• Tidak ada hasil yang ditemukan

Silabus MK Struktur Beton I.doc

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Silabus MK Struktur Beton I.doc"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

SILABUS PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN-S1 SEMESTER IV

SILABUS

1. Identitas mata kuliah :

Nama Mata Kuliah : Struktur Beton I Nomor Kode : TB204

Jumlah sks : 2 (dua) Kelompok MK : MKK Prodi

Program Studi : Pendidikan Teknik Bangunan / S1 Status mata kuliah : Wajib

Prasyarat : Lulus Mata Kuliah Statika dan Mekanika Bahan, Analisis Struktur I

Dosen : Ir. Drs. Susanto, MT.

2. Tujuan :

Setelah mengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa memahami prinsip-prinsip dasar beton bertulang untuk bangunan sipil dan mampu merancang balok, kolom, dan konsol berikut penggambarannya.

3. Deskripsi isi :

Pengetahuan dasar karakteristik struktur beton bertulang, analisis perkuatan lentur dengan cara kekuatan batas, analisis perkuasan geser akibat lentur murni, puntir murni, dan geser akibat lentur dengan puntir, perancangan bagian dari struktur bangunan yaitu balok, kolom dan konsol.

4. Pendekatan pembelajaran : Eksposiori dan inkuiri

Metode : Ceramah, Tanya jawab, diskusi dan pemecahan masalah. Tugas : Perorangan (Parsial dan terstruktur.), Kelompok (makalah) Media : LCD Projector, Over Head Projector, Homepage/internet.

5. Evaluasi :

- Kehadiran

- Tugas perorangan dan kelompok

- UTS

- UAS

6. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan :

- Pertemuan 1 : Pengantar teknologi beton bertulang - Pertemuan 2 : Karakteristik beton bertulang

- Pertemuan 3 : Analisis perkuatan lentur dengan cara kekuatan batas - Pertemuan 4 : Lentur murni

- Pertemuan 5 : Lentur dengan gaya aksial - Pertemuan 6 : Analisis perkuatan geser - Pertemuan 7 : Geser akibat lentur murni - Pertemuan 8 : UTS

- Pertemuan 9 : Geser akibat puntir murni

- Pertemuan 10 : Geser akibat lentur dengan puntir - Pertemuan 11 : Perencanaan balok

- Pertemuan 12 : Perencanaan balok (lanjutan) - Pertemuan 13 : Perencanaan kolom

(2)

SILABUS PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN-S1 SEMESTER IV

- Pertemuan 14 : Perencanaan kolom (lanjutan) - Pertemuan 15 : Perencanaan konsol pendek - Pertemuan 16 : UAS

7. Daftar Buku - Buku Utama :

1. Gideon H Kusuma dan W C Vis , , C U R , 1993, Dasar-dasar Perencanaan Beton Bertulang seri Beton 1-4, Erlangga, Jakarta.

2. Istimawan Dipohusodo, 1987, Struktur beton Bertulang, Gramedia Pustaka, Jakarta.

- Referensi :

1. Tata Cara Pethitungan Struktur Beton untuk bangunan Gedung, SK SNI T-15-1991-03, Jakarta : Departemen Pekerjaan Umum; Yayasan Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan.

2. ___________, 1983, Peraturan Muatan Indonesia 1970 N.I-18. Jakarta : Direktorat Penyelidikan Masalah Bangunan.

3. ___________, 1980, Peraturan Perencanaan Tahan Gempa untuk Gedung, Jakarta : Direktorat Penyelidikan Masalah Bangunan.

4. ___________, 1978, Pedoman perencanaan Pembebanan untuk Rumah dan Gedung 1978 Jakarta : Direktorat Penyelidikan Masalah Bangunan. 5. ___________, 1983, Petunjuk Perencanaan Beton Bertulang dan struktur

Dinding bertulang biasa dan tembok bertulang untuk Gedung. Jakarta : Yayasan Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan.

6. Canonica, Lucio, 1991, Memahami Beton bertulang, Bandung : Angkasa, 7. Gideon H Kusuma dan Takim Andriono, 1993, Disain Struktur Rangka Beton

Bertulang di daerah Rawan Gempa eri Beton 3, Erlangga, Jakarta

8. L Wahyudi, Syhrir A Rahim, 1997, Struktur beton Bertuang, Jakarta, Gramedia Pustaka Umum.

9. Saefudin dan Djamaludin, 1994. Konstruksi Beton Bertulang. Bandung, Angkasa.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini akan ditinjau secara eksperimental kekuatan lentur pada balok beton bertulang yang telah dilakukan perkuatan dengan pelat Cold Formed Steel setelah balok

Beton bertulang sebagai elemen balok umumnya diberi tulangan memanjang (lentur) dan tulangan sengkang (geser). Tulangan lentur untuk menahan pembebanan momen lentur

Beton bertulang sebagai elemen balok umumnya diberi tulangan memanjang (lentur) dan tulangan sengkang (geser). Tulangan lentur untuk menahan pembebanan momen lentur

Beton bertulang sebagai elemen balok umumnya diberi tulangan memanjang (lentur) dan tulangan sengkang (geser). Tulangan lentur untuk menahan pembebanan momen lentur

1) Mengetahui besarnya peningkatan kuat lentur optimum akibat penambahan fibre plastic beneser secara komposit pada balok beton bertulang mutu normal, sesuai dengan beban

a) Untuk mengetahui peningkatan kekuatan geser pada kolom beton bertulang sebelum dan sesudah perkuatan. b) Secara uji experimental untuk mengetahui besar simpangan

Umum : Mahasiswa dapat merencanakan penulangan pada elemen-elemen struktur beton bertulang terhadap lentur, geser, gaya aksial, torsi dan kombinasinyab.

PERILAKU BALOK BETON BERTULANG DENGAN PERKUATAN PELAT BAJA DALAM MEMIKUL