42
PERUMUS AN OBYEK PEN ELITIAN
3.1 S truktur Organisasi Perusahaan
President Direc tor
Sekretaris Managing Director
Div. Marketing Div. Public Relations Div. Operati onal Ware House & Distribu tion Div. Distributor Relation Div. Finance & Accounting Pembelian & Pengadaan Div. Tek nologi Informasi Webs ite Sys tem
Div. General Affairs Pembeli an Umum Maintenanc e Div. HRD Traini ng Recruit ment & Admin
Gambar 3.1 Struktur Organisasi Perusahaan
3.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan
PT Health Wealth International didirikan pada tanggal 01 Oktober 2009, dan merupakan salah satu anak perusahaan dari GUNA CIPTA yang telah berdiri lebih dari 60 tahun dan telah menjadi market leader untuk produk rempah-rempah, pasta, pewarna makanan, bahan kue, dengan merk dagang KOEPOE-KOEPOE.
Produk yang dipasarkan mempunyai sertifikat PDA, GMP, ISO, USDA Organic
memberikan kualitas prima dengan harga yang terjangkau.
Gambar 3.2 Gedung Kantor PT. Health Wealth International
3.1.2 Visi dan Misi
3.1.2.1Visi
Visi adalah tujuan yang ingin kita capai. PT Health Wealth International
memiliki visi yaitu dengan menjadi perusahaan M LM Global yang disegani, dengan mencetak para mitra usahanya yang sehat, sukses, berkarakter, serta mempunyai tanggung jawab sosial yang tinggi.
3.1.2.2Misi
M isi adalah bagaimana cara kita mencapai tujuan dari visi tersebut di atas. PT
Health Wealth International mempunyai misi yaitu dengan memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk meningkatkan kesehatan dan meraih kesuksesan melalui usaha mandiri, dan memberikan kesematan kepada setiap mitra usaha untuk bertumbuh dan berkembang melalui pelatihan dan pembinaan yang benar dan konsisten.
3.1.3 Logo PT. Health Wealth International
Gambar 3.3 Logo Perusahaan
3.2 Prosedur Yang Berlaku
Berikut ini merupakan prosedur yang harus dilakukan sebagai Public Relations
pada PT Health Wealth International:
1. M emberi laporan berkala kepada Managing Director.
2. M endesain promo jangka pendek dan jangka panjang.
3. M engunjungi stockist di berbagai daerah untuk menampung masukan- masukan dari daerah setempat.
4. Dari masukan yang dikumpulkan dibuat satu program jangka pendek dan panjang untuk daerah tersebut.
5. M erancang seminar atau workshop dalam rangkaian promo produk.
6. M enyelenggarakan aktifitas ke masyarakat seperti: donor darah, buka puasa bersama, kunjungan ke daerah bencana, pemberian bantuan kepada yayasan Yatim Piatu.
7. Bertanggung jawab untuk peningkatan awareness di masyarakat dan distributor atas perusahaan dan produk.
3.3 Metode Pengumpulan Data
3.3.1 Data Primer
M enurut Bungin (2004: 122), data primer adalah data yang langsung diperoleh dari sumber data pertama di lokasi penelitian atau objek penelitian.
1. Observasi
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, penulis melihat berbagai macam kegiatan – kegiatan yang telah dijalankan untuk meningkatkan kesadaran merek pada produk Chlorofil Mint Powder, seperti seminar – seminar kesehatan mengenai Chlorofil Mint Powder sehingga masyarakat maupun distributor lebih mengetahui manfaat yang didapat setelah mengkonsumsi produk Chlorofil Mint Powder, seminar kesehatan juga dibawakan langsung oleh pakar kesehatan, sehingga lebih dapat meyakinkan publik untuk dapat menerima produk Chlorofil Mint Powder sebagai produk kesehatan yang memiliki kualitas yang sangat baik. Berbagai promosi pun diberikan kepada distributor seperti saat ini terdapat promosi dengan pembelian 2 kotak Chlorofil Mint Powder akan mendapatkan secara gratis 1 kotak Chlorofil Mint Powder. Hal ini dilakukan oleh Public Relations untuk menarik pembelian sehingga semakin banyak yang merasakan manfaat maka semakin banyak komunikasi yang tersebar, semata – mata untuk mempromosikan kembali produk Chlorofil Mint Powder.
Contoh gambar pada saat acara – acara seminar atau product knowledge
mengenai Chlorofil Mint Powder dapat dilihat pada bagian lampiran gambar.
Bagian Public Relations benar – benar bekerja keras agar dapat meningkatkan penjualan serta ingin memberitahukan kepada seluruh masyarakat yang berada di
Indonesia agar mengetahui Chlorofil Mint Powder serta mengetahui manfaat yang dirasakan setelah mengkonsumsi produk kesehatan ini.
Dari hasil penelitian yang didapat, untuk saat ini penjualan Chlorofil Mint Powder sedang melaju dengan pesatnya, karena manfaat Chlorofil Mint Powder juga dapat membantu menurunkan berat badan. Pada saat peneliti mengadakan penelitian, produk Chlorofil Mint Powder didapati sudah habis, tidak ada stock, tetapi PT Health Wealth International dengan cepat menyediakan kembali. Hal ini membuktikan bahwa perlahan masyarakat atau publik sudah dikenalkan dengan manfaat serta kualitas yang didapat dari produk kesehatan Chlorofil Mint Powder ini.
2. Wawancara
M enurut Bungin (2004:126) Wawancara adalah sebuah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka anatara pewawancara dengan responden atau orang yang diwawancarai dengan atau tanpa menggunakan pedoman (guide) wawancara. Inti dari metode wawancara ini bahwa di setiap penggunaan metode ini selalu ada beberapa pewawancara, responseden, materi wawancara dan pedoman wawancara. Dalam wawancara ini, penulis mewawancarai 3 narasumber dari PT Health Wealth International serta wawancara dengan 5 masyarakat, untuk mendapatkan hasil penelitian yang lebih akurat.
3.3.2 Data S ekunder
M enurut Burhan Bungin (2004: 122) data sekunder adalah data yang diperoleh dari sumber kedua dari data yang dibutuhkan. Dalam penelitian ini, data sekunder yang digunakan oleh peneliti adalah studi pustaka, teori, dan literatur.
1. S tudi Pustaka
Berdasarkan pembahasan diatas, mengenai peran Public Relations dalam meningkatkan kesadaran merek pada produk Chlorofil Mint Powder, Public Relations
telah membuat berbagai macam program – program kegiatan yang dilakukan sebagai pengenalan akan produk Chlorofil Mint Powder, selain itu melalui media cetak Public Relations membuat brosur – brosur produk yang dibagikan sehingga masyarakat atau publik dapat mengetahui dengan melihat brosur tersebut, serta undangan untuk acara yang telah disiapkan, dan lain sebagainya.
Beberapa dokumentasi dalam media cetak yang merupakan program dari Public Relations atau marketing dapat dilihat pada bagian lampiran gambar.
3.4 Permasalahan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ditemukan permasalahan pada peran
Public Relations dalam meningkatkan brand awareness pada produk Chlorofil Mint Powder ialah produk Chlorofil yang telah beredar di masyarakat merupakan Chlorofil
dengan bentuk cair, namun perusahaan Health Wealth International mampu membuat inovasi baru dengan bentuk serbuk atau sachet. Oleh karena itu, hal yang menjadi permasalahan ialah masyarakat telah menaruh dipikirannya bahwa Chlorofil itu
berbentuk cair dan diproduksi oleh perusahaan tetangga. Sehingga membuat peran
Public Relations bekerja lebih keras untuk membuat masyarakat menyadari akan merek
Chlorofil Mint Powder merupakan Chlorofil yang bukan berbentuk cair melainkan berbentuk serbuk yang diproduksi oleh perusahaan Health Wealth International.
3.5 Alternatif Pemecahan Masalah
Berdasarkan permasalahan diatas, alternatif pemecahan masalah ialah pada kekuatan peran Public Relations itu sendiri, sehingga mampu menaikkan kesadaran merek akan produk Chlorofil Mint Powder dengan berbagai program – program yang telah direncanakan, serta promosi – promosi yang akan dilakukan. Oleh karena itu, untuk mengetahui kekuatan peran Public Relations pada PT Health Wealth International, peneliti akan meneliti lebih lanjut melalui analisis POAC yang akan dijelaskan pada bab 4.