Evaluasi Sifat Biologi Tanah Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L.) di Beberapa Kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal
Teks penuh
Dokumen terkait
Dari hasil analisis dengan menggunakan metode analisis regresi yang telah dilakukan, hubungan regresi antara nilai produksi dengan berbagai sifat fisik tanah lahan kopi di kabupaten
PEXG/,BUH PENEGUIAAN FEFNUTL ERUIINP BEAEMPA SIFAT KLIIA TANAH DAN PEBru AUI]A'T. BlstT KOPI AFABIKA (9gg
hasil penelitian menunjukan sifat fisik tanah pada desa Oloboju pada 6 unit lahan yaitu lahan sawah, lahan tegalan, lahan kebun campuran dengan masing-masing kelerengan yang
Berdasarkan hasil penelitian yang disajikan pada Tabel 3.5, bahwa tanah Andisol dengan tipe penggunaan lahan kebun campuran (T a L c ) memiliki nilai respirasi tertiggi yaitu 8,94
Berdasarkan hasil pencocokan data karakteristik tanah dan tanaman kopi robusta maka diperoleh kelas kesesuaian lahan aktual pada SPL 14 dan SPL 16 masing-masing
Untuk memperkecil area pembatas ini, telah diusahakan mencari jenis - jenis kopi arabika yang lebih tahan terhadap karat daun sehingga dapat ditanam pada ketinggian lebih
Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis korelasi pada sifat fisik tanah hubungannya terhadap produksi tidak nyata, dan anlisis regresi hubungannya nyata pada parameter
hasil penelitian menunjukan sifat fisik tanah pada desa Oloboju pada 6 unit lahan yaitu lahan sawah, lahan tegalan, lahan kebun campuran dengan masing-masing kelerengan yang