1.1 LATAR BELAKANG
Indonesia merupakan negara yang mempunyai potensi dan kekayaan alam yang sangat besar. Setiap daerah mempunyai sumber daya dan hasil bumi beraneka ragam yang dapat menjadi ciri khas dari suatu daerah. Dengan adanya potensi yang berbeda-beda ini maka satu daerah dengan daerah lain dapat saling melengkapi,khususnya dalam perkembangan perekonomian.
Salah satu prasarana penting dalam mendukung perkembangan perekonomian dan sosial adalah prasarana transportasi. Prasarana transportasi tersebut berfungsi untuk mendukung pergerakan barang, jasa, dan orang di dalam Indonesia dan menghubungkan Indonesia dengan luar negeri. Untuk mendukung hal tersebut maka diperlukan adanya sistem jaringan transportasi yang memadai di seluruh wilayah Indonesia.
Pada saat ini, sistem jaringan transportasi yang menghubungkan antar daerah di Indonesia masih didominasi oleh transportasi darat. Sistem jaringan jalan di Indonesia masih menjadi titik nadi perhubungan antar daerah dalam satu pulau. Hal ini terlihat dengan semakin berkembangnya kebutuhan akan jalan yang menghubungkan setiap daerah dalam suatu pulau.
Indonesia memiliki banyak jaringan jalan yang menjadi jalan utama/jalan nasional dalam suatu pulau, diantaranya adalah Jalan Lintas Timur, Lintas Tengah, dan Lintas Barat yang menghubungkan setiap daerah di Pulau Sumatra; Jalan Pantura, Lintas Selatan di Pulau Jawa; Jalan Trans Kalimantan di Pulau Kalimantan; dan Jalan Trans
PENDAHULUAN
Sulawesi di Pulau Sulawes nasional ini tidak semuanya
Pada akhir tahun 2007 ter 34.629 km. Tetapi hanya se berada dalam kondisi baik. sedang, 3.809 km (11%) da dalam kondisi rusak berat. memegang peranan penting
Penyebab rendahnya mutu perencanaan, pelaksanaan, nasional. Beberapa penyebab kualitas teknis dari jalan i kurangnya perawatan kond proses konstruksi yang be perencanaan jalan nasional
system). Sumber: Kompas, 13
Sistem delivery adalah suatu suatu proyek konstruks pemeliharaan) dalam suatu b garis besar bagaimana sua konstruksi.
Sistem delivery yang selam
delivery DBB (Design-Bid delivery dimana design (per
kesepakatan kerja/kontrak y
Sulawesi serta masih banyak lainnya. Namun emuanya dalam kondisi yang baik.
2007 tercatat panjang jalan nasional di Indone hanya sekitar 28% dari 34.629 km panjang jalan disi baik. Sekitar 18.700 km (54%) jalan nasional d
(11%) dalam kondisi rusak ringan, dan 2.424 km k berat. Hal ini sangat memprihatinkan mengingat n penting dalam pertumbuhan perekonomian di Ind
ya mutu jalan nasional ini sangat kompleks, mula aksanaan, perawatan jalan hingga proses oper
penyebab rendahnya mutu jalan nasional antara la ri jalan itu sendiri, lemahnya pengawasan oper atan kondisi jalan, hingga tidak adanya kesinam i yang berlangsung. Salah satu bagian penting
nasional adalah sistem delivery/sistem delivery ompas, 13 Mei 2008.
suatu sistem yang mengatur seluruh proses da konstruksi (perencanaan, pelaksanaan, opera am suatu bentuk kesepakatan. Sistem delivery ini me mana suatu proyek dilakukan hingga dihasilkan
ng selama ini banyak diterapkan di Indonesia a
Bid-Build). Sistem delivery DBB ini merupakan
(perencanaan) dan build (pelaksanaan) bera kontrak yang berbeda.
1-2
. Namun kondisi jalan
di Indonesia sepanjang ang jalan nasional yang nasional dalam kondisi .424 km jalan nasional engingat jalan nasional ian di Indonesia.
leks, mulai dari proses ses operasional jalan l antara lain: rendahnya asan operasional jalan, kesinambungan antar penting dalam proses
ery (project delivery
proses dan pembiayaan n, operasional, dan ini mengatur secara ihasilkan suatu produk
donesia adalah sistem erupakan suatu sistem n) berada dalam dua
PENDAHULUAN
1.2 PERUMUSAN MASA
Sistem delivery DBB yang dit masih banyak memiliki (perencanaan) dan build berbeda sehingga antara pe yang berbeda.
Sistem DBB ini dinilai rawa antara proses perencanaan tidak disertai dengan jamin seringkali jangka waktu pr sehingga dimungkinkan ada akan dilakukan. Hal tersebut dan waktu proses konstruks maka diperlukan adanya per dapat diminimalkan.
Sebagai upaya perbaikan sis maka dikembangkan sistem merupakan suatu sistem y konstruksi dalam satu pe proses perencanaan dan ko efisien kerja dan peningka sehingga diharapkan sistem dalam mengatasi rendahnya
ASALAH
B yang diterapkan pada proyek jalan nasional di Ind emiliki kelemahan. Sistem ini mengatur a
ild (pelaksanaan) dalam dua perjanjian/kese
antara perencanaan dan pelaksanaan dilakukan o
nilai rawan menimbulkan masalah seperti: ketidak encanaan dan pelaksanaan. Proses perencanaan ya
gan jaminan keberlangsungan pelaksanaan konstr waktu proses perencanaan ke proses konstruksi inkan adanya pengulangan desain pada saat pros al tersebut berdampak pada kurangnya efisiensi dal konstruksi. Dengan adanya banyak permasalahan y danya perbaikan sistem delivery sehingga permasala
baikan sistem delivery pada proyek jalan nasional an sistem delivery DB (Design-Build). Sistem sistem yang mengatur proses perencanaan dan satu perjanjian/kesepakatan. Dengan adanya p an dan konstruksi dalam satu tahap, maka dihara peningkatan koordinasi serta kualitas dari proye an sistem delivery Design-Build dapat menjadi salah endahnya kualitas jalan nasional di Indonesia.
1-3
onal di Indonesia dinilai ngatur antara design jian/kesepakatan yang lakukan oleh dua pihak
ti: ketidaksinambungan canaan yang dikerjakan an konstruksi sehingga onstruksi sangat lama proses konstruksi isiensi dalam segi biaya asalahan yang dihadapi, permasalahan yang ada
nasional di Indonesia, Sistem delivery DB ini naan dan pelaksanaan adanya penggabungan aka diharapkan adanya dari proyek konstruksi jadi salah satu alternatif
PENDAHULUAN
1.3 TUJUAN PENELITIA
Berdasarkan perumusan ma utama yaitu melakukan kajia pada proyek jalan nasional d
1.4 BATASAN PENELITI
Kajian penelitian ini dilakuka 1. Kajian penelitian ini ha 2. Kajian penelitian mam jalan nasional terkai Indonesia, sebagai lemb 3. Kajian penelitian hany
(Design-Build) dan asp di Indonesia.
1.5 METODOLOGI PENE
Metodologi penelitian Tugas dengan tujuan untuk dapa Dalam melakukan kajian terh proyek jalan nasional di Ind berikut:
I. Studi Literatur
A. Studi literatur tentang k i. Perencanaan
TIAN
usan masalah di atas, maka kajian penelitian ini m ukan kajian potensi penerapan sistem delivery DB nasional di Indonesia.
LITIAN
i dilakukan dengan batasan sebagai berikut:
tian ini hanya dilakukan untuk proyek jalan nasional itian mambahas permasalahan yang ada dai sistem
al terkait dengan Departemen Pekerjaan Um lembaga utama pelaku sistem.
itian hanya membahas potensi diterapkannya siste ) dan aspek-aspek penting yang berkaitan dengan p
ENELITIAN
tian Tugas Akhir ini dikerjakan secara bertahap d tuk dapat memudahkan dalam pelaksanaan dan kajian terhadap penerapan sistem delivery Design
nal di Indonesia ini, dilakukan pendekatan metod
r tentang karakteristik pengelolaan jalan yaitu melip
1-4
itian ini memiliki tujuan DB (Design-Build)
nasional di Indonesia. dai sistem delivery dan jaan Umum Republik
sistem delivery DB n dengan penerapannya
ertahap dan sistematis naan dan penyusunan.
ign-Build (DB) pada
tan metodologi sebagai
PENDAHULUAN Perencanaan yan ditetapkan oleh p ii. Pelaksanaan Pelaksanaan yang tersebut, meliput proses pemelihar
B. Studi literatur tentang p Studi literatur ini dilak sistem delivery secara u di Indonesia. Selain diperhitungkan dalam p
C. Studi literatur tentang p Studi literatur ini dil berkaitan dengan peng
II. Analisa
Dari studi literatur yang tel sistem delivery dengan siste mengetahui bagaimana siste keuntungan dan kerugian d syarat-syarat khusus dalam diperhatikan dalam penera Indonesia.
III. Kesimpulan
Dari hasil analisa diatas dap (Design-Build) ini memiliki lainnya sehingga dapat dite
naan yang dimaksud adalah perencanaan yang tel kan oleh pemerintah.
naan yang dimaksud adalah pelaksanaan sistem pen t, meliputi: pelaksana pengelolaan jalan, proses pemeliharaan jalan.
r tentang penetapan sistem delivery pada pengelolaa r ini dilakukan untuk mengetahui dan memahami
secara umum, serta penggunaannya pada proyek a. Selain itu juga untuk mengetahui aspek an dalam pemilihan sistem delivery tersebut.
r tentang peraturan-peraturan
ur ini dilakukan untuk mengetahui peraturan gan pengelolaan jalan nasional dan sistem deliver
r yang telah dilakukan, maka dapat dilakukan ana sistem delivery DB (Design-Build). Analisa dil sistem ini dipakai pada proyek jalan nasional erugian dari penggunaan sistem delivery DB ( sus dalam penggunaannya, serta berbagai aspek m penerapan sistem tersebut pada proyek jalan
diatas dapat ditetapkan kesimpulan, apakah sistem memiliki lebih banyak keuntungan dibandingkan
apat diterapkan sebagai alternatif sistem deliv
1-5
n yang telah diatur dan
stem pengelolaan jalan roses procurement dan
engelolaan jalan.
emahami berbagai jenis a proyek jalan nasional ui aspek-aspek yang
aturan-peraturan yang
livery di Indonesia.
ukan analisa mengenai nalisa dilakukan untuk n nasional di Indonesia, DB (Design-Build) ini, gai aspek yang harus oyek jalan nasional di
sistem delivery DB ndingkan metode yang
PENDAHULUAN
jalan nasional di Indonesia dapat berjalan dengan baik.
IV. Rekomendasi
Rekomendasi pihak-pihak (Design-Build) sebagai alter Indonesia.
Indonesia serta berbagai aspek agar penerapan gan baik.
pihak yang terkait dengan penerapan sistem agai alternatif sistem delivery pada proyek jalan
1-6
erapan sistem tersebut
sistem delivery DB oyek jalan nasional di
PENDAHULUAN Gamb Tahap II Studi Literatur Studi lit tenta penyeleng jalan nasio organi penyeleng Indon Tahap III Analisa Tahap IV Kesimpulan & Rekomendasi Tahap I Persiapan
mbar 1.1 Bagan Alir Metode Penelitian
MULAI Pemantapan Metodologi Studi literatur tentang penyelenggaraan nasional dan organisasi penyelenggara di Indonesia Studi tentang sistem penyele jalan Rumusan Masalah Tujuan
Pengamatan kondisi dan masalah
Analisa mengenai sistem delivery DB (Desig
Build) pada proyek jalan nasional di Indonesia,
serta aspek yang diperlukan dalam penerapanny
Kesimpulan potensi penerapan sistem
delivery DB (Design-Build) pada proyek
jalan nasional di Indonesia
SELESAI Studi literatur tentang sistem
delivery
Rekomendasi strategi atas penerapan sistem delivery DB (Design-Build) pada
proyek jalan nasional di Indonesia
1-7 udi literatur
tentang peraturan sistem delivery dan
penyelenggaraan jalan di Indonesia sign-Indonesia, erapannya. royek
PENDAHULUAN
1.6 SISTEMATIKA PEM
Laporan Tugas Akhir ini a penyusunan sebagai berikut: • BAB 1 PENDAHULUAN
Bab ini menguraikan masalah, tujuan penel sistematika pembahasa • BAB 2 JALAN NASIONA Bab ini membahas ten secara khusus serta ka pembinaan, pengatur penanganan atas perm sistem dan organisasi p • BAB 3 SISTEM DELIV
Bab ini memberikan g umum, menjelaskan je sistem delivery DB ( kelebihan dan keku peraturan terkait denga • BAB 4 POTENSI PENER
JALAN NASIONAL Bab ini menjelaskan se potensi penerapannya harus diperhatikan ag potensi dari penerapan • BAB 5 KESIMPULAN DA
Bab ini menguraikan ke penerapan sistem de
EMBAHASAN
ini akan dibagi menjadi 5 (lima) bab denga ai berikut:
HULUAN
guraikan tentang latar belakang pemilihan topik uan penelitian, batasan penelitian, metodologi pe
embahasan Laporan Tugas Akhir secara umum. NASIONAL DAN PENYELENGGARAANNYA DI INDON bahas tentang pengertian jalan secara umum dan s serta karakteristik penyelenggaraan jalan melipu pengaturan, pembangunan, dan pengawasan atas permasalahan yang terjadi. Selain itu juga mem
ganisasi penyelenggara jalan nasional di Indonesia.
LIVERY
berikan gambaran secara umum tentang sistem elaskan jenis metode dari sistem delivery termasu
DB (Design-Build). Selain itu juga memberikan n kekurangan antar metode secara umum ser kait dengan sistem delivery di Indonesia.
PENERAPAN SISTEM DELIVERY DESIGN-BUIL
elaskan secara detail mengenai sistem delivery DB ( nya pada proyek jalan nasional beserta aspek atikan agar sistem dapat berjalan dengan baik
enerapan sistem delivery Design-Build. PULAN DAN REKOMENDASI
uraikan kesimpulan dari hasil analisa studi dan reko
delivery DB (Design-Build) memberikan hasil ya
1-8
ab dengan sistematika
ihan topik, perumusan odologi penelitian, dan
DI INDONESIA
um dan jalan nasional an meliputi pengaturan, gawasan jalan, serta juga membahas tentang ndonesia.
sistem delivery secara termasuk didalamnya berikan perbandingan mum serta
peraturan-UILD PADA PROYEK
DB (Design-Build), erta aspek penting yang gan baik serta resume
i dan rekomendasi agar an hasil yang optimum.