• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASISSTED INDIVIDUALIZATION DAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI POKOK JAJAR GENJANG DAN BELAH KETUPAT.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASISSTED INDIVIDUALIZATION DAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI POKOK JAJAR GENJANG DAN BELAH KETUPAT."

Copied!
93
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Tabel
Gambar 2.  Foto kegiatan pembelajaran .........................................................
Gambar (i)   Gambar (ii)
Tabel 3.1. Desain penelitian
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Ada tidaknya perbedaan hasil belajar ekonomi antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model kooperatif TAI dengan model

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Prestasi Belajar Peserta Didik Kelas X IIS 1 Mata

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK YANG DIAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS DAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION.. Diajukan Untuk

Dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization di kelas VIII SMP Negeri 03 Sungai Raya diharapkan adanya pengaruh yang

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan apakah: (1) model pembelajaran kooperatif tipe TAI memberikan hasil belajar belajar statistika yang lebih baik

Hasil dari penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik kelas VII-A SMP Negeri 1 Kebomas melalui model pembelajaran kooperatif Teams

Mengingat hasil refleksi pada siklus I masih banyak peserta didik yang belum terbiasa dengan kondisi belajar kooperatif terutama dalam penerapan model pembelajaran

Hasil penelitian ini menunjukkan prestasi belajar sejarah peserta didik pada model kooperatif jigsaw lebih baik dari pada prestasi belajar sejarah peserta didik pada