BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Ibu dan anak merupakan anggota keluarga yang perlu mendapatkan prioritas dalam penyelenggaraan upaya kesehatan, karena ibu dan anak merupakan kelompok yang rentan terhadap keadaan keluarga dan sekitarnya secara umum.Sehingga penilaian terhadap status kesehatan ibu dan anak penting untuk dilakukan. Keberhasilan upaya kesehatan ibu dan anak, di antaranya dapat dilihat dari indikator Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) yang dapat dilihat dari jumlah setiap 1.000 kelahiran hidup (Profil Kesehatan Indonesia, 2015).
Angka kematian ibu tidak lepas dari banyaknya kejadian komplikasi mulai dari kehamilan, persalinan, nifas.Komplikasi yang muncul diantaranyakarena 4 “terlalu”, yaitu terlalu tua pada saat melahirkan (>35 tahun),
Menurut Kementrian RI 2015 menunjukkan AKB di Indonesia sebesar 22,23 per 1.000 kelahiran hidup, yang artinya sudah mencapai target SDGs 2015 sebesar 23 per 1.000 kelahiran hidup. Begitu pula dengan Angka Kematian Balita (AKABA) sebesar 26,29 per 1.000 kelahiran hidup, juga sudah memenuhi target SDGs 2015 sebesar 32 per 1.000 kelahiran hidup (Profil Kesehatan Indonesia, 2015;h.125).
kesehatan ibu hamil, pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan terlatih di fasilitas pelayanan kesehatan, perawatan pasca persalinan bagi ibu dan bayi, perawatan khusus dan rujukan jika terjadi komplikasi, kemudahan mendapatkan cuti hamil dan melahirkan, dan pelayanan keluarga berencana (Profil Kesehatan Indonesia, 2015;h.105).
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, penulis dapat merumuskan masalah “Bagaimana Asuhan Kebidanan Komprehensif Kehamilan, Bersalin, Nifas, Bayi
Baru Lahir, dan Keluarga Berencana Pada Ny.S Usia 23 Tahun G1P0A0 di Puskesmas I Kembaran “
C. Tujuan
1. Tujuan Umum
Penulis mampu memberikan asuhan kebidanan komprehensif kehamilan trimester II, bersalin, nifas, bayi baru lahir normal, dan keluarga berencana pada Ny.S usia 23 tahun G1P0A0 di Puskesmas I Kembaran secara komprehensif berdasarkan manajemen 7 langkah Varney sesuai dengan standar asuhan kebidanan.
2. Tujuan Khusus
a. Mampu melakukan asuhan kebidanan kehamilan trimester II pada Ny.S usia 23 tahun G1P0A0 mulai dari data dasar pengkajian subjektif objektif, menentukan diagnosa, menentukan tindakan segera, menentukan rencana tindakan, melakukan evaluasi dan pendokumentasian.
b. Mampu melakukan asuhan kebidanan persalinan pada Ny.S mulai dari pengkajian subjektif objektif, menentukan diagnose, menentukan tindakan segera, menentukan rencana tindakan, melakukan evaluasi dan pendokumentasian.
d. Mampu melakukan asuhan kebidanan nifas pada Ny.S usia 23 tahun P1A0 mulai dari pengkajian data subjektif dan objektif, mampu menentukan diagnose, menentukan asuhan tindakan segera,, merencanakan tindakan dan pendokumentasian.
e. Mampu melakukan asuhan kebidanan keluarga berencana (KB) pada Ny.S usia 23 tahun mulai dari pengambilan data subjektif dan objektif, menentukan diagnose, melakukan tindakan segera, menyusun rencana tindakan, melakukan evaluasi dan pendokumentasian.
D. Ruang Lingkup
1. Sasaran
Pada ibu hamil trimester II dengan umur kehahamilan sebelum 28 minggu sampai trimester III, ibu bersalin, bayi baru lahir, ibu nifas sampai dengan perencanaan penggunaan kontrasepsi (KB).
2. Tempat
Pengambilan kasus ini dilaksanakan di Pusmesmas I Kembaran Desa bantarwuni, Kecamatan Kembaran dan Kabupaten Banyumas.
3. Waktu
Pengambilan Kasus : Januari 2017
Penyusunan laporan : Januari – Mei 2017.
E. Manfaat
1. Teoritis
2. Praktis
Diharapkan studi kasuus ini dapat digunakan sebagai arahan pertimbangan dalam melaksanakan asuhan komprehensif dan hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir, dan masa antara.
F. Pengumpulan Data
1. Pengumpulan Data Primer
a. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode anamnesis dan pemeriksaan fisik, sehingga memberikan hasil secara langsung
b. Observasi dan pengamatan
Observasi dilakukan dengan melakukan pengamatan secara langsung kepada responden untuk mencari perubahan atau hal-hal yang akan di teliti
c. Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan fisik di lakukan untuk mengetahui adanya kondisi yang tidak normal dari klien, yang terdiri dari pemeriksaan inspeksi, perkusi dan uskultasi
1) Inspeksi 2) Palpasi 3) Perkusi 4) Auskultrasi
5) Pemeriksaan penunjang
2. Pengumpulan Data Sekunder
Menurut Sistyawati (2010;h.109) menyebutkan bahwa data sekunder yaitu :Penulis mendapatkan data berbentuk dokumen seperti data status buku KIA pasien, register pasien dan buku laporan persalinan.
3. Sistematika Penulisan BAB I Pendahuluan
Bab ini berisi latar belakang, tujuan penulisan, pembatasan kasus, metode penulisan dan sistematika penulisan.
BAB II Tinjauan Teori
Bab ini berisi tentang tinjauan teori yang berisi asuhan komprehensif dari kehamilan, bersalin, nifas, bayi baru lahir normal dan masa antara.
BAB III Berisi tentang asuhan kebidanan komprehensif dari hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan masa antara secara sistematika dengan metode 7 langkah Varney.
BAB IV Berisi tentang penjelasan masalah atau kesenjangan antara teori dan kasus yang penulis temukan dilapangan yang berkaitan dengan asuhan komprehensif kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan masa antara.