BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. sebelumnya, peneliti sampai pada kesimpulan sebagai berikut :

Teks penuh

(1)

86 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya, peneliti sampai pada kesimpulan sebagai berikut :

1. Persepsi konsumen atas brand produk – produk PT. Biotech Farma di Kota Bandung dapat disimpulkan bahwa konsumen belum mengenal banyak produk – produk yang dipasarkan PT. Biotech Farma, sehingga konsumen belum mengenal brand, layanan purna jual hingga cara promosi yang dilakukan oleh PT. Biotech Farma. Adapun beberapa produk PT. Biotech Farma yang diketahui oleh konsumen adalah melalui internet/ situs e-katalog alat kesehatan/ kedokteran milik pemerintah. hal tersebut dapat disebabkan karena produk – produk PT. Biotech Farma yang relatif baru masuk ke pasar Indonesia.

2. Upaya – upaya yang perlu dilakukan PT. Biotech Farma untuk meningkatkan brand image produk di Kota Bandung dari segi produk, dapat disimpulkan bahwa produk – produk PT. Biotech Farma di Kota Bandung memiliki brand image yang belum terlalu kuat dan bahkan banyak konsumen belum mengenal produk PT. Biotech Farma. Layanan purna jual merupakan hal yang paling utama yang harus diperhatikan oleh PT. Biotech Farma ketika

(2)

87

memasarkan produknya di Kota Bandung serta untuk meningkatkan brand image produk PT. Biotech Farma di Kota Bandung. Sehubungan dengan banyaknya pengalaman konsumen mengenai layanan purna jual yang buruk, tentu layanan purna jual PT. Biotech Farma di Kota Bandung secara mutlak tidak boleh masuk ke dalam kategori penilaian buruk di mata konsumen. Pelayanan purna jual yang baik akan meningkatkan kepercayaan/ trust konsumen terhadap produk PT. Biotech Farma, sehingga dapat meningkatkan brand image produk PT. Biotech Farma di Kota Bandung. PT. Biotech Farma dituntut harus memiliki komitmen yang dapat dipertanggungjawabkan perihal pelaksanaan layanan purna jual yang baik.

3. Upaya – upaya untuk meningkatkan brand image produk dari segi harga, dapat disimpulkan bahwa harga yang sudah ditentukan oleh PT. Biotech Farma memiliki harga yang wajar, karena sudah mengikuti regulasi dari pemerintah yaitu penayangan harga produk alat kedokteran pada situs catalog pemerintah yaitu : e-katalog.lkpp.go.id. sehingga harga nya pun berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah melalui lembaga kebijakan pengadaan barang/ jasa pemerintah Republik Indonesia (LKPP). Bagi para konsumen PT. Biotech Farma yang ingin melakukan pembelian alat kedokteran dapat melihat harga pada situs tersebut dan merencanakan pembelian kemudian melakukan pembelian

(3)

88

langsung alat kedokteran melalui sistem e-purchasing berdasarkan data produk yang tercantum pada e-catalog. Harga Produk PT. Biotech Farma dapat dikatakan kompetitif akan tetapi tetap harus berkomitmen mengedepankan layanan yang baik, adanya additional benefit, tidak mengurangi standar layanan/ accessories yang diberikan. Namun masalah yang muncul yaitu bagi internal PT. Biotech Farma, dengan mengikuti proses negosiasi dengan LKPP artinya Harga yang ideal menurut PT. Biotech Farma , belum tentu ideal bagi LKPP, sehingga mengakibatkan penurunan harga dengan memangkas profit margin/ selisih keuntungan dari PT. Biotech Farma.

4. Dari segi promosi, personal selling merupakan hal yang paling utama selain promosi melalui media online seperti e-catalog, artinya kegiatan personal selling akan lebih meyakinkan konsumen bahkan dapat menerapkan suatu nilai di benak konsumen mengenai benefit/ manfaat membeli produk PT. Biotech Farma dan layanan purna jual yang baik yang diberikan oleh PT. Biotech Farma. Personal selling memberikan kesempatan bagi pembeli untuk mengenal banyak mengenai produk PT. Biotech Farma dan dapat mengenal cara sales/marketing person mempromosikan alatnya ketika berhadapan langsung dengan konsumen baik dari segi pemahaman product knowledge nya, Cara Penyampaian Informasi Produknya, kemudian kepercayaan diri dari sales/

(4)

89

marketing personnya. Dalam upaya meningkatkan brand image produknya di Kota Bandung, proses meyakinkan konsumen dengan bantuan data mengenai referensi penggunaan alat dari konsumen lain sangat penting mengingat brand image produk PT. Biotech Farma belum terlalu kuat di mata konsumen utama di Kota Bandung.

5.2 Saran

Dengan berupaya memperhatikan persoalan – persoalan yang ditemukan selama penelitian, peneliti mengajukan saran – saran sebagai berikut :

1. PT. Biotech Farma harus memperhatikan dan mengutamakan konsumen serta menjadikan konsumen sebagai tujuan utama dalam pelaksanaan layanan purna jual selain profit/ keuntungan, agar hubungan antara PT. Biotech Farma dengan konsumen berlangsung lebih lama dan pada akhirnya meningkatkan kepercayaan/ Trust konsumen sehingga Brand Image produk PT. Biotech Farma cukup kuat dari segi pelayanan purna jual nya di benak konsumen bahkan sampai pada tahap Top of Mind dari konsumen bahwa produk PT. Biotech Farma memiliki layanan purna jual yang baik, dapat dipercaya dan dapat dipertanggung jawabkan. PT. Biotech Farma harus mengetahui dan memahami keinginan dan kekhawatiran konsumen, sehingga dapat

(5)

90

menempatkan konsumen sebagai tujuan utama selain profit/ keuntungan karena dapat dikatakan memasarkan alat bukan untuk mencari untung semata atau bahkan hanya untuk mengejar target penjualan semata tetapi meningkatkan kepercayaan konsumen dan selalu menempatkan Brand Image produk PT. Biotech Farma pada Top of Mind mereka bahwa pelayanan purna jual PT. Biotech Farma baik, dapat dipercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan yang pada akhirnya akan tercipta penjualan yang terus menerus. PT. Biotech Farma melalui sales/ marketing nya harus mampu meyakinkan konsumen atas komitmen layanan purna jual yang menitikberatkan pada beberapa hal, seperti : Respon time terhadap keluhan, kemudahan konsumen dalam mengakses informasi dan komunikasi dalam menyampaikan keluhan, komunikasi antara penjual dan pembeli yang tetap lancer pasca pembelian, jaminan ketersediaan sparepart original, jaminan garansi produk yang lebih dari 1 tahun, dan jaminan ketersediaan back up unit.

2. Kondisi harga produk yang dapat dikatakan cukup wajar dan kompetitif namun memiliki resiko mengurangi profit margin PT. Biotech Farma, tentu PT. Biotech Farma harus tetap mengedepankan layanan purna jual yang baik, adanya benefit lain berupa tambahan accessories, garansi, dan tidak mengurangi standar layanan/ accessories yang diberikan. Hal tersebut dapat dimanfaatkan oleh PT. Biotech Farma untuk meningkatkan brand

(6)

91

image nya di mata konsumen utama di Kota Bandung dan bahkan dapat menanamkan suatu nilai dalam benak konsumen bahwa produk PT. Biotech Farma memiliki harga yang bagus, wajar, dan kompetitif dengan layanan purna jual yang baik, dan benefit lain yang diberikan, tanpa mengurangi layanan/ accessories. Mengenai berkurangnya profit margin PT. Biotech Farma, menurut peneliti jelas dan mutlak harus diterima oleh PT. Biotech Farma agar tetap survive di tengah persaingan pasar di Kota Bandung serta dapat juga dimanfaatkan dari segi harga untuk meningkatkan brand image produk PT. Biotech Farma khususnya untuk konsumen utama yaitu Rumah Sakit Pemerintah di Kota Bandung, Upaya selanjutnya yang perlu dilakukan oleh PT. Biotech Farma agar internal financial nya tidak terganggu yaitu dengan melakukan renegosiasi dengan pihak principal/ pabrikan di luar negeri berupa potongan/ pengurangan harga beli barang import ataupun berani mengambil resiko membeli stok alat pada awal tahun kerja dengan nilai besar, tentu dengan mempertimbangkan fluktuasi nilai rupiah terhadap kurs asing dengan harapan meningkatkan bargaining position PT. Biotech Farma kepada principal/ pabrikan luar negeri. 3. Dalam melaksanakan unsur promosi untuk meningkatkan brand

image produk PT. Biotech Farma di Kota Bandung, menitikberatkan pada cara kerja sales/ marketing person yang memiliki tanggung jawab untuk menjalankan komitmen pelayanan purna jual dengan

(7)

92

baik, berkomitmen terhadap garansi produk, memiliki product knowledge yang baik dan harus memiliki personal approach yang baik dengan konsumen. Personal selling akan dapat meyakinkan konsumen dan akan menstimulasi pikiran konsumen dan menanamkan brand image produk PT. Biotech Farma bahwa produk PT. Biotech Farma memiliki pelayanan purna jual yang lebih baik dan lebih responsif dari para pesaing, disertai harga yang wajar dan disetujui oleh pemerintah, kemudian garansi yang lebih lama dari produk pesaing lain, dan dipasarkan oleh para sales/ marketing person yang berpengalaman, bertanggung jawab, dan jujur dalam melayani pelanggan. Perihal data referensi pengguna alat dari konsumen lain, hal ini tentu dapat mendukung upaya promosi dalam pelaksanaan personal selling dan dapat meyakinkan konsumen utama PT. Biotech Farma di Kota Bandung bahwa produk yang ditawarkan dapat diandalkan, dan dibuktikan dengan Surat Referensi Pengguna Produk yang berisi pengalaman/ Testimoni selama menggunakan produk PT. Biotech Farma.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :