• Tidak ada hasil yang ditemukan

T IPA 1201392 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "T IPA 1201392 Chapter5"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Rifki Survani, 2014

PENGUKURAN COGNITIVE LOAD MAHASISWA BIOLOGI PADA PERKULIAHAN ANATOMI TUMBUHAN YANG BERBASIS QUANTITATIVE LITERACY

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Intrinsic cognitive load mahasiswa pada mata kuliah anatomi tumbuhan

berbasis quantitative literacy mengalami fluktuasi pada setiap materi. Tinggi dan

rendahnya intrinsic cognitive load bergantung pada kompleksitas materi yang

diproses. Intrinsic cognitive load meningkat apabila kompleksitas materi

meningkat dan kemampuan analisis informasi menurun. Prior knowledge yang

relevan dapat membantu menurunkan intrinsic cognitive load dalam memproses

informasi.

Extraneous cognitive load mahasiswa pada mata kuliah anatomi tumbuhan

berbasis quantitative literacy hampir sama dengan kondisi intrinsic cognitive

load, yaitu mengalami fluktuasi pada setiap materi. Peningkatan dan penurunan

extraneous cognitive load bergantung pada seberapa besar usaha mental yang

digunakan oleh mahasiswa. Extraneous cognitive load meningkat apabila usaha

mental yang dibutuhkan untuk memproses informasi meningkat. Extraneous

cognitive load mengalami penurunan ketika mahasiswa sudah terbiasa dengan

proses perkuliahan yang berlangsung, dan juga sudah menguasai keterampilan

yang dibutuhkan dalam memproses informasi.

Germane cognitive load mahasiswa pada mata kuliah anatomi tumbuhan

berbasis quantitative literacy mengalami peningkatan pada setiap fase.

Peningkatan tersebut diakibatkan oleh menurunnya intrinsic cognitive load,

sehingga membantu memberikan ruang pada working memory untuk digunakan

dalam pembentukan skema pengetahuan. Hal tersebut membuat germane

cognitive load menjadi meningkat.

Hubungan antara ketiga komponen beban kognitif mengalami perubahan

pada satiap fase. Pada fase satu kemampuan analisis informasi dengan usaha

(2)

113

Rifki Survani, 2014

PENGUKURAN COGNITIVE LOAD MAHASISWA BIOLOGI PADA PERKULIAHAN ANATOMI TUMBUHAN YANG BERBASIS QUANTITATIVE LITERACY

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

kemampuan kuantitatif memiliki korelasi yang positif, walaupun korelasinya

rendah dan tidak signifikan. Pada fase dua kemampuan analisis informasi dengan

usaha mental memiliki korelasi negatif, walaupun termasuk rendah dan tidak

signifikan namun hasil ini menunjukkan adanya penurunan beban kognitif.

Kemampuan analisis informasi dengan kemampuan kuantitatif masih memiliki

korelasi positif, namun terjadi perubahan pada tingkat signifikansinya. Dengan

meningkatnya nilai signifikansi dapat diartikan beban kognitif pada fase dua

mengalami penurunan. Pada fase tiga yang mengalami perubahan yaitu nilai

signifikansi. Secara rata-rata selama satu semester korelasi antara kemampuan

anlisis informasi dengan usaha mental masih negatif, namun memiliki korelasi

yang rendah dan tidak terlalu signifikan (-0,235; α > 0,05). Rata-rata kemampuan

analisis dengan rata-rata kemampuan kuantitatif selama satu semester memiliki

korelasi positif yang kuat dan signifikan.

B. Saran

Berdasarkan hasil dan temuan dari penelitian terkait ketiga komponen

cognitive load ada beberapa saran yang ingin disampaikan oleh peneliti kepada

peneliti lain, diantaranya:

1. Peneliti yang akan melakukan penelitian sejenis mengenai pengukuran

Cognitive Load agar dapat menemukan solusi untuk menurunkan beban

kognitif terutama komponen beban kognitif extraneous cognitive load.

2. Menurunkan extraneous cognitive load dengan pemberian pelatihan

(pretraining) untuk mengurangi usaha mental dalam memproses informasi.

3. Peneliti yang akan melakukan penelitian terkait metode pemebelajaran

diharapkan dapat membuat desain pembelajaran yang dapat memberikan

tugas-tugas yang dapat mencapai tingkatan intrinsic cognitive load yang

cukup dan tidak berlebih, mampu menurunkan extraneous cognitive load,

(3)

114

Rifki Survani, 2014

PENGUKURAN COGNITIVE LOAD MAHASISWA BIOLOGI PADA PERKULIAHAN ANATOMI TUMBUHAN YANG BERBASIS QUANTITATIVE LITERACY

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

4. Memberikan prior knowledge yang relevan pada mata kuliah prasyarat

(Biologi umum) untuk mengurangi intrinsic cognitive load ketika memproses

informasi pada perkuliahan anatomi tumbuhan.

5. Penggunaan metode mnemonic pada beberapa konsep (istilah) untuk

menurunkan intrinsic cognitive load sehingga mempercepat terbentuknya

skema pengetahuan dan terorganisir di dalam long term memory.

6. Perlu adanya penelitian yang dapat mengukur secara nyata kontribusi pada

aspek lain selain kontribusi intrinsic cognitive load yang mempengaruhi

Referensi

Dokumen terkait

Perilaku pengasuhan yang tergambar pada orang tua dengan anak merupakan usaha orang tua rangka mengurangi risiko timbulnya kekambuhan pada anak dengan riwayat

Pada abad ke 13 kesultanan Islam telah mengokoh, maju, dan kuat seperti yang nampak pada kesultanan Samudera Pasai. Kesultanan Islam membentang mulai Aceh hingga

Berkenaan dengan hal tersebut diatas, diharapkan agar Saudara dapat hadir tepat waktu dengan membawa dokumen asli dan 1 (satu) rangkap fotocopy untuk setiap data yang telah

[r]

Logikanya, jika tujuan pengembangan ilmu pengetahuan adalah membentuk muhsin sejati, tentunya sumber daya manusia pembentuk ilmu pengetahuan pun perlu memenuhi

Gambar I-1 Single Line Diagram Sistem Kelistrikan 275 kV. Universitas

Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek pertama dan subjek kedua mengalami tipe konflik yang sama yaitu , avoidance-avoidance conflict, approach-avoidance

Gambaran kebutuhan informasi karir peserta didik merupakan gambaran kebutuhan peserta didik kelas X SMAN 1 Cileunyi Tahun Ajaran 2013/2014 dilihat dari kelas