• Tidak ada hasil yang ditemukan

PPT HASIL KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PPT HASIL KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT

PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN TAMBAHAN

DENGAN BAHAN DASAR TEMPE UNTUK BALITA

OLEH:

Dra. Lily Restusari, M.Farm, Apt

Muharni, SP, M.Gizi

Fitri, SP, MKM

Alkausary Aziz, SKM, M.Kes

Hesti Atasasih, SP

JURUSAN GIZI

(2)

PMT

(PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN)

Makanan memegang peranan penting dalam tumbuh kembang

anak, karena anak yang sedang tumbuh kebutuhannya berbeda

dengan orang dewasa.

Kekurangan makanan yang bergizi akan menyebabkan retardasi

(perlambatan) pertumbuhan anak dan makanan yang berlebihan

juga tidak baik karena menyebabkan obesitas.

Kecukupan pemberian makanan pada anak sangat penting sebab

kekurangan energi/zat gizi dapat mengganggu pertumbuhan yang

optimal, dan dapat pula menimbulkan penyakit gangguan gizi,

(3)

Cara Pemberian

Makanan Pada

Anak

Cara Pemberian

Makanan Pada

Anak

Jenis dan jumlah makanan

yang diberikan tergantung dari

kemampuan pencernaaan dan

penyerapan saluran

pencernaan.

Jenis dan jumlah makanan

yang diberikan tergantung dari

kemampuan pencernaaan dan

penyerapan saluran

pencernaan.

Waktu yang tepat ; tergantung

pada beberapa faktor yaitu

kemampuan pencernaan dan

penyerapan saluran

pencernaan serta kemampuan

mengunyah dan menelan.

Waktu yang tepat ; tergantung

pada beberapa faktor yaitu

kemampuan pencernaan dan

penyerapan saluran

pencernaan serta kemampuan

mengunyah dan menelan.

Umur anak pada saat makanan

padat tambahan dini bisa

diberikan

Umur anak pada saat makanan

padat tambahan dini bisa

(4)

Apa itu

makanan

tambahan?

Makanan yang diberikan kepada balita untuk memenuhi

kecukupan gizi yang diperoleh balita dari makanan sehari-hari

yang diberikan ibu.

Apa saja syarat

makanan

tambahan?

• Makanan kaya energi, protein dan mikronutrien (terutama zat besi, zink, kalsium, vitamin A, vitamin C dan fosfat),

• bersih dan aman,

• tidak ada bahan kimia yang berbahaya,

• tidak ada potongan atau bagian yang keras hingga membuat anak tersedak,

• tidak terlalu panas, pedas atau asin,

• mudah disiapkan dan harga terjangkau.

Diberikan mulai usia anak enam bulan  pada usia ini otot

dan syaraf di dalam mulut anak sudah cukup berkembang untuk mengunyah, menggigit, menelan makanan dengan baik, mulai tumbuh gigi, suka memasukkan sesuatu

(5)

Kebutuhan zat

gizi harus

mengandung

zat pengatur metabolisme ex: sayur-sayuran dan buah-buahan sumber zat

pertumbuhan

ex: ikan, daging, telur, susu, kacang-kacangan,

tempe dan tahu. sumber zat tenaga

ex: nasi, roti, jagung, singkong, tepung-tepungan,

gula dan minyak

Makanan

yang sehat

Gizi anak

cukup

Anak

(6)

Tempe adalah makanan yang dibuat dari kacang kedelai yang difermentasikan

menggunakan kapang rhizopus (“Ragi Tempe”)

Sepotong tempe mengandung protein, lemak, hidrat arang, serat, vitamin, enzim, serta komponen antibakteri dan zat

antioksidan yang berkhasiat sebagai obat, diantaranya, genestein, daidzein, fitosterol, asam fitat, asam fenolat,

lesitin, dan inhibitor protease

Sepotong tempe mengandung protein, lemak, hidrat arang, serat, vitamin, enzim, serta komponen antibakteri dan zat

antioksidan yang berkhasiat sebagai obat, diantaranya, genestein, daidzein, fitosterol, asam fitat, asam fenolat,

lesitin, dan inhibitor protease

Protein kedele mengandung 18 asam amino, yaitu 9 jenis asam amino esensial dan 9 jenis asam amino non-esensial

(7)

Kenapa tempe

kurang disukai?

Keterbatasan dalam hal variasi

pengolahan

Rasa khas yang terkadang tidak disukai oleh sebagian orang

Memiliki masa simpan yang rendah dan mudah rusak (hanya bertahan pada suhu

ruang selama 2 hari) tinggi, maka perlu dilakukan Kandungan gizi tempe yang upaya pengolahan tempe yang lebih enak, bergizi, dan memiliki

(8)

Manfaat dan Khasiat Mengkonsumsi Tempe

Mudah dicerna oleh semua kelompok umur

Sebagai zat antibiotik dan antibakteri

Sumber vitamin

Sebagai penangkal radikal bebas

Mencegah anemia

Mengandung serat tinggi

Sebagai zat penawar antidotum atau anti keracunan logam berat

(sianida)

Hipokolesterolemik, menurunkan lipid atau lemak dalam darah.

(9)

Posyandu

Sasaran

Balita dan

Orangtuanya

Ibu Hamil

Ibu

kegiatan di luar Posyandu

Melakukan kegiatan

(10)

Tujuan Pelatihan PMT

Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya

variasi menu untuk makanan tambahan

Meningkatkan pengetahuan dan wawasan kader tentang

pemanfaatan tempe sebagai bahan dasar untuk makanan

tambahan

Meningkatkan kemampuan kader dalam pengolahan bahan

makanan yang bersumber dari tempe

(11)

Manfaat Pelatihan PMT

Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kader akan

pentingnya variasi menu makanan tambahan di posyandu

Meningkatkan kemampuan kader dalam pengolahan tempe

(12)

Pelaksanaan Kegiatan

Dilaksanakan di puskesmas dan posyandu wilayah kerja

puskesmas Limapuluh, kota Pekanbaru. Posyandu yang

(13)

Metode

Penyuluhan

Membuka

wawasan kader

tentang

pentingnya

variasi menu

PMT untuk

meningkatkan

kunjungan

posyandu dan

status gizi

balita

dengan bahan

tempe

Kunjungan

Kunjungan ke

posyandu

dilakukan

sebanyak dua

kali untuk

melihat sejauh

mana

penerapan dari

pelatihan yang

sudah

dilakukan

Supervisi dan

bimbingan

Diberikan

setiap ada

permasalahan

dari kader

terkait dengan

pelatihan yang

sudah

(14)

Hasil

1. PENYULUHAN

Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di Aula Puskesmas Limapuluh

(15)

Hasil

2. PELATIHAN

Dalam kegiatan ini dilakukan peragaan/praktek pembuatan

brownies, biskuit, pizza, burger, nugget dan bola-bola tempe.

Selama kegiatan berlangsung, ibu kader langsung dilibatkan

dalam proses mengolah masakan. Diakhir sesi pelatihan,

(16)

Hasil

3. EVALUASI/KUNJUNGAN HASIL PELATIHAN DAN KEWIRAUSAHAAN

Kunjungan ini dilakukan di enam posyandu dari 30 posyandu yang

terjadwal. Dua kali kunjungan pertama, terpilih empat posyandu.

Pemilihan posyandu yang dikunjungi dilakukan berdasarkan hasil

konsolidasi dengan petugas puskesmas. Serta dilakukan juga evaluasi

pada Posyandu yang dilakukan secara acak pada 2 Posyandu lainnya,

yaitu Posyandu Kelurahan Tg. Rhu RW 5 Jl. Usaha dan Posyandu

(17)

Evaluasi hasil

Posyandu

Tanggal

Hasil PMT

Parasnya elok bagai disifat (Kel. Tj. Rhu)

22/09/2016 Bola-bola tempe

Perangai Berbudi (Kel. Pesisir)

22/09/2016 Nugget tempe

Pucuk Rebung Daun Melambai (Kel.

Rintis)

27/09/2016 Brownies tempe

Puncak Mahligai Putri (Kel. Sekip)

27/09/2016 Brownies dan bola-bola

tempe

Posyandu Kelurahan Tg. Rhu RW 5 Jl.

Usaha

03/10/2016

-Posyandu Kelurahan Pesisir RW 5 Jl. Setia

Budi Gg. Selamat

(18)

-Lanjutan…

2. Berdasarkan hasil kunjungan dari enam posyandu, belum ada

satupun

kader

yang

sudah

mewujudkan

dan

(19)

Hasil

4. SUPERVISI DAN BIMBINGAN

Supervisi dan bimbingan diberikan setiap ada permasalahan

dari kader terkait dengan pelatihan yang sudah diberikan serta

hal-hal lain yang berkaitan dengan PMT. Kegiatan ini

(20)
(21)

Brownies Tempe

Bahan :

Cara Membuat :

Lelehkan margarin dan coklat, sisihkan.

Campur Gula, Telur dan SP kocok hingga kaku dan merata (tercampur sempurna)

Tambahkan terigu, vanili, coklat bubuk, baking powder, garam aduk hingga rata.

Masukkan lelehan coklat dan margarin, aduk rata.

Tambahkan tempe yang telah diblender halus sebelumnya kukus ± 15 menit

Aduk rata hingga tercampur sempurna

Masukkan kedalam loyang brownies yang telah dilumuri margarin

Kukus ± 30 menit

Tempe 140 gr Tepung Terigu 140 gr

Margarin 220 gr Telur 4 butir

Gula 130 gr

Coklat Batang 160 gr Baking Powder 5 gr

Coklat Bubuk 10 gr Vanili 5 gr Garam 1 gr

(22)

Bola

Tempe Isi

Bahan :

Tempe 250 gr

Daging Ayam Giling 200 gr Telur 2 butir

Bawang Putih 3 Siung haluskan

Garam 1 sdt

Gula Pasir ½ sdt Kaldu bubuk ½ bks Merica 1 sdt

Sosis 4 bh

Tepung Panir 250 gr

Cara Membuat :

Kukus tempe ± 30 menit, haluskan

Aduk tempe, bawang putih, garam, merica, gula, kaldu bubuk, telur dan

tepung panir 2 sdm, aduk hingga rata.

Bentuk bulat seperti bakso, masukkan sosis ditengah kemudian tutup.

Gulingkan bola tempe ke telur kemudian ke tepung panir.

(23)

Burger Tempe

Bahan :

300 gr Tempe dikukus lalu haluskan100 gr Daging cincang, sangrai sampai air daging habis

1 bh Bawang bombay

1 siung Bawang putih cincang 1 batangDaun bawang iris halus 1 batangDaun seledri, cincang halus

1 butir Telur, pisahkan kuning dan putih 1 sdm Kecap manis

1 sdt Garam

¼ sdt Pala bubuk 2 sdm Tepung panir 22 bh Roti burger 1 ikat Selada

2 buah Timun 2 buah Tomat

Saus tomat dan mayonise secukupnya Minyak makan untuk menggoreng

Cara Membuat :

• Tumis bawang putih sampai harum masukkan bawang bombay dan daun bawang aduk sampai layu.

• Campur dan aduk semua bahan tambahkan kuning telur dan tepung panir, aduk hingga tercampur rata dan bentuk bulat pipih seukuran roti.

• Lumuri adonan burger yang sudah di bentuk ke putih telur, kemudian goreng daging hingga matang.

(24)

Nugget

Tempe

Bahan :

300 gr Tempe dikukus kemudian dihaluskan 1 bhWortel potong halus

1 ikat Seledri diiris halus 2 butir Telur

1 buah Dada Ayam cincang 2 siung Bawang Putih haluskan 3 siung Bawang Merah haluskan ½ biji Pala haluskan

Garam & gula secukupnya Tepung roti secukupnya

Cara Membuat :

• Campur tempe yang telah dihancurkan dengan wortel, seledri, ayam dan telur serta bumbu halus, tambahkan garam dan gula, aduk

hingga rata.

• Tata adonan di loyang, tipis pendek, kukus hingga matang.

• Potong – potong sesuai selera

(25)

Pizza Tempe

Bahan Roti Pizza :

260 gr Tepung terigu 3 gr Ragi

2 butir kuning telur 130 g Susu Cair Vanila 2 gr Garam

40 gr Margarin 25 gr Gula

Bahan Saus Pizza :

300 gr Tempe kukus haluskan

5 butir bawang putih, cincang halus

1/2 sendok makan pasta tomat

5 buah tomat merah, buang biji dan blender halus / parut

1/4 sendok teh oregano

1/2 sendok teh garam

1/2 sendok makan gula pasir

1/4 sendok teh merica hitam tumbuk kasar

seujung kuku pala bubuk

minyak untuk menumis

Bahan Taburan :

1 bhTomat, buang isi potong dadu kecil ½ bh bawang bombay, cincang

(26)

Cookies Tempe

Bahan :

Margarin

250gr

Butter

2 sdm

Gula Halus 50 gr

Kuning Telur

2 btr

Plam Swiker155 gr

Coklat Batang ¼ batang (62,5 g)

Coklat bubuk

1 sdm

Tepung terigu 350 gr

Susu bubuk 50 gr

Baking Powder 1 sdm

Tempe

200 gr

Choco Chip 100 gr

Cara Membuat :

Tempe dipotong tipis digoreng hingga matang

Cincang tempe dan coklat batang

Kocok gula halus, kuning telur, margarin dan butter hingga

mengembang

(warna memucat)

Masukkan tepung terigu, palm swiker, coklat bubuk, susu bubuk,

baking

powder aduk dengan spatula.

Masukkan cincangan tempe dan choco chips.

Bentuk adonan sesuai variasi

Hiasi dengan choco chip

(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)

TERIMAKASIH

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu diharapkan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini dapat membantu kader melalui penyuluhan dan pelatihan guna peningkatan pengetahuan dan keterampilan

Penimbangan balita yang dilakukan secara rutin di posyandu dan dengan adanya penyuluhan serta pemberian makanan tambahan setiap bulan pada balita selama 3 Bulan

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Melalui Penyuluhan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Posyandu Desa Mancasan Dafa Rizky Yonanta1*, Dyaning Wukir Sari2 , Maryam Habibah3, Afrilia Saras