• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH MEDIA DASAR DAN 6-BENZYLAMINOPURINE (BAP) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN NODUS TANGKAI BUNGA ANGGREK BULAN (Phalaenopsis amabilis) DALAM PERBANYAKAN SECARA IN VITRO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH MEDIA DASAR DAN 6-BENZYLAMINOPURINE (BAP) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN NODUS TANGKAI BUNGA ANGGREK BULAN (Phalaenopsis amabilis) DALAM PERBANYAKAN SECARA IN VITRO"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 Persentase Eksplan Hidup, Mati dan Terkontaminasi
Gambar 1    PLB yang terbentuk pada 12 MST, a) P1, b)P2, c) P3, d) P4, e) P5, f) P6, g) P7,   h) P8, i) P9, j) P10
Tabel 3 Waktu Muncul Tunas, Jumlah Tunas dan Tinggi Tunas  Perlakuan  Waktu  muncul  tunas (MST)  x̄±SD

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan uraian diatas, maka perlu dilakukan pengujian perbandingan kadar fenolik total pada tanaman daun afrika (Vernonia amygdalina Del.) dari dua tempat tumbuh yang

Di kampung ini juga pernah tinggal seorang wartawan pejuang Liem Koen Hian dan dari Kapasan yang mendirikan Partai Tionghoa Indonesia (PTI) di sekitar tahun 1929-1930, partai

Komposisi dan kelimpahan hewan meiofauna dengan tingkat kerapatan lamun berbeda menunjukkan adanya korelasi yang tinggi dan bersifat positif, hal ini berarti

pembelajaran model experiential learning melibatkan pengalaman- pengalaman yang dimiliki peserta didik sehingga peserta didik dapat menuangkan semua pengalamannya ketika

Beberapa opsi riset yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan peran parasitoid sebagai agens biokontrol hama, khususnya parasitoid pembawa PDV, antara lain ekplorasi PDV pada

Yang dimaksud dengan Reorder Point System adalah titik/tingkat persediaan, dimana pemesanan kembali harus dilakukan, model persediaan sederhana mengasumsikan bahwa

Dari hasil yang didapat oleh peneliti, semua subjek mempunyai karakteristik Altruisme, karakteristik Altruisme setiap relawan konselor memiliki persamaan dan perbedaan

Sejak Okun menemukan hubungan negatif antara tingkat pengangguran dengan kesenjangan output, penurunan setiap 1 persen tingkat pengangguran untuk setiap kenaikan 3 persen