adalah terimakasih saya yang sebesar-besarnya kepada Bapak Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro M.Sc., MA., Ph.D, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (2000-2009) , yang telah memberi saya berbagai tugas yang sangat bervariasi disertai arahan dan bimbingan dalam perjalanan karir saya sehingga daripada itu saya dapat menikmati wawasan yang luas dan bermakna dalam kehidupan ini.

Akhirnya, kami sadar bahwa isi buku ini, yang tentunya memiliki banyak kekurangan, baik pernyataan, data, tanggal dan penyebutan nama, untuk itu saya memohon maaf sebesar-besarnya atas segala ketidaknyamanan yang ditimbulkannya, dan kami siap menerima kritikan dan perbaikan apapun dengan segala kelapangan hati.

Maizar Rahman Maret 2014

(22)

Untuk :

Isteri saya : Kussusilowati,

anak-anak saya: Diah Bellani, Leila Fatmasari, Nia Triyaniarrinita,

yang telah selalu bersama-sama saya mengarungi kehidupan ini, penuh dengan kasih sayang, perhatian, dorongan semangat, nasihat, kesabaran dan keikhlasan.

Referensi

Dokumen terkait