POLA KONSUMSI DAN ASUPAN ENERGI DARI MAKANAN SUMBER KARBOHIDRAT PADA RUMAH TANGGA DI KELURAHAN SONDAKAN
DAN PAJANG KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA
HOUSEHOLD CONSUMPTION PATTERN AND ENERGY INTAKE OF STAPLE
FOOD IN SONDAKAN AND PAJANG, LAWEYAN, SURAKARTA CITY
SKRIPSI
Diajukan untuk memenuhi sebagian syarat-syarat guna memperoleh gelar Sarjana Teknologi Pertanian
Oleh:
Johana Fransisca Hutami 14.I2.0010
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PANGAN
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA
SEMARANG
iv RINGKASAN
Berdasarkan hasil Studi Diet Total (SDT) oleh Kemenkes pada tahun 2014, tingkat kecukupan energi penduduk Indonesia tahun 2014 rata-rata hanya sebesar 76,6%. Jumlah penduduk yang termasuk kategori normal atau memenuhi angka kecukupan energi (100-130% AKE) hanya 14,5%. Makanan sumber karbohidrat adalah makanan yang paling rutin dimakan dalam jumlah yang paling banyak, mengenyangkan, serta sebagai sumber energi utama dalam aktivitas manusia. Di Indonesia, lebih dari 90% masyarakatnya mengkonsumsi beras sebagai makanan sumber karbohidrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi serta asupan energi dari makanan sumber karbohidrat pada rumah tangga di Kelurahan Sondakan dan Pajang, Kecamatan Laweyan, Surakarta. Dalam penelitian ini, dipilih 50 responden yang bertanggung jawab dalam penyediaan makanan dalam rumah tangga dan akan diwawancarai menggunakan 2 jenis kuisioner yaitu Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan Recall Diet 24 Jam. Kuesioner FFQ dilakukan satu kali dengan mendata gram serta frekuensi konsumsi berbagai jenis bahan makanan sumber karbohidrat yang telah ditentukan. RecallDiet 24 Jam dilakukan sebanyak 6 kali selama 2 minggu tanpa berturut-turut (4 hari weekdays dan 2 hari weekend) dengan mendata jenis dan jumlah dari makanan sumber karbohidrat yang dikonsumsi. Tabulasi data dilakukan dengan Ms. Excel, sementara analisa data dilakukan dengan analisa deskriptif serta uji korelasi Kendall’s Tau-b dan uji beda Mann-Whitney untuk mengetahui korelasi antar variabel dengan program SPSS for Windows. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa responden rata-rata makan 3 kali sehari dengan makanan pokok yang sama setiap kali makan. Jenis makanan sumber karbohidrat yang paling dominan dikonsumsi responden adalah nasi putih. P ola konsumsi makanan sumber karbohidrat dipengaruhi secara signifikan oleh jumlah anggota keluarga, dan secara tidak signifikan juga dipengaruhi oleh tingkat ekonomi, pendapatan, pendidikan, dan pengetahuan gizi. Semakin banyak anggota keluarga, maka semakin banyak pula jumlah makanan sumber karbohidrat yang harus dikonsumsi untuk dapat memenuhi kebutuhan energi dari seluruh anggota keluarga tersebut. Semakin tinggi tingkat ekonomi, pendapatan, dan tingkat pengetahuan gizi maka semakin tinggi presentase kecukupan energi yang dipenuhi dalam rumah tangga tersebut. Kecukupan energi/kalori dari makanan sumber karbohidrat yang tersedia dalam rumah tangga masih tergolong rendah yaitu hanya 19,08%. Hasil tersebut tergolong rendah, hal itu dapat disebabkan oleh adanya konsumsi makanan di luar rumah yang tidak terhitung dalam recall.
v SUMMARY
Based on the results of the Total Diet Study (TDS) by the Ministry of Health through the Research and Development Agency of Health in 2014, the energy sufficiency level of Indonesia's population in 2014 averaged only 76.6%. The number of people belonging t o the normal category or meeting the energy sufficiency rate (100-130% AKE) is only 14.5%. Staple food is the most routinely eaten food in the most abundant amount, filling, as well as a major energy source in human activities. In Indonesia, more than 90% of the people consume rice as their staple food. This study aims to determine the consumption pattern and energy intake of staple food in households in Sondakan and Pajang, Laweyan Sub-District, Surakarta. In this study, 50 respondents responsible for the provision of food in the household will be interviewed with 2 types of questionnaires; Food Frequency Questionnaire (FFQ) and 24 Hour Recall Diet. Food Frequency Questionnaire (FFQ) is done once by listing the gram and frequency of consumption of various types of staple foods that have been determined. 24 Hours Recall Diet is done 6 times for 2 weeks non-consecutively (4 weekdays and 2 weekends) by listing the type and amount of staple food consumed. The data tabulation was done with Ms. Excel, while data a nalysis was
done by descriptive analysis and Kendall's Tau-b correlation test and Mann-Whitney testto
know correlation between variables with SPSS for Windows. From this research, it is found thatrespondents tends to eat 3 times a day with the same staple foods. The most-consumed staple food from this research is rice. It is found that the staple food consumption pattern is significantly influenced by the number of family members, and insignificantly influenced by economic level, income, education, and nutritional knowledge. The more family membersexist in the household, the more amount of staple food should be consumed to fulfill the energy adequate of all the family members. It is also found that the higher the level of the economy, income, and level of nutritional knowledge, the higher the percentage of adequate energy sufficiency in the household. Rice are the most dominant staple food that is consumed by the respondents. The energy adequacy from staple food available in the households is still relatively low at only 19.08%. The results can be caused by food consumption pattern outside the household.
vi
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kasih dan penyertaan-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan skripsi dengan judul “POLA
KONSUMSI DAN ASUPAN ENERGI DARI MAKANAN SUMBER
KARBOHIDRAT PADA RUMAH TANGGA DI KELURAHAN SONDAKAN DAN
PAJANG KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA”. Laporan ini ditulis
dengan tujuan untuk memenuhi syarat dan kelengkapan akademis guna memperoleh gelar Sarjana Teknologi Pertanian di Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.
Sepanjang penulis melaksanakan penelitian dan menulis laporan skripsi ini penulis mendapatkan pengetahuan serta pengalaman baru. Selesainya laporan ini dengan sukses juga karena adanya peran dari berbagai pihak yang telah sabar membimbing dan memberi dukungan kepada penulis. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1. Bapak Dr. R. Probo Yulianto N., S.TP., MSc., selaku Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.
2. Ibu Dr. Ir. Ch. Retnaningsih, MP. selaku Dosen Pembimbing I dan Ibu Meiliana, S.Gz, MS., selaku Dosen Pembimbing II yang telah memberi kesempatan dan kepercayaan kepada penulis untuk melakukan penelitian ini, dan telah meluangkan banyak waktu untuk mengarahkan, membimbing, dan memberi motivasi kepada penulis.
3. Tim Peneliti “Pola Konsumsi Makanan Sumber karbohidrat dan Sayuran dalam Rumah Tangga di Surakarta” yang terdiri dari Tim Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Katolik Soegijapranata (Dr. Ir. Ch. Retnaningsih, MP, Meiliana, S.Gz, MS., dan Dr. A. Rika Pratiwi, Msi.), Yayasan Gita Pertiwi, Rikolto/VECO Indonesia, dan Jaringan Kerja Petani Organik (Jaker PO) yang telah mengijinkan penulis untuk bergabung dan terlibat dalam penelitian ini sehingga dapat menggunakan sebagian data sebagai data tugas akhir (skripsi). 4. Mba Nisa, Mba Nunik, Mba Dewi, Bu Tanti, serta seluruh staff Yayasan Gita
vii
5. Mama, Koko, keluarga dan saudara yang telah banyak memberikan doa, semangat, dan motivasi kepada penulis.
6. Shannon Setioso selaku teman seperjuangan yang selalu berbagi semangat dan saran dari awal penelitian hingga akhir penyusunan laporan ini.
7. Team Tweenies, Iggnames, Team Hura, Smartgirls, sahabat-sahabat yang selalu memberi semangat dan dukungan, menjadi tempat berkeluh kesah, dan selalu menjadi mood-booster bagi penulis.
8. Teman-teman NTK dan FTP seangkatan, yang tidak bisa disebutkan satu persatu, yang telah memberi semangat kepada penulis.
9. Semua pihak yang telah ambil bagian dalam penelitian ini, yang memberi ide serta masukan sehingga laporan ini bisa diselesaikan tepat waktu.
Dalam penyusunan laporan ini penulis menyadari bahwa masih ada banyak kekurangan dan keterbatasan. Oleh karena itu penulis meminta maaf apabila ada kesalahan, kekurangan, ataupun hal-hal yang kurang berkenan bagi para pembaca. Penulis menerima kritik dan saran atas laporan skripsi yang telah disusun ini. Akhir kata, penulis berharap laporan skripsi ini dapat bermanfaat dan memberikan pengetahuan baru bagi pihak-pihak yang membutuhkan.
Semarang, 30 Juli 2018 Penulis ,
viii Daftar Isi
HALAMAN PEN GESAHAN ... ii
PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ... iii
RINGKASAN ... iv
1.2.1.Makanan Sumber Karbohidrat ...3
1.2.2. Karbohidrat ...4
1.2.3. Pola Konsumsi ...5
1.2.4. Survey Konsumsi Makanan...6
1.2.4.1. Food Frequency Questionnaire (FFQ) ...7
2.2. Populasi dan Sampel Penelitian ...9
2.3. Instrumen Penelitian...9
3.2. Daftar Jenis Makanan Sumber Karbohidrat ...14
ix
3.4. Asupan Energi dari Makanan Sumber Karbohidrat yang Dikonsumsi
Keluarga ...17
3.5. Hubungan antara Jumlah Konsumsi dengan Beberapa Parameter...18
3.5.1. Uji Korelasi Jumlah Konsumsi Nasi dengan Beberapa Parameter ...18
3.5.2. Uji Beda Jumlah Konsumsi Nasi dengan Jumlah Anggota Keluarga ...19
3.6. Hubungan antara Angka Kecukupan Energi dengan Beberapa Parameter ...20
3.6.1. Uji Korelasi Angka Kecukupan Energi dengan Beberapa Parameter ...20
3.6.2. Uji Beda Angka Kecukupan Energi dengan Jumlah Anggota Keluarga...20
4. PEMBAHASAN ...22
4.1. Gambaran Umum Karakteristik Responden ...22
4.2. Pola Konsumsi Makanan Sumber Karbohidrat ...23
4.3. Angka Kecukupan Energi dari Konsumsi Makanan Sumber Karbohidrat ...25
4.3.1. Angka Kecukupan Energi Berdasarkan Tingkat Ekonomi...26
4.3.2. Angka Kecukupan Energi Berdasarkan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Gizi ...27
4.3.3. Angka Kecukupan Energi Berdasarkan Jumlah Anggota Keluarga ...28
x
Daftar Gambar
Gambar 1. Peta Kecamatan Laweyan ... 3
Gambar 2. Desain Penelitian ... 10
Gambar 3. Frekuensi Konsumsi Makanan Sumber Karbohidrat Berdasarkan
xi Daftar Tabel
Tabel 1. Daftar Penukar Bahan Makanan Sumber Karbohidrat ... 4
Tabel 2. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin ... 12
Tabel 3. Karakteristik Responden... 13
Tabel 4. Rata-rata Frekuensi dan Jumlah Konsumi Makanan Sumber Karbohidrat yang Dikonsumsi oleh Responden ... 14
Tabel 5. Daftar Jenis Makanan Sumber Karbohidrat ... 15
Tabel 6. Tingkat Kecukupan Energi Berdasarkan Beberapa Parameter... 17
Tabel 7. Uji Korelasi Jumlah Konsumsi Nasi Putih dengan Beberapa
Parameter... 19
Tabel 8. Uji Beda Jumlah Konsumsi Nasi Putih dengan Jumlah
Anggota Keluarga ... 19
Tabel 9. Uji Korelasi Angka Kecukupan Energi dengan Beberapa Parameter ... 20
xii
Daftar Lampiran
Lampiran 1. K uesioner Penelitian ... 33
Lampiran 2. Daftar Kandungan Gizi Makanan Sumber Karbohidrat... 41
Lampiran 3. Kebutuhan Energi Keluarga Responden Dalam Sehari ... 42
Lampiran 4. Asupan Energi Rumah Tangga Responden Berdasarkan Recall ... 48
Lampiran 5. Frekuensi dan Jumlah Makanan Sumber Karbohidrat yang Dikonsumsi Responden Berdasarkan FFQ ... 59
Lampiran 6. Kebutuhan Energi dan Persentase Kecukupan Energi Rumah Tangga Responden ... 64
Lampiran 7. Uji Korelasi Kendall’s Tau-b antara Jumlah Konsumsi Nasi Putih dengan Beberapa Parameter... 66
Lampiran 8. Uji Korelasi Kendall’s Tau-b antara Kecukupan Energi Responden dengan Beberapa Parameter ... 67
Lampiran 9. Uji Beda Mann-Whitney... 68