LAMPIRAN
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG
FAKULTAS USHULUDDIN, ADAB, DAN DAKWAHJalan Mayor Sujadi Timur 46 Tulungagung - Jawa Timur 66221 Telepon (0355) 321513 Fax. (0355) 321656
TULUNCAGUNG Website fuad iain-tulungagung ac.id E-mail- fuad@ian-tulungagung ac ld
Nomor : 414/ln. 12/F.lll/TL.01/6/20 21 Juni 2021
Lampiran : -
Hal : IZIN PENELITIAN
Yth. Ketua Jurusan Psikologi Islam IAIN Tulungagung DiTempat
Assalamualaikum wr. wb.
Dalam rangka menyelesaikan tugas akhir program sarjana (S1) maka setiap mahasiswa diwajibkan menyusun skripsi. Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengharap dengan hormat atas kesediaan Bapak/lbu untuk memberikan izin kepada mahasiswa berikut ini:
Nama : Lailatul Mukaromah
NIM : 12308173098
Jurusan : Psikologi Islam
Telepon : 085608658990
Waktu Penelitian : 01 Juni s/d 30 Juli 2021
Untuk melakukan penelitian di instansi/lembaga Bapak/lbu, dengan judul skripsi
"hubungan antara Burnout dengan Distres Psikologis pada Mahasiswa dalam Menjalani Pembelajaran Daring dimasa Pandemi Covid-19".
Demikian surat ini atas perhatian dan kesediaan Bapak/lbu disampaikan terima kasih.
Wassalamualaikum wr. wb.
Khamami,
Lc.,
M.A.2. Yang bersangkutan sebagai pegangan
Kisi-Kisi Skala Burnout (Untuk Uji Coba)
Dimensi Indikator Aitem Pernyataan
Nilai Aiken’
s V
No.
Ite m Exhaustio
n
Kelelahan tak biasa yang ditandai secara fisik maupun emosi
1. Saya merasa jenuh dengan aktivitas akademik yang saya jalani
O,95 5
2. Tuga-tugas kuliah membuat saya merasa tertekan
0,95 17
3. Saya memulai aktivitas belajar dengan hati yang
penuh semangat (*) 0,95 15
4. Berbagai jenis tugas dan aktivitas akademik yang ada membuat saya semakin tertantang (*)
0,90 23
Energi yang terkuras habis
5. Aktivitas akademik yang saya jalani membuat saya merasa kelelahan
0,90 9
6. Energi yang saya miliki banyak terhabiskan dalam menjalani aktivitas
akademik yang harus saya ikuti
0,90 1
7. Saya memahami batasan kemampuan diri dalam menjalani studi saya (*)
0.90 14
8. Selama kelas berlangsung, saya menjalani dengan penuh semangat (*)
0,85 4
Cynicism meminimalka n keterlibatan terhadap stressor
9. Saya menjadi malas menyelesaikan tugas dari dosen dengan segera
0.90 16
10. Jika bisa memilih, saya ingin menghindari tugas
yang sulit bagi saya 0,90 2
11. Saya selalu antusias dengan kegiatan akademik
(studi) yang saya jalani (*) 0,90 24 12. Saya akan mengutamakan
tugas studi saya, daripada kegiatan/pekerjaan yang
0,95 3
Bersikap tak perduli dan abai hingga putus asa pada tujuan studi
13. Saya menjadi apatis dengan pentingnya tujuan studi saya
0,95 7
14. Saya mengabaikan rencana studi yang telah saya impikan
0,95 18
15. Saya berusaha memprioritaskan tanggungjawab saya sebagai mahasiswa (*)
0,95 8
16. Tugas akademik adalah pekerjaan yang harus saya
utamakan (*) 0,95 20
Reduce ecademic efficacy
Perasaan tidak
kompeten 17. Saya pesimis
mendapatkan nilai yang baik
0,95 19
18. Saya merasa gagal dalam
memaksimalkan studi saya 0,90 6 19. Saya telah mempelajari
banyak hal yang menarik selama studi saya (*)
0,95 10
20. Saya yakin dapat memberikan kontribusi positif dikelas (*)
0,90 12
Menurunnya efektivitas kinerja sebagai mahasiswa
21. Saya tidak puas atas
kinerja studi saya 0,90 22
22. Saya sulit memecahkan
tugas studi secara efisien 0,95 11 23. Saya berhasil menjalankan
studi saya secara efektif (*)
0,95 21
24. Saya bersemangat ketika tujuan studi saya tercapai (*)
0,90 13
Jumlah 24
(*)Pernyataan Unfavorabel
Aitem pernyataan yang berwarna kuning (24) adalah aitem yang gugur setelah diuji diskriminasi aitem.
Kisi-Kisi Skala Distres Psikologis
Dimensi Indikator Aitem Pernyataan
Nilai Aiken’
s V
No.
Aite m Suasana
hati depresi
Perasaan sedih yang mendalam
1. Saya tiba-tiba
merasakan kepedihan
yang teramat dalam 0,95 17 2. Saya merasa kehilangan
minat pada beberapa aktivitas yang biasanya saya sukai/kerjakan
0,95 10
3. Saya merasa berat sekali untuk melakukan kegiatan
0,95 16
4. Saya memaknai setiap kejadian dalam hidup saya (*)
0,80 18
5. Saya merasa memiliki banyak support sistem yang mendukung saya (*)
0,80 8
6. Saya menjalani hari-
hari dengan optimis (*) 0,80 2 Menyalahkan
diri sendiri 7. Menjadi mudah
mengkritik diri sendiri 0,95 9 8. Saya merasa terbebani
dengan rasa bersalah 0.9 19 9. Saya merasa kecewa
terhadap diri sendiri 0,80 1 10. Saya dapat mengambil
sisi positif dari
kesalahan yang pernah saya lakukan (*)
0,80 14
11. Saya menyadari bahwa kegagalan bukan seluruhnya kesalahan saya (*)
0,85 3
Kecemasa
n Keterangsanga
n secara
fisiologis
12. Saya merasa mengalami ketegangan saraf dibelakang leher, saat
0.95 7
13. Mengalami sulit tidur
dan tiba-tiba terbangun 0,95 15 14. Saya merasa kelelahan
tanpa sebab yang jelas 0,95 20 15. Saya dapat tidur dengan
nyenyak dan bangun pagi terasa lebih fit (*)
0,80 21
16. Saya memiliki energi yang baik untuk
menjalani hari-hari saya dengan semangat (*)
0,90 4
17. Saya bisa tetap tenang untuk mengambil keputusan dengan cepat dalam berbagai situasi (*)
0,90 12
Perasaan aprehensif, sesuatu yang buruk akan terjadi
18. Saya gelisah, karena memikirkan hal
terburuk yang mungkin akan terjadi diluar rencana
0,90 6
19. Saya menjadi mudah
marah/tersinggung 0,90 22
20. Saya membuat rencana yang detail dari jauh- jauh hari
0,90 5
21. Saya menyukai hal-hal yang serba mendadak
(*) 0,80 13
22. Saya lebih antusias pada perubahan yang
spontan (*) 0,85 11
Jumlah 22
(*)Pernyataan unfavorabel
Aitem pernyataan yang berwarna kuning (3, 5, 11, dan 13) adalah aitem yang gugur setelah diuji diskriminasi aitem.
HASIL VALIDITAS EMPIRIK DENGAN FORMULA AIKEN’S V (n=5) Skala Burnout
Skala Distres Psikologis
TABULASI SKORING KUESIONER UJI COBA (n=34)
Skala burnout
Skala Distres Psikologis
HASIL UJI RELIABILITAS DAN DAYA BEDA (DISKRIMINASI AITEM)
1) SKALA BURNOUT a) PUTARAN 1
Uji reliabilitas Uji daya diskriminasi aitem
Case Processing Summary
N %
Cases Valid 34 100.0
Excludeda 0 .0
Total 34 100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Scale Statistics
Mean Variance Std. Deviation N of Items
70.47 210.620 14.513 24
Berdasarkan hasil uji coba terhadap 34 sampel dari total butir sebanyak 24 aitem, didapatkan nilai Cronbach’s Alpha 0,909, yang berarti skala ini dinyatakan reliabel. Namun, terdapat 1 aitem yang gugur setelah dilakukan uji daya beda karena memiliki daya pembeda kurang dari 0,3 yaitu aitem butir nomor 13.
b)
PUTARAN KE-2
Uji reliabilitas
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha
N of Items
.909 24
Item-Total Statistics
Scale Mean if Item Deleted
Scale Variance if Item Deleted
Corrected Item-Total Correlation
Cronbach's Alpha if Item
Deleted
B1 66.85 190.735 .632 .903
B2 66.41 196.492 .461 .907
B3 68.15 200.614 .389 .908
B4 67.29 196.638 .499 .906
B5 66.50 197.227 .367 .909
B6 67.00 184.485 .702 .901
B7 67.38 184.001 .714 .901
B8 68.65 201.872 .380 .908
B9 66.50 190.136 .663 .902
B10 68.65 199.084 .513 .906
B11 67.15 195.038 .501 .906
B12 67.88 197.865 .409 .908
B13 68.62 206.789 .153 .911
B14 68.32 199.619 .373 .908
B15 67.79 196.047 .424 .908
B16 67.00 191.273 .521 .906
B17 66.76 191.519 .632 .903
B18 67.65 185.932 .715 .901
B19 67.50 183.348 .748 .900
B20 68.50 200.197 .393 .908
B21 67.65 194.902 .479 .906
B22 67.15 194.917 .426 .908
B23 67.76 190.610 .578 .904
B24 67.71 191.426 .589 .904
Case Processing Summary
N %
Cases Valid 34 100.0
Excludeda 0 .0
Total 34 100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Scale Statistics
Mean Variance Std. Deviation N of Items
68.62 206.789 14.380 23
Berdasarkan hasil uji coba terhadap 34 sampel dari total butir sebanyak 24 aitem, didapatkan nilai Cronbach’s Alpha 0,911, yang berarti skala ini dinyatakan
reliabel dan
mengalami
peningkatan setelah digugurkan aitem yang tidak memenuhi
kriteria uji
diskriminasi aitem (r
> 0,3).
2) SKALA DISTRES PSIKOLOGIS a) PUTARAN KE-1 Reliability Statistics
Cronbach's Alpha
N of Items
.911 23
Item-Total Statistics
Scale Mean if Item Deleted
Scale Variance if Item Deleted
Corrected Item-Total Correlation
Cronbach's Alpha if Item
Deleted
B1 65.00 186.909 .638 .905
B2 64.56 192.799 .461 .909
B3 66.29 197.123 .378 .910
B4 65.44 193.345 .483 .908
B5 64.65 192.902 .386 .911
B6 65.15 180.675 .708 .903
B7 65.53 180.681 .706 .903
B8 66.79 198.411 .366 .910
B9 64.65 186.296 .670 .905
B10 66.79 195.138 .523 .908
B11 65.29 190.941 .516 .908
B12 66.03 194.211 .407 .910
B14 66.47 196.135 .363 .911
B15 65.94 192.542 .418 .910
B16 65.15 187.281 .531 .908
B17 64.91 187.901 .631 .905
B18 65.79 182.653 .705 .903
B19 65.65 179.932 .743 .902
B20 66.65 196.417 .394 .910
B21 65.79 191.017 .486 .908
B22 65.29 190.941 .435 .910
B23 65.91 186.750 .585 .906
B24 65.85 188.129 .577 .906
Case Processing Summary
N %
Cases Valid 34 100.0
Excludeda 0 .0
Total 34 100.0
Scale Statistics
Mean Variance Std. Deviation N of Items
61.94 177.451 13.321 22
Uji reliabilitas
Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha N of Items
.883 22
Uji daya diskriminasi aitem (korelasi skor aitem-skor skala) Item-Total Statistics
Scale Mean if Item Deleted
Scale Variance if Item Deleted
Corrected Item- Total Correlation
Cronbach's Alpha if Item
Deleted
DP1 58.76 152.488 .763 .868
DP2 59.65 161.932 .665 .874
DP3 59.79 171.926 .183 .885
DP4 59.50 156.197 .670 .872
DP5 58.62 181.940 -.190 .896
DP6 58.18 158.332 .581 .874
DP7 59.26 156.140 .539 .876
DP8 59.18 159.907 .554 .875
DP9 59.00 161.212 .612 .874
DP10 58.35 163.690 .545 .876
DP11 59.06 168.481 .265 .884
DP12 59.00 162.848 .508 .877
DP13 58.41 169.219 .173 .889
DP14 59.97 170.332 .353 .881
DP15 59.12 158.289 .506 .877
DP16 59.09 163.780 .335 .883
DP17 59.32 152.710 .781 .868
DP18 59.50 167.833 .442 .879
DP19 58.97 156.757 .697 .871
DP20 58.79 159.138 .581 .875
DP21 59.50 163.894 .496 .877
DP22 59.74 159.898 .591 .874
Berdasarkan hasil uji coba terhadap 34 sampel dari total butir sebanyak 22 aitem, didapatkan nilai Cronbach’s Alpha 0,883, yang berarti skala ini dinyatakan reliabel. Namun, terdapat 4 aitem yang gugur setelah dilakukan uji daya beda karena memiliki daya pembeda kurang dari 0,3 yaitu aitem nomor 3, 5, 11, dan 13.
b) PUTARAN KE-2
Uji reliabilitas Uji Daya Diskriminasi aitem
Berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan dari 34 sampel dari total butir sebanyak 18 aitem, didapatkan nilai Cronbach’s Alpha 0,911. Yang berarti skala ini dinyatakan reliabel dan mengalami peningkatan setelah digugurkan aitem yang tidak memenuhi kriteria uji diskriminasi aitem (r > 0,3). Sehingga aitem yang tersisa sebanyak 18 butir yang telah lolos uji diskriminasi aitem.
Case Processing Summary
N %
Cases Valid 34 100.0
Excludeda 0 .0
Total 34 100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Scale Statistics
Mean
Varian ce
Std.
Deviation
N of Items 50.06 161.69
3
12.716 18
Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha N of Items
.911 18
Item-Total Statistics
Scale Mean if Item Deleted
Scale Variance if Item Deleted
Corrected Item-Total Correlation
Cronbach's Alpha if Item
Deleted
DP1 46.88 137.622 .773 .900
DP2 47.76 147.276 .646 .905
DP4 47.62 141.880 .652 .904
DP6 46.29 143.062 .595 .906
DP7 47.38 141.395 .537 .908
DP8 47.29 145.729 .524 .908
DP9 47.12 145.258 .653 .905
DP10 46.47 147.287 .604 .906
DP12 47.12 149.258 .445 .910
DP14 48.09 154.386 .381 .911
DP15 47.24 144.852 .458 .911
DP16 47.21 146.532 .399 .913
DP17 47.44 137.102 .819 .899
DP18 47.62 152.789 .427 .910
DP19 47.09 140.871 .740 .902
DP20 46.91 143.053 .624 .905
DP21 47.62 147.819 .535 .908
DP22 47.85 143.463 .649 .904
Tabel Dasar Teori Variabel Burnout
Nama Variabel : Burnout. Skala ini dikembangkan berdasarkan dimensi dari Maslach Burnout Inventory-Survey Student (MBI-SS) yang disusun oleh Schaufeli et al. (2002), yakni exhaustion, cynicism, dan reduced academic efficacy, yang dikhususkan untuk menilai sindrom burnout dikalangan pelajar.
Definisi Operasional : Burnout merupakan suatu peristiwa psikologis ketika individu dihadapkan pada tekanan yang intens, dimana sumber daya yang dimiliki tidak lagi mampu mengimbangi tuntutan yang dibebankan, ditandai dengan kelelahan yang luar biasa baik secara fisik maupun psikis, menjadi bersikap sinisme dan mengambil jarak terhadap aktivitas akademiknya, sehingga menyebabkan timbulnya perasaan tidak berkompeten dan pencapaian personal yang menurun.
Aspek/Dimensi Perilaku
: 1. Exhaustion : sebuah respon pertama terhadap sumber stres (yakni tuntutan studi/aktivitas akademik), yang ditandai dengan perasaan kelelahan/letih yang tidak biasa, baik secara fisik dan secara emosional, merasa banyak energinya telah terkuras habis serta kekurangan energi untuk tuntutan akademik yang akan dihadapinya namun sulit untuk pulih
2. Cynicism/depersonalization : merupakan sebuah upaya untuk meminimalkan keterlibatan terhadap sumber stres dan lingkungan sosial yang terlibat, dengan bersikap acuh tak acuh dan mengabaikan bahkan putus asa terhadap tujuan studi, sebagai upaya perlindungan diri dari perasaan kecewa setelah mengalami kelelahan.
3. Reduce academic efficacy : mengacu pada menurunnya keyakinan terhadap kemampuan akademik, menyebabkan timbulnya perasaan tidak kompeten untuk melakukan
Sumber Pustaka : - Maslach, C., & Leiter, M. P. (1997). The truth about burnout:
How organizations cause personal stress and what to do about it. Jossey-Bass.
https://psycnet.apa.org/record/1997-36453-000
- Schaufeli, W. B., Martínez, I. M., Pinto, A. M., Salanova, M., &
Barker, A. B. (2002). Burnout and Engagement in University Students a Cross-National Study. Journal of Cross-Cultural Psychology, 33(5), 464–481.
https://doi.org/10.1177/0022022102033005003
NO
. DIMENSI INDIKATOR FAVORABE
L UNFAVORABE
L ∑
1. Exhaustio n
Kelelahan yang ditandai secara fisik maupun emosi
5, 16 14, 22 4
Merasa banyak eneri yang terkuras habis
9, 1 13, 4 4
2. Cynicism
Meminimalka n keterlibatan terhadap stressor
15, 2 23, 3 4
Bersikap tak perduli dan abai, hingga putus asa pada tujuan studi
7, 17 8, 19 4
3.
Reduce academic
efficacy
Perasaan tidak
kompeten 18, 6 10, 12 4
Menurunnya efektivitas kinerja sebagai mahasiswa
21, 11 20 3
Jumlah 12 11 23
BLUEPRINT SKALA BURNOUT
Tabel Dasar Teori Variabel Distres Psikologis Nama Variabel : Distres Psikologis.
Definisi Operasional : Distres psikologis adalah suatu kondisi negatif yang menimbulkan tekanan, seperti kepedihan, penyesalan, kecemasan, kegelisahan, ketidaknyamanan, serta dapat mempengaruhi individu secara langsung maupun tidak langsung yang terkait dengan kondisi kesehatan fisik dan mental lainnya
Aspek/Dimensi Perilaku : 1. Suasana hati depresi: Berkaitan dengan perasaan sedih yang mendalam, dan disertai perasaan menyalahkan diri sendiri.
2. Kecemasan: keadaan Emosional individu saat merespon suatu ancaman, yang ditandai dengan keterangsangan secara fisiologis, perasaan menegangkan yang tidak menyenangkan, dan perasaan aprehensif bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi
Sumber Pustaka : - Mirowsky, J., & Ross, C. E. (2003). Social Causes of Psychological Distress (2nd ed.). Aldine de gruyter.
- Nevid, J.S., Rathus, S.A., &Greene, B. (2005).
Psikologi Abnormal jilid 1 terjemahan. Jakarta:
Erlangga
BLUEPRINT SKALA DISTRES PSIKOLOGIS NO
.
DIMENSI INDIKATOR FAVORABE L
UNFAVORABE L
∑
1. DEPRESI
Perasaan sedih yang
mendalam
8, 12, 13 2, 6, 14 6
Menyalahkan
diri sendiri 1, 7, 15 10 4
2. Kecemasa n
Keterangsanga n secara fisiologis
5, 11, 16 3, 9, 17 6
Perasaan
aprehensif 4, 18 - 2
Jumlah 11 7 1
8
TABEL CARA SKORING YANG DIGUNAKAN
Pengisian kuesioner burnout maupun distres psikologis dalam penelitian ini berjenis skala Likert dengan 5 pilihan jawaban, yang dibedakan kedalam 2 sifat pernyataan favorabel dan unfavorabel. Dengan ketentuan skoring yakni sebagai berikut:
Pernyataan Favorabel Skor Pernyataan Unfavorabel Sangat sesuai (STS) 5 Sangat Tidak Sesuai (STS)
Sesuai (S) 4 Tidak Sesuai (TS)
Cukup Sesuai (CS) 3 Cukup Sesuai (CS)
Tidak Sesuai (TS) 2 Sesuai (S)
Sangat Tidak Sesuai (STS) 1 Sangat Sesuai (SS)
Kuesioner Final (PROSES PENGAMBILAN DATA) Kuesioner penelitian
a. (bagian 1. Pendahuluan dalam lembar kuesioner) Assalamu’alaikum wr.wb
Perkenalkan saya Lailatul Mukaromah, mahasiswi prodi Psikologi Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Saat ini sedang menyusun tugas akhir terkait dengan, gambaran kondisi psikologis mahasiswa selama menjalani pembelajaran dengan metode daring dimasa Covid-19. Untuk itu, saya mengharapkan bantuan dan kesediaan Anda untuk mengisi kuesioner ini sesuai dengan kondisi yang Anda alami. Pengisian kuesioner ini hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit. Dalam pengisian kuesioner ini tidak ada jawaban benar ataupun salah.
Adapun kriteria responden:
- Mahasiswa aktif (tidak sedang cuti kuliah), jurusan Psikologi Islam UIN SATU Tulungagung
- Berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan
- Sedang mengikuti program pembelajaran daring dimasa Covid-19
Adapun link kuesioner yang dapat diakses sebagai berikut:
https://forms.gle/mNkprVYW9y4byerBA
Data yang diberikan hanya digunakan untuk kepentingan penelitian, sehingga kerahasiaannya akan terjaga. Kesediaan Anda sangat membantu kelancaran penelitian ini. Atas bantuan dan partisipasi serta ketulusan pengisian kueisoner, saya ucapkan terimakasih.
Wassalamu’alaikum wr.wb
b. (bagian 2. Mengenai pernyataan kesediaan partisipan menjadi responden dalam penelitian ini)
Dengan ini saya bersedia menjadi responden pada penelitian ini mengenai pengalaman mahasiswa menjalani program belajar daring dimasa Covid-19.
selanjutnya saya akan mengisi kuesioner sesuai dengan apa yang saya alami.
selain itu, saya memahami bahwa penelitian ini dapat dipertanggung jawabkan kerahasiaan terhadap saya selaku responden/partisipan.
c. (bagian 3. Petunjuk pengisian data identitas responden)
Sebelum Anda memulai pengisian data, peneliti ingin mengucapkan terimakasih terlebih dahulu atas partisipasi Anda mengikuti penelitian ini.
Lembar Kuesioner ini dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu data diri dan 2 kuesioner. Pada bagian ini, Anda diminta untuk mengisi data diri. Data diri yang diberikan bersifat rahasia, dan hanya diperlukan untuk keperluan pengolahan data dan verifikasi data. Harap mengisi data-data dibawah ini sesuai dengan keadaan Anda sesungguhnya. Terima Kasih. Silahkan mengisikan data diri anda pada kolom dibawah ini:
1. Nama (inisial):...
2. Jenis kelamin: ...
3. Semester:...
4. Angkatan tahun:...
5. Metode pembelajaran yang lebih diminati (pilih salah satu):
a) Tatap muka (Luring) b) Virtual (Daring)
Petunjuk Pengisian
Kueisioner ini terdiri dari berbagai pernyataan yang mungkin sesuai dengan pengalaman atau kondisi yang saat ini Anda alami. Anda diminta untuk memberikan jawaban dengan memberi tanda pada salah satu kolom pilihan jawaban berdasarkan keadaan yang sesungguhnya, yakni berdasarkan jawaban pertama yang terlintas dalam pikiran anda. Karena tidak ada jawaban yang benar atau salah.
Terdapat 5 pilihan jawaban yang disediakan utuk setiap pernyataan yaitu:
STS : Sangat Tidak Sesuai TS : Tidak Sesuai
CS : Cukup Sesuai S : Sesuai
SS : Sangat Sesuai SKALA BURNOUT No
. Pernyataan ST
S TS CS S SS
1. Energi yang saya miliki banyak terkuras dalam menjalani aktivitas akademik yang
harus saya ikuti
2. Jika bisa memilih, saya ingin menghindari tugas yang sulit bagi saya
3. Saya segera menyelesaikan tugas perkuliahan, tanpa menunggu deadline 4. Selama kelas berlangsung, saya menjalani
dengan penuh semangat
5. Saya merasa jenuh dengan aktivitas akademik yang saya jalani
6. Saya merasa gagal dalam memaksimalkan studi saya
7. Saya menjadi apatis dengan pentingnya tujuan studi saya
8. Saya berusaha memprioritaskan
tanggungjawab saya sebagai mahasiswa 9. Aktivitas akademik yang saya jalani
membuat saya merasa kelelahan
10. Saya telah mempelajari banyak hal yang menarik selama studi saya
11. Saya sulit memecahkan tugas studi secara efisien
12. Saya yakin dapat memberikan kontribusi positif dikelas
13. Saya memahami batasan kemampuan diri dalam menjalani studi saya
14. Saya memulai aktivitas belajar dengan hati yang penuh semangat
15. Saya menjadi malas menyelesaikan tugas dari dosen dengan segera
16. Tugas-tugas kuliah membuat saya merasa tertekan
17. Saya mengabaikan rencana studi yang telah saya impikan
18. Saya pesimis mendapatkan nilai yang baik 19. Tugas akademik adalah pekerjaan yang
harus saya utamakan
20. Saya berhasil menjalankan studi saya secara efektif
21. Saya tidak puas atas kinerja studi saya
22. Berbagai jenis tugas dan aktivitas akademik yang ada membuat saya semakin tertantang
SKALA DISTRES PSIKOLOGIS NO
.
Pernyataan ST
S
TS CS S SS
1. Saya merasa kecewa terhadap diri sendiri 2. Saya optimis dalam menjalani hari-hari saya 3. Saya memiliki energi yang baik untuk
menjalani hari-hari saya dengan semangat 4. Saya gelisah, karena memikirkan hal
terburuk yang mungkin akan terjadi diluar rencana
5. Saya merasa mengalami ketegangan saraf dibelakang leher, saat menghadapi perubahan secara tiba-tiba
6. Saya merasa memiliki banyak support sistem yang mendukung saya
7. Menjadi mudah mengkritik diri sendiri 8. Saya merasa kehilangan minat pada
beberapa aktivitas yang biasa saya suka lakukan
9. Saya bisa tetap tenang untuk mengambil keputusan dengan cepat dalam berbagai situasi
10. Saya dapat mengambil sisi positif dari kesalahan yang pernah saya lakukan
11. Mengalami sulit tidur dan tiba-tiba terbangun
12. Saya merasa berat sekali untuk melakukan kegiatan
13. Saya tiba-tiba merasakan kepedihan yang teramat dalam
14. Saya memaknai setiap kejadian dalam hidup saya
15. Saya merasa dibebani dengan rasa bersalah 16. Saya merasa kelelahan tanpa sebab yang
jelas
17. Saya dapat tidur dengan nyenyak dan bangun pagi terasa lebih fit
18. Merasa diliputi dengan perasaan takut akan banyak hal
TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASI ANDA DALAM MENGISI KUESIONER INI.
TABULASI HASIL PENGAMBILAN DATA PENELITIAN SKALA BURNOUT (B1-23) dan DISTRES PSIKOLOGIS (DP1-18)
HASIL UJI STATISTIK PROSES PENGAMBILAN DATA DAN PENGOLAHAN DATA
1.
DESKRIPSI KARAKTERISTIK PARTISIPAN (n=110)
Statistics
JENIS_KELAMI
N SEMESTER
TAHUN_ANGK ATAN
METODE_PEM BELAJARAN
JENIS_KELAMIN
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid laki-laki 11 10.0 10.0 10.0
perempuan 99 90.0 90.0 100.0
Total 110 100.0 100.0
SEMESTER
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid 3-4 27 24.5 24.5 24.5
5-6 16 14.5 14.5 39.1
7-8 67 60.9 60.9 100.0
Total 110 100.0 100.0
TAHUN_ANGKATAN
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid 2017 67 60.9 60.9 60.9
2018 16 14.5 14.5 75.5
2019 27 24.5 24.5 100.0
Total 110 100.0 100.0
METODE_PEMBELAJARAN
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Tatap Muka (Luring) 84 76.4 76.4 76.4
Virtual/Online (Daring) 26 23.6 23.6 100.0
Total 110 100.0 100.0
2.
STATISTIK DESKRIPTIF
Statistik deskriptif adalah pengukuran variabilitas.
Descriptive Statistics
N Range Minimum Maximum Mean
Std.
Deviation Variance
V_BURNOUT 110 70 30 100 63.00 13.425 180.239
V_DISTRES_PSIKOLO GIS
110 49 25 74 52.37 11.465 131.447
Valid N (listwise) 110
a) Kategorisasi Burnout
b) Kategorisasi Distres Psikologis
INFORMASI
DATA EMPIRIK VAR
Rerata 63,00
Deviasi
Standar 13,43
DATA SKALA VAR
Jumlah Butir 23
Skor Butir
Minimal 1
Skor Butir
Maksimal 5
Rerata 69
Deviasi
Standar 15,33
333
KATEGORISASI DATA EMPIRIK
Kategori Krit
eria Freku
ensi Pers en
Rendah < 50 16 14,5
5
Sedang 50 -
76 77 70,0
0
Tinggi 76 < 17 15,4
5
Total 110 100,
KATEGORISASI DATA HIPOTETIK 00
Kategori Krite
ria Freku
ensi Pers en
Rendah < 54 23 20,9
1
Sedang 54 -
84 81 73,6
4
Tinggi 84 < 6 5,45
Total 110
100, 00 KATEGORISASI DATA EMPIRIK
Kategori Krit
eria Freku
ensi Pers en
Rendah < 41 17 15,4
5
Sedang 41 -
64 76 69,0
9
Tinggi 64 < 17 15,4
5 100, INFORMASI
DATA EMPIRIK VAR
Rerata 52,37
Deviasi
Standar 11,47 DATA SKALA VAR
Jumlah Butir 18
Skor Butir
Minimal 1
Skor Butir
Maksimal 5
KATEGORISASI DATA HIPOTETIK
Kategori Krit
eria Freku
ensi Pers en
Rendah < 42 19 17,2
7
Sedang 42 - 80 72,7
3.
UJI NORMALITAS
Uji normalitas merupakan bagian dari uji asumsi dasar, sebelum uji analisis.
Normalitas data, apabila nilai mean, median, modus mendekati sama.
Tujuannya: untuk mengetahui suatu data apakah telah terdistribusi normal atau tidak. Jika hasil normal, maka dapat dilanjutkan dengan pengujian statistika parametrik. Namun, jika data tidak terdistribusi normal, maka pengujian hipotesis menggunkan statistik non-parametrik.
Ketentuan:
Uji normalitas menggunakan analisa grafik: apabila grafik data menunjukkan semakin dekat (tinggi) dengan garis normal, maka data terdistribusi normal. Apabila data menunjukkan semakin semakin rendah (menjauhi) garis normal, maka data tidak terdistribusi normal.
Uji normalitas melalui Kolmogorov-Smirnov: Apabila nilai signifikansi lebih dari 0,05 (sig. > 0,05) maka dinyatakan bahwa data terdistribusi normal. Sebalikya, jika nilai signifikansi kurang dari 0,05 maka dinyatakan bahwa data tidak terdistribusi normal.
a) Analisa grafik
b) Kolmogorov-Smirnov
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic df Sig.
V_BURNOUT .048 110 .200* .995 110 .967
*. This is a lower bound of the true significance.
a. Lilliefors Significance Correction
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic df Sig.
V_DISTRES_PSIKOLOGIS .063 110 .200* .984 110 .220
*. This is a lower bound of the true significance.
a. Lilliefors Significance Correction
c) Residual statistik (one-sample kolmogorov smirnov) One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 110
Normal Parametersa,b Mean .0000000
Std. Deviation 8.72861169
Negative -.057
Test Statistic .057
Asymp. Sig. (2-tailed) .200c,d
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
d. This is a lower bound of the true significance.
4.
UJI LINEARITAS
Fungsi: untuk mengetahui bentuk hubungan antara vaiabel X dan Y, apakah memiliki hubungan searah (linear) ataukah tidak (hubungan berlawanan).
Ketentuan:
jika nilai sig. Deviation From Linearity > 0,05, maka terdapat hubungan yang linear antara variabel bebas dengan variabel terikat.
Berdasarkan hasil uji linearitas diketahui nilai signifikansi Deviation From Linearity
0.687 > 0,05. Artinya, terdapat hubungan yang linear antara variabel burnout dan variabel distres psikologis.
ANOVA Table
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
V_DISTRES_PSIKO LOGIS *
V_BURNOUT
Between Groups
(Combined) 9435.452 49 192.560 2.362 .001
Linearity 6023.154 1 6023.154 73.869 .000
Deviation from Linearity
3412.297 48 71.090 .872 .687
Within Groups 4892.267 60 81.538
Total 14327.718 109
5. UJI KORELASI
Kriteria uji:
Korelasi pearson product moment digunakan untuk mengukur keeratan hubungan antara 2 variabel yang bertipe numerik (interval/rasio) dan berdistribusi normal.
Koefisien Korelasi Pearson dinotasikan dengan rxy
Ada dua hal yang akan dibahas pada korelasi:
1) Mengukur derajat keeratan hubungan => koefisien korelasi
Nilai koefisien korelasi berkisar antara -1 s/d 1 (-1 < rxy <1)
Korelasi positif : koefisien antara 0 sampai 1 (menunjukkan arah hubungan yang sama/berbanding lurus).
Korelasi negatif : koefisien antara -1 s/d 0 (menunjukkan arah hubungan yang terbalik/berlawanan)
2) Menguji signifikansi hubungan => uji hipotesis.
Jika p-value < a (0,05), maka H0 ditolak. Yaitu asumsi yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara variabel X dengan Y
Jika p-value > (0,05), maka H0 diterima. Yaitu asumsi yang menyatakan terdapat hubungan antara variabel X dengan variabel Y.
Correlations
V_BURNOUT
V_DISTRES_PS IKOLOGIS
V_BURNOUT Pearson Correlation 1 .648**
Sig. (1-tailed) .000
N 110 110
V_DISTRES_PSIKOLOGIS Pearson Correlation .648** 1
Sig. (1-tailed) .000
N 110 110
**. Correlation is significant at the 0.01 level (1-tailed).
Hasil uji korelai menggunakan teknik correlation product moment pearson, dengan uji satu arah (one-tailed) 0,05. Didapatkan bahwa rxy = 0,648.
Nilai korelasi ini menunjukkan arah hubungan positif, yakni perubahan skor X diikuti pula dengan perubahan skor Y.
Berdasarkan Uji hipotesis, diketahui bahwa nilai signifikansi 0,000 kurang dari 0,05 (p < 0,05). Dari pengujian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara burnout dengan distres psikologis pada mahasiswa dalam menjalani pembelajaran daring dimasa covid-19.
BERDASARKAN KRITERIA GUILFORD =>
Guilford, J.P. (1956). Fundamental Statistics in Psychology and Education.
(p.145). new York: McGraw Hill.