• Tidak ada hasil yang ditemukan

SISTEM KENDALI FUZZY LOGIC PADA TRI-STAR WHEELCHAIR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SISTEM KENDALI FUZZY LOGIC PADA TRI-STAR WHEELCHAIR"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM KENDALI FUZZY LOGIC PADA TRI-STAR WHEELCHAIR

Rafiuddin Syam, Wahyu H. Piarah dan Alfian Djafar Prodi Teknik Mesin Universitas Hasanuddin

Jl. Perintis Kemerdekaan Km 10, Makassar 90245. Indonesia Phone: 0411-586400 Fax: 0411-586015

E-mail : [email protected], [email protected]

ABSTRAK

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem Fuzzy Logic Control (FLC) mamdani istem dengan kondisi mulit input dan multi output (MIMO) untuk Tristar electric powered Wheelchair. Langkah pertama dalam mendekati masalah ini adalah bagaimana membangun model dinamis nonlinear dari sistem. Kemudian merancang sistem kontrol berdasarkan Fuzzy Logic dengan bantuan MatlabToolbox. Tipe Mamdani fuzzy logic diterapkan dengan menggunakan 2 variabel imput dan 2 variabel output. Input berupa error pada jarak dan error pada sudut, sedangkan output berupa kecepatan sudut masing-masing pada dua buah roda, roda kiri dan roda kanan. Pada poenggunaan FLC sistem dikembangkan aturan dasar dengan jumlah 18 aturan yang dihasilkan dari variasi aturan (Rule) kecepatan sudut pada kedua buah roda. Fungsi keanggotaan yang pada setiap nilai linguistik adalah tipe Gaussian, begitu pula diterapkan nilai lingusitik yang sama bagian output FLC sistem. Kecepatan sudut roda kiri dan roda kanan sesuai dengan referensi input dan hasil output dioptimalisasikan dengan Metode FLC untuk posisi mobile robot. Sinyal kendali (output dari FLC) akan beradaptasi sehingga mobile robot dapat kembali keposisi reefrensi ketika menerima gangguan baik internal maupun external,robot dapat kembali stabil. Kursi roda elektrik ini menggunakan 3 roda kecil pada bagian kiri dan kanan sehingga sistem ini dapat berjalan pada jalanan yang tidak rata dan tanjakan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan Root Mean Square Error (RMS) Error Method. Dari hasil pengujian, fuzzy logic dapat diterapkan pada roda tri-star wheelchair ini.

Kata kunci: Fuzzy Logic Control, Tristar Wheelchair, Non Linear Problem,. 1. Pendahuluan

Perkembangan dalam bidang penelitian seperti ilmu komputer, robotika, atau teknologi sensor memungkinkan untuk memperluas jangkauan aplikasi yang akan mendukung orang tua lanjut usia (lansia). Aplikasi yang dimaksud memungkinkan pengguna untuk melakukan perjalanan lebih efisien dan lebih mudah, sertamemberikan kemudahan dalam beraktifitas dan mengurangi ketergantungan terhadap orang lain. Robot kursi roda menjadi perangkat bantu yang paling popular dalam menjawab permasalahan ini. Penelitian terus dilakukan, dari yang dulunya kursi roda konvensional menjadi kursi roda otomatis, dengan sistim navigasi, kursi roda yang mampu menanjak, kursi roda yang mampu menaiki tangga dan sebagainya.

Tri-Star Wheelchair tergolong planetary wheelchair. Mekanisme ini didasari oleh beberapa roda kecil yang merata dengan bentuk seperti " Y " atau " + " . Roda kecil bisa berputar pada porosnya , dan juga dapat membuat revolusi di sekitar poros tengah.Setiap roda kecil berputar pada porosnya sendiri , ketika kursi roda bergerak di tanah , dan setiap roda kecil berputar mengikuti putaran poros tengah, ketika kursi roda naik atau turun tangga.

Penelitian sering dihadapkan dengan perlunya mempertimbangkan timbal balik antara pengembangan sistem kognitif yang kompleks yang sulit dikontrol, atau mengadopsi sejumlah asumsi yang mengarah pada model yang disederhanakan tidak cukup mewakili system.Pilihan yang melibatkan sistem yang kompleks kurang lazim karena kurangnya metode analisis yang memadai dapat menangani ketidakpastian dan mewakili pengetahuan dalam sistem kontrol praktis. Penelitian terbaru dan aplikasi menggunakan metode komputasi non - analitis seperti logika fuzzy , komputasi evolusioner , dan jaringan saraf telah menunjukkan utilitas dan potensi untuk sistem kontrol cerdas yang kompleks. Secara khusus, logika fuzzy telah terbukti menjadi alat yang nyaman untuk menangani ketidakpastian dunia nyata dan representasi pengetahuan.

Logika fuzzy seperti logika klasik adalah toleran terhadap ketidaktepatan, ketidakpastian, dan kebenaran parsial. Hal ini membuat lebih mudah dalammenerapkan fuzzy logic control untuk model nonlinear dibandingkan teknik pengendalian konvensional lainnya. Dalam konteks pengendalian mobile robot, logika berbasis sistem fuzzy memiliki keuntungan yang memungkinkan sifat intuitif navigasi berbasis sensor dengan mudah dimodelkan menggunakan terminologi linguistik. Beban komputasi sistem inferensi fuzzy relatif ringan.. Akibatnya, sistem kontrol fuzzy reaktif mengizinkan keputusan cerdas yang akan dibuat dalam real time, sehingga memungkinkan gerakan halus dan tidak terputus

(2)

2. Metodologi

Robot jenis kursi roda elektrik ini merupakan bagian dari mobile robot, pada dasarnya memiliki dua roda utama yang masing-masing digerakan oleh penggerak tersendiri (umumnya berupa motor DC magnet permanent dengan gear-pereduksi yang berfungsi untukmemperkuat torsi motor), selain itu robot dengan satu atau dua buah roda castor yang ditempatkan dibagian belakang robot yang berfungsi sebagai penyeimbang.

Gambar 1.Posisi dan orientasi robot mobile dalam sistem koordinat Cartesian. [11]

Gambar1memperlihatkan arsitektur robot dilihat dari bagian atas. Jika kedua roda penggerak tersebut berputar dengan kecepatan yang sama maka robot tersebut akan bergerak dengan arah yang lurus, sedangkan jika kecepatan salah satu roda lebih lambat maka robot akan bergerak membentuk kurva dengan arah lintasan menuju salah satu roda yang bergerak lebih lambat.L adalah jarak antara dua roda.R adalah radius kelengkungan sesaat dari lintasan robot, relatif terhadap sumbu titik tengah. ICC adalah pusat lengkung sesaat. Vr(t) adalah kecepatan liniear roda kananVl(t) adalah kecepatan liniear roda kiri.

Untuk panjang jari-jari nominal roda r, serta kecepatan rotasi roda kanan, dan kiri berturut-turut ωR dan ωL maka kecepatan linear roda kanan dan kiri dapat dicari dengan persamaan berikut:

𝜈𝑅(𝑡) = 𝑟𝜔𝑅(𝑡) (1)

𝜈𝐿(𝑡) = 𝑟𝜔𝐿(𝑡) (2)

Ketika robot melakukan gerak memutar sesaat dengan panjang jari-jari R yang diukur dari pusat rotasi dan titik pusat kedua roda, kecepatan rotasi dapat dihitung sebagai:

𝜔(𝑡) = 𝜈𝑅 𝑅 +𝐿 2 (3) 𝜔(𝑡) = 𝜈𝐿 𝑅 −𝐿 2 (4) 𝜔(𝑡) =𝜈𝑅(𝑡) − 𝜈𝐿(𝑡) 𝐿 (5)

Jari-jari kelengkungan sesaat dari lintasan robot relatif terhadap sumbu titik tengah diberikan sebagai 𝑅 =𝐿(𝜈𝑅(𝑡) + 𝜈𝐿(𝑡))

2(𝜈𝑅(𝑡) − 𝜈𝐿(𝑡)) (6)

Kecepatan linier robot v(t) dapat diketahui berdasarkan kedua kecepatan linear roda.

𝜈(𝑡) =(𝑡) =1

(3)

Persamaan kinematika dapat direpresentasikan sebagai berikut. 𝑥̇(𝑡) = 𝑣(𝑡)𝑐𝑜𝑠(𝑡) 𝑦̇(𝑡) = 𝑣(𝑡)𝑠𝑖𝑛(𝑡) ̇ (𝑡) =(𝑡) (8) Sehingga 𝑥(𝑡) = ∫ 𝑣() 𝑡 0 𝑐𝑜𝑠(())𝑑 𝑦(𝑡) = ∫ 𝑣() 𝑡 0 𝑠𝑖𝑛(())𝑑 (𝑡) = ∫() 𝑡 0 𝑑 (9)

Persamaan 9 juga dapat direpresentasikan dalam bentuk berikut.

[ 𝜈𝑥(𝑡) 𝜈𝑦(𝑡) ̇ (𝑡) ] = [ cos 0 sin 0 0 1 ] [𝜈(𝑡) 𝜔(𝑡)] = [ 𝜈(𝑡) cos 𝜈(𝑡) sin 𝜔(𝑡) ] [𝜈𝑅(𝑡) 𝜈𝐿(𝑡)] (9) = [ 1 2(𝜈𝑅+ 𝜈𝐿) cos 1 2(𝜈𝑅+ 𝜈𝐿) sin (𝜈𝑅− 𝜈𝐿)/𝐿 ] = [ 1 2cos 1 2cos 1 2sin 1 2sin 1 𝐿 − 1 𝐿 ] [𝜈𝜈𝑟 𝑙] (10)

Fuzzy Logic Control (FLC) dirancang untuk mengontrol gerakan mobile robot. FLC dalam penelitian ini memiliki dua input, yakni error dalam posisi dan error dalam sudut robot. Output yang dihasilkan adalah kecepatan sudut masing-masing roda, roda kiri dan roda kanan.Desain FLC ini dirancang dengan bantuan Fuzzy Logic Toolbox pada MATLAB.Toolbox berisi fungsi, antarmuka pengguna grafis dan struktur data yang memungkinkan pengguna untuk dengan cepat merancang, menguji, mensimulasikan dan memodifikasi sistem inferensi fuzzy.

Gambar 2. Kursi Roda Dalam Bidang Cartesian

Gambar 2 terlihat jelas bahwa dua input error dalam sudut orientasi θ and error dalam jarak x. Error pada jarakdan error pada sudut masing-masingmemiliki nilai Negatif, Zero, dan Positif.

3. Hasil dan Pembahasan

1. Variabel Linguistik , Nilai dan Fungsi Keanggotaan

Gambar 3 terlihat bahwa Fuzzy Inference System (FIS) dengan menggunakaan tipe Mamdani.Variabel linguistik adalah error dalam jarak Δex, error dalam sudut Δet, dan perubahan kecepatan sudut dari dua roda Δwr dan Δwl. variabel

(4)

input yaitu Δet dan Δex, sedangkan outputnya adalah Δwr dan Δwl. jadi sistem fuzzy logic pada mobile robot ini

memiliki 2 input dan 2 output.

Gambar 3.Fuzzy Inference System (FIS)

Ketiga variabel linguistik telah ditetapkan tiga nilai linguistik.error Δet dan Δex memiliki nilai linguistik N (negatif),

Z (nol), P (positif).Perubahan kecepatan sudut dari dua roda Δwr dan Δwl memiliki nilai linguistik S (Slow), M

(medium) dan F (Fast).Kemudian.Fungsi keanggotaan yang pada setiap nilai linguistik adalah tipeGaussian .Fungsi keanggotaan dari Δet,Δex, dan Δwr dan Δwl masing-masin ditunjukkan pada gambar 4-7.

Gambar 4.Fungsi Keanggotaan Error pada jarak Δex Gambar 5.Fungsi Keanggotaan Error pada jarak Δet

Gambar 6.Fungsi Keanggotaan pada Δwr Gambar 7. Fungsi Keanggotaan pada Δwl

2. Aturan Fuzzy Logic (Rule)

Aturan dasar untuk Fuzzy Logic Control tercantum dalam Tabel 1 dan 2. Jadi kita melihat bahwa ada 18 jumlah aturan yang dihasilkan dari Rule kecepatan sudut kedua buah roda, roda kiri dan roda kanan.

Tabel 1. Rule Base kecepatan sudut roda kanan wr

ex / et N (Negatif) Z (Zero) P (Positif)

N (Negatif) Slow Slow Slow

Z (Zero) Slow Fast Medium

P (Positif) Slow Medium Fast

Tabel 2. Rule Base kecepatan sudut roda kanan wl

ex / et N (Negatif) Z (Zero) P (Positif)

N (Negatif) Fast Medium Slow

Z (Zero) Medium Fast Slow

(5)

3. Mesin Inferensi

Pada bagian ini diperlihatkan logika rule yang digunakan dalam sistem kendali kursi roda elektrik sebagai mobile robot.

a. Jika Δex negative dan Δet negative, maka Δwr slow dan Δwl fast

b. Jika Δex negative dan Δet zero, maka Δwr slow dan Δwl medium

c. Jika Δex negative dan Δet positif, maka Δwr slow dan Δwlslow

d. Jika Δex zero dan Δet negative, maka Δwr slow dan Δwl medium

e. Jika Δex zero dan Δet zero, maka Δwr fast dan Δwl fast

f. Jika Δex zero dan Δet positif, maka Δwr medium dan Δwl slow

g. Jika Δex positif dan Δet negative, maka Δwr slow dan Δwl slow

h. Jika Δex positif dan Δet zero, maka Δwr medium dan Δwl slow

i. Jika Δex positif dan Δet positif, maka Δwr fastdan Δwl slow

4. Rule Viewer

Dalam bentuk gambar yang mudah dimengerti rule digambarkan dalam bentuk fungsi keanggotaan, seperti yang terlihat dibawah ini.

Gambar 8.Rule Viewer

Rule Viewermenunjukkan bagaimana error yang diberikan dalam jarak dan sudut sesuai dengan output defuzzifikasi. Dalam situasi pada gambar 8, dijelaskan bahwa error dalam jarak (Δex) adalah 1,95 dan error dalam sudut (Δet) adalah

0.145. Output pada roda kanan (wr) adalah 2,26yang berarti kecepatan sudut pada roda kanan cepat (fast), sedangkan Output pada roda kiri (wl) adalah -2,9yang berarti kecepatan sudut pada roda kanan lambat (slow).

Hal ini sejalan dengan aturanMesin Inferensi bahwa jika Δexpositif dan Δex positif, maka Δwrfast dan Δwl slow. Itu

berarti kecepatan sudut roda yang tepat adalah lebih cepat dari kecepatan nominal, sedangkan kecepatan sudut roda kiri adalah lebih lebih dari kecepatan nominal.

Ketika Δet bernilai positif yang berarti kesalahan pada jarak menyebabkan robot menjauh, sedangkan Δet bernilai

positif yang berarti kesalahan dalam sudut orientasi.Sinyal kontrol harus sedemikian rupa sehingga robot sejajar kembali baik jarak maupun sudut orientasinya menjadi nol.

5. Surface

(6)

Gambar 9 dan 10 merupakan tampilan pemetaan antara varabel-variabel input dan variable-varabel output. Gambar 9 adalah grafik hubungan antara error pada jarak dengan kecepatan sudutnya.Sedangkan gambar 10 adalah grafik hubungan antara error pada sudutdengan kecepatan sudutnya. Dari keempat gambar, terlihat bahwakecepatansudut maksimum akan tercapai jika berada pada kondisi normal, dalam hal ini nilai error adalah nol.

Gambar 10a. Grafik Hubungan antara et dan wr; Gambar 10b. Grafik Hubungan antara e

tdan wl

4. Kesimpulan

Pemodelan dari kontroler fuzzy adalah proses berulang-ulang dari trial and error. tidak selalu jelas apa kombinasi terbaik dari input-outputnya , fungsi keanggotaan , dan aturan yang harus dikenakan untuk sistem tertentu . Oleh karena itu , kemungkinan memperoleh logika fuzzy yang optimal sebagai hasil dari trial and error kecil. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi masalah ini, termasuk penentuan fungsi keanggotaan fuzzy.

Dalam penelitian ini,Fuzzy logic controller(FLC) dibangun dengan dua input berupa error dalam jarak dan error dalam sudut. Kecepatan sudut diatur sesuai dengan yang dinginkan dalam mecapai suatu posisi yang diharapkan. Sinyal kontrol (output dari FLC) harus sedemikian rupa sehingga robot sejajar kembali lurus dalam jarak dan sudut menjadi nol.Dengan hasil tersebut, fuzzy logic dapat diterapkan ke sistem tri-star wheelchair.

5. Daftar Pustaka

[1] Fiona Howel, Jan Priebe, “Asistensi Sosial Lanjut Usia di Indonesia: Kajian Empiris Program ASLUT”. Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, 2013.

[2] Yanco H.A.,” Shared User-Computer Control of a Robotic Wheelchair System“.Massachusetts Institute Of Technology.Cambridge, 2000.

[3] Gali, A. dan Zulkifli, “Rancangbangun Kursi Roda Elektrik Dengan Mekanisme Roda Gigi Lurus”. Universitas Hasanuddin. Makassar, 2009.

[4] Hutauruk dan dan Andi Gumonggom, “Perancangan Kursi Roda Untuk Jalan Datar dan Menanjak dengan Sudut Kemiringan Tanjakan 30 Derajat”. Institut Teknologi Sepuluh November . Surabaya, 2010.

[5] Zhang, Lin dan Feihong, Xi, “An Optimization Design for the Stair Climbing Wheelchair”.Blekinge Institute of Technology.Karlskrona, 2012.

[6] Wakhid A.G.A., “Pengembangan Desain Kursi Roda Khususnya Pada Lansia berdasarkan Citra(Image) Produk dengan Metode Kansei Engineering”. Universitas Sebelas Maret. Surakarta, 2011.

[7] Faizin A., Ragam Bentuk, Bahan Dan Variasi Tangga. Niaga Swadaya, 2007.

[8] Katsuhito Ogata, Leksono Edi, Teknik Kontrol Automatik, Jilid 1,Erlangga, Jakarta, 1993.

[9] Kiyokatsu Suga, Sularso, Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin, PT. Pradnya Paramita, Jakarta, 1991. [10] Paisal, “Rancang Bangun Wheeled Mobile Robot (Wmr) Dengan Roda Tri-Star Sebagai Rescue Robot”. Universitas

Hasanuddin. Makassar, 2011.

[11] Mustari, “Rancang Bangun Kursi Roda Elektrik yang Dapat Naik Turun Tanjakan”. Universitas Hasanuddin. Makassar, 2011

[12] Prabowo P.W., Rahmadya T.H., Penerapan Soft Computing dengan Matlab, Rekayasa Sains, Jakarta, 2009. [13] Eduward Tigor, Wahyudi, Iwan Setiawan, “Tuning Parameter Proporsional Integral dengan FL (Fuzzy Logic) untuk

pengaturan Level Air Berbasis Mikrokontroller Atmega 8535”. Universitas Diponegoro., 2009.

[14] Thiang, Resmana, Wahyudi. “Aplikasi Kendali Fuzzy Logic untuk Pengaturan Kecepatan Motor Universal”. Universitas Kristen Petra.

[15] Vansi Mohan Peri. “Fuzzy Logic Controller For An Autonomous Mobile Robot”. Jawaharlal Nehru Technological University. India.

Gambar

Gambar 1.Posisi dan orientasi robot mobile dalam sistem koordinat Cartesian. [11]
Gambar 2.  Kursi Roda Dalam Bidang Cartesian
Gambar 4.Fungsi Keanggotaan Error pada jarak Δe x  Gambar 5.Fungsi Keanggotaan Error pada jarak Δe t
Gambar 9.a. Grafik Hubungan antara e x  dan w r ;   Gambar 9 b. Grafik Hubungan antara e x dan w l

Referensi

Dokumen terkait

Penggunaan metode ekstraksi informasi menggunakan ontologi disebut Ontology-Based Information Extraction (OBIE) bertujuan untuk menyediakan konten semantik untuk web semantik

Menurut Notoatmojo (2010) keterampilan atau tindakan belum dapat terwujud, jika masih ada faktor pendukung yang lain belum tersedia. Praktik atau tindakan dapat

Seseorang dikatakan telah belajar apabila telah mengalami perubahan pola perilaku dari yang sebelumnya tidak mampu menjadi mampu dan sebelumnya tidak tahu menjadi

a) Babak Penyisihan akan diikuti oleh semua peserta berbentuk tim (1 tim 3 orang) yang sudah terdaftar. b) Dalam babak ini peserta akan mendapatkan lembar soal yang terdiri dari

PALANG Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara kini memi- liki alat pengolahan darah, sehingga mempercepat rumah sakit memperoleh darah untuk pasien. Kepala Unit Donor Darah PMI

Pada gerakan fleksi dan ekstensi patella akan bergerak pada tulang femur. Jarak patella dengan tibia saat terjadi gerakan adalah tetap dan yang berubah hanya jarak patella

Sebagai pengganti bahan baku pembuat kertas Beberapa Mahasiswa Fakultas Teknik Pertanian (FTP) UGM berhasil memanfaatkan limbah tongkol jagung sebagai sumber karbon untuk

Dalam konteks desa, mereka adalah Pemerintah desa, BPD dan Kelembagaan adat; (2) Kekuasaan tersebunyi (hidden power), merupakan kekuasaan yang digunakan oleh kelompok