SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN
TAHUN 2014
BUKU 4
RAMBU-RAMBU PELAKSANAAN
PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG)
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan
dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan
SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN
TAHUN 2014
Buku 1 Pedoman Penetapan Peserta
Buku 2 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi
Buku 3 Pedoman Penyusunan Portofolio
Buku 4 Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG)
Tim Penyusun
Penanggungjawab
Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd (Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik)
Anggota
Dra. Santi Ambarrukmi, M.Ed. (Pusbangprodik BPSDMPK PMP) Dian Wahyuni, SH, MA (Pusbangprodik BPSDMPK PMP) Suharno Sajim, SE, M.Si (Pusbangprodik BPSDMPK PMP) Putra Asga Elevri, M.Si (Pusbangprodik BPSDMPK PMP) Dr. Adi Rahmat, M.Si. (Universitas Pendidikan Indonesia) Prof. Dr. Ismet Basuki, M.Pd. (Universitas Negeri Surabaya) Prof. Dr. Badrun Kartowagiran, M.Pd. (Univiversitas Negeri Yoyakarta)
Drs. Suyud, M.Pd (Universitas Negeri Yogyakarta) Dr. Soeprijanto (Universitas Negeri Jakarta)
Dr. Asrial (Universitas Negeri Jambi)
Dr. Das Salirawati, M.Si. (Universitas Negeri Yogyakarta)
Copyright © 2014, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hak cipta dilindungi undang-undang
Dilarang mengcopy sebagian atau keseluruhan isi buku ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari
KATA PENGANTAR
Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003, Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 mengamanatkan bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
Sertifikasi bagi guru dalam jabatan sebagai salah satu upaya peningkatan mutu guru diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan pada satuan pendidikan formal secara berkelanjutan. Guru dalam jabatan yang telah memenuhi persyaratan sertifikasi, dapat mengikuti sertifikasi melalui: (1) Pemberian Sertifikat Pendidik secara Langsung (PSPL), (2) Portofolio (PF), (3) Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), atau (4) Pendidikan Profesi Guru (PPG). Untuk sertifikasi guru dalam jabatan melalui PPG diatur dalam buku panduan tersendiri.
Untuk menjamin standardisasi mutu proses dan hasil PLPG, perlu disusun rambu-rambu penyelenggaraan PLPG. Rambu-rambu PLPG ini digunakan sebagai pedoman dalam penyelenggaraan PLPG oleh rayon LPTK penyelenggara sertifikasi bagi guru dalam jabatan tahun 2014.
Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Tim Sertifikasi Guru yang tergabung dalam Pelaksana Harian Konsorsium Sertifikasi Guru yang telah bekerja keras dengan penuh dedikasi dalam menyempurnakan rambu-rambu ini. Mudah-mudahan melalui rambu-rambu ini, penyelenggaraan PLPG dapat terlaksana secara efektif dan efisien.
Jakarta, Juni 2014 Kepala BPSDMPK-PMP,
Syawal Gultom
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
A.
LATAR BELAKANG ………
1
B.
DASAR HUKUM ……….………
3
C.
TUJUAN ……….………
4
D.
PESERTA ………..
4
E.
PENYELENGGARAAN ………..…………
6
F.
MATERI ………..…
10
G.
INSTRUKTUR ……….………
11
H.
SKENARIO PEMBELAJARAN PLPG………
12
I.
UJI KOMPETENSI PADA AKHIR PLPG………..
19
J.
UJIAN ULANG ………..….
22
K.
KETENTUAN LAIN ………
LAMPIRAN-LAMPIRAN ...
23
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
LAMPIRAN 1 Struktur Kurikulum Pendidikan Dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Taman Kanak-Kanak Tahun 2014
25
LAMPIRAN 2 Struktur Kurikulum Pendidikan Dan Latihan Profesi Guru (PLPG) SD/SDLB Tahun 2014
30
LAMPIRAN 3 Struktur Kurikulum Pendidikan Dan Latihan Profesi Guru (PLPG) SMP/SMP-LB Tahun 2014
36
LAMPIRAN 4 Struktur Kurikulum Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) SMA/SMA-LB TAHUN 2014
41
LAMPIRAN 5 Struktur Kurikulum Pendidikan Dan Latihan Profesi Guru (PLPG) SMK (Kelompok Peminatan Akademik dan Vokasi)
46
LAMPIRAN 6 Rambu-Rambu Struktur Kurikulum Pendidikan dan Latihan Profesi Guru Bimbingan dan Konseling
SD/SD-LB/SMP/SMP-LB/SMA/SMA-LB/SMK
51
LAMPIRAN 7 Upaya Peningkatan Kompetensi Kepribadian Dan Sosial
54
LAMPIRAN 8 Rambu-Rambu Ujian PLPG 56
LAMPIRAN 9 Instrumen Penilaian Proposal Penelitian Tindakan/ Penelitian Tindakan Kelas (IPPPTK)
61
LAMPIRAN 10 Instrumen Penilaian Perencanaan Pembelajaran (IPPP-1)
63
LAMPIRAN 11 Instrumen Penilaian Program Bimbingan Dan Konseling (IPPBK)
64
LAMPIRAN 12 Instrumen Penilaian Rencana Pelaksanaan Layanan Konseling Individual (IPRPLKI)
67
LAMPIRAN 13 Instrumen Penilaian Rencana Layanan Bimbingan Kelompok Atau Klasikal (IPRLBK)
69
LAMPIRAN 14 Instrumen Penilaian Laporan Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling (IPLPBK)
LAMPIRAN 15 Instrumen Penilaian Pelaksanaan Pembelajaran (IPPP)
73
LAMPIRAN 16 Instrumen Penilaian Praktik Konseling Individual (IPPKIN)
75
LAMPIRAN 17 Instrumen Penilaian Praktik Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok Atau Klasikal(IP3LBK)
79
LAMPIRAN 18 Instrumen Penilaian Proses Workshop (IPPW) 81 LAMPIRAN 19 Mata Pelajaran/Kompetensi Keahlian dan
Program Studi/Instruktur Yang Berwenang Menyelenggarakan PLPG.
A.
LATAR BELAKANG
Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru menyatakan guru adalah pendidik profesional. Guru yang dimaksud meliputi guru kelas, guru mata pelajaran,dan guru bimbingan dan konseling atau konselor.Guru profesional dipersyaratkan memiliki kualifikasi akademik yang relevan dengan mata pelajaran yang diampu dan menguasai kompetensi sebagaimana dituntut oleh Undang-undang Guru dan Dosen. Pengakuan guru sebagai pendidik profesional dibuktikan dengan sertifikat pendidik yang diperoleh melalui suatu proses sistematik yang disebut sertifikasi.
Gambar 1.Alur sertifikasi bagi guru dalam Jabatan
Mulai tahun 2012 atau tahun keenam sertifikasi guru dalam jabatan, dilaksanakan kebijakan yang cukup mendasar dalam penyelenggaraan sertifikasi guru yaitu Uji Kompetesi Awal (UKA) sebagai persyaratan bagi guru yang sertifikasinya mengikuti pola PLPG. UKA diukur menggunakan instrumen dengan komposisi 70% komponen materi bidang studi dan 30% komponen pedagogik dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.Berdasarkan hasil UKAdilakukan perubahan struktur program PLPG,disesuaikan dengan kondisi guru dan implementasinya mengacu pada prinsip-prinsip pendekatan Tailor Made.
Dengan diberlakukannya kurikulum 2013 pada seluruh sekolah mulai tahun 2014, guru harus mampu mengimplementasikan kurikulum 2013 sesuai dengan bidang tugas masing-masing. Sejalan dengan itu, pelaksanaan PLPG tahun 2014 harus dapat memantapkan penguasaan dan kemampuan peserta sertifikasi dalam mengimplementasikan kurikulum 2013. Buku 4 sebagai pedoman penyelenggaraan PLPG tahun 2014 telah direvisi dalam beberapa bagian, antara lain struktur program kurikulum, materi, skenario pembelajaran, dan sistem evaluasi.
B.
DASAR HUKUM
Sertifikasi bagi guru dalam jabatan sebagai upaya meningkatkan profesionalitas guru di Indonesia, diselenggarakan berdasarkan landasan hukum sebagai berikut.
1. Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. 3. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan.
4. Peraturan Pemerintah RI Nomor 32 Tahun 2013 tetang Perubahaan atas Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tetang Standar Nasional Pendidikan.
5. Peraturan Pemerintah RI Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru. 6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2005
tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik.
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan KebudayaanRepublik Indonesia Nomor5Tahun 2012 tentang Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan. 8. Permendikbud Nomor 54 tahun 2013 tentang Standar Kompetensi
Lulusan.
11. Permendikbud Nomor 66 tahun 2013 tentang Standar Penilaian. 12. Permendikbud Nomor 81A tahun 2013 tentang Implementasi
Kurikulum 2013.
C.
TUJUAN
Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) tahun 2014 bertujuan untuk:
1. meningkatkankompetensi dan profesionalisme guru;
2. memantapkan penguasaan dan kemampuan guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013; dan
3. menentukan kelulusan guru peserta sertifikasi.
D.
PESERTA
Peserta PLPG adalah guru yang telah lulus Uji Kompetensi Awal (UKA), baik berasal dari guru yang bertugas sebagai guru kelas, guru mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling atau konselor di sekolah. Peserta PLPG terdiri atas guru yang memilih (1) PSPL dengan status TMP, (2) pola portofolio yang bestatus MPLPG, atau (3) tidak lulus verifikasi berkas portofolio,(4) sertifikasi pola PLPG, dan (5) peserta yang tidak lulus sertifikasi tahun sebelumnya. Data peserta di atas didasarkan pada data yang diunggahdi ASG online.
Pasfoto terbaru berwarna (enam bulan terakhir dan bukan polaroid) ukuran 3x4 cm sebanyak 4 lembar, di bagian belakang setiap pasfoto ditulis identitas peserta (nama, nomor peserta, dan satminkal).
Peserta yang dipanggil untuk mengikuti PLPG harusmembawaBuku Panduan Guru (Buku Guru) dan Buku Teks Pelajaran (Buku Siswa) yang ditetapkan sebagai dokumen kurikulum 2013. Disamping itu peserta PLPG diharapkan membawa dokumenpendukungkurikulum 2013 (SKL, standar isi, standar proses, standar penilaian), dan contoh RPP, serta referensi yang relevan dengan bidangkeahlian masing-masing. Bagi guru pengampu mata pelajaran yang belum tersedia Buku Guru dan Buku Siswa, wajib membawa contoh RPP yang sesuai dengan Kurikulum 2013 dan buku atau referensi yang relevan.
Guru BK membawa buku-buku yang berkaitan dengan BK, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor, program penyelenggaraan bimbingan dan konseling, contoh laporan pelaksanaan bimbingan dan konseling, contoh instrumen asesmen, dan contoh media serta pendukung penyelenggaraan layanan BK.
E.
PENYELENGGARAAN
Penyelenggaraan PLPG dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut.
1. PLPG dilaksanakan oleh LPTK penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan yang telah ditetapkan Pemerintah dan didukung oleh Perguruan Tinggi yang memiliki program studi relevan dengan bidang studi/mata pelajaran guru peserta PLPG.
2. PLPG diselenggarakan selama 10 hari dan bobot 90 Jam Pembelajaran (JP), dengan alokasi 40 JP teori dan 50 JP praktik. Satu JP setara dengan 50 menit.
3. Lokasi pelaksanaan PLPG dapat di wilayah Rayon LPTK penyelenggara dan/atau dipusatkan di kabupaten/kota sekitar tempat guru berasal.
4. Penentuan tempat pelaksanaan PLPG harus memperhatikan kelayakan (representatif dan kondusif) untuk proses pembelajaran dengan memperhatikan beberapa hal sebagai berikut.
a. Kecukupan dan kelayakan ruangan.
b. Rasio jumlah peserta dengan luas ruang belajar. c. Rasio jumlah peserta dengan ruang peerteaching. d. Kecukupan dan kelayakan mebeler.
e. Kecukupan dan kelayakan alat bantu/media pembelajaran yang memadai.
5. Pemanggilan peserta PLPG yang berasal dari luar propinsi Rayon LPTK penyelenggara agar memberikan tembusan kepada LPMP tempat asal peserta dan LPMP yang dituju.
7. Rombongan belajar (rombel) PLPG diupayakan satu bidang keahlian/mata pelajaran1.
8. Satu rombel terdiri atas30 peserta,dan satu kelompok peer teaching/peer guidance and counselingterdiri atas 10 peserta. Dalam kondisi tertentu jumlah peserta satu rombel atau kelompok peer teaching/peer guidance and counselingdapat disesuaikan.
9. Satu kelompok peer teaching/peer guidance and counseling difasilitasi oleh dua orang instruktur yang memiliki NIA yang relevan, termasuk pada saat ujian.
10. Rayon LPTK merancang strategi pelaksanaan PLPG, materi pembelajaran dengan memperhatikan kisi-kisi uji kompetensi, dan pengalokasian waktu untuk setiap materi PLPG sesuai dengan struktur dan karakteristik peserta.
11. Proses Pembelajaran PLPG dilaksanakan dengan beberapa ketentuan sebagai berikut.
a. Rayon LPTK melaksanakan kegiatan PLPG yang berbeda antara kelompok peserta di bawah dan di atas rata-rata UKA, baik aspek substansi materinya maupun metodologi pembelajaran secara klasikal, kelompok maupun individu.
b. Sebelum memulai pembelajaran, instruktur harus menjelaskan target capaian dan pokok bahasan materi pembelajaran PLPG.
c. Proses pembelajaran diorientasikan pada pencapaian kompetensi yang terukur, bukan pada isi materi.
d. Proses pembelajaran dalam PLPG mendorong/ mengakomodasi guru untuk dapat menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran kurikulum 2013 yang meliputi:
1
Dalam kondisi tertentu yang tidak memungkinkan (dari segi jumlah) rombel dapat dibentuk berdasarkan rumpun bidang studi/mata pelajaran.
1) dari peserta didik diberi tahu menuju peserta didik mencari tahu;
2) dari guru sebagai satu-satunya sumber belajar menjadi belajar berbasis aneka sumber belajar;
3) dari pendekatan tekstual menuju proses sebagai penguatan penggunaan pendekatan ilmiah;
4) dari pembelajaran berbasis konten menuju pembelajaran berbasis kompetensi;
5) dari pembelajaran parsial menuju pembelajaran terpadu;
6) daripembelajaran yang menekankan jawaban tunggal menuju pembelajaran dengan jawaban yang kebenarannya multi dimensi;
7) dari pembelajaran verbalisme menuju keterampilan aplikatif;
8) peningkatan dan keseimbangan antara keterampilan fisikal (hardskills) dan keterampilan mental (softskills);
9) pembelajaran yang mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik sebagai pembelajar sepanjang hayat;
10) pembelajaran yang menerapkan nilai-nilai dengan memberi keteladanan (ing ngarso sung tulodo), membangun kemauan (ing madyomangun karso), dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran (tut wuri handayani);
12) pembelajaran yang menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru, siapa saja adalah siswa, dan di mana saja adalah kelas.
13) Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran; dan
14) pengakuan atas perbedaan individual dan latar belakang budaya peserta didik.
e. Pembelajaran untuk penguatan/pendalaman kompetensi profesional dilengkapi dengan tugas individu dalam berbagai bentuk antara lain mengerjakan soal, mengerjakan kuis, membaca buku, membuat ringkasan buku, membuat makalah, dan diskusi kelompok dengan topik sesuai dengan materi PLPG.
f. Rayon LPTK merencanakan dan melaksanakan bimbingan khusus bagi kelompok peserta dibawah rata-rata UKA dalam melaksanakan berbagai tugas individu pada butir a.
g. Pembelajaran yang dilaksanakan dapat memotivasi peserta PLPG untuk mengembangkan kompetensinya secara mandiri, berpikir kritis, dan memecahkan masalah.
h. Pembelajaran yang dilaksanakan dapat memotivasi peserta PLPG untuk memanfaatkan sumber belajar yang ada di lingkungan sekitar, misalnya: internet, tumbuhan, dan halaman sekolah.
i. Workshop dimulai dengan penjelasan instruktur tentang format dan substansi perangkat pembelajaran (silabus, RPP, penilaian hasil belajar, dsb.).
k. Instruktur peka (cepat tanggap) terhadap permasalahan yang dihadapi peserta.
12. Penugasan instruktur harus mempertimbangkan penguasaan substansi dan kemampuan mengaplikasikan berbagai strategi pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013 serta memiliki komitmen dalam menjalankan tugas.
13. Instruktur workshopharus mampu memfasilitasi dan memotivasi peserta sehingga workshop dapat menjadi wahana pembelajaran dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013.
14. Penugasan instruktur workshopharus mempertimbangkan kemampuannya sebagaimana butir 10 dan 11.
15. Pada akhir PLPG dilakukanuji kompetensi yang meliputi uji tulis dan uji kinerja (ujian praktik) dengan fokus pada penerapan prinsip pembelajaran kurikulum 2013.
F.
MATERI
standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, dan standar penilaian serta mengembangkan perangkat pembelajarannya.
Sumber belajar pada PLPG dapat berupa buku, diktat, modul, video dan sumber belajar lainnya. Sumber belajar berupa buku adalah buku guru dan buku siswa sesuai kurikulum 2013 atau buku-buku lain yang relevan. Apabila bahan ajar dikemas dalam bentuk modul, maka paling tidak mencakup: tujuan pembelajaran (kompetensi yang ingin dicapai), paparan materi, latihan, evaluasi, kunci jawaban, dan daftar pustaka.Rambu-rambu materi PLPG dijabarkan daristruktur kurikulum PLPGyangterdapat pada Lampiran 1 sampai dengan Lampiran 6, dan kisi-kisi uji kompetensi.
G.
INSTRUKTUR
Rayon LPTK dapat melaksanakan PLPG apabila memiliki prodi yang relevan dengan mata pelajaran dan minimal memiliki 4 orang asesor/instruktur yang ber-NIA relevan. Asesor/instruktur PLPG tersebutdirekrut dan ditugaskan oleh Ketua Rayon LPTK Penyelenggara dengan syarat sebagai berikut.
1. Dosen pada Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi, dosen pada perguruan tinggi pendukung, dan widyaiswara pada LPMP/P4TK di wilayah Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi. Penugasan dosen dari perguruan tinggi pendukung hanya diperbolehkan pada Rayon LPTK yang ditugasi untuk mensertifikasi guru mata pelajaran tertentu yang tidak ada prodinya di LPTK.
2. Dosen yang dimaksud dalam butir 1 di atas adalah dosen yang satminkalnya bukan sekolah atau institusi non-perguruan tinggi.
4. Sehat jasmani/rohani dan memiliki komitmen, kinerja yang baik, serta sanggup melaksanakan tugas.
5. Berpendidikan minimal S-2 dapat S-1 dan S-2 kependidikan; atau S-1 kependidikan dan S-2 nonkependidikan; atau S-1 non-kependidikan dan S-2 non-kependidikan; S-1 dan S-2 nonnon-kependidikan yang relevan dan memiliki Akta Mengajar atau sertifikat Pekerti atau Applied Approach.
6. Instruktur yang berstatus dosen harus merupakan dosen tetap yang memiliki pengalaman mengajar pada bidang relevan sekurang-kurangnya 10 tahunatau sudah memiliki jabatan fungsional Lektor. Instruktur pelatihan guru BK, selain memiliki masa kerja minimal 10 tahun dan jabatan fungsional Lektor, diutamakan yang memiliki pengalaman sebagai dosen pembimbing PPL BK dan atau melaksanakan praktik layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Instruktur yang berasal dari LPMP/P4TK harus memiliki pengalaman menjadi Widyaiswarasekurang-kurangnya 10 tahun dan memiliki latar belakang pendidikan yang relevan dengan bidang studi yang diampu.
7. Instruktur yang diberi tugas dalam pelaksanaan PLPG 2014 adalah instruktur yang telah memiliki NIA dan telah mengikuti penyegaran implementasi kurikulum 2013.
H.
SKENARIO PEMBELAJARAN PLPG
1. Materi Kebijakan Pengembangan Profesi Guru (4 JP)
menarik, mudah dipahami, dan mampu mendorong terjadinya interaksi pembelajaran yang saling menghargai.
Skenario pembelajarannya adalah sebagai berikut.
a. Instruktur menyampaikan tujuan pembelajaran.
b. Instruktur menyampaikan empat komponen materi pembelajaran secara jelas sehingga peserta terdorong untuk melakukan pengembangan profesi.
c. Bahan pembelajaran berbentuk modul yang selain berisi materi juga berisi tagihan yang mengungkap aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
2. Materi Konsep Kurikulum 2013 (4 JP)
Materi ini mencakup pengorganisasian kompetensi dan struktur kurikulum, baik untuk SD, SMP, maupun SMA/SMK, namun harus ditekankan pada jenjang pendidikan yang sesuai dengan jenjang pendidikan tempat tugas mayoritas peserta pada rombel itu. Materi yang dibahas meliputi:
a. rasional dan elemen perubahan Kurikulum 2013; b. SKL, KI, KD dan keterkaitan antar KD;
c. pendekatan pembelajarandan penilaian autentik pada Kurikulum 2013;
d. empat belas prinsip pembelajaran Kurikulum 2013.
Dengan materi tersebut, peserta diharapkan mempunyai gambaran yang komprehensif tentang kurikulum tahun 2013 dan implementasinya.
Skenario pembelajaran materi ini adalah sebagai berikut.
a. Instruktur menyampaikan tujuan pembelajaran.
c. Bahan pembelajaran berbentuk modul yang selain berisi materi atau bahan ajar juga berisi tagihan yang mengungkap kompetensi pengetahuan, kompetensi keterampilan, dan kompetensi sikap.
3. Pendalaman Materi Bidang Studi dan Strategi Pembelajaran dengan Memperhatikan Kurikulum 2013 (20 JP)
Materi yang diberikan disesuaikan dengan kompetensi awal guru dan strategi pembelajarannya disesuaikan dengan kondisi peserta PLPG. Dalam proses pembelajaran instruktur mendorong/ menginspirasi guru untuk dapat menggunakan project based learning, problem based learning, discovery learning, dan/atau inquiry learning sesuai dengan pembelajaran yang dituntut kurikulum 2013.
Skenario pembelajarannya sebagai berikut.
a. Instruktur memfasilitasipeserta untuk mengidentifikasi KD-KD yang dianggap sulit, baik dalam memahami maupun cara mengajarkannya selama mereka menjadi guru.
b. Instruktur menjelaskan materi sesuai KD-KD yang dianggap sulit dan dibutuhkan guru, dan menjelaskan keterkaitan ataupun hubungan antar KD dari KI1, KI2, KI3, dan KI4.
c. Proses pembelajaran dapat dibantu dengan penayangan video model pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan.
d. Analisis silabus, analisis KD, analisis strategi pembelajaran yang secara implisit terkandung di dalam buku siswa, dan buku guru.
f. Pemberian tugas-tugas mandiri untuk materi yang memerlukan pendalaman lebih lanjut.
4. Materi Penelitian Tindakan Kelas (PTK = 8 JP)
Pembelajaran PTK terdiri dari 2 JP teori dan 6 JP praktik, difasilitasi oleh satu orang asesor/instruktur baik pada pembembelajaran teori maupun prktik. Materi PTK diberikan untuk membekali peserta PLPG dalam menyusun rancangan proposal PTK, mencakup:(1) pendahuluanterdiri atas latar belakang, rumusan masalah, dan tujuan penelitian, (2) kajian teori sekurang-kurangnya butir-butir variabel yang akan ditelaah, (3) metode penelitian sekurang-kurangnya setting penelitian, subjek, tempat dan waktu, rancangan penelitian, dan teknik analisis data. Skenario pembelajarannya sebagai berikut.
a. Pendalaman materi PTK tentang konsep dasar PTK, prinsip PTK, model PTK, metodologi PTK, dan sistematika proposal PTK.
b. Mengembangkan rancangan proposal PTK (tugas mandiri).
Catatan: untuk guru BK menyesuaikan dengan karakteristik keilmuan BK
5. WorkshopPengembangan dan Pengemasan Perangkat
Pembelajaran (30JP)
a. Untuk guru kelas dan guru mata pelajaran
1) Peserta difasilitasi instruktur melakukan orientasi dan diskusi format RPP, lembar kerja peserta didik (LKPD), rancangan bahan ajar, media, dan perangkat penilaian.
2) Peserta memilihkompetensi dasar (KD) yang akan dikembangkan menjadi perangkat pembelajaran.
3) Peserta difasilitasi instruktur melakukan analisis KD yang diminati dan konten-konten yang sesuai dalam sumber belajar (buku guru dan buku siswa).
4) Instruktur harus dapat mensimulasikan atau memberi contoh penerapan prinsip-prinsip pembelajaran sesuai kurikulum 2013.
5) Peserta didampingi instruktur mengembangkan perangkat pembelajaran, yang terdiri atas:
a) RPPsesuai format kurikulum 2013. b) Rancangan materi ajar
c) Media pembelajaran
d) LKPD dan perangkat penilaian
6) Presentasi dan refleksi hasil workshop
Catatan: Workshop pengembangan perangkat pembelajaran merupakan satu kesatuan yang utuh. Pengembangan RPP, bahan ajar, media pembelajaran, dan perangkat penilaian merupakan kesatuan yang tidak terpisah, didasarkan pada KD yang telah dipilih oleh peserta.
b. Bagi Guru BK
1) Pengembangan Program Bimbingan dan Konseling (PPBK)
layanan bimbingan dan Konseling, (2) kondisi sekolah (kekuatan dan kelemahan sekolah berkaitan dengan personel dan ketersediaan fasilitas), (3) visi-misi sekolah, dan (4)peraturan dan kebijakan penyelenggaraan bimbingan dan konseling di sekolah.
b) Peserta difasilitasi membuat program bimbingan dan konseling (tahunan dan semesteran) di sekolah, yang sekurang-kurangnya memuat: (1) rasional, (2) tujuan, (3) bidang, (4) strategi/teknik, (5) personel, (6) jadwal kegiatan layanan, dan (7) pembiayaan.
c) Peserta difasilitasi instruktur mengidentifikasi program bimbingan dan konseling di sekolahnya, kemudian memilih aspek layanan untuk dikembangkan menjadi dua perangkat, yaituRencana Pelaksanaan Layanan Konseling Individual (RPLKI) dan Rencana Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling (RPLBK) kelompok atau klasikal.
2) Pengembangan alat Evaluasi Layanan Bimbingan dan Konseling
Peserta difasilitasi instruktrur mengembangkan alat evaluasi untuk mengevaluasi Program, proses dan hasil penyelenggaraan BK tahunan atau semesteran dan mengevaluasi proses dan hasil pelaksanaan layanan berdasarkan RPLKI dan RPLBK yang dikembangkan dalam workshop.
a) Evaluasi Program Bimbingan dan Konseling tahunan/ semesteran
Evaluasi program bimbingan dan konseling tahunan/ semesteran, sekurang-kurangnya mengkaji aspek-aspek berikut.
(1) Program dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan konseli, kondisi dan kebutuhan sekolah, teori BK dan kebijakan pemerintah tentang penyelenggaraan BK,
(2) Tujuan dikembangkan secara ideal dan realistis/faktual sesuai dengan kondisi dan kemampuan sekolah.
(3) Bidang layanan berkaitan dengan pengembangan pribadi, sosial, belajar dan karir,
(4) Personel BK yang ditempatkan sesuai dengan kompetensi yang dipersyaratkan,
(5) Strategi, alat, media dan sumber yang digunakan sesuai dengan perkembangan saat ini,
(6) Kejelasan sumber dan peruntukan pembiayaan,
b) Evaluasi pelaksanaan Layanan berdasarkan RPLKI dan RPLBK
Evaluasi pelaksanaan layanan yang didasarkan atas RPLBK kajiannya difokuskan pada dua aspek pokok, yaitu proses layanan dan keberhasilan yang diharapkan. Masing-masing aspek tersebut dikaji melalui:
(1) Proses Layanan berkaitan dengan nuansa dan interaksi antara Guru BK-Konseli dan Konseli-Konseli, minat, aktivitas, dan tanggapan konseli terhadap pelaksanaan layanan BK (baik terhadap penampilan dan gaya konselor, materi atau permasalahan layanan, langkah-langkah layanan, maupun alat dan media yang digunakan dalam layanan)
(2) Keberhasilan layanan berkaitan dengan ketercapaian tujuan yang telah ditentukan terutama berkaitan dengan perubahan perilaku yang ditampilkan konseli.
3) Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Program Bimbingan dan Konseling
a) Peserta difasilitasi instruktrur mengidentifikasi program layanan bimbingan dan konseling di sekolah tempat bertugas
b) Peserta mengidentifikasi kegiatan yang sudah dan belum dilaksanakan
c) Peserta difasilitasi instruktur menganalisis Program, Proses, dan Hasil termasuk faktor-faktor penghambat dan pendukung penyelenggaraan program layanan bimbingan dan konseling.
sekurang-kurangnya memuat: (1) daftar konseli yang dibimbingnya, (2)data kebutuhan perkembangan serta permasalahan konseli, (3) Program BK yang disyahkan sekolah; (4) pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling (Tahunan atau Semesteran),(5) keberhasilan, dukungan dan hambatan, (6) tindak lanjut.
c. Produk workshop dinilai dengan menggunakan instrumen sebagai berikut.
NO NAMA PRODUK WORSHOP
INSTRUMEN PENILAIAN
1 Rancangan proposal penelitian PT/PTK Lampiran 9
2 Rancangan Proposal PTBK Lampiran 9
3 Perencanaan Pembelajaran Lampiran 10
4 Rancangan Program BK di Sekolah Lampiran 11
5 Rancangan Pelaksanaan Layanan Konseling Individual (RPLKI)
Lampiran 12
6 Rencana Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok atau Klasikal (RPLBK)
Lampiran 13
7 Rancangan Laporan Penyelenggaraan Program BK
Lampiran 14
I.
UJI KOMPETENSI PADA AKHIR PLPG
Pada akhir PLPG dilaksanakan uji kompetensi. Uji kompetensi ini bukan sekedar mengevaluasi hasil belajar peserta selama PLPG, tetapi lebih kepada pengukuran kompetensi guru sebagai pendidik profesional. Uji kompetensi inimencakup ujian tulis dan ujian kinerja. Ujian tulis bertujuan untuk mengungkap kompetensi profesional dan pedagogik, sedangkan ujian kinerja untuk mengungkap kompetensi profesional, pedagogik, kepribadian, dan sosialsecara holistik. Keempat kompetensi ini juga bisa dinilai selama proses pelatihan berlangsung. Ujian kinerja dilakukan dalam bentuk praktik pembelajaran bagi guru atau praktik bimbingan dan konseling bagi guru BK. Ujian kinerja untuk setiap peserta minimal dilaksanakan selama 1 JP. Rambu-rambu Uji Kompetensidisajikan pada Lampiran 8.
1. Uji Tulis
a.
Ujian tulis pada setiap akhirPLPG dilaksanakan dengan pengaturan tempat duduk yang layak dan setiap 30 peserta diawasi oleh dua orang pengawas.b.
Ujian tulis terdiri atas Ujian Tulis Nasional (UTN) dan ujian tulis LPTK (UTL).c.
Soal Ujian Tulis Nasional (UTN) dikembangkan secara nasional di bawah koordinasi KSG.d.
Rayon LPTK berkewajiban menjaga kerahasiaan soal Ujian Tulis Nasional (UTN).e.
Soal Ujian Tulis LPTK (UTL) dikembangkan oleh LPTK dalam bentuk soal uraian berbasis masalah.g.
Pelaksanaan uji tulis harus sesuai rambu-rambu uji kompetensi yang disajikan pada Lampiran 8.2. Ujian Praktik
a. Lama waktu setiap kali peserta tampil adalah 1 JP atau selama 50 menit.
b. Peserta dalam rombel dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil, setiap kelompok terdiri dari 10 peserta, selanjutnya setiap kelompok kecil melakukan hal-hal berikut.
1) Guru kelas dan guru mata pelajaran
Ujian praktik terpadu dengan kegiatan peer teaching. Setiap peserta tampil dua kali, dan pada tampilan keduamerupakan ujian praktik.Tampilan pertama dan kedua untuk menilai kemampuan mengajar peserta
a) untuk 30 menit pertama, peserta melakukan praktik mengajar dengan menggunakan RPP yang disusun pada saat workshop
b) pada 20 menit berikutnya peserta lain dan instruktur memberi masukan dan menilai dengan menggunakan IPPP (Lampiran 15).
2) Guru bimbingan dan konseling atau konselor di sekolah
Pelaksanaan ujian praktik dengan langkah-langkah sebagai berikut.
a) Peserta mengemukakan tujuan dan mendemonstrasikan layanan bimbingan dan konseling selama 30 menit.
b) Peserta menerima masukan dari peserta lain dan instruktur serta mendapatkan penilaian dari Instruktur selama 20 menit, dengan menggunakan format penilaian pada Lampiran 16 dan Lampiran 17.
c. Pengujipada ujian praktik harus memiliki NIA yang relevan dengan mata pelajarannya.
d. Ujian praktik mengajar dinilai dengan Instrumen Penilaian Pelaksanaan Pembelajaran atau IPPP(Lampiran 15).
e. Ujian praktik BKdinilai dengan instrumen penilaian konseling individual (Lampiran 16) dan instrumen penilaian bimbingan kelompok atau klasikal (Lampiran 17).
f. Skor Ujian Praktik (SUP) guru mata pelajaran dan guru kelas, diambil dari skor tampilan kedua.
g. Skor akhir ujian praktik guru bimbingan dan konseling adalah rata-rata skor tampilan pertama dan kedua.
h. Penentuan kelulusan peserta PLPG dilakukan secara objektif dan didasarkan pada rambu-rambu penilaian yang telah ditentukan.
i. Peserta yang lulus mendapat sertifikat pendidik, sedangkan yang tidak lulus diberi kesempatan untuk mengikuti ujian ulang. Ujian ulang dilaksanakan maksimalduakali pada tahun berjalan.
k. Mekanisme ujian ulang disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing LPTK Penyelenggara, dapat dilakukan dengan:
1) peserta datang ke LPTK Penyelenggara; 2) asesor datang ke tempat peserta;
3) bekerjasama dengan LPTK terdekat dengan peserta (antar Rayon).
l. Pelaksanaan ujian diatur oleh LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru Dalam Jabatan dengan mengacu rambu-rambu ini.
m. Peserta yang belum lulus pada ujian ulang yang kedua diserahkan kembali ke dinas pendidikan kabupaten/kota untuk dibina lebih lanjut.
J.
UJIAN ULANG
K.
KETENTUAN LAIN
PSG Rayon LPTK membuat panduan teknis pelaksanaan PLPG untuk menjamin standarisasi isi (materi), proses, pengelolaan, penilaian, dan lulusan. Untuk itu, Rayon LPTK perlu mengadakan workshop untuk menghasilkan:
1. Mempersiapkan dan merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) PLPG, media yang diperlukan, hand-out, dan sebagainya untuk setiap mata diklat agar pelaksanaan proses pembelajaran dalam PLPG menjadi terstandar.
2. Lembar penilaian kinerja peserta selama proses workshop dalam PLPG.
Lampiran
1STRUKTUR KURIKULUM
PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG)
TAMAN KANAK-KANAK TAHUN 2014
Standar Kompetensi Lulusan:
1. Memahami karakteristik peserta didik dan mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran yang mendidik.
2. Memiliki kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, berwibawa, dan berakhlak mulia.
3. Menguasai keilmuan dan kajian kritis pendalaman isi bidang pengembangan peserta didik (keimanan, ketaqwaan dan ahlak mulia; sosial dan kepribadian; pengetahuan dan teknologi; estetika; jasmani, olahraga dan kesehatan).
4. Mampu berkomunikasi dan bergaul dengan peserta didik, kolega dan masyarakat.
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
A UMUM
1 Kebijakan Pengembangan Profesi Guru
4 Meningkatkan pemahaman dan pengamalan tentang kebijakan pengembangan
• Memahami kebijakan pengembangan profesi guru
• Mengamalkan etika profesi
• Kompetensi guru
• Penilaian kinerja guru
• Pengembangan karier guru.
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
profesi guru • Etika profesi.
• Pendidikan karakter. 2 Informasi
Kurikulum 2013
4 Meningkatkan pemahaman pengembangan kurikulum 2013
Memahami konsep pengembangan dan implementasi kurikulum 2013
• Rasional pengem-bangan kurikulum.
• Elemen perubahan kurikulum.
• Struktur kurikulum.
• Faktor pendukung keberhasilan implementasi kurikulum.
B POKOK
1 Pendalaman materi bidang pengembangan PAUD jalur formal sesuai dengan karakteristik peserta didik yang dapa digunakan untuk mengembang kan:
30 Meningkatkan penguasaan materi bidang pengembangan PAUD jalur formal
• Menguasai materi bidang
pengembangan PAUD jalur formal
• Berkurangnya miskonsepsi materi bidang pengembangan PAUD jalur formal
• Materi bidang pengembangan PAUD jalur formal (termasuk miskonsepsi)
• Strategi pembelajaran materi bidang pengembangan PAUD jalur formal
• Pengkajian terhadap video model pembelajaran
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi
• pengeta-huan dan teknologi;
• estetika; jasmani, olahraga dan kesehatan
(tugas, tes,
pengamatan perilaku, portofolio, tes kinerja)
• Penilaian hasil
pengembangan potensi peserta didik
2 Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
2 6 Meningkatkan penguasaan konsep dan penerapan PTK
Menguasai konsep PTK dan dapat menyusun draft proposal PTK
• Pendalaman materi PTK.
• Latihan
mengindentifikasi masalah dalam proses pembelajaran.
• Pengembangan ran-cangan proposal PTK.
C. WORKSHOP
Pengembangan dan pengemasan perangkat
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
pembelajaran n perangkat pembelajaran
sekurang-kurangnya untuk 2 tema setiap peserta
RPP (RKH dan RKM),
Bahan ajar,
media pembelajaran,
instrumen penilaian. Catatan: perangkat pembelajaran mempertimbangkan keseimbangan soft skill dan hard skill yang meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
D PRAKTIK PEMBELAJARAN
Pelaksanaan pembelajaran (peer teaching)
20 Meningkatkan kemampuan melaksanakan pembelajaran
Dapat melaksanakan pembelajaran •
Praktik pembelajaran
• Setiap peserta tampil 2 kali @ 1 JP.
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
E UJIAN
1 Tulis 4 Mengukur kompetensi profesional dan pedagogik
Terukurnya kompetensi profesional dan pedagogik (penguasaan terhadap materi bidang
pengembangan PAUD jalur formal, pedagogik, dan profesionalisme guru)
• Ujian Tulis Nasional (120 menit) dalam bentuk tes objektif
• Ujian Tulis LPTK (80 menit) dalam bentuk uraian berbasis kasus
•
2 Praktik *) Mengukur kemampuan melaksanakan pembelajaran
Terukurnya kemampuan melaksanakan pembelajaran
• Ujian praktik
terintegrasi dalam peer teaching tampilan kedua.
•
Catatan:
• Pembinaan dan pengembangan kompetensi kepribadian dan sosial guru terintegrasi dalam kegiatan PLPG
• *) Sudah terintegrasi di D
Lampiran
2STRUKTUR KURIKULUM
PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG)
SD/SDLB TAHUN 2014
Standar Kompetensi Lulusan:
1. Memahami dan mampu mengimplementasikan kurikulum SD 2013.
2. Memahami karakteristik peserta didik dan mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran yang mendidik.
3. Memiliki kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, berwibawa, dan berakhlak mulia.
4. Menguasai keilmuan, kajian kritis dan pendalaman isi dalam konteks kurikulum sekolah.
5. Mampu berkomunikasi dan bergaul dengan peserta didik, kolega, dan masyarakat.
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi
Strategi Pembelajaran
A UMUM
1 Kebijakan Pengembangan Profesi Guru
4 Meningkatkan pemahaman dan pengamalan tentang kebijakan pengembangan profesi guru
• Memahami kebijakan pengembangan profesi guru
• Mengamalkan etika profesi
• Kompetensi guru
• Penilaian kinerja guru
• Pengembangan karier guru.
• Pemberian informasi
• Tanya jawab
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi
Strategi Pembelajaran • Pengembangan
Keprofesian Berkelanjutan.
• Etika profesi.
• Pendidikan karakter. 2 Konsep
Kurikulum 2013
4 Meningkatkan pemahaman pengembangan kurikulum 2013
Memahami konsep pengembangan dan implementasi kurikulum 2013
• Rasional dan elemen kurikulum 2013.
• SKL, KI, KD dan kaitan antar KD.
• Pendekatan pembelajaran tematik terpadu, saintifik, dan penilaian autentik pada kurikulum 2013.
• Pemberian Informasi materi bidang
20 - Meningkatkan penguasaan materi •
Menguasai materi bidang studi
• Materi bidang studi (termasuk
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar kurikulum 2013
bidang studi dan strategi
pembelajarannya
• Berkurangnya miskonsepsi materi bidang studi
• Menguasai strategi pembelajaran dengan memperhatikan kurikulum 2013
miskonsepsi)
• Strategi pembelajaran
• Pengkajian terhadap video model pembelajaran
• Penilaian hasil belajar (tugas, tes,
pengamatan perilaku, portofolio, tes kinerja)
• Analisis struktur kurikulum dan silabus dengan pendekatan tematik terpadu (Kelas I-VI). Tindakan Kelas (PTK)
2 6 Meningkatkan penguasaan konsep dan penerapan PTK
Menguasai konsep PTK dan dapat menyusun draft proposal PTK
• Pendalaman materi PTK.
• Latihan
menginden-• Pemberian Informasi
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi
Strategi Pembelajaran
tifikasi masalah dalam pro-ses pembela-jaran.
• Pengembangan rancangan prop PTK.
• Diskusi
• Pemberian tugas hasil analisis buku (Buku Guru dan Buku Siswa)
- 30 •Meningkatkan kemampuan peserta dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berdasarkan hasil analisis buku guru dan buku siswa
•Mampu menganalisis bahan ajar
•Mampu menetapkan bahan ajar sesuai dengan tujuan pembelajaran yang dirancang
•Mampu memilih strategi
pembelajaran yang tepat
•Mampu
menentukan teknik evaluasi dan mengambangkan
Penyusunan perangkat pembelajaran yang meliputi:
RPP,
bahan ajar,
LKPD,
media pembelajaran,
instrumen penilaian.
Catatan:
perangkat pembelajaran mempertimbangk an keseimbangan soft skill dan hard
• Pemberian Informasi
• Tanya jawab
• Diskusi
• Simulasi
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi
Strategi Pembelajaran
instrumen yang digunakan
•Mampu
mengembangkan perangkat pembelajaran secara utuh sesuai dengan kurikulum 2013.
skill yang meliputi sikap,
pengetahuan, dan keterampilan.
D PRAKTIK PEMBELAJARAN
Pelaksanaan pembelajaran (peer teaching)
20 Meningkatkan kemampuan melaksanakan pembelajaran tematik terpadu sesuai karakteristik kurikuum 2013.
Dapat melaksanakan pembelajaran tematik terpadu sesuai karakteristik kurikuum 2013.
• Praktik pembelajaran
• Setiap peserta tampil 2 kali @ 1 JP.
Catatan: Satu kelas (30 peserta), dibuat 3 kelompok dan dilaksanakan secara paralel. Tampilan ke-2 merupakan ujian praktik.
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar profesional dan pedagogik
Terukurnya kompetensi profesional dan pedagogik (penguasaan terhadap bidang studi, pedagogik, kurikulum 2013, dan
profesionalisme guru)
• Ujian Tulis Nasional (120 menit) dalam bentuk tes objektif
• Ujian Tulis LPTK (80 menit) dalam bentuk uraian berbasis kasus tematik terpadu sesuai karakteristik kurikuum 2013.
Terukurnya kemampuan peserta melaksanakan pembelajaran tematik terpadu sesuai karakteristik kurikuum 2013.
Catatan:
• Pembinaan dan pengembangan kompetensi kepribadian dansosial guru terintegrasi dalam kegiatan PLPG
• *) Sudah terintegrasi di D
Lampiran
3STRUKTUR KURIKULUM
PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG)
SMP/SMP-LB TAHUN 2014
Standar Kompetensi Lulusan:
1. Memahami dan mampu mengimplementasikan kurikulum SMP 2013.
2. Memahami karakteristik peserta didik dan mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran yang mendidik.
3. Memiliki kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, berwibawa, dan berakhlak mulia.
4. Menguasai keilmuan, kajian kritis dan pendalaman isi dalam konteks kurikulum sekolah.
5. Mampu berkomunikasi dan bergaul dengan peserta didik, kolega dan masyarakat.
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran A UMUM
1 Kebijakan Pengembangan Profesi Guru
4 Meningkatkan pemahaman dan pengamalan tentang kebijakan pengembangan profesi guru
• Memahami kebijakan pengembangan profesi guru
• Mengamalkan etika profesi
• Kompetensi guru
• Penilaian kinerja guru
• Pengembangan karier guru.
• Pengembangan Keprofesian
• Pemberian informasi
• Tanya jawab
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
Berkelanjutan.
• Etika profesi.
• Pendidikan karakter. 2 Konsep
Kurikulum 2013
4 Meningkatkan pemahaman pengembangan kurikulum 2013
Memahami konsep pengembangan dan
implementasi kurikulum 2013
• Rasional dan elemen kurikulum kurikulum 2013.
• SKL, KI, KD dan kaitan antar KD.
• Pendekatan pembelajaran dan penilaian pada kurikulum 2013.
• Pemberian Informasi
• Tanya jawab
• Diskusi
• Kerja kelompok
B POKOK
1 Pendalaman materi bidang studi dan strategi pembelajaran dengan memperhatikan kurikulum 2013
20 - Meningkatkan penguasaan materi bidang studi dan strategi pembelajarannya
• Menguasai materi bidang studi
• Berkurangnya miskonsepsi materi bidang studi
• Menguasai strategi pembelajaran
• Materi bidang studi (termasuk
miskonsepsi)
• Strategi pembelajaran
• Pengkajian terhadap video model pembelajaran
• Penilaian hasil
• Tanya jawab
• Diskusi
• Project based learning/problem solving
learning/discovery learning/inquiry earninh
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
dengan memperhatikan kurikulum 2013
belajar (tugas, tes, pengamatan perilaku, portofolio, tes kinerja)
• Analisis struktur kurikulum dan silabus SMP (Kelas VII-IX).
2 Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
2 6 Meningkatkan penguasaan konsep dan penerapan PTK
Menguasai konsep PTK dan dapat menyusun draft proposal PTK
• Pendalaman materi PTK.
• Latihan
mengindentifikasi masalah dalam proses pembelajaran.
• Pengembangan rancangan proposal PTK.
• Pemberian Informasi
• Tanya jawab
• Diskusi
• Pemberian tugas
C. WORKSHOP peserta dalam mengembangkan
•Mampu menganalisis bahan ajar
•Mampu
Penyusunan perangkat pembelajaran yang meliputi:
• Pemberian Informasi
• Tanya jawab
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
hasil analisis buku (Buku Guru dan Buku Siswa)
perangkat pembelajaran berdasarkan hasil analisis buku guru dan buku siswa
menetapkan bahan ajar sesuai dengan tujuan pembelajaran yang dirancang
•Mampu memilih strategi pembelajaran yang tepat
•Mampu menentukan teknik evaluasi dan
mengambangkan instrumen yang digunakan
•Mampu
mengembangkan perangkat pembelajaran secara utuh sesuai dengan kurikulum 2013.
instrumen penilaian.
Catatan: perangkat pembelajaran mempertimbangkan keseimbangan soft skill dan hard skill yang meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
• Simulasi
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
D PRAKTIK PEMBELAJARAN
Pelaksanaan pembelajaran (peer teaching)
20 Meningkatkan kemampuan peserta melaksanakan pembelajaran sesuai pendekatan dan karaktersitik kurikulum 2013.
Dapat melaksanakan pembelajaran yang sesuai pendekatan dan karaktersitik kurikulum 2013.
• Praktik pembelajaran
• Setiap peserta tampil 2 kali @ 1 JP.
Catatan: Satu kelas (30 peserta), dibuat 3 kelompok dan dilaksanakan secara paralel. Tampilan ke-2 merpkan ujian praktek
• Praktik mengajar
E UJIAN
1 Tulis 4 Mengukur kompetensi profesional dan pedagogik
Terukurnya kompetensi profesional dan pedagogik (penguasaan terhadap bidang studi, pedagogik,
• Ujian Tulis Nasional (120 menit) dalam bentuk tes objektif
• Ujian Tulis LPTK (80 menit) dalam bentuk uraian berbasis kasus
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
kurikulum 2013, dan
profesionalisme guru)
2 Praktik *) Mengukur kemampuan peserta melaksanakan pembelajaran sesuai pendekatan dan karaktersitik kurikulum 2013.
Terukurnya kemampuan peserta melaksanakan pembelajaran sesuai
pendekatan dan karaktersitik kurikulum 2013.
• Ujian praktik terintegrasi dalam peer teaching tampilan kedua.
• Ujian Praktik
Jumlah JP 34 56
Catatan:
• Pembinaan dan pengembangan kompetensi kepribadian dan sosial guru terintegrasi dalam kegiatan PLPG
• *) Sudah terintegrasi di D
Lampiran
4STRUKTUR KURIKULUM
PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG)
SMA/SMA-LB TAHUN 2014
Standar Kompetensi Lulusan:
1. Memahami dan mampu mengimplementasikan kurikulum SMA 2013.
2. Memahami karakteristik peserta didik dan mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran yang mendidik.
3. Memiliki kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, berwibawa, dan berakhlak mulia. 4. Menguasai keilmuan, kajian kritis dan pendalaman isi dalam konteks kurikulum sekolah. 5. Mampu berkomunikasi dan bergaul dengan peserta didik, kolega dan masyarakat.
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran A UMUM
1 Kebijakan Pengembangan Profesi Guru
4 Meningkatkan pemahaman dan pengamalan tentang kebijakan pengembangan profesi guru
• Memahami kebijakan pengembangan profesi guru
• Mengamalkan etika profesi
• Kompetensi guru
• Penilaian kinerja guru
• Pengembangan karier guru.
• Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.
• Pemberian informasi
• Tanya jawab
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran • Etika profesi.
• Pendidikan karakter. 2 Konsep
Kurikulum 2013
4 Meningkatkan pemahaman pengembangan kurikulum 2013
Memahami konsep pengembangan dan
implementasi kurikulum 2013
• Rasional dan elemen kurikulum kurikulum 2013.
• SKL, KI, KD dan kaitan antar KD.
• Pendekatan pembelajaran dan penilaian pada kurikulum 2013.
• Pemberian Informasi materi bidang studi dan strategi pembelajaran dengan memperhatikan kurikulum 2013
20 - Meningkatkan penguasaan materi bidang studi dan strategi pembelajarannya
• Menguasai materi bidang studi
• Berkurangnya miskonsepsi materi bidang studi
• Menguasai strategi pembelajaran dengan memperhatikan
• Materi bidang studi (termasuk miskonsepsi)
• Strategi pembelajaran
• Pengkajian terhadap video model pembelajaran
• Penilaian hasil belajar (tugas, tes, pengamatan perilaku, portofolio, tes kinerja)
• Analisis struktur kurikulum dan silabus
• Tanya jawab
• Diskusi
• Project based learning/prob lem solving learning/disco very
learning/inqui ry earninh
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
kurikulum 2013 SMA (Kelas X-XII). 2 Penelitian
Tindakan Kelas (PTK)
2 6 Meningkatkan penguasaan konsep dan penerapan PTK
Menguasai konsep PTK dan dapat menyusun draft proposal PTK
• Pendalaman materi PTK.
• Latihan mengindentifikasi masalah dalam proses pembelajaran.
• Pengembangan
rancangan proposal PTK.
• Pemberian Informasi
• Tanya jawab
• Diskusi
• Pemberian tugas hasil analisis buku (Buku Guru dan Buku Siswa)
- 30 •Meningkatkan kemampuan peserta dalam mengembang-kan perangkat pembelajaran berdasarkan hasil analisis buku guru dan buku siswa
•Mampu menganalisis bahan ajar
•Mampu menetapkan bahan ajar sesuai dengan tujuan pembelajaran yang dirancang
•Mampu memilih strategi pembelajaran yang tepat
Penyusunan perangkat pembelajaran yang meliputi:
RPP,
bahan ajar,
LKS,
media pembelajaran,
instrumen penilaian.
Catatan: perangkat pembelajaran mempertimbangkan keseimbangan soft skill dan hard skill yang meliputi sikap, pengetahuan, dan
• Pemberian Informasi
• Tanya jawab
• Diskusi
• Simulasi
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran •Mampu
menentukan teknik evaluasi dan
mengambangkan instrumen yang digunakan
•Mampu
mengembangkan perangkat pembelajaran secara utuh sesuai dengan kurikulum 2013.
keterampilan.
D PRAKTIK PEMBELAJARAN
Pelaksanaan pembelajaran (peer teaching)
20 Meningkatkan kemampuan peserta melaksanakan pembelajaran sesuai
pendekatan dan karakteristik
Dapat melaksanakan pembelajaran sesuai pendekatan dan karakteristik kurikulum 2013.
• Praktik pembelajaran
• Setiap peserta tampil 2 kali @ 1 JP.
Catatan: Satu kelas (30 peserta), dibuat 3 kelompok dan dilaksanakan secara paralel. Tampilan ke-2
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
kurikulum 2013. merupakan ujian praktik.
E UJIAN
1 Tulis 4 Mengukur kompetensi profesional dan pedagogik
Terukurnya kompetensi profesional dan pedagogik (penguasaan terhadap bidang studi, pedagogik, kurikulum 2013, dan
profesionalisme guru)
• Ujian Tulis Nasional (120 menit) dalam bentuk tes objektif
• Ujian Tulis LPTK (80 menit) dalam bentuk uraian berbasis kasus
• Ujian Tulis
pendekatan dan karakteristik kurikulum 2013.
Terukurnya kemampuan melaksanakan pembelajaran sesuai
pendekatan dan karakteristik kurikulum 2013.
• Ujian praktik terintegrasi dalam peer teaching tampilan kedua.
• Ujian Praktik
Catatan:
• Pembinaan dan pengembangan kompetensi kepribadian dan sosial guru terintegrasi dalam kegiatan PLPG
• *) Sudah terintegrasi di D
Lampiran
5STRUKTUR KURIKULUM
PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG)
SMK (KELOMPOK PEMINATAN AKADEMIK DAN VOKASI)
Standar Kompetensi Lulusan:
1. Memahami dan mampu mengimplementasikan kurikulum SMK 2013.
2. Memahami karakteristik peserta didik dan mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran yang mendidik.
3. Memiliki kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, berwibawa, dan berakhlak mulia. 4. Menguasai keilmuan, kajian kritis dan pendalaman isi dalam konteks kurikulum sekolah. 5. Mampu berkomunikasi dan bergaul dengan peserta didik, kolega dan masyarakat.
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
A UMUM
1 Kebijakan Pengembangan Profesi Guru
4 Meningkatkan pemahaman dan pengamalan tentang kebijakan pengembangan profesi guru
• Memahami kebijakan pengembangan profesi guru
• Mengamalkan etika profesi
• Kompetensi guru
• Penilaian kinerja guru
• Pengembangan karier guru.
• Pengembangan Keprofesian
• Pemberian informasi
• Tanya jawab
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
Berkelanjutan.
• Etika profesi.
• Pendidikan karakter. 2 Konsep
Kurikulum 2013
4 Meningkatkan pemahaman pengembangan kurikulum 2013
Memahami konsep pengembangan dan
implementasi kurikulum 2013
• Rasional dan elemen kurikulum kurikulum 2013.
• SKL, KI, KD dan kaitan antar KD.
• Pendekatan pembelajaran dan penilaian pada kurikulum 2013.
• Pemberian Informasi
• Tanya jawab
• Diskusi
• Kerja kelompok
B POKOK
1 Pendalaman materi bidang studi dan strategi pembelajaran dengan memperhatikan kurikulum 2013
20 - Meningkatkan penguasaan materi bidang studi dan strategi pembelajarannya
• Menguasai materi bidang studi
• Berkurangnya miskonsepsi materi bidang studi
• Menguasai strategi pembelajaran dengan
• Materi bidang studi (termasuk miskonsepsi)
• Strategi pembelajaran
• Pengkajian terhadap video model pembelajaran
• Penilaian hasil belajar (tugas, tes, pengamatan perilaku, portofolio, tes kinerja)
• Analisis struktur
• Tanya jawab
• Diskusi
• Project based learning/problem solving
learning/discover y learning/inquiry earninh
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
memperhatika n kurikulum 2013
kurikulum dan silabus SMK (Kelas X-XII).
3 Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
2 6 Meningkatkan penguasaan konsep dan penerapan PTK
Menguasai konsep PTK dan dapat menyusun draft proposal PTK
• Pendalaman materi PTK.
• Latihan
mengindentifikasi masalah dalam proses pembelajaran.
• Pengembangan rancangan proposal PTK.
• Pemberian Informasi
• Tanya jawab
• Diskusi
• Pemberian tugas
C. WORKSHOP
Pengembangan perangkat pembelajaran berdasarkan hasil analisis buku (Buku Guru dan Buku Siswa)
- 30 •Meningkatkan kemampuan peserta dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berdasarkan hasil analisis buku guru dan buku siswa
•Mampu menganalisis bahan ajar
•Mampu menetapkan bahan ajar sesuai dengan tujuan pembelajaran yang dirancang
•Mampu memilih
Penyusunan perangkat pembelajaran yang meliputi:
RPP,
bahan ajar,
LKS,
media pembelajaran,
instrumen penilaian.
Catatan: perangkat pembelajaran
• Pemberian Informasi
• Tanya jawab
• Diskusi
• Simulasi
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
strategi pembelajaran yang tepat
•Mampu menentukan teknik evaluasi dan
mengambangkan instrumen yang digunakan
•Mampu
mengembangkan perangkat pembelajaran secara utuh sesuai dengan kurikulum 2013.
mempertimbangkan keseimbangan soft skill dan hard skill yang meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
D PRAKTIK PEMBELAJARAN
Pelaksanaan pembelajaran (peer teaching)
20 Meningkatkan kemampuan melaksanakan pembelajaran
Dapat melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum
• Praktik pembelajaran
• Setiap peserta tampil 2 kali @ 1 JP.
Catatan: Satu kelas (30
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
2013 peserta), dibuat 3 kelompok dan dilaksanakan secara paralel. Tampilan ke-2 merupakan ujian praktik.
E UJIAN
1 Tulis 4 Mengukur kompetensi profesional dan pedagogik
Terukurnya kompetensi profesional dan pedagogik (penguasaan terhadap bidang studi, pedagogik, kurikulum 2013, dan
profesionalisme guru)
• Ujian Tulis Nasional (120 menit) dalam bentuk tes objektif
• Ujian Tulis LPTK (80 menit) dalam bentuk uraian berbasis kasus
• Ujian Tulis
• Ujian praktik
terintegrasi dalam peer teaching tampilan kedua.
No Materi Teori Praktik Tujuan Indikator Garis Besar Materi Strategi Pembelajaran
pendekatan dan karakteristik kurikulum 2013.
pendekatan dan karakteristik kurikulum 2013.
Jumlah JP 34 56
Catatan:
• Pembinaan dan pengembangan kompetensi kepribadian dan sosial guru terintegrasi dalam kegiatan PLPG
• *) Sudah terintegrasi di D
Lampiran
6RAMBU-RAMBU STRUKTUR KURIKULUM
PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING
SD/SD-LB/SMP/SMP-LB/SMA/SMA-LB/SMK
Standar Kompetensi Lulusan meliputi: 1. Memahami karakteristik peserta didik
2. Mampu mengembangkan program Bimbingan dan Konseling
3. Mampu mengembangkan Rencana Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling 4. Mampu mengembangkan Perangkat Evaluasi Bimbingan dan Konseling
5. Mampu menyusun Laporan Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling
6. Mampu menyusun Proposal Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dan Penulisan Karya Ilmiah 7. Mampu mendemontrasikan pemberian layanan Bimbingan dan Konseling
No Materi Teori Praktik Keterangan
A UMUM
Pengembangan profesionalisme guru BK.
3 - Pembinaan guru BK profesional meliputi: 1. Etika Profesi BK
2. Penilaian Kinerja Guru (PKG)
3. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)
No Materi Teori Praktik Keterangan
1 Peran dan kedudukan Bimbingan dan Konseling dalam pendidikan
3 - a.Wawasan Konsep Dasar BK b.Landasan-landasan BK c.Bimbingan Komprehensif 2 Bidang Layanan Bimbingan dan
Konseling
2 Bimbingan Pribadi,Sosial, Belajar dan Karir
Menyusun rencapa pelaksanaan konseling indivuidual (RPLKI) 3 Pemahaman Individu (need
assesment)
2 - Pemahaman guru BK secara mendalam tentang karakterisitik dan kebutuhan konseli
4 Pengembangan Program BK 2 Pengembangan program tahunan dan semesteran 5 Pelayanan BK di Sekolah
a. Konseling Individual b. Konseling Kelompok c. Bimbingan Kelompok d. Bimbingan Klasikal
3 2 2 2
a.Materi pelatihan konseling individual, konseling kelompok, dan bimbingan kelompok meliputi konsep dasar, tujuan, teknik/metode, dan langkah-langkah.
b.Materi pelatihan bimbingan klasikal meliputi konsep dasar, tujuan, materi, teknik/metode, langkah-langkah, dan pengembangan media
6 Evaluasi Program dan Layanan BK 2 - Pemberian wawasan mengenai pentingnya evaluasi terhadap program, proses maupun hasilnya termasuk layanan konseling dan bimbingan kelompok atau klasikal.
6 PenelitianTindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dan penulisan karya ilmiah
3 - Pendalaman materi PTBK dan penulisan karya ilmiah
C WORKSHOP
1 PenelitianTindakanBimbingan dan Konseling(PTBK) dan penulisan
No Materi Teori Praktik Keterangan
karya ilmiah bimbingan dan konseling 2 a. Pengembangan program BK
dan Rencana Pelayanan BK b. Pengembangan alat evaluasi
program BK) tahunan atau semeseteran) dan pelaksanaan layanan BK c. Simulasi konseling individual d. Simulasi bimbingan klasikal
atau bimbingan kelompok
- 16 10
2 2
•Menyusun program tahunan dan semesteran
•Menyusun Rencana Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok atau klasikal ( RPLBK)
•Praktik menyusun alat evaluasi program dan laporan layanan BK
D PRAKTIK BIMBINGAN DAN KONSELING
Pelaksanaan praktik peer guidance and counsleing.
a. Konseling Individual b. Bimbingan Kelompok atau
Klasikal
- 20 •Satu kelas 30 peserta, dibuat 3 kelompok dan dilaksanakan secara paralel
•Tiap peserta tampil 2 kali @ 1 JP
•Tampilan ke- 1 dan ke-2 merupakan ujian praktik
E UJIAN
1 Tulis 4
2 Praktik *)
Catatan:
• Pembinaan dan pengembangan kompetensi kepribadian dan sosial guru terintegrasi dalam kegiatan PLPG
• *) Sudah terintegrasi di D
Lampiran 7
UPAYA PENINGKATAN
KOMPETENSI KEPRIBADIAN DAN SOSIAL
A. Prosedur
Peningkatan kompetensi kepribadian dan sosial dilakukan secara terpadu dengan kegiatan PLPG, antara lain melalui: (1) pelaksanaan pelatihan yang profesional, dan (2) pembiasaan berperilaku sebagai guru yang memiliki kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial.
Pelaksanaan pelatihan yang profesional adalah pelatihan yang diselenggarakan sesuai dengan yang seharusnya, misal materi disiapkan dengan baik, instruktur sesuai dengan keahliannya, tempat pelatihan nyaman, dan pelatihan dilaksanakan sesuai jadwal.
Pembiasaan berperilaku sebagai guru yang memiliki kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial dilakukan dengan cara peserta selalu diingatkan secara lisan ataupun tulisan yang ditempel di tempat PLPG bahwa mereka harus berpakaian rapi, berperilaku santun, dan mampu bekerjasama. Selain itu, kepada peserta diklat juga disampaikan bahwa mereka akan dinilai oleh teman sejawat mengenai kompetensi kepribadian dan kompetensi sosialnya.
Agar dapat melakukan penilaian kompetensi guru secara tepat, kelas diklat dibagi menjadi beberapa kelompok dengan 10 peserta setiap kelompoknya(peer group). Setiap peserta diminta menilai teman sejawat dalam kelompok tersebut, dengan menggunakan range skor0 s/d 100. Peserta dinilai dalam butir-butir berikut.
1) Kedisiplinan (ketaatan mengikuti tatatertib) 2) Penampilan (kerapian dan kewajaran) 3) Kesantunan berperilaku