• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTRUKSI KERJA (IK) PJB-IMS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "INSTRUKSI KERJA (IK) PJB-IMS"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

INSTRUKSI KERJA (IK) PJB-IMS

PEMANTAUAN KUALITAS UDARA EMISI

Disusun Disetujui Disahkan

SPVS Lingkungan UBJOM Indramayu

Manajer Pemeliharaan UBJOM Indramayu

General Manager UBJOM Indramayu

NO. DOKUMEN : IKY-08.2.2.27 TANGGAL DITETAPKAN : 10/01/2019 TANGGAL DIPERBARUI : -

REVISI : 00

(2)

Dokumen terkendali dan terkini PJB-IMS dapat diakses pada Aplikasi e-PJB-IMS pada http://standard.ptpjb.com Dokumen ini terbatas hanya untuk kalangan sendiri. Dokumen tercetak bersifat tidak terkendali. (kesalahan dan perbedaan isi dengan Document Master diluar tanggung jawab Manajemen PT PJB)

Tujuan

Instruksi kerja ini disusun sebagai pedoman dalam kegiatan pemantauan kualitas udara emisi di wilayah PT PJB UBJ 0&M PLTU Indramayu

.

RuangLingkup

Instruksi kerja ini mencakup kegiatan pengambilan sampel emisi gas buang sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No 15 Tahun 2008 Tentang Baku Emisi Pembangkit Listrik Tenaga Thermal meliputi sumber emisi Cerobong Utama PLTU Indramayu

Definisi

Emisi adalah zat, energi dan/atau komponen lain yang dihasilkan dari suatu kegiatan yang masuk dan/atau dimasukkannya ke dalam udara ambient yang mempunyai dan/atau tidak mempunyai potensi sebagai unsur pencemar.

A. Dokumen Terkait

A.1 Dokumen Pendukung

ISO 14001 : 2004 Klausul 4.4.6 Pengendalian Operasional

A.2 Dokumen Referensi

• Undang-undang no. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

• PerMenLHK No 15 Tahun 2008 Tentang Baku Emisi Pembangkit Listrik Tenaga Thermal

• SNI 19-7117.1-2005 : Emisi gas buang – Sumber tidak bergerak – Bagian 1:

Penentuan kecepatan alir.

• SNI 19-7117.2-2005 : Emisi gas buang – Sumber tidak bergerak – Bagian 2:

Penentuan lokasi dan titik-titik lintas pengambilan contoh uji partikel.

• SNI 19-7117.10-2005 : Emisi gas buang – Sumber tidak bergerak – Bagian 10:

Cara uji konsentrasi CO, CO

2

, dan O

2

dengan peralatan analisis otomatik.

• SNI 19-7117.3.1-2005 : Emisi gas buang – Sumber tidak bergerak – Bagian 3:

Oksida-oksida sulfur (SOx) – Seksi 1: Cara uji dengan metoda turbidimetri menggunakan spektrofotometer.

• SNI 19-7117.11-2005 : Emisi gas buang – Sumber tidak bergerak – Bagian 11:

Cara uji opasitas menggunakan skala Ringelmann untuk asap hitam.

• MASA,3rd ed, No.406 : Pengukuran Nitrogen Dioksida (NO

2

) emisi gas buang

(3)

Dokumen terkendali dan terkini PJB-IMS dapat diakses pada Aplikasi e-PJB-IMS pada http://standard.ptpjb.com Dokumen ini terbatas hanya untuk kalangan sendiri. Dokumen tercetak bersifat tidak terkendali. (kesalahan dan perbedaan isi dengan Document Master diluar tanggung jawab Manajemen PT PJB)

A.3 DokumenPerizinan -

A.4Dokumen / Data Teknik

B. Sumber Daya B.1 SDM

No Kompetensi/Keahlian Jumlah Keterangan

1 Memahami terkait manajemen pengendalian pencemaran udara

2 - Staf lingkungan - Personil laboratorium

B.2 Tools, APD dan Peralatan Kerja lainnya

No Tools, APD danPeralatanKerja Jumlah Keterangan

1 Safety Helmet 1 set

2 Safety shoes 1 set

3 Safety body harness 1 set

4 Face Masker 1 set

5 Wear Pack 1 set

6 Ear plug 1 set

7 Sarung tangan 1 set

B.3 Material (Sparepart, Consumable, dan material lainnya) -

C. Identifikasi Risiko (Aspek dan Dampak) terhadap Lingkungan, K3 dan Operasi, Kemungkinan Terjadinya Kondisi Emergency dan hal lainnya yang berpotensi risiko.

IdentifikasiRisiko

No. Identifikasi Risiko Residual

Kemungkinan Dampak Level RisikoInheren Risiko Penyebab Dampak

1 Pencemaran Lingkungan

Gas yang dikeluaraka n melebihi baku mutu yang telat ditetapkan

Lingkungan tercemar dan mendapat teguran oleh KLHK

C-Sedang 3-Medium C-Tinggi

(4)

Dokumen terkendali dan terkini PJB-IMS dapat diakses pada Aplikasi e-PJB-IMS pada http://standard.ptpjb.com Dokumen ini terbatas hanya untuk kalangan sendiri. Dokumen tercetak bersifat tidak terkendali. (kesalahan dan perbedaan isi dengan Document Master diluar tanggung jawab Manajemen PT PJB)

Mitigasi Risiko

No Control

Level RisikoPasca

Control

Action Plan Level Risiko Residual 1 Menjaga pengoperasian

selalu efisien, handal dan meningkatkan pemeliharaan peralatan pengendali emis

Moderat Rendah

D. Metode Pengukuran & Parameter

• Pengambilan sampel dilakukan oleh pihak laboratorium independen yang terakreditasi

• Frekuensi pengambilan sampel yaitu periodik setiap 3 bulan sekali (triwulanan)

• Metode pengukuran pada tiap-tiap parameter adalah sebagai berikut:

No Metode Parameter Keterangan

1 Nitrogen Dioksida (NO2) Saltzman MASA,3rd ed, No.406 2 Sulfur Dioksida (SO2) Turbidimeter SNI 19-7117.3.1-2005

3 Total Partikel Gravimetri SNI 19-7117.12-2005

4 Opasitas Ringelman SNI 19-7117.11-2005

E. Detail Aktivitas (Persiapan, Pelaksanaan dan Tindakan Akhir)

Dapat berupa deskripsi tahapan uraian aktivitas, flowchart ataupun, foto/gambar yang diberi penjelasan)

I. Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan

a. Safety briefing sebelum melakukan pekerjaan.

b. Koordinasikan terhadap pihak terkait terhadap pekerjaan yang dilakukan yaitu pada bidang operasi (memastikan bahwa boiler beroperasi normal) dan bidang listrik (memastikan lift stack dapat beroperasi normal).

c. Pastikan masing-masing personil dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.

d. Siapkan APD dan peralatan pekerjaan.

e. Gunakan APD dengan benar.

f. Koordinasi dengan bidang lingkungan.

II. Pelaksanaan Pekerjaan

a. Petugas laboratorium independen (petugas pengambil sampel) dengan personil bidang lingkungan mengambil sampel pada titik poin yang ditentukan (lubang sampling berada pada ketinggian 120 meter atau terletak di lantai 3 pada masing-masing stack)

b. Pengukuran dilakukan hanya untuk stack yang unitnya sedang beroperasi

normal.

(5)

Dokumen terkendali dan terkini PJB-IMS dapat diakses pada Aplikasi e-PJB-IMS pada http://standard.ptpjb.com Dokumen ini terbatas hanya untuk kalangan sendiri. Dokumen tercetak bersifat tidak terkendali. (kesalahan dan perbedaan isi dengan Document Master diluar tanggung jawab Manajemen PT PJB)

c. Melakukan pengukuran pada masing-masing titik sampel yang meliputi:

• Penentuan lokasi dan titik-titik lintas pengambilan contoh uji partikel merujuk pada SNI 19-7117.2-2005.

• Penentuan kecepatan alir gas buang merujuk pada SNI 19-7117.1-2005.

• Pengukuran komposisi gas CO, O

2

dan CO

2

dan temperatur merujuk pada SNI 19-7117.10-2005 atau bisa menggunakan alat portable gas.

• Pengambilan sampel Sulfur Dioksida (SO

2

) merujuk pada SNI 19-7117.3.1- 2005.

• Pengambilan sampel Nitogen Dioksida (NO

2

) merujuk pada MASA,3rd ed, No.406.

• Pengambilan sampel Total Partikel merujuk pada SNI 19-7117.12-2005.

d. Menyimpan hasil sampel emisi gas buang untuk dianalisa ke laboratorium.

e. Melakukan pengukuran opasitas merujuk pada SNI 19-7117.11-2005.

f. Melakukan pencatatan.

g. Melaporkan hasil pekerjaan lapangan ke bidang lingkungan (SPVS Lingkungan).

PROSEDUR BACK UP DATA CEMS

Berikut adalah step by step untuk backup CEMS Software :

Aktivasi server CORE WEX cadangan memerlukan tindakan pada sistem utama dan cadangan dan pada saat yang sama.

Seperti biasa, disarankan untuk memiliki sistem cadangan otomatis (penulis CD adalah pilihan yang baik).

File yang harus di backup untuk Winscan (minimum) adalah :

Setiap file «ini» terdapat dalam direktori "WinSCANAcquisition\Data".Archive.mdb, ConfigParam.mdb untuk aplikasi menggunakan database Access.

"C:\EnvSA\MySQL\data\data_1_archive" dan "c:\EnvSA\MySQL\data\

data_1_configparam" untuk aplikasi yang menggunakan MySQL.

Jika terjadi kegagalan komputer, file-file ini akan memungkinkan Anda untuk mengambil yang sebelumnya konfigurasi setelah menginstal ulang perangkat lunak.

WinCANUtilSQL mengizinkan untuk melakukan operasi ini dalam mode otomatis.

1. WinscanUtil

Penggunaan perangkat lunak ini dilindungi oleh kata sandi. Kata

sandi yang digunakan sama dengan untuk

WinscanAcquisition. Penggunaan perangkat lunak ini dicadangkan untuk pengguna tingkat "Pemeliharaan" (Cf bab "Kata Sandi" dari

WinscanAcquisition)

WinscanUtil mengizinkan untuk mengekstrak data dari database WinSCAN untuk archive.

Dimungkinkan untuk membuat cadangan pengukuran untuk semua parameter.

Backup dilakukan dari tanggal hingga tanggal (missal : dari 1 Januari 1997 hingga 1997, 31 Januari). Batas tanggal termasuk dalam backup.

Data di export dalam file ZDB yang berisi semua nilai dan konfigurasi terkait. File ini

dapat di import sesudahnya dalam database WinSCAN untuk konsultasi.

Ketika data diekstraksi, dimungkinkan untuk menghapusnya untuk mengosongkan ruang disk dan membuat akses data lebih cepat.

(6)

Dokumen terkendali dan terkini PJB-IMS dapat diakses pada Aplikasi e-PJB-IMS pada http://standard.ptpjb.com Dokumen ini terbatas hanya untuk kalangan sendiri. Dokumen tercetak bersifat tidak terkendali. (kesalahan dan perbedaan isi dengan Document Master diluar tanggung jawab Manajemen PT PJB)

WinscanUtil juga mengizinkan :

- Untuk melakukan

operasi pemeliharaan pada basis data (hapus tabel, perbaikan

tabel),

- Untuk mengkonfigurasi dan melakukan pencadangan otomatis.

Hanya Untuk pengguna MySQL :

- Untuk mengkonfigurasi server tambahan (maksimum 2). Ketika server tambahan diatur, data direkam oleh WinSCAN direkam pada semua server pada saat yang bersamaan.

- Untuk melakukan sinkronisasi data antara beberapa server MySQL, - Untuk menyalin

konfigurasi dari PC lokal ke PC jarak jauh (aman)

WinSCANUtil memiliki 2 tipe kerja : standar dengan penggunaan IHM, dan baris perintah. Ini Mode kerja kedua memungkinkan untuk menjalankan tugas perawatan otomatis (Perbaikan, Pencadangan ...).

a) Konfigurasi

- Direktori untuk database : Izin untuk mengubah database WinscanAcquisition (hanya untuk khusus aplikasi).

- Direktori sumber : Pilih database yang akan dikerjakan.

- Direktori backup : Izin untuk memilih direktori target untuk operasi backup (Export).

b) Troubleshooting

- Menghapus tabel : izin untuk menghapus tabel yang tidak digunakan.

- Memperbaiki tabel : izin untuk memperbaiki tabel yang tidak lebih mudah diakses.

- Sinkron : jalankan operasi sinkronisasi antara beberapa server MySQL (hanya MySQL).

(7)

Dokumen terkendali dan terkini PJB-IMS dapat diakses pada Aplikasi e-PJB-IMS pada http://standard.ptpjb.com Dokumen ini terbatas hanya untuk kalangan sendiri. Dokumen tercetak bersifat tidak terkendali. (kesalahan dan perbedaan isi dengan Document Master diluar tanggung jawab Manajemen PT PJB)

- Copy konfigurasi : salin konfigurasi dari mesin lokal ke server lain. (Hanya MySQL).

- Konfigurasi server : izin menambah server. (Hanya MySQL).

- Konfigurasi cadangan : izin untuk menkonfigurasi item ke cadangan.

1.1 Export

Export archive data dari semua parameter untuk periode tertentu.

File cadangan akan dibuat di subdirektori “WinArchive” (secara default).

Subdirektori ini akan dibuat di direktori konfigurasi.

Untuk pengarsipan, pilih periode yang akan di backup dan divalidasi.

Salinan konfigurasi ditambahkan di setiap file cadangan.

Nama file cadangan seperti berikut :

SW + tanggal mulai + _ + tanggal akhir + .zdb (mis:

SW_01_01_2001_31_12_2001.zdb). Tanggal dalam format : day_month_year.

Untuk menyalin file cadangan di CDRom atau dukungan lainnya, gunakan Windows file explorer.

Izin " Ekspor konfigurasi " hanya untuk mengekspor konfigurasi. File hasil akan seperti :

"WinscanConf11_04_06.zdb" Tanggal adalah tanggal ekspor. File ini berisi semua WinSCAN konfigurasi (Akuisisi dan Edisi).

1.2 Delete Data

Setelah operasi pencadangan, data untuk periode pencadangan dapat dihapus dari database menjadi gratis ruang disk dan buat akses data lebih cepat.

Untuk menghapus data, pilih periode dan validasi.

1.3 Import

Izin untuk mengimpor data yang diekspor (file zdb) di database WinSCAN yang ada atau yang baru.

(Disarankan untuk mengimpor data lama dalam database baru, karena antara tanggal arsip dan konfigurasi tanggal import dapat diubah (parameter ditambahkan, ambang batas, laporan modifikasi…).

Karena WinSCAN Edit dapat mengedit, dari waktu ke waktu, berbagai konfigurasi, data yang diimpor dapat dikonsultasikan dengan mudah.

Untuk mengimport data, pilih file cadangan (ZDB).

(8)

Dokumen terkendali dan terkini PJB-IMS dapat diakses pada Aplikasi e-PJB-IMS pada http://standard.ptpjb.com Dokumen ini terbatas hanya untuk kalangan sendiri. Dokumen tercetak bersifat tidak terkendali. (kesalahan dan perbedaan isi dengan Document Master diluar tanggung jawab Manajemen PT PJB)

Lalu direktori tempat konfigurasi WinSCAN akan disalin. Disarankan untuk membuat

direktori baru dan memperbaikinya sama dengan periode cadangan (misal :

«Data12_02_2006_30_04_2006»).

File konfigurasi diekstraksi dari file ZDB dan disalin di direktori yang dipilih.

Setelah itu, kotak "Select database" muncul :

Hanya MySQL:

a) Masukkan informasi koneksi server MySQL. Jika Anda ingin mengakses konfigurasi ini dari PC yang jauh di jaringan, masukkan nama PC atau alamat TCP / IP di bidang “server”. Jika anda hanya bekerja dalam mode lokal Anda dapat memasukkan "localhost".

Nama pengguna default adalah "envsa" dan kata sandi "1789emis". Jika belum ada modifikasi dilakukan dalam konfigurasi server MySQL, kedua bidang ini belum dimodifikasi.

Klik "Test" untuk menguji koneksi server. Jika tes OK, "database" valid.

b) Untuk mengimpor data dalam database baru, kita perlu memodifikasi awalan default (dengan menambahkan contoh tanggal : data_01_03_2002). Klik

"Verifikasi/buat database". Ketika operasi ini selesai, tombol "Oke" ini valid.

Akses & MySQL:

a) Klik "Oke" untuk meluncurkan import data. Operasi ini dapat memakan waktu beberapa kali.

1.4 Delete Tabel

(9)

Dokumen terkendali dan terkini PJB-IMS dapat diakses pada Aplikasi e-PJB-IMS pada http://standard.ptpjb.com Dokumen ini terbatas hanya untuk kalangan sendiri. Dokumen tercetak bersifat tidak terkendali. (kesalahan dan perbedaan isi dengan Document Master diluar tanggung jawab Manajemen PT PJB)

Untuk keamanan, ketika parameter dihapus dari konfigurasi WinSCAN, tabel terkait adalah tidak dihapus. Itu sebabnya setelah periode penyetelan atau setelah modifikasi konfigurasi akan menjadi menarik untuk menghapus secara manual beberapa tabel.

Jendela ini mencantumkan semua tabel database. Nama tabel disusun dengan awalan dan

indeks parameter. Awalan dapat menjadi "HIST" untuk tabel rata-rata arsip,

"JOUR" untuk harian rata-rata tabel, "MINU" untuk tabel rata-rata menit dan

"SEUIL" untuk sesaat ambang batas tabel melimpah.

Sebagai contoh, nama tabel arsip untuk parameter P12 adalah "HIST12".

Centang kotak untuk menghapus tabel, lalu klik tombol "delete".

Tombol "All" mengizinkan untuk memeriksa semua tabel dan tombol "none" untuk menghapus centang semua tabel.

Catatan : sebelum melakukan operasi ini, disarankan untuk membuat cadangan database.

1.5 Repair Tabel

Setelah power brake down atau PC mati, tabel database dapat rusak. Ketika sebuah tabel rusak itu tidak mungkin untuk menulis di dalamnya, jadi kami kehilangan data. Masalah ini bisa memprovokasi data yang hilang untuk beberapa parameter, atau kesalahan berulang dalam file "DataAcc.log".

Alat perbaikan memungkinkan untuk memperbaiki masalah ini. Itu dapat dijalankan di baris perintah.

Jendela ini mencantumkan semua tabel database. Nama tabel disusun dengan awalan dan

(10)

Dokumen terkendali dan terkini PJB-IMS dapat diakses pada Aplikasi e-PJB-IMS pada http://standard.ptpjb.com Dokumen ini terbatas hanya untuk kalangan sendiri. Dokumen tercetak bersifat tidak terkendali. (kesalahan dan perbedaan isi dengan Document Master diluar tanggung jawab Manajemen PT PJB)

indeks parameter. Awalan dapat menjadi "HIST" untuk tabel rata-rata arsip,

"JOUR" untuk harian rata-rata tabel, "MINU" untuk tabel rata-rata menit dan

"SEUIL" untuk sesaat ambang batas tabel melimpah.

Sebagai contoh, nama tabel arsip untuk parameter P12 adalah "HIST12".

Centang kotak untuk menghapus tabel, lalu klik tombol "delete".

Tombol "All" mengizinkan untuk memeriksa semua tabel dan tombol "none" untuk menghapus centang semua tabel.

Catatan: Untuk memperbaiki Access database, penting untuk menghentikan semua aplikasi yang menggunakan ini database (WinSCAN Acquisition).

1.6 Konfigurasi Backup

WinSCANUtilSQL berisi fungsi cadangan terintegrasi. Fungsi ini harus diluncurkan pada garis komando.

Fungsi cadangan menyalin setiap file konfigurasi dan database dalam direktori

“EnvSA\Backup\Sauvegarde”. Cadangan lokal ini dapat ditulis dalam CD-Ro

Periksa modul yang ingin kita simpan konfigurasi. Izin modul Winspec untuk membuat cadangan konfigurasi yang terkait dengan analisis "MirFTIR". Modul Applicom memungkinkan untuk membuat cadangan. Kartu Applicom dimasukkan ke PC.

Kolom “Perintah tambahan” memungkinkan untuk mendeklarasikan file perintah (*.CMD) untuk diluncurkan setelahnya pada akhir operasi cadangan.

II.12 PROSEDUR PELAPORAN DATA

Berikut adalah SOP untuk editing report data pada Winscan Software / CEMS Software:

1) Pada tampilan Windows pilih menu icon Windows dan pilih Winscan Edit.

(11)

Dokumen terkendali dan terkini PJB-IMS dapat diakses pada Aplikasi e-PJB-IMS pada http://standard.ptpjb.com Dokumen ini terbatas hanya untuk kalangan sendiri. Dokumen tercetak bersifat tidak terkendali. (kesalahan dan perbedaan isi dengan Document Master diluar tanggung jawab Manajemen PT PJB)

2) Muncul display seperti dibawah ini (Display inisialitation) & tunggu sampai 100%

selesai.

3) Pilih menu Edit maka akan muncul sbb.

4) Pilih menu Report untuk mengambil data hasil pengukuran berupa angka, maka akan muncul sbb :

(12)

Dokumen terkendali dan terkini PJB-IMS dapat diakses pada Aplikasi e-PJB-IMS pada http://standard.ptpjb.com Dokumen ini terbatas hanya untuk kalangan sendiri. Dokumen tercetak bersifat tidak terkendali. (kesalahan dan perbedaan isi dengan Document Master diluar tanggung jawab Manajemen PT PJB)

5) Untuk pengambilan data 15 minute atau 30 minute atau 60 minute atau bulanan atau tahunan maka pilih “Report select” (tanda panah kebawah) maka akan muncul sbb :

6) Pilih salah satu menu misalnya ‘LAPORAN HARIAN (30 MINUTE) kemudian maka akan muncul sbb :

7) Pilih Date select dengan klik tanda panah kebawah maka akan muncul tanggal bulan & tahun, kemudian pilih tanggal yang hendak dilihat & diprint, misalnya tanggal 25/4/2017 maka cursor pindahkan ke tanggal tsb akan muncul sbb :

8) Klik View maka akan muncul sbb :

9) Untuk melakukan print maka pilih gambar printer maka akan muncul gambar sbb :

(13)

Dokumen terkendali dan terkini PJB-IMS dapat diakses pada Aplikasi e-PJB-IMS pada http://standard.ptpjb.com Dokumen ini terbatas hanya untuk kalangan sendiri. Dokumen tercetak bersifat tidak terkendali. (kesalahan dan perbedaan isi dengan Document Master diluar tanggung jawab Manajemen PT PJB)

Klik Ok maka display hasil pengukuran sesuai yang diminta akan terprint pada printer.

10) Untuk editing data dari tanggal tertentu sampai dengan tanggal tertentu atau pada tanggal yang sama namun hanya membutuhkan dari jam tertentu ke jam tertentu maka klik Limits muncul sbb :

11) Pilih Start untuk tanggal start yang diinginkan & pilih End untuk tanggal terakhir yang diinginkan. Jika tanggalnya sama maka akan muncul tanggal yang sama, misalkan dipilih yang akan diprint untuk tanggal 25/4/2017 & End tanggal 26/4/2017. Atur jam yang dikehendaki dengan menaik turunkan cursor pada Start (misal 13.00) & End 17.00. Kemudian klik view maka akan muncul sbb :

(14)

Dokumen terkendali dan terkini PJB-IMS dapat diakses pada Aplikasi e-PJB-IMS pada http://standard.ptpjb.com Dokumen ini terbatas hanya untuk kalangan sendiri. Dokumen tercetak bersifat tidak terkendali. (kesalahan dan perbedaan isi dengan Document Master diluar tanggung jawab Manajemen PT PJB)

12) Untuk melakukan printing grapic maka pilih menu Edit kemudian klik Graphic &

lakukan langkah-langkah yang sama dengan diatas untuk data & tanggal yang dikehendaki :

13) Setelah selesai melakukan editing data, maka display Winscan Edit di close &

lakukan langkah dari tahap No.1 jika ingin melakukan editing data kembali untuk mendapatkan data terakhir yang tersimpan.

14) Jika terjadi error atau hank maka lakukan langkah-langkah sbb : a) Masuk ke Menu Winscan Acquisition.

b) Klik tanda orang berlari (Run) agar Acquisition stop, kemudian pilih menu disebelah kanannya (Aplication exit).

c) Klik start & pilih menu Winscan Acquisition untuk melihat display pengukuran.

Untuk kembali ke Winscan Edit maka klik start & pilih menu Winscan Edit.

Referensi

Dokumen terkait

Matrik profitabilitas Marakon sebagai salah satu alat dalam manajemen portofolio dapat digunakan untuk mengetahui unit bisnis mana yang benar-benar memberikan nilai

Penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis probit WJ-50 (Tabel 4) Aedes aegypti setelah terpapar kelambu Olyset pada masing-masing periode antara kelompok kelambu

Hasil analisis perilaku pantang makanan di BPM Malaika., J, Amd.Keb Desa Rejosari Kecamatan Mantewe Kabupaten Tanah Bumbudi peroleh bahwa responden yang

Nugroho Agus 685,5 MPLPG SMP Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) (SMP/SMA) SMP N.. TOTO WIDHI 876 L SMP Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) (SMP/SMA)

Dari apa yang dikatakan oleh Juli Sumirat (1994:5) sembuh adalah suatu kondisi dimana seseorang atau masyarakat yang sudah terbebas dari penyakit yang dialaminya baik

[r]

Ganti Rugi oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA Sebagai tambahan atas kewajiban-kewajiban lain yang dimaksud dalam Perjanjian ini maka PIHAK PERTAMA akan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepolisian dalam melakukan tindakan dan kebijakan dalam penanganan tindak pidana kekerasan yang dilakukan oleh pelajar telah sesuai dengan