LAPORAN AKHIR
IPTEKS BAGI KEWIRAUSAHAAN
IPTEKS BAGI KEWIRAUSAHAAN (IbK)
DI UNIVERSITAS DR.SOETOMO
Dibiayai oleh:
Kopertis Wilayah VII Jawa Timur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sesuai dengan Surat Perjanjian Pelaksananan Hibah Program Pengabdian kepada
Masyarakat Bagi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Kopertis Wilayah VII Tahun Anggaran 2016 Nomor: 003/SP2H/PPM/K7/KM/2016, Tanggal 25 April 2016
Tahun kedua dari rencana tiga tahun Ketua Tim:
Dr. Liosten R.R. Ully Tampubolon, MM NIDN. 0013116108
Anggota Tim:
Dr. Bachrul Amiq, SH, MH NIDN. 0721047102
UNIVERSITAS DR.SOETOMO SURABAYA
PRAKATA
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan YME atas limpahan rahmat dan
karunia-Nya sehingga pelaksanaan Ipteks bagi Kewirausahaan (IbK) di Universitas DR.
Soetomo pada tahun pertama ini dapat diselesaikan dengan baik. IbK ini termasuk skim
pengabdian kepada masyarakat dan bersifat multiyears yang dibiayai oleh Kopertis
Wilayah VII Jawa Timur Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek. Output dari
kegiatann Ipteks bagi Kewirausahaan ini adalah menghasilkan para wirausaha baru yang
mandiri dan berbasis ipteks. Tim Pelaksana IbK sangat menyadari bahwa kegiatan ini
dapat terselesaikan karena keterlibatan berbagai pihak, baik secara langsung maupun
tidak langsung. Oleh karena itu yang tak terhingga dan penghargaan yang
setinggi-tingginya kepada:
1. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek;
2. Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Ditjen Kemenristekdikti
3. Koordinator Kopetis Wilayah VII Jawa Timur;
4. Rektor Universitas DR. Soetomo: Bapak Dr. Bahrul Amiq, SH., MH
5. Ketua Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas DR. Soetomo ;
6. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas DR. Soetomo
7. Rekan-rekan dosen di lingkungan Universitas DR. Soetomo Surabaya.
8. Para narasumber kegiatan diklat Iptek bagi Kewirausahaan
9. Para mitra usaha tempat magang, praktek kewirausahaan dan kunjungan industri.
10. Para tenant peserta Ipteks bagi Kewirausahaan tahun kedua.
Tim Pelaksana berdoa, semoga amal ibadah bapak, ibu dan saudara diterima oleh
Tuhan YME dan menerima pahala yang berlipat ganda atas segala kebaikan, jasa,
dorongan, motivasi, dukungan dan pengorbanan dari semua pihak kepada kami, sehingga
kegiatan ini bisa berjalan dengan baik. Amin. Sesuai dengan pepatah “Tiada gading yang
tak retak” tidak ada karya manusia di dunia ini yang sempurna, tentunya hasil kegiatan
Ipteks bagi Kewirausahaan di Universitas DR.Soetomo ini tidak lepas dari kekurangan
dan keterbatasan. Untuk itu kami mohon maaf atas segala kekurangan yang ada.
Meskipun demikian, kami juga berharap agar hasil kegiatan ini dapat bermanfaat dan
berguna bagi berbagai pihak terkait.
Surabaya, 22 Oktober 2016
RINGKASAN
Tujuan jangka pendek dari IPTEKS Bagi Kewirausahaan (IbK) di Universitas Dr
Soetomo adalah memotivasi tenant, melatih, mendampingi, mempraktekan, magang di
UMKM dan UKM agar tenant mendapatkan keahlian dan keterampilan berwirausaha
sehingga ada keberanian untuk menjadi wirausaha dan berhasil menjadi wirauaha baru
yang mandiri.
Tujuan jangka panjang IPTEKS Bagi Kewirausahaan (IbK) di Universitas Dr
Soetomo adalah menghasilkan wirausaha mandiri profesional, tangguh dan kuat, membuka
lapangan kerja dan menjadikan kampus Universitas DR.Soetomo dengan branding kampus
entrepreneur. Diharapkan setelah program Ipteks bagi Kewirausahaan selesai di tahun
ketiga 2017 maka Universitas DR.Soetomo bisa mendirikan KLINIK KEWIRAUSAHAAN
dan Training Centre sebagai profit unit di Universitas DR.Soetomo, dengan demikian
seluruh potensi dosen dapat dipergunakan dengan maksimal.
Adapun target khusus yang menjadi sasaran utama dalam program IbK di Universitas
DR.Soetomo adalah mahasiswa, PKM dan alumni Universitas Dr Soetomo Surabaya.
Kegiatan IbK di Universitas DR.Soetomo pada tahun kedua 2016, telah melakukan kegiatan
antara lain yaitu : kuliah umum kewirausahaan, pelatihan kewirausahaan, kunjungan ke
kelompok usaha bersama, success story, pameran produk, bazar ramadhan, evaluasi kinerja
bisnis tenant dan bantuan peralatan kepada 4 tenant yang memiliki peluang bisnis cukup
besar untuk berkembang sukses. Ipteks bagi Kewirausahaan di Universitas DR.Soetomo
sampai dengan tahun 2016 telah menghasilkan 15 orang wirausaha mandiri yang terdiri dari
9 orang wirausaha mandiri di tahun 2015 dan 6 orang wirausaha mandiri di tahun 2016.
Model IbK di Universitas DR.Soetomo yaitu motivasi, pelatihan dan pendampingan
kewirausahaan dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan
menggunakan metode Focus Group DiscussiondanDepth Interveiw, magang, praktek dan
evaluasi kinerja bisnis . Data dari hasil FGD dan Depth Interview tersebut kemudian
dianalisis dengan menggunakan metode content analysis sehingga tersusun suatu kerangka
model Klinik Kewirausahaan yang dalam pelaksanaan metode pendampingan usahanya
menggunakan Neuro Linguistic Program (NLP) untuk meningkatkan motivasi dan
kompetensi kewirausahaan mahasiswa Universitas DR. Soetomo Surabaya.
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL... HALAMAN PENGESAHAN ...
RINGKASAN ... i
PRAKATA... ii
DAFTAR ISI... iii
DAFTAR TABEL... iv
DAFTAR GAMBAR ... v
BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Kondisi Kewirausahaan di Universitas Dr.Soetomo...1
1.2. Tenant Ibk Unitomo 2015 Dan Potensi Keunggulan Produknya...4
1.3. Keunggulan Produk Tenant...6
1.4. Fasilitas Perguruan Tinggi dan Kelembagaan yang Terkait dengan Kewirausahaan...7
BAB II. TARGET DAN LUARAN 2.1. Target IbK Universitas Dr.Soetomo…...9
2.2. Luaran Kegiatan...9
BAB III. METODE PELAKSANAAN 3.1. Recruitment Tenant ... 10
3.1.a. Kuliah Kewirausahan...10
3.1.b. Bisnis Plan... ... 11
3.1.c. Tes Seleksi Calon Tenant ... ... 12
3.1.d. Wawancara Terstruktur ...12
3.1.e. Proposal Bisnis Plan...12
3.1.f. Diterima/Ditolak...13
3.2. Metode Pendekatan yang Digunakan ... . 13
3.2.1. Pelatihan Kewirausahaan ... 13
3.2.2. Magang Pada Industri Mitra ... 16
3.2.3. Pola Pembimbingan Terhadap Tenant... 17
3.2.4. Pengawasan Terhadap Tenant ... 17
3.2.5. Teknik Pembiayaan Usaha Tenant dan Bantuan Teknologi... 17
3.2.6. Metode Penyelesaian Masalah ... 17
3.2.7. Penilaian Kinerja Bisnis Tenant ... 17
3.3. Kolaborasi Tim Ibk Unitomo Dengan Perusahaan Sebagai Mitra ... 18
3.4. Jumlah Tenant Yang Siap Menjadi Wirausaha Mandiri Di Tahun 2016 ... 18
BAB IV. KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI... 20
4.1. Kegiatan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat di Universitas DR.Soetomo Tahun 2015-2016... 20
4.2. Kegiatan Pusdiklatlitbang Kewirausahaan Berbasis Koperasi di Universitas DR.Soetomo ... 21
BAB V. HASIL DAN PEMBAHASAN
5.1. Potensi dan Nilai Ekonomi Produk Tenant IbK di Universitas
DR.Soetomo Surabaya ... 23
5.1.1. Inowa Mijdiana Sawo/2015320024/Puding Tofujam ... 23
5.1.2. Nisa Ulfa /2015320156/Es Lidah Buaya ... 24
5.1.3. Yonathan Yitro Souhoka/2013110005/DJ’S Foxtail Millet Cake (Klappertart)... 24
5.1.4. Qurrotu A’Yuni AS/2012320066/Fashion dan Aksesoris... 25
5.1.5. Riezeta Ayu Fitrianty/2010320015/Shop Pigura Foto dan Pigura Mahar ... 26
5.1.6. Ahmad Taufik Wildan/2012320096/Telur Asin Rendah Kolesterol ... 27
5.1.7. Regar Wahyu Hidayat/2015320111/Rambak Aneka Rasa ... 28
5.1.8. Fendi Alfian/2015320026/Rujak Toping Es Krim... 29
5.1.9. Nur Rahmania/2015700134/Brownies Beton Nangka ... 30
5.1.10. Egga Aditya Pratama/2015310002/Batik Tulis Suroboyo ... 31
5.1.11. Lintang Annogerah P./2015700067/Sushi Pecel... 32
5.2. Pelaksanaan Pelatihan Kewirausahaan... 33
5.2.1. Kuliah Umum Kewirausahaan ... 33
5.2.2. Success Story dan Pameran Produk Mahasiswa ... 34
5.2.3. Pelatihan Manajemen dan Pengelolaan Bisnis... 36
5.3. Bazar Ramadhan... 37
5.4. Kunjungan dan Praktek Kewirausahaan...38
5.5. Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant ... 40
5.6. Bebek Balap Tenant Zainal sebagai Bisnis Percontohan Model Motivasi Kewirausahaan...58
5.7. Pemberian Bantuan Peralatan...60
BAB VI. RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA 6.1. Rencana Kegiatan Berikutnya...62
BAB VII. KESIMPULAN DAN SARAN 7.1. Kesimpulan... . 63
7.2. Saran ... 63
DAFTAR TABEL
Halaman Tabel 1.1. Daftar Tenant IbK Universitas DR.Soetomo Tahun Pertama
2015 Yang Sukses Menjadi Wirausaha Mandiri 2 Tabel 1.2. Daftar Tenant IbK Universitas DR.Soetomo Tahun Kedua 2016 4
Tabel 3.1. Penilaian Kinerja Bisnis Tenant 18
Tabel 5.1. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Edi Sucipno 40 Tabel 5.2. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Khoriyadi 41 Tabel 5.3. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Nindy Rizki KH.W. 41 Tabel 5.4. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Aprilia Wulansari Cahyo 42 Tabel 5.5. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Suecyati Dyah AP 42 Tabel 5.6. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Citra Maryanti 43 Tabel 5.7. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Dana Dwi Laksono 43 Tabel 5.8. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Dedy Ahmadi 44 Tabel 5.9. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant A.Fadil A. 44 Tabel 5.10. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Imroatus S. 45 Tabel 5.11. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Ahmad Kholiq 45 Tabel 5.12. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Hefni Yanto 46 Tabel 5.13. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Moh.Taufik 46 Tabel 5.14. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Sugiyono 47 Tabel 5.15. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Fakhriyatul Iffadah 47 Tabel 5.16. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Arya 48 Tabel 5.17. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Zaenal 48 Tabel 5.18. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Dwi Isna Rosadi 49 Tabel 5.19. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Dwi Palupi 49 Tabel 5.20. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Indah Rohmatuh 50 Tabel 5.21. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Dodi Alfian 50 Tabel 5.22. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Inowa Mijdiana Sawo 51 Tabel 5.23. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Nisa Ulfa 51 Tabel 5.24. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Yonathan Yitro Souhoka 52 Tabel 5.25. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Qurrotu A’Yuni AS 52 Tabel 5.26. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Riezeta Ayu Fitrianty 53 Tabel 5.27. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Ahmad Taufik Wildan 53 Tabel 5.28. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Regar Wahyu Hidayat 54 Tabel 5.29. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Fendi Alfian 54 Tabel 5.30. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Nur Rahmania 55 Tabel 5.31. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Egga Aditya Pratama 55 Tabel 5.32. Hasil Evaluasi Kinerja Bisnis Tenant Lintang Annogerah P. 56 Tabel 5.33. Rekapitulasi Kriteria Bisnis Tenant IbK di Universitas
DAFTAR GAMBAR
Halaman Gambar 1.1. Kuliah Umum dan Success Story Program IbK 4
Gambar 3.1. Tahapan Seleksi Tenant 2016 10
Gambar 3.2. Bisnis Plan, Presentasi dan Produk 12
Gambar 3.3. Presentasi Proposal Bisnis Plan Calon Tenant 13 Gambar 3.4. Kunjungan Ke Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sepatu dan
Sandal Kulit BARBARA 14
Gambar 3.5. Praktek Pembuatan Sepatu Sandal Kulit di KUB BARBARA 16 Gambar 3.6. Menghadiri Demo Pembuatan Roti PT.Hakiki Donata di Grand
City 16
Gambar 5.1.1. Puding Tofujam 23
Gambar 5.1.2. Es Lidah Buaya 24
Gambar 5.1.3. Klappertart 25
Gambar 5.1.4. Kerudung, Kaos dan Mukenah 26
Gambar 5.1.5. Pigura Foto dan Pigura Mahar 27
Gambar 5.1.6. Telur Asin Rendah Kolesterol 28
Gambar 5.1.7. Rambak Aneka Rasa 29
Gambar 5.1.8. Rujak Buah Es Krim 30
Gambar 5.1.9. Brownies Beton Nangka 31
Gambar 5.1.10. Batik Tulis Suroboyo 32
Gambar 5.1.11. Sushi Pecel 33
Gambar 5.2.1. Kuliah Umum Kewirausahaan 34
Gambar 5.2.2.1. Success Story 35
Gambar 5.2.2.2. Pameran Produk Tenant 36
Gambar 5.2.3. Pelatihan Manajemen dan Pengelolaan Bisnis 37
Gambar 5.3. Bazar Ramadhan 38
Gambar 5.4. Kunjungan dan Praktek Wirausaha Sepatu Sandal Kulit
KUB Barbara 39
Gambar 5.5. Kunjungan dan Praktek Wirausaha KUB Batik 40
Gambar 5.6. Bisnis Sablon 58
Gambar 5.7. Bisnis Cappucinaou Cincau 58
Gambar 5.8. Gerai Bebek Balap Tenant Zainal 59
Gambar 5.9. Suasana Pelatihan dan Pendampingan Kewirausahaan
di Bebek Goreng Balap Milik Tenant Zainal 60 Gambar 5.10. Bantuan Peralatan Mesin Jahit Multifungsi Dan Kapstock Baju
Untuk Tenant Qurrotu 60
Gambar 5.11. Bantuan Peralatan Paku Plexy untuk Tenant Riezeta 61 Gambar 5.12. Bantuan Peralatan Mesin Penggiling Juwawut
untuk Tenant Jonathan 61
Gambar 5.13. Bantuan Peralatan Canting untuk Tenant
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Kondisi Kewirausahaan di Universitas Dr.Soetomo (Unitomo)
Universitas Dr. Soetomo (UNITOMO); salah satu Perguruan Tinggi di Surabaya Jawa
Timur, berlokasi di Jl. Semolowaru No 84; adalah lembaga pendidikan yang mempunyai
peran strategis dalam menghasilkan sarjana-sarjana yang siap menjadi entrepreneur yang
handal & profesional; sebagai bentuk tanggung jawab Perguruan Tinggi dalam mendukung
program pemerintah untuk mencetak jumlah entrepreneur sebesar 5 persen dari jumlah
penduduk pada tahun 2020 sebagaimana yang dicanangkan oleh Kementrian Koperasi &
UKM RI. (Gerakan Koperasi Nasional, 2014). Unitomo sangat mengapresiasi dan proaktif
dalam mendukung program pemerintah dalam meningkatkan jumlah entrepreneur di
Indonesia, dengan langkah-langkah antara lain: Pertama: Menjadikan Unitomo dengan branding Campus Entrepreneur. Kedua: Fakultas Ekonomi sebagai Campus Entrepreneur, Ketiga: Menjadikan matakuliah Kewirausahaan dan Koperasi sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU), yang ditempuh oleh seluruh mahasiswa Unitomo, Keempat: Mendirikan Pusat Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan (PUSDIKLATLITBANG) Kewirausahaan
Berbasis Koperasi, yang dijadikan Inkubator Kewirausahaan oleh Kementerian Koperasi &
UKM RI untuk wilayah Jawa Timur. PUSDIKLATLITBANG Kewirausahaan Berbasis
Koperasi banyak mendapat support dana dari Kementrian Koperasi & UKM RI dalam
menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan kepada para wirausaha pemula; antara lain
yaitu: Pada tahun 2012, di bulan Desember diberikan dana hibah wirausaha pemula kepada
10 mahasiswa dengan masing-masing mahasiswa mendapat dana hibah wirausaha pemula
sebesar Rp. 25 juta (data terlampir). Selain itu Pusdiklatlitbang Kewirausahaan Berbasis
Koperasi diberi kepercayaan untuk memberi pelatihan kepada 30 orang mantan TKI dari
Korea untuk menjadi wirausahawan pemula. Pada tahun 2013, pada bulan Agustus,
PUSDIKLATLITBANG Kewirausahaan Berbasis Koperasi, diberi kepercayaan oleh
Kementerian Koperasi & UKM RI mengadakan SIMPOSIUM KEWIRAUSAHAAN yang
dihadiri oleh 600 peserta terdiri dari mahasiswa dari 8 Fakultas di Unitomo, mahasiswa dari
PTS/PTN lain, masyarakat umum dan Pedagang Kaki Lima di Surabaya. Dari peserta
pelatihan ini, diseleksi dengan ketat, maka diberikan dana hibah wirausaha pemula untuk 12
orang dengan total dana hibah sebesar Rp.125.000.000,- , dimana masing-masing wirausaha
pemula mendapat dana hibah yang besarnya berbeda-beda, tergantung jenis usaha yang
Koperasi & UKM RI sebagai HOUSE untuk proses PEMBERKASAN penerima Dana Hibah
Wirausaha Pemula untuk 50 orang yang berasal dari masyarakat umum di Jawa Timur.
Masing-masing penerima dana hibah wirausaha pemula ini juga bervariasi antara
Rp.5.000.000 - Rp.7.000.000. Pada tahun 2015, di bulan Januari – November, UNITOMO
juga mendapat kepercayaan dari DP2M DIKTI – KEMENDIKBUD sebesar Rp.
90.000.000,-. Program IPTEK bagi kewirausahaan (IbK) Universitas Dr90.000.000,-.Soetomo untuk melatih 20 tenant
calon wirausaha pemula; yang saat ini masih sedang berlangsung kegiatan meliputi:
recruitment 20 calon wirausaha pemula, pelatihan-pelatihan, kunjungan ke
perusahaan-perusahaan mitra usaha, pemagangan, pameran, analisis bisnis tenant, dan bantuan alat-alat
usaha. Dan pada tahun 2016, dibulan januari-november Unitomo mendapat kepercayaan dari
DRPM Kemenristekdikti untuk menerima dana hibah IbK tahun kedua sebesar
Rp.90.000.000,-. Para tenant tahun pertama 2015 telah dilatih oleh tim program IbK di
Universitas DR. Soetomo antara lain yaitu ; dilatih pembuatan bisnis plan, pembuatan roti,
pembuatan menu cafe, pembuatan pakan ternak, manajemen cafe, manajemen catering,
bisnis online, dikutkan dalam pameran produk, bazar ramadhan, pelatihan manajemen bisnis,
motivasi bisnis, dan pendampingan bisnis. Dari hasil evaluasi kinerja bisnis tenant, maka
pada tahun 2015 ada 8 tenant yang sudah menjadi wirausaha mandiri, yaitu :
Tabel 1.1
Daftar Tenant IbK Universitas Dr. Soetomo Tahun Pertama 2015 yang sukses menjadi Wirausaha Mandiri
No Nama Fakultas Status Tenant Jenis Usaha
1 EDI SUCIPTO FE/2013320170 Mandiri Bakso iblis
2 NINDY RIZKI KH. W FE/2014330144 Mandiri Bakmi GONDANG 3 SUECYATI DYAH AP FE/2013330017 Mandiri Lembaga Bimbingan
Belajar 4 CITRA MARYANTI FE/2014320238 Mandiri Brownies Vegan 5 FAKHRIYATUL
IFFADAH
FE/2014330124 Mandiri Smok tas, Dompet, Mukena
6 ARYA FE/ALUMNI Mandiri Toko besi ornamen
7 ZAENAL FE/2013320152 Mandiri Sablon kaos
8 DODY ALFIAN FE/2013320089 Mandiri Melia Propolis
Pada tahun 2016 Universitas DR. Soetomo mendapatkan dana hibah dari DRPM
Kemenristekdikti sebesar Rp. 90.000.000,- untuk program IbK di Universitas DR. Soetomo
pada tahun kedua. Adapun Program IPTEKS bagi Kewirausahaan di Dr. Soetomo pada tahun
1. Kuliah Umum Kewirausahaan
Kuliah umum kewirausahaan dilakukan dengan narasumber dari Tim IbK di Universitas
DR.Soetomo Surabaya yaitu Ibu Dr.Dra. Liosten R.R. Ully Tampubolon, MM, Dr.
Bachrul Amiq, SH.MH dan Dr.Drs. Slamet Riyadi, MP.MM untuk memotivasi,
membuka “mindset” mahasiswa agar tertarik untuk menjadi seorang wirausahawan,
menambah pengetahuan tentang kewirausahaan, pengelolaan usaha serta memberi
keberanian bagi mahasiswa untuk menentukan suatu pilihan yang tepat yaitu keputusan
menjadi wirausahawan baru mandiri.
2. Recruitment 8 calon tenant wirausahawan merintis usaha
3. Memberikan pelatihan-pelatihan dan pendampingan kepada tenant
4. Pemagangan ke perusahaan mitra
5. Kunjungan ketempat usaha tenant
6. Basar Ramadhan produk tenant
7. Pameran produk kreatif mahasiswa
8. Analisis kinerja usaha tenant
9. Pemberian bantuan peralatan
Gambar 1.1. Kuliah Umum dan Success Story Program IbK di Unitomo
1.2 Tenant Ibk Unitomo 2016 Dan Potensi Keunggulan Produknya
Pada tahun 2016 program IbK di Universitas DR. Soetomo merekrut 9 tenant sebagai
pengganti 9 tenant yang sudah menjadi wirausaha mandiri di tahun 2015. Adapun nama – nama
tenant program IbK di Universitas DR. Soetomo pada tahun 2016 dapat dilihat pada tabel di
bawah ini :
Tabel 1.2
Daftar Tenant IbK Universitas Dr. Soetomo Tahun Kedua 2016 No Nama Tahun
masuk tenant
Fakultas Status Tenant Jenis Usaha
1 EDI SUCIPNO 2015 2013320170 Mandiri Bakso iblis 2 KHORIYADI 2015 2014320036 Wirausaha baru Ternak kambing 3 NINDY RIZKI KH. W 2015 2014330144 Mandiri Bakmi GONDANG 4 APRILIA
WULANSARI C
2015 2014330053 Wirausaha baru Mandu Twigim
5 SUECYATI DYAH AP 2015 2013330017 Mandiri
Bimbingan Belajar
6 CITRA MARYANTI 2015 2014320238 Mandiri Brownies Vegan 7 DANA DWI
LAKSONO
11 AHMAD KHOLIQ 2015 2014320238 Wirausaha baru Serba Kentang 12 HEFNI YANTO 2015 2013720021 Wirausaha baru Telur Ayam 13 MOH. TAUFIK 2015 2014700170 Wirausaha baru Es Tretan Dibik 14 SUGIYONO 2015 2011320003 Mandiri Butik
15 FAKHRIYATUL IFFADAH
2015 2014330124 Mandiri
Smok tas, Dompet, Mukenah
16 ARYA 2015 ALUMNI Mandiri Toko besi ornament
17 ZAENAL 2015 2013320152 Mandiri Sablon kaos
18 DWI ISNA ROSADI 2015 2014320233 Wirausaha baru Bros kerang LUNIK 19 DWI PALUPI 2015 2014330125 Wirausaha baru Bakpao MILAR 20 INDAH ROHMATUH 2015 2012610015 Wirausaha baru Pouch HP, Tab 21 DODY ALFIAN 2015 2013320089 Mandiri Melia Propolis 22 INOWA MIJDIANA
SAWO
2016 2015320024 Merintis Usaha Puding Tofujam
23 NISA ULFA 2016 2015320156 Merintis Usaha Es Lidah Buaya 24 YONATHAN YITRO
SOUHOKA
2016 2013110005 Merintis Usaha DJ’S Foxtail Millet Cake (Klappertart)
25 QURROTU A’YUNI AS
2016 2012320066 Merintis Usaha Fashion dan Acsesories
26 RIEZETA AYU FITRIANTY
2016 2010320015 Merintis Usaha Shop Pigura Foto danPigura Mahar 27 AHMAD TAUFIK
WILDAN
2016 2012320096 Merintis Usaha Telur Asin Rendah Kolesterol
28 REGAR WAHYU HIDAYAT
2016 2015320111 Merintis Usaha Rambak aneka rasa
29 FENDI ALFIAN 2016 2015320026 Merintis Usaha Rujak toping es krim
30 NUR RAHMANIA 2016 2015700134 Merintis Usaha Brownies beton nangka 31 EGGA ADITYA
PRATAMA
2016 2015310002 Merintis Usaha Batik Tulis Suroboyo
32 LINTANG ANNOGERAH P.
Dari data tenant di tabel 1.3 dapat disimpulkan bahwa minat mahasiswa Unitomo
sangat besar untuk merintis usaha baru, mendorong mahasiswa untuk belajar banyak
memahami ipteks serta mencari peluang bisnis. Pada waktu-waktu tertentu, Unitomo
mengadakan pameran produk usaha mahasiswa, sebagai wujud appresiasi kampus
terhadap wirausaha-wirausaha muda dari kalangan mahasiswa. Dosen-dosen yang
mengampu mata kuliah kewirausahaan, membawa mahasiswa untuk studi banding ke
perusahaan-perusahaan industri yang berada di Jawa Timur.
Dilihat dari sisi produk tenant IbK sangat beragam dan berpotensi menghasilkan
produk yang mempunyai keunggulan IPTEKS seperti: Brownies Vegan, Mandu Twigim,
Batik Suroboyo, Puding Tofujam, Es lidah buaya, Klapertart, Rambak aneka rasa, Brownies
beton nangka, bros kerang.
1.3 Keunggulan Ipteks ProdukTenant
Klapertart mempunyai keunggulan ipteks, produknya dibuat dari pakan burung yang
diolah sedemikian rupa sehingga menjadi makanan klapertart yang enak rasanya dan
mengandung gizi yang cukup tinggi. Sangat disukai oleh anak – anak maupun orang dewasa.
Batik Suroboyo memiliki ipteks dengan corak khas surabaya motif ikan suro dan boyo,
bunga dengan warna khas mencolok disukai oleh anak muda atau remaja yang senang dengan
motif – motif cerah dan ibu – ibu yang berjiwa muda, dengan sistem pembuatan canting dan
malam dari bahan alami. Rambak aneka rasa dari produk tenant berbeda dari rambak –
rambak pada umumnya yang dijual, karena rambak aneka rasa sudah diolah dengan
menambahkan ipteks rasa pedas, pedas sekali, keju dan BBQ. Rujak toping es krim dibuat
dengan memadukan ipteks buah – buahan, agar – agar rumput laut dan es krim, ketika bahan
ini dicampur memiliki cita rasa yang unik pedas, asam, manis dan gurih karena ada
kandungan es krim di dalamnya. Bagi orang yang tidak suka buah, maka dapat menikmati
rujak toping es krim ini dengan lezat dan bergizi tinggi dan vitamin C. Brownies beton
nangka adalah brownies yang dibuat dengan menggunakan ipteks dari biji beton nangka yang
selama ini kurang dimanfaatkan untuk produk makanan yang bercita rasa enak, bahkan
cenderung beton biji nangka dibuang. Es lidah buaya menggunakan ipteks dari bahan lidah
buaya yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Es lidah buaya ini rasanya segar
dan tidak beraroma lidah buaya dengan gizi tinggi bagi kesehatan rambut dan kulit. Bros
kerang menggunakan iptek dari bahan kerang yang dibuang dan berkelimpahan dipantai. Oleh
tenant IbK diolah menjadi produk bros kerang yang indah beraneka warna dan motif. Puding
tofujam merupakan makanan dengan menggunakan ipteks dari bahan tahu sutra yang dikelola
sarapan di pagi hari. Orang yang sibuk bekerja akan sangat tertolong kebutuhan gizinya
dengan mengkonsumsi puding tofujam.
1.4 Fasilitas Perguruan Tinggi dan Kelembagaan yang Terkait dengan Kewirausahaan Universitas Dr. Soetomo sebagai lembaga pendidikan mempunyai komitmen tinggi
untuk mensukseskan terciptanya entrepreneur pemula yang tangguh, kuat dan profesional,
bahkan memberikan branding UNITOMO Campus Entrepreneur. Pada tahun kedua
program IbK di tahun 2016 Universitas DR. Soetomo memberikan perhatian yang cukup
besar terhadap pelaksanaan program IbK ini yaitu, dengan memberikan fasilitas in-kind
yaitu penyediaan tempat dan lahan pameran produk mahasiswa dalam rangka Dies Natalis
Universitas DR. Soetomo ke-34, bazar Ramadhan dan pemasangan banner serta bantuan
dana untuk kelancaran pelaksanaan program IbK. Suport dari dosen – dosen fakultas
ekonomi Universias DR. Soetomo dan Pusdiklatlitbang Kewirausahaan Berbasis Koperasi
Universitas DR. Soetomo sangat membantu kelancaran program IbK ini. Adapun latar
belakang pelatih dan narasumber program Ibk di Universitas DR. Soetomo adalah sebagai
berikut :
1. Dr. Liosten R. R. Ully Tambpubolon, Dra., MM:
1. Direktur Pusdiklatlitbang Kewirausahaan Unitomo
2. Direktur Badan Kerjasama Unitomo
3. Komisaris PT. Bhakti Karya Kurnia
4. Komisaris PT. Esa Karya Anugerah
5. Pemilik UKM Ternak Ayam Kampung di Krian
6. Pembina UKM-UKM Makanan Kripik di Pacet
7. Pembina petani PAPRIKA di Nongkojajar
8. Pembina petani bunga criksan di Nongkojajar
9. Pembina PKL Unitomo
10. Pengampu mata kuliah Kewirausahaan & Koperasi
11. Sebagai narasumber kewirausahaan di tingkat Nasional
12. Tim Peneliti UKM Coldstorage di Jawa Timur
2. Dr. Bachrul Amiq, SH. MH
1. Rektor Unitomo
2. Pembina Pusdiklatlitbang Kewirausahaan Berbasis Koperasi
3. Pakar Hukum
1. Consultant CV. WILIS HARMONI untuk UKM
2. Consultant CV. Progresif dibidang pendidikan
3. Pembina UKM PKL Unitomo
4. Pengampu mata kuliah Kewirausahaan & Koperasi
5. Manager Pelatihan dan Pengembangan Pusdiklatlitbang Kewirausahaan
berbasis Koperasi Unitomo.
6. Sebagai narasumber Kewirausahaan di tingkat Nasional
7. Pembina PKL Unitomo
8. Tim Peneliti dan Pemberdayaan nelayan kepiting rajungan
4. Dr. Slamet Riyadi SE, MM:
1. Manager Penelitian dan Pengembangan Pusdiklatlitbang Kewirausahaan
berbasis Koperasi Unitomo.
2. Wakil Rektor II Unitomo
3. Pembina PKL Unitomo
4. Narasumber Kewirausahaan di tingkat Nasional
5. Marsha :
1. Komisaris PT. Hakiki Donata ( Swedia )
2. Mentor UKMK di Indonesia
3. Pembina produk kuliner di Jawa Timur
4. Narasumber pada pelatihan enterpreneur tingkat nasional
5. Pemilik beberapa outlet dan toko bahan roti yang tersebar di beberapa kota di
Indonesia
6. Erik Marsudi, SE :
1. Owner Ayam Bakar Pak ”D”
2. Pembina jaringan bisnis (JARBIS) di Surabaya
3. Narasumber pelatihan enterpreneur di Jawa Timur
Dengan latar belakang keahlian yang dimiliki oleh para narasumber IbK di Universitas
BAB II
TARGET DAN LUARAN 2.1 Target IbK Universitas Dr. Soetomo
Misi program IPTEKS bagi Kewirausahaan di Universitas DR. Soetomo disingkat
IbK di Unitomo adalah menghasilkan wirausaha-wirausaha muda dari tenant yang dilatih
dan meletakkan dasar untuk menyelenggarakan unit layanan kewirausahaan yang
profesional, mandiri dan berkelanjutan, berwawasanKnowledge Based Economy. IbK di
Unitomo harus mandiri dan berproses secara berkelanjutan, sehingga diharapkan akan
menghasilkan wirausaha – wirausaha mandiri di Unitomo.
Adapun target IbK Unitomo tahun kedua 2016 adalah sebagai berikut:
1. Menciptakan wirausaha muda mandiri berbasis Ipteks
2. Meningkatkan keterampilan manajemen usaha bagi tenant IbK
3. Menciptakan metode pelatihan kewirausahaan yang cocok bagi tenant.
4. Membuka lapangan kerja
5. Mendaftarkan merk dagang tenant.
2.2 Luaran Kegiatan
1. Menghasilkan minimal 5 (lima) wirausaha muda mandiri yang berbasis Ipteks per
tahun yang siap beraktivitas di masyarakat.
2. Melalui program terintegrasi dan metode pelatihan dan model pendampingan yang
efektif, maka 80% dari calon wirausaha tahun kedua menjadi wirausaha baru.
3. Jasa atau produk wirausaha baru tenant memiliki keunggulan IPTEKS.
4. Hasil program IbK UNITOMO dipublikasikan dalam bentuk artikel ilmiah.
Program Ipteks bagi Kewirausahaan Unitomo dirasakan sangat bagus dan bermanfaat
bagi mahasiswa, dosen, dan perguruan tinggi. Oleh karena, itu untuk menambah
pengetahuan kewirausahaan maka hasil program IbK Unitomo ini menghasilkan buku
AJAR KEWIRAUSAHAAN yang diterbitkan oleh penerbit “ANDI” Yogyakarta ber
BAB III
METODE PELAKSANAAN 3.1 Recruitment Tenant
Recruitment (seleksi) tenant program IbK di Unitomo tahun kedua 2016 diikuti
oleh 11 tenant yang telah merintis usaha, 12 tenant wirausaha baru dan 8 wirausaha
mandiri . Tahapan-tahapan recruitment tenant adalah sebagai berikut:
Gambar 3.1. Tahapan Seleksi Tenant 2016
Pada tahun 2015 program IbK di Universitas DR.Soetomo telah dihasilkan 8 tenant
wirausaha mandiri (lihat tabel 1.1), sesuai dengan pedoman buku edisi X Panduan
Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Di Perguruan Tinggi maka program IbK
tahun kedua wajib merekrut tenant baru sebanyak tenant wirausaha mandiri. Namun setelah
melalui proses rekruitmen seperti pada gambar 3.1, program IbK di Universitas DR.Soetomo
berhasil merekrut 11 tenant merintis usaha.
3.1.a Kuliah Kewirausahaan
Ketua Tim program IbK di Universitas DR.Soetomo sebagai koordinator mata kuliah
kewirausahaan dan koperasi ( mata kuliah MKDU) juga sebagai Direktur Utama
Pusdiklatlitbang Kewirausahaan Berbasis Koperasi Universitas DR.Soetomo dan pengampu
mata kuliah kewirausahaan dan koperasi. Pada tahun kedua 2016 model rekruitment tenant
berbeda sedikit dibandingkan model rekruitmnet tenant di tahun pertama 2015. Pada tahun
2016 rekruitment tenant dimulai dari kuliah kewirausahaan dan koperasi yang diikuti oleh
mahasiswa fakultas ekonomi, fakultas pertanian, fakultas sastra, fakultas hukum, fakultas
ilmu komunikasi, fakultas tehnik dan fakultas ilmu pendidikan. Pada awal perkuliahan
semester genap 2015/2016 di minggu kedua bulan Maret 2016 diadakan kuliah umum
kewirausahaan yang diikuti kurang lebih 500 mahasiswa. Adapun materi kuliah umum Kuliah
Kewirausahaan •Bisnis PlanPresentasi • Produk
Tes Seleksi • Minat • Bakat • Pengetahuan
Kewirausahaan
Wawancara Terstruktur Proposal Bisnis Plan
adalah : “Menjawab Tantangan Industri Kreatif Mahasiswa Dalam Menciptakan
Entrepreneur Muda Yang Mandiri” dengan narasumber Ketua Tim IbK Ibu Dr.Dra.Liosten
Rianna Roosida Ully Tampubolon, MM. Setelah kuliah umum mahasiswa diminta membuat
bisnis plan untuk produk kreatif. Pemilihan tema ini dengan tujuan agar mahasiswa
mempunyai ide kreatif dengan melihat perkembangan lingkungan di sekitarnya untuk dapat
membuat suatu rencana bisnis yang memiliki prospek cukup bagus dan mahasiswa dapat
melakukan bisnis tersebut secara mandiri. Dengan latar belakang jaringannetworkingbisnis
ketua tim IbK di Universitas DR.Soetomo dan sebagai seorang pengusaha sangat membantu
mahasiswa di dalam memasarkan produknya dan menciptakan ide-ide kreatif dalam
mengelola sebuah bisnis.
3.1.b. Bisnis Plan
Pada bulan April 2016 program IbK di Universitas DR.Soetomo mengadakan bisnis
plan yang diikuti oleh mahasiswa yang menempuh mata kuliah kewirausahaan dan koperasi,
dimana program ini kelanjutan dari program sebelumnya. Mahasiswa membuat makalah
perencanaan bisnis yang dipresentasikan dalam bentuk kelompok dan menampilkan ide
kreatif mahasiswa dalam bentuk produk. Ada 25 kelompok mahasiswa yang mengikuti bisnis
Gambar 3.2. Bisnis Plan, Presentasi dan Produk
3.1.c. Tes Seleksi Calon Tenant
Tahap selanjutnya adalah melakukan tes seleksi calon tenant yang mewakili kelompok
terpilih ide bisnisnya dianggap layak dikembangkan, ada 17 mahasiswa yang mengikuti tes
seleksi calon tenant ini. Tes ini meliputi : minat, bakat dan pengetahuan kewirausahaan.
Tujuan tes ini adalah untuk menjaring calon tenant yang memiliki motivasi yang kuat untuk
menjadi seorang entrepreneur dan kemauan yang tinggi untuk dibimbing oleh tim IbK serta
memiliki pengetahuan bisnis yang cukup.
3.1.d. Wawancara Terstruktur
Tes wawancara dimaksudkan untuk mengetahui lebih dalam bakat calon tenant dalam
berwirausaha, latar belakang keluarga apakah ada yang menjadi entrepreneur, rencana bisnis
yang akan dikembangkan dimasa yang akan datang, kesiapan untuk melaksanakan bisnisnya.
3.1.e. Proposal Bisnis Plan Tenant
Untuk merealisasikan hasil wawancara tenant diminta untuk membuat proposal bisnis
plan yang mempunyai harapan besar bisa dilaksanakan dengan baik melalui pelatihan,
pendampingan, praktek kewirausahaan yang dilaksanakan oleh program IbK di Universitas
DR.Soetomo. Proses pembuatan proposal bisnis plan didampingi oleh tim IbK dan owners
perusahaan yang menjadi mitra dalam program IbK di Universitas DR.Soetomo, sehingga
diharapkan produk yang dihasilkan calon tenant IbK nantinya dapat dijual di tempat mitra
program IbK. Ini berarti bisnis plan yang dibuat calon tenant mempunyai prospek pemasaran
Gambar 3.3. Presentasi Proposal Bisnis Plan Calon Tenant
3.1.f. Diterima / Ditolak
Tahapan terakhir dari proses rekruitment yang panjang dan ketat adalah menentukan
dari 17 calon tenant yang sudah mempresentasikan proposal bisnis maka tim IbK menentukan
11 orang yang diterima menjadi calon tenant. Hanya calon tenant yang memenuhi standard
yang sudah ditentukan oleh tim IbK yang dapat DITERIMA sebagai tenant IbK, dimana
tenant siap untuk langsung dilatih, didampingi, dimagangkan untuk menjadi wirausaha baru
atau wirausaha mandiri.
3.2. Metode Pendekatan Yang Digunakan
Metode yang digunakan dalam pelaksanaan Ipteks bagi Kewirausahaan Universitas
Dr.Soetomo yaitu:
3.2.1. Pelatihan Kewirausahaan
a. Pelatihan Kewirausahaan
Metode yang digunakan dalam pelatihan ini melalui tatap muka, dimana
narasumber menjelaskan tentang mengembangkan semangat kewirausaha,
membangun pendidikan berbasis kewirausahaan, pengembangan ide usaha,
strategi menangkap peluang usaha, penyusunan rencana usaha, pengambilan
resiko usaha, strategi mencapai keunggulan bersaing, pengelolaan usaha dan
strategi kewirausahaan, teknik pengembangan usaha. Agar suasana pelatihan
bisa lebih aktif dan hidup maka dilakukan diskusi kelompok; dimana tenant
dibagi dalam kelompok yang memiliki usaha serupa atau sejenis, antara lain
kelompok usaha makanan dan minuman, kelompok usaha aksesoris, kelompok
usaha perdagangan.
Dalam diskusi ini tenant didampingi oleh narasumber agar tenant berani
mengemukakan pendapatnya dan mendorong untuk berpikir kreatif.
b. Kunjungan ke Industri
Kunjungan ke industri dilakukan ke perusahaan PT. Hakiki Donata di Jl.
Sikatan Surabaya, kelompok usaha bersama sepatu, sandal kulit dan kelompok
usaha bersama batik di Jl. Putat Jaya Surabaya. Kunjungan ke industri
bertujuan untuk menambah pengetahuan tenant di dalam mengelola sebuah
industri UMKM dan UKM
2. Model Pembelajaran
Metode pendekatan pelatihan dan pendampingan wirausaha pada program IbK di
Universitas Dr Soetomo telah disusun secara terstruktur dan berkesinambungan
dengan metode Coaching NLP (Neuro Linguistic Program). Pada metode ini akan
mengidentifikasi kondisi awal usaha peserta dengan membagi masalah usaha tenant
menjadi lima masalah yang lebih psesifik yaitu profil usaha, profil produk,
pemasaran, pembukuan, bisnis plan, teknik pengembangan usaha, resiko usaha,
strategi mencapai keunggulan bersaing. Metode ini dilakukan dengan cara melakukan
Focus Group Discussion (FGD) antara tenant, dosen pengampu mata kuliah
kewirausahaan dan praktisi serta berupaya menggali kekuatan sumber daya internal
dan eksternal masing-masing tenant.
c. Praktek Kewirausahaan
Tenant yang merintis usaha dalam kelompok makanan dan minuman di berikan
pelatihan pembuatan roti dan minuman di perusahaan PT.Hakiki Donata dan
Ayam Bakar Pak ”D”. Tenant yang merintis usaha dalam kelompok batik dan
aksesoris diberikan pelatihan pembuatan batik dan sepatu sandal kulit di KUB
Gambar 3.5. Praktek Pembuatan Sepatu Sandal Kulit di KUB Barbara
Gambar 3.6. Menghadiri Demo Pembuatan Roti PT.Hakiki Donata di Grand City
3.2.2. Magang Pada Industri Mitra
Magang pada industri mitra direncanakan akan dilakukan pada perusahaan roti
Breadmasta dan Just Cafe di kompleks Pasar Modern Jl.Raya Darmo Permai III
Surabaya. Selama magang, tenant berstatus training di perusahaan mitra.
Diharapkan tenant mendapatkan pengalaman tentang proses produksi, baik secara
kualitas maupun kuantitas produksi, teknologi yang digunakan dalam proses
produksi, membidik pangsa pasar, strategi pemasaran dan kendala-kendala yang
dihadapi dalam pengelolaan suatu usaha bisnis dan bagaimana cara penyelesaian
masalah. Diharapkan setelah selesai magang, tenant akan menerapkan ilmu yang
didapatkan selama magang untuk mengelola bisnis tenant. Pola kegiatan magang
bantuan uang transport, dan tenant membuat laporan hasil magang kepada Tim
IbK di Unitomo.
3.2.3. Pola Pembimbingan Terhadap Tenant
Tenant dibimbing oleh tim pelaksana IbK Unitomo yang berpengalaman di bidang
kewirausahaan dan mitra usaha. Tenant diberi kesempatan bila ingin konsultasi
tentang usaha yang baru dirintis. Tim pelaksana IbK secara aktif terus memotivasi
tenant untuk tidak mudah menyerah, apabila menghadapi masalah atau kegagalan,
karena kegagalan adalah awal dari sebuah keberhasilan. Bimbingan dan
pendampingan dilakukan secara efektif oleh tim pelaksana setiap minggu dan
dilakukan evaluasi terhadap apa yang sudah dilakukan oleh tenant.
3.2.4. Pengawasan Terhadap Tenant
Tim pelaksana IbK Unitomo melakukan pengawasan kepada tenant mulai dari
pelatihan, praktek kewirausahaan, magang di perusahaan mitra, pembuatan
proposal business plan sampai dengan pengelolaan usaha baru yang dirintis.
Pengawasan terhadap tenant diupayakan bersifat edukatif artinya tenant tidak
merasa selalu diawasi dan takut bila terjadi kesalahan, tetap diupayakan tim
pelaksana bisa membimbing tenant, mengarahkan tenant dan memberikan
pembetulan bila terjadi kesalahan
3.2.5. Teknik Pembiayaan Usaha Tenant Dan Bantuan Teknologi
Setelah tenant berhasil membuat business plan yang baik, maka tenant memulai
merintis usaha baru. Pada awalnya tenant membiayai usaha dengan modal sendiri,
namun untuk kelangsungan usaha, tenant membutuhkan tambahan dana. Sehingga
tim pelaksana IbK Unitomo perlu memberikan bantuan teknologi secara bertahap
yang diberikan berdasarkan penilaian prospektus usaha tenant. Tim pelaksana IbK
Unitomo juga sedang mengupayakan untuk mendapatkan CSR dari
perusahaan-perusahaan; yang dapat disalurkan kepada para tenant yang membutuhkan dan juga
mengarahkan tenant untuk membuat proposal PKMK yang di upload ke
simlitabmas Dikti dalam rangka mendapatkan dana hibah PKMK.
3.2.6. Metode Penyelesaian Masalah
Dalam merintis usaha baru, tentunya tenant menghadapi banyak masalah. Oleh
karena itu pernana tim pelaksana IbK sangat dibutuhkan untuk membantu tenant
dalam menyelesaikan masalahnya. Disini tim IbK Unitomo dapat mengevaluasi
Tenant program IbK yang telah melalui proses pelatihan, pendampingan, magang,
kunjungan dan konsultasi kewirausahaan setelah mahir dalam membuat bisnis
plan maka tenant tersebut mulai merintis wirausaha sesuai dengan rencana
usulannya. Dalam proses ini ada bantuan teknologi dan pembiayaan usaha tenant.
Pembiayaan ini dibimbing dan diawasi penggunaannya oleh tim IbK diharapkan
dapat membantu bisnis tenant. Adapun pemilihan wirausaha baru berdasarkan
penilaian kinerja bisnis yang meliputi aspek motivasi usaha, peningkatan
kemampuan kelembagaan dan SDM, peningkatan kemampuan pengembangan
pasar, peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan dan berkelanjutan usaha
dapat dilihat dalam tabel dibawah ini : Tabel 3.1
Penilaian Kinerja Bisnis Tenant
No Aspek Kinerja Skor Bobot Nilai
1. Peningkatan Motivasi Usaha 20
2. Peningkatan Kemampuan Kelembagaan dan SDM 10 3. Peningkatan Kemampuan Teknis Produksi/Operasi 15 4. Peningkatan Kemampuan Pengembangan Pasar 20 5. Peningkatan Kemampuan Pengelolaan Keuangan 10
6. Keberlanjutan Usaha 25
Jumlah 100
Keterangan : Skor : 1,2,3,4,5 (1 : sangat jelek, 2 : jelek, 3 : cukup, 4 : baik, 5 :sangat baik) Nilai = skor x bobot
3.3.Kolaborasi Tim Ibk Unitomo Dengan Perusahaan Sebagai Mitra
Agar pelaksanaan program IbK Unitomo dapat berjalan secara efektif, maka
diperlukan mitra dari instansi pemerintah maupun perusahaan swasta yang dapat
bekerja sama dalam menghasilkan wirausaha baru, antara lain yaitu PT. Bhakti Karya
Kurnia, PT.Esa Karya Anugerah, Dinas Koperasi dan UKM RI Provinsi Jawa Timur
dan Dinas Koperasi dan UKM RI Kota Surabaya yang banyak membantu tenant IbK
Unitomo selama ini.
3.4.Jumlah Tenant Yang Siap Menjadi Wirausaha Mandiri Di Tahun 2016
Berdasar pengamatan tim pelaksana IbK Unitomo pada tahun 2016, usaha tenant
yang siap untuk menjadi wirausaha baru mandiri sebanyak 12 orang yaitu:
1. Khoriyadi : Ternak Kambing
2. Aprilia Wulansari Cahyo : Mandu
3 . D e d y A h m a d i : P e m b e r d a y a a n B a n d e n g
4 . A c h m a d F a d i l : C u c i M o t o r S a l j u
5 . A c h m a d K h o l i q : S e r b a K e n t a n g
7 . M o h . T a u f i k : E s T r e t a n D i b i k
8 . D w i P a l u p i : B a k p a o M i l a r
9. Dwi Isna Rosadi : Bros Kerang Lunik
10. Indah Rohmatuh : Pouch Hp, Tab
11. Imroatus S. : Cake Popaye
BAB IV
KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI
Universitas Dr.Soetomo melalui Lembaga Penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat dan pusat pendidikan pelatihan penelitian dan pengembangan kewirausahaan
berbasis koperasi (PUSDIKLATLITBANG) Unitomo telah melakukan berbagai kegiatan
pengabdian kepada masyarakat, penelitian dan pengembangan kewirausahaan, dapat dilihat
pada tabel di bawah ini:
4.1. Kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di Universitas Dr. Soetomo tahun 2015-2016
No Nama Jenis Progran Judul Tahun
1 Retania Rahmiati Penelitian Disertasi Doktor
Karakterisasi Listeriagaf Litik Isolat Indonesia serta
Potensinya Sebagai Bikontrol Cemaran
2015
2 Anik Vega Vitianingsih Penelitian Hibah Bersaing
Membangun Aplikasi Webmap untuk Pemetaan
Jalan Rawan Kecelakaan
dan Alternatif
Pengembangan Jalan Baru (Studi Kasus : Kawasan Industri Kabupaten Gresik)
2015
3 Dr. Liosten Rianna
Roosida Ully
Tampubolon M.M
Penelitian Fundamental
Pengaruh Karakteristik Pekerjaan dan Iklim Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja, Komitmen dan Sikap Pekerja Kearah Perubahan Organisasi pada Perusahaan Cold Storage di Jawa Timur
2015
4 Rina Sulistiyani Penelitian Fundamental
Knowledge Sharing Behaviour Sebagai Pondasi
Membangun Kapabilitas Inovasi UMKM: Studi Femonologi
2015
5 Dr. Sri Utami Ady SE, M.M Penelitian Hibah Bersaing (tahun kedua)
Eksplorasi Variabel-variabel Pembentuk Perilaku Berinvestasi Berbasis Nilai-nilai dan Budaya di Bursa Efek Indonesia(Studi pada Perilaku Investor di Surabaya)
2015
6 Dr. Ir Totok Hendarto M.Si Pengabdian IbM IbM Usaha Produktif Makanan Khas Mojokerto
2015
7 Ir. Arlin Besari Djauhari Pengabdian IbM IbM Usaha Makan-Minum Jajanan Anak-anak Sehat dan Bersih
2015
8 Dwirini Kartikasari Ssi, Pengabdian IbM IbM PCLRT untuk Budidaya Lele
9 Dr. Liosten Rianna
Ipteks Bagi Kewirausahaan di Universitas Dr. Soetomo Surabaya
2015
10 Anik Vega Vitianingsih Penelitian Hibah Bersaing
Membangun Aplikasi Webmap untuk Pemetaan
Jalan Rawan Kecelakaan
dan Alternatif
Pengembangan Jalan Baru (Studi Kasus : Kawasan Industri Kabupaten Gresik)
2016
11 Dr. Liosten Rianna
Roosida Ully
Ipteks Bagi Kewirausahaan di Universitas Dr. Soetomo Surabaya
2016
12 Farida IbM Bm Pengarajin Wanita Penenun
Sarung ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin)
2016
13 Fadjar Kurnia Hartati IbM IbM Usaha Produktif Makanan Pokok Harian Berbahan Dasar Kedelai
2016
14 Dwirini Kartikasari IbM IbM Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Melalui Implementasi Teknologi Buyurmina Pada Program Urban Farming Budidaya Lele
2016
4.2. Kegiatan Pusdiklatlitbang Kewirausahaan Berbasis Koperasi di Universitas DR.Soetomo
Adapun kegiatan Pusdiklatlitbang Kewirausahaan Berbasis Koperasi di Unitomo pada
tahun 2015 mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), sebagai lembaga yang melatih
dan mensertifikasi asesor dan mengasesi mahasiswa untuk memiliki kompetensi. Pada
tahun 2016 LSP di Unitomo telah mensertifikasi 40 asesor dan mengasesi 1.200
mahasiswa untuk memiliki kompetensi. LSP di Unitomo juga menjalin kerjasama dengan
Universitas Darul Ulum Jombang dalam rangka untuk mensertifikasi asesor dan
mengasesi.
4.3. Infrastruktur Pendukung Program IbK
Infrastruktur aula pertemuan di gedung F lantai 5 dapat dipergunakan untuk pelatihan
dan pameran produk tenant, ruang meeting di gedung A lantai 2 dapat dipergunakan untuk
FGD dengan tenant IbK dan pelatihan kewirausahaan serta klinik kewirausahaan, ruang
laboratorium komputer di gedung B lantai 1 dapat dipergunakan untuk pelatihan bisnis online
yang dilakukan setiap tahun karena lokasi Universitas DR.Soetomo sangat strategis berada di
pinggir jalan raya. Sentra PKL Unitomo dapat dijadikan laboratorium hidup bagi tenant IbK
di Universitas DR.Soetomo. Ada beberapa Stand Kantin di Universitas DR.Soetomo telah
dipergunakan oleh tenant untuk menjual produk tenant yaitu Bakso Iblish dan Kentang
BAB V
HASIL DAN PEMBAHASAN
5.1. Potensi dan Nilai Ekonomi Produk Tenant IbK di Universitas DR.Soetomo tahun 2016
5.1.1 Inowa Mijdiana Sawo /2015320024/ Puding Tofujam
Inowa Mijdiana Sawo lahir di Surabaya 22 Mei 1996 sedang merintis usaha Pudding
Tofujam (Puding Tahu Fruit Jam) merupakan sebuah produk makanan inovasi baru
menggunakan tahu sebagai bahan dasar pembuatan puding yang diharapkan dapat
meningkatkan nilai ekonomis dari tahu, dan menjadikannya sebagai produk makanan
yang lezat dan bernilai gizi tinggi. Puding tofujam merupakan produk dengan Ipteks
inovasi baru yang mengkombinasikan tahu bebas formalin dengan susu yang mempunyai
nilai gizi tinggi, dapat bersaing dengan produk-produk sejenis lainnya dan mampu meraih
pangsa pasar yang telah ada.
Promosi dan pemasaran :
Promosi puding Tofujam dilakukan dengan menaruh poster promosi di tempat yang
strategis didaerah kampus Unitomo dan disekitar tempat produksi serta menawarkan
produk Puding Tofujam kepada calon konsumen secara Cuma-Cuma sebagai tester.
Metode promosi ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat dapat mengenal produk
Puding Tofujam dan membeli produk Puding Tofujam ini. Selain itu pemasaran produk
Puding Tofujam dilakukan dengan menitipkan Puding Tofujam di kantin kampus, outlet
di indomaret dan rumah makan.
5.1.2 Nisa Ulfa / 2015320156 / Es Lidah Buaya
Nisa Ulfa lahir di Surabaya 10 Agustus 1996 memproduksi “Es Lidah buaya” dengan
menggunakan Ipteks tanpa bahan pengawet yang bisa berbahaya bagi kesehatan manusia,
dimana bahan baku lidah buaya tersedia dalam jumlah yang banyak bahkan selama ini
kurang dikelola secara maksimal. Dengan menggunakan Ipteks, lidah buaya dapat diolah
menjadi sebuah minuman yang segar dan enak diminum karena tidak berbau aroma lidah
buaya. Khasiat dari minuman es lidah buaya ini sangat baik untuk kesehatan kulit dan
rambut.
Promosi dan Pemasaran :
Promosi dilakukan melalui brosur, internet dalam bentuk facebook, twitter, web dan
instagram. Strategi pemasaran dengan menggunakan penjualan langsung dan tidak
langsung dengan dititipkan di toko-toko, outlet serta cafe.
Gambar 5.1.2. Es Lidah Buaya
5.1.3 Yonathan Yitro Souhoka / 2013110005 / DJ’S Foxtail Millet Cake (Klappertart) Yonathan Yitro Souhoka lahir di Jakarta, 26 September 1993 membuat produk Foxtail
Millet a.k.a Juwawut (Setaria italica (L.) P.Beauv.) merupakan tanaman golongan
Serealia. Juwawut selama ini banyak dijual untuk pakan burung sehingga mempunyai
nilai yang rendah, masyarakat jarang mengkonsumsi juwawut ini sebagai bahan baku.
Juwawut memiliki kandungan gluten yang sama seperti gandum berfungsi sebagai
pondasi kokoh dalam pembuatan roti, mengandung energi, protein, karbohidrat yang
tinggi. Cake /Klappertart merupakan salah satu kue khas negeri Paman Sam (Amerika).
Cake/Klappertart merupakan salah satu jenis roti namun memiliki bentuk yang bantet dan
terbuat dari coklat atau beberapa varian rasa lainnya. Karena hal itulah penulis
memiliki 4 varian rasa (Dark Chocolate, Green Tea, Tiramisu, Red Velvet). Produk DJ’S
Foxtail Millet Cake (Klappertart) menggunakan Ipteks dari bahan dasar Juwawut yang
biasa digunakan untuk pakan ternak, diolah tanpa bahan pengawet menjadi makanan
klappertart yang enak rasanya dan memiliki kandungan nutrisi kompleks, kualitas produk
terjamin dan disukai oleh kalangan anak sampai lansia. Selama ini belum ada cake
klappertart yang menggunakan bahan baku Foxtail Millet /Juwawut.
Promosi dan Pemasaran :
• Promosi akan dilakukan untuk mengenalkan produk ini kepada konsumen
(Mahasiswa, Dosen, Jajaran Rektor, Karyawan, dan semua pengunjung di
G-Walk, SPAZIO, dan Pasar Festival East Coast)
• Dengan cara membuka Booth
• Direct Sales (Penjualan langsung kepada konsumen jika konsumen tidak
mendatangi Booth)
• Dan memberikan Tester DJ’S Foxtail Millet Cake / Klappertart ini
• Viral Marketing lewat Social Media (Narsism Product) (Narsism Booth)
Usaha ini berlokasi di Universitas DR. Soetomo Surabay 84, di G-WALK, SPAZIO dan
Pasar Festival East Coast. Adapun sasaran pasar produk Cake/Klappertart ini adalah
Mahasiswa, Dosen, Jajaran Rektor dan karyawan kantor dan seluruh pengunjung booth.
Gambar 5.1.3. Klappertart
5.1.4 Qurrotu A’Yuni AS / 2012320066 / Fashion dan Aksesoris
Qurrotu A’Yuni AS lahir di Surabaya 28 Desember 1987 merintis usaha fashion dan
aksesoris di Jalan Raya Penjaringansari No.8 RT.01/RW.05 Rungkut Surabaya, melihat
oleh masyarakat mulai dari remaja sampai dengan orang tua. Qurrotu menggunakan
Ipteks untuk produk aksesoris dari bahan bekas (daur ulang) dan mendesain sendiri
kerudung dan mukenah yang dibuat dari bahan pilihan sesuai selera remaja dan orangtua.
Kaos anak-anak dibuat dengan bekerjasama dengan tukang sablon dengan desain yang
dibuat sendiri. Qurrotu A’Yuni memiliki bakat mendesain busana dan dikembangkan
menjadi sebuah bisnis fashion dan aksesoris. Seringkali Qurrotu A’Yuni membeli kain
dalam jumlah gelondongan yang sudah diobral dengan harga yang sangat murah karena
dengan demikian akan menekan biaya produksi, dengan kepiawaian Qurrotu A’Yuni
bahan baku kain yang murah tadi dapat diolah menjadi suatu produk fashion mukenah
dan kerudung yang cantik.
Promosi dan Pemasaran :
Promosi dilakukan melalui media WA, BBM dan Facebook, brosur. Pemasaran
dilakukan melalui media online dan face to face serta membuka outlet di Jalan Raya
Penjaringansari No.8 Surabaya.
Gambar 5.1.4. Kerudung, Kaos dan Mukenah
5.1.5 Riezeta Ayu Fitrianty / 2010320015 / Shop Pigura Foto dan Pigura Mahar
Riezeta Ayu Fitrianty lahir di Surabaya 6 Maret 1984 memulai Bisnis Online Shop
Pigura Foto Dan Pigura Mahar di Jl. Alun-Alun Rangkah 21d . Riezeta melihat Bisnis
Online Shop Pigura Foto Dan Pigura Mahar sangat prospek dan banyak diminati oleh
konsumen terutama mereka yang mau menikah. Dengan jaringan networking yang luas
dan relasi yang banyak merupakan faktor strenght dari bisnis ini, dengan memanfaatkan
menjadikan produk ini memiliki harga pokok produksi yang rendah dengan harga jual
yang tinggi, sehingga mendatangkan profitable yang tinggi dan bisnis yang menjajikan.
Ipteks dari produk Pigura Foto dan Pigura Mahar ini dengan menggunakan bahan kayu
bekas potongan kecil yang selama ini banyak dijumpai dibuang dan daur ulang sehingga
menghasilkan produk pigura yang unik. Riezeta Ayu Fitrianty memiliki bakat seni yang
tinggi dalam mendesain produk-produknya sesuai selera pemesan maupun konsumen.
Promosi dan Pemasaran :
Promosi dilakukan dengan menyebarkan brosur dan memasang outlet
dipameran-pameran maupun di toko dan supermarket. Penjualan dilakukan melalui intagram
@Riezeta_Gallery, situs Olshop OLX.com dan facebook a.n riezeta_ayoe. Bisnis Online
Shop Pigura Foto Dan Pigura Mahar ini sudah pernah menerima pesanan dari berbagai
daerah di Indonesai yaitu Palu, NTT, Jakarta, Depok, Batam, Bali, dll.
Gambar 5.1.5. Pigura Foto dan Pigura Mahar
5.1.6 Ahmad Taufik Wildan / 2012320096 / Telur Asin Rendah Kolesterol
Ahmad Taufik Wildan lahir di Surabaya 29 Agustus 1992 memulai bisnis telur asin
rendah kolesterol di Jl.Kedurus II No.64a Surabaya. Ahmad Taufik Wildan memprediksi
bahwa bisnis telur asin rendah kolesterol merupakan bisnis yang memiliki prospek
berkembang dengan pesat dan menguntungkan. Telur bebek diperoleh dalam jumlah
melimpah dari Gresik dengan harga murah. Masyarakat banyak yang menyukai telur asin
namun telur asin yang dijual dipasaran saat ini rata-rata mengandung kadar kolesterol
yang tinggi, sehingga bagi orang yang memiliki kolesterol yang tinggi takut untuk
mengkonsumsi telur asin bahkan bagi mereka yang ingin hidup sehat menghindari
mengkonsumsi telur asin yang mengandung kolesterol tinggi. Dengan keadaan ini
Ipteks mencampur daun seledri, daun salam, daun sere, sebagai bahan campuran batu
bata dan garam untuk membungkus telur bebek menjadi telur asin rendah kolesterol.
Setelah diuji coba dipasarkan dikalangan mahasiswa dan dosen Universitas DR.Soetomo
ternyata laku terjual habis karena rasanya yang tidak terlalu asin dan gurih sehingga
disukai bahkan bisa dimakan langsung tanpa nasi sebagai makanan ringan.
Promosi dan Pemasaran :
Promosi dilakukan melalui mouth to mouth, brosur dan outlet yang dipasang di kantin
Unitomo, toko, dan outlet pameran. Pemasaran dilakukan melalui penjualan langsung di
tempat usaha Jl.Kedurus II No.64a Surabaya dan penjualan tidak langsung dengan cara
konsinyasike warung, toko dan pasar
Gambar 5.1.6. Telur Asin Rendah Kolesterol
5.1.7 Regar Wahyu Hidayat/2015320111/Rambak Aneka Rasa
Regar Wahyu Hidayat lahir di Surabaya 21 Maret 1996 memulai merintis bisnis rambak
aneka rasa pedas, pedas sekali, BBQ, melalui bisnis online dan dijual di toko, cafe dan
supermarket. Regar Wahyu Hidayat bertempat tinggal di Surabaya melihat bahwa
rambak yang dijual pada umumnya adalah rambak original dengan rasa gurih saja. Suatu
ketika terfikir oleh Regar Wahyu Hidayat untuk membuat rambak dengan aneka rasa dan
bentuk yang menarik, hal ini terinspirasi ketika Regar Wahyu Hidayat makan siang di
cafe bersama temannya. Oleh karena itu dengan menggunakan Ipteks cara pengolahan
rambak sapi dicampur dengan lombok dan BBQ original maka menghasilkan rambak
aneka rasa pedas, pedas sekali, BBQ yang enak rasanya dan kerenyahannya bertahan
lama.
Promosi dilakukan melalui brosur, banner yang dipasang di outlet, membagikan tester
kepada calon konsumen. Pemasaran dilakukan melalui toko, supermarket, pameran
produk, pesanan, online.
Gambar 5.1.7. Rambak Aneka Rasa
5.1.8 Fendi Alfian/2015320026/Rujak Toping Es Krim
Fendi Alfian lahir di Surabaya 23 Nopember 1996 mulai merintis usaha rujak buah es
krim di Surabaya karena Fendi Alfian melihat peluang pasar produk makanan dan
minuman sangat digemari oleh masyarakat di Surabaya khususnya. Makanan dan
minuman ringan sangat digemari oleh masyarakat khususnya kalangan remaja dan
ibu-ibu. Bagi orang yang tidak begitu suka sayur yang dimasak dengan santan atau bumbu,
maka untuk mencukupi kandungan vitamin maka mereka dapat mengkonsumsi sayuran
dan buah dalam bentuk rujak. Pada saat sekarang ini es krim menjadi minuman favorit
bagi kaum remaja dan ibu-ibu. Fendi Alfian mulai melihat peluang bisnis yang
menjanjikan ini, maka muncul ide kreatif untuk menggabungkan 3 jenis produk yaitu
sayuran, buah dan es krim. Dengan Ipteks maka 3 produk tersebut dapat diolah menjadi
makanan yang bergizi, vitamin dan protein yang tinggi yang dinamakan rujak buah es
krim, yang berbeda dengan rujak pada umumnya. Dengan mengkonsumsi rujak buah es
krim maka kandungan gizi, vitamin dan protein dapat terpenuhi dengan cukup, rasa yang
enak dan segar untuk dikonsumsi.
Promosi dan Pemasaran :
Promosi dilakukan melalui brosur, facebook dan web serta WA. Pemasaran dilakukan
Gambar 5.1.8. Rujak Buah Es Krim
5.1.9 Nur Rahmania/2015700134/Brownies Beton Nangka
Nur Rahmania merintis usaha makanan Brownies Beton Nangka dengan tujuan untuk
memanfaatkan beton nangka yang selama ini dibuang dan tidak dimanfaatkan dengan
baik, sehingga pada waktu musim nangka banyak beton nangka yang dibuang. Selain itu
brownies merupakan salah satu makanan yang banyak digemari oleh masyarakat, namun
brownies yang dijual pada umumnya menggunakan gula berkadar tinggi atau dengan
coklat. Brownies dibuat dari tepung brownies dengan berbagai rasa. Sehingga meskipun
brownies sangat diminati, masyarakat juga berpikir bahwa makanan yang mengandung
kadar glukosa tinggi dapat berdampak negative bagi kesehatan tubuh seperti
meningkatnya kadar glukosa dan berat badan. Oleh karena itu, diperlukan penganan
yang selain memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat saat ini, juga memiliki
kandungan gizi yang baik bagi kesehatan dan rendah lemak dengan rasa yang bervariasi.
Dari sini muncul ide kreatif dengan Ipteks maka biji beton nangka dapat dibuat menjadi
makanan yang lezat yang diberi nama Brownies beton nangka. Keistimewaan bronies
beton adalah makanan ringan yang lezat dan menyehatkan, bisa di jadikan sebagai kue
ulang tahun, atau dinikmati pada waktu santai dan bisa di nikmati oleh semua kalangan.
Ipteks dari brownies beton nangka dapat bermanfaat untuk : Pencegahan anemia,
melancarkan aliran darah, menjaga kesehatan rambut, menyehatkan mata, pengganti sel
sel yang rusak, melembutkan kulit, menyehatkan tubuh, mencegah sembelit,
menghilangkan racun tubuh dan penghilang stress.
Promosi dan Pemasaran :
Promosi dilakukan dengan membuat pamflet di jalan yang banyak dilalui orang,
Pemasaran dilakukan dari rumah ke rumah, dititipkan di cafe, dan toko roti serta
menerima pesanan.
Gambar 5.1.9. Brownies Beton Nangka
5.1.10 Egga Aditya Pratama/2015310002/Batik Tulis
Egga Aditya Pratama lahir di Surabaya 10 November 1996 memulai wirausaha baru batik
tulis Suroboyo, baju dan hiasan dinding batik tulis di Jl. Bogen 1 No.4 Surabaya dengan
email [email protected]. Batik adalah hasil karya bangsa Indonesia yang sudah
dikenal sejak dulu, merupakan hasil antara seni dan teknologi para leluhur yang sangat
tinggi nilainya. Batik merupakan citra ketinggian budaya karya bangsa Indonesia yang
mencirikan kerumitan dan kehalusan ragam hiasyang tumbuh melalui goresan canting.
Batik Suroboyo produksi Egga Aditya Pratama memiliki Ipteks antara lain yaitu batik
motif suroboyoan, batik motif lautan, batik tempat wisata. Keunggulan batik suroboyo ini
yaitu motif beragam, dapat digunakan pada semua kalangan usia, terbuat dari bahan
berkualitas dan dapat digunakan setiap saat.
Promosi dan Pemasaran :
Promosi melalui internet, SMS, BBM, Facebook, Yahoo, dan brosur. Strategi pemasaran
dengan cara yaitu membuat acara pameran produk tahunan, mengikuti lomba batik serta
Gambar 5.1.10. Batik Tulis Suroboyo
5.1.11 Lintang Annogerah P./ 2015700067/Sushi Pecel
Lintang Annogerah P. lahir di Surabaya 18 Januari 1996 merintis usaha sushi pecel
sebagai makanan yang terbuat dari sayuran, ikan dan nasi yang dikemas dalam bentuk
ukuran kotak-kotak kecil sehingga bisa dimakan sekali telan. Inilah keunikan dari
sushi pecel yang dibuat oleh Lintang Annogerah P, dengan kemasan yang menarik
mengundang selera makan konsumen. Produk yang ditawarkan ini adalah Sushi Pecel.
Sushi Pecel adalah makanan yang memadukan antara makanan khas Jepang dan
Indonesia, jangan menduga ini seperti sushi pada umumnya tidak, sushi ini terbuat dari
bahan-bahan khas Indonesia semua mulai dari selada/sawi putih sebagai pengganti
nori,lalu nasi, ikannya terdiri dari telur dadar goreng diiris tipis,tahu,tempe goreng dan
tak lupa disiram dengan saus pecel yang khas sekali. Ipteks dari produk ini adalah
memiliki kandungan vitamin, protein dan karbohidrat yang tinggi, dapat dijadikan
makanan sarapan pagi yang simpel bagi anak-anak sekolah, kuliah, pegawai yang
sibuk. Dengan demikian kandungan gizi tetap terpenuhi walaupun dengan menu
sarapan dalam porsi kecil.
Promosi dan Pemasaran :
Promosi dilakukan dengan cara menggunakan sosial media SMS, Facebook, WA dan
brosur. Pemasaran dengan melakukan melalui Job Order dengan menggunakan Gojek
Gambar 5.1.11. Sushi Pecel
5.2. Pelaksanaan Pelatihan
Pelatihan program IbK di Universitas DR.Soetomo tahun kedua 2016 diadakan dalam
3 tahap yaitu :
1. Kuliah Umum Kewirausahaan, dilaksanakan sebelum proses rekruitmen calon tenant
2. Succes Story dan Pameran Produk Mahasiswa, dilaksanakan setelah terpilih tenant yang
akan dilatih menjadi wirausaha mandiri.
3. Pelatihan manajemen dan pengelolaan bisnis, yang dilaksanakan setelah success story dan
pameran produk mahasiswa.
5.2.1. Kuliah Umum Kewirausahaan
Tujuan program IbK di Universitas DR.Soetomo menyelenggarakan kuliah umum
kewirausahaan adalah untuk memotivasi dan mengembangkan jiwa entrepreneurship, dan
menjaring mahasiswa untuk menjadi calon tenant hingga menjadi tenant IbK di Universitas
DR.Soetomo ditahun kedua 2016. Adapun kuliah umum kewirausahaan diadakan minggu
kedua bulan Maret 2016 di Aula KH.Moch.Saleh di gedung F lantai 5, dihadiri oleh
mahasiswa Unitomo dan alumni sebanyak kurang lebih 400 orang. Materi kuliah umum
kewirausahaan antara lain yaitu :
1. MENGEMBANGKAN SEMANGAT KEWIRAUSAHAAN, narasumber Dr.Dra.Liosten
R.R. Ully Tampubolon, MM.
2. STRATEGI MENANGKAP PELUANG USAHA, narasumber Dr.Bachrul Amiq, SH.MH
Gambar 5.2.1. Kuliah Umum Kewirausahaan
5.2.2. Success Story dan Pameran Produk Mahasiswa
Tujuan program IbK di Universitas DR.Soetomo menyelenggrakan Success Story dan
Pameran Produk Mahasiswa adalah untuk melatih keberanian jiwa entrepreneurship yang
dimiliki, semangat untuk memasarkan produk tenant, menerapkan materi pelatihan yang
sudah diberikan oleh Tim IbK, mengevaluasi dan menganalisis hasil produk yang
dihasilkan tenant dan memberikan pengalaman pribadi seorang entrepreneurship yang
sukses menjadi seorang wirausaha mandiri tanpa modal. Adapun success story dan
pameran produk mahasiswa diselenggarakan pada bulan Mei 2016. Success Story
dilaksanakan di Aula KH.Moch.Saleh di gedung F lantai 5, dan pameran produk
diselenggarakan di selasar lapangan terbuka Universitas DR.Soetomo diikuti 25 produk
unggulan mahasiswa. Dalam acara success story dihadiri kurang lebih 300 mahasiswa
Universitas DR.Soetomo, diundang pengusaha muda sukses berusia 27 tahun seorang
alumni Universitas Airlangga sebagai owners Ayam Bakar Pak”D” bernama Erik Marsudi,
SE sebagai narasumber success story dan success story dari Dekan Fakultas Ekonomi
Dr.Susanto Sukiman, SE, MM sebagai seorang entrepreneur bergerak dibidang angkutan
Gambar 5.2.2.1 Succees Story
Inspiring success story dari Erik Marsudi, SE yaitu
• Jadi pengusaha tanpa modal
• Gigih, ulet dan sabar
• Tidak mengetahui cara memasak ayam bakar tetapi memahami untuk memanage
bisnis menjadi besar
• Penggagas jaringan bisnis di Surabaya untuk mencetak entrepreneur muda yang
sukses
Inspiring success story dari Dr.Susanto Sukiman, SE.MM yaitu :
• Berani menanggung resiko
• Berusaha memanage resiko sekecil mungkin
• Terbuka dan menghargai karyawan
Setelah acara success story, Tim IbK di Universitas DR.Soetomo mengadakan pameran
Gambar 5.2.2.2 Pameran Produk Tenant
5.2.3. Pelatihan Manajemen dan Pengelolaan Bisnis
Program IbK di Universitas DR.Soetomo menyelenggarakan kegiatan pelatihan
manajemen dan pengelolaan bisnis pada bulan Mei 2016 diselenggarakan di ruang
RM.Soemantri gedung A lantai 3 dalam 3 tahap pelatihan yaitu :
• Tahap 1diselenggarakan pada hari Sabtu 14 Mei 2016 :
1.STRATEGI MENCAPAI KEUNGGULAN BERSAING, narasumber Dr.Wiwiek H, SE.
MM
2. STRATEGI PENGELOLAAN USAHA DAN TEKNIK PENGEMBANGAN USAHA,
narasumber Dr.Dra.Liosten R.R. Ully Tampubolon, MM.
• Tahap 2 diselenggarakan pada hari Sabtu 21 Mei 2016 :
1. PENGAMBILAN RESIKO BISNIS, narasumber Erik Marsudi, SE
2. MEMBANGUN PENDIDIKAN BERBASIS KEWIRAUSAHAAN, narasumber
Dr.Dra.Liosten R.R. Ully Tampubolon, MM.
• Tahap 3 diselenggarakan pada hari Sabtu 28 Mei 2016 :
1. STRATEGI DIVERSIFIKASI PRODUK DAN INOVASI, narasumber Dr.Bachrul
Amiq, SH.MH
2. TEKNIK MEMASUKI PASAR BARU, narasumber Dr.Dra.Liosten R.R. Ully
Gambar 5.2.3 Pelatihan Manajemen dan Pengelolaan Bisnis
5.3. Bazar Ramadhan
Untuk yang kedua kalinya Tim IbK dalam menyambut bulan ramadhan pada tahun 2016
diadakan bazar ramadhan mulai 7 Juni 2016 – 20 Juni 2016 di depan kampus Universitas
DR.Soetomo. Bazar ramadhan ini dapat dipergunakan sebagai sarana promosi produk tenant
agar dapat dikenal masyarakat luas, oleh karena itu diselenggarakan disepanjang jalan raya
depan kampus Universitas DR.Soetomo. Bazar ramadhan ini dipergunakan oleh tenant untuk
membagi brosur kepada masyarakat luas yang berlalu lintas di jalan raya dan juga dibagikan
kepada seluruh mahasiswa, karyawan dan dosen Universitas DR.Soetomo. Berdasarkan
pengamatan Ketua Tim IbK di Universitas DR.Soetomo, bazar ramadhan ini merupakan salah
satu cara efektif untuk menguji mental tenant atas kesungguhan niat berwirausaha. Hampir
semua tenant baik yang menjadi tenant IbK tahun 2015 maupun yang menjadi tenant tahun
2016 memanfaatkan kesempatan bazar ramadhan ini. Bakso Iblish produk tenant Edy
Sucipno, tenant Nindy Rizki menjual produk Susu Durian, Susu Kedelai dan Susu Kacang
Hijau, tenant Abu Said menjual Es Buah dan Sate ikut untuk yang kedua kalinya dalam bazar
ramadhan ini. Sedangkan tenant IbK tahun 2016 hampir seluruhnya mengikuti bazar
ramadhan. Berdasarkan pengamatan Tim IbK di Universitas DR.Soetomo bazar ramadhan
tahun ini lebih sukses dibandingkan bazar ramadhan tahun 2015. Omset terbesar diperoleh
oleh tenant Arya Satria Wijaya yang mendapat cukup banyak order pembuatan besi pagar
ornamen hingga mencapai omset Rp.90.000.000,- selama pameran berlangsung. Omset kedua
terbesar adalah penjualan Bakso Iblish mencapai kurang lebih Rp.2.500.000,- per hari. Omset
terbesar ketiga adalah pemesanan sablon kaos dari tenant Zainal yang mencapai omset kurang
lebih Rp.20.000.000,- . Omset terbesar keempat adalah penjualan mukenah, kerudung dan
Omset terbesar kelima adalah penjualan Telur Asin rendah kolesterol dari tenant Ahmad
Taufik Wildan mencapai omset kurang lebih Rp.15.000.000,- dan penjualan pigura foto dan
pigura mahar dari tenant Riezeta mencapai omset terbesar ke enam dengan omset kurang
lebih Rp.10.000.000,-. Sedangkan tenant yang lain mencapai omset kurang lebih dibawah
Rp.10.000.000,-.Ini membuktikan bahwa produk tenant IbK di Universitas DR.Soetomo
mendapatkan kepercayaan dan animo dari masyarakat yang cukup besar. Para tenant IbK di
Universitas DR.Soetomo merasa puas dengan diadakannya bazar ramadhan ini dan mereka
berharap bazar ramadhan dapat dilaksanakan setiap tahun di Universitas DR.Soetomo dengan
mengikut sertakan juga produk-produk dari mahasiswa diluar Universitas DR.Soetomo
maupun produk-produk yang dihasilkan oleh UMKM yang ada dikota Surabaya khususnya,
sehingga bazar ramadhan ini lebih semarak dan lebih ramai karena diikuti banyak penjual.
Gambar 5.3. Bazar Ramadhan
5.4. Kunjungan dan Praktek Kewirausahaan
Kunjungan dan praktek kewirausahaan program IbK di Universitas DR.Soetomo tahun kedua
2016 diadakan di Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sepatu dan Sandal Kulit BARBARA
pada 15 April 2016 dan di Kelompok Usaha Bersama (KUB) Batik pada 22 April 2016.
Alasan dipilihnya kunjungan dan praktek kewirausahaan di 2 lokasi tersebut diatas adalah
untuk memotivasi tenant agar lebih percaya diri bahwa tenant mampu menjadi seorang
wirausaha mandiri karena tenant memiliki ilmu dan keterampilan yang lebih tinggi
dibandingkan dengan para pemilik KUB yang berlatar belakang dari mantan mucikari dan
mantan PSK di kawasan Dolly Surabaya yang telah ditutup oleh ibu Walikota Surabaya.
Program kunjungan ke industri ini banyak memberikan manfaat dan pengalaman bagaimana
untuk merintis sebuah usaha tanpa modal, belajar dari sebuah keterbatasan akhirnya menjadi