• Tidak ada hasil yang ditemukan

3 LEPAS HUTAN. tak butuh uang, apalagi akibat hantaman pandemi, kata Yustinus seperti dikutip dari akun (Rabu, 9/6/2021).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "3 LEPAS HUTAN. tak butuh uang, apalagi akibat hantaman pandemi, kata Yustinus seperti dikutip dari akun (Rabu, 9/6/2021)."

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjan- to dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melak- sanakan rapat internal terkait penanganan COVID-19 di wilayah Jawa Timur.

Rapat internat diselengga- ran di Convention Hall Kediri, di mana sebelumnya kedua jenderal bintang empat terse- but meninjau serbuan vaksi- nasi di Kota Bandung, Jawa Barat.

Melalui program Serbuan Vaksinasi itu, TNI-Polri terus bergerak untuk mendukung program pemerintah guna mempercepat pencapaian herd immunity, sehingga da- pat terwujud Indonesia sehat bebas COVID-19.

Marsekal Hadi Tjanjanto menekankan agar masyarakat tetap mematuhi disiplin pro- tokol kesehatan, seperti

menggunakan masker, men- jaga jarak dan sering mencuci tangan.

“Untuk menghindari penye- baran COVID-19 di tengah masyarakat, diharapkan 3T atau Testing, Tracing, dan Treatment, harus dilaksana-

kan secara konsisten agar menghindari kasus-kasus baru, terutama yang berasal

dari luar Kediri,” kata Marsekal Hadi dalam siaran persnya, Kamis (10/6/2021).

4 HeboH PPN Sembako

Sri mulyaNi kikuk, rakyat terPuruk

Wacana itu muncul dalam ben- tuk draf Rancangan Undang-Un- dang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Beleid tersebut tak lagi menyebutkan sembako termasuk dalam objek yang PPN- nya dikecualikan.

Jenis sembako yang bakal dikenakan pajak meliputi beras

dan gabah, jagung, sagu, ke- delai, garam konsumsi, daging, telur, susu, buah-buahan, say- ur-sayuran, ubi-ubian, bumbu- bumbuan, dan gula konsumsi.

Rencana tersebut menda- pat reaksi negatif dari publik.

Pemerintah tak membantah rencana pengenaan pajak pada

sembako untuk menambah pemasukan negara. Tapi, para ekonom dan pembela hak kon- sumen mengecam caranya. Di satu sisi pemerintah mengaku ingin memperbaiki ekonomi, tapi di sisi lain kebijakannya malah mencekik ekonomi rak- yat banyak.

Staf Khusus Menteri Keuang- an Bidang Komunikasi Stra tegis, Yustinus Prastowo, memastikan, pemerintah tak akan membabi buta dalam menerapkan PPN pada sembako. Dia menjamin, rencana itu tak serta merta ditera- pkan di saat pandemi.

“Sembako mau dipajaki?

Pemerintah kalap, butuh duit ya?

Kembali ke awal, tidak ada yang

tak butuh uang, apalagi akibat hantaman pandemi,” kata Yusti- nus seperti dikutip dari akun Twit- ternya @prastow (Rabu, 9/6/2021).

LEPAS HUTAN UNTUK RAKYAT

7

3 8

INFO NASIONAL INFO ekSekutIF INFO SPORt

GELAR MEGA INVESTASI PRABOWO

HATI- HATI KUDA HITAM

Jumat, 11 Juni 2021

Harga Koran EcEran :

Rp.5.000.- Langganan : Rp.55.000,- (Jabodetabek) Luar JabodEtabEK : Rp. 7.500,-

JAKARTA – Perluasan pasal perzinaan dalam Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dinilai merupakan upaya melindungi kaum perempuan.

“Aturan itu merupakan upaya untuk melindungi harkat dan martabat kaum perempuan. Hal ini mengingat yang paling banyak sebagai korban adalah perempuan,” kata pakar hukum pidana Universitas Al-Azhar, Suparji Ahmad, dikutip dari Antara, Rabu (9/6/2021).

Menurut Suparji, meskipun dalam pandangan umum hubungan itu merupakan hal pribadi yang dilakukan suka sama suka, beban berat tetap berada pada pihak perempuan.

Selain itu, perluasan pasal perzinaan dalam RUU KUHP merupakan sebuah upaya yang merumuskan sebuah rancangan undang-undang yang sesuai dengan keindonesiaan dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

IN FO SU A RA RA K YA T

Pasal Perzinaan

lindungi Perempuan

4HOTLI NE RE DAKSI: 021 278 123 97 4 WE BSITE: @i nfoi ndonesia.id 4 FAcE BOOK :@i nfoi ndonesia 4 T WITTE R :@_i nfoi ndonesia 4 IG :@i nfo_i ndonesia.id

JAKARTA - Keuangan negara lagi cekak. Pemerintah mencari segala cara untuk menambah pemasukan. Satu di antara yang sedang dibahas adalah men jadikan bahan kebutuhan pokok alias sembako sebagai obyek pajak pertambahan nilai (PPN).

atasi krisis Pakai Serbuan Vaksinasi

4 Polemik Pasal Penghinaan Presiden

Jadi lebih beradab, atau Semena-mena

4 KE HaL 11 KoL. 1

4 KE HaL 11 KoL. 1 4 KE HaL 11 KoL. 1

JAKARTA - Pemerintah sedang menyusun draf Re- visi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Namun, RKUHP kembali menuai polemik, karena di

dalamnya ada pasal penghi- naan presiden.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum- ham), Yasonna Laoly men- gatakan, pasal penghinaan presiden dan wakil presiden dalam RKUHP bukan mem- batasi kritik, melainkan pen- egas batas masyarakat seba- gai bangsa yang beradab.

“Setiap orang memiliki hak hukum untuk melindungi har- kat dan martabatnya,” kata Menkumham Yasonna mela-

lui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (9/6/2021).

Jika seorang individu dihi- na oleh seseorang, kata dia, yang dihina punya hak secara

hukum untuk harkat dan mar- tabatnya.

“Bukan sebagai pejabat publik. Saya selalu men- gatakan kalau saya dikritik Menkumham tak becus, mis- alnya mengurus lapas atau imigrasi, tidak masalah den- gan saya. Akan tetapi, kalau sekali menyerang harkat dan martabat saya, contoh saya dikatakan anak haram jadah, tidak bisa itu,” ujarnya.

Oleh karena itu, sebagai bangsa yang beradab perlu ada

batasan-batasan yang harus dijaga oleh setiap orang. Pasal penghinaan presiden/wapres yang diatur dalam RKUHP tersebut sama sekali tak berniat membatasi kritik.

”Bukan berarti mengkritik presiden salah. Kritiklah kebi- jakannya dengan sehebat-he- batnya kritik, tidak apa-apa. Bila perlu, kalau tidak puas, mekan- isme konstitusional juga terse- dia,” kata Yasonna.

Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti ber- pandangan, polemik RKUHP, khususnya pasal-pasal peng- hinaan presiden dan wakil presiden, disebabkan oleh masalah serius antara Pres- iden Jokowi dengan pemban-

tu-pembantunya.

Dia menilai, setidaknya terdapat empat pasal san- gat mengkhawatirkan dalam RKUHP, yakni pasal 218 dan 219 tentang Penyerangan Kehormatan atau Harkat dan Martabat Presiden dan Wakil Presiden. Lalu, pasal 353 dan 354 tentang Tindak Pidana terhadap Kekuasaan Umum dan Lembaga Negara.

Empat pasal ini, kata Ray, bernafas pada satu hal, yaitu ancaman pidana bagi sia- papun yang menyebabkan harkat, martabat dan meng- hina presiden, wakil presiden, lembaga negara dan kekua- saan umum.

Menurut dia, terdapat per- soalan serius dan subtantif dalam empat pasal ini. Per- tama, penyerangan terhadap harkat martabat presiden dan wakil presiden. Tak ada penjelasan yang kuat tentang apa yang dimaksud den- gan kehormatan, harkat dan martabat presiden dan wakil presiden.

”Dalam pasal yang ka- bur seperti ini justru akan berpotensi melahirkan kes- ewenang-wenangan,” kata Ray kepada Info Indonesia, Kamis (10/6/2021).

Selain itu, Pasal 218 juga berpotensi tumpang tindih dengan Pasal 353. Lembaga negara dalam pasal ini, tentu saja terdapat di dalamnya adalah lembaga kepreside- nan dan wakil presiden.

4 KE HaL 11 KoL. 4

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) dan Gubernur Jawa Timur Khofifah In- dar Parawansa, meninjau program Serbuan Vaksinasi di Kabupaten Kediri, Kamis (10/6/2021). (Harian Merdeka Post)

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly

(2)

J

udul di atas bukan pertanyaan kepada DPR atau BPK. Ka- rena pertanyaan- pertanyaan publik melalui surat terbuka kepada

“perwakilan rakyat” tersebut tampaknya tidak pernah di- layani. Mungkin pertanyaan harus diajukan secara lang- sung melalui tatap muka, baru bisa ada jawaban.

Judul dengan tanda tanya di atas hanya sebagai keyak- inan penulis saja, bahwa pengelolaan dana haji melalui Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang dibentuk mela- lui undang-un- dang tentang Pengelolaan K e u a n g a n Haji berten- tangan dengan undang-undang tentang Keuan- gan Negara.

S e m o g a para ahli h u -

kum dapat dan mau mengon- firmasi atau membantah pen- dapat di atas.

Tulisan ini saya mulai den- gan mengajukan dua pertan- yaan. Pertama, apakah dana haji yang dikumpulkan dan dikelola oleh BPKH merupa- kan milik swasta atau milik negara? Pertanyaan kedua, apakah BPKH adalah se- buah badan atau organisasi

swasta atau negara (publik)?

Kedua pertanyaan ini san- gat penting sebagai dasar hu- kum pengelolaan keuangan haji yang diperoleh dari calon jamaah haji.

Saya asumsikan, dan dalam hal ini banyak pihak yang setu- ju, bahwa dana haji yang di- himpun dari calon jamaah haji adalah dana swasta. Untuk pertanyaan kedua, saya juga asumsikan bahwa BPKH ada- lah sebuah badan yang meru- pakan bagian dari pemerintah, atau badan pemerintah.

Karena BPKH yang didiri- kan berdasarkan undang-un- dang (UU) No 34 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuan- gan Haji merupakan sebuah

badan hukum publik (pasal 20 ayat 2) yang bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri (pasal 20 ayat 3). Yang dimak- sud dengan Menteri ada- lah Menteri Agama. Artinya, BPKH adalah badan pemer- intah di bawah Kementerian Agama.

Kalau kondisi di atas benar, yaitu dana haji

adalah dana swasta dan BPKH adalah badan pemerintah,

maka pengelolaan dana haji oleh BPKH seharusnya ber- tentangan dengan UU No 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Karena pemerintah, termas- uk pemerintah daerah, lembaga tinggi negara, kementerian, badan, dan lainnya yang ter- masuk unsur pemerintah hanya boleh memungut pendapatan negara yang telah ditetapkan oleh undang-undang (Pasal 8 huruf e), dan yang hanya terdiri dari tiga jenis. Yaitu pendapa- tan pajak, pendapatan bukan pajak dan hibah.

Sedangkan dana haji bu kan merupakan ketiganya. Sehing- ga pemerintah yang diwakilkan oleh BPKH seharusnya tidak boleh memungut, tidak boleh menerima atau bahkan me- nampung dana haji di rekening atas nama badan pemerintah, dan, oleh karena itu, tidak boleh mengelola dana haji yang merupakan dana swasta.

Sehingga penunjukkan BPKH sebagai badan untuk mengelola keuangan haji ber- tentangan dengan UU Keuan- gan Negara.

Yang lebih keliru lagi, per- tanggungjawaban pengelo- laan dana (keuangan) haji harus dilaporkan kepada Pres- iden dan DPR melalui Menteri (Agama) setiap 6 bulan (Pasal 52 ayat 5). Dan harus diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuan-

gan (Pasal 52 ayat 6): BPK.

Keliru karena Presiden, DPR dan BPK seharusnya tidak ada urusan dengan, dan tidak boleh mengurusi dana haji yang merupakan dana (keuan- gan) swasta. Presiden, DPR dan BPK seharusnya hanya boleh mengurusi keuangan negara yang pengelolaan- nya memang harus dipertang- gungjawaban kepada publik.

Karena, merugikan keuangan negara bisa dianggap sebagai tindak pidana korupsi.

Hal ini tidak berlaku bagi pengelolaan keuangan swas- ta. Karena, kerugian keuangan swasta bukan termasuk keru- gian negara.

Misalnya, kalau terjadi keru- gian dalam pengelolaan dana haji, baik disengaja maupun tidak sengaja, tidak menjadi temuan sebagai kerugian ne- gara karena memang dana haji bukan keuangan negara.

Bukankah seperti itu?

Sehingga pengelola keuan- gan dana haji, dalam hal ini BPKH, tidak bisa diminta per- tanggungjawabannya sebagai pejabat publik atas kerugian yang terjadi, sehingga tidak bisa dituntut sebagai tindak pidana korupsi. Bukankah be- gitu?

Oleh karena itu, UU ten- tang Pengelolaan Keuangan Haji seharusnya batal demi hukum.l

K

ementerian Keuangan melalui Direktorat Jen- deral Perbendaharaan (DJPb) khususnya Kantor Pe- layanan Perbendaharaan Ne- gara (KPPN) sejak Triwulan IV tahun 2019 memperkenalkan penggunaan Uang Persedi- aan (UP) melalui Sistem Digital Payment/ Marketplace. Sistem ini meliputi proses bisnis pen- gadaan dan pembayaran den- gan Uang Persediaan pada Bendahara Pengeluaran satuan kerja (satker) pengelola APBN.

Direktorat Jenderal Perben- daharaan melakukan serang- kaian upaya untuk keberhasilan dan kemanfaatan dari inisiatif uji coba tersebut. Baru-baru ini, melalui Surat Keputusan Direk- tur Jenderal Perbendaharaan Nomor Kep-109/PB/2021 tang- gal 27 April 2021, KPPN Makas- sar II meraih peringkat ke-2 dari tiga besar hasil penilaian peng- gunaan Uang Persediaan mela- lui Digital Payment-Marketplace pada KPPN Tipe A1 selama periode Oktorber 2020 sampai dengan Maret 2021.

Pembahasan berikutnya merupakan sharing knowledge untuk memperkaya diskusi dan

alternatif strategi implementasi berdasarkan pengalaman em- piris, khususnya di lingkungan KPPN Makassar II.

Uji coba penggunaan Uang Persediaan melalui DIGIPay dalam pelaksanaan APBN se- jalan dengan upaya pemerintah memasyarakatkan transaksi non tunai. Sebelumnya, melalui Pera- turan Menteri Keuangan Nomor (PMK) 230/PMK.05/2016 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 196/PMK.05/2018 inisi- atif penggunaan transaksi non tunai dalam pelaksanaan APBN diimplementasikan melalui peng- gunaan internet banking, kartu debit dan Kartu Kredit Pemerin- tah (KKP).

Penggunaan sistem DIGIPay, sejalan dengan upaya simplifi- kasi proses bisnis dan efisiensi pelaksanaan anggaran yang in- gin dicapai melalui penggunaan internet banking, kartu debit dan KKP. Secara konsep dan alur proses bisnis, efisiensi dan simplifikasi diharapkan den- gan peningkatan akuntabilitas, efisiensi waktu dan berkuran-

ganya Uang Persediaan Tunai yang digantikan dengan limit penggunaan kartu kredit. DI- GIPay juga diharapkan dapat menjadi solusi dari beberapa isu implementasi dalam inisiatif sebelumnya.

Penggunaan Uang Perse- diaan melalui sistem Digital Payment-Marketplace meliputi aspek pengadaan secara ele- ktronik dan pembayaran secara non-tunai. Akumulasi aspek pengadaan dan pembayaran tersebut, tidak terdapat pada mekanisme pembayaran mela- lui internet banking, kartu debit, maupun KKP. Jika dibanding- kan dengan penggunaan inter- net banking atau kartu kredit, masing-masing lebih merupa- kan instrumen pembayaran dan tidak terkait dengan mekanisme pengadaan sebagaimana yang menjadi kelebihan DIGIPay.

Dalam hal penggunaan KKP, meskipun dapat dilakukan pen- gadaan secara elektronik / dar- ing, pelunasan atas kewajiban yang timbul dari penggunaan KKP tetap harus dilakukan melalui pelunasan tagihan kartu kredit. Untuk pelunasan terse- but, Bendahara Pengeluaran

mengajukan Surat Perintah Membayar Penggantian Uang Persediaan KKP (SPM GUP KKP) ke KPPN. Selain simpli- fikasi proses bisnis, kelebihan dari sistem DIGIPay juga dapat menjadi alternatif dari beberapa kendala implementasi transaksi non-tunai lainnya, khususn- ya terkait penggunaan KKP.

Salah satu isu utama dalam penggunaan KKP adalah ke- tiadaan mesin Electronic Data Capture (EDC) dan potensi biaya-biaya lain yang ditagi- hkan oleh rekanan/ penyedia karena kurangnya pemahaman rekanan/ penyedia. Kedua hal tersebut, relatif tidak menjadi isu permasalahan dalam sistem DIGIPay.

Namun demikian, implemen- tasi DIGIPay juga bukan tanpa tantangan. Penggunaan DIGI- Pay pada saat ini baru dapat di- lakukan untuk pengadaan dan pembayaran kepada rekanan yang memiliki rekening di bank penyedia platform aplikasi DIGI- Pay yang digunakan oleh Satker.

Ekslusivitas platform aplikasi ini juga berdampak pada perbedaan pada teknis penggunaan plat- form DIGIPAy yang disediakan

oleh bank yang berbeda. Meski- pun memiliki keseragaman dalam standar proses bisnis, teknis penggunaan, diantaranya peng- inputan detail jenis barang/ jasa, berpotensi menjadi permasala- han pada penggunaan oleh re- kanan yang relatif baru menggu- nakan DIGIPay.

Penggunaan DIGIPay di ling- kungan mitra KPPN Makassar II dimulai sejak akhir tahun 2019.

Sebelumnya sejak pertengahan tahun 2019, KPPN Makassar II telah mengembangkan inisiatif/

inovasi Bendahara Tanpa Ken- dala (BATALA) berupa kegia- tan sosialisasi dan komunikasi terkait troubleshooting penggu- naan internet banking dan per- masalahan penggunaan KKP.

Pada awal tahun 2020, inisiatif ini dilengkapi dengan pengembangan software ap- likasi berbasis web yang memu- dahkan pendataan kondisi atau kebutuhan khusus terkait peng- gunaan internet banking dan KKP. Beberapa capaian pent- ing dari inovasi ini adalah pen- ingkatan penggunaan instru- men internet banking dan KKP.

Sampai dengan tahun 2020, sekurang-kurangnya 75 persen

satker mitra KPPN Makassar II memiliki akun dan mengguna- kan internet banking.

Di samping itu, penggunaan KKP juga terus meningkat.

Pada tahun 2020 mencapai Rp5,3 miliar dan pada kuartal pertama tahun 2021 telah men- capai Rp2,3 miliar.

Pemahaman atas proses bis- nis dan hasil dari inisiatif sebel- umnya yang terkait erat dengan implementasi DIGIPay, menjadi referensi dalam strategi imple- mentasi DIGIPay di lingkungan KPPN Makassar II.

Beberapa pokok strategi dan langkah yang dilakukan beserta korelasi hasilnya diantaranya sebagai berikut:

Memanfaatkan capaian yang diperoleh dari inisiatif sebelumn- ya, khususnya terkait dengan penggunaan internet banking dan KKP. Strategi ini diwujudkan melalui kerjasama dengan mitra perbankan penyedia platform

DIGIPay untuk melakukan sosial- isasi dan pendampingan pada saat transaksi kepada satker dan rekanan/ penyedia.

Mengenalkan potensi keung- gulan DIGIPay sebagai solusi dari isu permasalahan inisiatif sebelumnya, khususnya terkait kebutuhan mesin EDC dan po- tensi pengenaan biaya-biaya yang tidak seharusnya dalam penggunaan KKP.

Mengenalkan potensi par- tisipasi satker melalui sistem DIGIPay untuk mendukung upa ya terkini dari pemerintah, khususnya dalam menumbuh- kan kegiatan perekonomian pasca pandemi. Beberapa contoh diantaranya dilakukan dengan membantu satker da- lam pemenuhan data untuk rekrutmen rekanan/ penyedia yang potensial. Terutama untuk kebutuhan pengadaan barang dan jasa yang tidak spesifik dengan nilai yang relatif kecil.l

iNFOINDONESIA.ID adalah media massa cetak di bawah payung

PT. DUA SATU PRO

2

Jumat, 11 Juni 2021

tAjUk OPINI

lPeNdiRi Waherman St. Mangkuto, H. Zainuddin ldiReKTuR Usman Rizal lPemimPiN PeRuSAhAAN Kiki Ibrahim lKuASA huKum: M Kamel Fahresy, S.H. lPemimPiN RedAKSi Aldi Gultom lWAKil PemimPiN RedAKSi Rio Taufiq Adam RedAKTuR PelAKSANA Widya Victoria RedAKTuR Aprilia Rahapit, Hesti Dimalia, Rusdiyono, Benni Martha Daya, Yuliani lRePoRTeR Rifky Ilmi, Pras Budi Presetya, Ahmad Yani, Yuni Watiana, Mario Ananta, Khoirur Rozi, Rahmad KR, Iwan Fals, Heni Elsa Wulandari, Dedy Sagita, Nina Iskandar, Jifran, Dian Taresa (Kalimantan Tengah), Zaki (Kalimantan Timur), Basri (Kalimantan Utara), Rizky Ananda (Nusa Tenggara Barat), Abu Bakar Usman (Kepulauan Bangka Belitung) lKePAlA BiRo iNfo SulAWeSi Wulandari D lKePAlA BiRo iNfo BAli-lomBoK Anugrah Dani lKePAlA BiRo iNfo PAPuA Nurmanto W lKePAlA BiRo iNfo BATAm Abu Bakar lKePAlA BiRo iNfo KAlimANTAN Zaki DD lKePAlA BiRo iNfo JAWA Adji Sumarno lKePAlA BiRo iNfo SumATeRA Raden Mohd Solehin lfoTo- gRAfeR M. Iqbal ldeSAiN Video gRAfiS Al Amin lKeuANgAN dAN AdmiNiSTRASi Niken lSeKReTARiS RedAKSi Niken ldiViSi PeNgemBANgAN iT Oemar ldiSTRi- BuSi Abdul Muhctar lBANK AccouNT A/N PT. DUA SATU PRO BCA : No Rek : 553-068-2121 KCP Otista Jakarta Timur lAlAmAT Jalan MPR III No. 5B, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan (12430) lTelP 021-27812397 lfAx 021-79196786 lhARgA iKlAN fc : Rp 45.000/mm lBW Rp 40.000/mm lTWiTTeR @_infoindonesia lfAceBooK infoindonesia.id liNSTAgRAm@info_indonesia.id lemAil [email protected], [email protected] lPeRceTAKAN PT Aliansi Temprina Nyata Grafika

Punya Pemikiran menarik yang Bisa diterbitkan di Koran info indonesia Kirim materi Tulisan Kamu

ke [email protected]

Tulisan dibuat dalam bentuk microsoft, minimal 600 kata berserta profil diri

PeNgelolaaN DaNa HaJi melaNggar uu

keuaNgaN Negara?

P

ew Research Centre yang bermarkas besar di Washington DC, Amerika Serikat sempat menyeleng- garakan riset mengenai keterkaitan agama dengan kemakmuran di beberapa negara di Bumi.

Kemakmuran

Dari riset tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada lima negara dengan warga yang menganggap agama sebagai yang terpenting dalam kehidupan bernegara dan berbangsa, yaitu Ethiopia (98 persen), Pakistan (94 persen), Indonesia (93 persen), Honduras (90 persen) dan Nigeria (88 persen).

Ditarik kesimpulan bahwa lima negara tersebut adalah negara-negara yang gagal menghadirkan kemakmuran dan keadilan bagi warganya. Ketimpangan sosial antara yang kaya dan yang miskin begitu tinggi. Konflik bersenjata, mulai dari teror bom sampai perang saudara, pun belum juga berakhir.

Kita lihat sisi lainnya. Ada lima negara yang tidak melihat agama sebagai sesuatu yang penting. Mereka adalah China (3 persen), Swedia (10 persen), Jepang (10 persen), Inggris (10 persen) dan Jerman (10 persen).

Mereka berlima adalah negara-negara terkemuka dalam memberikan kemakmuran bagi warganya. Meski China bisa dipertanyakan dalam hal hak asasi manusia mengungkap pendapat.

Tidak Akurat

Pada hakikatnya hasil riset Pew Research Centre terhadap keterkaitan agama dengan kemakmuran sebuah negara layak diragukan. Sebab tidak terlalu akurat sesuai kenyaataan.

Tidak akurat tampak pada fakta bahwa, tiga negara yang sangat mengutamakan agama seperti Brunei Darrusalam, Saudi Arabia dan terutama Vatikan tidak termasuk ke dalam daftar negara yang diteliti oleh Pew Research Centre.

Ada kesan bahwa tiga negara makmur tersebut sengaja diabaikan agar tidak dapat didayagunakan sebagai materi pembanding. Sementara Brunei Darussalam, Saudi Arabia apalagi Vatikan secara de facto tak terbantahkan justru termasuk ke dalam daftar negara paling makmur di planet Bumi pada masa kini.

generalisasi

Tampaknya keterkaitan antara agama dengan kemak- muran sebuah negara kurang layak digeneralisir apalagi dengan paksaan aksioma aritmatikal 1+1=2. Pada kenyataan kehidupan non-aritmatikal 1+1 bisa 2 tetapi juga bisa 3 atau 1 bahkan nihil.

Pada lima negara yang digunakan Pew Research Centre sebagai contoh buruk kemakmuran terdapat tiga negara dengan mayoritas populasi umat Islam.

Sementara menurut Pusat Data Bisnis, Indonesia adalah negara dengan populasi umat Islam terbesar di dunia, yang sebagian besar kemakmurannya dimiliki warga bukan be- ragama Islam. Berarti tidak ada keterkaitan langsung antara agama dengan kemakmuran. Kecuali dikait-kaitkan.l

Kemakmuran Terkait Agama

oleh: JAyA SuPRANA Budayawan

”Tampaknya keterkaitan antara agama dengan ke- makmuran sebuah negara kurang layak digeneralisir apalagi dengan paksaan aksioma aritmatikal 1+1=2”

Budayawan Jaya Suprana

Potensi dan tantangan DigiPay market Place Dalam Pengelolaan uang Persediaan

oleh: Adi SeTiAWAN Kepala KPPN Makassar II

OLEH: ANTHONY BUDIAWAN Managing Director Political Economy and Policy Studies

(PEPS)

(3)

selama menjabat Presiden RI.

Di massa kepemimpinan- nya, anggaran pendidikan sebesar 20 persen diperjuang- kan, sebagaimana amanat UU 20/2003 tentang Sisdiknas.

Meskipun sampai saat ini be- lum bisa direalisasikan dalam APBN maupun APBD.

Namun, Fahmi mengemuka- kan sejumlah catatan agar pen- gukuhan gelar kehormatan terse- but tidak menciderai nilai-nilai akademik, yaitu Unhan harus ter- lebih dulu menetapkan Megawati sebagai dosen tidak tetap.

Ketentuan itu diatur dalam pasal 1 Permen tersebut yang menyebut seseorang yang me- miliki keahlian dengan prestasi luar biasa dapat diangkat se- bagai dosen tidak tetap dalam jabatan akademik tertentu pada perguruan tinggi.

Kemudian, ayat 2 menyebut, pengangkatan seseorang se- bagai dosen tidak tetap seba- gaimana dimaksud pada ayat 1 ditetapkan oleh perguruan tinggi masing-masing setelah mendapat persetujuan Senat.

“Sebelum diangkat sebagai profesor, maka harus didahu- lui dengan pengangkatannya sebagai dosen tidak tetap ter- lebih dahulu. Soalnya, jabatan akademik profesor hanya bisa diberikan kepada dosen atau peneliti. Selanjutnya ditetap- kan oleh menteri dengan per- timbangan Dirjen Dikti,” jelas Fahmi.

Fahmi mengajak masyarakat Indonesia untuk memandang pengukuhan Megawati sebagai profesor tersebut sebagai bagi- an dari semangat membangun dunia akademik nasional, dan mengesampingkan anggapan pengukuhan tersebut dengan politik praktis. l

3

Jumat, 11 Juni 2021

NASIONAL INFO

“Transparansinya, selalu kami upload di mailing list KPK, sehingga semua pihak di KPK mengetahui draf Perkom tersebut”

Wakil Ketua KPK Nurul ghufron

JAKARTA – Keputusan memberi gelar Profesor Kehormatan oleh universitas Pertahanan (unhan) kepada Presiden Kelima Ri, megawati Soekarnoputri, di- warnai isu politik.

“Sudah saatnya aspek politis dipisahkan secara te- gas dengan aspek akademis dalam pemberian profesor dan Mendikbud tidak lagi terlibat dalam pemberian jabatan pro- fesor,” ucapnya.

Menurutnya, menteri adalah jabatan politis yang tidak selay- aknya terlibat dalam pemberian jabatan akademis.

Menurut Jamiluddin, pem- berian jabatan profesor harus menjadi kewenangan penuh setiap perguruan tinggi.

“Bahkan di Jerman, pembe- rian jabatan profesor menjadi kewenangan fakultas. Dengan begitu, kemurnian akademis a k a n lebih kental dalan pen-e t a - p a n p r o f e s o r , ”

tegasnya.

D a l a m beberapa waktu ter- akhir, isu terkait duet

G e r -

indra dan PDI Perjuangan menuju pemilihan presiden (Pilpres) 2024 tengah kencang menjadi perbincangan publik.

Kedua ketua umum, Pabowo dan Megawati, bahkan diisu- kan bakal kembali menjadi pa- sangan calon seperti yang ter- jadi pada Pilpres 2009. Selain itu, ada wacana menduetkan Prabowo dengan sang putri mahkota PDIP yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani, putri Megawati.

Selain ketiga nama tersebut, kedekatan Gerindra dan PDIP juga memunculkan spekulasi pasangan Sandiaga Uno dan Ganjar Pranowo sebagai alter- natif capres dan cawapres dari kedua partai.

Mengutip keterangan Unhan, sidang senat terbuka dalam rangka pengukuhan gelar Pro- fesor Kehormatan Ilmu Perta- hanan Bidang Kepemimpinan Strategik pada Fakultas Strategi Pertahanan akan digelar hari ini.

Rektor Unhan, Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian, mengatakan, sidang senat aka- demik Unhan telah menerima hasil penilaian Dewan Guru

Besar atas karya ilmiah Mega sebagai syarat penguku-

han Profesor Kehormatan Ilmu Pertahanan bidang

Kepemimpinan Strate- gik pada Fakultas

Strategi Pertahanan.

Pemberian gelar itu tidak terlepas dari kepemimpinan Mega dalam meng- hadapi krisis di era pemerintahannya.

“Unhan mencatat keberhasilan Ibu

Megawati saat di pemerintahan dalam men-

untaskan konflik sosial seperti penyelesaian konflik Ambon, penyelesaian konflik Poso, pe- mulihan pariwisata pasca-bom Bali, dan penanganan per- masalahan TKI di Malaysia,”

kata dia.

Sedangkan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Elfahmi Lubis, me- nilai pengukuhan gelar Pro- fesor Kehormatan kepada Megawati sama sekali tidak melanggar aturan.

Menurut Fahmi, mengacu Perturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 40 Ta- hun 2012 tentang Pengangka- tan Profesor/Guru Besar, dibe- narkan bagi perguruan tinggi untuk memberikan gelar aka- demik profesor kepada sese- orang yang dianggap memiliki keahlian dan prestasi luar biasa dalam pengembangan IPTEK, kemasyarakatan, keagamaan, kebudayaan dan seni.

Ketentuan pasal 2 dalam Permen tersebut menyebut menteri dapat menetapkan se- seorang yang memiliki keahlian dengan prestasi luar biasa un- tuk diangkat sebagai profesor/

guru besar tidak tetap pada perguruan tinggi berdasarkan pertimbangan Direktur Jender- al Pendidikan Tinggi.

“Jika Merujuk pada ketentu- an ini, maka dibenarkan pergu- ruan tinggi untuk mengangkat seseorang yang telah memiliki keahlian dan prestasi luar biasa dalam jabatan akademik tert- entu, misalnya dalam jabatan akademik profesor,” ucap Fahmi di Bengkulu, kemarin.

Alumni Lemhanas tahun 2018 itu turut menilai Mega tel- ah banyak berkontribusi dalam pengembangan dan kemajuan pendidikan Tanah Air, terutama Pengukuhan Ketua Umum

PDI Perjuangan itu sebagai profesor kehormatan ilmu per- tahanan bidang kepemimpinan strategik akan digelar pada si- dang senat terbuka pada hari ini.Rektor Unhan, Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian, mengatakan, sidang senat aka- demik Unhan telah menerima hasil penilaian Dewan Guru Be- sar Unhan atas seluruh karya ilmiah Megawati Soekarnoputri.

Gelar profesor kehormatan ini akan melengkapi gelar lain- nya yang lebih dulu diperoleh putri Bung Karno itu. Tercatat bahwa Megawati telah men- erima sembilan gelar doktor kehormatan atau honoris causa dari berbagai universitas, baik dalam dan luar negeri.

Tidak cuma Megawati, se- jumlah politikus di negeri ini juga pernah mendapatkan gelar sejenis di waktu-waktu sebelumnya. Fenomena ini di- tanggapi dingin oleh kalangan akademisi. Pemberian gelar doktor kehormatan dan jabatan profesor kepada para politisi di Indonesia disebut serampan- gan. Termasuk kepada Mega.

Pengamat politik dari Univer- sitas Paramadina, Hendri Sa- trio, memperkirakan ada motif politik di balik pemberian gelar kepada Mega. Apalagi, Uni- versitas Pertahanan di bawah pengelolaan Kementerian Per- tahanan. Sementara, posisi Menteri Pertahanan sekarang

Investasi Prabowo bertujuan mempermudah dirinya meleng- gang ke kontes Pilpres. Tentu saja menimbulkan pertanyaan di kalangan akademisi.

“Ini yang membuat tidak keadilan di dunia akademisi,”

ujar dia.

Aroma politik dalam pembe- rian gelar itu juga dicium oleh pengamat politik, Jamilud- din Ritonga. Pasalnya, untuk memperoleh gelar tersebut bu- tuh proses panjang dan berliku.

Megawati diduga kuat tidak melalui jalan tersebut.

“Kesan politis begitu kental dari pemberian jabatan profe- sor. Jabatan akademik tertinggi di perguruan tinggi itu memer- lukan proses panjang dan berliku,” kata

J a m i l u d - din, Kamis (10/6/2021).

Dosen Universitas Esa Unggul itu mem- inta Menteri Pendidi- kan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nad- iem Makarim, men- ertibkan pem- b e r i a n jabatan profe- sor.

dipegang Prabowo Subianto.

Ketua Umum Partai Gerindra ini memang sedang mesra- mesranya dengan Mega dan partai banteng.

“Sinyal-sinyal politik ada.

Misalnya, Prabowo berdiri di belakang Mega saat peresmi- an patung Bung Karno naik kuda. Itu gambarkan sinyal,”

kata Hendri, Rabu (9/6/2021).

Menurutnya, sinyal itu me- nandakan Prabowo tengah mempersilakan Mega untuk memimpin perpolitikan nasion- al sekaligus membuka kans kolaborasi di Pemilihan Pres- iden (Pilpres) 2024.

Kemungkinan lainnya, lanjut Hendri, Prabowo akan maju ke gelanggang Pilpres bersama calon yang diusung oleh PDIP.

“Mungkin Puan Maharani,”

sebut Hendri.

Ia menilai, pemberian gelar kepada Mega akan menim- bulkan banyak risiko. Prabowo dibayang-bayangi tuduhan di- plomasi politik dari masyarakat.

“Kemarin diplomasi patung Bung Karno, sekarang diplo- masi guru besar,” kata Hendri.

Pengamat politik dari Univer- sitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komaruddin, menduga Prabowo tengah berinvestasi kebaikan kepada Mega.

“Di politik itu tidak ada makan siang yang gratis. Semua itu ada kalkulasi dan hitung-hitun- gannya agar Prabowo punya jasa terhadap Megawati,” kata dia.

gelar uNtuk mega, iNVeStaSi bagi Prabowo

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri

JAKARTA – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, sudah lama dijagokan sebagai kepa- la daerah “rasa” calon pres- iden, atau minimal calon wakil presiden.

Pakar politik dan pemer- intahan dari Universitas Par- ahyangan (Unpar) Bandung, Asep Warlan Yusuf, menyebut peluang Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, maju di Pilpres 2024 terbuka lebar. Namun, peluang itu masih harus dito- pang oleh sejumlah syarat.

Kang Emil telah mengan- tongi modal sosial, di mana popularitasnya sudah cukup baik di mata masyarakat. Be- lum lagi sejumlah survei yang menyebut tingkat keterpilihan atau elektabilitasnya cukup baik untuk bersaing dalam bursa Capres atau Cawapres.

Menurut Asep, modal-modal dasar tersebut harus segera ditindaklanjuti mantan Wali Kota Bandung itu.

Dia mesti meyakinkan partai politik, juga investor politik untuk menda- patkan modal finansial. Agar

parpol mau mengusung- nya, sekaligus men dapatkan dukungan finansial, setidakn- ya ter dapat tiga hal yang harus dilaku- kan.

Pertama, Rid- wan Kamil harus memastikan dirinya me- miliki basis komunikasi politik yang bagus dan bisa berkomunikasi dengan baik ke ban-

yak parpol.

“Jangan sampai dia terke- san diklaim atau diaku oleh satu partai. Saya pikir akan berat,” ujarnya.

Untuk meyakinkan parpol, Ridwan Kamil juga harus memiliki dasar kemampuan, integritas, jaringan luas, ter- masuk di dalamnya modal so- sial yang sudah dikantonginya di samping modal finansial.

Hal kedua yang harus dilakukan Ridwan Kamil, yakni mengajak tokoh-tokoh masyarakat Jabar yang memi- liki pengaruh kuat hingga ting- katan akar

r u m p u t , baik yang b e r a d a tingkat pu- s a t

maupun daerah, untuk ber- sama-sama membesarkan namanya.

“Tokoh-tokoh ini bisa men- jadi amplifier, bisa membesar- kan dia. Nah, Pak Emil mam- pu nggak mendayagunakan tokoh-tokoh ini, entah yang di pusat, di Jabar, atau yang sudah pensiun tapi dia punya pengaruh ke grass root. Nah, Pak Emil jangan cuek dengan mereka, harus diajak ngobrol, diskusi, bagaimana Jabar un- tuk kepemimpinan nasional, pokoknya buat tema-tema yang kira-kira bisa didukung tokoh-tokoh Jabar,” kata Asep.

Terakhir, Ridwan Kamil harus mentransformasi dirinya sendiri menjadi tokoh nasion- al. Menurut Asep, sejauh ini ketokohan Kang Emil sebatas

to koh Jabar. Karenanya, dia harus memunculkan gaga-

san cemerlang yang tidak pernah terpikirkan sia-

papun agar namanya dikenal di tingkat na- sional.

“Nah, Pak Emil harus jadi tokoh nasional

lewat prestasi. So- lusi dan gagasannya harus bunyi. Jadi jangan istilahnya jago kandang, han- ya di Jabar,” imbuhnya.

Untuk menghasilkan gaga- san yang cemerlang, suami

Atalia Praratya ini dapat mendayagunakan akade-

misi dari kampus-kampus terkemuka di Jabar, sep- erti Universitas Padjadja- ran (Unpad) dan Institut Teknologi Ban dung (ITB).

Dengan stra tegi tersebut,

posisi Ridwan Kamil sangat berpotensi menjadi tokoh na- sional.

Namun, Asep mengingat- kan agar jangan asal me nyam- paikan gagasan. Bahkan, harus selektif dalam me nyam paikan gagasan, termasuk pendapat pribadinya, agar tidak menjadi bumerang baginya.

“Pak Emil cukup memberi- kan gagasan-gagasan yang paling dirasakan masyarakat.

Pokoknya dia harus memikir- kan masalah yang mendera masyarakat yang relatif dira- sakan merata, misalnya so- lusi terkait dampak COVID-19 bagi usaha kecil dan lainnya,”

tuturnya.

Jika ketiga hal tersebut da- pat dilakukan, modal politik dan modal finansial dengan sendirinya akan hadir dan pe- luang Ridwan Kamil maju ke ajang Pilpres 2024 pun bakal semakin besar.

“Hal itu dapat dilakukan den- gan asumsi Pak Emil ingin maju di RI 1 atau RI 2,” ucap Asep.

Terkait kendaraan politik, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai hanya Partai Nasdem yang berpeluang menjadi tempat berlabuh Kang Emil.

Apalagi, dari sisi historis, par- pol besutan Surya Paloh itulah yang pertama mengusung Emil di Pilgub Jabar.

“Kalau melihat korespondensi historisnya, RK dispekulasikan bakal berlabuh ke Nasdem.

Karena waktu maju di (Pilgub) Jabar, Nasdem partai pertama yang mengusung RK,” ujar Adi, Kamis (10/6/2021). l

ridwan kamil masih kurang Syarat Nyapres

JAKARTA – Ombudsman Re- publik Indonesia (ORI) menindak- lanjuti pengaduan perwakilan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan mal- administrasi terkait tes wawasan kebangsaan (TWK).

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghu- fron, juga sudah memenuhi panggilan ORI dengan didamp- ingi Sekretaris Jenderal KPK, Cahya Hardianto Harefa dan tim Biro Hukum KPK.

Anggota Ombudsman, Robert Na Endi Jaweng, menjelaskan bahwa pihaknya akan melihat apakah ada dugaan malaad- ministrasi dalam peralihan status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).

“Beberapa hari sebelumnya kami telah mendalami dan mem- inta klarifikasi berbagai pihak un- tuk melihat pada tiga tingkatan,”

kata Robert di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Tiga tingkatan yang dimaksud, yakni pertama mengenai dasar hukum. Hal ini merujuk kepada penyusunan Peraturan KPK No- mor 1 Tahun 2001. Setelah meli- hat apakah ada malaadministrasi di bagian dasar hukum, Ombudsman mel- akukan hal yang sama pada pelaksanaan regulasi yang m e n -

yang- k u t

peralihan tersebut.

Pada tingkatan ini, Ombuds- man akan melihat perihal sosial- isasi apakah sudah disampaikan atau tidak kepada pihak terkait, termasuk mengenai implemen- tasi. “Dalam hal ini, sejauh mana keterlibatan lembaga-lembaga lain dalam peralihan ini,” katanya.

Ketiga, yang menjadi perhatian Ombudsman adalah konsek- uensi atau peruntukan hasil dari peralihan status pegawai KPK menjadi ASN. “Pada hari ini kami sudah tahu ada yang memenuhi syarat dan ada yang tidak me- menuhi syarat,” ujarnya.

Secara umum, Ombudsman telah meminta klarifikasi ke ber- bagai pihak sejak dua minggu yang lalu. Pertama, ditujukan ke- pada Kementerian Pendaya- gunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan- RB). Alasannya, Kemenpan-RB merupakan lembaga yang bertu- gas sebagai regulator menyusun kebijakan terkait dengan manaje- men kepegawaian. Oleh karena itu, perlu penjelasan dari kemen- terian tersebut.

“Itu sudah kami peroleh meski- pun kami tetap berharap dan

tetap mengundang Menpan-RB sendiri atau paling tidak deputi,”

katanya.

Hal itu mengingat pada undangan pertama Kemenpan-RB hanya mengutus sekretaris dep-

uti. Meskipun bisa men-

jelaskan secara teknis, utusan Kemenpan-RB tersebut tidak bisa menjelaskan hal itu.

Terakhir, lanjut dia, perlu diingat bahwa Ombudsman tidak boleh mendahului proses atau hasil mengenai polemik TWK di lem- baga antirasuah tersebut.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghu- fron, menyebut proses penyusu- nan Peraturan KPK (Perkom) No- mor 1 Tahun 2021 telah dilakukan secara transparan. Perkom terse- but menjadi dasar pelaksanaan TWK dalam proses alih status pegawai KPK menjadi ASN.

“Semua proses mulai dari pembuatan kebijakan sampai pelaksanaan itu kami lakukan dengan memperhatikan asas- asas umum pemerintahan yang baik, apa indikatornya? Pada saat pembuatan Perkom transparan,”

ujar Ghufron.

Menurut Ghufron, seluruh pegawai KPK mengetahui draf Perkom ketika proses penyusu- nan. Draf tersebut diunggah mel- alui mailing list KPK. Selain itu, KPK juga melibatkan pakar dan perwakilan lembaga negara lain dalam menyusun Perkom.

“Transparansinya, selalu kami upload di mailing list KPK, sehing- ga semua pihak di KPK mengeta- hui draf Perkom tersebut,” kata Ghufron.

Ghufron menegaskan bahwa pimpinan KPK memiliki kedudu- kan hukum dalam menyusun Perkom mengenai pelaksanaan TWK. Ia mengacu pada Pasal 6 PP Nomor 41 Tahun 2020 ten- tang Pengalihan Pegawai Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Menjadi Pegawai Apara- tur Sipil Negara. Pasal tersebut mengatur, tata cara pengalihan pegawai KPK menjadi ASN dia- tur lebih lanjut dengan Peraturan KPK. l

ombudsman Cari bukti Dulu

4 Pengaduan Dugaan Maladministrasi TWK KPK

Anggota Ombudsman, Robert Na Endi Jaweng

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

(4)

INFO OTONOMI

4 “Jangan takut divaksin

karena ini tidak menimbulkan efek samping. Dan walaupun sudah divaksin, protokol kesehatan tetap dijaga”

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie

Jumat, 11 Juni 2021

RUANG TERBUKA

UNTUK BERKARYA SENI

MAGELANG - Wali Kota Magelang, Muchamad Nur Aziz, membolehkan para seniman memanfaatkan ruang terbuka untuk mengekspresikan karya karena aktivitas mereka menjadi kekuatan penting dalam menghidupkan suasana kota.

“MAGELANG harus menjadi kota seni budaya, di mana tidak hanya bangunan-bangunan mati tetapi seni-seni juga harus hidup,” katanya di Magelang, Kamis (10/6/2021).

Aziz mengemukakan hal itu ketika menyaksikan seniman Ma- gelang, I Made Arya Dwita De- dok, melukis secara on the spot di Tugu Aniem (1924) titik kilom- eter nol Kota Magelang, Jawa Tengah. Dedok yang berasal dari Bali tinggal dan berkarya seni di Magelang sejak tahun 2009.

Menurut Aziz, kemungkinan luas para seniman dapat menu- angkan karya seni di berbagai

ruang terbuka lainnya, termasuk Kawasan Pecinan Kota Magel- ang di Jalan Pemuda.

“Sangat mungkin (melukis massal) selama memakai pro- tokol kesehatan. Kita siapkan anak-anak dan masyarakat menikmati apa yang bisa ditu- angkan dalam bentuk lukisan,”

jelasnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebu- dayaan Kota Magelang, Sugeng Priyadi, menambahkan bahwa berkarya seni bisa dilakukan para seniman di berbagai ruang publik.

“Kita jangan batasi ruang atau tempat. Pada prinsipnya berkar-

ya, berseni bisa di mana-mana, kalau perlu di ruang-ruang publik, yang penting koordinasi dengan aparat. Sesungguhnya ruang terbuka itu milik rakyat, milik siapapun,” katanya.

Lanjut Sugeng, seniman harus terus berkarya tanpa dibatasi dengan kekhawatiran tempat dan lainnya. Tetapi juga ada koordi- nasi dengan pihak terkait agar lancar, nyaman dan aman.

Ia juga mengemukakan pent- ingnya berbagai inisiatif para seniman untuk mengekspresi- kan karya. Aktivitas mereka se- lain sebagai ekspresi seni juga dapat menjadi tontonan dan in- spirasi masyarakat umum.

Adapun, lukisan abstrak-ek- spresionis yang dibuat Dedok se- cara on the spot di pusat Kota Ma- gelang itu dengan media kanvas 2 x 1,45 meter berjudul Magelang in Love. Lukisan berupa Gapura Bhinneka Tunggal Ika, Kelenteng Liong Hok Bio dan Masjid Agung Kauman tersebut memiliki pesan

Pertama Terapkan SP2D Daring

Targetkan 2.500 Dosis Vaksin Tiap Hari

TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten, bersama Alam Sutera membuka sen- tra vaksinasi COVID-19 di Sport Center Alam Sutera, Pondok Jagung Timur, Ser- pong Utara.

Wali Kota Tangerang Se- latan, Benyamin Davnie, menjelaskan, pada sentra vaksinasi bersama Alam Sutera disiapkan 2.500 dosis vaksin jenis Sinovac yang ditujukan untuk klaster Serpong Utara.

“Sehari target 2.500

dosis jenis Sinovac. Ini untuk klaster Serpong Utara dan Alam Sutera yang memberikan fasilitas tempat yang memiliki sa- rana prasarana yang men- dukung untuk 50 tahun ke atas,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Bang Ben itu mengatakan, sebanyak 2.500 dosis vak- sin tersebut akan dilaksan- akan dalam waktu sehari dengan teknis yang sudah disusun sedemikian rupa.

“Pada waktu di lapan- gan ini semua sudah diatur

jamnya dan sebagainya.

Sekarang yang ikut vak- sinasi 2.500 orang, suntik keduanya nanti tanggal 28 Juli 2021,” katanya.

Ia pun mengimbau masyarakat tidak perlu kha- watir untuk disuntik vaksin.

Karena, menurutnya, vaksin tidak akan menimbulkan efek samping.

“Jangan takut divaksin ka- rena ini tidak menimbulkan efek samping. Dan walaupun sudah divaksin, protokol kes- ehatan tetap dijaga,” pesan Bang Ben. l

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, meninjau pelaksanaan vaksinasi di sentra vaksinasi COVID-19 di Sport Center Alam Sutera, Kamis (10/6/2021). (Antara)

PANGKALAN BUN - Bu- pati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, menyatakan, daerahnya merupakan yang pertama menerapkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dengan sis- tem daring di Provinsi Ka- limantan Tengah.

Ia menjelaskan, penera- pan SP2D secara daring itu merupakan tindak lanjut dari misi Gerakan Membangun Kotawaringin Barat Menuju Kejayaan Dengan Kerja Ny- ata Dan Ikhlas.

“Kami berhasil membuat terobosan yang menerapkan SP2D secara daring dan kem- bali memperoleh serta mem- pertahankan prestasi Opini Wajar Tanpa Pengecual- ian (WTP) dari BPK RI,” kata Nurhidayah di P a n g k a l a n Bun, Kamis (10/6/2021).

Pemkab Kotawar- i n g i n B a r a t p a d a

8 Juni 2021 telah meluncur- kan penerapan SP2D dar- ing dengan nama Simanis Kobar atau Sistem Infor- masi Manajemen Integrasi SP2D Kabupaten Kotawar- ingin Barat.

Peluncuran itu langsung dipimpin Nurhidayah dan

turut dihadiri kepala BPKP Kalteng, asisten pereko- nomian dan pembangunan setda serta seluruh kepala Satuan Organisasi Per- angkat Daerah (SOPD) di lingkungan Pemkab Kota- waringin Barat, kepala KPP Pratama Pangkalan Bun, kepala direktur operasional Bank Kalteng, kepala Bank Kalteng Cabang Pangkalan Bun dan lainnya.

Nurhidayah pun meny- ampaikan apresiasi ke- pada seluruh jajaran yang telah membantu dalam proses penerapan Sima- nis Kobar.

“Diterapkannya SP2D dar- ing ini proses pencairan

bisa lebih cepat. Di mana, sistem itu akan meman-

gkas waktu dari mulai

proses hing- ga pen- c a i r a n

SP2D,”

jelasn- ya.

Nurhidayah berharap, deng an diterapkan SP2D daring, seluruh SOPD di lingkungan Pemkab Kota- waringin Barat bisa semakin memacu kinerja, agar men- jadi lebih baik lagi kedepan, serta bisa kembali meraih opini WTP lagi, dengan has- il yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

Selain meluncurkan se- cara resmi SP2D daring, Nurhidayah juga menye- rahkan penghargaan ke - pada kepala SOPD. Pe- ng hargaan itu sebagai ben tuk apresiasi atas du- kungan dan kerjasama hingga Pemkab Kotawar- ingin Barat dapat meraih dan mempertahankan opini WTP ke-7 secara berturut- turut dari BPK RI.

“Laporan Keuangan Pe- merintah Daerah (LKPD) Ka bupaten Kotawaringin Ba rat untuk tahun angga- ran 2020 kembali meraih opini WTP dari BPK RI.

Terima kasih atas dukun- gan semua pihak,” demiki- an Nurhidayah. l

Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah

antara lain tentang keberagaman hidup bermasyarakat.

Dedok yang melukis dengan mengenakan pakaian adat Bali warna putih mengemukakan, karyanya sebagai respons atas kondisi lingkungan dan suasana kehidupan sosial era serba mod- ern, cepat dan tak terduga seperti sekarang ini. Banjirnya informasi serta riuhnya media sosial den- gan segala ekses yang menyer- tai tentu membawa konsekuensi serta tanggung jawab tersendiri bagi setiap orang.

Ia mengatakan, dalam kema- juan teknologi ada sisi negatif yang bisa merusak kehidupan kebersamaan sebagai bangsa, tetapi juga banyak membawa manusia dan masyarakat ke kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya.

“Karya ini tentang cinta, ling- kungan, kebhinekaan, keberag- aman dan tentang kita semua yang ada di Kampung Pancasi- la sebagaimana keberadaan Alun-alun Kota Magelang ini.

Dengan keberadaan beragam tempat ibadah beragam aga- ma yang mengelilinginya yang menjadi jantung kehidupan so- sial budaya, jantung pemompa urat nadi kota kita Magelang

tercinta,” paparnya. l Wali Kota Magelang, Muchamad Nur Aziz

OTONOMI INFO 5

“Kami mohon dukungan dari seluruh masyarakat di sekitar Kali Dendeng agar mendukung pembangunan ini agar persoalan kekurangan air bersih yang melanda warga Kota Kupang

bisa teratasi”

Wali Kota Kupang

Jefri Riwu Kore

Jumat, 11 Juni 2021

PEREMPUAN DAN ANAK

BERKONTRIBUSI MEMBANGUN DAERAH

PALEMBANG - Perempuan dan anak memiliki hak yang sama dalam berkontribusi membangun daerah.

OLEH sebab itu, semua pihak dapat bekerja sama dalam mengurangi tindak kekerasan dan melindungi hak mereka dalam menge­

luarkan pendapat untuk pem­

bangunan daerah.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Se­

latan, Mawardi Yahya, dalam dialog bersama Menteri Pem­

berdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, tentang hak perempuan dan anak yang digelar di Hotel Arista, Palem­

bang, Kamis (10/6/2021).

“Saya harap angka ke­

kerasan terhadap perempuan dan anak yang ada di lingkun­

gan Pemerintah Provinsi Su­

matera Selatan dapat kita tu­

runkan dengan bekerja sama antara pemerintah daerah dan pusat. Sekaligus memper­

juangkan hak mereka dalam

bersuara,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, Mawar­ di mengatakan bahwa dalam pelaksanaannya tentu diperlu­ kan anggaran yang cukup.

“Penanganan kekerasan dan perlindungan anak serta pemberdayaan perempuan tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari­hari. Saya harap bu menteri beserta

jajaran dapat mendorong agar anggaran terkait hal tersebut dapat diperhatikan dan dicukupi, agar kebutuhan anggaran di kabupaten/kota dapat terpenuhi,” jelasnya.

Sementara itu, Bintang men jelaskan, pihaknya men­ dengarkan keluhan dan mas­ ukan terkait permasalahan yang dihadapi oleh kabupat­

en/kota yang ada di Sumsel dalam melaksanakan pem­ berdayaan perempuan dan perlindungan anak di wilayah masing­masing.

Menurutnya, perempuan dan anak merupakan aset penting yang harus diperhati­ kan bersama.

“Mereka yang merupakan kelompok rentan menjadi kor­

ban kekerasan harus dapat kita dilindungi bersama kare­ na tidak ada satu orang pun yang berhak mendapatkan kekerasan bagaimanapun situasinya,” ujar Bintang.

Terkait permasalahan ang­ garan, ia mengatakan, tentu­ nya hal ini akan disampaikan kepada pemerintah pusat agar dapat dibahas dan dire­ alisasikan.

Bintang juga meminta agar pemerintah pusat dan dae­ rah dapat bersinergi bersama dalam menurunkan angka kekerasan terhadap perem­ puan dan anak di Provinsi Sumsel.

“Perempuan berdaya anak terlindungi, Indonesia Maju,” tegasnya.

Turut hadir dalam diskusi yakni Wakil Ketua TP PKK Sumsel, Fauziah Mawardi Yahya; Deputi Perlindungan Hak Perempuan, Ratna Susi­ anawati; Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kese­ jahteraan Rakyat, Supriyono; Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindun­ gan Anak Sumsel, Henny Yulianti dan para Kepala Di­ nas PPPA kabupaten/kota seluruh Sumsel. l

BANGKA - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membangun talud sepanjang 500 meter di des­ tinasi wisata Pantai Pesaren, Belinyu, Kabupaten Bangka guna mencegah abrasi yang akan merusak keindahan ob­ jek wisata itu.

“Daerah sini ombaknya cukup besar. Kalau tidak ada pengamanan, lama­kelamaan pantai ini akan rusak oleh ombak besar,” kata Guber­ nur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan, saat peleta­ kan batu pertama pembangu­ nan pengaman abrasi Pantai Pesaren di Desa Bintet, Be­ linyu, Kamis (10/6/2021).

Ia mengatakan, Pantai Pesaren di Belinyu merupa­ kan salah satu pantai yang indah, landai, luas dan masih tergolong alami karena ber­ batasan langsung dengan Laut China Selatan.

“Ini wisata alternatif wisa­ tawan yang selalu ramai di­ kunjungi setiap akhir pekan dan liburan panjang. Pem­ bangunan pengamanan pan­ tai berdasarkan permintaan masyarakat, karena pantai yang merupakan kawasan wisata ini lama­kelamaan akan menyusut akibat terger­

us ombak yang cukup besar,” papar Erzaldi.

Menurutnya, saat ini penga­ man pantai dibangun berupa talud dan ke depan apabila memungkinkan dibangun berupa breakwater atau pemecah gelombang.

“Ini sesuai keinginan masyarakat untuk dibangun talud kurang lebih 500 meter, nanti kita lihat perkemban­ gannya,” kata Erzaldi.

Ia berpesan kepada masyarakat setempat agar kawasan wisata ini dapat di­ jaga dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi warga.

“Saya berharap masyarakat untuk selalu menjaga kein­ dahan pantai ini, jangan me­ nambang, merusak hutan mangrove karena merusak keindahan objek wisata ini,” kata Erzaldi.

Kepala Desa Bintet, David Irwanto, mengatakan bahwa pembangunan pengaman Pantai Pesaren langsung segera dilaksanakan dikare­ nakan air laut sedang surut.

“Sekarang pas surut, jadi cocok untuk dilakukan pele­ takan batu pertama. Pemban­ gunan ini sudah dinanti­nanti­ kan masyarakat,” ujarnya. l

KUPANG - Pemerintah Kota Kupang, Nusa Teng­ gara Timur, menargetkan proyek pembangunan Sis­ tem Proyek Air Minum Kali Dendeng akan rampung dik­ erjakan pada 2022, sehing­ ga masyarakat bagian barat kota itu bisa mendapatkan layanan air bersih.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, mengatakan hal itu usai melihat secara lang­ sung progres pembangunan SPAM Kali Dendeng di Ke­ lurahan Fontein yang saat ini proses pembangunannya su­ dah mencapai 25 persen.

Ia mengatakan, SPAM Kali Dendeng menjadi salah satu pengolahan sumber air baku bagi masyarakat untuk wilayah bagian barat Kota Kupang dengan kapasitas 150 liter per detik.

Jefri berharap masyarakat sekitar Kali Dendeng bisa memahami dan menerima aktivitas pembangunan yang sedang berjalan, sehingga

proses pengerjaan SPAM Kali Dendeng bisa berlangsung tepat waktu.

“Kami mohon dukungan dari seluruh masyarakat di sekitar Kali Dendeng agar mendukung pembangunan ini agar persoalan kekuran­ gan air bersih yang melanda warga Kota Kupang bisa teratasi,” ujarnya di Kupang, Kamis (10/6/2021).

Jefri juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah merealisasi­ kan proyek pembangunan IPA Kali Dendeng yang juga paketan langsung dengan sistem pengelolaan airnya.

Menurutnya, proyek terse­ but bisa menjawab keluhan warga Kota Kupang yang se­ lama ini mengalami kekuran­ gan air bersih saat musim kemarau.

Ditambahkan Jefri, angga­ ran yang dialokasikan pemer­ intah pusat untuk pemban­ gunan SPAM Kali Dendeng mencapai Rp 189 miliar. l BAUBAU - Bupati Buton Sela­

tan, La Ode Arusani, menunai­

kan janjinya dengan memasok aliran listrik di Pulau Batuatas sebesar 440 kWp yang diesti­

masi mampu melayani sekitar 1.000 lebih rumah warga.

Kepastian hadirnya aliran lis­

trik di pulau yang berjarak tem­

puh dari ibu kota Buton Selatan dengan menggunakan moda transportasi laut sekitar empat jam itu setelah Arusani bersama tim dari PT PLN melakukan kun­

jungan kerja ke daerah tersebut.

Kunjungan kerja bersama itu menindaklanjuti usulan pemer­

intah daerah untuk melakukan survei jaringan dan meninjau tiga unit mesin listrik yang telah disediakan oleh pemerintah dae­

rah. Tiga unit mesin itu yakni 300 kWp di Batuatas Timur, 65 kWp di Tolando Jaya dan 75 kWp di Liwu guna persiapan untuk opti­

malisasi pengoperasian di akhir tahun ini dengan estimasi mampu melayani ribuan pelanggan.

Arusani mengatakan, per­

juangan menghadirkan listrik di Kecamatan Batuatas bukan hal yang mudah, cukup menguras energi dan keberanian untuk

menyediakan fasilitas.

“Ini sebagai tindak lanjut sete­ lah kunjungan Oktober tahun lalu. Saya kira ini tidak mudah, apalagi meyakinkan mereka untuk turun di Batuatas saat kondisi cuaca saat ini. Termasuk bagaimana membangun kolaborasi bersama antara Kementerian ESDM, PLN dan Pemerintah Kabupaten Bu­ ton Selatan agar tahun 2021 listrik dapat menyala di Pulau Batu­ atas,” jelasnya.

Selain itu, Arusani memasti­ kan bahwa kegiatan yang men­ jadi usulan masyarakat pada Oktober 2020 lalu telah diang­ garkan pada APBD 2021. Usu­ lan­usulan itu diantaranya reha­ bilitasi Pelabuhan Ujung Desa Batuatas Timur, rehabilitasi pelabuhan rakyat Desa Wacua­ la, pembangunan tiga RKB ge­ dung SMP 3 Batuatas, pening­ katan jalan menuju Dusun Liwu, pembangunan Puskesmas Batuatas Barat, pembangunan jaringan listrik Batuatas dan pe­ nyerahan tiga unit bantuan mo­ tor parabela (perangkat adat).

Pada kesempatan tersebut Arusani juga meresmikan jar­ ingan air bersih Desa Wacuala

yang dibangun dari Dana Desa tahap pertama tahun 2021.

Menurutnya, pemerintah dae­ rah akan menyiapkan prasa­ rana lainnya sehingga air yang ada dapat dinikmati seluruh masyarakat desa tersebut. Selain itu, dalam tatap muka dengan masyarakat, Arusani kembali menerima usulan dan langsung menindaklanjuti den­

gan memerintahkan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) turun langsung melaku­ kan peninjauan ke lokasi.

Adapun, Kabupaten Buton Se­ latan yang mekar dari induknya Kabupaten Buton pada perten­ gahan tahun 2014 memiliki be­ berapa wilayah kecamatan terle­ tak di kepulauan. Destinasi objek wisata yang dimiliki seperti Pantai

Jodoh dan Pulau Ular, termasuk wisata budaya menjadi perhatian wisatawan ketika berkunjung ke daerah tersebut.

Pemkab Buton Selatan terus berbenah dengan membangun sarana prasarana infrastruk­ tur maupun program terkait ekonomi kerakyatan dan ber­ sinergi dengan pemang ku ke­ pentingan lainnya. l

Alirkan Listrik ke 1.000 Rumah

Bangun Talud Cegah Abrasi

Air Bersih Rampung 2022

Wagub Sumsel, Mawardi Yahya bersama Menteri PPPA RI, Bintang Puspayoga, mengikuti diskusi tentang hak perempuan dan anak di Palem- bang, Kamis (10/6/2021). (Diskominfo Sumsel)

Bupati Buton Selatan, La Ode Arusani (kiri) bersama tim PT PLN meninjau mesin listrik di Kecamatan Batuatas. (Diskominfo Buton Selatan)

Referensi

Dokumen terkait

Adapun masalah yang dibahas menyangkut Dasar-Dasar Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur (DP3A) yang berjudul ‘ Penataan Kawasan Semanggi Surakarta sebagai

Dimana hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa Ho diterima atau Tidak ada hubungan yang signifikan antara Pengaruh Asap (rokok, kendaraan, dan pembakaran

Berdasarkan uraian latar belakang peneliti tertarik mengadakan penelitian di SMA Negeri 2 Wonogiri untuk mengetahui pengaruh antar metode diskusi dan pemanfaatan media

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian tahun ke-1 ini adalah ”bagaimanakah bentuk model film animasi khas Indonesia hasil

a) Colok dubur, apabila hemoroid mengalami prolaps, lapisan epitel penutup bagian yang menonjol ke luar ini mengeluarkan mucus yang dapat dilihat apabila penderita diminta

Pada pengujian delay untuk fitur on dan off, pengiriman data dari website sampai alat benar- benar menyala atau mati yang dihitung secara manual berada di rata-rata

 Menyusun Index Kualitas Kebijakan yang salah satu indikatornya adalah transparansi dan partisipasi dalam proses penyusunn kebijakan. Termasuk dalam hal ini adalah sejauhmana

Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa berkumur dengan larutan infusum daun guava (Psidium guajava Linn) efektif dalam