UPI CONVENTION CENTER [UPI-CC]
UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA “ YPTK “
UPI CONVENTION CENTER [UPI-CC]
UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA “ YPTK “
PADANG, 08 Agustus 2012
BERDO’A, BACA SURAT AL-FAATIHAH
3
Goal Audit
Sistem/Teknologi
Informasi
3.
3. Kalau Orang Tua Dapat Uang selalu memikirkan Anak, tetapi kalau anak dapat uang siapa yang diingat ?.
2.
2. Siapa yang besar Allah atau Sombongmu, Angkuhmu, pujian dari makluknya ?.
2.
2. Siapa yang besar Allah atau Sombongmu, Angkuhmu, pujian dari makluknya ?.
1.
1. Siapa yang besar Allah atau Harta, Jabatan, Siapa yang besar Allah atau Harta, Jabatan, keluarga, materi, Ilmu, Kecantikan, Kegagahan ?
keluarga, materi, Ilmu, Kecantikan, Kegagahan ?
4.
4. Kalau anak sakit, orang tua selalu memikirkan Anaknya bagaimana supaya sembuh dengan bergai cara, tetapi kalau orang tua sakit bagaimana anak ?.
RENUNGKAN DAN BAGAIMANA KONDISI INI ?.
Company
LOGO
Tujuan Audit
Sistem/Teknologi
Informasi
Mata Kuliah : Audit Sistem Informasi (AUSI) SKS : 2, Angkatan 2010
Oleh : Ir. H. Sumijan, M.Sc
Tujuan audit SI/TI
adalah untuk meninjau dan mengevaluasi
pengen dalian internal yang melindungi
sistem tersebut. Ketika melakukan audit
SI/TI seorang auditor harus memastikan
tujuan-tujuan berikut terpenuhi
1.Perlengkapan keamanan melindungi
perlengkap an komputer, program,
komunikasi & data dari ak- ses yg tidak sah,
modifikasi atau penghancuran
2.Pengembangan & perolehan program
dilaksana kan sesuai dengan otorisasi
3.Modifikasi program dilaksanakan dengan
otorisa si dan persetujuan dari pihak
manajemen
4.Pemrosesan transaksi, file laporan dan
catatan komputer lainnya telah akurat dan
lengkap
5.Data sumber yang tidak akurat atau yang
tidak memiliki otorisasi yang tepat
diidentifikasi dan ditangani sesuai dengan
kebijakan manajerial yang telah ditetapkan.
6.File data komputer telah akurat, lengkap
dan dijaga kerahasiaannya.
Waktu Audit
Sebelum Implementasi (
pre-implementation system )
Setelah sistem “live” ( post-implementation
system )
Manfaat audit
Pre-Implementation
System
1. Institusi dapat mengetahui apakah sistem yang telah dibuat sesuai dengankebutuhan ataupun memenuhi acceptance criteria.
2. Mengetahui apakah pemakai telah siap menggunakan sistem tersebut.
3. Mengetahui apakah outcome sesuai dengan harapan manajemen.
Manfaat audit
Post-Implementation
System
1. Institusi mendapat masukan atas risiko-risiko yang masih ada dan saran untuk penanganannya.
2. Masukan-masukan tersebut dimasukkan dalam agenda penyempur naan sistem, perencanaan strategis dan anggaran pada periode berikutnya.
3. Bahan untuk perencanaan strategis dan rencana anggaran di masa datang.
4. Memberikan reasonable assurance bahwa sistem informasi telah sesuai dengan kebijakan atau prosedur yang telah ditetapkan.
5. Membantu memastikan bahwa jejak pemeriksaan (audit trail) telah diaktifkan dan dapat digunakan oleh manajemen, auditor maupun pihak lain yang berwenang untuk melakukan pemeriksaan.
6. Membantu dalam penilaian apakah initial proposed values telah terealisasi dan saran tindak lanjutnya.
Konsep audit SI/TI (1)
Konsep audit SI/TI (2)
Konsep audit SI/TI (3)
Pondasi Audit SI/TI (1)
Pondasi Audit SI/TI
(2)
Tahapan Audit SI/TI (1)
Tahapan Audit SI/TI (2)
Tahapan Audit SI/TI (3)
Memperoleh Pemahaman
(1)
20
Memperoleh Pemahaman
(2)
21
Pendekatan Audit SI/TI
(1)
1. Auditing Around The Computer
2. Auditing With The Computer
3. Auditing Through The Computer
1. Auditing Around The
Computer
Pendekatan ini merupakan pendekatan yang mula-mula ditempuh oleh auditor. Dengan pendekatan ini komputer yang digunakan oleh perusahaan diperlakukan sebagai Black Box. Asumsi yang digunakan dalam pendekatan ini adalah bila sampel output dari suatu sistem ternyata benar berdasarkan masukan sistem tadi, maka pemrosesannya tentunya dapat diandalkan.
Dalam pemeriksaan dengan pendekatan ini, auditor melakukan pemeriksaan di sekitar komputer saja.
24
2. Auditing With The
Computer
Pendekatan
ini
digunakan
untuk
mengotomatisati banyak kegiatan audit.
Auditor
memanfaatkan
komputer
sebagai alat bantu dalam melakukan
penulisan, perhitungan, pembandingan
dan sebagainya.
Pendekatan ini menggunakan perangkat
lunak
Generalized Audit Software, yaitu
program audit yang berlaku umum untuk
berbagai klien.
3. Auditing Through The
Computer
Pendekatan ini lebih menekankan pada langkah pemrosesan serta pengendalian program yang dilakukan oleh sistem komputer.
Pendekatan ini mengasumsikan bahwa jika program pemrosesan dirancang dengan baik dan memiliki aspek pengendalian yang memadai, maka kesalahan dan penyimpangan kemungkinan besar tidak terjadi.
Pendekatan ini biasanya diterapkan pada sistem
pengolahan data on-line yang tidak memberikan
jejak audit yang memadai.
Pendekatan Audit SI/TI
(3)
27