Segmentasi Buah Menggunakan Metode K-Means Clustering dan Identifikasi Kematangannya Menggunakan Metode Perbandingan Kadar Warna
Teks penuh
Dokumen terkait
Dalam tahap implementasi sistem ini penulis akan memaparkan hasil penelitian ini yaitu aplikasi pengenalan merek minuman kaleng menggunakan metode K-Means dengan
Masing-masing sampel akan diambil satu jenis motif batik dan dilakukan proses segmentasi citra menggunakan metode Filter Gabor dan K-means Clustering dengan membandingkan nilai
a) Pengujian dilakukan dengan memberikan nilai cluster yang berbeda-beda diantaranya: 5, 10, 15, dan 20. c) Citra acuan yang digunakan adalah citra yang tersimpan di dalam
Masing-masing sampel akan diambil satu jenis motif batik dan dilakukan proses segmentasi citra menggunakan metode Filter Gabor dan K-means Clustering dengan membandingkan nilai
Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Adiana dkk [4], yang berjudul “Analisis Segmentasi Pelanggan Menggunakan Kombinasi RFM Model dan Teknik Clustering”
a) Pengujian dilakukan dengan memberikan nilai cluster yang berbeda-beda diantaranya: 5, 10, 15, dan 20. c) Citra acuan yang digunakan adalah citra yang tersimpan di dalam
Pada implementasi sistem ini dilakukan uji coba dengan nilai K = 3, tiga buah jeruk akan dijadikan sebagai titik pusat cluster dengan tingkat kematangan yang berbeda... Pengujian Data
Berdasarkan pemahaman mengenai Silhouette Coefficient yang telah dipaparkan pada penelitian sebelumnya, dapat dilihat bahwasannya nilai Silhouette Coefficient dari setiap algoritma