• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

35

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Pendekatan dan Jenis Penelitian

Berdasarkan permasalahan yang dikaji oleh penulis yang berjudul :”

Pengaruh Key Performance Indikator terhadap Kinerja Karyawan di Lembaga Keuangan. Dan survey dilakukan di Bank Syariah Mandiri KCP Ciledug Cirebon.

Oleh karena itu, penulis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan dan metode Kuantitatif.

Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang mementingkan kedalaman data, tetapi tidak hanya menitikberatkan pada kedalaman data saja, yang penting dapat merekam data sebanyak-banyaknya dari populasi yang luas, tetapi mudah untuk dianalisis melalui rumus - rumus statistik.36

Secara umum dapat dipahami makna penelitian kuantitatif dari kata kuantitatif itu sendiri yang bermakna jumlah atau penjumlahan, sehingga penelitian kuantitatif adalah penelitian yang menggunakan angka-angka yang dijumlahkan sebagai data yang kemudian dianalisis .37 metode penelitian kuantitaf merupakan metode penelitian yang dimaksudkan untuk menjelaskan fenomena dengan menggunakan data-data numeric ,kemudian dianalisis yang umumnya menggunakan statistik.

Sedangkan jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian survey.menurut karlinger yang dikutip riduwan, penelitan survey adalah penelitian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang diambil dari populasi tersebut, sehingga ditemukan kejadian-kejadian yang relative, distribusi, dan hubungan antar variabel sosiologis maupun psikologis38.

36 Nur asnawi dan masyhuri, metodelogi riset manajemen pemasaran.(malang: UIN malang press (anggota IKAPI).2009). hlm.19-20.

37 Uhar suharsaputra, metode penelitian. (Bandung: PT.Refika Aditama. 2012). Hlm. 49.

38Riduwan, Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru, Karyawan, Dan Peneliti Pemula.(bandung: Alfabeta.

2008). Hlm. 49.

(2)

36

B. Sasaran dan Lokasi Penelitian

Yang menjadi sasaran penelitian ini ialah Karyawan di Bank Syariah Mandiri KCP Ciledug Cirebon. Pemilihan lokasi penelitian di Bank Syariah Mandiri KCP Ciledug Cirebon ini dengan mempertimbangkan berbagai kelebihan salah satunya adalah pengukuran kinerjanya menggunakan key Performance Indikator.

C. Jenis Data

Dalam penelitian ini, jenis data yang digunakan yaitu data Ordinal. Skala ordinal ini memiliki urutan atau peringkat antar kategori. Angka yang digunakan hanya menentukan posisi dalam suatu seri yang urut, bukan nilai absolut, namun angka tersebut tidak dapat ditambahkan, dikurangi, dikalikan maupun dibagi ( tidak berlaku operasi matematik).39

Pada ukuran ini langkahnya adalah mengurutkan responden dari tingkat paling rendah ke tingkat paling tinggi menurut suatu atribut( tanda) tretentu tanpa ada petunjuk yang jelas tentang berapa jumlah absolut atribut yang dimiliki masing- masing responden tersebut dan berapa interval antara responden satu dengan responden lainnya. 40

D. Sumber Data

Dalam penelitian ini, Sumber Data yang digunakan adalah Data Primer dan Data Sekunder :

a. Data Primer

Adalah data yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti langsung dari sumber pertama atau tempat objek penelitian yang dilakukan.41

Data Primer di peroleh melalui pengisian kuesioner para karyawan di Bank Muamalat kota cirebon.

39 Nanang martono, metode penelitian kuantitatif.(jakarta: Rajawali Press. 2012). Hlm. 62.

40 Nur asnawi dan masyhuri, metodelogi riset manajemen pemasaran. (malang: UIN malang press (anggota IKAPI) .2009).hlm. 157.

41 Syofjian siregar, statistik parametik untuk penelitian kuantitatif.(Jakarta: PT.Bumi Aksara.2014). Hlm. 37.

(3)

37 b. Data Sekunder

Adalah Merupakan sumber data penelitian yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui perantara (diperoleh dan dicatat oleh instansi terkait dan atau pihak lain.42

E. Teknik Pengumpulan Data

Dalam memperoleh Data-data dan Informasi penelitian ini, Penulis menggunakan Teknik Pengumpulan Data sebagai berikut :

a. Kuesioner / angket

Merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya.43

b. Observasi

Merupakan kegiatan teknik pengumpulan data dengan melakukan penelitian langsung terhadap kondisi lingkungan objek penelitian yang mendukung kegiatan penelitian, sehingga didapat gambaran secara jelas tentang kondisi objek penelitian tersebut.44

c. Dokumentasi

Ditujukan untuk memperoleh data langsung dari tempat penelitian, meliputi buku-buku yang relevan, peraturan-peraturan, laporan kegiatan, foto- foto, film dokumenter, data yang relevan penelitian.45

F. Populasi dan sampel

Populasi adalah keseluruhan elemen,atau unit analisis yang memiliki ciri atau karakteristik tertentu yang dijadikan sebagai objek penelitian atau menjadi perhatian dalam suatu penelitian (pengamatan), dengan demikian populasi tidak terbatas pada sekelompok orang, tetapi apa saja yang menjadi perhatian

42 Nur asnawi dan masyhuri, metodelogi riset manajemen pemasaran. (malang: UIN malang press (anggota IKAPI).2009). hlm. 155

43 Nur asnawi dan masyhuri, metodelogi riset manajemen pemasaran.(malang: UIN malang press (anggota IKAPI).2009). hlm. 162.

44Syofian siregar, statistik parametric untuk penelitian kuantitatif. (Jakarta: Bumi aksara. 2014).

Hlm. 42.

45Riduwan, Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru, Karyawan, Dan Peneliti Pemula, (Bandung:

Alfabeta, 2008), 37.

(4)

38 kita46.populasi dalam penelitian ini ialah seluruh karyawan Bank Syariah Mandiri KCP Ciledug Cirebon.

Sampel adalah bagian kecil dari anggota populasi yang diambil menurut prosedur tertentu sehingga dapat mewakili populasinya. Sampel dimungkinkan dengan alasan : keterbatasan biaya, waktu dan tenaga. Banyaknya anggota suatu sampel disebut ukuran sampel, sedangkan suatu nilai yang menggambarkan ciri atau karakteristik dari sampel disebut statistik.

Metode sampling adalah teknik pengambilan sampel untuk dapat menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian. Penulisan menggunakan teknik sampel acak sederhana (simple random sampling )47.karena pengambilan sampel anggota populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan starata yanga ada dalam populasi. cara ini digunakan karena dianggap anggota populasi adalah homogen. Jumlah populasi diperkirakan sebanyak 60 orang (dari semua jumlah karyawan). Dan taraf kesalahan yang ditoleran adalah sebesar 5% untuk menentukan besarnya sampel dilakukan dengan menggunakan rumus solvin:

n = N 1+ N.e 2 Dimana :

n : besarnya sampel N : populasi

e : eror ( presentasi kesalahan yang dapat ditoleran terhadap ketidaktepatan penggunaan sistem pengganti populasi ).

Jumlah populasi anggota Sidik Paket BMT Al-Falah KC Sumber adalah 60 Responden . Karena jumlah populasi kurang dari 100, maka seluruh Karyawan yang berjumlah 60 responden dijadikan sebagai sampel semua.

46 Maman Abdurrahman, sambas Ali muhidin dan ating somantri. Dasar-dasar metode statistik untuk penelitian.(bandung: CV pustaka setia.2011). hlm. 129.

47 Deni darmawan, metode penelitian kuantitatif.(Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.2013). Hlm.

145

(5)

39

G. Operasional variabel penelitian

Berdasarkan perumusan masalah, uraian teoritis dan hipotesis, maka variabel-variabel dari penelitian ini adalah :

a. Key Performance Indikator adalah Variabel X (variabel bebas) b. kinerja karyawan adalah variabel Y ( variabel terikat)

Variabel yang akan dioperasionalkan dalam penelitian ini adalah semua variabel yang terkandung di dalam hipotesis yang telah dirumuskan. Yang kemudian operasional variabel penelitian yang merupakan indikator-indikator variabel dapat dirumuskan sebagai berikut :

Tabel 3.1

Operasional Variabel Penelitian

Variabel Konsep variabel Dimensi Indikator Nome

r item

Sekala Key

performance indikator (X)

Bernard marr (2014).

Key performance indikator adalah alat navigasi penting yang digunakan oleh para manajer untuk memahami apakah

perusahaan

mereka sedang mengarah

kesuksesan atau sedang menjauhi jalur kesuksesan.

1. Employee

enggagement level (keterlibatan

karyawan )

a. Equity(penerapan keadilan

1,2,3, Ordinal b. Achievement

(pengakuan)

4,5,6 c. Camaraderie(hubunga

n kekerabatan)

7,8,9 d. Leadership

(kepemimpinan)

10,11, 12 2. Absenteeism

Bradford factor/factor ketidakhadiran

a. Kedisiplinan 13,14, 15 b. Ketidakpuasan kerja 16,17 3. 360 degree

feedback /360 umpan balik

a. Persiapan 18,19

b. Administrasi umpan balik

20,21

c. Follow up 22,23

4. Staff advocacy score/ nilai dukungan

karyawan

a. Pendukung 24,25,

26

b. Pasif 27,28,

29

c. pencela 30,31,

32 5. human capital

value added /

a. tujuan perusahaan 33,34, 35

(6)

40 mengukur

sumberdaya manusia

b. unit bisnis 36,37, 38 c. Manajemen human

capital berdampak dari tindakan manajemen resource

39.40

Kinerja karyawan (Y)

Kherul umam (2010). Kinerja adalah hasil kerja yang dicapai oleh individu sesuai dengan peran atau tugasnya dalam periode tertentu, yang

dihubungkan dengan ukuran nilai atau standar tertentu dari organisasi tempat individu tersebut bekerja.

1. Kemampuan a. Bakat 1,2,3 Ordinal

b. Minat 4,5,6

c. Kepribadian 7,8,9

2. Usaha a. Motivasi 10,11,

12 b. Etika kerja 13,14,

15

c. Kehadiran 16,17

d. Rancangan tugas 18,19 3. Dukungan

organisasi yang diterima.

a. Pelatihan 20,21

b. Pengembangan 22,23, 24 c. Peralatan dan

teknologi

25,26 d. Standar kinerja 27,28 e. Manajemen dan rekan

kerja

29,30

H. Uji Instrument penelitian

Instrument penelitian merupakan alat yang dipakai untuk menjembatani antara subjek dan objek (secara subtansial antara hal-hal teoritis dengan empiris, antara konsep dengan data), sejauh mana data mencerminkan konsep yang ingin diukur tergantung pada instrument yang subtansinya disusun berdasarkan penjabaran konsep/penentuan indikator yang dipergunakan untuk mengumpulkan data. Hal penting dari suatu instrument penelitan adalah bahwa subtansinya harus benar-benar menggali informasi yang diperlukan bagi suatu penelitian dengan mengacu pada konsep empiris atau indikator yang telah ditentukan.48

48 Uhar suharsaputra, metode penelitian,(bandung: PT.Refika Aditama. 2012). Hlm. 94-95.

(7)

41 Instrument penelitian adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur fenomena guna mendapatkan informasi tentang variasi karakteristik variabel secara objektif. Untuk menghasilkan data kuantitatif yang akurat, maka pengukuran dalam instrument harus mempunyai skala . skala yang diguankan peneliti yaitu skala likert.

Menurut kinner dalam buku muhamad, skala likert berhubungan dengan pernyataan tentang sikap seseorang setuju-tidak setuju, senang dan tidak senang, dan baik –tidak baik, pernytaan tersebut disi oleh responden dalam skala ordinal.

Skala ordinal adalah skala yang disusun secara terurut dari yang rendah sampai yang tinggi menurut suatu ciri tertentu dengan jarak yang tidak harus sama.

Adapun tabel skala likert adalah sebagai beriku : Tabel 3.1 Tabel skala likert

Jawaban Pertanyaan Nilai Sangat Setuju 5

Setuju 4

Ragu-ragu 3

Tidak setuju 2

Sangat tidak setuju 1 1.

Uji Validitas

Validitas atau kesahihhan adalah suatu indeks yang menunjukan alat ukur tersebut benar-benar mengukur apa yang diukur. Validitas ini menyangkut akurasi instrument. Untuk mengetahui apakah kuesioner yang disusun tersebut itu valid / shahih, maka perlu diuji dengan uji korelasi antara skor (nilai) tiap-tiap butir pertanyaan dengan skor total kuesioner tersebut. Adapun teknik korelasi yang biasa dipakai adalah korelasi product moment dan untuk mengetahui apakah nilai korelasi tiap-tiap pertanyaan itu significant, maka dapat dilihat pada tabel nilai yang menggunakan SPSS untuk mengujinya. Untuk butir-butir pertanyaan yang tidak valid harus dibuang atau tidak dipakai sebagai instrument

(8)

42 pertanyaan.49adapun formula dalam menentukan validitas diantaranya koefisien korelasi product moment dari karl person, yaitu :50

r xy = N ∑ XY - ∑ X. ∑Y

√[ N ∑ X2 – (∑ X )2 ] [ N ∑ Y2 – (∑ Y)2] Dimana :

rxy = Nilai Koefesien korelasi product moment

∑X = Jumlah skor dari item soal ∑Y = Jumlah dari skor total

∑XY= Jumlah dari skor X dikali Y pada tabel penolong N = Jumlah sampel

2. Uji Reliabilitas

Reliabilitas atau keterandalan ialah indeks yang menunjukan sejauh mana suatu alat ukur dapat dipercaya atau diandalkan. Reliabilitas menunjukan kemantapan atau konsistensi hasil pengukuran. Jika dilakukan pengukuran dua kali atau lebih terhadap gejala yang sama, untuk diketahui bahwa perhitungan uji reliabilitas harus dilakukan hanya pada pertanyaan yang telah memiliki atau memenuhi uji validitas, jika tidak memenuhi syarat uji validitas maka tidak perlu diteruskan untuk uji reliabilitas.

Formula yang dipergunakan untuk menguji reliabilitas instrument dalam penelitian ini adalah koefisien Alfa (α).

r 11= k 1- ∑αЬ2 (k – 1) α1 2

Dimana :

r 11 : reliabilitas

k : banyaknya butir pertanyaan atau soal

∑αЬ2 : jumlah varian butir

49 Juliansyah Noor. Metodelogi penelitian. (Jakarta: Kencana prenada media group. 2011).

Hlm.132

50 Maman Abdurrahman, sambas Ali muhidin dan ating somantri. Dasar-dasar metode statistik untuk penelitian. (bandung: CV pustaka setia.2011). hlm. 50

(9)

43 α12 : varians total

Apabila variabel yang diteliti mempunyai croncrobach alpha (α) > 60 % (0,60) maka variabel tersebut dikatakan reliable sebaliknya concrobach alpha (α) <

60% (0,60) maka variabel tersebut dikatakan tidak reliable51.

I. Uji Asumsi Klasik

1. Uji Normalitas

Uji normalitas adalah untuk mengetahui apakah suatu distribusi data normal atau tidak. Dengan diketahuinya suatu kelompok data distribusi normal maka estimasi yang kuat sangat mungkin sangat mungkin terjadi atau kesalahan mengestimasi dapat diperkecil atau dihindari. Data yang normal biasanya dimiliki oleh parameter populasi. Oleh karena itu data sampel yang kita miliki perlu dilakukan pengujian normalitas untuk memastikan bahwa karakteristik yang sama dengan populasinya. 52dengan rumus sebagai berikut :

X2 = ∑k i = 1 (Oi – Ei ) EI

Keterangan :

X2 = Harga chi kuadrat Oi = Frekuensi Pengamatan Ei = Banyak interval

Dalam Penelitian ini uji Normalitas yang digunakan yaitu Uji Kolmogrov Smirnov dan alpha = 0,05 dengan ketentuan :

Jika nilai R hitung < R tabel Maka data berdistribusi tidak normal Jika nilai R hitung > R tabel maka data berdistribusi normal.

2. Uji Homogenitas

Uji homogenitas adalah untuk kepentingan akurasi data dan kepercayaan terhadap hasil penelitian. Uji asumsi homogenitas merupakan uji perbedaan varians kelompoknya. Dengan demikian pengujian homogenitas varians ini mengasumsikan bahwa skor setiap variabel memiliki varians yang homogen.

51 Imam ghozali. Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 21. ( semarang: badan penerbit UNDIP. 2013). Hlm. 160.

52 Maman Abdurrahman, sambas Ali muhidin dan ating somantri. Dasar-dasar metode statistik untuk penelitian. (bandung: CV pustaka setia.2011). Hlm.

(10)

44

J. Teknik analisis Data

Teknik analisi data dari penelitian ini yaitu dengan menganalisa langsung data yang diperoleh :

1. Regresi linear sederhana

Analisis regresi dipergunakan untuk menelaah hubungan antara dua variabel atau lebih, terutama untuk menelusuri pola hubungan yang modelnya belum diketahui dengan sempurna, atau untuk mengetahui bagaimana variasi dari beberapa variabel independent mempengaruhi variabel dependent dalam suatu fenomena yang kompleks. Jika X1, adalah variabel-variabel independen dan Y adalah variabel dependen, maka terdapat hubungan fungsional antara X dan Y, dimana variasi dari X akan diiringi pula oleh variasi dari Y. Regresi sederhana bertujuan untuk mempelajari hubungan antara dua variabel.53 Adapun model persamaan regresi sederhana adalah :

Y = a + bx.

Y : variabel dependen yang di ramalkan ( kinerja karyawan): harga konstanta (bila harga Y dan X = 0)

b : harga koefisien regresi

X : variabel independent yang memiliki nilai tertentu.(key performance indikator).

K. Uji Hipotesis

Hipotesis adalah kesimpulan yang masih kurang atau kesimpulan yang masih belum sempurna54. Menurut sugiyono, hipotesis diartikan sebagai jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian. Dengan demikian di dalam hipotesis tersebut memiliki beberapa pengujian agar jawaban atau hasil pengujian suatu variabel dengan variabel lainnya dinyatakan baik atau masuk akal.

Sehubungan dengan hal ini terdapat beberapa pengujian yang harus dilakukan oleh seorang penulis untuk menguji sebuah hipotesis penelitian, uji-uji tersebut diantaranya , uji t, dan keofisien determinasi.

53 Maman Abdurrahman, sambas Ali muhidin dan ating somantri. Dasar-dasar metode statistik untuk penelitian.(bandung: CV pustaka setia.2011). Hlm. 213-214.

54 Sofian siregar, statistik parametric untuk penelitian kuantitaf.(Jakarta: bumi aksara. 2014).hlm.

153

(11)

45 Uji t digunakan untuk membuktikan signifikan atau tidaknya pengaruh variabel bebas (independent) terhadap variabel tak bebas (dependent) secara individual (parsial) sebagai berikut:

t= r n – 2 1/2 1 – 12 Keterangan:

r : korelasi product momen n : jumlah responden

jika t hitung > t tabel pada tingkat kesalahan tertentu, maka terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel bebas (independent) X dan variabel terikat (dependent) Y.

L.

Koefisien determinasi

koefisien determinasi merupakan ukuran besaran untuk menyatakan tingkat kekuatan hubungan dalam bentuk persen (%)55. Rumus koefisien determinasi adalah sebagai berikut :

KD = (r)2 x 100%

Keterangan :

KD : Koefisien Determinasi r 2 : Koefisien Korelasi

55 Andi supangat. Statistika dalam kajian deskriptif, inferensi, dan non parametric.(Jakarta:

kencana prenada media group,2010).hlm. 341.

Referensi

Dokumen terkait

Populasi adalah keseluruhan karakteristik objek penelitian. 238) populasi adalah keseluruhan atau unit hasil pengukuran yang menjadi objek penelitian atau populasi

Populasi adalah keseluruhan dari objek penelitian yang dapat berupa manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, udara, gejala, nilai peristiwa, sikap hidup, dan

Populasi merupakan suatu wilayah generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek dengan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipahami sehingga

Seluruh anggota populasi dengan menggunakan simple random sampling yaitu memastikan setiap elemen dalam populasi memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi

Menurut Latipun (2004), populasi adalah keseluruhan individu atau objek yang diteliti memiliki beberapa karakteristik yang sama. Karakteristik yang dimaksud dapat

Populasi adalah keseluruhan siswa yang dapat dijadikan sebagai objek penelitian atau sebagai tempat untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian, maka yang menjadi

Populasi adalah gabungan dari seluruh elemen yang berbentuk peristiwa, hal atau orang yang memiliki karakteristik yang serupa yang menjadi pusat perhatian seorang peneliti

Jadi, populasi merupakan keseluruhan individu atau objek yang diteliti yang memiliki beberapa karakteristik yang sama (Latipun, 2008: 41).Adapun yang menjadi populasi dalam