• Tidak ada hasil yang ditemukan

BOOKLET PELATIHAN. HSP Academy QUALITY HEALTH & SAFETY ENVIRONMENT SUPPLY CHAIN HUMAN RESOURCES

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BOOKLET PELATIHAN. HSP Academy QUALITY HEALTH & SAFETY ENVIRONMENT SUPPLY CHAIN HUMAN RESOURCES"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

BOOKLET PELATIHAN

QUALITY HEALTH & SAFETY

ENVIRONMENT SUPPLY CHAIN HUMAN RESOURCES

HSP Academy

Training & Consulting

CONTACT INFORMATION:

PERKANTORAN GRAHA BOULEVARD BLOK D/26 HP. 0812 1990 1006 atau 0812 8190 8009 Phone/Fax: 021 5476357 Email: [email protected] [email protected] Website: http://hanosen.com http://healthsafetyprotection.com

(2)

QHSE TRAINING & CONSULTING

Content

Total quality Management Quality Awareness Training Supply Chain Management Balanced Scorecard

Six Sigma Training Executive Overview Total Productive Maintenance

KANBAN

Project Management Poka-Yoke

Statistic Process Control

Failure Mode Evaluation Analysis (FMEA) Vendor Management

Measurment System Analysis / MSA Executive Briefing on ISO 9001 ISO / IEC 17025 Overview

ISO 13485 Tools Sequel/MDD Improvement ISO Internal Quality Audit

Executive Briefing ISO 14001:2004 Environmental Awareness

Hazard Analysis Critical Control Point ISO 2200 Train the Trainer

Leadership Untuk Manager Presentation Skill

Service Excellence Performance Appraisal TAGUCHI

Customer Satisfaction Survey 5S

7 QC Tools

Cost of Quality (COPQ)

Efektifitas Rapat Tinjauan Management Pembuatan dan Penulisan Dokumen (SOP)

Content

Manajemen Bahaya dan Risiko K3 HIRAC dan JSA

Program Alat Pelindung Diri (APD) Behavior-Based Safety (BBS)

Contractor Safety Management System Dasar-Dasar K3

Disaster Management Plan Fire Protection and Prevention Process Safety Management (PSM) Safety Leadership

Laboratory Safety

Manajemen Bahan Kimia Berbahaya Modern Industrial Hygiene

Electrical Safety

Hazard Operability Study (HAZOPs) Internal Audit SMK3 OHSAS 18001:2007 OHSAS 18001:2007

Manajemen Bahaya Reaktifitas Kimia Process Hazards Analysis (PHA) Analisa Root Cause Kecelakaan Total Safety Culture (TSC) Safety Awareness For Operator Teknik Investigasi Kebakaran Teknik Investigasi Kecelakaan Pengawas K3 Scafolding Defensive Driving

Sampling dan Pengukuran Kontaminan Udara Toksikologi Industri

K3 Ruang Terbatas (Confined Space) Safety Communication & Teamwork Human Performance in Safety Program Human Error in Safety Implementation Safety Training and education

(3)

QHSE TRAINING & CONSULTING

TOTAL QUALITY MANAGEMENT

Konsep

Total Quality Management (TQM) adalah suatu pendekatan manajemen yang menempatkan mutu sebagai strategi usaha.

TQM merupakan pendekatan manajemen terpenting dalam meningkatkan daya saing perusahaan.

Manfaat Training

Memahami faksafah KAIZEN dan konsep TQM

Memahami model Business Excellence

Memahami Quality Culture (Basic Mentality)

Memahami elemen-elemen sistem TQM

Menyusun strategi implementasi TQM Outline

Kaizen : Falsafah TQm

Asas-asas Total Quality Management (TQM)

TQM vs model-model Business Excellence

Quality Culture (Basic Mentality)

TQM System

Standardizatoin & Quality Assurance

Gemba Management : QCC, Suggestion System & 5-S Target Peserta

Manajer Puncak dan Manajer Senior Durasi Training

Dua hari

QUALITY AWARENESS TRAINING

Konsep

Mutu yang sempurna (Quality Excellence) di dalam suatu organisasi hanya dapat dicapai, apabila semua anggotanya berkontribusi terhadap peningkatan mutu.

Manfaat Training

Memahami arti mutu

Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya mutu

Meningkatkan kepekaan terhadap masalah

Menyadarkan pentingnya peran tiap karyawan dalam upaya peningkatan mutu

Outline

Arti mutu

Identifikasi masalah mutu ditempat kerja

Peran karyawan dalam pemastian mutu

Continuous Improvement

Komitmen untuk peningkatan mutu Target Peserta

Seluruh karyawan Durasi Training Satu hari

(4)

QHSE TRAINING & CONSULTING

SUPPLY CHAIN MANGEMENT

Konsep

Supply Chain Management (SCM) adalah “pola pikir” yang melihat bisnis sebagai rangkaian terpadu dari proses-proses bisnis mulai dari konsumen akhir sampai ke sumber pasokan yang paling depan. SCM tidak otomatis tercapai melalui penguasaan atau kepemilikan atas seluruh supply chain. SCM juga bukan sekedar sebagai penanganan masalah logistik.

Manfaat Training

Memahami hakekat dan konsep-konsep dasa SCM

Memahami relevansi SCM dalam bisnis kita

Memahami hubungan SCM dan strategi bisnis

Bisa mengaplikasikan prinsip-prinsip SCM Outline

SCM: Konsep dan evolusi pola pikir dalam manajemen

Mengelola distorsi di sepanjang supply chain

Menyesuaikan strategi supply chain dengan strategi bisnis

Supply Chain Metrics : Ukuran kinerja / keberhasilan SCM Target Peserta

Manajer Puncak dan Manajer Senior, khususnya yang berkepentingan dengan penerapan Supply Chain Management atau yang ditugaskan menangani bidang

logistik, Operations Management atau Business Development.

Durasi Training Dua hari

BALANCED SCORECARD

Konsep

Balanced Scorecard merupakan kerangka untuk menjabarkan sasaran strategi menjadi sasaran operasional yang terdiri dari sasaran finansial dan non-finansial, seperti proses bisnis dan kompetensi. Balanced Scorecard akan meningkatkan kinerja perusahaan dan mengubah perilaku anggota organisasinya.

Manfaat Training

 Memahami konsep dasar Balanced Scorecard

 Memahami bagaimana membangun strategy-focused organization dengan menggunakan Balanced Scorecard

 Memahami proses penyusunan Balanced Scorecard

 Memahami proses penjabaran Corporate Scorecard menjadi Departmental Scorecard

 Memahami langkah-langkah implementasi Balanced Scorecard

Outline

 Prinsip dasar Balance Scorecard

 Bagaimana memanfaatkan Balance Scorecard untuk merealisasikan strategi perusahaan menjadi kenyataan

 Penyusunan Strategy Map

 Penyusunan Balanced Scorecard

 Penjabaran dan komunikasi Balanced Scorecard

 Langkah-langkah implementasi Balanced Scorecard Target Peserta

Manajer Puncak dan Manajer Senior Durasi Training

Dua hari

(5)

QHSE TRAINING & CONSULTING

SIX SIGMA TRAINING EXECUTIVE OVERVIEW

Konsep

Six Sigma merupakan suatu pendekatan manajemen untuk menjadikan perusahaan excellence dengan tingkat mutu 3,4 defect dari satu juta kemungkinan. Penerapan Six Sigma di seluruh jajaran organisasi akan memberikan bottomline bagi perusahaan.

Manfaat Training

Memahami konsep Six Sigma

Memahami peran Top Manajemen dalam implementasi Six Sigma

Memahami hal-hal yang menunjang kesuksesan mplementasi Six Sigma

Outline

Konsep Six Sigma

Mengapa perlu Six Sigma

Peran Top Manajemen

Six Sigma Infrastruktur

Six Sigma Management Target Peserta

Manajer Puncak dan Manajer Madya.

Durasi Training Satu hari

TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE

Konsep

Total Productive Maintenance (TPM) adalah hasil perpaduan antara Preventive Maintenance dengan konsep Total Quality Control dan Total Employee Involvement. TPM merupakan suaut sisem perawatan mesin yang melibatkan seluruh bagian dan anggota organisasi, termasuk operator produksi.

Sasaran penerapan TPM adalah tercapainya Zero Breakdown, Zero Defect dan Zero Accident, dengan demikian

memaksimalkan efektifitas penggunaan mesin.

Manfaat Training

Memahami falsafah dan konsep dasar sistem perawatan terpadu TPM

Memahami elemen-elemen TPM

Memahami strategi implementasi TPM Outline

Konsep dasar TPM

Delapan pilar TPM

• Memaksimalkan efektifitas peralatan

• Perawatan mandiri

• Perawatan terencana

• Pelatihan keterampilan dalam penerapan TPM

Strategi implementasi TPM Target Peserta

Direktur / Manajer Produksi, Direktur / Manajer Perawatan dan Manajer lain yang terkait dengan kegiatan perawatan.

Durasi Training Dua hari

(6)

QHSE TRAINING & CONSULTING

KANBAN

Konsep

Sistem KANBAN adalah sistem pengendalian produksi dengan menggunakansistem kartu yang ditujukan untuk

mengendalikan sistem produksi Just in Time atau Lean Production System.

Manfaat Training

Mengenal konsep dasar KANBAN

Memahami manfaat pengendalian produksi dengan KANBAN

Memahami cara menjadwal dan mensirkulasi dengan KANBAN

Memahami langkah-langkah penerapan KANBAN Outline

Dasar-dasar KANBAN

Pengendalian produksi dengan KANBAN

Perhitungan jumlah KANBAN

Aturan main KANBAN

Latihan penerapan KANBAN di lapangan Target Peserta

Manajer Produksi, Manajer Pabrik, Manajer PPIC, Manajer Persediaan dan Manajer Pembelian

Durasi Training Dua hari

PROJECT MANGEMENT

Konsep

Project Management dirancang untuk para pimpinan proyek dan semua anggotanya untuk dapat meningkatkan kinerja di masing-masing proses perencanaan, pelaksanaan dan penutupan serta evaluai proyek.

Manfaat Training

Peserta memahami konsep Manajemen Proyek (MP)

Peserta memahami kerangka dan alat yang dipakai dalam MP

Peserta mengembangkan rencana proyek berdasarkan kerangka dan elemen dalam MP, sesuai dengan masing- masing proyek yang diusulkan

Outline

Proyek : Konteks dan Proses

Integrasi dalam proyek (Project Integration Management)

Lingkup dalam proyek (Project Scope Management)

Penjadwalan dalam proyek (Project Scheduling)

Mutu dalam proyek (Project Quality Management)

Komunikasi dalam proyek (Project Communication Management)

Resiko dalam proyek (Project Risk Management)

Perubahan dalam proyek (Project Change Management)

Penutupan proyek dan pembelajarannya (Project Closing and Lessons Learned)

Target Peserta

Manajer, Pimpinan Proyek dan Anggota Proyek.

Durasi Training Lima hari

(7)

QHSE TRAINING & CONSULTING

POKA-YOKE

Konsep

Poka-Yoke adalah sistem pencegahan yang dirancang untuk mencegah sebelum kesalahan itu menjadi defect. Dengan penerapan Poka-Yoke, mutu akan dicipyakan ketika di proses (Built in Quality) dan pada akhirnya dapat mengeliminasi inspeksi mutu.

Manfaat Training

Memahami konsep Poka-Yoke

Memahami manfaat dari penerapan sistem Poka-Yoke Outline

Definisi Poka-Yoke

Kesalahan manusia di tempat kerja

Konsep dan Desain dari Poka-Yoke

Sistem Poka-Yoke yang baik untuk diterapkan

Metode penerapan Poka-Yoke dan Zero Defect di perusahaan

Strategi mencapai Zero Defect Target Peserta

Manajer Pabrik, Manajer Produksi, Manajer Perawatan, Manajer Quality, Supervisor Produksi, Supervisor Perawatan dan Supervisor Quality.

Durasi Training Satu hari

STATISTICAL PROCESS CONTROL / SPC

Konsep

Pengendalian ini dikenal dengan istilah Statistical Process Control (SPC). SPC adalah mengidentifikasikan masalah secara dini sebagai tindakan pencegahan, sehingga cacat bisa ditekan dan produktivitas dapat ditingkatkan.

Manfaat Training

Memahami konsep statistik proses di tempat kerja

Mampu menginterpretasikan data hasil pengendalian proses

Outline

Konsep variasi : Common Cause Variation dan Special Cause Variation

Identifikasi parameter proses teknik statistik untuk pengendalian proses : Variable Control Chart dan Attribute Control Chart

Process Capability Analysis Target Peserta

Manajer dan Supervisor yang terkait dengan Produksi, Maintenance dan Quality.

Durasi Training Dua hari

(8)

QHSE TRAINING & CONSULTING

FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS / FMEA

Konsep

Failure Mode Effect Analysis (FMEA) merupakan salah satu

„tool‟ yang sangat efektif dan dipakai luas di industri (baik jasa maupun manufactur) dalam mengidentifikasi potensi kegagalan.

Manfaat Training

Memahami konsep FMEA

Memahami jenis-jenis FMEA dan aplikasinya

Menganalysis proses dengan menggunakan metode FMEA Outline

Konsep FMEA

Aplikasi FMEA

Penerapan FMEA

Analisa menggunakan kriteria FMEA Target Peserta

Manajer

Durasi Training Satu hari

VENDOR EVALUATION

Konsep

Pemilihan pemasok yang tepat , pada gilirannya akan memberikan keuntungan bagi perusahaan. ISO 9000 juga dituntut untuk memiliki dan menjalankan suatu Vendor Evaluation System.

Manfaat Training

Memahami program evaluasi pemasok

Memahami audit mutu pemasok

Mendokumentasikan evaluasi pemasok Outline

Alasan penerapan evaluasi pemasok

Metodologi evaluasi pemasok

Kriteria evaluasi analisa keputusan Target Peserta

Manajer Pembelian, Manajer Logistik, Manajer Perencanaan Produksi dan Pengendalian Persediaan, Manajer Quality Assurance, Manajer Produksi dan Staff, terutama yang berhubungan dengan mutu „incoming product‟.

Durasi Training Satu hari

(9)

QHSE TRAINING & CONSULTING

MEASUREMENT SYSTEM ANALYSIS / MSA

Konsep

Analisa sistem pengukuran (Measurement System Analysis) untuk menilai seberapa baik sistem pengukuran yang ada di perusahaan.

Manfaat Training

Memahami jenis-jenis kesalahan dalam pengukuran / pengumpulan data

Memahami mengevaluasi seberapa baik sistem pengukuran yang ada di tempat kerja

Outline

Introduction : definisi, manfaat, prinsip dasar

Jenis data : data variable vs data attribute

Measurement System Analysis-Data Variable Target Peserta

Manajer Pembelian, Manajer Logistik, Manajer Perencanaan Produksi dan Pengendalian Persediaan, Manajer Quality Assurance, Manajer Produksi

Durasi Training Satu hari

EXECUTIVE BRIEFING ON ISO 9001:2000

Konsep

Implementasi sistem manajemen mutu perlu mendapatkan dukungan dari top manajemen, bahkan top manajemen perlu memimpin penerapannya agar sasaran mutu dapat menjadi kenyataan.

Manfaat Training

Memahami standar ISO 9001:2000

Dasar dari standar ISO 9001:2000

„Policy Department‟ dalam penerapan ISO 9001:2000

Memahami strategi penerapan ISO 9001:2000 Isi Outline

Sekilas ISO 9001:2000

8 Prinsip Manajemen Mutu

Peran Top MAnajmeen

Policy Deployment Target Peserta

Manajer Puncak, MR (Management Representative) dan Manajer Senior.

Durasi Training Satu hari

(10)

QHSE TRAINING & CONSULTING

ISO/ IEC 17025 OVERVIEW

Konsep

Mengupas dalam keuntungan penerapan ISO/ IEC 17025 dalam perusahaan. Memebrikan pemehaman isi dan tujuan dari persyaratan yang dibutuhkan

Manfaat Training

Memahami konsep yang diminta ISO/ iEC 17025

Dasar dari ISO/ iEC 17025

Penerapan iSO/ iEC 17025 di perusahaan Outline

Pengenalan konsep

Tata cara penerapan

Penierapan yang berhasil

Tujuan dan kegunaan dari sisi Sistim Uji Layak/

Laboratory Reason Target Peserta

Supervisor, Manager, General Manager, Direktur pelaksana Durasi Training

Satu hari

ISO 13485 Tools Sequel / MDD Improvement ISO

Konsep

Pelatihan ini ditujukan sebagai Alat / Tools untuk menerapkan Medical Derivatives Systems terkait dengan ISO 13485.

Sebagai persyaratan dalam produksi Medical Device dan penerapan ke ISO9000. Berguna untuk penerapan GMP (US Approval). X-Ray untuk medical device dan pemecahannya.

Manfaat Training

Memahami Konsep ISO 13485 dalam MDD

Dasar dari MDD

ISO 13485 dalam penerapan yang dipersyaratkan MDD Outline

Dasar permintaan GMP

ISO13485 dalam pekerjaan

Pilihan rencana dalam pemakaian ISO13485 dan MDD Target Peserta

Manajer Puncak, MR (Management Representative) dan Manajer Senior.

Durasi Training Satu hari

(11)

QHSE TRAINING & CONSULTING

INTERNAL QUALITY AUDIT

Konsep

Standar audit baru ISO 19011:2002 yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan audit terhadap sistem manajemen mutu yang mengacu pada persyaratan ISO 9001:2000.

Manfaat Training

Persyaratan ISO 9001:2000 tentang pelaksanaan Audit Internal

Pendekatan audit sesuai dengan ISO 19011:2002

Kompetensi auditor

Program audit mutu internal

Audit mutu internal dengan pendekatan proses Outline

Sekilas tentang ISO 19011:2002

Kompetensi auditor mutu internal

Prinsip Dasar Audit

Program Audit dan Audit Plans

Pelaksanaan Audit Mutu Internal

Role-play Audit Mutu Internal Target Peserta

Management Representative (MR), Koordinator ISO 9001:2000, Auditor Mutu Internal, Calon Auditor Baru.

Durasi Training Dua hari

EXECUTIVE BRIEFING ISO 14001:2004

Konsep

Sistem manajemen lingkungan ISO 14001:2004

meningkatkan kinerja perusahaan melalui Waste Elimination, optimalisasi sumber daya dan Improvement terhadap mutu lingkungan

Manfaat Training

Memahami persyaratan ISO 14001:2004 secara garis besar

Memahami prinsip manajemen lingkungan

Memahami peran top manajemen dalam penerapan ISO 14001:2004

Outline

Sekilas persyaratan ISO 14001:2004

Prinsip Manajmen Lingkungan

Kebijakan, target dan program manajemen lingkungan

Persiapan, perencanaan dan penerapan ISO 14001:2004 Target Peserta

Manajer Puncak dan Manajer Senior Durasi Training

Satu hari

(12)

QHSE TRAINING & CONSULTING

ENVIRONMENTAL AWARENESS TRAINING

Konsep

Kontribusi dari setiap anggota organisasi tidak saja terbatas pada pelaksanaan sistem manajemen lingkungan tetapi juga kontribusinya dalam meningkatkan efektifitas

pelaksanaannya.

Manfaat Training

Pentingnya lingkungan dalam memajukan usaha

Memahami konsep lingkungan

Memahami peran tiap karyawan sistem manajemen lingkungan

Outline

Lingkungan dan bisnis

Aspek dan dampak lingkungan

Tanggung jawab anggota perusahaan terhadap lingkungan

Target Peserta Seluruh karyawan Durasi Training Satu hari

HAZARD ANALYSIA CRITICAL CONTROL POINT ISO 22000:

2005_FOOD SAFETY

Konsep

HACCP adalah suatu sistem pengendalian proses yang didesain untuk mengidentifikasikan, mencegah,

menghilangkan dan / atau mengurangi tingkat mikroba serta

„Safety Hazard‟ sampai dengan tingkat yang memenuhi persyaratan kesehatan dalam produksi makanan dan minunan.

Manfaat Training

Memahami konsep Food Safety

Memahami cara penerapan HACCP di tempat kerja

Mampu mengembangkan HACCP Plan Outline

Konsep Food Safety dan HACCP

„HACCP Principles‟

HACCP Plan Target Peserta

Manajer, Supervisor dan Staff Pelatih.

Durasi Training Dua hari

(13)

QHSE TRAINING & CONSULTING

TRAIN THE TRAINER

Konsep

Menugaskan para manajer dan supervisor menjadi pelatih atau internal trainer dalam pelatihan-pelatihan yang dilakukan di dalam perusahaan.

Manfaat Training

Menjelaskan fungsi in-house training

Menggunakan berbagai teknik kreatif Outline

Misi dan peran pelatih

Profil anda sebagai pelatih

Teknik-teknik penyampaian yang “hidup”

Teknik penyiapan proses penyampaian materi Target Peserta

Manajer, Supervisor dan Staff Pelatih.

Durasi Training Dua hari

LEADERSHIP UNTUK MANAGER

Konsep

Bagaimana mengembangkan “Resonant Leadership” ? Bagi para Manager pelaksana dan Manager operasional

Manfaat Training

Memahami pengaruh suasana hati dengan performance

Memahami peranan kepemimpinan

Mengembangkan gaya kepemimpinan Outline

Fungsi kepemimpinan dan Performance

Gaya kepemimpinan :

 Visionary,

 Coaching,

 Affiliative,

 Democratic,

 Pacesetting,

 Commanding

Lima langkah mengembangkan Resonant Leadership Target Peserta

Para Manajer Senior Durasi Training Dua hari

(14)

QHSE TRAINING & CONSULTING

PRESENTATION SKILLS

Konsep

Bagaimana melakukan presentasi yang memiliki kesan dan pengaruh positif ?. Itulah kiat-kiat yang akan dibahas dalam pelatihan ini.

Manfaat Training

Menyusun dan menyampaikan presentasi yang efekif

Mengatasi audience yang beragam Outline

Susunan presentasi

Merencanakan dan Menyusun Presentasi yang Menarik

Bahasa Tubuh

Menghadapi Q & A Target Peserta

Manajer, Konsultan atau Sales People Durasi Training

Dua hari

SERVICE EXCELLENCE

Konsep

Skills for Service Excellence dirancang khusus dengan penekanan kepada pemahaman keterampilan praktis yang dibutuhkan oleh staff perusahaan yang setiap hari banyak berinteraksi dengan pelanggan.

Manfaat Training

Memahami pengertian Customer Satisfaction dan Service Excellence

Berlatih menggunakan teknik praktis Service Excellence

Menyebarluaskan aspek Service Excellence di tempat kerja

Outline

Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan

Dimensi-dimensi Service Excellence

Pelanggan : Eksternal dan Internal

Teknik-teknik Service Excellence Target Peserta

Manajer puncak, Manajer senior, Manajer pelaksana Durasi Training

Dua hari

(15)

QHSE TRAINING & CONSULTING

PERFORMANCE APPRAISAL

Konsep

Membantu dalam menganalisa kemampuan staff ataupun pekerja dalam kinerja pekerjaaan dan kemampuan tersembunyi

Manfaat Training

Memahami jenis-jenis penilaian kerja

Memahami mengevaluasi kinerja pekerja ataupun staff yang ada di

tempat kerja Outline

Pengenalan konsep

Tata cara penilaian

Penilaian yang berhasil

Tujuan dan kegunaan dari sisi HRD Division Target Peserta

Supervisor, Manajer HRD, General Manager, Direktur pelaksana

Durasi Training Satu hari

TAGUCHI

Konsep

Simulasi dan pengukuran atas beragam produk dalam satu perusahaan yang dinamis dan kompleks

Manfaat Training

Memahami Konsep Taguchi

Dasar dari Taguchi

„Dapat menerapkan Taguchi

Taguchi dalam pemakaian pekerjaan Outline

Dasar Keaneka ragaman

Taguchi dalam pekerjaan

Pilihan rencana dalam pemakaian Taguchi

Simulasi dan permainan dalam konsep Taguchi Target Peserta

Manajer Puncak, MR (Management Representative) dan Manajer Senior.

Durasi Training Dua Hari

(16)

QHSE TRAINING & CONSULTING

CUSTOMER SATISFACTION SURVEY / CS

Konsep

Customer Satisfaction Survey (CSS) adalah suatu proses pengukuran kepuasan pelanggan terhadap kualitas produk (barang dan / atau jasa)

Manfaat Training

Memahami kepuasan pelanggan

Memahami tahapan-tahapan inti di dalam pengukuran kepuasan pelanggan

Outline

Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan

Pengukuran Kepuasan Pelanggan

Moments of Truth

Mendesain Kuesioner

Garis Besar Penerapan CSS Target Peserta

Penanggung jawab pengukuran kepuasan pelanggan dan / atau customer research.

Durasi Training Dua hari

5-S

Konsep

5-S adalah singkatan dari Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu dan Shitsuke yang dapat diterjemahkan menjadi 5-R, yaitu Ringkar, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin. Hal-hal ini berdampak langsung terhadap efisiensi, produktivitas, mutu dan

keselamatan.

Manfaat Training

Memahami konsep 5-S dan manfaat program 5-S

Memahami penerapan konsep 5-S di pabrik

Mempersiapkan langkah-langkah implementasi progran 5- S di perusahaan

Outline

Konsep 5-S, Definisi, Aktivitas dan Sasaran

Konsep 5-S dan penerapannya di pabrik : Seiri-Ringkas, Seiton-Rapi, Sieso-Resik, Seiketsu-Rawat, Shitsuke-Rajin

Penerapan program 5-S di perusahaan Target Peserta

Manajer dan Supervisor.

Durasi Training Dua hari

(17)

QHSE TRAINING & CONSULTING

7 QUALITY CONTROL TOOLS

Konsep

7 Quality Control Tools (7-QC Tools) yaitu kumpulan teknik statistik sederhana yang sangat efektif untuk memecahkan masalah dan melakukan Continuous Improvement. 7-QC Tools secara konsisten diharapkan setiap karyawan dapat memecahkan masalahnya sendiri di tempat kerjanya.

Manfaat Training

Memahami konsep pemecahan masalah dengan PDCA dan 7-QC Tools

Mampu menerapkan teknik pemecahan masalah dengan PDCA dan 7-QC Tools di tempat kerja

Outline

Proses pemecahan masalah : Plan-Do-Check-Act (PDCA) Cycle

Penerapan 7-QC Tools

Latihan penggunaan 7-QC Tools secara terintegrasi dan presentasi

Target Peserta

Manajer Pabrik, Manajer Produksi dan Supervisor.

Durasi Training Dua hari

COST of QUALITY ( C O P Q )

Konsep Pelatihan ini menuntun/ guide kepada konsep Total Quality Management (TQM) dari Mutu, serta memenuhi persyaratan dari TS16949: 2002 dalam “Evaluasi hal Cost of Poor Quality”.

Manfaat Training

Memahami konsep C O Q

Memahami peran Top Manajemen dalam implementasi C O Q

Memahami hal-hal yang menunjang kesuksesan mplementasi C O Q

Outline

Konsep Cost of Quality

Mengapa perlu C O Q

Peran Top Manajemen

Cot of Poor Quality Infrastruktur Target Peserta

Manajer Puncak dan Manajer Madya.

Durasi Training Satu hari

(18)

QHSE TRAINING & CONSULTING

EFEKTIFITAS RAPAT TINJAUAN MANAJEMEN

Konsep

Awal dari berhasil guna sustu perusahaam yamg menerapkan Sistim Manajemen Standar Internasional adalah dari Efetifitas Rapat Tinjauan Manajemen sebagai Dasar Business Operating System. Berdasarkan Sistim ISO9000, TS16949 dan Sistim Integrasi

Manfaat Training

Memahami arti mutu

Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya mutu

Menjamin Sistim Tepat Sasaran

Meningkatkan kepekaan terhadap masalah yang terkait

Meningkatkan Efisiensi fungsi-fungsi dalam upaya peningkatan mutu

Outline

Membuat program menghidupkan RTM

Menilai keberhasilan 100% Sistim

Continuous Improvement

Komitmen untuk peningkatan mutu Target Peserta

Direktur, Manager puncak, Manager pelaksana Durasi Training

Satu hari

PEMBUATAN & PENULISAN DOKUMEN S O P

Konsep

Dokumen dari Standar Manajmen Internasional yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan audit terhadap sistem

manajemen yang mengacu pada persyaratan Standar Internasional merupakan wajib ada dan harus dimiliki dan dipahami oleh setiap karyawan dan staff pendukung komitmen perusahaan.

Manfaat Training

Persyaratan Dokumen tentang pelaksanaa Standard Manajemen

Dokumen berdasarkan persyaratan Standard Internasional

Keahlian penulisan dokumen SOP

Dapat membuat aturan penulisan dan prakteknya

Pembuatan Dokumen SOP dengan pendekatan proses Outline

 Sekilas tentang Standard Internsional

 Kompetensi Seorang Staff terlibat dalam penulisan SOP

 Prinsip Dasar Penulisan

 Aturan penulisan dan tata cara

 Pembuatan Dokumen SOP Target Peserta

Management Representative (MR), Koordinator ISO 9001:2000, Auditor Mutu Internal, Calon Auditor Baru.

Durasi Training Satu hari

(19)

QHSE TRAINING & CONSULTING

MANAJEMEN BAHAYA DAN RISIKO K3

Konsep

Mengetahui jenis bahaya dan tingkat risiko di lingkungan kerja adalah kunci pokok untuk dapat mengendalikan bahaya dan risiko tersebut agar tidak menjadi malapetaka atau kecelakaan yang tidak diinginkan. Berbagai teknik telah dikembangkan untuk mengidentifikasi bahaya dan kajian risiko sehingga dapat dikembangkan sistem atau program pengendalian bahaya dan risiko ditempat kerja.

Manfaat Training

 Memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami dan menerapkan konsep manajemen bahaya dan risiko K3.

 Mampu melakukan analisis bahaya dan penilain risiko ditempat kerja.

 Mampu mengembangkan sistem pengendalian bahaya dan risiko di perushaan.

Outline

 Pemahaman Tentang Bahaya dan Risiko

 Standar-standar yang terkait dengan Manajemen Risiko

 Teknik dan Tools Identifikasi Bahaya di Tempat Kerja

 Teknik dan Tools Penilaian Risiko

 Mengembangkan Manajemen Risiko di Perusahaan Target Peserta

Staf/Manager Produksi, Lab, Gudang dan Maintenance Engineering dan Staf/Manager K3

Durasi Training Dua hari

HIRAC & JSA

Konsep

HIRAC adalah serangkaian proses mengidentifikasi bahaya, menilai dan mengendalikan risiko. JSA adalah serangkaian proses untuk mengidentifikasi bahaya dari setiap tahapan – tahapan suatu pekerjaan lalu dinilai bahayanya dan dibuatkan program pengendaliannya dengan tujuan untuk mencegah kecelakaan dalam melakukan pekerjaan tersebut.

Manfaat Training

 Peserta memahami Format HIRAC dan JSA

 Peserta mampu membendakan antara SOP, JSA dan HIRAC

 Peserta mampu membuat JSA pekerjaan diperusahaan masing - masing

Outline

 Konsep HIRAC dan JSA

 Identifikasi Bahaya dan Risiko

 Mengembangkan Manajemen Kontrol Risiko

 Pengertian JSA dan SOP

 Langkah-langkah penerapan JSA Target Peserta

Staf/Manager Produksi, Lab, Gudang dan Maintenance Engineering dan Staf/Manager K3

Durasi Training Dua hari

(20)

QHSE TRAINING & CONSULTING

PROGRAM ALAT PELINDUNG DIRI

Konsep:

APD merupakan pertahanan terakhir dari Hirarki Pengendalian Bahaya. Maka perusahaan sangat perlu mengembangkan program APD secara terstruktur dan efektif agar APD yang sudah disediakan digunakan secara efektif oleh pekerja.

Sasaran Training:

 Memiliki pengetahuan tentang APD dan jenisnya.

 Mampu melakukan survey untuk identifikasi sumber bahaya ditempat kerja.

 Mampu menentukan jenis APD yang diperlukan

 Mampu mengembangkan program APD dan promosi APD.

Outline

 Standar dan regulasi terkait APD

 Konsep dan Jenis Alat Pelindung Diri

 Survei tempat kerja

 Metode pemilihan pengendalian yang tepat

 Metode pemilihan APD yang sesuai

 Fit testing

 Mengembangkan program pelatihan APD

 Pemeliharaan APD

 Promosi APD

 Audit program Target Peserta :

Staf/Manager Produksi, Lab, Gudang dan Maintenance Engineering dan Staf/Manager K3

Durasi Training Dua hari

BEHAVIOR-BASED SAFETY (BBS)

Konsep

Sejak diperkenalkan pada tahun 1990 program BBS telah banyak diterapkan oleh berbagai perusahaan besar untuk menekan kecelakaan kerja dan meningkatkan produktifitas.

Manfaat Training

 Memiliki pengetahuan tentang perilaku aman dan tidak aman.

 Mampu mengidentifikasi perilaku tidak aman.

 Mampu mengembangkan program intervensi perilaku K3.

 Meningkatkan kesadaran pekerja untuk berperilaku aman dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja perusahaan.

Outline

 Prinsip Behavior Safety (Perilaku Selamat)

 Analisa Perilaku

 Mengembang Ceklist Perilaku Aman dan Tidak Aman

 Metode Observasi Perilaku Pekerja

 Mengembangkan Program Intervensi

 Strategi dan Teknik Intervensi Untuk Merubah Perilaku

 Komunikasi

 Pengawasan dan bimbingan

 Latihan Kerja Kelompok Target Peserta

Semua Pekerja Durasi Training Dua hari

(21)

QHSE TRAINING & CONSULTING

CONTRACTOR SAFETY MANAGEMENT SYSTEM (CSMS)

Konsep

Safety manajemen untuk kontraktor adalah sangat penting untuk menghindari terjadinya kecelakaan akibat kelalaian kontraktor. Untuk mendapatkan kontraktor yang baik

terutama dalam K3, maka sipemberi kerja harus menerapkan CSMS, dimana sistem ini mengatur mulai dari proses seleksi, pengawasan, audit dan feedback.

Manfaat Training

 Mengurangi tingkat tingkat risiko kecelakaan terhadap pekerja, fasilitas operasi dan lingkungan.

 Menjaga reputasi perusahaan

 Mematuhi aturan pemerintah

 Memenuhi persyaratan EHS management system

 Meningkatkan kinerja kontraktor Outline

 Regulasi dan Standard Terkait QHSE Kontraktor

 Element Contractor Safety Management System (CSMS)

 Best Practice Implementasi CSMS

 Work Control Management

 Job Hazard Analysis dan Risk Assessment Target Peserta

Manager/Staff HSE, Maintenance, Produksi dan Logistik (procurement, supply chain).

Durasi Training Dua hari

DASAR-DASAR K3

Konsep

K3 merupakan tanggung jawab semua pihak dalam organisasi perusahaan, mulai dari top manajemen sampai pada operator atau teknisi dilapangan. Tanpa dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman tentang K3 maka akan sulit untuk

menciptakan kondisi dan suasana lingkungan kerja yang aman.

Manfaat Training

 Memahami peraturan dan standar K3.

 Memahami prinsip dan konsep dasar K3.

Outline :

 Peraturan Perudang-undangan terkait K3

 Konsep dan prinsip dasar K3

 Peran dan tanggung jawab Panitia Pembina K3 (P2K3) dan ahli K3 (AK3)

 Konsep Kecelakaan Kerja

 Identifikasi Bahaya dan Manajemen Risiko

 Hirarki Pengendalian Bahaya dan Risiko

 Job Safety Analysis (JSA)

 Pengawasan Kesehatan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja (PAK)

 Pengawasan Lingkungan Kerja Target Peserta

Semua Pekerja Durasi Training Dua hari

(22)

QHSE TRAINING & CONSULTING

DISASTER MANAGEMENT PLAN

Konsep

Dalam menghadapi kondisi darurat atau bencana, diperlukan suatu strategi bagi organisasi atau unit kerja yang ditunjuk untuk mengelola dan membuat suatu perencanaan dalam menghadapi kemungkinan setiap kondisi darurat dan bencana yang mungkin terjadi secara terpadu, terstruktur, sistematis, terkoordinasi dan terlatih yaitu melalui pelatihan “Disaster Management”.

Manfaat Training

 Memahami konsep Penanggulangan Keadaan Darurat

 Memahami Konsep Emergency Preparedness Process &

System, sehingga mampu menyusun Emergency Preparedness System di tempat kerja.

Outline

 Konsep Dasar Bencana

 Standar Manajemen Bencana NFPA 1600

 Elemen Disaster Management

 Strategi Pengembangan Disaster Management

 Analisa Risiko Bencana (ARISCANA)

 Organisasi dan Komunikasi Emergency

 Emergency Response Plan

 Penyusunan Prosedur Tanggap Darurat

 Audit Manajemen Bencana

 Table Exercise Simulation Target Peserta

Semua Staff/Manajer Yang Tekait Penanggulangan Bencana Durasi Training

Dua hari

FIRE PROTECTION & PREVENTION

Konsep

Kebakaran dapat terjadi dimana saja, namun kebakaran juga dapat dicegah dengan menerapkan sistem perlindungan dan pencegahan kebakaran yang mengacu pada standar nasional maupun internasional.

Manfaat Training

 Memahami konsep terjadinya kebakaran.

 Mampu mengidentifikasi sumber penyebab kebakaran.

 Memahami jenis-jenis alat pemadam kebakaran

 Mampu mengembangkan sistem manajemen pencegahan kebakaran.

Outline

 Teori dasar anatomi api

 Identifikasi sumber-sumber api

 Kebakaran dan ledakan

 Sistem perlindungan kebakaran pasif

 Sistem perlindungan kebakaran aktif

 Jenis-jenis APAR, fungsi dan penggunaannya

 Sistem Hydrant dan penggunaanya

 Program Pencegahan kebakaran

 Manajemen tanggap darurat Target Peserta

Semua Staff/Manajer Yang Tekait Pencegahan Kebakaran Durasi Training

Dua hari

(23)

QHSE TRAINING & CONSULTING

PROCESS SAFETY MANAGEMENT

Konsep

Process Safety Management (PSM) adalah merupakan suatu regulasi yang di keluarkan oleh U.S. Occupational Safety and Health Administration (OSHA), tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan atau kejadian seperti kasus Bhopal di India pada tahun 1984.

Manfaat Training

 Memahami konsep PSM

 Mampu menerapkan PSM

 Mampu menjaga dan meningkatkan PSM

Outline

 Introduction to PSM and its origins and goals

 Overview of PSM standards and regulations world-wide, definitions, compliance interpretations

 Elements of PSM

 Key Performance Indicators, Leading Indicators, and Tracking

 Summary of roles and responsibilities

 Developing PSM programs and implementation planning

 Best Practice Sharing Target Peserta

Staf/Manager Produksi, Laboratorium, Maintenance Engineering dan K3

Durasi Training Dua hari

SAFETY LEADERSHIP

Konsep

Keberhasilan penerapan K3 sangat tergantung dari peran masing-masing leader di area kerja masing-masing. Untuk itu perlu pemahaman dan tanggung jawab yang sama dari semua leader terhadap penerapan K3 dilapangan.

Manfaat Training

 Memberikan alignment semua senior management terkait nilai-nilai kunci HSE

 Meningkatkan dampak positif dari perilaku, tindakan dan komunkasi HSE para senior management

 Memahami konsep 'Safety Culture' dan cara membangun budaya yang efektif.

Outline

 Konsep HSE Culture

 Asessmen kepemimpinan HSE

 Implementasi Perubahan Perilaku HSE dan peran inti Leadership

 Pengenalan Kunjungan Audit Manajemen dan Dialog safety untuk Mewujudkan kepemimpimpnan nyata , terlihat dan efektif dilapangan

 Rahasia dari Kepemimpinan HSE yang sukses Target Peserta

Manajemen dan Sr. Manajemen Durasi Training

Dua hari

(24)

QHSE TRAINING & CONSULTING

LABORATORY SAFETY

Konsep

Proses eksperimen yang dilakukan di laboratorium seringkali tidak bisa diestimasi bahaya yang dapat terjadi jika laboran tidak mengenali dengan baik bahaya bahan kimia yang digunakan. Potensi bahaya di laboratorium harus diwaspadai dan dikendalikan secara baik dan sistematis.

Manfaat Training

 Memahami konsep keselamatan kerja di laboratorium

 Mampu melakukan identifikasi bahaya di laboratorium

 Mampu membuat sistem pengendalian bahaya

Outline

 Laboratory Safety Standard Requirement

 Hazard Classification & Labeling

 Hazardous Materials

 Fire Safety in the Laboratory

 Ventilation in the Laboratory

 ERP in the Laboratory

 Personnel Protective Equipment (PPE)

 Waste Management Target Peserta

Staf/Manager Laboratorium Durasi Training

Dua hari

MANAJEMEN BAHAN KIMIA BERBAHAYA

Konsep

Banyak kejadian kecelakaan yang sangat fatal diakibatkan oleh kesalahan pengelolaan bahan kimia didalam proses industri. Kecelakaan tersebut dapat dihindari atau dicegah dengan sistem manajemen bahya bahan kimia yang baik dan sistematis sesuai standar nasional maupun internasional.

Manfaat Training

 Memahami bahaya bahan kimia

 Mampu mengidentifikasi potensi bahaya kimia

 Memahami sistem manajemen bahan kimia berbahaya

Outline

 Sifat-Sifat Fisik dan Kimia Bahan Kimia

 Bahan Kimia Beracun

 Material Safety Data Sheet dan Label Bahan Kimia

 Teknik dan tools analsis bahaya dan risiko bahan kimia

 Inherent Safer Chemicals Proses

 Manajemen Pengiriman dan Penyimpanan Bahan Kimia

 Manajemen Bahaya Reaktifitas Bahan Kimia

Target Peserta

Staf/Manager Produksi, Laboratorium, Gudang dan Maintenance, Staf/ Manager K3

Durasi Training Dua hari

(25)

QHSE TRAINING & CONSULTING

MODERN INDUSTRIAL HYGIENE

Konsep

Industrial Higiene merupakan suatu bidang ilmu yang mempelajari, mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengendalikan bahaya yang timbul ditempat kerja yang dapat berdampak terhadap kesehatan pekerja.

Manfaat Training

 Memahami industrial hygiene

 Mampu melakukan analisis bahaya dan risiko kesehatan pada pekerja.

 Mampu mengembangkan program pengendalian dan perbaikan industrial hygiene di perusahaan.

Outline :

 Pengenalan Konsep Industrial Hygiene.

 Identifikasi Bahaya Kesehatan di Tempat Kerja

 Paparan Bahaya Terhadap Pekerja

 Dampak Kesehatan Paparan Bahaya di Tempat Kerja

 Pengukuran Paparan Bahaya Kesehatan

 Pengendalian Bahaya Kesehatan di Tempat Kerja

 Alat Pelindung Diri sesuai OSHA 3132

Target Peserta

Staf/Manager Produksi, Lab, Gudang dan Maintenance Engineering, Staf/Manager K3, Dokter perusahaan Durasi Training

Dua hari

ELECTRICAL SAFETY

Konsep

Didalam standar OHSAS mengenai bahaya-bahaya listrik dan mekanikal terhadap pekerja, mewajibkan perusahaan memberikan pendidikan dan latihan “electrical and mechanical safety”.

Manfaat Training

 Memahami persyaratan K3 Listrik

 Memahami metoda mengidentifikasi potensi bahaya listrik

 Mampu mengembangkan strategi perlindungan kebakaran akibat listrik.

Outline

 Teknik Identifikasi Bahaya Listrik

 Potensi Bahaya Listrik

 Keselamatan Kerja dengan Listrik

 Lock Out tag Out (LOTO)

 Klasifikasi Area Berbahaya

 Grounding, Bonding and Lightning

 Power Tools Safety

 Strategi Pencegahan Kebakaran Akibat Listrik

 Alat Pelindung Diri (APD) Bekerja Dengan Listrik

Target Peserta

Semua Engineer dan Personal K3 Durasi Training

Dua hari

(26)

QHSE TRAINING & CONSULTING

HAZARDS OPERABILITY STUDY (HAZOPs)

Konsep

Hazard operability study atau HAZOP adalah merupakan salah satu teknik identifikasi dan analisis bahaya yang digunakan untuk meninjau suatu proses atau proses pada sebuah sistem secara sistematis.

Manfaat Training

 Memahami konsep HAZOPs,

 Mampu melakukan analisis bahaya dan penilain risiko ditempat kerja dengan metode/teknik HAZOPs

Outline

 Basic introduction to the risk assessment process

 Different hazard identification techniques

 Advantages and disadvantages of the HAZOP technique

 Hazard & Operability Study: Basic Concept &

Methodology, Terminology

 Risk ranking at the HAZOP study

 Release & Blow Down Analysis

 Hazardous Area Classification Study

 HAZOP project example/best practice

 HAZOP exercise including discussion of results

HAZOP actions/recommendations and HAZOP reports Target Peserta

Semua Engineer dan Manager Operasi Durasi Training

Dua hari

INTERNAL AUDIT SMK3 OHSAS 18001:2007

Konsep

OHSAS 18001:2007 adalah suatu Sistem Manajemen K3 (SMK3) yang telah dikembangkan secara global dan banyak diterapkan berbagai perusahaan kelas dunia. OHSAS 18001 mensyaratkan dilakukannya internal audit untuk menguji efektifitas penerapan SMK3 OHSAS 18001.

Manfaat Training

 Memahami persyaratan OHSAS 18001:2007

 Memahami apa dan kenapa diperlukan Internal Audit

 Mengetahui cara melaksanakan Internal Audit

 Mengetahui cara menganalisa hasil Internal Audit

Outline

1. Overview OHSAS 18001: 2007 2. Penjelasan Umum Tentang Audit 3. Elemen dan Kriteria Audit SMK3 4. Hasil Audit dan Evaluasinya

5. Tindak Lanjut (Follow Up) Hasil Audit 6. Simulasi Internal Audit

Target Peserta

Staff atau Manager yang ditugaskan sebagai internal auditor Durasi Training

Dua hari

(27)

QHSE TRAINING & CONSULTING

OHSAS 18001 : 2007

Konsep

OHSAS 18001 (Occupational Health & Safety Assessment Series) ini merupakan standar internasional untuk penerapan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja.

Manfaat Training

Memahami cara untuk melakukan „Risk Assessment‟

Memahami Prinsip Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Memahami keterkaitan OHSAS 18001 dengan SMK3

Persyaratan-persyaratan dalam standar OHSAS 18001 Outline

Prinsip Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Identifikasi fakta mengenai kesehatan dan kecelakaan kerja

Hubungan OHSAS 18001 dengan pengaturan perundang- undangan yang terkait, termasuk SMK3

Persyartaan OHSAS 18001 dan interpretasinya Target Peserta

HS Management Representative, Manajer Keselmatan dan Kesehatan Kerja, Manajer Produksi serta staff yang

bertanggung jawab pada kesehatan dan keselamatan kerja.

Durasi Training Dua hari

MANAJEMEN BAHAYA REAKTIFITAS KIMIA

Konsep

Bahaya reaktifitas kimia adalah bahaya yang ditimbulkan akibat adanya interaksi atau reaksi dari dua atau lebih senyawa kimia yang berbeda. CCPS mengeluarkan guideline manajemen pengendalian BRK untuk kecelakaan katastropik.

Manfaat Training

 Memahami bahaya reaktifitas kimia.

 Mampu melakukan identifikasi bahaya rekatifitas kimia pada fasilitas operasi dan penyimpanan bahan kimia.

 Mampu mengembangkan sistem pengendalian bahaya reaktifitas kimia di perusahaan.

Outline

 Pemahaman bahaya bahan kimia

 Pemahaman reaktifitas kimia dan bahaya reaktifitas kimia

 Faktor-faktor penyebab terjadinya bahaya reaktifitas kimia

 Identifikasi bahaya reaktifitas kimia

 Sistem pengendalian bahaya reaktifitas kimia

 Contoh-contoh kasus kecelakaan bahaya reaktifitas kimia

 Latihan Identifikasi Bahaya Reaktifitas Kimia Target Peserta

Process, operation, laboratorium dan warehouse engineer Durasi Training

Dua hari

(28)

QHSE TRAINING & CONSULTING

PROCESS HAZARDS ANALYSIS (PHA)

Konsep

Process Hazards Analysis merupakan pendekatan proaktif untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang dapat terjadi dalam suatu proses industry. Metode ini menggunakan berbagai teknik untuk mengidentifikasi dan menganalisis bahaya secara efektif dan akurat.

Manfaat Training

 Memahami Konsep Process Hazards Analysis / PHA

 Mampu mengidentifikasi bahaya, menilai risiko (risk assessment) serta mengendalikannya

Outline

 Understanding of Hazards and Risks

 Accident Causation Model

 Hazards Identification Methods

 Essential Elements of Process Hazards Analysis

 Hazards Evaluation Technique

 Selecting Hazards Evaluation Technique

 Analysis Follow-Up Considerations

 Worked Examples for Hazard Evaluation Procedures Target Peserta

Process, operation dan laboratorium engineer/manager Durasi Training

Dua hari

ANALISA ROOT CAUSE PENYEBAB KECELAKAAN

Konsep

Untuk mengidentifikasi dan memahami akar penyebab (root cause) terjadinya kecelakaan dan bagaimana akar-akar penyebab tersebut berinteraksi, maka kita harus mengumpulkan bukti-bukti dan data-data lapangan dan kemudian melakukan analisis dan mengolah bukti-bukti tersebut.

Manfaat Training

 Memahami konsep root cause analysis (RCA)

 Memahami penerapan RCA dalam analysis kecelakaan Outline :

 Konsep Kecelakaan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan Kerja.

 Teknik Investigasi Kecelakaan

 Konsep Root Cause Analysis.

 Metode Root Cause Analyisis Penyebab Kecelakaan

 Tindakan Perbaikan (Corrective Action), Informasi dan Tindak Lanjut (Follow up)

 Studi Kasus Kecelakaan (Workshop RCA) Target Peserta

Staff/Manager yang terlibat dalam analisa kecelakaan Durasi Training

Dua hari

(29)

QHSE TRAINING & CONSULTING

TOTAL SAFETY CULTURE

Konsep

Penerapan total safety culture diberbagai perusahaan besar terbuki dapat menekan angka kecelakaan kerja dan

meningkatkan produktifitas perusahaan.

Manfaat Training

 Memahami dan menerapkan konsep perilaku dan budaya K3

 Meningkatkan keterlibatan manajemen dan pekerja dalam penerapan K3

Outline

 Konsep Budaya Organisasi

 Konsep Budaya K3

 Konsep Perilaku

 Strategi dan Teknik Intervensi Perilaku K3

 Teknik dan Tools Untuk Analisis Budaya dan Perilaku K3

 Peran leader dalam menerapkan budaya K3 Target Peserta

Staff/Leader/Manajemen/Sr. Manajemen Durasi Training

Dua hari

SAFETY AWARENESS FOR OPERATOR

Konsep

Pelatihan safety awareness for operator sangat tepat untuk memberikan bekal pengetahuan dan kesadaran tentang K3 bagi semua pekerja.

Manfaat Training

 Memahami prinsip dan konsep dasar K3.

 Mampu melakukan identifikasi bahaya ditempat kerja.

 Menyadari perannya dalam mengendalikan kecelakaan kerja dan menciptakan suasana kerja yang aman.

 Memahami akan pentingnya APD dan cara penggunaannya

Outline

 Pentingnya K3 Berdasarkan Undang-Undang

 Unsur-Unsur Penting Dalam K3

 Bagaimana Kecelakaan Kerja Dapat Terjadi

 You and Safety – Change Your Mindset (Anda dan K3- Ubah Cara Pikir Anda).

 Simple Job Safety Analysis (JSA)

 Kesehatan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja (PAK)

 Pentingnya Alat Pelindung Diri (APD).

Target Peserta

Semua Operator atau Teknisi Durasi Training

Dua hari

(30)

QHSE TRAINING & CONSULTING

TEKNIK INVESTIGASI KEBAKARAN

Konsep

Peristiwa kebakaran pada proses industri dapat dikategorikan sebagai kecelakaan katastropik, sehingga perlu dicegah agar tidak terjadi kembali. Untuk dapat melakukan pencegahan secara tepat maka diperlukan teknik investigasi yang tepat sehingga diperoleh hasil yang akurat.

Manfaat Training

 Memahami konsep terjadinya kebakaran.

 Mampu melakukan identifikasi sumber-sumber bahaya penyebab kebakaran.

 Mampu menganalisa temuan lapangan.

Outline

 Prinsip-prinsip penyilidikan (investigasi) kecelakaan.

 Prinsip terjadinya kebakaran dan ledakan.

 Teknik dan prosedur investigasi kebakaran

 Perencanaan penyelidikan kebakaran

 Standard Etik investigasi kebakaran

 Prosedur pencarian data dilapangan

 Proses analisis temuan data lapangan

 Penyusunan rekomendasi dan pelaporan

 Teknik komunikasi dengan media/masyarakat Target Peserta

Semua Staff/Manajer Yang Terkait Investigasi Kebakaran Durasi Training

Dua hari

TEKNIK INVESTIGASI KECELAKAAN

Konsep

Seringkali kecelakaan kerja yang sama terjadi berulang-ulang ditempat yang sama, padahal sudah dilakukan berbagai program pencegahan kecelakaan. Kenapa bisa terjadi?.

Faktor penyebabnya adalah investigasi penyebab kecelakaan tidak dilakukan secara baik, hal ini bisa jadi karena metode investigasi yang kurang tepat atau personil investigasi (investigator) yang tidak memiliki kompetensi yang cukup untuk melakukan investigasi kecelakaan.

Manfaat Training

 Memahami konsep terjadinya kecelakaan

 Mampu melakukan investigasi kecelakaan secara sistematis

 Mampu menganalisa temuan lapangan.

Outline

 Konsep dasar terjadinya kecelakaan kerja

 Prinsip-prinsip penyilidikan (investigasi) kecelakaan.

 Prinsip terjadinya kebakaran dan ledakan.

 Teknik dan prosedur investigasi kecelakaan

 Perencanaan penyelidikan kecelakaan

 Standard Etik investigasi kecelakaan

 Prosedur pencarian data dilapangan

 Proses analisis temuan data lapangan

 Penyusunan rekomendasi dan pelaporan Target Peserta

Semua Staff/Manajer Yang Terkait Investigasi Kecelakaan Durasi Training

Dua hari

(31)

QHSE TRAINING & CONSULTING

PENGAWAS K3 SCAFOLDING

Konsep

Peraturan menteri tenaga kerja No. PER.01/MEN/1980 tentang keselamatan dan kesehatan kerja pada konstruksi bangunan mensyaratkan penggunaan perancah (scaffolding) yang sesuai dan aman untuk semua pekerjaan konstruksi.

Manfaat Training

 Memahami aspek keselamatan dalam penggunaan scaffolding

 Mampu melakukan analisis risiko penggunaan scaffolding Outline

 Pengetahuan dasar perancah

 Jenis – jenis perancah

 Standar dan pedoman teknis perancah

 Supervisi dan pemeriksaan perancah

 Penggunaan perancah yang aman

 Dasar- dasar penilaian beban perancah

 Potensi bahaya konstruksi perancah

 Pemasangan dan pembongkaran perancah

 Cara pencegahan kecelakaan kerja perancah

 Prosedur kerja aman perancah (bekerja di ketinggian)

 Praktek Target Peserta

Scafolder, Pengawas Scafolder, Petugas K3 Durasi Training

Tiga hari

DEVENSIVE DRIVING

Konsep

Ancaman bahaya yang ada di jalan raya, sangat komplek dan memungkinkan mendatangkan kerugian besar bagi semua pihak, apalagi dengan makin banyaknya jumlah kendaraan bermotor di jalan raya yang dapat menimbulkan kemacetan, kelelahan dan menurunnya kewaspadaan dan meningkatkan emosi pengendara dalam mengemudi. Semua itu meningkat risiko kecelakaan dalam mengemudi di jalan raya.

Manfaat Training:

 Meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya sopan santun berlalu-lintas di jalan raya.

 Mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan kecelakaan lalu-lintas serta bagaimana mencegahnya.

 Mengerti dan mampu mengendara secara aman.

Outline

 Peraturan Dan Sangsi Pelanggaran Lalu-lintas.

 Sebab-sebab Kecelakaan Lalu-lintas.

 Persiapan Berkendaraan

 Pandangan Jauh Kedepan dan Luas

 Penempatan Kendaraan Di Jalan Raya

 Komunikasi Di Jalan Raya

 Teknik Mundur

 Sopan Santun Pengemudi

 Berkendara Di Jalan Tol.

Target Peserta

Driver, Staff K3, Semua Pengendara Durasi Training

Dua hari

(32)

QHSE TRAINING & CONSULTING

SAMPLING DAN PENGUKURAN KONTAMINAN UDARA

Konsep

Pengukuran kontaminan kimia di udara merupakan bagian dari program industrial hygiene. Istilah kontaminan udara digunakan untuk sekelompok bahan kimia yang ada dalam campuran namun bersifat asing dalam kondisi udara yang normal, baik dari segi jenisnya maupun kuantitasnya.

Manfaat Training

 Memahami sumber dan jenis kontaminan kimia di udara

 Memahami efek kesehatan kontaminan kimia di udara

 Mampu melakukan pengambilan sampel dan pengukuran

 Mampu menginterpertasikan hasil pengukuran

Outline

 Jenis kontaminan kimia udara

 Toksikologi dan efek kesehatan kontaminan kimia

 Kajian pajanan di tempat kerja

 Metode sampling kontaminan udara

 Nilai ambang batas pajanan

 Metode analisis laboratorium

 Contoh-contoh aplikasi diberbagai Industri Target Peserta

Staf/Manager Produksi, Laboratorium dan Maintenance Engineering, Staf/Manager K3, Dokter perusahaan Durasi Training

Tiga hari

TOKSIKOLOGI INDUSTRI

Konsep

Toksikologi industri dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajri tentang bahan beracun yang dipergunakan, diolah dan dihasilkan dalam suatu proses industri yang berdampak terhadap kesehatan pekerja.

Manfaat Training

 Memahami konsep toksikologi industri.

 Mampu melakukan identifikasi sumber-sumber bahaya toksik di tempat kerja.

 Mampu menangani bahan toksik secara aman.

 Memahami efek kesehatan dari bahan toksik.

Outline

 Prinsip umum toksikologi

 Undang/Peraturan yang terkait dengan pengendalian bahan beracun

 Klasifikasi bahan toksik

 Rute masuk bahan toksik dan organ sasaran

 Bahan kimia sebagai penyebab penyakin akibat kerja

 Efek kesehatan bahan toksik

 Alat pelindung diri (APD) untuk penanganan bahan toksik

Target Peserta

Staf/Manager Produksi, Laboratorium dan Maintenance Engineering, Staf/Manager K3, Dokter perusahaan Durasi Training

Tiga hari

(33)

QHSE TRAINING & CONSULTING

FIRST AID/P3K

Konsep

Untuk dapat ditunjuk sebagai Petugas P3K di tempat kerja oleh perusahaan,petugas P3K tersebut perlu mendapatkan pelatihan dengan kurikulum yang sesuai dengan Permenakertrans No.

15/MEN/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K) di Tempat Kerja.

Manfaat Training

 Memahami peraturan dan konsep P3K.

 Mampu memberikan pertolongan jika terjadi kecelakaan

 Mampu mengembangkan sistem P3K ditempat kerja.

Outline

 Dasar – dasar Pertolongan Pertama Pada kecelakaan

 Anatomi dan Faal tubuh manusia

 Pedoman Penyediaan Fasilitas P3K

 Bahaya dan Penanganan terhadap sengatan panas, keracunan, paparan bahan kimia, kejang.

 Gangguan lokal (luka, perdarahan, luka bakar, patah tulang) dan tindakan pertolongannya.

 Gangguan Kesadaran dan tindakan pertolongannya

 Gangguan Pernafasan dan tindakan pertolongannya

 Gangguan peredaran darah dan tindakan pertolongannya

 Resusitasi jantung paru

 Evakuasi korban

 P3K pada keadaan tertentu (P3K pada kecelakaan diruang tertutup/terbatas dan P3K sengatan listrik)

 Praktek Durasi Training

 Tiga hari

PENGAWAS CONFINED SPACE

Konsep

Bekerja di confine space memerlukan sistem keselamatan yang sangat khusus seperti sistem perijinan, sistem kontrol pekerjaan, pengukuran konsentrasi udara/gas, persyaratan peralatan yang digunakan, dst.

Manfaat Training

 Memahami bahaya confine space.

 Mampu melakukan identifikasi sumber-sumber bahaya penyebab kecelakaan di confine space.

 Mampu mengembangkan sistem kontrol kerja dan manajemen pencegahan kecelakaan di confine space. Outline

 Dasar-dasar K3 Bekerja pada confine space

 Pemahaman confine space

 Identifikasi bahaya confine space

 Ijin Kerja Confine space

 Pengujian Udara di Confine space

 Alat Pelindung Diri (APD) bekerja di confine space

 Sistem kontrol kerja di confine space

 Penyelamatan Darurat di Confine Space Target Peserta

Staf/Manager Produksi dan Maintenance Engineering, Staf/Manager K3

Durasi Training Dua hari

(34)

QHSE TRAINING & CONSULTING

SAFETY COMMUNICATION AND TEAM WORK

Konsep

Salah satu program penting dalam bidang safety adalah komitmen manajemen dan sosialisasi dari seluruh program safety yang menjadi concern perusahaan. Dalam hal ini ada kata kunci, yaitu masalah komunikasi dan solidnya komitmen teamwork dalam menjalankan seluruh program safety.

Manfaat Training

Memahami dan mampu mempraktikan komunikasi yang baik, baik komunikasi lisan maupun tulisan terutama saat melakukan sosialisasi seluruh program safety agar terlaksana dengan baik.

Outline

 Communication Fundamentals

 Communication Process

 Information Processing

 Dissemination of Information

 Shift / Task Handover

 Cultural Differences

 Teamwork Effectiveness

 Responsibility & Leadership

 Decision making

 Keeping Up to date Safety Document

 Error Provoking Behavior

 Assertiveness Target Peserta Seluruh Manager Durasi Training Satu hari

HUMAN PERFORMANCE IN SAFETY PROGRAM

Konsep

Manusia memiliki keterbatasan baik dilihat dari sisi fisiologi maupun psikologi. Kedua sisi ini harus diungkap secara komprehensive agar segala possibility yang memungkinkan tidak terlasksananya program safety bisa diantisipasi sedini mungkin.

Manfaat Training

 Memahami manusia dari sisi fisiologi maupun sisi psikologis

 Mampu pengendalian aspek internal dan eksternal karyawan yang memungkin performansi kerja menurun Outline

 Vision & Hearing

 Information Processing

 Attention & Perception and Memory

 Claustrophobia & Physical Access

 Motivation

 Fitness / Healthy

 Workload Management

 Fatigue

 Alcohol, Medication, & Drugs

 Physical Work, Repetitive Task, Complacency

 Safety Individual habbit Target Peserta

Staf/Manager/Sr.Manager Durasi Training Satu hari

(35)

QHSE TRAINING & CONSULTING HUMAN ERROR IN SAFETY IMPLEMENTATION

Konsep

Kasus incident / accident yang terjadi ternyata tidak berdiri sendiri. Dan factor penyebab utama yang sering terjadi adalah karena Human Error. Untuk itu sangat diperlukan mengenai pemahaman human error. To minimize error, we must understand of error itself.

Manfaat Trainig

 Memahami konsep human error

 Mampu mencegah terjadinya human error Outline

 Error Models & Theories

 Dirty Dozen

 Lack of Communication & Teamwork

 Lack of Knowledge & Resources

 Lack of Awareness & Assertiveness

 Norms, Pressure & Complacency

 Distraction, Fatigue & Stress

 Types of Error

 Violations

 Implication of Error

 Avoiding and Managing Error

 Human Reliability

 Circadian Cycle

 Murphy‟s Law Target Peserta

Staf/Manager/Sr.Manager Durasi Training Satu hari

SAFETY TRAINING & EDUCATION

Konsep

Ketika manajemen perusahaan memiliki komitmen yang tinggi dalam hal implementasi safety program, maka hal yang urgent adalah menentukan kebutuhan, jenis, dan perencanaan akan training – training yang harus dilakukan di internal perusahaan.

Manfaat Training

 Memahami metode penyusunan pelatihan K3 tepat sasaran

 Mampu melakukan evaluasi pelatihan Outline

 Safety Training Identification

 Safety Training Career

 How to Train

 When to Train

 What to Train

 In House & Public Training

 Safety Training Evaluation

 Safety Training Report

 Type of Safety Training

 Safety Training Course Containt

 Safety Award

 Managing award Program

 Award Criteria Target Peserta

Staf/Manager/Sr.Manager Durasi Training Dua hari

Referensi

Dokumen terkait

Produk yang akan dikembangkan dalam penelitian ini adalah bahan ajar matematika berbasis Mind Mapping untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa kelas IX SMP

*te yang berbeda pada laporan keuangan dinilai pada 'aktu yang berbeda, dengan hasil bah'a rasio dapat berubah dari 'aktu ke 'aktu eskipun !aktor yang endasari

Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Pemeriksa Pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Tunjangan Jabatan

Dari hasil analisis pada perhitungan optimasi yang dilakukan dengan pendekatan Dynamic Programming terbukti menghasilkan nilai maksimum TXOP yang sama, baik dengan

Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan prestasi belajar siswa kelas kelompok eksperimen yang diajar dengan menggunakan peta dan globe dengan

Setelah melakukan identifikasi risiko dan penilaian risiko selanjutnya adalah melakukan pengendalian bahaya yang bertujuan untuk dapat menghilangkan bahaya yang

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis perilaku mahasiswa UNNES baik di lingkungan kampus dan lingkungan kost nya dalam mengelola sampah

Masyarakat biasanya menjual rumput laut yang telah kering pemasaran dilakukan dengan 3 saluran, saluran 1 adalah petani menjual rumput lautnya ke pedagang besar dan