• Tidak ada hasil yang ditemukan

FORMULASI MIKROEMULSI MINYAK DALAM AIR (O/W) YANG STABIL MENGGUNAKAN KOMBINASI TIGA SURFAKTAN NON IONIK DENGAN NILAI HLB RENDAH, TINGGI DAN SEDANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "FORMULASI MIKROEMULSI MINYAK DALAM AIR (O/W) YANG STABIL MENGGUNAKAN KOMBINASI TIGA SURFAKTAN NON IONIK DENGAN NILAI HLB RENDAH, TINGGI DAN SEDANG"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.  Turbiditas mikroemulsi minyak dalam air pada kombinasi surfaktan Tween 80 :Span 80 : Span 40  = 80 %:10 %:10 %  VCO (%b/b) Proporsi VCO: Surfaktan Surfaktan(%b/b) (%b/b)Air Turbiditas (%)
Gambar 2.   Turbiditas mikroemulsi hasil uji stabilitas sentrifugasi 2300 g 15 menit  dengan  rasio surfaktan HLB rendah:sedang 1:1, 2:1 dan  1:2 pada rasio VCO:surfaktan:air   5:17,5:77,5 (A),  6:21:73 (B), 4:18:78 (C) dan 4:20:76 (D)
Tabel 4. Laju peningkatan turbiditas mikroemulsi  dengan ra- ra-sio surfaktan HLB rendah:sedang 1:1, 2:1 dan  1:2  pada rasio minyak:surfaktan:air tertentu  selama  pe-nyimpanan 8 minggu

Referensi

Dokumen terkait

Oksigen singlet yang dihasilkan pada fase air lebih besar dibandingkan pada antar muka misel menye- babkan vitamin C pada model minuman yang tidak ditambahkan mikroemulsi

Konsentrasi optimum tween 80 yang dapat menghasilkan mikroemulsi M/A yang stabil selama penyimpanan secara fisika dan kimia sebesar 32% dan memiliki aktivitas

Konsentrasi optimum tween 80 yang dapat menghasilkan mikroemulsi M/A yang stabil selama penyimpanan secara fisika dan kimia sebesar 32% dan memiliki aktivitas

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik sediaan mikroemulsi w/o dengan perbandingan surfaktan (Span 80 dan Tween80) dan kosurfaktan (isopropanol) 4:1 dalam