NASKAH APA KABAR JOGJA
Judul : Drama Kolosal Kiblat Tanah Negeri
Lokasi : Gedung Olah Raga UNY
Reporter & Camerawan : wawan
Tanggal Liptan : 17 Mei 2006
ACC Redaktur Narator Editor
1 Dalam rangka menyambut Dies natalis Universitas Negeri Yogyakarta yang ke 42 / Forum Komunikasi
Unit kegiatan Mahasiswa / tadi malam mengadakan drama kolosal berjudul “Kiblat Tanah Negeri” / yang
betempat di Gedung Olah raga UNY // Drama yang melibatkan kurang lebih 300 pemain ini diperankan oleh para mahasiswa yang berasal dari barbagai Unit kegiatan mahasiswa yang ada di UNY / diantaranya UKM drum bend / UKM seni / UKM Pecinta alam / pramuka / karate dan lain-lain //
Dengan Evek suara / aksi panggung dan pencahayaan yang menarik / drama ini cukup memukau penonton // Dalam cerita Kiblat tanah Negeri ini diilhami dari cerita Syeh siti jenar / yang mengangkat sosok guru sebagai panutan para murid-murudnya // Ki gedhe Lemah kuning yang sama dengan tokoh seh siti jenar/ telah membuat resah masyarakat dan para sesepuh keagamaan / karna telah mengajarkan Ilmu Tingkat tinggi kepada sembarangan orang // Manunggaling Kawulo lan gusti dianggap telah salah diajarkan oleh Ki Gedhe Lemah Kuning / karna telah mengajarkan para muridnya untuk meninggalkan Syareat / dan menganggap hidup ini mati dan mati ini hidup / hidup di dunia ini sebenarnya adalah alam kematian// Menurut ajaran Ki gede Lemah kuning / orang yang sudah mengenal tuhanya tidak takut dengan kematian / bisa berumur panjang / dan bisa menghenaki kematian yang ia inginkan sendiri / dengan jalan Meksan atau kembali Kepada Gusti //
Pemuda-pemuda mulai tergiur dengan ajaran Ki Gedhe Lemah kuning / yang membangkang peraturan negara // Melihat keadaan masyarakat yang banyak penyimpangan karena ajaran Ki Gedhe Lemah Kuning / Senopati Unggul Pawenang Nilo Amboro / segera menyerbu padepokan gede lemah kuning / peperangan pun terjadi antara pasukan Nilo Amboro dengan para murid gede lemah kuning // Melihat keadaan tersebut Para sesepuhpun turun tangan / akhirnya Ki Gede Lemah Kuning membuktikan perkataanya tersebut dengan jalan mematikan dirinya sendiri atau Meksan //
Dalam drama kolosal ini dimeriahkan pula oleh Doni seventin / dalipok / dalimen / jonet obrolan angkring dan gareng rakasiwi // ( Pas Dagelan)
Visual Dagelan
Wawan melaporkan untuk AKJ RBTV ///