commit to user
i
LAPORAN TUGAS AKHIR
PERAN DAN TANGGUNG JAWAB DIVISI KREATIF
DALAM PENYELENGGARAAN EVENT
DI CV. FRONTLINE INDONESIA
Oleh :
CATUR HENDRA SETYAWAN D1308022
TUGAS AKHIR
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan guna Memperoleh
Gelar Ahli Madya dalam Bidang Komunikasi Terapan
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET
commit to user
ii
HALAMAN PERSETUJUAN
Tugas Akhir Berjudul :
PERAN DAN TANGGUNG JAWAB DIVISI KREATIF
DALAM PENYELENGGARAAN EVENT
DI CV. FRONTLINE INDONESIA
Karya :
Nama : CATUR HENDRA SETYAWAN
NIM : D1308022
Konsentrasi : PERIKLANAN
Disetujui untuk dipertahankan dihadapan Panitia Ujian Akhir Program DIII
Komunikasi Terapan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Sebelas Maret Surakarta
Surakarta, Juni 2011
Menyetujui,
Dosen Pembimbing
commit to user
iii
HALAMAN PENGESAHAN
Tugas Akhir ini telah diuji dan disahkan oleh Panitia Tugas Akhir
Program DIII Komunikasi Terapan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Sebelas Maret
Surakarta
Hari :
Tanggal :
Penguji Ujian Tugas Akhir :
Drs.Widyantoro, M.Si (………..)
NIP. 19580202 199010 1 001
Pembimbing Tugas Akhir :
Mahfud Anshori, S.Sos, M.Si (……….)
NIP. 19790908 200312 1 001
Mengetahui,
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Sebelas Maret
Surakarta
commit to user
iv
MOTTO
Ø Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah
selesai (dari sesuatu urusan), kerjakan dengan sungguh-sungguh (urusan) yang
lain dan hanya kepada Tuhanmu lah hendaknya kamu berharap.
(Q.S Al-Insyirah : 6 - 8)
Ø Jadilah kamu manusia yang pada kelahiranmu semua orang tertawa bahagia,
tetapi hanya kamu sendiri yang menangis dan pada kematianmu semua orang
menangis sedih, tetapi hanya kamu sendiri yang tersenyum.
(Mahatma Gandhi)
Ø Kesalahan adalah suatu pembelajaran, sebagai kunci keberhasilan yang akan
commit to user
v
PERSEMBAHAN
Tugas Akhir ini kupersembahkan kepada :
F Ayah dan Ibu tercinta
commit to user
vi
KATA PENGANTAR
Puji syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala
berkat dan rahmat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan kuliah
kerja media sebagai salah satu syarat kelulusan untuk mendapat gelar Ahli Madya
dalam bidang Komunikasi Terapan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Sebelas Maret Surakarta yang berjudul “PERAN DAN TANGGUNG
JAWAB DIVISI KREATIF DALAM PENYELENGGARAAN EVENT DI CV.
F RONTLINE INDONESIA”.
Sebagai manusia, penulis sadar bahwa dalam penyusunan laporan Kuliah
Kerja Media ini masih banyak kekurangan dan kesalahan. Untuk itu, penulis
memohon kepada pembaca sekalian sekiranya berkenan memberikan kritik dan
saran yang bersifat membangun dan akhirnya dapat menjadi hal yang berguna
bagi para pembaca.
Selama proses penyusunan Tugas Akhir ini, penulis banyak mendapat
bantuan dari berbagai pihak baik dalam bentuk materi maupun spiritual yang tidak
ternilai besarnya. Oleh karena itu, merupakan sebuah kewajiban penulis untuk
mengucapkan terima kasih kepada :
1. Prof. Drs. Pawito, Ph.D selaku Dekan FISIP Universitas Sebelas Maret.
2. Drs. Aryanto Budhy S, M.Si., selaku Ketua Program D III Komunikasi
Terapan.
3. Mahfud Anshori, S.Sos, M.Si selaku pembimbing Laporan Tugas Akhir
commit to user
vii
4. Sunyoto Setyosabdono, SE selaku pimpinan CV. Frontline Indonesia
yang sudah berkenan menerima penulis untuk melaksanakan Kuliah Kerja
Media di sini.
5. Seluruh staf dan karyawan CV. Frontline Indonesia yang telah membantu
penulis selama masa Kuliah Kerja Media sampai menjadi lebih mengerti
tentang bidang periklanan.
6. Ayah, Ibu dan kedua kakakku, serta keluarga besarku yang telah
memberikan doa, dukungan, serta semangat hingga akhirnya penulis dapat
menyelesaikan studi dengan baik.
7. Semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan laporan
kuliah kerja media, penulis ucapkan terima kasih.
Semoga dengan terselesaikannya Laporan Kuliah Kerja Media dapat
berguna bagi kita semua, dan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya. Amiin
Surakarta, Juni 2011
commit to user
viii
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PERSETUJUAN ... ii
HALAMAN PENGESAHAN ... iii
MOTTO ... iv
PERSEMBAHAN ... v
KATA PENGANTAR ... vi
DAFTAR ISI ... viii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Tujuan Penulisan ... 3
C. Manfaat Kuliah Kerja Media ... 4
D. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kuliah Kerja Media ... 5
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 6
A. Definisi Periklanan ... 6
B. Fungsi Periklanan ... 9
C. Pengertian Divisi Kreatif ... 11
D. Peran Divisi Kreatif di Biro Iklan ... 13
E. Desain Kreatif ... 14
F. Event Organizer ... 25
BAB III DESKRIPSI INSTANSI CV. FRONTLINE INDONESIA ... 32
commit to user
ix
B. Company Profile ... 34
C. Visi dan Misi ... 35
D. Makna Logo CV. Frontline Indonesia ... 35
E. Jenis Pilihan Sarana Promosi ... 36
F. Jenis Pelayanan yang Ditawarkan ... 37
G. Pembagian Kerja dan Struktur Organisasi ... 38
H. Track Record Aktivitas 2004 - 2011 ... 39
I. Klien – klien CV. Frontline Indonesia ... 45
J. Struktur Organisasi CV. Frontline Indonesia ... 46
BAB IV PELAKSANAAN KULIAH KERJA MEDIA ... 47
A. Waktu Pelaksanaan Kuliah Kerja Media ... 47
B. Deskripi Kegiatan Kuliah Kerja Media ... 48
BAB V PENUTUP ... 57
A. Kesimpulan ... 57
B. Saran... 59
DAFTAR PUSTAKA
commit to user
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Di era globalisasi seperti sekarang ini dunia bisnis semakin berkembang
pesat. Hal itu menyebabkan para pelaku usaha harus bersaing dengan pelaku
usaha yang lain agar bisa mendapatkan kepercayaan dari konsumen. Munculnya
usaha-usaha baru atau produk-produk baru juga merupakan bukti bahwa
persaingan bisnis sekarang ini sangatlah ketat. Para pelaku usaha harus jeli
terhadap pesaing-pesaingnya dan juga harus bisa melihat keunggulan dan
kelemahan produknya sendiri maupun produk kompetitornya Hal ini dilakukan
agar para pelaku usaha mampu bersaing dengan para kompetitor baru dengan
segala strategi-strateginya dan agar bisa mempertahankan konsumennya. Selain
itu para pelaku usaha harus mengetahui akan segmentasi dan spesifikasi produk
agar dalam pencitraan mempunyai kesan yang baik.
Di dalam persaingan bisnis atau usaha sangat dibutuhkan cara agar produk
bisa dikenal dan dinikmati oleh masyarakat, dan cara tersebut salah satunya
adalah dengan periklanan. Pada awalnya iklan hanya bersifat informatif yaitu
berisi tentang pengumuman segala sesuatu yang ditawarkan. Namun seiring
berkembangnya jaman sekarang ini iklan tidak hanya berisikan tentang suatu
pengumuman melainkan juga dituntut untuk mampu memberikan rangsangan
positif kepada audience sehingga terjadi respon dari apa yang telah diiklankan
commit to user
2
Periklanan merupakan cara untuk memperkenalkan produk melalui visual
yang menarik serta ditunjang dengan strategi promosi penjualan agar konsumen
tertarik untuk mencoba dan membeli produk tersebut. Dalam hal itu peran divisi
kreatif di suatu jasa periklanan sangatlah penting, yaitu memvisualisasikan produk
sexara kreatif, inovatif dan dinamis, sehingga mampu menimbulkan respon positif
dari mayarakat. Selain itu pemilihan bentuk dan sarana promosi yang menarik,
informative, sederhana, dapat dipihami dengan mudah dan berbeda dari yang lain
akan dapat dengan mudah diingat konsumen sehingga menciptakan Brand Image
oleh masyarakat untuk produk tersebut.
Pemahaman dan pengetahuan tentang sebuah produk sangat diperlukan
agar divisi kreatif dapat menentukan sarana yang tepat untuk mempromosikan dan
mengiklankan produk tersebut secara tepat. Untuk memperkenalkan sebuah
produk divisi kreatif melalui jasa periklanan, promosi dan pemasaran dapat
diintegrasi dalam satu paket melalui sebuah event yang akan disertai dengan
pembuatan flayer, spanduk, brosur, poster dan baliho yang berisikan informasi
tentang produk dan juga informasi tentang event yang akan diadakan tersebut.
Dengan alasan yang demikian dan juga ingin memperoleh pengalaman
yang luas, maka dari itu penulis menjadikan hal tersebut di atas sebagai latar
belakang untuk memilih melakukan kegiatan Kuliah Kerja Media di sebuah event
commit to user
3
B. Tujuan Penulisan
Kuliah Kerja Media ini memberikan pandangan atau gambaran bagi
mahasiswa tentang bagaimana dunia kerja yang sesungguhnya dan dapat
menerapkan serta mengaplikasikan ilmu yang telah didapatnya. Adapun tujuan
penulisan Tugas Akhir ini adalah :
1. Mengenal dan memahami tentang cara kerja divisi kreatif dalam
sebuah lingkup event organizer di CV. Frontline Indonesia.
2. Menerapkan secara langsung bagaimana teori-teori periklanan dan
ilmu komunikasi khususnya pada bidang kreatif yang didapat dari
bangku perkuliahan diterapkan dalam membuat perencanaan dan
perancangan suatu event atau acara yang sebenarnya adalah
menawarkan produk atau jasa.
3. Melihat dan mengaplikasikan secara langsung ke dunia kerja dalam
bidang periklanan sebagai divisi kreatif di event organizer CV.
Frontline Indonesia
4. Mengetahui secara langsung dan mendalam tentang bagaimana sebuah
proses kreatif mulai dari proses penyusunan hingga proses produksi.
5. Melalui laporan yang disusun ini diharapkan mampu memberikan
informasi dan wawasan kepada masyarakat luas tentang dunia
periklanan yang secara tidak langsung berkaitan dengan dunia hiburan
dan memberikan nilai tersendiri bahwa dunia periklanan sangatlah
commit to user
4
C. Manfaat Kuliah Kerja Media
Kuliah Kerja Media mempunyai manfaat yang banyak. Selain dari
mahasiswanya sendiri juga banyak bermanfaat bagi pihak perusahaan yang
menjadi tempat KKM tersebut, manfaatnya yaitu :
a. Bagi Mahasiswa
1. Memperoleh pengetahuan dan pengalaman tentang dunia kerja
yang sesungguhnya, sesuai dengan bidang yang dipelajari.
2. Melatih mahasiswa dalam menghadapi situasi kerja dan cara
berkomunikasi dengan semua yang ada di dalam perusahaan
termasuk klien.
3. Mengembangkan kreatifitas mahasiswa dan memperluas wawasan.
4. Mengajarkan mahasiswa bagaimana cara bekerjasama dengan
sebuah tim.
5. Membantu mahasiswa dalam penyusunan Tugas Akhir.
b. Bagi Almamater
Sebagai partner dalam pengembangan kualitas dan bakat
mahasiswa terutama dalam hal pengayaan ketrampilan praktis dan
kemampuan managemen kerja.
c. Bagi Perusahaan
1. Sebagai acuan bagi pimpinan perusahaan dalam mengambil
commit to user
5
2. Menambah wawasan tentang kemajuan di bidang pendidikan
sehingga mampu membantu pada saat penerimaan karyawan baru
terutama yang berhubungan dengan prestasi dan kualitas.
D. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kuliah Kerja Media
Waktu Kuliah Kerja Media yang dilaksanakan penulis yaitu dari bulan
Maret sampai dengan bulan April 2011. KKM dilakukan secara mandiri atau
individu oleh setiap mahasiswa mulai dari proposal pengajuan permohonan
magang, waktu pelaksanaan magang hingga konsentrasi yang dipilih.
Penulis melaksanakan KKM selama 1,5 bulan, yaitu pada pertengahan
bulan Maret sampai dengan akhir bulan April 2011. Adapun data mengenai
perusahaan tempat KKM adalah sebagai berikut :
Nama Perusahaan : CV. FRONTLINE INDONESIA
Alamat Perusahaan : Perum Gentan Wiyakta, Jl. Batara Wisnu E 20
Gentan, Solo. 57528. Telp. (0271) 7650099 /
7026211. Fax. (0271) 7650038,
E-mail : [email protected]
Bidang Usaha : Jasa Periklanan dan Promosi Pemasaran
Waktu Pelaksanaan : 16 Maret - 30 April 2011
Waktu Kerja : Senin - Sabtu
commit to user
6
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. Definisi Periklanan
Seiring dengan berkembangnya periklanan di Indonesia, kebutuhan
komunikasi merupakan kebutuhan yang sangat penting, karena pada dasarnya
periklanan merupakan media komunikasi untuk menyampaikan pesan dalam
sebuah iklan. Sebuah perusahaan yang telah memiliki Brand Image yang positif
dan ternama di mata konsumennya merupakan sebuah hal yang sangat penting
karena sebuah citra perusahaan mampu membangun sebuah loyalitas dari pada
konsumen.
Untuk itu periklanan harus dibuat sedemikian rupa agar dapat menarik
minat khalayak, original serta memiliki karakteristik tertentu dan persuasif,
sehingga para konsumen atau khalayak secara sukarela terdorong untuk
melakukan sesuatu tindakan sesuai dengan yang diinginkan pengiklan. (Jefkins
1996 : 18)
Periklanan dapat digunakan baik untuk tujuan jangka panjang maupun
untuk jangka pendek. Iklan akan berhasil guna jika iklan yang dibuat memenuhi
syarat, diantaranya timbulnya perhatian, ketertarikan, hasrat, keyakinan dan
timbulnya tindakan.
Produk barang atau jasa itu sendiri baik penamaannya, pengemasannya,
penetapan harga dan distribusinya semua tercermin dalam kegiatan periklanannya
commit to user
7
periklanan berbagai produk barang ataupun jasa tidak dapat mengalir secara
lancar kepada distributor atau penjual, apalagi sampai ke tangan konsumen.
Keberhasilan suatu perekonomian secara nasional banyak ditentukan oleh
kegiatan periklanan dalam menunjang usaha penjualan yang menentukan
kelangsungan hidup pabrik-pabrik, terciptanya lapangan kerja, serta adanya hasil
yang menguntungkan dari seluruh uang yang diinvestasikan. (Frank Jefkins,
1996:1)
Berikut ini beberapa pendapat tentang definisi periklanan :
a. Iklan adalah suatu metode atau cara memikat perhatian public atas
suatu barang atau jasa tanpa penjualan secara langsung. Tegasnya
melalui media iklan, public ditarik perhatiannya, dipengaruhi atau
dibujuk agar mau membeli barang-barang atau jasa. (Nuryanto,
1997:7)
b. Menurut Jefkins (1996:5) mengutarakan bahwa, periklanan merupakan
proses penyampaian pesan-pesan penjualan yang paling persuasif yang
diarahkan kepada calon pembeli yang potensial atas produk, barang
atau jasa tertentu dengan biaya yang semurah-murahnya.
Menurut Jefkins (1996 : 17), pada dasarnya tujuan periklanan adalah
mengubah, mempengaruhi sikap-sikap khalayak serta membujuk untuk membeli
commit to user
8
Bentuk-bentuk Promosi yaitu : (Tjiptono, 1992 : 222)
1. Personal Selling
Personal Selling merupakan komunikasi langsung tatap muka
antara penjual dan calon pelanggan untuk memperkenalkan suatu produk
kepada calon pelanggan dan membentuk pemahaman pelanggan,
contohnya adalah melalui presentasi penjualan, pertemuan penjualan dan
lain-lain.
2. Iklan
Iklan merupakan salah satu bentuk promosi yang paling banyak
digunakan oleh perusahaan dalam mempromosikan produknya , contohnya
iklan cetak dan siaran, film, brosut, billboard dan lain-lain.
3. Direct Marketing
Direct Marketing merupakan sistem pemasaran yang bersifat
interaktif yang memanfaatkan satu atau beberapa media iklan untuk
menimbulkan respon yang terukur dan atau transaksi sembarang lokasi,
contohnya : catalog, surat, e-mail dan lain-lain.
4. Promosi Penjualan
Promosi Penjualan merupakan bentuk persuasif langsung melalui
penggunaan berbagai intensif yang dapat diatur untuk merangsang
pembelian produk dengan segera dan atau meningkatkan jumlah barang
yang dibeli pelanggan, contohnya : kontes, games, undian, produk sampel,
commit to user
9
5. Public Relations
Public Relations merupakan bentuk upaya komunikasi menyeluruh
dari suatu perusahaan untuk mempengaruhi persepsi, opini, keyakinan dan
sikap berbagai kelompok terhadap perusahaan yang bertujuan untuk
mempromosikan dan melindungi citra perusahaan atau produknya.
Contohnya adalah dengan event, seminar, sponsorship dan lain-lain.
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa sebuah perusahaan
tentunya tidak sendiri dalam mempromosikan produknya, perusahaan tersebut
biasa melalui media elektronik dan media cetak, bahkan seringkali promosi
penjualan sebuah perusahaan dilakukan oleh Event Organizer melalui Event dan
Brand Activation.
B. Fungsi Periklanan
Iklan dapat dijelaskan berdasarkan peranan atau fungsi yang dimainkannya
dalam dunia usaha dan masyarakat : (Sumarlan, 2004 : 5)
1. Fungsi Pemasaran
Pemasaran merupakan strategi yang digunakan oleh dunia
usaha untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen terhadap
barang dan jasa. Hal ini sejalan dengan fungsi iklan yang berusaha
memuaskan atau menawarkan produk dan jasa. Iklan juga membantu
commit to user
10
produk tersebut laku keras di pasaran, serta dapat mencapai target yang
diinginkan.
2. Fungsi Pendidikan
Memberikan informasi yang jelas mengenai peluncuran suatu
produk baru atau pengembangan produk yang sudah ada, kepada
masyarakat. Sehingga masyarakat dapat mengetahui bahwa sudah ada
produk baru di pasaran. Dengan hal ini memungkinkan ada persaingan
produk baru di pasaran.
3. Fungsi Ekonomis
Dengan adanya iklan, konsumen dapat memilih produk secara
selektif dengan mutu yang lebih baik dan dengan harga yang lebih
murah. Iklan juga mendongkrak daya saing di antara produsen, yang
memungkinkan adanya penyempurnaan produk serta penurunan harga
yang akan menguntungkan konsumen.
4. Fungsi Sosial
Iklan merupakan kekuatan yang kehadirannya sangat terasa
dalam kehidupan sehari-hari. Iklan juga dapat meningkatkan
produktifitas dan taraf kehidupan. Bagi produsen dapat
menyempurnakan tarah kehidupan di perusahaannya, sedangkan untuk
commit to user
11
C. Pengertian Divisi Kreatif
Pengertian kreatif menurut bahasa adalah menciptakan sesuatu yang baru
tanpa ada untuk menjiplak. Karena menghasilkan sesuatu yang bersifat kreatif itu
bentuk akhirnya akan mempunyai ciri-ciri kebaruan dan keunikan, meskipun
unsur-unsur dasarnya sudah ada sebelumnya. Seperti halnya promosi dan
pemasaran lainnya, aspek kreatif periklanan dipandu oleh tujuan dan susunan
yang spesifik. Strategi kreatif memfokuskan pada apa yang harus
dikomunikasikan yang akan memandu pengembangan seluruh pesan yang
digunakan dalam kampanye periklanan. Iklan yang baik adalah iklan yang mampu
menarik perhatian konsumen agar suatu pesan yang terkandung di dalamnya bisa
diterima oleh konsumen.
Divisi kreatif merupakan bagian yang bisa dianggap sebagai tangan kanan
promosi dibanding dengan strategi pemasaran lainnya, karena dengan ide-ide
yang menarik maka dapat mendukung keberhasilan branding activation. Pada
divisi kreatif ini seseorang dituntut untuk dapat memiliki ide-ide yang bisa
diandalkan untuk dapat membuat sesuatu yang menarik perhatian khalayak.
Biasanya jika suatu hal yang menarik bagi khalayak ini bisa dapat mudah diingat
oleh khalayak dan masuk pada pikiran khalayak, maka brand telah berhasil
dipromosikan.
Strategi divisi kreatif berdasarkan beberapa faktor : (Suyanto 2004 : 106)
- Identifikasi audien sasaran.
- Masalah dasar, isu atau peluang periklanan.
commit to user
12
- Tema kampanye
- Daya tarik
- Gaya eksekusi yang digunakan
- Informasi pendukung yang dibutuhkan dalam periklanan.
Karya akan lebih bernilai bila mampu menjual daripada sekedar bernilai
kreatif belaka. Iklan bukanlah hiburan atau seni melainkan sebuah medium
informasi, dalam perumusan strategi kreatif terdiri dari tiga harapan, yaitu :
(Khasali 1993 : 83)
a. Mengumpulkan data dan mempersiapkan informasi pemasaran yang tepat
agar orang-orang kreatif dapat dengan segera menentukan strategi kreatif
mereka. Biasanya informasi yang akan sangat bermanfaat adalah
informasi yang menyangkut rencana pemasaran dan komunikasi, hasil
penelitian tentang konsumen sasaran, data-data tentang produk,
persaingan di pasar, serta rencana dasar tentang strategi media.
b. Selanjutnya orang-orang kreatif lebih fokus pada informasi tersebut
untuk menentukan sebuah posisi dalam penjualan serta menentukan
tujuan yang akan dihasilkan. Kedua hal ini akan dapat memberikan
gambaran yang jelas kepada orang-orang kreatif mengenai cara yang
paling efektif.
c. Langkah terakhir adalah melakukan presentasi dihadapan pengiklan atau
klien untuk memperoleh persetujuan sebelum rancangan iklan yang telah
dibuat, dieksekusi atau diproduksi dan dipublikasikan melali
commit to user
13
D. Peran Divisi Kreatif di Biro Iklan
Para divisi kreatif dalam biro iklan bertanggung jawab terhadap
pengembangan naskah periklanan serta berbagai kampanye untuk melayani
kepentingan para klien terbaik mereka. Tugas dari bagian kreatif biro iklan adalah
mengembangkan kampanye-kampanye kliennya yang ditujukan pada pasar
sasaran spesifik, yang didesain untuk mencapai tujuan yang spesifik, serta untuk
mencapai tujuan-tujuan tersebut dalam anggaran yang terbatas (budget contraint).
(Terence A. Shimp, 2003 : 412)
Peran seorang kreatif dalam mengemas dan menyusun program dan sarana
promosinya dalam sebuah event sangat berpengaruh atas keberhasilan sebuah
event yang digelar, dimana pengemasan acara yang kreatif dan lain dari yang lain
merupakan tugas seorang divisi kreatif.
Seorang kreatif dituntut untuk bisa memiliki gagasan atau ide-ide yang
menarik dan mudah diterima oleh para audiens. Seorang kreator harus mampu
menghasilkan karya yang lain dari yang lain. Di dalam suatu perusahaan, seorang
kreator dituntut untuk dapat membuat suatu brand image kepada para khalayak.
Dalam hal ini kretor dalam suatu perusahaan mengutamakan sebuah ide yang
kreatif dalam membuat suatu event, agar bisa mendapat kepercayaan dari pihak
commit to user
14
E. Desain Kreatif
Kreatifitas lebih dari sekedar membuat perbedaan. Siapapun dapat
memainkan yang aneh. Yang sulit adalah menjadi sederhana. Membuat sesuatu
yang simple menjadi rumit adalah biasa, tetapi membuat hal yang rumit menjadi
simple, sederhana secara mengagumkan itulah kreatifitas. Dengan kata lain iklan
harus membuat kesan. Berdasar pada perspektif tersebut tentang kreatifitas, ini
berarti mengembangkan iklan yang empatis, contohnya, (iklan yang memahami
apa yang sedang dipikirkan dan dirasakan orang), yakni yang melibatkan diri dan
mudah diingat. (Shimp, 2003 : 419)
Dalam proses desain grafis, seorang desainer dituntut untuk kreatif dalam
membuat desain. Kreatif adalah kemampuan untuk menyajikan gagasan atau ide
baru. (Suyanto, 2004 : 104)
Desain adalah pengorganisasian elemen-elemen dengan menggunakan
suatu kaidah tertentu sehingga tercipta kesatuan karya seni yang indah. Suatu
proses merancang yang dimulai dari penentuan ide, memilih dan menyusun
dengan tujuan menciptakan suatu tata susunan (organisasi) dari unsur desain
(garis, bidang, warna, tekstur) sehingga mewujudkan suatu kesatuan bentuk yang
mengandung kaidah, rasa dan nilai keindahan. (Hahn, 1999 : 185)
Proses desain grafis adalah menyatukan elemen-elemen dasar desain grafis
yang bertujuan untuk menghasilkan desain yang bagus, elemen-elemen dasar
commit to user
15
1. Garis (Line)
Sebuah garis adalah unsur desain yang menghubungkan antara satu
titik poin dengan titik poin yang lain, sehingga bisa berbentuk gambar
garis lengung (curve) atau lurus (straight). Garis adalah unsur dasar untuk
membangun bentuk atau konstruksi desain.
2. Bentuk (Shape)
Bentuk adalah segala hal yang memiliki diameter tinggi dan lebar.
Bentuk dasar yang dikenal orang adalah kotak (rectangle), lingkaran
(circle) dan segitiga (triangle). Sementara pada kategori sifatnya, bentuk
dapat dikategorikan menjadi 3, yaitu :
1. Huruf (Character) yang direpresentasikan dalam bentuk visual
yang dapat digunakan untuk membentuk tulisan sebagai wakil
dari bahasa verbal dengan bentuk visual langsung, seperti A, B,
C dan seterusnya.
2. Simbol (Symbol) yang direpresentasikan dalam bentuk visual
yang mewakili bentuk benda secara sederhana dan dapat
dipahami secara umum sebagai symbol atau lambing untuk
menggambarkan suatu bentuk benda nyata, misalnya gambar
orang, bintang, matahari dalam bentuk sederhana (symbol),
commit to user
16
3. Bentuk Nyata (Form), bentuk ini betul-betul mencerminkan
kondisi fisik dari seuatu obyek. Seperti gambar manusia secara
detail, hewan atau benda lainnya
3. Tekstur (Texture)
Tekstur adalah tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang
dapat dinilai dengan cara dilihat atau diraba. Yang pada prakteknya,
tekstur sering dikategorikan sebagai corak daru suatu permukaan benda,
misalnya permukaan karpet, baju, kayu dan lain sebagainya.
4. Ruang (Space)
Ruang merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainnya
yang pada praktek desain dapat dijadikan unsur untuk member efek
estetika sesain. Sebagai contoh, tanpa ruang anda tidak tahu mana kata dan
mana kalimat atau paragraf. Tanpa ruang anda tidak tahu mana yang harus
dilihat terlebih dahulu, kapan harus membaca dan kapan harus berhenti
sebentar. Dalam bentuk fisiknya pengidentifikasian ruang digolongkan
menjadi dua unsur, yaitu obyek (figure) dan latar belakang (background).
5. Ukuran (Size)
Ukuran adalah unsur lain dalam desain yang mendefinisikan besar
kecilnya suatu obyek. Denga menggunakan unsir ini anda dapat
menciptakan kontras dan penekanan (emphasis) pada obyek desain anda
sehingga orang akan tahu mana yang akan dilihat atau dibaca terlebih
commit to user
17
6. Warna
Warna merupakan unsur penting dalam obyek desain. Karena
dengan warna orang bisa menampilkan identitas, menyampaikan pesan
atau membedakan sifat dari bentuk-bentuk visual secara jelas. Dalam
prakteknya warna dibedakan menjadi dua :
- Warna yang ditimbulkan karena sinar (addictive color) yang biasanya
digunakan pada warna lampu, monitor, TV dan sebagainya.
- Warna yang dibuat dengan unsur-unsur tinta atau cat (subtractive
color) yang biasanya digunakan dalam proses pencetakkan gambar ke
permukaan benda padat seperti kertas, logam, kain atau plastik.
Dengan menggunakan unsur-unsur desain tersebut, anda akan
membuat bentuk desain yang anda inginkan. Tentunya supaya desain anda
dapat dilihat bagus (sesuai maksud dan tujuan anda membuatnya), maka
anda harus mengenal unsur-unsur di atas secara baik.
Dalam penyatuan elemen-elemen tidak ada patikan yang standar,
karena sebuah desain tercipta sesuai dengan imajinasi desainernya. Meski
demikian dalam pembuatan desain seorang desainer harus memperhatikan
prinsip-prinsip dasar desain grafis. Prinsip dasar desain merupakan prinsip
keseimbangan, prinsip titik fokus, prinsip ritme dan prinsip kesatuan.
commit to user
18
1. Penciptaan
Tahap utama dalam menghasilkan sebuah karya adalah tahap
penciptaan. Tahap ini adalh proses pembuatan dari yang tidak ada
menjadi ada, dalam hal ini ide sangalah dibutuhkan karena dengan ide
tahap pertama ini dapat dilakukan dengan baik. Namun, dlaam
pengeluaran ide haruslah searah dengan konsep-konsep yang dituju.
Menciptakan ide menurut Suyanto ada beberapa teknik
diantaranya :
a. Penyesuaian (adaptasi)
b. Pembesaran (maksimasi)
c. Pengecilan (minimasi)
d. Pembalikan (inverse)
e. Penggantian (subtitusi)
f. Perubahan (modifikasi)
g. Pengaturan kembali
h. Perpaduan (kombinasi)
(Suyanto, 2004 : 104)
Dalam tahap penciptaan ini pada dasarnya ide memiliki peran
utama, pikiran yang kritis, observasional, kuantitatif dan analitik juga
commit to user
19
2. Pengorganisasian
Pengorganisasian adalah proses penggabungan elemen-elemen
yang ada menjadi satu kesatuan yang komunikatif dan estetis.
Pengorganisasian dapat juga dianggap sebagai proses pemilihan
unsur-unsur desain setelah ide ditemukan. Lebih jelasnya tahap-tahap
pengorganisasian desain grafis diantaranya :
1. Menyusun kata, naskah atau typografi
Untuk mendesain kata ada beberapa faktor yang harus
dipertimbangkan, antara lain pesan, target sasaran, format, bentuk
huruf dan elemen visual lainnya. (Suyanto, 2004 : 80)
Dengan memahami hal-hal tersebut akan mempermudah
dalam menyusun naskah, sehingga naskah dibuat benar-benar
sesuai dengan keseluruhan iklan serta dengan karakter produk
barang atau jasa yang diiklankan.
2. Pembubuhan ilustrasi
Pembubuhan ilustrasi dalam iklan harus berdasarkan
fungsinya yang khas. Bila suatu iklan dipandang akan lebih
berdayaguna bila dibubuhi ilustrasi, maka ilustrasi itu dapat
ditambahkan. Begitu juga apabila khalayak yang dituju adalah
kelompok tertentu misalnya kelompok yang sudah terbiasa
membaca atau iklan tersebut memang tidak membutuhkan
ilustrasi maka ilustrasi tidak perlu dicantumkan atau sedikit
commit to user
20
3. Layout
Layout berkaitan dengan pengaturan huruf da visual pada
permakaan dua dimensi agar seluruh informasi dapat dibaca, jelas
dan menarik. Layout merupakan pengaturan huruf dan visual pada
sebuah cetakan atau halaman elektronik. (Suyanto, 2004 : 95)
Agar sukses dan berhasil dalam mendesain layout, harus
memulai dengan beberapa pertanyaan :
1. Siapa yang akan membaca atau melihat ini ?
2. Gaya apa yang cocok untuk audien ?
3. Apa fungsi desain tersebut ?
4. Apa informasi atau pesan yang akan disampaikan ?
5. Dimana itu akan dilihat ?
Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam
pembuatan lauout, yang pada dasarnya terdiri atas tiga bagian :
a. Headline
Merupakan judul utama dari seluruh naskah iklan. Biasanya
ditunjuk dengan merk dagang atau logo dari produk yang
diiklankannya.
b. Lead
Dikenal sebagai sari makna iklan yang dimaksud. Biasanya
lead dibuat dalam bentuk tema yang terdiri dari kata-kata pesan
yang mengesankan dengan tekanan tertentu dalam bentuk
commit to user
21
c. Body
Merupakan kelengkapan lainnya yang menunjang tujuan
dan gaya penampilan iklan yang dimaksud. Namun dalam
peletakannya tidak harus berurutan dari atas ke bawah.
Agar penyatuan elemen-elemen yang dibutuhkan dalam
sebuah desain membentuk suatu kesatuan bentuk yang
mengandung kaidah, rasa dan nilai keindahan. Seorang desainer
juga harus mempertimbangkan prinsip-prinsip atau tata nilai
desain untuk dapat menciptakan sebuah karya yang memiliki nilai
estetis, dapaun prinsip-prinsip tersebut, meliputi : (Hahn, 1999 :
189 )
1. Kesatuan (Unity)
Kualitas hubungan antara elemen desain yang
membentuk kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisahkan
lagi ke dalam komponen penyusun perwujudannya.
2. Keseimbangan
Kualitas hubungan antar elemen desain yang
membangun keseimbangan kekuatan dari kesan tarikan,
tolakan, gaya berat dan perhatian. Penataan unsur-unsur untuk
mencapai suatu kesan visual dengan penyebaran yang
menyenangkan, baik keseimbangan formal (simetris) dan
commit to user
22
3. Keselarasan (Harmoy)
Kualitas hubungan antar elemen yang membentuk suatu
hubungan yang saling mendukung, terpadu dan selaras.
a. Nada (tone)
Karakter elemen desain akan menimbulkan perbedaan
tingkat kekuatan dan perhatian yang berbeda, namun
perbedaan tersebut harus terpadu dan selaras.
b. Irama (Rhytme)
Pengulangan elemen-elemen desain yang teratur.
c. Pergerakan (Movement)
Kesan gerak dari gambar yang pada dasarnya statis akan
memberikan kesan hidup.
4. Penonjolan (Emphasis)
Menonjolkan suatu bagian elemen yang akan
diperlihatkan sehingga pembaca langsung akan melihat apa
yang ditonjolkan tersebut. Sebuah karya seni harus
mempunyai karakteristik yang unik dan dapat membangun
sebuah pemusat perhatian.
Beberapa teknik yang dapat digunakan untuk memberi
penonjolan :
a. Penggunaan warna tertentu yang kontras.
b. Penggunaan huruf cetak (Bold dan italic) pada huruf
commit to user
23
c. Penggunaan alat bantu typografi
d. Pengulangan yang beraturan
e. Membesarkan bagian tertentu.
5. Kesederhanaan
Prinsip kesederhanaan berhubungan erat dengan
kemampuan manusia menerima pean, dengan artian bahwa
dapat menerima pesan dalam jumlah yang relative terbatas.
Prinsip ini adalah proses menentukan dan mempertimbangkan
kompleksitas elemen-elemen untuk dijadikan sederhana.
Penggunaan ukura yang serasi antara panjang dan lebar, besar
dan kecil, tebal dan tipis untuk mencapai keterpaduan yang
enak dilihat.
6. Kerjujuran
Sebuah keaslian merupaka nilai utama dari sebuah karya
seni.
3. Evaluasi
Proses evaluasi bertujuan untuk menguji keefektifitasan sebuah
ide atau konsep yang berbentuk desain visual. Konsep adalah basis
dari lahirnya sebuah desain, oleh sebab itu sangatlah penting untuk
menguji sebuah ide dan konsep sehingga keduanya dapat dipastikan
sejalan dan efektif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dank lien
commit to user
24
semestinya, faktor apa yang naik dan bagian mana yang memerlukan
perbaikan. (Suyanto, 2004 : 100)
Suatu proses desain dapat dikatakan selesai jika sang kreator
telah selesai dengan sempurna dalam mempertimbangkan semua
komponen desain dirasa sudah cukup matang. Komponen proses
desain antara lain : (Hahn, 1999 : 188)
a. Ide
b. Fungsi
c. Media (alat dan bahan)
d. Metode/ teknik
Dari semua elemen-elemen dan prinsip-prinsip desain inilah
seorang kreatif desain harus mampu meguasai dan memahami seluruh
unsur-unsur kaidah tersebut yang nantinya akan diaplikasikan dalam
sebuah benuk desain guna menciptakan sebuah karya seni yang
commit to user
25
F. Event Organizer
Menurut Suseno, (2005 : 13 - 14) membahas tentang sebuah Event
Organizer atau yang sering kita dengan dengan sebutan EO, tidak lain
memiliki pengertian sama dengan sebuah kepanitiaan dalam suatu acara.
Mungkin banyak diantara kita yang berargumen bahwasanya Organizer hanya
merupakan sebuah penyelenggaraan pentas musik sekolah atau umum saja,
tetapi sebenarnya lingkup kerja dari pada Organizer itu sendiri sangat luas,
Organizer merupakan sekelompok orang yang terbagi dalam setiap tim
pelaksana, tim pekerja, tim produksi dan tim manajemen yang bekerja khusus
untuk melaksanakan deskripsi suatu program acara dari awal sampai
terwujudnya satu titik penyelesaian yang maksimal dari program acara
tersebut. Dalam pelaksanaan sebuah program acara, EO memiliki letak dan
posisi kerja yang sangat vital, karena disini lingkup kerja EO menyangkut
tanggung jawab kesuksesan pada saat berlangsungnya acara mulai dari awal
sampai akhir. EO sendiri berada di tengah-tengah acara untuk mengkoordinir
serta mengawasi jalannya acara, selain itu EO juga didampingi berbagai pihak
pendukung, antara lain :
1. Sponsorship (Penyandang dana)
Pihak ini biasanya ditempati oleh perusahaan atau instansi yang
memberikan dana untuk kelangsungan suatu program acara, bisa juga
commit to user
26
2. Penampil (Bintang Tamu)
Pada umumnya pihak ini mnjadi pusat perhatian atau daya tari dari
program acara tersebut.
3. Penonton (Audience)
Pihak ketiga ini juga menjadi satu tolok ukur keberhasilan dan
kesuksesan suatu event, dilihat dari banyak atau sedikitnya faktor
kedatangan penonton/ audience ini akan menjadi titik yang sangat penting.
4. Pengamat
Pihak keempat ini biasanya ada pada posisi kalangan pers, bisa juga
masyarakat setempat. Karena tanpa kita sadari pihak keempat ini bisa
menjadi humas atau public relation.
Event Organizer pada dasarnya memiliki hubungan yang sangat erat
baik dengan perusahaan maupun dengan edia. Sebuah produsen pasti
membutuhkan Event Organizer untuk memasarkan produknya melalui
penyelenggaraan suatu acara atau event, sama halnya dengan Event Organizer
pasti membutuhkan media sebagai sarana kampanye produk yang telah
dibuatnya.
Keempat elemen penting termasuk juga pelaksanaannya atau yang biasa
disebut dengan 4P ini memiliki satu kesulitan yang sama, yakni Kesuksesan
acara dan kepuasan semua pihak. Program acara yang berhasil itu tidak lepas
dari hasil kerja keras EO selaku pelaksana program acara tersebut. Seperti
halnya yang kita lihat berbagai bentuk acara seperti peringatan Hari
commit to user
27
sentuhan dan hasil kerja keras EO. Selain disebut sebagai panitia pelaksana,
EO juga banyak memiliki sebutan lain, diantaranya seperti Production, Biro
Jasa/ Agency, Organizing Convention dan lain sebagainya. (Suseno, 2005 :
161)
Cara kerja suatu EO tidaklah sulit, EO memiliki sistem kerja yang sama
dengan sistem pekerjaan lain, akan tetapi seorang EO juga harus
memperhatikan beberapa hal dalam pekerjaannya. Hal-hal yang perlu
diperhatikan adalah :
1. Seorang EO harus mampu berpikir cepat dan kreatif
2. Seorang EO harus memiliki kepercayaan diri yang kuat
3. Seorang EO haru mempunyai rasa semangat dan tanggung jawab.
4. Mampu berkomunikasi serta bernegosiasi
5. Mampu diajak bekerja sama dengan baik.
6. Peka terhadap segala sesuatu
7. Memiliki totalitas kerja yang tinggi
8. Memiliki kedisiplinan tinggi
9. Mampu mengembangkan imajinasi
10. Memiliki kemampuan untuk mengevaluasi
Event Organizer bukan hanya lembaga, melainkan sebuah aktivitas
perancangan promosi, pengkoordinasian sebuah tim, pengarahan dan control
kegiatan untuk mencapai apa yang diinginkan klien. Dalam sebuah event
organizer, hal yang paling penting adalah ide kreatifitas dan cara
commit to user
28
Proses Pengadaan Event
Mungkin kita sering melihat acara di televisi atau konser musik di kota kita,
tanpa kita sadari kita menjadi penikmat yang berada ditengah-tengah acara
tersebut. Namun untuk mengadakan acara yang sudah jadi dan layak untuk
dinikmati harus melalui beberapa proses yang pada akhirnnya proses-proses
tersebut dapat diselesaikan guna kelangsungan dan kesuksesan acara tersebut.
Proses-proses dalam mengadakan event antara lain : (Suseno, 2005 : 17-20)
1. Pertemuan antara Event Organizer dan Klien
Proses yang pertama ini bisa bermula dari sebuah perbincangan antara
perusahaan penyandang dana atau biasa disebut dengan sponsorship dan biro
jasa layanan atau bisa juga dari sebuah tender promosi dari sebuah
perusahaan. Dari pertemuan dua belah pihak ini biasanya klien mengutarakan
keluhannya atau rencana yang ingin klien lakukan, semisal klien ingin
mempromosikan produk barunya atau klien ingin membangun citra tentang
produknya lewat sebuah program acara.
2. Pengajuan Proposal kepada Klien
Menurut Suseno (2005 : 18), proses pengajuan proposal kepada klien
adalah setelah mengetahui keluhan dan apa yang diinginkan oleh klien, EO
memulai pekerjaannya dari membuat proposal yang berisi tentang susunan
program acara yang akan diajukan kepada klien. Isi proposal antara lain :
a. Mencakup permasalahan yang dihadapi
b. Memberikan solusi dan menjawab keluhan klien
commit to user
29
d. Desain-desain promosi
e. Tujuan dan manfaat program acara
f. Estimasi Budget
g. Lampiran
3. Persetujuan dan Perjanjian Proposal
Setelah mengajukan proposal serta penjelasannya, penyedia jasa
menunggu ACC (disetujuinya proposal pengajuan). Hingga menerima
keputusan sepakat dari klien. Setelah menerima persetujuan proposal
tersebut, kedua belah pihak akan membuat perjanjian guna kelangsungan
acara.
4. Persiapan Materi
Setelah EO mendapat persetujuan, EO mulai melakukan persiapan
matang dari segala bidang, antara lain : (Suseno, 2005 : 19)
a. Properti
Properti mencakup segala barang yang dibutuhkan saat
pelaksanaan event, misalnya seperti benda dan transportasi. Biasanya
EO juga menyediakan SPG (Sales Promotion Girl) serta team work.
b. Perijinan
Mencakup tentang surat ijin pemakaian tempat yang
digunakan, biasanya langsung kepada yang berwajib atau Polisi sesuai
dengan tingkatan daerahnya. Perijinan juga sangat menentukan
kesuksesan acara, karena jika surat ijin penyelenggaraan acara tidak
commit to user
30
c. Entertainer
Entertainer merupakan salah satu strategi promosi dalam
sebuah acara, karena entertainer juga merupaka daya tarik untuk
mendatangkan para audience dan konsumen. Entertainer ini biasaya
adalah artis lokal atau artis Ibu Kota, Host (Pembawa Acara).
d. Creative Event
Kreatif merupakan sumber dari imajinasi sang kreator, yang
nantinya akan diaplikasikan ke dalam pelaksanaan event. Kreatif ini
mencakup tentang ide dan gagasan dalam tata acara, tata panggung,
Rundown serta beberapa desain seperti layout backdrop, flyer, baliho,
banner, spanduk dan lain-lain sebagai publikasi pemasaran serta
commit to user
31
Berikut alur/ skema pada divisi kreatif dalam mengadakan suatu promo :
Account Executive
Pengajuan Proposal Penawaran
Persiapan Materi dan Perencanaan Program
Tim Kreatif
Menuangkan Ide dan Gagasan
Alternative lain Membuat Rancangan :
- Desain Promosi - Desain Layout venue - Property
- Entertainment
commit to user
32
BAB III
DESKRIPSI INSTANSI
CV. FRONTLINE INDONESIA
A. Sejarah Berdirinya CV. FRONTLINE INDONESIA
Pada tanggal 02 Agustus 2004 Sunyoto Setyosabdono, SE resmi
mendirikan perusahaan ini. Berawal dari ketidakpuasan individu karena bekerja di
tempat orang, pendiri perusahaan mencoba membuat perusahaan yang hampir
sama dengan apa yang sudah ia kerjakan sekarang.
Pendiri perusahaan membuat perusahaan yang sudah ditekuni dengan
nama “Permata Advertising”, tetapi dari perusahaan yang baru tersebut ternyata
tidak maksimal karena perusahaan tersebut tidak dikerjakan secara serius, baik
dalam bidang administrasi maupun pemasaran dan sumber daya manusia yang ada
belum melengkapi atau terdapat posisi-posisi openting yang kosong dalam
perusahaan.
Karena dalam perusahaan pertama tidak begitu leluasa untuk
dikembangkan ke depan maka pendiri berusaha mencari alternative lain yaitu
bekerjasama dengan perusahaan advertising lain yang kelengkapan
administrasinya sudah memenuhi syarat yaitu bernama “SRINITRA”. Mulai dari
sini mencoba memasarkan ke semua perusahaan yang membutuhkan jasa. Namun
dari semua itu ternyata hasilnya juga belum maksimal, akhirnya pimpinan
perusahaan mencoba mencari rekanan yang bisa diajak bergabung untuk membuat
commit to user
33
Akhirnya pimpinan bertemu dengan DOny yang secara langsung bisa
masuk ke dalam perusahaan dan dengan berjalannya waktu mulai mengerjakan
promosi-promosi perusahaan seperti : Telkomsel, Bentoel dan Tiga Pilar. Namun
semuanya masih dalam tingkat yang kecil. Pada suatu hari pimpinan mendapat
undangan Phinastika ke Jogja tahun 2004, beliau bertemu dengan Nono. Dari
pertemuan itu selanjutnya pimpinan dan Nono sering bertemu di acara-acara
seminar. Dari seringnya pertemuan tersebut akhirnya mereka sepakat untuk
membuat perusahaan yang bernama Plat Hitam yang dari semuanya mulai
melengkapi administrasi, struktur perusahaan, mulai dari Director, Acount
Executive dan Art Director Financial.
Setelah perusahaan tersebut berjalan sekitar 2 tahun, nama Plat Hitam
kurang begitu dikenal oleh perusahaan-perusahaan yang menggunakan jasa
vendor. Maka dari itu berdasarkan dari berbagai macam
pertimbangan-pertimbangan pada bulan Maret tahun 2007 Sunyoto Setyosabdono, Se selaku
Managing Director mengganti nama CV-nya tersebut dari Plat Hitam menjadi
“FRONTLINE INDONESIA”, dengan harapan mampu berada di garis depan dan
menjadi ujung tombak bagi bisnis kliennya. Bukan hanya namanya saja yang
diganti tetapi juga pembenahan struktur organisasi menjadi lebih baik dari 2 tahun
commit to user
34
B. Company Profile
Nama Perusahaan : CV. FRONTLINE INDONESIA
Alamat Perusahaan : Perum Gentan Wiyakta, Jl. Batara Wisnu E 20
Gentan, Solo. 57528 Indonesia - Jawa Tengah.
Telp. : (0271) 7650099 / 7026211
Fax. : (0271) 7650038,
E-mail : [email protected]
Bidang Usaha : Jasa Periklanan dan Promosi Pemasaran
Jasa Spesifik : Advertising, Media Buying, Direct Marketing dan
Sales Promotion, Event Organizer & Entertaint,
Brand Activation, Post Material Branding.
Manager : Sunyoto Setyosabdono, SE
Sekretaris : Leny Kustiawati
Acount Executive : Yande Ali Al Husein
Creative Directot : Mahfud Burhanuddin
Legal Support Event : Arif Rahman
commit to user
35
C. Visi dan Misi
Visi : Perusahaan di bidang jasa periklanan dan promosi pemasaran yang
eksis di bidangnya.
Misi : Profesional, memiliki integritas, berbasis kreatif, seni cipta dan
keahlian, wahana belajar, berkarya dan berkarier.
Motto : Membangun Kepercayaan
( be responsible, be on time, be professional )
D. Makna Logo CV. FRONTLINE INDONESIA
Logo CV. Frontline Indonesia di atas mempunyai makna yang menjadi
slogan perusahaan. Makna tersebut adalah :
1. Kata “Front” berarti utama, depan atau bisa dikataan mengutamakan,
pada kata tersebut diberi warna merah yang mempunyai makna
commit to user
36
2. Kata “Line” berarti garis (perjalanan), pada kata line diberi warna
hitam dimaksudkan agar memberikan sebuah makna abadi atau secara
terus menerus.
3. Kata “Indonesia” merupakan Negara tempat berdirinya perusahaan
Frontline.
4. Warna hitam dan putih yang mengelilingi tulisan tersebut mengartikan
bahwa suatu ketegasan dalam hal kedisiplinan.
5. Kata “EVENT & BRAND ACTIVATION” berarti bahwa perusahaan
berjalan di bidang Event Organizer dan Brand Activation.
(Sumber : CV. Frontline Indonesia 2007)
Dari makna-makna di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa FRONTLINE
INDONESIA adalah suatu biro jasa yang menyediakan jasa Event Organizer dan
Brand Activation. Sebuah perusahaan yang mengutamakan keberanian dalam
memberikan jasa dengan jalan (promosi) yang lebih kreatif secara terus menerus
kepada klien-klien di Indonesia secara disiplin (tepat waktu) dan terorganisir.
(Sumber : CV. Frontline Indonesia 2011)
E. Jenis Pilihan Sarana Promosi
1. Promosi dan pameran
2. Marketing Service
3. Graphic design dan printing
4. Entertainment
commit to user
37
F. Pelayanan yang Ditawarkan
1. Jasaa Layanan Periklanan
a. Media Elektronik
Radio station dan televisi lokal. Kerjasama dengan lebih dari 300 radio
station di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur.
b. Media Cetak
Surat kabar daerah dan nasional. Solopos, Kedaulatan Rakyat, Suara
Merdeka, Jawa Pos, Radar Solo dan Kompas
c. Media Outdoor
Produksi, ijin, pajak dan pemasangan untuk billboard, baliho, spanduk,
mmt, poster dan neon box
2. Jasa Layanan Marketing dan Sales Promotion
Jasa desain dan Produksi : POS material, flyer, poster, roll banner,
back wall, standing banner, branding,
spanduk, baliho dan billboard
Direct Marketing : Special event, sampling, sales promo,
sponsor acara dan Event organizer.
Brand Activity : SPG team, spreading team dan store check.
commit to user
38
G. Pembagian Kerja dan Struktur Organisasi
1. Direktur
Mengatur dan memimpin jalannya perusahaan secara menyeluruh.
2. Manajer Operasional
Memimpin dan bertanggung jawab atas kegiatan operasional perusahaan.
3. Acount Executive
Melaksanakan kegiatan marketing yakni mencari kliean dan menjaga
hubungan yang baik dengan klien.
4. Administrasi
Bertanggung jawan dalam segala urusan administrasi perusahaan. File
surat, file data klien serta mengarsipkan berkas perusahaan yang lain.
5. Keuangan
Bertanggung jawab atas kegiatan pembukuan yaitu mencatat keluar
masuknya kas, menyajikan laporan keuangan dari pemasukan, pengeluaran
sampai urusan pajak perusahaa.
6. Desain Grafis
Menuangkan ide-ide dan kreasi dalam pengerjaan desain, antara lain
desain spanduk, leaflet, banner, baliho, poster, dan lain-lain.
7. Bagian Umum
Bertanggung jawab atas kelancaran jalannya operasional kegiatan
pameran, materi promosi serta operasional perusahaan pada umumnya.
commit to user
39
H. Track Record Aktifitas CV. Frontline Indonesia (2004-2011)
1. LOCAL CLIENT & OTHER
Pembelian iklan Koran dan Radio untuk produk atau jasa untuk mobil
dijual, rumah dijual, motor dijual, Lembaga Pendidikan, dan lain-lain.
2. UD. USANAD, SOLO IKLAN DAN PERLUASAN AGEN-AGEN
TAHUN 2004/2006 JAMU ALAMI KAPSUL.
Pemasangan iklan media cetak di Pulau Jawa dan Perluasan Ke-agenan
(DKI, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur).
3. PT. SUKA MULIA MANDIRI PERIKLANAN DAN AKTIFITAS
PROMOSI RECRUITMENT AGUNG – PJTKI
Handling talk show dialog interaktif Program 2004/2005 (Seminar,
Promosi, Recruitment program by Depnaker).
4. RS. Dr. OEN SURAKARTA PUBLITAS RS. Dr. OEN SURAKARTA
2005/2006
a. Handling Publikasi event Lomba Paduan Suara antar RS. Sejawa dan
Bali – RS. Dr. Oen Surakarta dan Malam Gala Diner.
b. Anisa Bahar dan Syaiful Jamil. Press Release Radio/ Koran/ Leaflet/
Spanduk/ Ourdoor.
c. Publikasi Koran Lomba Sepeda Santai dan mewarnai Ulang Tahun RS.
commit to user
40
5. PT. DELTOMED LABORATORIES SRONGPAS OFF ROAD
TAHUN 2005 - 2007 EVENT TAHUNAN
a. POS Material Branding Srongpas dan Antangin JRG Jawa Tengah.
b. Pemasangan Publikasi Spanduk dan Umbul-umbul 5.000 lembar di
Jawa Tengah.
c. SPG Selling Merchandise
d. SPG Sampling
e. Entertainment
f. Iklan Media Lokal (Koran dan Radio)
6. TELKOM FLEXI LAUNCHING TELKOM FLEXI JOGJA SOLO
Di Hotel Novotel Solo dan Hotel Melia Purosani Yogyakarta
Publikasi event : 1.000 Umbul-umbuk dan 200 Spanduk di Solo dan Jogja
7. HARIAN SOLOPOS GROUP
a. Pemasangan Jingle Iklan SOLOPOS di Radio-radio Semarang
b. Sepeda Santai Perayaan 1 tahun Radio SOLOPOS FM.
8. TELKOMSEL SOLO
Sebagao vendor tahun 2004/ 2005 untuk iklan Radio dan Kuis Promo
untuk produk Kartu AS, Simpati Hoki di area Surakarta.
Event program untuk Kartu As dan Simpati :
commit to user
41
- Puasa Pasti, JElang Buka Tetap HEPPI di Solo dan sekitarnya.
- BTS Ceremony “Tour Jogetan Asyik TElkomsel” di Solo dan
sekitarnya.
9. PT. GUNA INTI PERMATA JAKARTA PAMERAN JEWELERY
DI 3 KOTA 2005
Single Exhibition “Our Experience in the World of Game”.
Grand Candi Hotel Semarang/ Mercure Hotel Jogja/ GIP Solo
10.PT. TAC TIC COMMUNICATION PLACEMENT KORAN LOCAL
JATENG 2006
Placement Koran SOLOPOS, SUARA MERDEKA, KEDAULATAN
RAKYAT.
11.PT. YAMAHA MOTOR KENCANA SEBAGAI VENDOR TETAP
TAHUN 2005 – 2007 INDONESIA SEMARANG
Brand Activation : YAMAHA
a. Nonton Bareng MotoGP live di TV7 dari Mega Land Mall 2 hari.
b. Exhibition dan Modification Contest di Stadion Manahan 2 hari.
c. Exhibition dan Launching Jupiter MX di Hal. Stadion Manahan 2 hari.
d. Fun Holiday, Pameran dan Event di Goro Assalam 10 hari
e. Funtastic Jupiter Series, Exhibition dan Event 2 hari di 7 Kota.
f. Jumpa Fans : with Donny Tata 2 hari di Grand Mall Solo.
commit to user
42
h. Mio Rally Wisata, Mio Club Safari Kota di Yogyakarta
i. Mio Serba Gratis, BBM, Movie, Salon dan lain-lain. 3 hari di Solo.
12.PT. BENTOEL PRIMA Tbk. SOLO SEBAGAI VENDOR TETAP
TAHUN 2004 – 2008
a. Iklan Radio Kuis Promo di ex. Surakarta dan sekitarnya
b. Tour 30 kota Goyang Dangdut Dangdut Nak Naan…!!
c. Lomba Panjat Pinang 55 titik Kecamatan.
d. Goyang Sejati Artis Lokal 10 titik per bulan, rutin.
e. Goyang Dangdut Sejati Purbalingga, Banjarnegara. Artis Trio Macan.
13.PT. BENTOEL PRIMA Tbk. SOLO SEBAGAI VENDOR TETAP
TAHUN 2004 – 2008
Brand : ROKOK SEJATI
Goyang Dangdut Sejati 3 Kota : Artis Nita Thalia, Trio Macan Ular dam
Artis-artis Jawa Tengah.
Brand : ROKOK BENTOEL BIRU
a. Konser Music Amal di Manahan “PEDULI BENCANA ACEH”
b. Hajatan Bentoel Klasik di 60 titik lokasi Surakarta
c. Kharisma Music Indonesia Klaten with : Kangen Band
d. Galabo Art Festival : Etnic Percussion dan Street Art Java Dance
Brand : ROKOK COUNTRY
commit to user
43
b. Music Burning Your Soul di Ponorogo dan Madiun
c. Country Sound Adventure di Stadion Klaten. Artis : Matta Band
Brand : ROKOK STAR MILD
a. Star Mild Crush bone 3 on 3 Basketball di Manahan Solo rutin
tahunan.
b. Star Mild Chill Out di Campus dan Event Mall program rutin
Mingguan
c. Obsession on Stage, Artis : “SAMSONS” di Stadion Sriwedari.
d. SPG Brand Ambassador STAR MILD tahun 2011.
Brand : ROKOK X-MILD
a. X-Mild Noize “Rock Reggae Tour 4 Kota. Artis : Reggae Band Jateng.
b. X-Mild Noize, Artis “ADA BAND” di Stadion Sriwedari 2008
c. X-Mild Noize, Artis “The Rock Indonesia” di Purwokerto 2009
Brand : Neo Mild
Neo Music on Stage di Sriwedari, artis : “GEISHA”, tahun 2010
Brand : ROKOK BINTANG BUANA
a. Bintang Buana OUTLOUD Music di Stadion Sriwedari, Artis :
NETRAL tahun 2010.
b. Bintang Buana OUTLOUD Music di Alun-alun Surakarta, Artis :
SLANK tahun 2010.
c. Solo Batik Grafiti Outloud Bintang Buana di Stasiun Purwosari Solo,
commit to user
44
14.PT. ASTRA INTERNATIONAL, Tbk HONDA SEMARANG
SEBAGAI VENDOR TETAP TAHUN 2005 SAMPAI SEKARANG
a. Lomba Irit Honda 2005 : Lomba Irit BBM, Pameran, Panggung
Hiburan
b. Lomba Irit Honda 2006 : Lomba Irit BBM, Pameran, Panggung
Hiburan. Artis : Band-band Regional dan Bintang Tamu : JIKUSTIK.
c. Honda 2007 : Road Race Nasional Championship di Alun-alun
Karanganyar. Event, Exhibition dan Entertainment. Artis : SERIUS
Band Jakarta.
d. Honda Fiesta 2007, Launching Revo : Pameran, Panggung Hiburan.
e. Revolution Days 2007 : Launching Revo di Alun-alun Klaten.
f. Seminar 2008 : Honda Safety Ridding, di UNDIP Semarang.
g. Honda 2008 : Class Meeting - Safety Ridding di Klaten dan Sukoharjo.
h. Launching 2008 : CS-1 di Alun-alun Klaten.
i. Honda Fiesta 2008, Launching CS-1 : Pameran, Panggung Hiburan di
Area Parkir Stadion Manahan Solo, 2 hari.
j. Honda Race 2009 : Balap Motor Khusus Motor Honda di Alun-alun
Karanganyar, 2 hari.
k. Honda DBL di Sritex Arena. Pertandingan Bola Basket Antar SMA se
Karisidenan Surakarta tahun 2010 - 2011. Event tahunan.
l. Road Show Honda Absolute Revo 2010 - 2011 di 7 titik se-eks
Karisidenan Surakarta yaitu Boyolali, Sragen, Wonogiri, Karanganyar,
commit to user
45
15.PT. HM. SAMPOERNA - SOLO SEBAGAI VENDOR TAHUN 2005
- 2006
a. A Mild Live Tour “Shaggydog” 4 kota.
b. A Mild Live Tour “Steven & Coconutreez” 3 kota.
c. A Mild Live Artis “LETTO” di Sragen.
d. Marlboro Mix 9 – Rock on Fire : Tour “Superman is Dead” 2 kota.
16. PT. MULTI BINTANG INDONESIA NIAGA, Tbk. Tahun 2010
a. Heineken Music Tour 11 Café.
b. Premier Treat : Start to Final Champions League 2010.
c. Heineken Music Acoustic Café ro Café.
I. Klien - Klien CV. Frontline Indonesia
1. PT. Deltomed Laboratories.
2. UD. USNAD Solo
3. PT. Yamaha Motor Kencana Indonesia
4. PT. Telkom
5. RS. Dr. Oen Surakarta
6. PT. Tiga Pilar Sejahtera
7. Telkomsel Solo
8. PT. Bentoel Prima Indonesia
9. PT. ASTRA INTERNATIONAL, Tbk. – HONDA
10. NAGAMAS MOTOR Klaten - Daeler Resmi Honda
commit to user
46
J. Struktur Organisasi CV. Frontline Indonesia
( Sumber : CV. Frontline Indonesia )
commit to user
47
BAB IV
PELAKSANAAN KULIAH KERJA MEDIA
A. Waktu Pelaksanaan Kuliah Kerja Media (KKM)
Salah satu syarat untuk memperoleh gelar professional mahasiswa tingkat
akhir adalah dengan Kuliah Kerja Media (KKM). Praktek Kuliah Kerja Media
merupakan salah satu sarana untuk mengenal lebih jauh tentang dunia kerja nyata
bagi mahasiswa.
Penulis melaksanakan Kuliah Kerja Media di sebuah Event Organizer
terkemuka di Solo yaitu CV. Frontline Indonesia selama 1 bulan lebih 15 hari,
yaitu mulai dari tanggal 16 Maret sampai dengan tanggal 30 April 2011.selama
melaksanakan Kuliah Kerja Media (KKM) penulis banyak mengetahui tentang
Event Organizer, tentang kinerja tim kreatif dalam suatu promo. Pada awal
melaksanakan Kuliah Kerja Media penulis mengalami sedikit kesulitan dalam
beradaptasi dengan lingkungan dan dengan kegiatan di CV. Frontline Indonesia.
Hal ini dikarenakan penulis baru pertama kali memasuki dunia kerja dalam bidang
periklanan yang sangat nyata. Namun penulis dalam beradaptasi dan dalam
melaksanakan Kuliah Kerja Media mendapatkan bantuan serta bimbingan dari staf
CV. Frontline Indonesia sehingga penulis sedikit demi sedikit mampu
menyesuaikan diri.
Selama Kuliah Kerja Media [enulis memilih pada bagian kreatif, karena
penulis ingin mempelajari tentang kinerja divisi kreatif dalam sebuah event
commit to user
48
B. Diskripsi Kegiatan Kuliah Kerja Media (KKM)
Waktu pelaksanaan Kuliah Kerja Media yang penulis lakukan di CV.
Frontline Indonesia adalah selama 1 bulan lebih 15 hari yaitu mulai dari tanggal
16 Maret sampai dengan tanggal 30 April. Penulis melaksanakan KKM dengan
mengambil pada bagian kreatif. Di CV. Frontline Indonesia mempunyai hari dan
jam kerja yaitu hari Senin sampai dengan hari Jum’at pukul 08.30 sampai dengan
pukul 16.30 WIB, namun pada saat penulis melaksanakan Kuliah Kerja Media
berhubung CV. Frontline Indonesia mempunyai banyak event jadi sering hari
kerjanya sampai dengan hari Sabtu.
Untuk lebih jelasnya, penulis akan menguraikan secara detail tentang
segala sesuatu yang telah penulis kerjakan pada pelaksanaan Kuliah Kerja Media
di CV. Frontline Indonesia adalah sebagai berikut :
1. Antara Tanggal 16 Maret - 22 Maret 2011
Kegiatan yang pertama penulis lakukan pada hari pertama KKM yaitu
berkenalan dengan semua staf CV. Frontline Indonesia dan beradaptasi
dengan lingkungan kantor. Pada saat itu penulis belum begitu percaya diri dan
juga belum begitu mengenal tentang kinerja CV. Frontline Indonesia.
Hari pertama dan hari kedua penulis hanya disuruh untuk melihat dan
melakukan pengenalan dengan pekerjaan yang nantinya akan penulis kerjakan.
Pada saat penulis memulai KKM, di CV. Frontline Indonesia sedang
berlangsung event dari Rokok STAR MILD yaitu Brand Ambassador, dengan
commit to user
49
paket berupa satu bungkus rokok gratis 1 buah korek gas. Di samping itu
kinerja SPG juga meriset penjualan di berbagai Toko atau Penjual Rokok.
Kemudian di hari selanjutnya penulis mendapatkan kepercayaan untuk
membantu menginput data riset dari SPG tersebut dengan Software Microsoft
Exel. Dalam hal ini meskipun di luar pekerjaan divisi kreatif namun juga
merupakan bagian dari Periklanan yaitu Strategi Pemasaran dengan cara Riset
Pasar. Dalam pekerjaan ini awalnya penulis merasa lambat dalam bekerja
karena data yang dimasukkan kebanyakan adalah berupa angka. Namun
lama-kelamaan penulis sudah terbiasa sehingga penulis bisa semakin cepat dalam
pengerjaan input data.
Pada hari berikutnya baru penulis mendapatkan pekerjaan yang sesuai
bidang penulis yaitu membuat desain usulan untuk flyer Honda DBL 2011,
sebuah turnamen bola basket antar SMA se-eks Karisidenan Surakarta yang
akan diselenggarakan pada tanggal 29 Maret - 9 April 2011 di GOR Sritex
Arena Sriwedari, Solo. Dalam kesempatan kali ini penulis merasa kesulitan
karena belum mengetahui tentang konsep pembuatan flyer tersebut, kemudian
penulis mencoba menanyakan tentang konsep yang akan digunakan kepada
Pembimbing Instansi yaitu Bapak Sunyoto Setyosabdono, SE.
Di periode pertama ini penulis mendapatkan pengalaman yang banyak
yaitu mengetahui bagaimana kinerja sebuah event organizer dalam menyusun
commit to user
50
2. Antara Tanggal 23 Maret - 29 Maret 2011
Di minggu kedua pelaksanaan Kuliah Kerja Media penulis lebih sering
dilibatkan dalam persiapan event Honda DBL 2011 karena pada tanggal 29
Maret 2011 merupakan pembukaan event tersebut. Penulis diberikan
kepercayaan untuk mengukur dan menggambar denah halaman depan GOR
Sritex Arena yang akan dipakai untuk pemasangan tenda Honda sebagai
tempat stand games yang disediakan dari Honda. Dalam kesempatan ini
penulis ditemani sekaligus dibimbing oleh staf CV. Frontline Indonesia yaitu
Mas Arif Rahman. Jadi jika penulis kurang paham tentang segala sesuatunya
langsung bertanya kepada Mas Arif.
Kemudian di hari berikutnya penulis mendapatkan tugas untuk
mencetakkan flyer yang sudah fiks dipilih untuk Honda DBL serta mencetak
MMT yang dipakai untuk keperluan Honda DBL tersebut yaitu tanda-tanda
untuk semua games yang disediakan Honda serta MMT untuk penujuk parkir
gratis dari Honda.
Setelah itu, penulis diminta untuk membantu mempersiapkan property
atau segala macam peralatan yang digunakan untuk event Honda DBL
tersebut, mulai dari pengecekan tenda, pengecekan lampu sampai
membersihkan karpet-karpet yang digunakan untuk alas tenda. Dan pada
tanggal 28 Maret 2011 penulis diberikan tugas bersama tim dari CV. Frontline
Indonesia untuk melaksanakan Loading, yaitu mempersiapkan dan memasang
segala sesuatu yang diperlukan untuk event besok yaitu Honda DBL, di sini