Pengakuan Kedudukan Anak Di Luar Perkawinan Dalam Kajian Hukum Positif
Teks penuh
Dokumen terkait
Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya tulis ilmiyah yang berjudul “ Kedudukan Hukum Anak Yang Lahir Akibat Dari Perceraian Li’an Dalam Hukum Waris Islam ”
Kompilasi Hukum Islam (KHI) Pasal 99 menyatakan anak sah adalah: anak yang lahir dalam atau sebagai akibat perkawinan yang sah dan hasil pembuahan suami istri
Kedudukan anak yang lahir dari perkawinan di bawah tangan menurut pandangan hukum Islam yaitu anak yang dilahirkan tersebut dianggap sah selama rukun dan syarat
Dalam KHUPerdata Pasal 863 KUHPerdata tidak ada hak yang diberikan bagi anak diluar kawin.Sementara menurut Kompilasi Hukum Islam, bahwa anak yang lahir diluar perkawinan
Kompilasi Hukum Islam tidak menyebutkan tentang anak zina, karena Kompilasi Hukum Islam berupaya untuk mengembalikan status kesucian anak yang dilahirkan. Seperti apapun
Namun karena hukum positif (Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam) tidak menghendaki anak yang tidak berdosa menjadi korban dari perbuatan
"Rekonstruksi hukum kewarisan anak dari perkawinan sirri di pengadilan agama", IJTIHAD Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan, 2016 Publication Muchammad Ichsan.. "THE LEGALITY OF
Hak-hak anak luar kawin dalam pandangan hukum Islam perlu dikaji lebih