• Tidak ada hasil yang ditemukan

Filsafat Ilmu | Afid Burhanuddin dasar dasar ilmu1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Filsafat Ilmu | Afid Burhanuddin dasar dasar ilmu1"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Landasan Penelaahan

 

Ilmu

(Dasar

dasar

 

Ilmu)

Afid Burhanuddin

Objek

 

Kajian

 

Filsafat

 

(Jujun S. Suriasumantri)

(2)

Landasan

 

keilimuan

Ontologis Episti

molo gis

Aksiol ogis

(3)

Ontos(sesuatu yang terwujud), logos(ilmu)

• Objek ilmu atau keilmuan itu adalah dunia

empirik, dunia yang dapat dijangkau dengan

panca indera

• Jadi objek ilmu adalah pengalaman indrawi

• Ontologi adalah ilmu yang mempelajari

tentang hakikat sesuatu yang berwujud

(yang ada) dengan berdasarkan logika

semata

Berdasarkan teori ontologi ini,

 

muncul aliran dalam filsafat

• Filsafat materialisme

• Filsafat idealisme

(4)

Landasan

 

Ontologi

• Membicarakan tentang objek/hakikat yang 

ditelaah ilmu

• Karena difersifikasi/penggolongan ilmu

terjadi atas dasar spesifikasi objek telaahannya, maka tiap disiplin ilmu mempunyai landasan ontologi yang  berbeda

Aspek Ontologi Ilmu

Metodis[menggunakan cara ilmiah]

Sistematis[saling berkaitan satu dengan yang lain secara teratur]

Koheren[unsur‐unsurnya tidak boleh mengandung uraian yang  bertentangan]

Rasional[berdasar pada kaidah berpikir yang benar/logis]

(5)

• Ilmu berasal dari riset (penelitian)

• Tidak ada konsep wahyu

• Adanya konsep pengetahuan empiris

• Pengetahuan rasional, bukan keyakinan

• Pengetahuan metodologis

• Pengetahuan observatif

• Menghargai asas verifikasi (pembuktian)

• Menghargai asas skeptisisme yang redikal

• Melakukan pembuktian bentuk kausalitas

• Mengakui pengetahuan dan konsep yang relatif

(bukan absolut)

• Mengakui adanya logika‐logika ilmiah

• Memiliki berbagai hipotisis dan teori ilmiah

• Memiliki konsep tentang hukum‐hukum alam

(6)

Epistimologis

Epistimologi?

Episteme(pengetahuan), logos(ilmu)

• Ilmu yang membahas tentang pengetahuan

dan cara memperolehnya

• Membicarakan tentang cara memperoleh

pengetahuan, hakikat pengetahuan, dan

sumber pengetahuan

(7)

Metode non ilmiah

Diperoleh dengan cara kebetulan, untung‐untungan(trial 

error), akal sehat(common sense), prasangka, otoritas

(kewibawaan), pengalaman biasa)

Metode ilmiah

Diperoleh melalui pendekatan deduktif dan induktif

Metode problem solving 

Memecahkan masalah dengan mengidentifikasi permasalahan,  merumuskan hipotisis, mengumpulkan data, 

mengorganisasikan, menganalisis data, menyimpulkan,  melakukan verifikasi/pengujian hipotesis

Landasan

 

Epistimologi

• Membahas secara mendalam segenap

(8)

• Berfikir dulu, 

baru yakin atau tidak

• Ragukan dulu, 

baru yakin atau tidak

(9)

Landasan

 

Aksiologi

• Membicarakan orientasi atau nilai sebuah

kehidupan

• Teori ini kemudian melahirkan teori etika dan

estetika

• Menyoroti masalah nilai dan kegunaan ilmu

pengetahuan

• Ilmu pengetahuan hanya alat (means) dan

bukan tujuan(ends).

• Substansi ilmu itu bebas nilai (value‐free) 

Referensi

Dokumen terkait

Permasalahan atau problema filsafat ilmu mancakup ; pertama Problem ontologi ilmu; perkembangan dan kebenaran ilmu sesungguhnya bertumpu pada landasan ontologis (‘apa

Jalan mana yang akan ditempuh dalam memanfaatkan kekuasaan yang besar itu terletak pada sistem nilai si pemilik pengetahuan tersebut atau dengan kata lain, netralitas ilmu

pandang ilmu itu sendiri, dia ingin melihat hakikat ilmu dalam konstelasi pengetahuan yang lainnya. Dia ingin tahu kaitan ilmu

Meskipun filsafat ilmu mempunyai substansinya yang khas, namun dia merupakan bidang pengetahuan campuran yang perkembangannya tergantung pada hubungan timbal balik dan saling

Sesuatu yang terdapat dalam substansi bahasa itu sendiri pada hakikatnya adalah bersifat alamiah, karena sistem bunyi yang terdapat didalamnya, hubungan antara sistem bunyi

Persoalannya disini adalah ilmu-ilmu yang berkembang dengan pesat apakah bebas nilai atau tidak ?.Bebas nilai disini sebagaimana dinyatakan oleh

Weber menyatakan bahwa ilmu sosial harus bebas nilai, tetapi ilmu  –  ilmu sosial harus menjadi nilai yang relevan. Nilai  –  nilai itu harus di implikasikan oleh bagian

Oleh karena itu, penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia harus diperkuat agar bangsa Indonesia tidak terjerumus pada