BAB 4
PERANCANGAN DATA WAREHOUSE
PT. RIMO CATUR LESTARI TBK
4.1 Arsitektur Data warehouse
Proses perancangan data warehouse dimulai dengan melakukan pencarian data yang berhubungan dengan pembuatan laporan untuk pemimpin perusahaan, kemudian data tersebut disaring kemudian dimasukkan ke suatu media penyimpanan yang memiliki daya tampung besar. Namun sebelum data dikumpulkan pada tempat tersebut, data-data itu harus ditransformasikan terlebih dahulu sehingga menjadi bentuk database yang benar-benar konsisten dan terintegrasi.
Pengumpulan data menjadi terpusat pada suatu tempat, dan pada tempat ini pula terdapat cadangan data yang dapat digunakan dalam penggunaan data warehouse untuk mengakses data yang berhubungan dengan pembuatan laporan bidang pemasaran yang akan dianalisa oleh pimpinan perusahaan.
Arsitektur data warehouse yang dipakai oleh PT. Rimo Catur Lestari TBK adalah menggunakan bentuk data warehouse yang terpusat, dengan alasan-alasan untuk menggunakan bentuk arsitektur ini adalah sebagai berikut:
• Arsitektur ini merupakan bentuk yang umumnya digunakan oleh perusahaan-perusahaan medium yang sedang berkembang, di mana database berfokus pada tempat yang terpusat.
• Pengembangan rancangan yang relatif mudah dan murah dibandingkan dengan bentuk arsitektur data warehouse yang terdistribusi.
• Mempermudah dalam melakukan pengawasan dan pemeliharaan data yang dipergunakan untuk aplikasi data warehouse.
Dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut, maka perusahaan memutuskan untuk mempergunakan bentuk data warehouse terpusat. Gambaran arsitektur data warehouse PT. Rimo Catur Lestari TBK terlihat seperti gambar di bawah ini :
Gambar 4.1 Arsitektur Data warehouse pada PT. Rimo Catur Lestari TBK
Pemakaian komponen-komponen yang dipergunakan untuk pembuatan data warehouse pemasaran pada PT. Rimo Catur Lestari TBK adalah:
Source Source Data Warehouse Source Transformasi data dan integrasi data
User User User
1. Sumber data (data source)
Sumber data yang diperoleh dapat berasal dari berbagai jenis media (berupa dokumentasi manual maupun dokumentasi digital), format dan platform yang berbeda. Dalam merancang data warehouse ini sumber data yang digunakan berasal dari dua sumber yaitu:
• Sumber data internal
Sumber data ini diambil dari kegiatan sehari-hari perusahaan atau kegiatan operasional yang dilakukan oleh perusahaan menyangkut dengan bidang pemasaran pada perusahaan terkait.
• Sumber data eksternal
Sumber data ini berasal dari data yang berada di luar perusahaan, di mana data yang diperoleh masih sangat terbatas seperti data-data pesaing yang bekerja pada bidang yang sama.
2. Transformasi data (data transform)
Komponen ini akan menjadi sangat penting bila data yang dipergunakan berasal dari beraneka ragam media, format serta platform yang berbeda. Sumber-sumber data ini diubah menggunakan proses transformasi ke dalam suatu bentuk yang konsisten dan terjamin integritasnya sehingga dapat menghasilkan data yang akurat, tepat, dan terpercaya.
3. Data warehouse
Komponen ini merupakan tempat di mana data-data yang telah tersaring dikumpulkan pada tempat tertentu untuk dipergunakan sebagai sumber
penganalisaan laporan bidang pemasaran oleh pimpinan perusahaan. Data-data yang berada pada komponen ini merupakan data-data yang bersifat historical. 4. Front end tool
Merupakan komponen yang menghubungkan data warehouse dengan pengguna. Komponen ini juga mempermudah pengguna dalam mengakses data yang diperlukannya dalam pembuatan laporan yang dibutuhkan oleh pengguna sehingga pengguna akan menggunakan komponen ini sebagai pembuka gerbang ke aplikasi data warehouse yang sebenarnya.
4.2 Rancangan Data warehouse
Hasil analisa yang telah dilakukan oleh penulis menyangkut dengan perancangan data warehouse pada bidang pemasaran adalah centralized data warehouse, karena sebagian besar keputusan yang menyangkut dengan operasional perusahaan, khususnya bidang pemasaran, diatur oleh kantor pusat. Analisa yang dilakukan oleh pihak penulis menghasilkan suatu hasil yang menjadi pedoman penulis dalam merancang data warehouse yang dibutuhkan bagi pihak perusahaan. Dalam merancang data warehouse pada PT. Rimo Catur Lestari TBK, penulis melakukan tahapan-tahapan berikut ini:
1. Latar belakang dan identifikasi masalah pada perusahaan.
Pada tahap ini dilakukan wawancara terhadap pihak pimpinan di bagian pemasaran disertai dengan melakukan pengamatan pada masalah yang ada. Berdasarkan atas hasil wawancara dan hasil pengamatan diperoleh suatu ide (berupa gambaran secara umum) sebagai solusi terhadap masalah tersebut.
2. Pengumpulan data.
Berdasarkan solusi yang diusulkan dapat diterima oleh pihak perusahaan. Dari hasil penjelasan pihak perusahaan dan pengamatan dapat dirumuskan jenis-jenis kebutuhan informasi yang diperlukan, sehingga dilakukan proses pengumpulan data dari berbagai data operasional.
3. Penentuan kebutuhan data.
Melakukan analisis berdasarkan data yang telah diperoleh untuk menentukan informasi apa saja yang benar-benar dibutuhkan pada bagian pemasaran.
4. Perancangan skema bintang.
Hasil dari analisis untuk menentukan kebutuhan data dijadikan panduan untuk melakukan proses perancangan skema bintang.
5. Penentuan infrastruktur.
Menentukan hardware dan software minimum yang akan digunakan untuk perancangan data warehouse berdasarkan pada analisis kebutuhan (seperti memprediksi kapasitas media penyimpanan yang saling berkaitan pada hardware maupun software kemudian menganalisa software yang cocok untuk digunakan) dari perusahaan.
6. Proses transformasi data ke dalam data warehouse.
Berdasarkan pada hasil analisis untuk menentukan kebutuhan data, dilakukan proses transformasi data untuk menyaring data dan mengkonversikan data ke dalam bentuk yang telah disetujui agar konsisten serta meringkasnya untuk kepentingan perhitungan tertentu.
7. Perancangan aplikasi.
Perancangan aplikasi dapat dilakukan setelah perancangan data warehouse sesuai dengan yang diharapkan. Aplikasi ini berguna supaya user dapat mudah berinteraksi dengan data yang tersedia sehingga membantu untuk melakukan proses pengambilan keputusan.
8. Pendistribusian aplikasi
Setelah rancangan data warehouse selesai dibangun, maka langkah selanjutnya adalah mendistribusikan aplikasi data warehouse ini ke bagian-bagian yang bersangkutan, seperti bagian direksi dan bagian operasional perusahaan yang menyangkut dengan kegiatan pemasaran.
4.2.1 Transformasi Data
Transformasi data merupakan sekumpulan operasi yang dilakukan pada sumber data sebelum ditulis ke lokasi tujuan. Pada data warehouse peranan transformasi data sangat dibutuhkan untuk proses pemindahan sumber data dan penyeragaman data agar dapat diimplementasikan ke dalam data warehouse.
Data Transformation System (DTS) memiliki cakupan sebagai berikut: memindahkan data dari tabel-tabel database transaksi ke database warehouse, melakukan perhitungan dan mentransformasi data dari satu format ke format yang lain.
Tahapan-tahapan proses transformasi data pada PT. Rimo Catur Lestari TBK adalah:
• Membaca kemudian memilih data file operasional yang berhubungan dengan bagian pemasaran.
• Melakukan penyeragaman data dan perhitungan data-data tertentu.
• Melakukan proses transformasi data yang hasilnya dapat dimasukkan ke dalam data warehouse.
Sumber data berasal dari database dengan format file SQL Server 2000 kemudian dikonversikan ke data warehouse yang menggunakan SQL Server 2000. Untuk melakukan proses transformasi data ini digunakan fasilitas DTS yang telah dimiliki oleh SQL Server 2000.
Gambar 4.3 Proses Transformasi Untuk Tabel Fakta
4.2.2 Metadata
Informasi mengenai struktur dari data yang terdapat di dalam data warehouse terdapat di dalam metadata, yaitu informasi tentang data yang digunakan, apakah itu baik dalam bentuk hasil transformasi data yang dilakukan ataupun data yang diciptakan didalam keperluan membangun data warehouse ini. Berikut ini tabel-tabel yang menjelaskan metadata dari data yang digunakan dalam rancangan yang penulis bangun.
Jika ttl_gross <= disc_amount { VoucherRp = harga_jua l }
Jika ttl_gross > disc_amount { VoucherRp = harga_jual / ttl_gross * disc_amount } PromoDiscount = harga_jual * usr_disc / 100
VoucherPercent = harga_jual * disc_percent / 100
Beban = PromoDiscount + VoucherRp + VoucherPercent SalesB = harga_jual
SalesN = harga_jual - Beban
Jika jenis barang adalah barang putus {
MarginB = ( SalesB - harga_beli ) * Quantity Jika kode margin_type adalah kode supplier (S)
MarginN = ( SalesN - harga_beli + Beban ) * Quantity
Jika kode margin_type adalah kode rimo (R) MarginN = ( SalesN - harga_beli ) * Quantity }
Jika jenis barang adalah barang konsinyasi { MarginB = SalesB * margin / 100 * Quantity
Jika margin_type adalah kode supplier (S)
MarginN = (SalesB * margin_disc / 100* Quantity ) + (Beban * margin_rimo * quantity ) Jika margin_type adalah kode rimo (R)
MarginN = (SalesB * margin_disc / 100* Quantity ) - (Beban * margin_rimo * Quantity ) Jika margin_type null
MarginN = ( SalesB * margin / 100 * Quantity ) }
Tabel 4.1 Sumber data bagi tabel Fakta Sales
No Nama Field Sumber data
Tujuan Tabel Field Tipe
Ukuran Field
1 site_cd site_dim site_cd int 4
2 time_cd time_dim time_cd int 4
3 sku_cd sku_dim sku_cd int 4
4 row_no pos_sls_dtl row_no numeric 5
5 tsact_no pos_sls_hdr tsact_no varchar 15
6 Quantity pos_sls_dtl quantity numeric 5
7 Sales_bruto pos_sls_dtl salesB money 8
8 sales_netto pos_sls_dtl salesS money 8
ap_disc_hdr
9 margin_bruto ap_disc_hdr marginB money 8
im_merk_site
10 margin_netto ap_disc_hdr marginS money 8
im_merk_site
Sumber Tabel : pos_sls_hdr Tujuan Tabel : sales_fact
pos_sls_dtl ap_disc_hdr im_merk_site site_dim time_dim sku_dim
Tabel Fakta Sales
¾ Nama Tabel : sales_fact
¾ Primary Key : site_cd, time_cd, sku_cd, row_no, tsact_no
¾ Informasi tentang : data-data penjualan
¾ Jadwal Update : setiap akhir bulan pukul 22.00 WIB
Tabel 4.2 Tabel Fakta Sales
No Nama Field Tipe Ukuran Field Keterangan Proses
1 site_cd int 4 Kode lokasi toko Transform
2 time_cd int 4 Kode waktu Transform
3 sku_cd int 4 Kode sku Transform
4 row_no numeric 5 Kode baris transaksi Transform
5 tsact_no varchar 15 Kode transaksi Transform
6 quantity numeric 5 Jumlah produk Transform
7 sales_bruto money 8 Penjualan kotor Transform
8 sales_netto money 8 Penjualan bersih Transform
9 margin_bruto money 8 Laba kotor Transform
10 margin_netto money 8 Laba bersih Transform
Tabel 4.3 Sumber data bagi tabel Fakta Stock
No Nama Field Sumber data
Tujuan Tabel Field Tipe
Ukuran Field
1 warehouse_cd warehouse_dim warehouse_cd int 4
2 time_cd time_dim time_cd int 4
3 article_cd article_dim article_cd int 4
4 awal im_awal awal decimal 9
5 hawal im_awal hawal decimal 9
6 masuk im_awal masuk decimal 9
7 keluar im_awal keluar decimal 9
8 akhir im_awal akhir decimal 9
Sumber Tabel : warehouse_dim Tujuan Tabel : stock_fact
time_dim article_dim im_awal
Tabel Fakta Stock
¾ Nama Tabel : stock_fact
¾ Primary Key : warehouse_cd, time_cd, article_cd
¾ Informasi tentang : data-data inventory
¾ Jadwal Update : setiap akhir bulan pukul 22.00 WIB
Tabel 4.4 Tabel Fakta Stock
No Nama Field Tipe Ukuran Field Keterangan Proses
1 warehouse_cd int 4 Kode lokasi gudang Transform
2 time_cd int 4 Kode waktu Transform
3 article_cd int 4 Kode artikel Transform
4 awal decimal 9 Jumlah awal gudang Transform
5 hawal decimal 9 Jumlah awal toko Transform
6 masuk decimal 9 Jumlah masuk gudang Transform
7 keluar decimal 9 Jumlah keluar gudang Transform
8 akhir decimal 9 Jumlah Persediaan Transform
Tabel 4.5 Sumber data bagi tabel Fakta Target
No Nama Field Sumber data
Tujuan Tabel Field Tipe
Ukuran Field
1 site_cd site_dim site_cd int 4
2 time_cd time_dim time_cd int 4
3 merk_cd merk_dim merk_cd int 4
4 mou_target budget_mou mou_min decimal 9
5 margin_target budget_plan_margin plan_margin decimal 9
Sumber Tabel : site_dim Tujuan Tabel : target_fact
time_dim mer_dim budget_mou budget_plan_margin
Tabel Fakta Target
¾ Nama Tabel : target_fact
¾ Primary Key : site_cd, time_cd, merk_cd
¾ Informasi tentang : data-data target margin
¾ Jadwal Update : setiap akhir bulan pukul 22.00 WIB
Tabel 4.6 Tabel Fakta Target
No Nama Field Tipe Ukuran Field Keterangan Proses
1 site_cd int 4 Kode lokasi toko Transform
2 time_cd int 4 Kode waktu Transform
3 merk_cd int 4 Kode merk Transform
4 mou_target decimal 9 Target margin MOU Transform
5 margin_target decimal 9 Target margin Perusahaaan Transform
Tabel 4.7 Sumber data bagi tabel Dimensi Artikel
No Nama Field Sumber data
Tujuan Tabel Field Tipe
Ukuran Field
1 article_id im_article article_id varchar 10
2 merk_cd merk_dim merk_id int 4
3 article_desc im_article article_desc varchar 50
4 article_type im_article article_type varchar 10
Sumber Tabel : im_article Tujuan Tabel : article_dim
merk_dim
Tabel Dimensi Artikel
¾ Nama Tabel : article_dim
¾ Primary Key : article_cd
¾ Informasi tentang : data-data artikel
Tabel 4.8 Tabel Dimensi Artikel
No Nama Field Tipe Ukuran Field Keterangan Proses
1 article_cd int 4 Kode lokasi toko Create
2 article_id varchar 10 ID artikel Transform
3 merk_cd int 4 Kode merk Transform
4 article_desc decimal 50 Nama artikel Transform
5 article_type decimal 10 Tipe artikel Transform
Tabel 4.9 Sumber data bagi tabel Dimensi Merk
No Nama Field Sumber data
Tujuan Tabel Field Tipe
Ukuran Field
1 merk_id im_merk merk_id varchar 10
2 merk_desc im_merk merk_desc varchar 50
Sumber Tabel : im_merk Tujuan Tabel : merk_dim
Tabel Dimensi Merk
¾ Nama Tabel : merk_dim
¾ Primary Key : merk_cd
¾ Informasi tentang : data-data merk
¾ Jadwal Update : setiap akhir bulan pukul 22.00 WIB
Tabel 4.10 Tabel Dimensi Merk
No Nama Field Tipe Ukuran Field Keterangan Proses
1 merk_cd int 4 Kode merk Create
2 merk_id varchar 10 ID merk Transform
Tabel 4.11 Sumber data bagi tabel Dimensi Site
No Nama Field Sumber data
Tujuan Tabel Field Tipe
Ukuran Field
1 site_id gl_site site_id varchar 4
2 site_desc gl_site short_desc varchar 50
3 site_region gl_site long_desc varchar 20
Sumber Tabel : gl_site Tujuan Tabel : site_dim
Tabel Dimensi Site
¾ Nama Tabel : site_dim
¾ Primary Key : site_cd
¾ Informasi tentang : data-data lokasi toko
¾ Jadwal Update : setiap akhir bulan pukul 22.00 WIB
Tabel 4.12 Tabel Dimensi Site
No Nama Field Tipe Ukuran Field Keterangan Proses
1 site_cd int 4 Kode lokasi toko Create
2 site_id varchar 4 ID lokasi toko Transform
3 site_desc varchar 50 Nama lokasi toko Transform
Tabel 4.13 Sumber data bagi tabel Dimensi SKU
No Nama Field Sumber data
Tujuan Tabel Field Tipe
Ukuran Field
1 sku_id sku_master sku_id varchar 10
2 sku_desc sku_master sku_desc varchar 50
3 sku_colour im_colour colour_desc varchar 10
4 sku_size im_size size_desc varchar 10
5 satuan_type im_satuan satuan_desc varchar 10
6 flag_konsinyasi sku_master flag_konsinyasi varchar 1
7 dept_desc im_jenis1 dept_desc varchar 20
8 sub_dept_desc im_jenis2 sub_dept_desc varchar 20
9 article_cd article_dim article_cd int 4
Sumber Tabel : sku_master Tujuan Tabel : sku_dim
im_colour im_size im_satuan im_jenis1 im_jenis2 article_dim
Tabel Dimensi SKU
¾ Nama Tabel : sku_dim
¾ Primary Key : sku_cd
¾ Informasi tentang : data-data sku
¾ Jadwal Update : setiap akhir bulan pukul 22.00 WIB
Tabel 4.14 Tabel Dimensi SKU
No Nama Field Tipe Ukuran Field Keterangan Proses
1 sku_cd int 4 Kode sku Create
2 sku_id varchar 10 ID sku Transform
3 sku_desc varchar 50 Nama sku Transform
4 sku_colour varchar 10 Nama warna Transform
5 sku_size varchar 10 Nama ukuran Transform
6 satuan_type varchar 10 Nama satuan Transform
7 flag_konsinyasi varchar 1 Tipe barang Transform
8 dept_desc varchar 20 Nama departemen Transform
9 sub_dept_desc varchar 20 Nama subdepartemen Transform
Tabel 4.15 Sumber data bagi tabel Dimensi Waktu
No Nama Field Sumber data
Tujuan Tabel Field Tipe
Ukuran Field
1 theDate pos_sls_hdr salesdate datetime 8
budget_mou periode datetime 8
budget_plan_margin periode datetime 8
im_awal periode datetime 8
Sumber Tabel : pos_sls_hdr Tujuan Tabel : site_dim
budget_mou budget_plan_margin im_awal
Tabel Dimensi Waktu
¾ Nama Tabel : time_dim
¾ Primary Key : time_cd
¾ Informasi tentang : data-data waktu
¾ Jadwal Update : setiap akhir bulan pukul 22.00 WIB
Tabel 4.16 Tabel Dimensi Waktu
No Nama Field Tipe Ukuran Field Keterangan Proses
1 time_cd int 4 Kode waktu Create
2 theDate datetime 8 tanggal Transform
3 theYear varchar 4 tahun Create
4 theQuarter varchar 2 kuartal Create
Tabel 4.17 Sumber data bagi tabel Dimensi Gudang
No Nama Field Sumber data
Tujuan Tabel Field Tipe
Ukuran Field
1 warehouse_id im_gudang gudang_id varchar 10
2 warehouse_desc im_gudang gudang_desc varchar 50
3 warehouse_region im_gudang gudang_region varchar 20
Sumber Tabel : im_gudang Tujuan Tabel : warehouse_dim
Tabel Dimensi Gudang
¾ Nama Tabel : warehouse_dim
¾ Primary Key : warehouse_cd
¾ Informasi tentang : data-data lokasi gudang
¾ Jadwal Update : setiap akhir bulan pukul 22.00 WIB
Tabel 4.18 Tabel Dimensi Gudang
No Nama Field Tipe Ukuran Field Keterangan Proses
1 warehouse_cd int 4 Kode lokasi gudang Create
2 warehouse_id varchar 10 ID lokasi gudang Transform
3 warehouse_desc varchar 50 Nama lokasi gudang Transform
4 warehouse_region varchar 20 Nama kota lokasi gudang Transform
4.2.3 Prototipe Aplikasi Data warehouse
Pembuatan prototipe aplikasi data warehouse bagi PT. Rimo Catur Lestari TBK dimaksudkan untuk memberikan suatu gambaran secara nyata dari data warehouse itu tersendiri dimana akan diterapkan pada perusahaan yang bersangkutan. Diharapkan aplikasi yang dibangun ini akan membantu dan berperan besar didalam pengambilan keputusan bagi pihak manajemen / eksekutif.
Saat pengguna menjalankan program, maka layar splash screen sebagai berikut akan muncul :
Gambar 4.4 Rancangan layar Splash Screen
Layar splash screen akan menampilkan informasi mengenai versi aplikasi yang digunakan dan informasi mengenai tahun pembuatan aplikasi. Saat layar Splash Screen ini dimunculkan program akan me-load konfigurasi yang sebelumnya sudah ditentukan oleh pengguna (yang dapat diubah melalui layar Settings seperti misalnya nama database Analysis Server), atau jika program baru dijalankan untuk pertama kalinya maka yang akan di-load adalah nilai-nilai default.
Setelah pengguna menunggu beberapa saat maka Layar Login akan muncul dan meminta pengguna untuk memasukkan nama user beserta password, seperti gambar di atas.
Nama pengguna dimasukkan ke kolom User Name yang bersifat tidak Case Sensitive di mana huruf besar dan huruf kecil dianggap sama sedangkan password pengguna dimasukkan ke kolom User Password yang disamarkan melalui password masking dan bersifat Case Sensitive di mana huruf besar dan huruf kecil dianggap berbeda. Pengguna diberi kesempatan untuk memasukkan nama user dan password maksimal sebanyak lima kali berturut-turut. Jumlah kesempatan yang tersisa dapat dilihat melalui kolom Retries left. Jika kesalahan login terjadi sampai lebih dari lima kali, maka program dengan sendirinya akan keluar. Checkbox Remember Me berguna untuk menyimpan nama user terakhir yang berhasil login ke dalam aplikasi (secara default dinonaktifkan).
Jika pengguna berhasil melakukan proses login maka Layar Utama akan terbuka. Layar Utama ini terbagi atas empat bagian utama: menu bar, toolbar, workspace, dan status bar. Menu bar digunakan untuk mengakses fungsi-fungsi utama dari aplikasi, yang terdiri atas 5 menu, yaitu File, View, Schema, Graph, dan Help. Toolbar digunakan untuk memberikan akses cepat pada fungsi fungsi utama dari program melalui tombol grafis, yaitu tombol View, Schema, Graph, Convert to Excel, Transform, Settings, Log Off, dan Exit. Workspace berfungsi sebagai tempat untuk menampilkan layar-layar yang diaktifkan oleh pengguna, yang dapat diubah-ubah ukurannya sesuai dengan kebutuhan. Status bar akan menampilkan informasi-informasi seperti: Layar yang sedang aktif di latar depan, identitas user yang sedang mengakses program, informasi mengenai status Num Lock, Caps Lock, dan Insert, tanggal sistem, serta waktu sistem.
Gambar 4.6 Rancangan Layar Utama
Menu File terdiri atas lima submenu, yaitu submenu Data Transformation, Settings, Change Password, Log Off, dan Exit. Submenu pertama yaitu Data Transformation berfungsi untuk memulai proses transformasi data dari OLTP ke dalam data warehouse. Layar Data Transformation sebagai berikut akan terbuka:
Untuk memulai proses transformasi data, pengguna cukup menekan tombol Start Data Transformation. Sebuah progress bar akan muncul dan menunjukkan seberapa jauh proses transformasi telah dilakukan. Waktu terakhir proses transformasi data dilakukan ditunjukan oleh sebuah textbox DTS Time.
Gambar 4.7 Rancangan Layar Data Transformation
Submenu kedua dari menu File yaitu Settings berguna untuk melakukan konfigurasi terhadap aplikasi. Dengan mengaktifkan submenu Settings, maka Layar Konfigurasi akan terbuka:
Layar Konfigurasi juga dapat diakses melalui tombol Settings di toolbar Layar Utama. Layar Konfigurasi berisi berbagai opsi untuk pengaturan program, yang terbagi atas dua bagian: General Settings yang berisi opsi-opsi umum mengenai tampilan program bagi pengguna, dan Database Settings yang berisi pengaturan koneksi ke data warehouse. General Settings terdiri atas tiga opsi:
• Remember Last User Login Name: Mengatur apakah program akan mengingat nama user terakhir yang berhasil mengakses program. Opsi ini sama seperti checkbox Remember Me pada Layar Login. Secara default opsi ini dinonaktifkan.
• Show Splash Screen at Startup: Mengatur apakah Layar Splash Screen akan ditampilkan ketika program dijalankan ataukah program langsung masuk ke Layar Login. Secara default opsi ini dinonaktifkan.
• Show Toolbar Button Text: Mengatur apakah setiap tombol dalam toolbar Layar Utama memiliki label atau tidak. Opsi ini berguna untuk menghemat space pada layar seandainya pengguna menggunakan program pada layar monitor beresolusi rendah. Secara default opsi ini dinonaktifkan.
Sedangkan Database Settings memiliki dua buah opsi sebagai berikut:
• Analysis Server Name: Untuk mengatur nama spesifik dari Analysis Server tempat data warehouse berada. Kolom ini harus diisi karena jika tidak maka akan ditampilkan pesan peringatan. Secara default kolom ini berisi data string “LOCALHOST”.
• Database Catalog Name: Untuk mengatur nama spesifik dari catalog tempat data warehouse berada. Kolom ini harus diisi karena jika tidak maka akan
ditampilkan pesan peringatan. Secara default kolom ini berisi data string “DATAWAREHOUSE”.
• Sales Cube Name: Mengatur nama dari Cube Sales yang akan dibaca oleh aplikasi. Secara defult kolom ini berisi data string “Sales”.
• Target Cube Name: Mengatur nama dari Cube Target yang akan dibaca oleh aplikasi. Secara defult kolom ini berisi data string “Target”.
• Stock Cube Name: Mengatur nama dari Cube Stock yang akan dibaca oleh aplikasi. Secara defult kolom ini berisi data string “Stock”.
Setelah melakukan perubahan pada kolom-kolom yang ada maka pengguna dapat meng-klik tombol OK untuk melakukan perubahan permanen pada konfigurasi. Jika pengguna meng-klik tombol Cancel maka perubahan yang terjadi akan diabaikan.
Submenu ketiga dari menu File yaitu Change Password berguna untuk melakukan perubahan pada user password dari user yang aktif saat itu. Jika submenu ini diaktifkan maka Layar Change Password akan muncul:
Untuk mengganti user password, pengguna diwajibkan untuk memasukkan password lamanya di kolom Old password serta memasukkan password baru sebanyak dua kali pada kolom New Password dan Confirm New Password. Jika password lama berhasil diknfirmasi maka password akan berubah menjadi password baru.
Submenu keempat dari menu File yaitu Log Off dimaksudkan untuk menonaktifkan user yang sedang aktif saat itu, menutup semua layar yang sedang terbuka dan menampilkan Layar Login. Saat akan melakukan proses logoff, sebuah layar peringatan akan keluar untuk melakukan konfirmasi mengenai proses logoff.
Gambar 4.10 Rancangan Konfirmasi Logoff
Proses logoff juga dapat diaktifkan melalui tombol Log Off dari toolbar di Layar Utama. Untuk keluar dari program, pengguna dapat melakukannya melalui submenu Exit dari menu File, atau melalui tombol Exit dari toolbar di Layar Utama.
Menu View terdiri atas tiga buah submenu, yaitu submenu Sales, Target, dan Stock. Ketiga submenu ini juga dapat diakses melalui tombol View di toolbar Layar Utama.
Submenu Sales akan menampilkan pivot table dari cube Sales. Pengguna dapat mengubah tampilan pivot table dari layar ini dengan melakukan proses drag-drop antar nama kolom dari field list ke pivot table. Tombol-tombol yang terdapat di layar ini
memiliki fungsi utama sebagai berikut sorting, filtering, calculating, expand, collapse, export to Excel.
Gambar 4.11 Rancangan Layar View Sales Fact
Submenu Target akan menampilkan pivot table dari cube Target. Pengguna dapat mengubah tampilan pivot table dari layar ini dengan melakukan proses drag-drop antar nama kolom ke pivot table. Tombol-tombol yang terdapat di layar ini memiliki fungsi utama sebagai berikut sorting, filtering, calculating, expand, collapse, export to Excel.
Gambar 4.12 Rancangan Layar View Target Fact
Submenu Stock akan menampilkan pivot table dari cube Stock. Pengguna dapat mengubah tampilan pivot table dari layar ini dengan melakukan proses drag-drop antar nama kolom ke pivot table. Tombol-tombol yang terdapat di layar ini memiliki fungsi utama sebagai berikut sorting, filtering, calculating, expand, collapse, export to Excel.
Gambar 4.13 Rancangan Layar View Stock Fact
Menu Schema terdiri atas tiga buah submenu, yaitu submenu Sales, Target, dan Stock. Ketiga submenu ini juga dapat diakses melalui tombol Schema di toolbar Layar Utama.
Submenu Sales dari menu Schema akan menampilkan struktur dari cube Sales, berupa dimensi-dimensi yang terkait, tabel fakta, juga primary key dan foreign key dari tiap-tiap tabel.
Gambar 4.14 Rancangan Layar View Sales Schema
Submenu Target dari menu Schema akan menampilkan struktur dari cube Target, berupa dimensi-dimensi yang terkait, tabel fakta, juga primary key dan foreign key dari tiap-tiap tabel.
Submenu Stock dari menu Schema akan menampilkan struktur dari cube Stock, berupa dimensi-dimensi yang terkait, tabel fakta, juga primary key dan foreign key dari tiap-tiap tabel.
Gambar 4.16 Rancangan Layar View Stock Schema
Menu Graph terdiri atas tiga buah submenu, yaitu submenu Sales, Target, dan Stock. Ketiga submenu ini juga dapat diakses melalui tombol Graph di toolbar Layar Utama.
Dengan mengaktifkan submenu Sales dari menu Graph, maka Layar View Sales Graph akan muncul:
Gambar 4.17 Rancangan Layar View Sales Graph
Pengguna dapat menentukan data apa yang ingin ditampilkan dalam bentuk grafik dengan melakukan proses drag drop dari kolom field list ke kolom-kolom yang tersedia. Tombol-tombol yang terdapat pada layar ini memiliki fungsi utama untuk menampilkan legenda , refresh, sort, filte, expand, collapse, changing chart types .
Submenu Target dari menu Sales akan menampilkan grafik dari data-data cube Target dalam Layar View Target Graph:
Gambar 4.18 Rancangan Layar View Target Graph
Pengguna dapat menentukan data apa yang ingin ditampilkan dalam bentuk grafik dengan melakukan proses drag drop dari kolom field list ke kolom-kolom yang tersedia. Tombol-tombol yang terdapat pada layar ini memiliki fungsi utama untuk menampilkan legenda , refresh, sort, filte, expand, collapse, changing chart types .
Untuk melihat tampilan grafik dari data-data cube Stock, pengguna dapat mengaktifkan submenu Stock. Layar View Stock Graph akan muncul:
Gambar 4.19 Rancangan Layar View Stock Graph
Pengguna dapat menentukan data apa yang ingin ditampilkan dalam bentuk grafik dengan melakukan proses drag drop dari kolom field list ke kolom-kolom yang tersedia. Tombol-tombol yang terdapat pada layar ini memiliki fungsi utama untuk menampilkan legenda , refresh, sort, filte, expand, collapse, changing chart types .
Menu Window digunakan untuk mengatur letak dari layar-layar yang terbuka di dalam workspace Layar Utama. Menu ini terdiri dari tiga buah submenu, yaitu submenu Tile Horizontally, Tile Vertically, dan Cascade. Tile Horizontally akan menyebabkan layar-layar tersusun secara horizontal, Tile Vertically akan menyebabkan layar-layar tersusun secara vertikal, sedangkan Cascade akan menyebabkan layar-layar yang aktif bertumpuk.
Menu Help memiliki satu buah submenu, yaitu submenu About, yang akan menampilkan informasi berupa nama program, versi program, informasi tahun pembuatan, dan pembuat program.
Gambar 4.20 Rancangan Layar About
4.3 Rancangan Implementasi
Perancangan implementasi data warehouse pada PT. Rimo Catur Lestari TBK memiliki dua buah komponen yaitu komponen perangkat keras dan dukungan piranti lunak. Kedua komponen ini sangat penting dalam menjalankan aplikasi data warehouse yang dibangun secara optimal.
4.3.1 Dukungan Perangkat Keras
Perangkat keras yang dipaparkan di bawah ini adalah komponen yang secara fisik digunakan dalam mendukung aplikasi data warehouse yang dibangun oleh penulis. Perangkat keras yang dipakai dalam mengimplementasikan aplikasi data warehouse pada PT. Rimo Catur Lestari TBK menggunakan sebuah server yang juga dipakai dalam operasional sehari-hari. Pada server ini juga tersedia data backup dari data warehouse yang telah dibangun, dan juga disediakan pula data backup pada media penyimpanan
eksternal. Hal tersebut dilakukan karena mempertimbangkan faktor keamanan data yang digunakan dari segala gangguan yang mungkin terjadi.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari penggunaan aplikasi data warehouse yang dibangun maka penulis menyarankan konfigurasi perangkat keras yang seharusnya digunakan perusahaan sebagai berikut :
• Server
Processor Intel Pentium Xeon 3,2 GHz Memory 2 GB DDRAM
Harddisk 200 GB
Penghubung jaringan (HUB,LAN 100 Mbps) • Workstation/client
Processor Intel Pentium IV 1,7 GHz Memory 256 MB DDRAM
Harddisk 40 GB
Penghubung jaringan (HUB,LAN 100 Mbps)
4.3.2 Dukungan Perangkat Lunak
Piranti lunak yang digunakan penulis dalam mendukung rancangan aplikasi data warehouse ini adalah Microsoft Visual Basic 6.0 sebagai front end tool yang menghubungkan pengguna dengan aplikasi yang penulis bangun. Aplikasi yang dirancang difokuskan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna (pihak manajemen), sedangkan sebagai back end tool menggunakan aplikasi SQL Server 2000 yang mendukung proses pengumpulan sumber data, pemberitahuan informasi yang lengkap,
serta melakukan proses transformasi yang mudah dalam penggunaannya. Komponen penting yang dibutuhkan dalam menjalankan aplikasi data warehouse yang dibangun adalah Microsoft Web Component yang merupakan komponen web yang mempermudah penggunanya dalam menganalisis proses laporan, selain itu komponen ini sangat fleksibel.
Piranti lunak yang dapat digunakan dalam menjalankan aplikasi data warehouse bagi PT. Rimo Catur Lestari TBK yaitu :
• Server
Sistem operasinya : Windows 2000 Advance Server Database : SQL Server 2000
• Workstation/client
Sistem operasi : Windows 2000 Profesional Front End : Micorosoft Visual Basic 6.0
4.4 Rancangan Skema Bintang
Gambar 4. 21 Rancangan Skema Bintang PT. Rimo Catur Lestari TBK
4.5 Kebutuhan Kapasitas Media Penyimpanan
Dalam mengetahui berapa besar penyimpanan data dalam penggunaan aplikasi data warehouse yang dibangun, maka dilakukan suatu proses untuk menganalisis kapasitas media penyimpanan bagi data yang bersangkutan, analisis tersebut adalah sebagai berikut (dalam kurun waktu 5 tahun) :
• Analisis kapasitas penyimpanan bagi tabel fakta: 1. sales_fact
Besarnya 1 record yang digunakan dalam tabel sales_fact= 69 Bytes
Diasumsikan 1 bulan terjadi 15000 transaksi, setiap transaksi 2 produk terjual, maka record selama 5 tahun adalah => 15000 x 2 x 12 x 5 = 1800000 record, sehingga kapasitas media penyimpanan yang diperlukan adalah 69 x 1800000 = 124.200.000 Bytes = 124,2 MBytes
2. stock_fact
Besarnya 1 record yang digunakan dalam tabel stock_fact = 57 Bytes
Diasumsikan 1 bulan terjadi 1000 transaksi, maka record selama 5 tahun adalah => 1000 x 1 x 12 x 5 = 60000 record, sehingga kapasitas media penyimpanan yang diperlukan adalah 57 x 60000 = 3.420.000 Bytes = 3,42 MBytes
3. target_ fact
Besarnya 1 record yang digunakan dalam tabel target_fact = 30 Bytes
Diasumsikan 1 bulan melakukan 200 transaksi, maka record selama 5 tahun adalah => 200 x 12 x 5 = 12000 record, sehingga kapasitas
media penyimpanan yang diperlukan adalah 30 x 12000 = 360.000 Bytes = 0,36 MBytes
• Analisis kapasitas penyimpanan bagi tabel dimensi:
Analisis kapasitas penyimpanan tabel dimensi yang menyusun detail dari tabel fakta terlihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 4.19 Tabel Analisis kapasitas penyimpanan bagi tabel dimensi
Nama Tabel Keterangan
Besar Record (Bytes) Jml Record Besar Tabel (Bytes)
article_dim data artikel 78 1128 87984
merk_dim data merk 64 84 5376
site_dim data lokasi toko 78 9 702
sku_dim data sku 139 6230 865970
time_dim data waktu 20 1556 31120
warehouse_dim data lokasi gudang 84 5 420
4.6 Kebutuhan Pertumbuhan Data
Tabel pertumbuhan data yang diperoleh selama sebulan adalah sebagai berikut : Tabel 4.20 Tabel Analisa Pertumbuhan Data
Nama Tabel Besar Record (Bytes) Jml asal Record Besar Tabel (KB) Jml tumbuh Record Tumbuh Tabel (KB) Tingkat % sales_fact 69 2.523.150 174.097,35 28723 1981,887 1,138 stock_fact 57 50.760 2893,32 975 55,575 1,920 target_fact 30 34.020 1020,6 192 5,76 0,564 article_dim 78 1128 87,984 0 0 0 merk_dim 64 84 5,376 0 0 0 site_dim 78 9 0,702 0 0 0 sku_dim 139 6230 865,97 0 0 0 time_dim 20 1556 31,120 31 0,62 1,992 warehouse_dim 84 5 0,420 0 0 0
Tingkat pertumbuhan yang ditandai dengan nilai = 0 menyatakan bahwa pada bulan tersebut tidak ada perubahan atas tabel yang bersangkutan.
4.7 Jadwal Rencana Implementasi Aplikasi
Pengimplementasian aplikasi data warehouse direncanakan sesuai dengan penjadwalan sebagai berikut, dengan beberapa tahapan yang berkesinambungan, penjadwalan tersebut dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Tabel 4.21 Penjadwalan Rencana Implementasi Aplikasi Minggu Ke- No Rencana Kegiatan 1 2 3 4 5 6 7 8 1 Pembentukan Tim 2 Pengadaan S/W dan H/W 3 Instalasi H/W 4 Instalasi S/W 5 Ujicoba sistem baru 6 Pelatihan user 7 Evaluasi pelatihan
8 Evaluasi sistem
4.8 Aspek Manfaat
Aspek manfaat didapat dengan melakukan uji coba prototipe aplikasi Data Warehouse pada PT. Rimo Catur Lestari TBK. Melalui hasil wawancara yang dilakukan penulis, penulis mendapatkan manfaat yang bisa didapatkan pihak perusahan dari penggunaan prototipe aplikasi ini, yaitu :
• Pemakaian aplikasi data warehouse oleh perusahaan membuat terciptanya pengoptimalan didalam penggunaan data-data yang diperlukan didalam penyusunan laporan yang penting bagi pengambilan keputusan perusahaan.
• Dengan pemakaian aplikasi data warehouse maka pihak eksekutif merasa sangat terbantu di dalam memutuskan kebijakan perusahaan, khususnya dalam bidang pemasaran.