• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kedudukan Penjamin Dalam Pemberian Kredit Usaha Kecil dan Menengah (Studi pada Bank Rakyat Indonesia Medan)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kedudukan Penjamin Dalam Pemberian Kredit Usaha Kecil dan Menengah (Studi pada Bank Rakyat Indonesia Medan)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Pelaksaan pemberian kredit antara suatu bank dengan UMKM diperlukan suatu keyakinan dari pihak kreditur bahwa kredit yang telah diserahkan kepada debitur dapat dikembalikan sesuai

Kendala yang ditemui dalam pelaksanaan perjanjian kredit usaha rakyat tanpa jaminan ini yaitu terjadi wanprestasi dari debitur yaitu adanya kredit bermasalah1. Dalam hal

Penyelesaian kredit macet pada Kredit Usaha Rakyat, apabila

pelaksanaan kredit, sistim kerja dari pihak penjamin yang efektif dalam pemberian kredit

Usaha Mikro Kecil dan menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha, yang bukan merupakan

debitur dalam perjanjian kredit kepemilikan rumah jika terjadi wanprestasi.

Hal ini penting, karena jika suatu usaha diberikan kredit tanpa memiliki prospek yang baik kedepannya, hanya akan membuat pihak bank rugi dan juga calon debitur tersebut akan

penjamin dengan pihak pemberi kredit kepada usaha kecil menengah ini adalah :. Untuk mengetahui bagaimana tanggung jawab