• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA BPR TABUNGAN RAKYAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA BPR TABUNGAN RAKYAT"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 1

LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA BPR TABUNGAN RAKYAT

TAHUN 2017

(POJK NOMOR 4/POJK.03/2015- 31 Maret 2015)

MAKASSAR, 2017

(2)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 2

(3)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 3

(4)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 4

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Dalam undang-undang No. 10 tahun 1998 tentang Perbankan, secara umum telah diatur ketentuan yang terkait dengan GCG baik yang termasuk governance structure, governance process, maupun governance outcome.

Governance structure terdiri atas (LAN dan BPKP, 2000) : pertama uji kelayakan dan kepatutan, (fit and proper test), yang mengatur perlunya peningkatan kompetensi dan integritas manajemen perbankan melalui uji kelayakan dan kepatutan terhadap pemilik, pemegang saham pengendali, dewan komisaris, direksi dan pejabat eksekutif bank dalam aktivitas pengelolaan bank.

Kedua, independensi manajemen bank, dimana para anggota dewan komisaris dan direksi tidak boleh memiliki kekerabatan atau hubungan financial dengan dewan komisaris dan direksi atau menjadi pemegang saham pengendali di perusahaan lain. Ketiga, ketentuan bagi direktur kepatutan dan peningkatan fungsi audit bank. Dalam standar penerapan fungsi internal audit bank, berdasarkan besaran aset maka bank diwajibkan untuk menunjuk direktur kepatuhan yang bertanggung jawab atas kepatuhan bank terhadap regulasi yang ada. Mengenai governance outcome, Otoritas Jasa Keuangan juga telah mengeluarkan beberapa peraturan. Antara lain transparansi mengenai kondisisi keuangan bank dan peningkatan peran auditor eksternal. Bank diwajibkan untuk mengungkapkan non performing loan (NPL), pemegang saham pengendali dan afiliasinya, praktik manajemen resiko dalam pelaporan keuangan.

(5)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 5 1.2. Pokok Pembahasan

Laporan pelaksanaan tata kelola di BPR Tabungan Rakyat disusun selaras dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 04/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Perkreditan Rakyat. Berikut adalah pokok-pokok Laporan Penerapan Tata Kelola selama tahun 2017:

A. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi

B. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris C. Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas atau Fungsi Komite D. Kepemilikan Saham Anggota Direksi

E. Hubungan Keuangan dan/atau Hubungan Keluarga Anggota Direksi Dengan Anggota Dewan Komisaris, Anggota Direksi Lain dan/atau Pemegang Saham BPR

F. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris

G. Hubungan Keuangan dan/atau Hubungan Keluarga Anggota Dewan Komisaris Dengan Anggota Dewan Komisaris Lain, Anggota Direksi dan/atau Pemegang Saham BPR

H. Paket/Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lain Bagi Direksi dan Dewan Komisaris

I. Rasio Gaji Tertinggi dan Gaji Terendah J. Frekuensi Rapat Dewan Komisaris K. Jumlah Penyimpangan Intern

L. Jumlah Permasalahan Hukum dan Upaya Penyelesaian oleh BPR M. Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan

N. Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan Kegiatan Politik, Baik Nominal Maupun Penerima Dana

O. Hasil Penilaian (Self Assesment)

(6)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 6

BAB II PEMBAHASAN

PENERAPAN TATA KELOLA BPR TABUNGAN RAKYAT TAHUN 2018

A. PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DIREKSI Pengurus PT. BPR Tabungan Rakyat terdiri dari 2 (dua) orang Direksi dan 2 (dua) orang Komisaris, berdasarkan RUPS tanggal 24 Juni 2016 dan telah di Notarilkan melalui Akta Notaris Mardiana Kadir, S.H.

Nomor 45 tanggal 28 Juni 2016, serta telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) sesuai Surat Keputusan nomor AHU-0012505.AH.01.02 Tanggal 30 Juni 2016. Dan juga surat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor S-149/KR.06/2016 tanggal 23 Agustus 2016. Berdasarkan Perubahan Susunan Pengurus dan Anggaran Dasar Perusahaan masa jabatan selama 5 tahun dan dapat diangkat kembali sesuai mekanisme pengangkatan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Selang Tahun 2017 terjadinya perubahan susunan jumlah Direksi berdasarkan RUPS Oktober 2017 sehingga anggota Direksi kembali menjadi 1 (satu) orang. Saat ini masih sementara proses merekrut calon Direktur 1 (satu) terlebih dahulu melengkapi persyaratan sesuai ketentuan POJK seperti memiliki sertifikat kompetensi Direktur dan telah lulus Fit dan Propert Test. Adapun susunan Direksi sebagai berikut :

(7)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 7 Tabel 1. Daftar susunan Anggota Direksi

PT. BPR Tabungan Rakyat tahun 2017

No Nama Jabatan Masa Jabatan

1 HALIDA SASMITA, S.T Direktur Utama 17 Juni 2016 – 17 Juni 2021 2 H. NOORALIM B, S.E PJS Dir. Operasional -

3 - Direktur Kepatuhan

Uraian mengenai:

 Profesionalisme

Direksi bekerja belum sepenuhnya secara profesional karena Dalam operasional BPR masih menyelesaiakan kasus internal yang sebelumnya hasil dan dampak interfensi oleh Pemilik.

 Pengalaman

Direktur Utama walaupun belum memiliki pengalaman dibidang perbankan pengabdian pada BPR Tabungan Rakyat berjalan 7 Tahun tetapi Beliau sangat dipercaya oleh Pemilik dan menunjukan kinerja yang baik kepada perusahaan,

Direktur Operasional masih sementara proses.

 Sertifikat kompetensi

Masing-masing Direksi telah memiliki sertifikat kompentensi level Direksi

 Penrangkapan Jabatan Oleh Direksi

Perlu diketahui karena keterbatasan SDM kami, maka masih ada perangkapan jabatan pada perusahaan, namun tidak terjadi perangkapan jabatan pada instansi lain.

 Ada tidaknya hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris,

(8)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 8 Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank.

Direksi tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank.

Tugas dan Tanggung Jawab Direksi

Direksi telah melaksanakan Tugas dan tanggung jawabnya sesuai kewenangan yang diatur dalam Anggaran Dasar BPR, antara lain : a. Bertanggungjawab penuh atas pelaksanaan kepengurusan BPR.

b. Mengelola BPR sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar BPR dan peraturan perundang-undangan.

c. Menerapkan Tata Kelola pada setiap kegiatan usaha BPR di seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.

d. Menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari satuan kerja atau pejabat yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan auditor ekstern, hasil pengawasan Dewan Komisaris, Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau otoritas lainnya.

e. Memastikan terpenuhinya jumlah sumber daya manusia yang memadai, antara lain dengan adanya:

1) pemisahan tugas dan tanggung jawab antara satuan atau unit kerja yang menangani pembukuan, operasional, dan kegiatan penunjang operasional; dan

f. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

(9)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 9 g. Mengungkapkan kebijakan BPR yang bersifat strategis di bidang

kepegawaian kepada pegawai.

h. Menyediakan data dan informasi yang akurat, relevan, dan tepat waktu kepada Dewan Komisaris.

Anggota Direksi telah melakukan pembelajaran secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan guna mendukung pelaksanaan tugas dan tanggungjawabnya. Training dan/atau seminar yang diikuti oleh Direksi adalah sebagai berikut :

1. Pertemuan yang diselenggarakan oleh OJK tahun 2017, diutus oleh Direksi BPR, sesuai dengan bidang pekerjaannya

2. Pertemuan yang diselenggarakan oleh Yayasan DPD Perbarindo Sulawesi Selatan tahun 2017, diutus dan diputuskan oleh Direksi BPR, sesuai dengan bidang pekerjaannya dan dikondisikan dengan anggaran pendidikan tahun 2017.

B. PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG ANGGOTA DEWAN KOMISARIS

Uraian mengenai:

- Ketentuan Dewan Komisaris berdasarkan anggaran dasar perusahaan, belum dapat berjalan secara maksimal

- Jumlah anggota Dewan Komisaris, sudah memenuhi ketentuan yang berlaku yaitu sebanyak 2 (dua) orang

- Berdasarkan rapat berkala Dewan Komisaris, manajemen Rencana melakukkan pergantian anggota Dewan Komisaris pada tahun laporan 2017, yang sudah memenuhi kriteria dan ketentuan yang berlaku.

(10)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 10 Tabel 2. Daftar susunan Anggota Dewan Komisaris

No Nama Jabatan Masa Jabatan

1 DRS. H. MUCHTAMAR SANRANG.,MM

KOMISARIS UTAMA

30 Okt 2011 – 30 Okt 2016

2 IR. EDDY SALIM KOMISARIS 30 Okt 2011 – 30 Okt

2016

Uraian mengenai:

 Profesionalisme

Dewan Komisaris bekerja belum maksimal karena sebagaimana tugas dan tanggung jawab dalam Anggaran Dasar Perseroan, BPR masih menyelesaiakan kasus internal yang sebelumnya hasil dan dampak interfensi oleh Pemilik.

 Pengalaman

Komisaris Utama memiliki pengalaman dibidang perbankan selama 30 Tahun, pensiunan dari Instansi perbankan BUMN tetapi belum dapat melaksanakan tugas dengan maksimal,

Komisaris walaupun memiliki pengalaman dibidang perbankan kurang tetapi memiliki ilmu bisnis yang kuat, sehingga pengetahuan dibidang bisnis sangat membantu maupun membimbing dan memotivasi para Pegawai.

 Sertifikat kompetensi

Masing-masing Dewan Komisaris belum memiliki sertifikat kompentensi level Dewan Komisaris, dikarenakan waktu yang belum dapat menyesuaikan.

 Penrangkapan Jabatan Oleh Dewan Komisaris

Sebagaimana dalam POJK Dewan Komisaris dan bekerja pada Instansi tidak lebih dari 2 (dua), maka Dewan Komsiaris BPR saat ini masih ada perangkapan jabatan pada perusahaan atau usaha pribadi.

(11)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 11

 Ada tidaknya hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank

Direksi tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank.

Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris

Dewan Komisaris telah melaksanakan Tugas dan tanggung jawabnya sesuai kewenangan yang diatur dalam Anggaran Dasar BPR, antara lain :

a. Memastikan terselenggaranya penerapan Tata Kelola pada setiap kegiatan usaha BPR di seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.

b. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi serta memberikan nasihat kepada Direksi.

c. Dalam melaksanakan pengawasan sebagaimana dimaksud pada huruf b), Dewan Komisaris wajib mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis BPR.

d. Dalam melaksanakan pengawasan sebagaimana dimaksud pada huruf b), Dewan Komisaris dilarang ikut serta dalam pengambilan keputusan mengenai kegiatan operasional BPR, kecuali terkait dengan:

1) penyediaan dana kepada pihak terkait sebagaimana ketentuan yang mengatur mengenai batas maksimum pemberian kredit BPR; dan

2) hal-hal lain yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.

e. Memastikan bahwa Direksi menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari satuan kerja atau pejabat yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan audit intern BPR, auditor ekstern, hasil pengawasan Dewan Komisaris, Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau otoritas lainnya.

f. Memberitahukan kepada Otoritas Jasa Keuangan:

(12)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 12 1) pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang keuangan dan

perbankan; dan/atau

2) keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat membahayakan kelangsungan usaha BPR;

Anggota Dewan Komisaris telah melakukan pembelajaran secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan guna mendukung pelaksanaan tugas dan tanggungjawabnya.

Training dan/atau seminar yang diikuti oleh Anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut :

1. Tahun 2017 Dewan Komisaris belum sempat menghadiri pertemuan yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dikarenakan waktu yang tidak bertepatan dan kesibukan.

2. Tahun 2017 Rapat berkala Dewan Komisaris dilaksanakan sesuai dengan ketentuan namun tidak dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris, dikarenakan aktivitas diluar kota.

3. Tahun 2017 Rapat, Dewan Komisaris masih belum melengkapi persyaratan sertifikasi kompetensi Dewan Komisaris.

(13)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 13

C. KELENGKAPAN DAN PELAKSANAAN TUGAS ATAU FUNGSI KOMITE

Dalam rangka penerapan tata kelola, Direksi telah menunjuk Pejabat Eksekutif yang menangani fungsi audit intern, fungsi manajemen risiko dan fungsi kepatuhan, dengan susunan sebagai berikut:

Tabel 3. Daftar Susunan Pejabat Eksekutif

Nama Pejabat Eksekutif Fungsi Tgl Pengangkatan

Iin Parlina Audit Intern 01 Agustus 2016

- Manajemen Risiko -

- Kepatuhan -

Uraian mengenai:

 Profesionalisme

Audit Internal bekerja belum maksimal sebagaimana tugas dan tanggung jawab Audit Internal masih dirangkap sehingga dalam penanganan temuan dapat diselesaikan belum dapat terjadwal dengan baik.

 Pengalaman

Audit Internal walaupun belum memiliki pengalaman dibidang perbankan tetapi memiliki ilmu analisa yang baik dalam mencari solusi permsalahan Operasional, sehingga hal ini membatu Dirkesi dalam menjalankan tugas.

 Sertifikat kompetensi

Petugas Audit Internal belum memiliki sertifikat kompentensi, tahun 2017 pelatihan namun seminar ataupun sosialisasi tetap diikut sertakan.

(14)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 14 C.1. Fungsi Audit Intern

Tugas dan Tanggung Jawab Pejabat Eksekutif Fungsi Audit Intern

a. Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan operasional BPR yang mencakup perencanaan, pelaksanaan maupun pemantauan hasil audit;

b. Membuat analisis dan penilaian di bidang keuangan, akuntansi, operasional dan kegiatan lainnya paling sedikit dengan cara pemeriksaan langsung dan analisis dokumen;

c. Mengidentifikasi segala kemungkinan untuk memperbaiki dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan dana; dan

d. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkatan manajemen.

e. Menyampaikan laporan kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris dengan tembusan kepada anggota Direksi yang membawahkan fungsi kepatuhan.

Independensi Pejabat Eksekutif Fungsi Audit Internal

Pejabat Eksekutif Fungsi Audit Internal berasal dari pihak internal tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris. Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank, yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak independen.

C.2. Fungsi Audit Manajemen Risiko

Tugas dan Tanggung Jawab Pejabat Eksekutif Fungsi Manajemen Risiko

a. Pemantauan pelaksanaan kebijakan dan pedoman penerapan Manajemen Risiko yang telah disetujui oleh Direksi;

(15)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 15 b. Pemantauan posisi Risiko secara keseluruhan, per jenis Risiko, dan per

jenis aktivitas fungsional;

c. Pengkajian usulan penerbitan produk dan/atau pelaksanaan aktivitas baru;

d. Penyampaian rekomendasi kepada satuan kerja atau pegawai yang menangani fungsi operasional dan Komite Manajemen Risiko, sesuai kewenangan yang dimiliki; dan

e. Penyusunan dan penyampaian laporan profil Risiko secara berkala kepada anggota Direksi yang membawahkan fungsi Manajemen Risiko dan/atau Komite Manajemen Risiko.

Independensi Pejabat Eksekutif Fungsi Manajemen Risiko

Pejabat Eksekutif Fungsi Manajemen Risiko berasal dari pihak internal tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris. Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank, yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak independen.

C.3. Fungsi Kepatuhan

Tugas dan Tanggung Jawab Pejabat Eksekutif Fungsi Kepatuhan pada BPR Tabungan Rakyat disampaikan sebagai berikut :

a. Tahun 2017, BPR Tabungan Rakyat belum memiliki PE fungsi kepatuhan sehingga untuk sementara dirangkap oleh Direktur Utama dan diketahui oleh Dewan Komaris

b. Menyusun dan/atau mengkinikan pedoman kerja, sistem, dan prosedur kepatuhan masih dilaksanakan oleh Direktur Utama .

(16)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 16 Independensi Pejabat Eksekutif Fungsi Kepatuhan

Pejabat Eksekutif Fungsi Kepatuhan berasal dari pihak internal tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris. Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank, yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak independen.

(17)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 17

D. KEPEMILIKAN SAHAM ANGGOTA DIREKSI

Kepemilikan saham anggota Direksi pada BPR Tabungan Rakyat tahun 2017 yaitu tidak memiliki Saham pada Bank. Kepemilikan Saham masih di Dominasi oleh Pemegang Saham BPR Tabungan Rakyat sekaligus sebagai anggota Dewan Komisaris.

Perkembangan BPR tahun 2017 lebih baik dari tahun sebelumnya, maka dalam hal ini Rencana Pemegang Saham Pengendali (PSP) akan memberikan reward/bonus kepada Direksi bukan berupa bonus uang tunai tapi penambahan saham berdasarkan kinerja sehingga hal ini memberikan dampak positif dan rasa memiliki serta tanggung jawab yang besar (sense of belonging).

(18)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 18

E. HUBUNGAN KEUANGAN DAN/ATAU HUBUNGAN KELUARGA ANGGOTA DIREKSI DENGAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS, ANGGOTA DIREKSI LAIN DAN/ATAU

PEMEGANG SAHAM BPR

Pada pembahasan ini Hubungan Keuangan dan Hubungan Keluarga antara Anggota Dewan Komisaris maupun Anggota Direksi pada BPR Tabungan Rakyat tahun 2017 yaitu sebagai berikut :

- Bahwa Direksi tidak memiliki hubungan Keuangan ataupun Keluarga dengan Anggota Dewan Komisaris, maupun anggota Direksi lainnya dan/atau Pemegang Saham BPR

- Sebagaimana Fungsi dan tugas masing-masing Pengurus BPR Tabungan Rakyat dapat berjalan dengan baik dan lebih independent dalam mengambil keputusan maupun tindakan.

(19)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 19

F. KEPEMILIKAN SAHAM ANGGOTA DEWAN KOMISARIS

Tabel 4. Daftar susunan Anggota Dewan Komisaris dan Kepemilikan Saham

Nama Anggota Dewan Komisaris

Kepemilikan Saham BPR Tabungan

Rakyat

BPR Lain Perusahaan Lain

Drs. H.Muchtamar Sanrang.,MM

2% - -

Ir. Eddy Salim 88% - -

(20)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 20

G. HUBUNGAN KEUANGAN DAN/ATAU HUBUNGAN KELUARGA ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DENGAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS LAIN, ANGGOTA DIREKSI

DAN/ATAU PEMEGANG SAHAM BPR

Dalam hal ini Hubungan keuangan dan/atau hubungan keluarga anggota Dewan Komisaris dengan anggota Dewan Komisaris lain, anggota direksi dan/atau pemegang saham BPR Tabungan Rakyat tahun 2017, yaitu tidak memiliki hubungan. Dapat diperhatikan dari silsilah keluarga masing-masing Dewan Komisaris maupun Direksi BPR Tabungan Rakyat.

(21)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 21

H. PAKET/KEBIJAKAN REMUNERASI DAN FASILITAS LAIN BAGI DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS

Berikut adalah informasi mengenai jumlah remunerasi dan fasilitas lain yang diterima oleh anggota Dewan Komisaris dan Direksi BPR Tabungan Rakyat selama tahun 2017.

1) Jumlah Keseluruhan Gaji Anggota Dewan Komisaris

Jumlah anggota Dewan Komisaris BPR Tabungan Rakyat selama tahun 2017 sebanyak 1 (satu) orang.

Jumlah keseluruhan gaji anggota Dewan Komisaris yang diterima selama 1 (satu) tahun pada tahun 2017 adalah sebesar Rp. nihil. Karena mempertimbangkan kondisi perusahaan. Untuk Tahun 2017, BPR telah mendapat calon Anggota Dewan Komisaris namun kembali mengundurkan diri pada bulan Oktober 2017.

2) Jumlah Keseluruhan Gaji Anggota Direksi

Jumlah anggota Direksi BPR Tabungan Rakyat selama tahun 2017 sebanyak 1 (satu) orang. Jumlah keseluruhan gaji anggota Direksi yang diterima selama 1 (satu) tahun pada tahun 2017 adalah sebesar Rp. 62.193 ribu,- . Pada Tahun ini BPR telah merekrut calon anggota Direksi, namun saat ini masih dalam proses penilaian dan Sertifikasi Kompetensi.

3) Tunjangan (Benefits) dan Kompensasi Berbasis Saham bagi Anggota Dewan Komisaris dan Anggota Direksi

Seluruh anggota anggota Direksi memperoleh beberapa tunjangan, yaitu : - Tunjangan kesehatan, makan dan transportasi setiap hari kerja, terhitung

dalam komponen gaji

(22)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 22 - Tunjangan Hari Raya, masing-masing sebesar 1 (satu) bulan gaji setiap

tahunnya, dan

Sampai akhir tahun 2017 di BPR Tabungan Rakyat tidak ada kebijakan yang memberikan tunjangan dan kompensasi berbasis saham bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi.

4) Remunerasi Lainnya dan Fasilitas Lain yang Ditetapkan Berdasarkan Keputusan RUPS

Bentuk remunerasi dan fasilitas lainnya yang diterima anggota Direksi berdasarkan keputusan RUPS Tahunan dan tertuang dalam SOP BPR Tabungan Rakyat, adalah :

- Bonus, yang waktu pembagian dan besarnya ditetapkan dalam keputusan RUPS, serta pencapaian target dan

- Kendaraan dinas.

Dalam hal ini BPR Tabungan Rakyat akan merekrut calon anggota Dewan Komisaris jadi untuk sementara anggota Dewan Komisaris yang lama masih berfungsi namun untuk pemberian remunerasi dan fasilitas lainya belum dapat diberikan karena melihat kondisi perusahaan serta Dewan Komisaris belum dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan POJK maupun SOP yang berlaku.

Tabel 5. Daftar Jumlah Remunerasi Dan Fasilitas Lain Yang Diterima Oleh anggota Dewan Komisaris Dan Direksi

Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain Jumlah Diterima dalam 1 Tahun Dewan

Komisaris

Direksi

Jumlah keseluruhan gaji - 62.193.131,-

Tunjangan - 27.114.500,-

Tantiem - -

(23)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 23

Kompensasi berbasis saham - -

Remunerasi berdasarkan RUPS dengan memperhatikan tugas, wewenang, tanggung jawab dan risiko

- -

Fasilitas lain yang diterima tidak dalam bentuk uang, antara lain perumahan, transportasi, dan asuransi kesehatan

- 978.631

(24)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 24

I. RASIO GAJI TERTINGGI DAN GAJI TERENDAH

Dalam hal ini yang dimaksud dengan gaji adalah hak pegawai yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari BPR Tabungan Rakyat tahun 2017 kepada pegawai yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan bagi pegawai dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah dilakukannya. Berikut adalah rasio gaji tertinggi dan terendah:

a) rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah :

= Tertinggi x terendah

= Rp. 3.575 ribu x Rp. 2.297 ribu,-

= 1.55 : 1

b) rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah

= Tertinggi x terendah

= Rp. 4.821 ribu x -

c) rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah :

= Tertinggi x terendah

= - x -

d) rasio gaji Direksi tertinggi dan Komisaris tertinggi :

= Direksi Tertinggi x Komisaris Tertinggi

= - x -

e) rasio gaji Direksi tertinggi dan pegawai tertinggi :

= Direksi Tertinggi x Pegawai Tertinggi

= Rp. 4.821 ribu x Rp. 3.575 ribu

= 1,35 : 1

(25)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 25

J. FREKUENSI RAPAT DEWAN KOMISARIS

Selama tahun 2017 jumlah frekuensi Rapat berkala dengan Dewan Komisaris tergolong baik dan memenuhi ketentuan Tata Kelola yaitu pelaksanaan rapat berkala 4 kali dalam setahun.

Berhubung karena Dewan Komisaris juga sering berada diluar daerah, maka sebelum pelaksanaan Rapat dengan Dewan Komisaris dilakukan penjadwalan antara anggota Dewan Komisaris, dengan membahas perkembangan bisnis.

Tabel 5. Data Kehadiran Anggota Dewan Komisaris pada Rapat Dewan Komisaris

Nama Anggota Dewan Komisaris

Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran

Drs. H. Muchtamar

Sanrang.,MM

- -

Ir. Eddy Salim 4 4

Total rapat per tahun 4 4

Dapat diperhatikan dari data tabel Tabel 5, frekuensi rapat Dewan Komisaris lebih dominan di hadiri oleh Komisaris (Ir. Eddy Salim), dikarenakan Komisaris Utama mengalami gangguan kesehatan sejak tahun 2014 sehingga tidak sempat menghadiri rapat.

(26)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 26

K. JUMLAH PENYIMPANGAN INTERN YANG TERJADI DAN UPAYA PENYELESAIAN OLEH BPR

Selama tahun 2017 tidak terdapat kejadian internal fraud di BPR Tabungan Rakyat seperti tahun-tahun sebelum, banyak perubahan mengarah lebih baik. Untuk mengantisipasi kejadian internal fraud maka pada tahun 2017 telah dibentuk Control Internal dan pemantauan kegiatan pegawai dalam periode tertentu.

Tabel 6. Data Jumlah Penyimpangan intern yang terjadi dan upaya penyelesaian oleh BPR

Internal Fraud Jumlah kasus yang dilakukan oleh dalam 1 tahun Direksi Dewan

Komisaris

Pegawai Tetap

Pegawai Tidak Tetap 2016 2017 2016 2017 2016 2017 2016 2017 Total Fraud 5

Telah

Diselesaikan Dalam proses penyelesaian internal BPR Belum diupayakan penyelesaiannya

1

Telah

ditindaklanjuti melalui proses hukum

- - - -

(27)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 27

L. JUMLAH PERMASALAHAN HUKUM DAN UPAYA PENYELESAIAN OLEH BPR

Selama tahun 2017 tidak terjadi permasalahan hukum yang ada di BPR Tabungan Rakyat seperti permasalahan hukum perdata terkait AYDA dan lain sebagainya.

Adapun rekapitulasi permasalahan hukum selama tahun 2017 sebagaimana tabel berikut :

Tabel 7. Data Jumlah Permasalahan Hukum dan upaya penyelesaian oleh BPR

Permasalahan Hukum Jumlah

Perdata Pidana Telah selesai (telah mempunyai kekuatan hukum

yang tetap)

- -

Dalam proses penyelesaian - -

Total - -

(28)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 28

M. TRANSAKSI YANG MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN

Selama tahun 2017 perihal transaksi yang mengandung benturan kepentingan di BPR Tabungan Rakyat yaitu tidak terjadi pengambilan keputusan yang diwarnai benturan kepentingan antar pengurus, termasuk benturan kepentingan yang dapat merugikan atau menurunkan keuntungan Bank.

Tabel 8. Data berikut ini menunjukkan pemberian kredit kepada pihak terkait

No

Nama dan Jabatan Pihak yang Memiliki

Benturan Kepentingan

Nama dan Jabatan Pengambil Keputusan

Jenis Transaksi

Nilai Transaksi

(Jutaa Rupiah)

Keterangan

1 NIHIL

2 NIHIL

(29)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 29

N. PEMBERIAN DANA UNTUK KEGIATAN SOSIAL DAN KEGIATAN POLITIK, BAIK NOMINAL MAUPUN

PENERIMA DANA

Dalam hal ini pemberian dana untuk kegiatan sosial dan kegiatan politik, baik nominal maupun penerima dana pada BPR Tabungan Rakyat tahun 2017 yaitu tidak ada pemberian dana untuk kegiatan sosial dan kegiatan politik.

=======000======

(30)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 30

BAB III KESIMPULAN

PENERAPAN TATA KELOLA BPR TABUNGAN RAKYAT TAHUN 2018

A. HASIL PENILAIAN (SELF ASSESMENT)

Dalam Hal hasil penilaian Self Assement pada BPR Tabungan Rakyat sangat penting dilaksanakan, sehingga kedepannya dapat melakukan evaluasi dan perbaikan-perbaikan untuk perkembangan SDM yang lebih baik dan profesional.

Pada tahun 2017, Hasil Penilaian Self Assement pada BPR Tabungan Rakyat belum dapat berjalan secara maksimal, namun tetap dipantau perkembangannya secara perlahan. Semoga dapat terlaksana dengan baik.

Rincian Self Assesment dapat dilihat sebagaimana terlampir.

B. KESIMPULAN

Dalam implementasi prinsip pelaksanaan GCG khususnya terkait prinsip transparansi menunjukan berkembang yang cukup baik. Pada tahun 2017 ini BPR Tabungan Rakyat masih belum melakukan self assessment secara komprehensif terhadap kecukupan pelaksanaan GCG sehingga belum berjalan secara maksimal. Karena hal ini merupakan sesuatu hal yang baru buat industri BPR, maka dari itu kami membutuh bimbingan dan pelatihan selanjutnya kepada Pihak Regulasi dalam pelaksanaannya.

Dalam rangka mewujudkan visi dan misi BPR Tabungan Rakyat, maka Bank menyusun Rencana Jangka Pendek serta Menengah (Rencana Bisnis) serta Jangka Panjang (Corporate Plan) secara realistis dengan memperhatikan faktor eksternal dan internal, prinsip kehati-hatian dan azas perbankan yang sehat, sehingga realisasinyapun diharapkan sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

(31)

Laporan Penerapan Tata Kelola tahun 2017-BPR Tabungan Rakyat 31 LAMPIRAN-LAMPIRAN

Gambar

Tabel 3. Daftar Susunan Pejabat Eksekutif
Tabel 4. Daftar susunan Anggota Dewan Komisaris dan Kepemilikan  Saham   Nama Anggota  Dewan Komisaris  Kepemilikan Saham  BPR Tabungan  Rakyat
Tabel 5. Daftar Jumlah Remunerasi Dan Fasilitas Lain Yang Diterima Oleh  anggota Dewan Komisaris Dan Direksi
Tabel 5. Data Kehadiran Anggota Dewan Komisaris pada Rapat Dewan  Komisaris
+4

Referensi

Dokumen terkait

Pernyataan sebagaimana yang disebutkan dalam Tata Laksana Pasal 192:2 dapat dicabut kembali oleh pihak yang bersangkutan, baik sebelum dibicarakan maupun ketika

Gerardus Polla, M.App.Sc., selaku Rektor Universitas Bina Nusantara yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menerapkan segala sesuatu yang telah dipelajari

Hybrid worldview sebagai wawasan pengembangan pesantren bertujuan pertama yang mendukung santri menjaga kepatuhan mutlak dan takzim pada kiai namun di kelas madrasah diniyah

Berdasarkan penjelasan di atas bahwa Covid-19 memberikan dampak terhadap perekonomian secara global, penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah terdapat

Salah satu perusahaan pada industri AMDK yang memanfaatkan pangsa pasar tersebut adalah PT Syahid Global International yang baru mulai beroperasi pada pertengahan

Filtrat toksin dari kultur Foc pada konsentrasi 40 dan 60%, dapat digunakan sebagai media pengujian dini ketahanan pisang cavendish terhadap penyakit layu fusarium pada tingkat

“Analisis Pengaruh Karakteristik Perusahaan terhadap Kelengkapan Pengungkapan dalam Laporan Tahunan Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEJ”, Simposium

Pihak yang membantu Pencucian Uang ini juga Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uangmenegaskan sebagai