• Tidak ada hasil yang ditemukan

kembali bekerja di Instansinya masing-masing.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "kembali bekerja di Instansinya masing-masing."

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

Setelah memperhatikan berbagai teori, kebijaksanaan dan pengembangannya, studi data empirik, deskripsi serta masalah tentang kinerja lulusan STIA-LAN Kampus Bandung, maka berikut ini adalah beberapa kesimpulan dan saran yang penulis coba untuk utarakan, yaitu sebagai berikut: A. KESIMPULAN UMUM

1. Dari pengkajian berupa penelitian, telah dapat disimpulkan bahwa lulusan STIA-LAN Kampus Bandung, melalui 6 faktor yang diteliti, secara umum menun jukkan bahwa kinerja lulusan STIA-LAN Kampus Ban dung dinyatakan cukup baik, bahkan mendekati baik. Hal i..i berarti bahwa dengan kurikulum, tenaga edukatif, tenaga non edukatif, sarana dan prasarana yang ada, menghasilkan lulusan STIA dengan menun jukkan kinerja yang cukup baik setelah mereka

kembali bekerja di Instansinya masing-masing.

2. Kaitannya dengan kriteria keberhasilan kinerja maka pada kenyataannya belum ada kejelasan tentang: penyesuaian golongan kepangkatan lulusan dan syarat

1

pegawa'i untuk menduduki golongan III, tolok ukur sebagai standar kinerja, pedoraan/petunjuk dan uraian kerja, evaluasi hasil kerja, sehingga belum dapat diketahui secara pasti antara kinerja yang ada dengan kinerja yang diharapkan. Di samping itu

(2)

194

belum ada kejelasan relevansi antara perencanaan,

pengembangan dan penempatan pegawai,

khususnya bagi

lulusan STIA. Hal tersebut menyebabkan tidak

jelasnya jenjang karier,

sehingga mengurangi

moti

(3)

B. KESIMPULAN KHUSUS

1. Kinerja

lulusan

STIA-LAN

Kampus

Bandung

ditinjau

dari

segi

tambahan

ilmu

pengetahuan

atau

dapat

diterapkannya

tambahan

ilmu

pengetahuan

oleh

lulusan dinyatakan cukup menambah, bahkan mendekati

pernyataan sangat menambah.

Hal tersebut merupakan

suatu deskripsi

yang dapat

diartikan

sebagai

gam

baran bahwa disatu pihak para lulusan memang sangat

membucuhkan

pengetahuan

yang

telah

diberikan

(khusus

bagi

mereka

yang

bekerjanya

berkaitan

langsung dengan materi bersangkutan).

Dilain pihak

dapat

ditafsirkan

sebagai

pengetahuan

akan

adanya

nilai

tambah

yang

cukup

memadai

khususnya

bagi

lulusan yang mempunyai kemampuan yang dapat dikem

bangkan.

Bagi

mereka

yang

bekerjanya

tidak

atau

kurang berkaitan dengan bidang administrasi, menya

takan kurang atau tidak menambah pengetahuan.

2. Kinerja

lulusan

STIA-LAN

Kampus

Bandung

dilihat

dari

segi

kelancaran

pelaksanaan

tugas,

dapat

dinyatakan menambah kelancaran pelaksanaan tugas.

Hal tersebut dapat diartikan bahwa:

Tidak selalu setiap lulusan langsung dapat menun

jukkan peningkatan terhadap kelancaran pelak sanaan

tugas

yang

lebih

dibandingkan

dengan

pada

waktu

mereka belum lulus. Hal tersebut disebabkan karena lulusan tersebut untuk beberapa lama memerlukan

(4)

1 9 6

waktu untuk beradaptasi. Disamping itu juga tergan

tung dari kesempatan dan wewenang yang diberikan

dan tergantung pula dari upaya kemampuan pribadi

untuk dapat segera menerapkan atau mengembangkannya

dalam pelaksanaan pekerjaan.

3. Kinerja lulusan STIA-LAN Kampus Bandung ditinjau

dari segi pemahaman situasi/lingkungan kerja menun

jukkan cukup tanggap, dan bahkan mendekati sangat

tanggap

terhadap

pemahaman

situasi

lingkungan

kerja.

Ini merupakan suatu deskripsi yang dapat diartikan

sebagai gambaran bahwa walaupun pemahaman situasi/

lingkungan kerja lulusan sulit diukur,

namun hal

tersebut dapat terbukti dari kinerja yang nampak

pada

masing-masing

pribadi

lulusan.

Bagi

para

lulusan yang telah mulai diberi kesempatan untuk

menerapkan ilmu/kemampuannya, nampak banyak

upaya

yang telah dilakukan para lulusan, untuk

bekerja

dengan lebih baik dalam rangka menghadapi tantangan

yang ada atau situasi yang baru baginya.

4. Kiner-ja

lulusan

STIA-LAN Kampus

Bandung

dilihat

dari segi motivasi untuk lebih berprestasi menun

jukkan cukup menambah, dan mendekati sangat menam

bah motivasi untuk lebih berprestasi.

Hal tersebut merupakan deskripsi yang dapat diarti

(5)

individu adalah

untuk mengikuti

dan

menyelesaikan

pendidikan guna mengembangkan/memajukan pribadinya. Kepuasan yang telah diperoleh lulusan STIA, berupa

telah '•ulus, dan dapat menerapkan ilmu atau telah

dapat disesuaikannya golongan kepangkatan, yang

pada akhirnya akan menambah motivasi untuk lebih

berprestasi dan mempunyai

pengaruh besar dan

posi-tif pada pertumbuhan dalam organisasi/ lingkungan

kerjanya.

5.

Kinerja

lulusan

STIA-LAN

Kampus

Bandung

ditinjau

dari

segi

rencana

pengembangan

pegawai

dan

pengembangan organisasi menunjukkan bahwa, cukup

berkaitan.

Hal ini dipersepsikan cukup positif,

karena dengan

lulusnya pegawai dari pendidikan di STIA, akan berdampak kepada kesempatan untuk memperoleh golongan kepangkatan yang lebih sesuai atau lebih

tinggi,

terutama

pada

instansi

yang

sudah

jelas

rencana pengembangan pegawai dan pengembangan organisasinya. Dengan demikian akan ada kejelasan

bagi lulusan STIA terhadap pengembangan kariernya.

6.

Kinerja

lulusan

STIA-LAN

Kampus

Bandung

ditinjau

dari

^egi

faktor

l^in

yang

mempengaruhi

kinerja,

khususnya dalam hal ini ditinjau dari sewaktu lulusan masih mengikuti proses belajar.

(6)

dengan harapan.

Faktor yang mempengaruhi kinerja lulusan pada waktu

proses belajar diupayakan untuk dipenuhi dan ber

jalan dengan baik dan lancar, sehingga menghasilkan

lulusan

yang

cukup

berkualitas,

yang

akhirnya

menunjukkan kinerja yang baik.

Seluruh faktor termaksud adalah yang berkaitan

dengan kurikulum dan silabus, buku di perpustakaan,

tenaga pengajar/dosen, metode mengajar, fasilitas

ruang kuliah dan alat bantu mengajar, ujian dan

sistem penilaian,

disiplin dan

pelayanan

pihak

sekretariat.

Dengan

sarana

dan

prasarana

yang

tersedia,

STIA menghasilkan

lulusan

yang

cukup

baik, sehingga diharapkan akan menunjukkan kinerja

yang dapat dikatakan cukup baik. Hal tersebut akan

berpengaruh terhadap produktivitas kerja individu

dan produktivitas organisasi.

C. SARAN

1. Kaitannya dengan kesimpulan umum nomor

1,

maka

diharapkan

dari

hasil

penelitian

ini

dapat

dijadikan

bahan

untuk

mengadakan

penyempurnaan

dalam segi pengelolaan STIA secara menyeluruh, agar

dapat menghasilkan lulusan yang lebih berkualitas,

sehingga kinerjanya akan lebih baik.

2. sehubungan dengan kesimpulan umum butir 2, yaitu

(7)

disarankan:

a. Ada kejelasan aturan tentang penyesuaian go longan kepangkatan dan syarat untuk menjadi golongan III, bagi pegawai yang lulus sarjana, agar dapat menambah motivasi untuk lebih ber

prestasi .

b. Perlu adanya tolok ukur kinerja,

pedoman/petun-ju._ dan uraian kerja, serta evaluasi hasil

kerja.

c. Perlu difikirkan adanya relevansi antara peren

canaan, pengembangan, dan penempatan pegawai, agar ada kejelasan jenjang karier, terutama bagi

lulusan STIA.

3. Sehubungan dengan kesimpulan khusus yang diutarakan pada butir 1, yaitu tentang tambahan ilmu pengeta huan maka perlu disadari bahwa masalah kinerja individu, telah banyak menarik perhatian para ahli dalam berbagai bidang. Untuk mengarah kepada

kepri-badian yang produktif, tingkah laku atau kebiasaan,

seseorang harus dibentuk melalui pendidikan.

Disamping itu, perlu dikaji ulang tentang setiap

individu yang diterima untuk mengikuti program

pendidikan di STIA, dengan pembawaan tingkah laku yang berlainan guna mendapatkan pembinaan lebih lanjut. Untuk masa yang akan datang, diharapkan calon mahasiswa yang akan mengikuti program

(8)

pendi-2 0 0

dikan di STIA dapat melalui seleksi yang cukup

ketat agar didapat calon yang berkualitas,

sehingga

nantinya dapat lulus dari STIA dengan lebih berkua litas pula, dan akhirnya dapat menjadi tenaga yang produktif di tempat kerjanya.

Dengan demikian khusus yang erat kaitannya dengan tambahan ilmu pengetahuan, diperlukan pula adanya suatu tim khusus yang secara periodik mengadakan

pengkajian terhadap kurikulum,

silabi dan

keterkai-tanny^ dengan materi yang akan diberikan yang telah disesuaikan dengan perkembangan/kemajuan ilmu

pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan

lingkun

gan kerja. Dengan demikian ilmu pengetahuan yang

diserap

oleh

mahasiswa

merupakan

sari

ilmu

yang

terpenting untuk diperoleh

mahasiswa

sesuai hasil

kajian.

4.

Erat

kaitannya

dengan

kesimpulan

khusus

butir

2,

yaitu kelancaran pelaksanaan tugas maka STIA telah menghasilkan keluaran berupa lulusan yang berhasil

menyelesaikan

program pendidikannya,

hasil peneli

tian dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menda patkan keluaran termaksud, STIA sebagai suatu sistem, dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor termaksud, dapat berupa : faktor lingkungan atau

masyarakat

dengan

berbagai

macam karakteristiknya,

diantaranya adalah kebijaksanaan, kebiasaan, budaya

(9)

dan Iain-lain. Sistem pendidikan yang diterapkan, juga tidak terlepas dari pengaruh lingkungan terse but. Sehubungan dengan hal tersebut, maka pembinaan hendaknya dilakukan tidak hanya terhadap mahasiswa

yang mengikuti

pendidikan saja,

akan tetapi

pembi

naan perlu juga dilakukan terhadap seluruh faktor yang mempengaruhi kualitas lulusan STIA.

Lingkungan kerja di kantor dapat memberikan kesem patan untuk lebih mempercepat proses kematangan pribadi lulusan, dan mempunyai pengaruh yang cukup

besar dalam kelancaran pelaksanaan tugas dengan

atau canpa adanya pembinaan khusus.

Dengan demikian

seorang lulusan hendaknya diperdalam kesadaran secara terus menerus, dan harus melatih pribadinya melalui kesempatan yang ada, guna melancarkan pelaksanaan tugas, sehingga selalu berfikiran untuk mempersiapkan atau memantapkan sebagai tenaga yang produktif.

5. Kaitannya dengan kesimpulan khusus nomor 3, yakni kinerja lulusan ditinjau dari segi pemahaman situa si/lingkungan kerja, maka disarankan pada waktu pembekalan materi di kelas, agar mahasiswa dapat cepat paham akan situasi/lingkungan kerja, diharap kan diberikan materi yang erat kaitannya dengan keadaan dan situasi/lingkungan kerja.

(10)

2 0 2

seminar dengan topik yang erat kaitannya dengan

situasi/lingkungan kerja.

6. Hubungannya dengan kesimpulan khusus nomor 4, yaitu

kinerja lulusan

ditinjau dari segi motivasi untuk

lebih berprestasi maka perlu adanya aturan yang

jelas dan diberlakukan seragam dilingkungan Instan

si pemerintah bahwa dengan lulusnya seorang dari

perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi kedi

nasan, dapat segera diperhatikan untuk disesuaikan

golongan kepangkatannya.

Di

samping

itu

perlu

adanya aturan yang jelas tentang persyaratan pega

wai golongan III,

uraian tugas sebagai standar

kinerja, pengadaan evaluasi hasil kerja, sehingga

jelas pula kriteria yang harus dipenuhi oleh lulu

san, guna memacu motivasi untuk lebih berprestasi

guna mewujudkan iklim kerja yang maksimal, produk

tivitas individu dan produktivitas organisasi.

7. Berk^tan dengan kesimpulan khusus nomor 5, yaitu

kinerja lulusan ditinjau dari segi rencana pengem

bangan pegawai/organisasi, maka disarankan setiap

instansi pemerintah mengadakan perencanaan tenaga

kerja yang mantap yang dikaitkan dengan

kemungki-nan pengembangan pegawai dan pengembangan organisa

si,

sehingga

ada

kejelasan penghitungan,

dari

sekian banyak yang diberi kesempatan untuk melaksa

nakan tugas belajar atau ijin belajar,

setelah

(11)

mereka selesai/berhasil lulus dan kembali bekerja

di Instansinya masing- masing mendapat perhatian dan kesempatan sesuai dengan apa yang telah diren

canakan.

8. Sehubungan dengan kesimpulan khusus nomor 6, yaitu kinerja lulusan, ditinjau dari faktor lain yang mempengaruhi, khususnya dalam hal ini ditinjau dari sewak'~- lulusan masih mengikuti proses belajar,

maka diharapkan:

a. Kurikulum dan Silabus

Karena kurikulum dan silabus merupakan

pembekalan yang sangat menentukan kualitas lulusan, maka kurikulum, silabus, dan materi yang diberikan perlu dievaluasi secara periodik. Demikian pula penggunaan/pemberian kasus yang sesuai perlu dikaji lebih lanjut, keterkaitannya syarat pembuatan kasus dan dengan materi yang diberikan, agar dikemudian hari dapat selalu

disesuaikan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tuntutan kebutuhan lingkungan

(12)

2 0 4

b.

Buku-buku yang disediakan di Perpustakaan

Hendaknya

pengadaan/penambahan

koleksi

buku

sesuai

dengan

kebutuhan,

dan

perlu

dilakukan

secara terus menerus agar dapat membantu mem bekali mahasiswa semaksimal mungkin, guna menun

jang keberhasilan proses belajar.

Demikian pula

pemanfaatan

perpustakaan

oleh

mahasiswa

secara

maksimal

perlu diupayakan,

karena

besar penga

ruhnya terhadap kualitas lulusan.

c. Tfc..aga Pengajar/Dosen

Dengan

pesatnya

perkembangan

ilmu

pengetahuan

dan

teknologi maka diharapkan tenaga

pengajar/

dosen hendaknya

dapat mengikutinya.

Selain

itu

perlu

memahami

karakteristik

orang

dewasa

dan

cara belajar orang dewasa.

Untuk

menjamin

konsistensi

dan

kontinuitas

kehadiran

dan

kesiapan/kemampuan

dosen,

maka

sudah waktunya bagi STIA saat ini perlu

merenca-nakan dan mengadakan dosen tetap.

d. Metode Mengajar yang Diperlukan

Karena mahasiswa STIA pada umumnya adalah

pegawai maka dalam proses belajar perlu menggu

nakan

dan

bahkan

mengembangkan

metode

mengajar

"andragogy",

yaitu menggunakan prinsip membantu

(13)

e. Fasilitas Ruang Kuliah dan Alat Bantu Mengajar

Supaya proses belajar dapat berlangsung dengan

lebih lancar dan lebih baik,

maka fasilitas dan

alat bantu mengajar dalam segi

jumlah dan mutu

yang relevan perlu disediakan dan bahkan

diting-katkan secara terus menerus penyediaan,

pemeli

haraan, dan peningkatannya.

f. Ujian dan Sistem Penilaian

Karena pengadaan ujian dan sistem penilaian yang

diberlakukan

di

STIA

pada

akhirnya

akan

mencerminkan

kualitas

lulusan

maka

pengkajian

dan penyempurnaan terhadap pengadaan ujian dan

sirtem

penilaian

perlu

diadakan

secara

terus

menerus guna meningkatkan kualitas lulusan.

g. Disiplin Yang Diterapkan Dalam Proses

Belajar

Mengajar.

Penerapan disiplin yang baik,

akan berdampak

terhadap teraturnya pelaksanaan proses

belajar

mengajar.

Oleh

sebab

itu

perlu

ditingkatkan

adanya

disiplin

yang

tinggi

agar

diperoleh

keteraturan,

sehingga

menjamin

adanya

lulusan

(14)

206

h. Pelayanan Pihak Sekretariat

Pelayanan pihak sekretariat hendaknya diupayakan

untuk ditingkatkan secara terus menerus, agar

mahasiswa

memperoleh kemudahan disegala

bidang,

sehingga

menunjang

keberhasilan

proses

belajar

(15)

Referensi

Dokumen terkait

Membua Membuat S*P Peni# t S*P Peni#aian Peri#a aian Peri#aku Pemberi ,ayanan K#i ku Pemberi ,ayanan K#inis dan Kese#am nis dan Kese#amatan Pasien atan Pasien '.. Me Me#a #akuk

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas penerapan Sistem Informasi Akademik Berbasis Komputer pada UKI Toraja ditinjau dari variabel keamanan data,

distal klem. Klem berfungsi sebagai pegangan atau tali kendali. 3) Lakukan juga penjahitan pada arah pk. 4) Tambahkan jahitan bila masih terdapat luka yang terbuka. 5) Gunting

Berikut ini merupakan karya sejenis yang berkaitan dengan proyek akhir berjudul Pengolahan Citra Digital Untuk Mendeteksi Miopia Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan

Sehubungan dalam hal ini, dalam buku methodik khusus pelajaran agama Islam dikatakan pula sebagai berikut: secara bahasa ”methodik” itu berasal dari kata ”metode” method,

Keluarga merupakan ling- kungan yang pertama kali ditemui oleh setiap individu. Semenjak seorang anak dilahirkan hingga mencapai usia sekolah, keluargalah

Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kandang ayam (model panggung), timbangan, sprayer, ember, thermometer, buku, pisau, tempat pakan, tempat minum

Penelitian dan pengembangan yang telah dilaksanakan memberikan kesimpulan: (1) pengembangan modul pembelajaran IPA Fisika SMP berbasis problem based learning