• Tidak ada hasil yang ditemukan

EFEKTIVITAS HUBUNGAN KERJASAMA INDONESIA-AUSTRALIA MELALUI PROGRAM AUSAID DI SEKTOR PENDIDIKAN ERA JOKOWI PADA TAHUN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "EFEKTIVITAS HUBUNGAN KERJASAMA INDONESIA-AUSTRALIA MELALUI PROGRAM AUSAID DI SEKTOR PENDIDIKAN ERA JOKOWI PADA TAHUN"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

EFEKTIVITAS HUBUNGAN KERJASAMA INDONESIA-AUSTRALIA MELALUI PROGRAM AUSAID DI SEKTOR PENDIDIKAN ERA JOKOWI PADA TAHUN 2014-

2019

Oleh

JOFANKA ALFIANO 372017084

JURNAL

Diajukan Kepada Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi

Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Mendapatkan Gelar Sarjana

PROGRAM STUDI HUBUNGAN INTERNASIONAL

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

SALATIGA 2022

(2)

LEMBAR PENGESAHAN

Judul Skripsi : Efektivitas Hubungan Kerjasama Indonesia-Australia Melalui Program AUSAID Di Sektor Pendidikan Era Jokowi Pada Tahun 2014-2019

Nama Mahasiswa : Jofanka Alfiano

NIM 372017084

Program Studi : Hubungan Internasional

Pembimbing Utama,

Putri Hergianasari, S. IP., M. IP

Diketahui Oleh, Kaprodi,

Disetujui Oleh,

Pembimbing Pendamping,

Triesanto Romulo Simanjuntak, S.IP, M.A

Disahkan Oleh, Dekan,

Christian Herman Johan De Fretes, S.IP, M.A Dr. Ir. Royke R. Siahainenia, M.Si.

Disetujui tanggal: 11-07-2022

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

SALATIGA 2022

(3)

KATA PENGANTAR

Segala puji syukur dipanjatkan sebesar-besarnya oleh penulis kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala berkat dan rahmat-Nya proses penyusunan dan pengerjaan naskah Tugas Akhir atau Jurnal mampu dikerjakan dengan baik, dengan judul “Efektivitas Hubungan Kerjasama Indonesia-Australia melalui program AUSAID di Sektor Pendidikan Era Jokowi pada Tahun 2014-2019”. Penulis telah menyelesaikan penyusunan naskah Jurnal ini sebagai salah satu syarat kelulusan studi dan memperoleh gelar Sarjana Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Satya Wacana.

Penulis dalam hal ini menyadari bahwa masih terdapat banyak kekurangan pada Jurnal ini baik dari segi materi maupun penulisannya. Oleh sebab itu, penulis mengharapkan saran serta kritik agar mendapatkan tulisan yang lebih baik lagi. Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan banyak Terimakasih kepada pihak-pihak yang membantu selama pengerjaan seperti bimbingan, Kerjasama, dan masukan untuk penulis sehingga penyusunan jurnal ini dapat terlaksana. Penulis banyak mengucapkan banyak terimakasih kepada :

1. Dr. Ir. Royke R. Siahainenia, M.Si sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

2. Christian H.J. de Fretes, S.IP., M.A sebagai Ketua Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

3. Putri Hergianasari, S. IP., M. IP selaku Dosen Pembimbing Utama yang telah memberikan banyak motivasi dan menenangkan penulis ketika panik menghadapi webinar.

4. Triesanto Romulo Simanjuntak, S.IP, M. sebagai Dosen Pembimbing kedua yang banyak berkontribusi dalam penulisan ini serta catatan-catatan yang membuat penulis berpikir lebih kritis.

5. Kepada kedua Orang Tua saya Rusdyanto dan Ina, kakak dan adik tercinta yaitu Nanda dan Anya yang telah banyak sabar menunggu dan tak henti-henti doa dipanjatkan.

6. Seluruh jajaran staff yang tak bisa saya sebutkan satu per satu, terimakasih pada orang- orang baik karena banyak membantu dalam hal administrasi atau apapun itu.

(4)

7. Teruntuk teman-teman saya yang selalu menyenangkan serta memotivasi saya untuk terus berjuang.

8. Teman-teman di salatiga yang memberikan warna baru dalam merantau, selalu ada dalam suka dan duka.

9. Teruntuk Lysandra Gracia merupakan salah satu support system dalam pembuatan jurnal ini, terimakasih untuk hari-hari baiknya selalu sabar dan menunggu dengan kasih yang begitu besar. Someday I will make you proud.

10. Dan terakhir saya ingin berterimakasih pada diri ini karena telah berjuang sampai akhir, ketika banyak orang ragu namun pelan-pelan kita menuju mimpi tersebut. Jika Lelah beristirahatlah dulu, tidak perlu buru-buru dan yang sangat penting harus tahu kapan untuk bergerak lagi.

Besar harapan penulis, tugas akhir ini memberikan manfaat serta masukan untuk segala pihak yang membutuhkannya.

Salatiga, 21 Juli 2022 Penulis

Jofanka Alfiano

(5)

MOTTO

“ Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar pada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan

jalanmu”

Amsal 3 : 5-6

“ Aku di tolak dengan hebat sampai jatuh, tetapi Tuhan Menolong aku”

Mazmur 118 : 13

“ sebenarnya tidak apa-apa saat ini terasa belum ada peningkatan. Belum ada hal hebat yang bisa diraih. Karena untuk bertahan di situasi ini saja, merupakan pencapaian yang

luar biasa”

-Rachael Natasya-

“ Percayalah bahwa akan ada hari-hari baik dengan segala misteri di dalamnya, kita harus bersiap untuk menyambutnya!”

-Jofanka Alfiano-

(6)

Jurnal Indonesia Sosial Teknologi p–ISSN: 2723-6609; e-ISSN: 2745-5254 Vol. 3, No. 4 April 2022

EFEKTIVITAS HUBUNGAN KERJASAMA INDONESIA-AUSTRALIA MELALUI PROGRAM AUSAID DI SEKTOR PENDIDIKAN ERA JOKOWI PADA TAHUN 2014- 2019

Jofanka Alfiano1 Putri Hergianasari2 Dan Triesanto Romulo Simanjuntak3

Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia1 Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia2 Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia3 dan Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto, Indonesia4

Email: [email protected]1 [email protected]2 [email protected]3

Abstrak

Tulisan ini akan membahas bagaimana hubungan kerja sama antara Indonesia dengan Australia melalui AusAID yang menghasilkan berbagai program bantuan di sektor pendidikan pada era Joko Widodo pada tahun 2014-2019, yang mana penelitian ini akan melihat bagaimana efektivitas dari kerja sama tersebut.

Indonesia memiliki permasalahan yang mendesak di sektor pendidikan. Hal ini disebabkan karena menurunnya kualitas pendidikan di Indonesia dan tingkat putus sekolah yang memprihatinkan. Oleh karena itu, perlu adanya langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, salah satunya melalui kerja sama dengan Australia. Hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia sendiri sudah terjalin sejak lama sehingga kerja sama di sektor pendidikan antara kedua negara dirasa dapat memberi manfaat. Pada dasarnya, Indonesia memiliki berbagai kebijakan di sektor pendidikan seperti wajib belajar 9 tahun dan pengembangan pendidikan karakter. Sementara itu, Australia memiliki kebijakan luar negeri di bidang pendidikan yang berfokus pada asistensi peningkatan kualitas pendidikan dan bantuan secara langsung.

Kerja sama antara Indonesia-Australia di bidang pendidikan dapat dilihat dari berjalannya program seperti Education Partnership, Technical Assistance for Education System Strengthening, ProDEP, dan Innovation for Indonesia's School Children. Program kerja sama tersebut menghasilkan berbagai capaian seperti ketersediaan infrastruktur dan sarana prasarana pendidikan, peningkatan kualitas tenaga pendidik dan pelayanan pendidikan, peningkatan kurikulum metode belajar yang efektif, serta aksesbilitas kualitas pendidikan dalam mencapai kesetaraan gender dan ramah disabilitas.

Peneliti melihat bahwa kerja sama pendidikan antara Indonesia dengan Australia di era Joko Widodo cukup efektif untuk membantu mengatasi berbagai isu pendidikan di Indonesia.

Kata Kunci: Pendidikan; Indonesia; Australia; AusAID

Abstract

This paper will discuss how the cooperative relationship between Indonesia and Australia through AusAID resulted in various assistance programs in the education sector during the Joko Widodo era from 2014 to 2019, in which this research will look at the effectiveness of the cooperation. Indonesia has pressing problems in the education sector. This is due to the declining quality of education in Indonesia and the alarming dropout rate. Therefore, it is necessary to take steps to improve the quality of education in

(7)

Indonesia, one of which is through cooperation with Australia. Bilateral relations between Indonesia and Australia have existed for a long time so cooperation in the education sector between the two countries is considered to be beneficial. Indonesia has various policies in the education sector such as 9-year compulsory education and character education development. Meanwhile, Australia has a foreign policy in the field of education that focuses on assistance in improving the quality of education and direct assistance. The cooperation between Indonesia and Australia in the field of education can be seen in the implementation of programs such as the Education Partnership, Technical Assistance for Education System Strengthening, ProDEP, and Innovation for Indonesia's School Children. The cooperation program resulted in various achievements, such as the availability of educational infrastructure and facilities, improving the quality of educators and educational services, improving the curriculum for effective learning methods, as well as the accessibility of education quality in achieving gender equality and being disability-friendly. Researchers see that educational cooperation between Indonesia and Australia from 2014 to 2019 was effective in helping to overcome various educational issues in Indonesia.

Keywords: Education; Indonesia; Australia; AusAID

Referensi

Dokumen terkait

Perkebunan Nusantara VII (Persero) Unit Usaha Way Berulu adalah :Dalam menentukan perolehan tanaman, biaya-biaya yang dikeluarkan merupakan hasil dari kapitalisasi biaya

Masalah yang akan di bahas dalam Tugas Akhir ini yaitu mengetahui jenis-jenis koleksi fiksi apa saja yang dimiliki Perpustakaan SMP Negeri 1 Bantul, bagaimana

Dalam perancangan ini penulis mencoba untuk melakukan eksperimen dalam pengembangan sistem dari penelusuran tentang kerusakan komputer dengan berbagai sumber yang pakar

Volume kendaraan yang dapat ditampung oleh suatu jalan lebih ditentukan oleh kapasitas persimpangan pada jalan tersebut dibandingkan oleh kapasitas jalan itu sendiri. Diantara

pula diterbitkan dengan menggunakan perusahaan efek sebagai pengatur penerbitan dan agen penerbit yang memungkinkan pula Bank Umum ditunjuk sebagai agen pembayar maka bank

kegiatan mengukur. Pengukuran dilakukan dengan maksud untuk mendapatkan data kuantitas dari suatu kegiatan yang dilakukannya. Pengukuran selalu berkaitan dengan besaran

Hal ini dibuktikan dari hasil perhitungan diperoleh nilai F hitung sebesar 6,140 dan nilai F tabel pada tingkat pengujian 95% adalah 3,48, dengan membandingkan F hitung dan F

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi interpersonal dengan kinerja karyawan di Hotel Bumiminang Padang. Jenis penelitian ini adalah