RESILIENSI PADA REMAJA BROKEN HOME DI (LKSA)PANTI
Teks penuh
Dokumen terkait
Kerjasama antar orang tua dengan pihak sekolah dalam motivasi anaknya untuk belajar adalah mayoritas kurang menjalin komunikasi yang baik antara orang tua dengan pihak
Murtadha Muthahari, Etika Seksual dalam Islam, Jakarta, PT.. Dengan menjalin komunikasi terbuka antara orang tua dan anak, beban masalah yang dirasakan si anak
Keterampilan remaja dalam mengatur emosi sangat penting untuk keberhasilan menjalin hubungan dengan orang lain, dengan menjalin hubungan dengan orang lain maka
Konsep diri mempengaruhi keterbukaan (self disclosure) remaja broken home, kurangnya pengawasan kedua orang tua membuat mereka lebih terbuka dalam menerima pergaulan namun,
Selain itu, menjalin kerja sama yang baik dengan orang tua remaja juga dilakukan agar kiranya para orang tua dapat memberikan pengawasan yang lebih terhadap anaknya dan juga membimbing
Dukungan emosional positif tidak hanya membantu memperkuat faktor-faktor yang berkontribusi pada resiliensi, tetapi juga memungkinkan remaja untuk lebih siap menghadapi tantangan dan
Penelitian ini mengeksplorasi resiliensi remaja korban perceraian orang tua yang tinggal di Panti Asuhan Bahasa Kasih
Secara harfiah bahasa, broken home diartikan sebagai bentuk permasalahan yang terjadi dalam keluarga seperti mengalami kurangnya kasih sayang dan perhatian orang tua, kekerasan dalam