26 3.1 Objek dan Subjek Penelitian
Objek pada penelitian ini adalah Sistem Informasi Panda yang digunakan oleh perangkat desa di Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng, perangkat desa di Desa Pangebatan Kecamatan Karanglewas dan perangkat desa di Desa Karangkedawung Kecamatan Sokaraja. Sedangkan subjek pada penelitian ini ada Pengguna Sistem Informasi Desa Panda atau perangkat desa di Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng, perangkat desa di Desa Pangebatan Kecamatan Karanglewas dan perangkat desa di Desa Karangkedawung Kecamatan Karangkedawung.
3.2 Alat dan Bahan Penelitian
Alat dan bahan yang dipakai pada penelitian ini adalah:
3.2.1 Alat Penelitian
Alat yang dipakai pada penelitian terbagi menjadi dua bagian yaitu perangkat keras dan perangkat lunak. Alat yang digunakan pada penelitian ini yaitu:
a. Perangkat Keras a) Laptop Lenovo Spesifikasi:
• Intel(R) Celeron(R) CPU N2840
• 64-bit Operating Sistem, x64-based processor b) Handphone Oppo A54
Spesifikasi:
• Versi Android 10
• RAM 4,00 GB b. Perangkat Lunak
a) Sistem Informasi Desa Panda sebagai objek penelitian.
b) Microsoft Word 2016 digunakan untuk menyusun laporan penelitian.
c) SPSS digunakan untuk membantu pengolahan data yang didapatkan dari kuisioner.
d) Microsoft Excel 2016 digunakan untuk membantu pengolahan data yang didapatkan dari kuisioner.
e) Microsoft Visio 2016 digunakan untuk membuat diagram pada laporan penelitian.
f) Microsoft Power Point 2016 digunakan untuk mempresentasikan hasil dari laporan penelitian.
3.2.2 Bahan Penelitian
Bahan yang dipakai pada penelitian ini yaitu bahan primer dan bahan sekunder. Bahan primer merupakan data permasalahan pada pengguna Sistem Informasi Desa Panda pada yang didapat dengan cara observasi dan wawancara dengan narasumber. Sedangkan data sekunder merupakan tinjauan pustaka pada beberapa pustaka yang terkait dengan penelitian ini.
3.3 Diagram Alir Penelitian
Diagram alir penelitian merupakan rancangan penelitian yang akan dilakukan pada penelitian ini. Alur pada penelitian ini dapat dilihat pada gambar 3.1 dibawah:
Gambar 3. 1 Diagram Alir Penelitian
INPUT PROCESS OUTPUT
Studi Pendahuluan
Wawancara
Studi Literatur
Penentuan Populasi dan Sampel
Analisis Data
Pengumpulan Data Rekomendasi Perbaikan
Agar penelitian lebih terstruktur, maka Langkah-langkah yang diperlukan adalah:
3.3.1 Studi Pendahuluan
Studi pendahuluan merupakan tahap untuk mencari referensi terkait topik yang relevan dengan sistem informasi desa. Tahap ini juga bisa digunakan sebagai cara untuk mencari referensi terkait metode yang akan dipakai untuk menyelesaikan persoalan yang ada pada sistem informasi desa. Sehingga dalam proses wawancara ketika ditemukan masalah dapat langsung ditemukan metode yang sesuai.
3.3.2 Wawancara
Wawancara merupakan tahap dimana identifikasi masalah dilakukan.
Wawancara dilakukan dengan pihak PT. Puskomedia Indonesia Kreatif selaku penyedia layanan Sistem Informasi Panda. Setelah melakukan wawancara dengan pihak PT. Puskomedia Indonesia Kreatif dan juga perangkat desa di Desa Karangnangka, Desa Pangebatan dan Desa Karangkedawung, didapati masalah terkait penerimaan pengguna terhadap Sistem Informasi Panda. Hal ini disebabkan belum pernah dilakukannya penelitian mengenai tingkat penerimaan pengguna terhadap Sistem Informasi Panda. Maka dari itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi minat pengguna terhadap Sistem Informasi Panda.
3.3.3 Studi Literatur
Studi literatur merupakan tahap untuk mencari referensi literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. Referensi yang berkaitan antara lain mengenai analisis penerimaan pengguna, metode UTAUT, dan Analisis Deskriptif. Referensi tersebut bersumber dari jurnal, buku, internet dan juga sumber lainnya yang valid.
Tujuan dari studi literatur yaitu menambah wawasan dan pengetahuan sehingga dapat membantu menyelesaikan penelitian ini.
3.3.4 Penentuan Populasi dan Sampel
Pada tahap ini merupakan tahap yang digunakan untuk menentukan populasi dan sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini. Populasi dan sampel pada penelitian ini yaitu:
a. Populasi
Populasi adalah seluruh individu yang akan diteliti. Populasi adalah kumpulan dari orang atau individu dengan kriteria yang telah ditetapkan.
Definisi lain dari populasi yaitu sekelompok orang, kejadian atau segala sesuatu yang memiliki karakteristik tertentu[26]. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh perangkat desa yang menggunakan Sistem Informasi Panda yang berjumlah 32 orang dengan penjabaran sebagai berikut:
Tabel 3. 1 Data Perangkat Desa
No Nama Desa Jumlah Perangkat Desa
1. Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng 11 Orang 2. Desa Pangebatan Kecamatan Karanglewas 11 Orang 3. Desa Karangkedawung Kecamatan Sokaraja 10 Orang
b. Sampel
Sampel adalah bagian dari suatu populasi. Statistik sampel dihasilkan dari analisis data sampel yang dilakukan secara kuantitatif, statistik sampel digunakan untuk memperkirakan parameter dari populasi. Peneliti dapat meneliti seluruh bagian dari populasi atau Sebagian dari populasi[26].
Untuk menentukan jumlah sampel dapat menggunakan rumus Slovin, yaitu:
𝑛 = 𝑁
1 + 𝑁(𝑒2)
(3.1) Keterangan:
N = Jumlah Populasi n = Jumlah sampel
e = Batas toleransi kesalahan (error tolerance)
Setelah menentukan jumlah sampel kemudian pada penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling untuk pengambilan sampel.
Simple Random Sampling yaitu salah satu teknik penentuan sampel secara acak dan sederhana tanpa memperhatikan kriteria tertentu yang ada di dalam[26]. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu berjumlah 32 sampel atau seluruh bagian dari populasi. Karena ukuran sampel yang layak dalam sebuah penelitian adalah antara 30 sampai 500 sampel[27].
3.3.5 Pengumpulan Data
Pengumpulan data merupakan tahap yang dilakukan untuk memperoleh data yang dibutuhkan guna menunjang penelitian. Proses ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuisioner kepada perangkat desa di Desa Karangnangka, Desa Pangebatan dan Desa Karangkedawung selaku pengguna Sistem Informasi Panda.
Kuisioner disusun atas beberapa pertanyaan yang berdasar pada variabel UTAUT.
Pada penelitian ini menggunakan Skala Likert untuk mengetahui pendapat dari responden pada setiap pertanyaan yang diberikan. Responden akan memilih salah satu pilihan yang tersedia. Jika menggunakan Skala Likert, variabel yang akan diukur dijabarkan dengan indikator variabel. Indikator tersebut akan dijadikan sebagai acuan untuk menyusun item instrumen penelitian yang dapat berupa pertanyaan atau pernyataan. Jawaban pada setiap instrumen yang menggunakan Skala Likert mempunyai indikator yang berbeda dari sangat positif hingga sangat negatif. Skala Likert yang digunakan akan menggunakan indikator yang dapat dilihat pada tabel 3.2 dibawah ini[3].
Tabel 3. 2 Skala Likert Indikator Nilai Sangat Tidak Setuju 1
Tidak Setuju 2
Netral 3
Setuju 4
Sangat Setuju 5
3.3.6 Analisis Data
Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif atau statistika deskriptif. Analisis deskriptif merupakan teknik yang digunakan untuk mengolah data berupa angka kemudian menafsirkannya dengan memberi penjelasan. Langkah-langkah yang dilakukan pada tahap analisis data ini yaitu:
a. Analisis Deskriptif
Analisis Deskriptif terdiri dari:
1. Mencari skor terendah dan tertinggi 2. Menghitung nilai rata-rata (Mean)
3. Menghitung simpangan baku (Standar Deviation) b. Analisis SEM
Langkah pada analisis SEM yaitu:
1. Pengembangan Model 2. Pembentukan Path Diagram
3. Konversi diagram alur ke dalam persamaan SEM 4. Pemilihan matriks input dan Teknik estimasi 5. Menilai Problem Identifikasi
6. Evaluasi Model 7. Interpretasi Model c. Uji Hipotesis
Untuk melihat nilai signifikansi pengaruh antar variabel maka diperlukan uji hipotesis. Uji yang akan dilakukan pada penelitian ini yaitu uji bootstrapping.
Langkah yang akan dilakukan yaitu menentukan taraf signifikansi selanjutnya menentukan nilai signifikansi[28]. Nilai signifikansi digunakan untuk menentukan apakah hipotesis diterima atau tidak.
3.3.7 Rekomendasi Perbaikan
Rekomendasi Perbaikan merupakan output atau hasil pada penelitian ini.
Rekomendasi perbaikan terdapat pada kesimpulan dan saran yang diberikan.
Kesimpulan berisikan rangkuman yang telah dilakukan pada penelitian ini sehingga lebih mudah dipahami dan lebih ringkas. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu hasil
penelitian yang telah dilakukan. Saran merupakan sebuah rekomendasi yang dihasilkan dari hasil penelitian. Saran yang dihasilkan pada penelitian ini yaitu rekomendasi perbaikan dari sisi pengguna Sistem Informasi Panda.
3.4 Hipotesis Penelitian
Hipotesis pada penelitian ini sebagai berikut:
H1 : Performance Expectancy berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention Sistem Informasi Panda.
H2 : Effort Expectancy berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention Sistem Informasi Panda.
H3 : Social Influence berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention Sistem Informasi Panda.
H4 : Facilitating Conditions berpengaruh signifikan terhadap Use Behavior Sistem Informasi Panda.
H5 : Behavioral Intention berpengaruh signifikan terhadap Use Behavior Sistem Informasi Panda.
H6 : Variabel Gender memoderasi Performance Expectancy terhadap Behavioral Intention Sistem Informasi Panda.
H7 : Variabel Age memoderasi Performance Expectancy terhadap Behavioral Intention Sistem Informasi Panda.
H8 : Variabel Gender memoderasi Effort Expectancy terhadap Behavioral Intention Sistem Informasi Panda.
H9 : Variabel Age memoderasi Effort Expectancy terhadap Behavioral Intention Sistem Informasi Panda.
H10 : Variabel Experience memoderasi Effort Expectancy terhadap Behavioral Intention Sistem Informasi Panda.
H11 : Variabel Gender memoderasi Social Influence terhadap Behavioral Intention Sistem Informasi Panda.
H12 : Variabel Age memoderasi Social Influence terhadap Behavioral Intention Sistem Informasi Panda.
H13 : Variabel Experience memoderasi Social Influence terhadap Behavioral Intention Sistem Informasi Panda.
H14 : Variabel Voluntariness of Use memoderasi Social Influence terhadap Behavioral Intention Sistem Informasi Panda.
H15 : Variabel Age memoderasi Facilitating Conditions terhadap Use Behavior Sistem Informasi Panda.
H16 : Variabel Experience memoderasi Facilitating Conditions terhadap Use Behavior Sistem Informasi Panda.