• Tidak ada hasil yang ditemukan

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

INDIKATOR KINERJA

UTAMA (IKU)

DINAS TENAGA KERJA, INDUSTRI DAN

TRANSMIGRASI KABUPATEN PANGANDARAN

(2)

DAFTAR ISI DAFTAR ISI ... 1 KATA PENGANTAR ... 2 BAB I PENDAHULUAN ... 3 1. Latar Belakang ... 3 2. Tujuan ... 3 3. Landasan Penyusunan ... 4

BAB II PENGERTIAN INDIKATOR KINERJA ... 6

1. Definisi Indikator Kinerja Utama... 6

2. Penetapan Indikator Kinerja Utama ... 6

BAB III GAMBARAN UMUM ... 7

1. Visi ... 7

2. Misi ... 7

3. Tugas Pokok dan Fungsi ... 7

(3)

KATA PENGANTAR

Puji Syukur kita panjatkan kehadiran Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Dokumen Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran. Dokumen Indikator Kinerja Utama (IKU) ini sebagai parameter dalam menentukan tingkat keberhasilan kinerja Dinas Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran yang akan dicapai.

Indikator Kinerja Utama ini disusun sejalan dengan tujuan dan sasaran dari pembangunan Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Penyusunan Indikator Kinerja Utama ini tidak terlepas dari Renstra yang telah disusun dan juga berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pangandaran Tahun 2016-2021 serta tugas pokok dan fungsi Dinas Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran.

Kami berharap dengan disusunnya Indikator Kinerja Utama (IKU) Kantor Dinas Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran bias berkontribusi positif terhadap perbaikan SAKIP Kabupaten Pangandaran.

Sidamulih, 2 Januari 2020 Kepala Dinas Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran,

Drs. SOBAR SUGEMA, M.Pd

(4)

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Dalam rangka membangun sistem manajemen pemerintahan yang transparan, partisipatif, akuntabel dan birorientasi pada hasil, peningkatan kesejahteraan masyarakat, kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah yang dituangkan dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) maka disusunlah Indikator Kinerja Utama (IKU) atau disebut juga Indikator Kinerja Kunci.

Rancangan Peraturan Presiden nomor 7 tahun 1999 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang disusun Bersama oleh Departemen Keuangan, Departemen Dalam Negeri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional secara jelas menggunakan Indikator Kinerja Utama (IKU) atau disebut juga Indikator Kinerja Kunci sebagai ukuran keberhasilan organisasi dan sebagai acuan utama dalam pengajuan anggaran. Di dalamnya terdapat azas – azas mengenai penyelenggaraan Negara. Salahsatunya azas akuntabilitas yaitu pertanggungjawaban setiap program / kegiatan dan hasil akhirnya kepada masyarakat atau rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelaporan tersebut dituangkan dalam dokumen Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang didukung dengan adanya Indikator Kinerja Utama (IKU).

2. Tujuan

Penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang target dan pencapaian program / kegiatan yang dilaksanakan dalam penyelenggaraan pemerintah terutama di Dinas Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran. IKU juga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan masukan untuk perbaikan kinerja sebagai bahan peningkatan

(5)

akuntabilitas kinerja Dinas Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran.

3. Landasan Penyusunan

Berikut merupakan landasan – landasan yang dijadikan dasar penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU):

1. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan atas Undang-Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang-undang (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548);

2. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

3. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4578);

4. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25,Tambahan lembar Negara Republik Indonesia Nomor 4614);

5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

(6)

6. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: PER/9/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di lingkungan Instansi Pemerintah;

7. Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi;

8. Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

9. Peraturan Bupati Pangandaran Nomor 66 Tahun 2016 Tugas Pokok, Fungsi, Uraian Tugas Dan Tata Kerja Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran.

(7)

BAB II

PENGERTIAN INDIKATOR KINERJA

1. Definisi Indikator Kinerja Utama

Indikator Kinerja Utama (IKU) atau dikenal secara umum dengan istilah Ukuran Kinerja Terpilih (Key Performance Indicator, KPI) merupakan matrik finansial maupun nonfinansial yang digunakan untuk membantu suatu organisasi menentukan dan mengukur kemajuan terhadap sasaran organisasi.

Pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Indikator Kinerja Utama (IKU) ini tidak terlepas dari RPJMD setempat yang terdapat pada sasaran strategisnya. Selain itu, IKU juga harus berkaitan dengan Rencana Strategis dari SKPD itu sendiri. Indikator Kinerja Utama (IKU) biasanya dituangkan dalam Indikator Keluaran Program / Kegiatan yang dilaksanakan di SKPD tersebut.

2. Penetapan Indikator Kinerja Utama

Dalam proses memilih dan menetapkan Indikator Kinerja Utama harus mempertimbangkan beberapa hal sebagai berikut:

1. Adanya keselarasan dan acuan pada Dokumen RPJMD, RENSTRA dan Kebijakan Umum.

2. Bidang kewenangan, tugas dan fungsi SKPD.

3. Kebutuhan informasi kinerja untuk menyelenggarakan Akuntabilitas Kinerja.

4. Kebutuhan statistik pemerintah.

(8)

BAB III

GAMBARAN UMUM

1. Visi

Kepala Daerah Kabupaten Pangandaran tahun 2016-2021 mengusung Visi:

“Mewujudkan Kabupaten Pangandaran sebagai Daerah Tujuan Wisata Berkelas Dunia”.

2. Misi

Adapun misi – misi yang diusung dalam mendukung visi tersebut yaitu:

1. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, bersih dan melayani;

2. Mewujudkan penataan ruang yang harmonis dan pengendalian pemanfaatan ruang yang berwawasan lingkungan;

3. Menyediakan infrastruktur dan fasilitas yang berkualitas; 4. Memperkuat ketahanan nilai-nilai kearifan lokal;

5. Membangun sumberdaya manusia yang mandiri, berkualitas dan berdaya saing;

6. Membangun perekonomian yang tangguh, maju, berkeadilan dan berkelanjutan.

3. Tugas Pokok dan Fungsi

Dinas Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi merupakan urusan wajib non pelayanan dasar yang meliputi bidang tenaga kerja, bidang perindustrian dan bidang transmigrasi.

Adapun struktur ogranisasi Dinas Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran yaitu:

(9)

1) Kepala Dinas Membawahi:

a. Sekretariat yang membawahi:

i. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian ii. Sub Bagian Program dan Keuangan

b. Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi, yang membawahi: i. Seksi Tenaga Kerja

ii. Seksi Transmigrasi

c. Bidang Industri, yang membawahi:

i. Seksi Industri Logam, Mesin, Elektronik dan Aneka (ILMEA) ii. Seksi Industri Kimia, Agro dan Hasil Hutan (IKAHH)

d. Kelompok Jabatan Fungsional

2) Sektretariat dan Bidang dipimpin oleh Sekretaris Dinas dan Kepala Bidang yang berada di bawah Kepala Dinas dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

3) Masing – masing sub bagian dipimpin oleh Kepala Sub Bagian yang berada di bawah Sekretaris Dinas dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Dinas.

Berikut merupakan susunan organisasi Dinas Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran:

(10)

Uraian tugas dan fungsi dari Dinas Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran yaitu sebagai berikut:

1) KEPALA DINAS

Tugas : Memimpin, merumuskan kebijakan teknis operasional, mengkoordinasikan, melaksanakan kerja sama dan mengendalikan pelaksanaan dalam rangka membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan bidang tenaga kerja, industri

(11)

dan transmigrasi yang menjadi kewenangan daerahdan tugas pembantuan yang diberikan kepada Kabupaten.

Fungsi : 1. Perumusan, Pengaturan dan pelaksanaan kebijakan teknis operasional Bidang Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi sesuai dengan kebijakan nasional dan provinsi serta kebijakan umum daerah.

2. Pembinaan, pengendalian dan fasilitasi pelaksanaan tugas kesekretariatan, Bidang Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi.

3. Penyelenggaraan dan Pengelolaan sumber daya aparatur, keuangan, sarana dan prasarana Dinas.

4. Penyelenggaraan koordinasi dan kerjasama dalam rangka pelaksanaan tugasnya.

5. Penyelenggaraan monitoring, evaluasi dan pelaporan capaian kinerja Dinas.

2) SEKRETARIS DINAS

Tugas : Merumuskan, mengkoordinasikan rencana kerja, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan kesekretariatan atau yang meliputi pelayanan umum dan kepegawaian, perencanaan, keuangan serta program pada bidang dan seksi.

Fungsi : 1. Penyusunan rencana kerja kesekretariatan.

2. Pengumpulan dan pengolahan usulan rencana kebutuhan program dinas.

3. Penyelenggaraan tugas -tugas Kesekretariatan.

4. Penyelenggaraan, Pengendalian, Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Umum dan Kepegawaian, serta perencanaan dan keuangan.

5. Penyelenggaraan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi Bidang dan Seksi sesuai dengan lingkup tugasnya.

(12)

6. Penyelenggaran Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Capaian Kinerja pada Sekretariat, Bidang dan Seksi.

3) KEPALA BIDANG TENAGA KERJA DAN TRASNMIGRASI

Tugas : Melaksanakan fasilitasi, Penempatan, Produktifitas, Hubungan Industrial, Pengawasan, dan Pemantauan Kegaitan Ketenagakerjaan serta Pengerahan dan Perpindahan Transmigrasi, Kerjasama antar daerah, Peninjauan Lokasi, Pelatihan calon Transmigrasi, Pembinaan dan Monitoring Transmigrasi.

Fungsi : 1. Perencanaan dan Penyusunan Program Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

2. Penyelenggaraan Pengolahan Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang menjadi kewenangan daerah Kabupaten.

3. Pengendalian Pelaksanaan Pengolahan Layanan Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

4. Pengkoordinasian antar bidang dan seksi-seksi pada bidang lainnya dan Sekretariat Lingkup Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi

5. Pelaksanaan Tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

4) KEPALA BIDANG INDUSTRI

Tugas : Melaksanakan Penyusunan Petunjuk Teknis serta Pelaksanaan fasilitasi dan bimbingan teknis pengembangan sarana usaha, produksi, kerjasama antar lembaga termasuk pemantauan dan evaluasi.

Fungsi : 1. Perncanaan dan Penyusunan Program operasional Bidang Perindustrian.

(13)

3. Pengkoordinasian antar bidang dan seksi-seksi pada bidang lainnya dan sekretariat lingkup Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi.

4. Pelaksanaan Tugas Lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

5) KEPALA SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN

Tugas : Melaksanakan Pengelolaan urusan surat menyurat, kearsipan, kepustakaan, kehumasan dan protokol, barang milik daerah/ aset dan rumah tangga, penyiapan kebbutuhan pegawai, pembinaan dan pengembangan pegawai serta administrasi kepegawaian lainnya.

Fungsi : 1. Penyusunan Bahan Pelaksanaan pelayanan Kepegawaian, Umum, kelembagaan serta ketatalaksanaan.

2. Pelaksanaan Urusan surat menyurat, kearsipan, perpustakaan, kehumasan, keprotokolan, barang milik daerah/aset, rumah tangga kedinasan dan administrasi kepegawaian.

3. Pelaksanaan Koordinasi, integrasi dan sinkronisasi sesuai dengan lingkup tugasnya.

4. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan capaian kinerja sub bagian umum dan kepegawaian.

6) KEPALA SUB BAGIAN PROGRAM DAN KEUANGAN

Tugas : Menyelenggarakan Koordinasi dalam pengumpulan, pengolahan dan perencanaan evaluasi dan pelaporan serta melaksanakan pengelolaan administrasi keuangan.

Fungsi : 1. Penyusunan bahan rencana program, kegiatan dan anggaran dinas.

2. Pelaksanaan teknis administrasi perencanaan program dan pengelolaan keuangan dinas.

(14)

3. Pelaksanaan penyusunan laporan perencanaan program, kegiatan dan pengelolaan keuangan dinas.

4. Pelaksanaan koordinasi, Integrasi dan Sinkronisasi sesuai dengan lingkup tugasnya.

5. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan capaian kinerja Sub Bagian Program dan Keuangan.

7) KEPALA SEKSI TENAGA KERJA

Tugas : Melaksanakan fasilitasi penempatan, produktifitas, hubungan industrial, pengawasan dan pemantauan kegiatan ketenagakerjaan.

Fungsi : 1. Perencanaan dan Penyusunan Program dan operasional Seksi Tenaga Kerja.

2. Penyelenggaraan pengembangan, pelatihan dan penempatan tenaga kerja.

3. Pengendalian pelaksanaan pengembangan, pelatihan dan penempatan tenaga kerja.

4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

8) KEPALA SEKSI TRANSMIGRASI

Tugas : Melaksanakan Kegiatan Pengerahan dan Perpindahan Transmigrasi, Kerjasama Antar Daerah, Peninjauan Lokasi, Pelatihan Calon Transmigrasi, Pembinaan dan Monitoring Transmigrasi.

Fungsi : 1. Perencanaan dan Penyusunan Program operasional seksi Transmigrasi.

2. Penyelenggaraan Layanan Transmigrasi yang menjadi kewenangan daerah Kabupaten.

(15)

dengan tugas dan fungsinya.

9) KEPALA SEKSI ILMEA

Tugas : Melaksanakan penyusunan petunjuk teknis pengembangan sarana usaha dan produksi, penerapan standar pengawasan mutu, pencegahan, pencemaran, pemantauan, evaluasi dan peningkatan kerjasama dengan duniausaha di bidang industri logam, mesin, elektronik dan aneka (ILMEA).

Fungsi : 1. Perencanan dan penyusunan program operasional seksi industri logam, mesin, elektronik dan aneka (ILMEA).

2. Penyelenggaraan Pembinaan dan Pengembangan Industri logam, mesin, elektronik dan aneka (ILMEA).

3. Pengendalian Pelaksanaan Pembinaan dan Pengembangan Industri Logam, Mesin, Elektronik dan Aneka (ILMEA). 4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai

dengan tugas dan fungsinya.

10) KEPALA SEKSI IKAHH

Tugas : Melaksanakan penyusunan petunjuk teknis serta fasilitasi dan bimbingan teknis pengembangan sarana usaha dan produksi, penerapan standar pengawasan mutu, pencegahan pencemaran, pemantauan dan evaluasi serta penningkatan kerjasama dengan dunia usaha di bidang Industri, Kimia, Agro dan Hasil Hutan (IKAHH).

Fungsi : 1. Perencanaan dan Penyusunan Program operasional seksi Industri Kimia, Agro dan Hasil Hutan (IKAHH).

2. Penyelenggaraan Pengembangan Industri Kimia, Agro dan Hasil Hutan (IKAHH) yang menjadi kewenangan daerah Kabupaten.

(16)

Hutan (IKAHH).

4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

(17)

BAB IV PENUTUP

Indikator Kinerja Utama ini diharapkan dapat menjadi gambaran kinerja program / kegiatan yang dilaksanakan di Dinas Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi serta menjadi tolak ukur penilaian capaian kinerja pelaksanaan pemerintahan.

Penyusunan dokumen Indikator Kinerja Utama ini juga agar menjadi suatu kontribusi dalam laporan akuntabilitas pemerintahan Kabupaten Pangandaran sehingga dapat mewujudkan pembangunan daerah yang akuntabel.

Sidamulih, 2 Januari 2020 Kepala Dinas Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran,

Drs. SOBAR SUGEMA, M.Pd

(18)

0

SURAT KEPUTUSAN

KEPALA DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI NOMOR : 050/Kpts. 17 -DTKIT/2018

LAMPIRAN : 1 (satu) Berkas TENTANG

PERUBAHAN INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)

DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI TAHUN 2018-2021 Menimbang : a. Bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 3 dan Pasal 4

Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/9/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi Pemerintah, perlu menetapkan Peraturan Kepala Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi tentang Indikator Kinerja Utama Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran.

b. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a perlu ditetapkan keputusan Kepala Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran tentang Indikator Kinerja Utama Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Tahun 2016-2021.

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang-undang (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548);

2. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

3. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara

PEMERINTAH KABUPATEN PANGANDARAN

DINAS TENAGA KERJA, INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI

Alamat : Jalan Raya Cijulang Nomor 370 Telp/fax (0265) 7500631– 46365 E-mail : [email protected]

(19)

Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4578);

4. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25,Tambahan lembar Negara Republik Indonesia Nomor 4614); 5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang

Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

6. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: PER/9/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di lingkungan Instansi Pemerintah;

7. Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi;

8. Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

9. Peraturan Bupati Pangandaran Nomor 66 Tahun 2016 Tugas Pokok, Fungsi, Uraian Tugas Dan Tata Kerja Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran.

MEMUTUSKAN

Meenetapkan : KEPUTUSAN KEPALA DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI TENTANG INDIKATOR KINERJA

UTAMA DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN

TRANSMIGRASI TAHUN 2018-2021.

KESATU : Indikator Kinerja Utama Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Tahun 2018-2021 adalah Indikator Kinerja Utama yang harus dicapai oleh Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Tahun 2018-2021;

KEDUA : Indikator Kinerja Utama Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Tahun 2018-2021 merupakan acuan dalam mengukur keberhasilan untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran;

KETIGA : Indikator Kinerja Utama Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Tahun 2018-2021 sebagaimana tercantum pada lampiran Keputusan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari Peraturan ini;

KEEMPAT : Biaya yang timbul sebagai akibat ditetapkannya Keputusan ini dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pangandaran Tahun Anggaran 2018;

(20)

KELIMA : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan akan ditinjau kembali apabila diperlukan.

DITETAPKAN DI : SIDAMULIH PADA TANGGAL : 15 AGUSTUS 2018

Kepala Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi

Kabupaten Pangandaran

Drs. SOBAR SUGEMA, M.Pd

NIP. 19610222 198303 1 012

Tembusan : 1. Inspektur Kab.Pangandaran;

(21)

LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA DISNAKERINTRANS KAB PANGANDARAN Nomor : 050/Kpts.17/DTKIT/2018

Tanggal : 15 AGUSTUS 2018

INDIKATOR KINERJA UTAMA

DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN PANGANDARAN

TAHUN 2017 - 2021

1 Nama Organisasi : DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI

2 Visi : KABUPATEN PANGANDARAN SEBAGAI TUJUAN WISATA BERKELAS DUNIA 3 Misi : 5. Membangun sumberdaya manusia yang mandiri, berkualitas dan berdaya saing

6. Membangun Perekonomian Yang Tangguh, Maju, Berkeadilan dan Berkelanjutan

Indikator Kinerja Utama

No SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA SATUAN PENJELASAN/FORMULASI SUMBER DATA

1 2 3 4 5 6

MISI KELIMA : MEMBANGUN SUMBERDAYA MANUSIA YANG MANDIRI, BERKUALITAS DAN BERDAYA SAING

1 Menurunya Angka Kemiskinan Penurunan Angka Kemiskinan %

DTKIT

MISI KEENAM : MEMBANGUN PEREKONOMIAN YANG TANGGUH, MAJU, BERKEADILAN DAN BERKELANJUTAN

1. Menurunnya tingkat pengangguran Persentase Tingkat pengagguran terbuka % DTKIT

2. Meningkatnya Laju Pertumbuhan Ekonomi Sektor Unggulan

Presentase Pertumbuhan PDRB % DTKIT

Kepala Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran

Drs. SOBAR SUGEMA, M.Pd

(22)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU (IKI)

DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN PANGANDARAN

TAHUN 2017 - 2021

JABATAN : KEPALA DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI

TUGAS : Memimpin, merumuskan kebijakan teknis operasional, mengkoordinasikan, melaksanakan kerja sama dan mengendalikan pelaksanaan dalam rangka membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan bidang tenaga kerja, industri dan transmigrasi yang menjadi kewenangan daerahdan tugas pembantuan yang diberikan kepada Kabupaten. FUNGSI : 1. Perumusan, Pengaturan dan pelaksanaan kebijakan teknis operasional Bidang Tenaga Kerja, Industri dan

Transmigrasi sesuai dengan kebijakan nasional dan provinsi serta kebijakan umum daerah.

2. Pembinaan, pengendalian dan fasilitasi pelaksanaan tugas kesekretariatan, Bidang Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi.

3. Penyelenggaraan dan Pengelolaan sumber daya aparatur, keuangan, sarana dan prasarana Dinas. 4. Penyelenggaraan koordinasi dan kerjasama dalam rangka pelaksanaan tugasnya.

5. Penyelenggaraan monitoring, evaluasi dan pelaporan capaian kinerja Dinas.

No Sasaran Indikator Kinerja Target Formulasi Sumber

Data

1. Menurunya Angka Kemiskinan Persentase penurunan

keluarga miskin 0.25% DTKIT

2, Menurunnya tingkat pengangguran

Persentase Tingkat

pengagguran terbuka 3.23% DTKIT

3.

Meningkatnya Laju

Pertumbuhan Ekonomi Sektor Unggulan Presentase Pertumbuhan PDRB 5% DTKIT 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎 𝑇𝑟𝑎𝑛𝑠𝑚𝑖𝑔𝑟𝑎𝑛 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖 𝑡𝑒𝑚𝑝𝑎𝑡𝑘𝑎𝑛 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎 𝑃𝑒𝑛𝑑𝑎𝑓𝑡𝑎𝑟 X 100% 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎 𝑃𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛𝑔𝑔𝑢𝑟 𝐴𝑛𝑔𝑘𝑎𝑡𝑎𝑛 𝐾𝑒𝑟𝑗𝑎 X 100% 𝐾𝑒𝑚𝑎𝑚𝑝𝑢𝑎𝑛 𝑇𝑒𝑘𝑛𝑜𝑙𝑜𝑔𝑖 𝐼𝑛𝑑𝑢𝑠𝑡𝑟𝑖 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎 𝐼𝐾𝑀 X 100%

(23)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU (IKI)

DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN PANGANDARAN

TAHUN 2017 - 2021

JABATAN : SEKRETARIS DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI

TUGAS : Merumuskan, mengkoordinasikan rencana kerja, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan kesekretariatan atau yang meliputi pelayanan umum dan kepegawaian, perencanaan, keuangan serta program pada bidang dan seksi.

FUNGSI : 1. Penyusunan rencana kerja kesekretariatan.

2. Pengumpulan dan pengolahan usulan rencana kebutuhan program dinas. 3. Penyelenggaraan tugas -tugas Kesekretariatan.

4. Penyelenggaraan, Pengendalian, Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Umum dan Kepegawaian, serta perencanaan dan keuangan.

5. Penyelenggaraan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi Bidang dan Seksi sesuai dengan lingkup tugasnya. 6. Penyelenggaran Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Capaian Kinerja pada Sekretariat, Bidang dan Seksi.

No Sasaran Indikator Kinerja Target Formulasi Sumber

Data

1.

Terwujudnya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah yang baik

Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah

(AKIP) Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi

BB

Hasil Evaluasi AKIP Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi oleh Evaluator Internal Pemerintah Kabupaten Pangandaran

(24)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU (IKI)

DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN PANGANDARAN

TAHUN 2017 – 2021

JABATAN : KEPALA BIDANG TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI

TUGAS : Melaksanakan fasilitasi, Penempatan, Produktifitas, Hubungan Industrial, Pengawasan, dan Pemantauan Kegaitan Ketenagakerjaan serta Pengerahan dan Perpindahan Transmigrasi, Kerjasama antar daerah, Peninjauan Lokasi, Pelatihan calon Transmigrasi, Pembinaan dan Monitoring Transmigrasi.

FUNGSI : 1. Perencanaan dan Penyusunan Program Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

2. Penyelenggaraan Pengolahan Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang menjadi kewenangan daerah Kabupaten. 3. Pengendalian Pelaksanaan Pengolahan Layanan Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

4. Pengkoordinasian antar bidang dan seksi-seksi pada bidang lainnya dan Sekretariat Lingkup Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi

5. Pelaksanaan Tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

No Sasaran Indikator Kinerja Target Formulasi Sumber

Data

1. Menurunya Angka Kemiskinan Persentase penurunan keluarga miskin 0.25% DTKIT

2. Menurunnya tingkat pengangguran

Persentase Tingkat

pengagguran terbuka 3.23% DTKIT

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎 𝑇𝑟𝑎𝑛𝑠𝑚𝑖𝑔𝑟𝑎𝑛 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖 𝑡𝑒𝑚𝑝𝑎𝑡𝑘𝑎𝑛

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎 𝑃𝑒𝑛𝑑𝑎𝑓𝑡𝑎𝑟 X 100%

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎 𝑃𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛𝑔𝑔𝑢𝑟

(25)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU (IKI)

DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN PANGANDARAN

TAHUN 2017 – 2021

JABATAN : KEPALA BIDANG INDUSTRI

TUGAS : Melaksanakan Penyusunan Petunjuk Teknis serta Pelaksanaan fasilitasi dan bimbingan teknis pengembangan sarana usaha, produksi, kerjasama antar lembaga termasuk pemantauan dan evaluasi.

FUNGSI : 1. Perncanaan dan Penyusunan Program operasional Bidang Perindustrian. 2. Penyelenggaraan Pengembangan Bidang Perindustrian.

3. Pengkoordinasian antar bidang dan seksi-seksi pada bidang lainnya dan sekretariat lingkup Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi.

4. Pelaksanaan Tugas Lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

No Sasaran Indikator Kinerja Target Formulasi Sumber

Data

1.

Meningkatnya Laju

Pertumbuhan Ekonomi Sektor Unggulan

Presentase Pertumbuhan

PDRB 9% DTKIT

𝐾𝑒𝑚𝑎𝑚𝑝𝑢𝑎𝑛 𝑇𝑒𝑘𝑛𝑜𝑙𝑜𝑔𝑖 𝐼𝑛𝑑𝑢𝑠𝑡𝑟𝑖

(26)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU (IKI)

DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN PANGANDARAN

TAHUN 2017 - 2021

JABATAN : KEPALA SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN

TUGAS : Melaksanakan Pengelolaan urusan surat menyurat, kearsipan, kepustakaan, kehumasan dan protokol, barang milik daerah/ aset dan rumah tangga, penyiapan kebbutuhan pegawai, pembinaan dan pengembangan pegawai serta administrasi kepegawaian lainnya.

FUNGSI : 1. Penyusunan Bahan Pelaksanaan pelayanan Kepegawaian, Umum, kelembagaan serta ketatalaksanaan. 2. Pelaksanaan Urusan surat menyurat, kearsipan, perpustakaan, kehumasan, keprotokolan, barang milik

daerah/aset, rumah tangga kedinasan dan administrasi kepegawaian.

3. Pelaksanaan Koordinasi, integrasi dan sinkronisasi sesuai dengan lingkup tugasnya.

4. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan capaian kinerja sub bagian umum dan kepegawaian.

No Sasaran Indikator Kinerja Target Formulasi Sumber

Data

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Penyediaan Jasa Surat

Menyurat 55 Surat Jumlah surat yang dikirim DTKIT

Penyediaan Jasa Komunikasi,

Sumber Daya Air dan Listrik 2 Jenis

Jenis Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air

dan Listrik DTKIT

Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/ Operasional

6 Unit Jumlah Perizinan Kendaraan yang di bayar DTKIT Penyediaan Jasa Kebersihan

Kantor 2 Orang Jumlah SDM Kebersihan Kantor DTKIT

Penyediaan Alat Tulis Kantor 12 Bulan Jumlah Bulan yang di fasilitasi DTKIT Penyediaan barang cetakan dan

penggandaan 2 Jenis Jumlah Item DTKIT

Penyediaan bahan bacaan dan

peraturan perundang-undangan 2 Jenis Jenis Bahan Bacaan DTKIT Penyediaan makanan dan

(27)

Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar daerah

25

Kegiatan Jumlah Kegiatan yang terfasilitasi DTKIT Rapat-rapat Koordinasi dan

Konsultasi ke Dalam daerah

150

Kegiatan Jumlah Kegiatan yang terfasilitasi DTKIT Penyediaan jasa penunjang

kegiatan perkantoran dan rumah tangga

2 Orang Jumlah SDM yang Terfasilitasi DTKIT

Penyediaan jasa pengemudi 1 Orang Jumlah SDM Jasa Pengemudi DTKIT Penyediaan jasa pengamanan

kantor 2 Orang Jumlah SDM Keamanan kantor DTKIT

2.

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Pemeliharaan rutin/berkala

gedung kantor 2 Keg Jumlah Kegiatan Pemeliharaan DTKIT Pemeliharaan rutin/berkala

kendaraan dinas/operasional 6 Unit Jumlah Kendaraan yang Terpelihara DTKIT Pemeliharaan rutin/berkala

peralatan gedung kantor 4 Jenis Jenis Barang yang Terpelihara DTKIT Penyediaan gedung kantor 1

(28)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU (IKI)

DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN PANGANDARAN

TAHUN 2017 - 2021

JABATAN : KEPALA SUB BAGIAN PROGRAM DAN KEUANGAN

TUGAS : Menyelenggarakan Koordinasi dalam pengumpulan, pengolahan dan perencanaan evaluasi dan pelaporan serta melaksanakan pengelolaan administrasi keuangan.

FUNGSI : 1. Penyusunan bahan rencana program, kegiatan dan anggaran dinas.

2. Pelaksanaan teknis administrasi perencanaan program dan pengelolaan keuangan dinas.

3. Pelaksanaan penyusunan laporan perencanaan program, kegiatan dan pengelolaan keuangan dinas. 4. Pelaksanaan koordinasi, Integrasi dan Sinkronisasi sesuai dengan lingkup tugasnya.

5. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan capaian kinerja Sub Bagian Program dan Keuangan.

No Sasaran Indikator Kinerja Target Formulasi Sumber

Data 1. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi

kinerja SKPD 1 Dok Jumlah Dokumen DTKIT

Penyusunan Pelaporan Keuangan Semesteran 2 Dok Jumlah Dokumen DTKIT Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir Tahun 1 Dok Jumlah Dokumen DTKIT Penyusunan Perencanaan Program dan Kegiatan SKPD 1 Org Jumlah SDM Perencanaan DTKIT Penyelenggaraan Pengelolaan Sistem Informasi

Pengelolaan Keuangan Daerah 1 Org Jumlah SDM Keuangan DTKIT

Penyelenggaraan Pengelolaan Sistem Informasi

(29)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU (IKI)

DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN PANGANDARAN

TAHUN 2017 - 2021

JABATAN : KEPALA SEKSI TENAGA KERJA

TUGAS : Melaksanakan fasilitasi penempatan, produktifitas, hubungan industrial, pengawasan dan pemantauan kegiatan ketenagakerjaan.

FUNGSI : 1. Perencanaan dan Penyusunan Program dan operasional Seksi Tenaga Kerja. 2. Penyelenggaraan pengembangan, pelatihan dan penempatan tenaga kerja.

3. Pengendalian pelaksanaan pengembangan, pelatihan dan penempatan tenaga kerja. 4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

No Sasaran Indikator Kinerja Target Formulasi Sumber

Data 1. Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja

Penyusunan data base tenaga kerja daerah 12 Dok Jumlah Dokumen Database

Tenaga Kerja DTKIT

2. Program Peningkatan Kesempatan Kerja

Pelatihan bagi Masyarakat melalui Tenaga Kerja Mandiri

(TKM) (DBHCHT) 40 Org

Jumlah Masyarakat yang di

Bina DTKIT 3. Program Perlindungan dan Pengembangan Lembaga Ketenagakerjaan

Penanganan dan Pemulangan TKI yang Bermasalah di

Luar Negeri 3 Kasus

Jumlah Kasus TKI asal Kab Pangandaran di Luar Negeri yang diselesaikan

DTKIT

Survei Kebutuhan Hidup Layak 1 Dok Jumlah Dokumen Satuan

Harga Pokok DTKIT

Perumusan Upah Minimum Kabupaten (UMK)

(30)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU (IKI)

DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN PANGANDARAN

TAHUN 2017 – 2021

JABATAN : KEPALA SEKSI TRANSMIGRASI

TUGAS : Melaksanakan Kegiatan Pengerahan dan Perpindahan Transmigrasi, Kerjasama Antar Daerah, Peninjauan Lokasi, Pelatihan Calon Transmigrasi, Pembinaan dan Monitoring Transmigrasi.

FUNGSI : 1. Perencanaan dan Penyusunan Program operasional seksi Transmigrasi.

2. Penyelenggaraan Layanan Transmigrasi yang menjadi kewenangan daerah Kabupaten. 3. Pelaksanaan Tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

No Sasaran Indikator Kinerja Target Formulasi Sumber

Data

1. Program Pengembangan Wilayah Transmigrasi

Monitoring dan Evaluasi Pengembangan Wilayah

Transmigrasi 1 Lokasi

Jumlah Lokasi Monitoring

(31)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU (IKI)

DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN PANGANDARAN

TAHUN 2017 – 2021

JABATAN : KEPALA SEKSI ILMEA

TUGAS : Melaksanakan penyusunan petunjuk teknis pengembangan sarana usaha dan produksi, penerapan standar pengawasan mutu, pencegahan, pencemaran, pemantauan, evaluasi dan peningkatan kerjasama dengan duniausaha di bidang industri logam, mesin, elektronik dan aneka (ILMEA).

FUNGSI : 1. Perencanan dan penyusunan program operasional seksi industri logam, mesin, elektronik dan aneka (ILMEA). 2. Penyelenggaraan Pembinaan dan Pengembangan Industri logam, mesin, elektronik dan aneka (ILMEA).

3. Pengendalian Pelaksanaan Pembinaan dan Pengembangan Industri Logam, Mesin, Elektronik dan Aneka (ILMEA). 4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

No Sasaran Indikator Kinerja Target Formulasi Sumber

Data

1.

Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah

Gelar Potensi Daerah (Pameran) 7 Event Jumlah Event Pameran DTKIT

Pembinaan dan Pelatihan Industri Kerajinan 2 Keg Jumlah Kegiatan Pelatihan Industri

(32)

INDIKATOR KINERJA INDIVIDU (IKI)

DINAS TENAGA KERJA INDUSTRI DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN PANGANDARAN

TAHUN 2017 – 2021

JABATAN : KEPALA SEKSI IKAHH

TUGAS : Melaksanakan penyusunan petunjuk teknis serta fasilitasi dan bimbingan teknis pengembangan sarana usaha dan produksi, penerapan standar pengawasan mutu, pencegahan pencemaran, pemantauan dan evaluasi serta penningkatan kerjasama dengan dunia usaha di bidang Industri, Kimia, Agro dan Hasil Hutan (IKAHH).

FUNGSI : 1. Perencanaan dan Penyusunan Program operasional seksi Industri Kimia, Agro dan Hasil Hutan (IKAHH).

2. Penyelenggaraan Pengembangan Industri Kimia, Agro dan Hasil Hutan (IKAHH) yang menjadi kewenangan daerah Kabupaten.

3. Pengendalian pelaksanaan Industri Kimia, Agro dan Hasil Hutan (IKAHH).

4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

No Sasaran Indikator Kinerja Target Formulasi Sumber

Data

1.

Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah

Pembinaan dan Pelatihan Industri Kecil

Makanan Olahan 2 Keg

Jumlah Kegiatan Pelatihan Makanan

Olahan DTKIT

2. Program Pembinaan Lingkungan Sosial

Pembinaan dan Pelatihan Industri Kecil (Pelatihan Tembakau) (DBHCHT)

2

Referensi

Dokumen terkait

TUGAS : Membantu Bupati dalam melaksanakan kebijakan teknis urusan pemerintahan di bidang Penanaman Modal dan PTSP.

(1) Kepala Dinas mempunyai tugas pokok memimpin, merumuskan kebijakan teknis operasional, mengkoordinasikan, melaksanakan kerja sama dan mengendalikan pelaksanaan

(1) Kepala Satuan polisi pamong praja mempunyai tugas pokok memimpin, merumuskan kebijakan teknis operasional, mengkoordinasikan, melaksanakan kerja sama dan mengendalikan

(1) Kepala Badan mempunyai tugas pokok memimpin, merumuskan kebijakan umum dan teknis operasional, mengkoordinasikan, melaksanakan kerja sama dan mengendalikan

(1) Kepala Badan mempunyai tugas pokok memimpin, merumuskan kebijakan teknis operasional, mengkoordinasikan, melaksanakan kerja sama dan mengendalikan pelaksanaan

(1) Kepala Dinas mempunyai tugas pokok memimpin, merumuskan kebijakan teknis operasional, mengkoordinasikan, melaksanakan kerja sama dan mengendalikan pelaksanaan urusan

4 (2) Kepala Dinas mempunyai tugas pokok memimpin, merumuskan kebijakan teknis operasional, mengkoordinasikan, melaksanakan kerja sama dan mengendalikan pelaksanaan

(1) Kepala Dinas mempunyai tugas pokok memimpin, merumuskan kebijakan teknis operasional, mengkoordinasikan, melaksanakan kerja sama dan mengendalikan pelaksanaan urusan