Pemanfaatan Limbah Kulit Kakao Dan Tanah Lempung Sebagai Material Filter Dalam Pengolahan Air Sumur Menjadi Air Bersih
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Yang menjadi objek penelitian adalah air sumur di desa tersebut dengan perlakuan menggunakan saringan pasir cepat dengan penambahan KMnO 4 1% dengan ketebalan pasir 10 cm, 20
Hasil penelitian menunjukan Kadar Fe air sumur sebelum dilakukan penyaringan adalah sebesar 1,571 mg/l, setelah dilakukan penyaringan menggunakan saringan pasir terjadi
Untuk menurunkan beban pencemar air limbah yang keluar dari bak pengendap II maka air limbah yang keluar dari bak pengendap II dialirkan menuju bak saringan pasir
Nilai pH air limbah setelah proses penyaringan dengan saringan bertingkat D dan dilanjutkan den- gan fitoremediasi menggunakan tumbuhan Eceng gondok (perlakuan E)
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti tertarik melakukan penelitian pengolahan air sumur gali yang mengandung Fe dan Mn menggunakan saringan pasir
Sistem saringan pasir lambat adalah merupakan teknologi pengolahan air sederhana yang mempnyai hasil pengolahan air bersih dengan kualitas yang baik.. Keunggulan
Untuk mengatasi problem sering terjadinya kebuntuan saringan pasir lambat akibat kekeruhan air baku yang tinggi, dapat ditanggulangi dengan cara modifikasi disain saringan
Pada penelitian ini air yang masuk ke dalam membran sebelumnya dilakukan proses pengolahan awal terlebih dahulu menggunakan filter pasir dan karbon aktif, kedua filter ini