• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN - Laporan Pelaksanaan KKN Reguler UAD periode LXI TA. 2016-2017 Unit I.A.1 Baran, Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah - Repository Universitas Ahmad Dahlan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN - Laporan Pelaksanaan KKN Reguler UAD periode LXI TA. 2016-2017 Unit I.A.1 Baran, Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah - Repository Universitas Ahmad Dahlan"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Deskripsi Wilayah

Kelurahan Baran berada di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Wilayah kelurahan Baran dapat dijangkau dari Kantor Kecamatan Ambarawa kurang lebih 5 menit dengan jarak kurang lebih 1,5 km.

Kelurahan Baran memiliki batasan – batasan wilayah sebagai berikut :

Batas Sebelah Utara : Desa Milir Batas Sebelah Selatan : Desa Pasekan Batas Sebelah Barat : Desa Jetis

Batas Sebelah Timur : Kelurahan Kranggan

Adapun peta dari Kelurahan Baran adalah sebagai berikut :

(2)

2

Sumber : Bappeda Kabupaten Semarang, 2011

Kelurahan Baran memiliki topografi dataran tinggi dengan ketinggian tanah 600 m diatas permukaan laut. Kelurahan Baran memilki luas wilayah seluas 262.870 ha secara garis besar penggunaan lahan di wilayah kelurahan tersebut berupa lahan pertanian yang di dominasi oleh sawah. Lahan terbangun berupa permukiman terdapat di tengah wilayah dan berkembang secara linear mengikuti jaringan jalan.

Jumlah penduduk dikelurahan baran yaitu 6157 dengan pengelompokan penduduk berdasarkan usia sebagai berikut : Tabel 1. Penduduk Berdasarkan Usia

Usia Laki-laki Perempuan

0-4 174 186

5-9 234 172

10-14 242 183

15-19 275 218

20-24 235 243

25-29 237 255

30-34 297 321

35-39 286 287

40-44 264 258

45-49 208 235

50-54 175 192

55-59 178 152

60-64 107 113

65-69 50 62

70-74 64 57

>75 101 96

(3)

3

Gambar 2. Piramida Penduduk Kelurahan Baran

Sebagaimana tetera di atas, menunjukkan bahwa penduduk di Kelurahan Barn pada kelompok usia produktif (usia 15-49 tahun) lebih banyak daripada penduduk pada kelompok usia non produktif.

(4)

4

Mayoritas penduduk Kelurahan Baran adalah menganut agama islam sebanyak 5944, dengan jumlah penganut laki-laki sebanyak 3049 dan penganut perempuan sebanyak 2895. Untuk agama katholik sebanyak 73, dengan jumlah penganut laki-laki sebanyak 40 dan penganut perempuan sebanyak 33. Agama kristen sebanyak 128, dengan jumlah penganut laki-laki sebanyak 68 dan penganut perempuan sebanyak 60. Dan penduduk yang menganut kepercayaan sebanyak 12, dengan jumlah penganut laki-laki sebanyak 7 dan penganut perempuan sebanyak 5. Untuk Hindu, Budha, dan Konghucu tidak ada yang menganut.

(5)

5

Gambar 4. Grafik Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama

(6)

6

Tabel 2. Mata Pencaharian Warga Kelurahan Baran

(7)

7

Struktur organisasi RT/RW Kelurahan Baran, Kecamatan Ambarawa sebagai berikut:

v

Khoerur Rozikin, SH.

RT 2.Sutrisno 3.Daiman 1.Ediyanto 2.Aris

(8)

8

Struktur kepengurusan masjid Al-Muttaqin RW I Kelurahan Baran, Kecamatan Ambarawa sebagai berikut:

Pelindung : KETUA RW I Penasehat : Asnawi,S.Pd Ketua : H.Sugiyono, S.Pd Sekretaris : Sisyono,S.Pd Bendahara : M. Mufid Widodo Seksi :

1. Seksi Ibadah : Kahono 2. Seksi Pendidikan : Muttaqin 3. Seksi Pembangunan : Ristuana 4. Seksi Remaja : Teguh 5. Seksi PHI : Siyamto 6. Seksi Humas : Utomo 7. Seksi Kebersihan : Zaidun

Sarana dan prasarana yang ada di Kelurahan Baran meliputi :

a. Tempat keagamaan di kelurahan Baran : 1. 7 Mesjid yang terdapat di :

(9)

9 iv. RW.04/RT.03 = 1 Masjid

v. RW.05/RT.03 = 1 Masjid vi. RW.06/RT.01 = 1 Masjid vii. RW.07/RT.07 = 1 Masjid 2. 19 Musholla yang terdapat di :

(10)

10

3. 1 Gereja yang terdapat di RW.01/RT.04 = 1 Gereja 4. 1 Pura yang terdapat di RW.01/RT.04 = 1 Pura b. Terdapat 3 sekolah dasar yaitu :

1. SD Negeri 01 Baran 2. SD Negeri 02 Baran 3. MI Baran

c. Terdapat 1 sekolah menengah pertama yaitu SMP Negeri 1 Ambarawa

d. Terdapat 1 puskesmas e. Terdapat 1 kantor kelurahan

Kelurahan Baran memiliki kondisi jalan yang sudah cukup baik, karena dapat ditempuh dengan mudah dengan berjalan kaki ataupun dengan kendaraan bermotor. Selain itu kelurahan baran merupakan jalur utama Ambarawa-Bandungan, walaupun jalan-jalan menuju perkampungan belum semua di konblok maupun di aspal.

B. Rencana Pembangunan Wilayah

(11)

11

Tabel 3. Rencana Pembangunan Wilayah Kelurahan Baran

No Kegiatan

Lokasi RT/RW/Ling

kungan

Lokasi

Kelurahan Volume

1 2 3 4 5

1.

Pembangunan trotoar Jl.Dr Cipto

Mangunkusumo

Kel.Baran Kel. Baran 3000 m

2. Rabat Beton Jalan

Lingkungan RT04/RW I 150 m x 2 m

3. Pembangunan Jembatan

(RW VI) Baran Jurang

Baran Jalan Rabat Beton

RT 01-04 RW

III 1500 m x 3m

5. Pembangunan

Drainase Jalan

RT 01-04 RW III

1500 m x 3m

6. Rehab rumah tidak layak

huni RW I-VII 21

7. Pembangunan jalan rabat

beton (antar lingkungan) RW VII

3m x 1000 m

8. Pembangunan rabat beton RT 01-02

RW IV 200 m x 3 m

9.

Pembangunan lapangan sepak bola (perbaikan drainase dan talut lapangan)

RW VII 300m

10. Pembangunan jalan rabat

beton dan drainase RT 01 RW II 15 m

11.

Pengaspalan jalan lingkungan Baran Kauman

RT 01-04

RW V 2m x 600m

12. Penyuluhan BKR (Bina

Keluarga Remaja) RW I-VII 100 orang

13. Penyuluhan BKL/Lansia

(Cek kesehatan) RW I-VII 350 orang

14. Bantuan PMT Balita dan

Lansia RW I-VII 350 orang

15. Pelatihan Kader Jumantik

se kelurahan bara 33 RT 100 orang

16. Kelas Bumil RW I-VII 35 orang

17. Sarana dan Prasarana

Posyandu RW I-VII 14 unit

18. Sarana dan Prasarana

PKD/Polindes

Kelurahan

(12)

12

C. Permasalahan yang ditemukan dilokasi

Hasil survei yang kami lakukan di atas memberikan gambaran untuk menentukan program kerja yang akan kami laksanakan sehingga dapat disesuaikan dengan keadaan di lapangan. Hasil dari survei yang telah dilakukan dapat dilihat dalam Tabel 4 sebagai berikut :

19.

Sarana dan Prasarana Posyandu lansia (alat cek kesehatan)

Kelurahan

Baran 4 unit

20.

Bantuan bibit tanaman buah-buahan dan tanaman keras

RW I-VII 3000 batang

21. Bantuan modal usaha

simpan pinjam

Kelurahan

Baran 1 kelompok

22. Gapoktan (mesin traktor) RW VI dan

VII 2 unit

23. Pembangunan irigasi blok

sebendo

Baran

gunung 300

24.

Pembangunan talud (jalan baran jurang-baran gunung)

Baran

Gunung 200000 m

25. Pembangunan irigasi blok

(13)

13

Tabel 4. Hasil Temuan Masalah di Lokasi

Kelompok Bidang Macam Masalah Tempat

A. Bidang Keilmuan

Kurangnya pengetahuan minat

masyarakat dalam hal pendidikan lebih lanjut.

Baran, Ambarawa

Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat.

Baran, Ambarawa Kurangnya kesadaran warga akan

kebersihan di lingkungan sekitar

Baran, Ambarawa Kurangnya pengetahuan masyarakat

tentang informasi terkini dan teknologi, dikarenakan jangkauan jaringan masih minim.

Baran, Ambarawa

B. Bidang Keagamaan

Kurangnya pemanfaatan masjid dan musholla sebagai pusat kegiatan keagamaan.(untuk sholat berjamaah)

Masjid Al Muttaqin

Kurangnya tenaga pendidik untuk TPA Masjid Al

Muttaqin Kurangnya sumber daya penceramah,

permainan dan pembaharuan dalam pembelajaran TPA.

Masjid Al Muttaqin

C. Bidang Seni dan Olahraga

Semakin bertambahnya sampah yang dihasilkan masyarakat dan kecenderungan masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah relatif kecil.

Baran, Ambarawa

Kurangnya kreatifitas dalam pembuatan kerajinan tangan.

Baran, Ambarawa Kurangnya sadar dan minat pada bidang

olahraga.

Baran, Ambarawa D. Bidang

Tematik dan Non Tematik

Kurangnya kesadaran masyarakat untuk rapi lingkungan.

Baran, Ambarawa

Masih banyak warga yang tidak

mempunyai jamban pribadi disetiap rumah sehingga masih banyak warga yang BAB sembarangan dan membuang limbah manusia di sungai

Baran, Ambarawa

Kurangnya pengetahuan warga tetang cara mencuci tangan yang baik dan benar

Baran, Ambarawa Kurangnya pengetahuan anak-anak

tentang kebersihan gigi dan mulut

Gambar

Gambar 1. Kelurahan Baran
Tabel 1. Penduduk Berdasarkan Usia
Gambar 3. Diagram Lingkaran Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin Kelurahan Baran
Tabel 2. Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama
+4

Referensi

Dokumen terkait

PENERAPAN DATA MINING UNTUK MEMPREDIKSI MINAT ANGGOTA TERHADAP PRODUK KOPERASI PTPN VII MUSI LANDAS (WAHYU

Penelitian yang dilakukan oleh Yuliyanti dan Budiyono (2014) menggunakan variabel Independensi, Pengalaman, Due Professional Care, dan Akuntabilitas terhadap Kualitas Audit

1) November penulis mecari tempat untuk mendapatkan informasi tentang kebudayaan kota Palembang, yaitu pada dinas kebudayaan dan pariwisata kota Palembang. 2) Desember

Penerapan model pembelajaran berbasis sains budaya lokal adalah penerapan pembelajaran yang memanfaatkan sains budaya lokal atau sains asli yang terdapat dalam suatu daerah

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Sofyaningsih dan Pancawati (2011); Sukirni (2012) menyatakan bahwa Kepemilikan Manajerial berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan..

a) Proses informasi nilai yang lambat dan harus menunggu beberapa hari untuk mendapatkan informasi nilai mengakibatkan siswa lambat juga untuk memperbaiki nilai mereka,

“Untuk kemaslahatan keluarga dan rumah tangga perkawinan yg boleh dilakukan calon mempelai yang telah mencapai umur yang ditetapkan dalam pasal 7 Undang-undang

Berdasarkan hasil dari task pada bagian formulir uji ketergunaa n” yang diberikan kepada responden untuk Evaluasi Sistem Informasi DPS maka dapat dilakukan