• Tidak ada hasil yang ditemukan

104630 MQFM 2009 08 Fokus Pagi 27 Agustus 2009

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "104630 MQFM 2009 08 Fokus Pagi 27 Agustus 2009"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Fokus Pagi Edisi Kamis, 27 Agustus 2009 Tema : Politik

Topik : Nasib Oposisi Pemerintahan 2009-2014

Sahabat MQ/ memasuki masa masa pembentukan kabinet/ nampaknya kita akan melihat/ bagaimanakah format koalisi/ yang akan mendukung pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono – Boediono/ pada lima tahun ke depan// Bila dilihat melalui berbagai manuver politik yang terjadi belakangan ini/ nampaknya akan terjadi pergeseran/ setelah pendekatan Partai Demokrat dan PDI-P/ yang semula berseberangan// Sementara itu Partai Golkar/ masih harus menunggu hasil musyawarah nasional mendatang/ bisa jadi akan tetap merapat ke SBY/ kendati akan tergantung siapa ketua umumnya nanti//

Dengan peta koalisi pemerintahan seperti saaat ini/ sangatlah mungkin terjadi gesakan// Seperti yang dilakukan oleh PKS dan PAN/ yang sudah mewanti-wanti/ agar SBY berhati-hati menerima anggota koalisi baru/ yakni PDI-P dan Golkar// Ini bukan soal kekhawatiran berkurangnya jatah kursi di kabinet/ melainkan juga terkait dengan persoalan ideologis// Namun justru karena faktor itu pulalah/ yang mendorong partai pemenang pemilu yakni Demokrat/ mulai mencari bentuk keseimbangan baru// Selama ini partai koalisi lebih banyak yang berbasis agama/ seperti PKS/ PPP/ PAN/ dan PKB//

Menanggapi kemungkinan terjadinya koalisi antara PD dan demokrat/ terkait dengan kursi

pemerintahan/ secara pribadi/ politisi PDI Perjuangan/ Ganjar Pranowo menghendaki/

partainya bertahan sebagai oposisi// Hal tersebut telah ditetapkan/ Sesuai keputusan

Rakernas VI PDI Perjuangan pada Juli lalu// sikap politik partai diserahkan kepada Ketua

Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri// Ganjar menambahkan/ sebagian besar daerah/

masih ingin kita di oposisi// Walaupun/ sikapnya seperti apa/ akan ditentukan oleh Ibu

Mega/ dan apa pun keputusannya akan menjadi sikap politik yang diikuti semua//

Sahabat MQ/ bila koalisi pemerintahan antara PD/ PDIP/ dan Golkar terwujud/ koalisi semakin kuat dan kokoh// karena penguasaan di kursi parlemen semakin mutlak// tentu saja sangat menguntungkan pemerintahan SBY - Boediono/ karena nyaris tak akan menghadapi kendala politik di parlemen// Pemerintahannya bisa dijamin bakal lebih dapat berjalan efektif serta stabil// Namun/ hal itu juga memicu persoalan lain dalam konteks pembelajaran demokrasi// Terlalu kuatnya pemerintahan seperti pada masa Orde Baru/ akan dapat menimbulkan bias-bias yang sulit terkontrol// walaupun masih ada rakyat/ dan lembaga-lembaga swadaya masyarakat/ serta komponen lain seperti pers yang bisa menjadi pengimbang// Hanya/ itu bergerak di luar // Hal tersebut dikarenakan tidak bisa terlibat dalam proses pengambilan keputusan/ baik di pemerintahan maupun di DPR/ terutama

dalam pembuatan undang-undang//

(2)

1.

Pengamat Politik Charta Politka – Yunarto Wijaya -

2.

Fungsionaris Sekretaris PDIP -Ganjar Pranowo-

3.

Pakar kebijakan dan Ilmu Pemerintahan UI

-Adrinof Chaniago-

Narsum I 8.15

Pengamat Politik Charta Politka

– Yunarto Wijaya -

1.

Apa yang anda artikan saat Taufik Kemas meminta restu dari PD untuk menjadi

ketua MPR?//

2.

Apakah ini sebagai pertanda dimulainya komunikasi politik antara PD dan PDIP?//

3.

Aapakah ini sebagai manuver politik SBY untuk mengajak PDIP bergabung dalam

kabinet SBY?//

4.

Tanggapan anda terhadap PDIP menyikapi hal ini sebaiknya apa?//

5.

Bila PDIP menerima koalisi ini/ bagi demokrasi Indonesia kedepannya seperti

apa?//

6.

Sebenarnya apa untung ruginya PD dan PDIP berkoalisi?//

7.

Bagaimana dengan nasib koalisi besar nantinya?//

8.

Lalu dengan Golkar sendiri akan seperti apa arah koalisinya?//

9.

Apakah nantinya akan mengganggu koalisi sebelumnya yakni PAN/PKS/PKB/ dan

PPP?//

10.

Mungkinkah partai partai tersebut mengancam keluar dari koalisi?//

mengingat jatah kabinet yang diberikan kepada PDIP maupun Golkar lebih besar

dibandingkan Partai pendukung sebelumnya (PPP/PKS/PAN/ dan PKB//

Narsum 2. 8.45

Fungsionaris Sekretaris PDIP

-Ganjar Pranowo--

1.

Pernyataan Taufik Kiemas yang menegaskan adanya kemungkinan koalisi denagn

PD untuk pemerintahan mendatang/ tanggapan anda sebagai kader PDIP seperti

apa?//

2.

Sejauh mana sebenarnya dinamika yang terjadi di internal elit politik PDIP dalam

(3)

3.

Anda sendiri pernah menegaskan secara pribadi bahwa oposisi merupakan langkah

mutlak// Tanggapan anda?//

4.

Mengenai tawaran menteri yang ditawarkan oleh SBY/ tanggapan anda?//

5.

Bukankah pemikiran taufik kiemas untuk berkoalisi dengan SBY mendapat

dukungan dari awrga PDIP?//

6.

Beberapa analis politik menyatakan bila PDIP berkoalisi dalam pemerintahan

berarti menghianati konstituen PDIP// Tanggapan anda?//

7.

Oposisi yang dilakukan PDIP dinilai kurang menguntungkan / terbukti perolehan

suara PDIP turun dalam pemilu// Tanggapan anda?//

8.

Megawati sendiri memberikan sinyalemen kearahmana?//

Narsum 3. 9.15

Pakar kebijakan dan Ilmu Pemerintahan UI

-Adrinof Chaniago-

1. Taufik Kiemas menegaskan kemungkinan adanya koalisi Partai Demokrat dan terlibat

dalam pemerintahan SBY// Komentar Anda?//

2. Sebenarnya dinamika yang terjadi di tubuh PDIP seperti apa/ dalam hal beroposisi

ataupun berkoalisi?//

3. Apakah anda melihat peran oposisi PDIP selama ini sudah seperti yang diharapkan?//

4. Bagaimana dengan anggapan para anals politik bahwa oposisi yang diperankan oleh PDIP

sebenarnya tidak menguntungkan bagi PDIP?//

5. Apakah anda melihat ini sebuah ketakutan dari SBY terhadap oposisi yang mungkin akan

diciptakan oleh PDIP/ Golkar/Gerindra/ dan Hanura?//

6. Bila PDIP Golkar merapat ke PD dan bergabung dalam kabinet/ bagaimana dengan

konstelasi perpolitikan Indonesia kedepannya?//

7. Bila tak tak ada kekuataan oposisi/ otomatis akan hilangnya peran kontrol dalam

pemerintah// Apakah ini nantinya akan menimbulkan kekuatan jalanan seperti ”parlemen jalanan”?//

8. Prediksi anda apakah koalisi ini nantinya akan terbentuk/ persentasinya berapa

berapa?//

Fokus Pagi Edisi Kamis, 27 Agustus 2009 Tema : Politik

Topik : Nasib Oposisi Pemerintahan 2009-2014

(4)

mendatang/ bisa jadi akan tetap merapat ke SBY/ kendati akan tergantung siapa ketua umumnya nanti//

Dengan peta koalisi pemerintahan seperti saaat ini/ sangatlah mungkin terjadi gesakan// Seperti yang dilakukan oleh PKS dan PAN/ yang sudah mewanti-wanti/ agar SBY berhati-hati menerima anggota koalisi baru/ yakni PDI-P dan Golkar// Ini bukan soal kekhawatiran berkurangnya jatah kursi di kabinet/ melainkan juga terkait dengan persoalan ideologis// Namun justru karena faktor itu pulalah/ yang mendorong partai pemenang pemilu yakni Demokrat/ mulai mencari bentuk keseimbangan baru// Selama ini partai koalisi lebih banyak yang berbasis agama/ seperti PKS/ PPP/ PAN/ dan PKB//

Menanggapi kemungkinan terjadinya koalisi antara PD dan demokrat/ terkait dengan kursi

pemerintahan/ secara pribadi/ politisi PDI Perjuangan/ Ganjar Pranowo menghendaki/

partainya bertahan sebagai oposisi// Hal tersebut telah ditetapkan/ Sesuai keputusan

Rakernas VI PDI Perjuangan pada Juli lalu// sikap politik partai diserahkan kepada Ketua

Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri// Ganjar menambahkan/ sebagian besar daerah/

masih ingin kita di oposisi// Walaupun/ sikapnya seperti apa/ akan ditentukan oleh Ibu

Mega/ dan apa pun keputusannya akan menjadi sikap politik yang diikuti semua//

Nah sahabat MQ/ Bagaimana kemungkinan terbentuknya koalisi pemerintahan tersebut?//

Seperti apa dampaknya bagi pemerintahan mendatang?// Bagaimana dengan nasib koalisi

besar kedepannya?// Lalu bagaimana dengan nasib partai pendiukung SBY?// Untuk itu

dalam Program Fokus Magi MQ FM esok i/ kita akan mendiskusikannya bersama dengan

sejumlah nara sumber yaitu :

4.

Pengamat Politik Charta Politka – Yunarto Wijaya -

5.

Fungsionaris Sekretaris PDIP -Ganjar Pranowo-

6.

Pakar kebijakan dan Ilmu Pemerintahan UI

-Adrinof Chaniago-

Nah Sahabat MQ/ jangan lewatkan Program Fokus Esok, pada pukul 8 sampai dengan 10 Waktu Indonesia

Barat// Kami nantikan juga partisipasi sahabat/ dengan bergabung melalui line telpon 884205/ atau melalui

(5)

Fokus Pagi Edisi Kamis, 27 Agustus 2009 Tema : Politik

Topik : Nasib Oposisi Pemerintahan 2009-2014

Narsum I 8.15

Pengamat Politik Charta Politka

– Yunarto Wijaya -

Narsum II. 8.45

Fungsionaris Sekretaris PDIP

-Ganjar Pranowo-

Narsum 3. 9.15

Referensi

Dokumen terkait

Thirty-five years after its creation, non-standard analysis is to-day a vivid and fruitful method of mathematical analysis, with striking accomplishments in various areas

Penilaian/evaluasi menggunakan sisitem gugur dan dilakukan terhadap peserta lelang yang memenuhi/lulus pada tahapan evaluasi Administrasi, Teknis dan Biaya. Peserta yang

Apabila pihak Penyedia Jasa yang diundang tidak hadir pada waktu yang ditentukan di atas tanpa pemberitahuan secara resmi, kami anggap pihak penyedia jasa MENGUNDURKAN

[r]

Apabila pihak Penyedia Jasa yang diundang tidak hadir pada waktu yang ditentukan di atas tanpa pemberitahuan secara resmi, kami anggap pihak penyedia jasa MENGUNDURKAN

Lebih lanjut, para petani bakau di Teluk Lombok juga mendapat semangat lain dari usaha krupuk kepiting yang telah dijalankan para perempuan.. Mengingat harga krupuk

Pada hari Kamis Tanggal Sembilan belas Bulan Juli tahun Dua ribu dua belas, Panitia Pengadaan Barang/Jasa Bidang Cipta Karya dan Tata Ruang Tahun Anggaran

[r]