• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Sistem Pengairan Tanaman Otomatis Menggunakan Grove Moisture Sensor Sen0100 Berbasis Arduino Leonardo dan Monitoring Melalui Wifi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perancangan Sistem Pengairan Tanaman Otomatis Menggunakan Grove Moisture Sensor Sen0100 Berbasis Arduino Leonardo dan Monitoring Melalui Wifi"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Jika tegangan yang didapat dari sensor yang lebih besar dari tegangan referensi maka rangkaian komprator akan bekerja dengan mengeluarkan tegangan 5 volt pada output. Sinyal

Pengujian sensor cahaya dilakukan dengan cara yang sama dengan saat mengambil data hubungan antara lux dan resistansi LDR yaitu dengan memaparkan cahaya pada LDR dan pada

1. Sensor kelembapan tanah digunakan untuk mendeteksi kelembaban dan kekeringan tanah yang nantinya dapat menggerakan motor ketanaman lalu menyiramkan air, apabila

Untuk dapat melakukan hal ini kita membutuhkan suatu sistem atau sensor yang dapat menghidupkan rangkaian pada saat intensitas penyinaran matahari mulai rendah

Hal ini berarti bahwa bahan bersifat sebagai konduktoryang buruk untuk mengantarkan arus listrik atau bisa juga disebut LDR memiliki resistansi yang besar pada saat

Dari blok rangkaian alat yang kami buat terdapat 3 input yaitu sensor Soil Masture digunakan sebagai mengirim data kelembaban tanah ke process, lalu ada sensor

Hasil dari pengujian sistem adalah sensor PIR bekerja dengan baik berkisar ±2 menit setelah alat diaktifkan dan Sensor LDR akan terus menerus mengukur nilai intensitas

Dan pada saat intensitas air yang sedang atau kondisi tanah dalam keadaan lembab yakni dengan nilai kelembaban 250-500 Rh %, maka sistem akan mengirimkan informasi dan membuka keran