TUGAS AKHIR
BOOK CENTRE IN SURABAYA
PUSAT BUKU DI SURABAYA
Untuk memenuhi persyaratan dalam menyelesaikan
Tugas Akhir ( Strata – 1 )
PROGRAM STUDI ARSITEKTUR
Diajukan oleh :
EKA SURYAWULAN F
0851010001
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL ”VETERAN”
J AWA TIMUR
TUGAS AKHIR
BOOK CENTRE IN SURABAYA
PUSAT BUKU DI SURABAYA
Dipersiapkan dan Disusun Oleh:
EKA SURYAWULAN F 0851010001
Telah dipertahankan di depan Tim Penguji Pada Tanggal : 30 Juli 2012
Pembimbing Utama Penguji I
Ir . Niniek Anggr iani, MT Ir. Muchlisiniyati Safeyah, MT NIP. 19580124 198703 2 001 NPT. 3 6706 94 0034 1
Pembimbing Pendamping Penguji II
Ir . Er win Djuni, MT M.Pr anoto, ST, MT NPT. 3 6506 99 0166 1 NPT. 3 7312 06 0215 1
Penguji III
Ir. Lily Syahr ial, MT NIP. 19550908 199103 1 001
Tugas Akhir ini telah diterima sebagai salah satu persyaratan Untuk memperoleh gelar Sarjana Teknik (S-1)
Tanggal : 1 Agustus 2012
Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Per enca naan
KATA PENGANTAR
Segala puji syukur ditujukan kehadirat Allah SWT, yang mana atas rahmat
dan ridho-Nya, sehingga penyusunan Tugas Akhir yang berjudul “BOOK CENTRE
IN SURABAYA” ini dapat terselesaikan dengan baik, untuk memenuhi sebagian
persyaratan dalam memperoleh Gelar Sarjana Teknik (S-1) Jurusan Teknik
Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Pembangunan
Nasional “Veteran“ Jawa Timur di Surabaya.
Bersama ini penyusun juga mengucapkan terimakasih kepada:
1.
Ir. Naniek Ratni. JAR, M.Kes Selaku Dekan Fakultas Teknik Sipil dan
Perencanaan (FTSP), Universitas Pembangunan Nasional (UPN), Jawa Timur.
2.
Dr. Ir. Pancawati Dewi, MT. selaku Ketua Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik
Sipil dan Perencanaan (FTSP), Universitas Pembangunan Nasional (UPN), Jawa
Timur.
3.
Ir. Eva Elviana, MT. selaku dosen pengampu mata kuliah Seminar.
4.
Dyan Agustin, ST, MT. selaku dosen pengampu Tugas Akhir dan moderator
pada sidang Komprenhensif Tugas Akhir.
5.
Ir. Niniek Anggriani,MT dan Ir. Erwin Djuni, MT selaku Dosen Pembimbing.
Terimakasih banyak atas bimbingannya.
6.
Ir. Muchlisiniyati Safeyah, MT., M.Pranoto,ST, MT., selaku Dosen Penguji pada
Sidang Komprenhensif Tugas Akhir.
7.
Seluruh Dosen Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.
8.
Kedua Orang tua saya yang selalu memberikan semangat, kasih sayang, dan
dukungan baik moril maupun material, serta dukungan doa-doanya, sehingga
saya dapat melalui semua dan dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan baik.
9.
Raflesia Mahendra selaku seseorang yang istimewa dihati saya yang selalu
10.
Adekku Dwi SuryaIndah yang selalu memberikan dukungan moril dan doa.
11.
Sahabat-sahabat terbaiku, Umar, Ririn, syah, vitri, indah, billa, kiki, aci, aryani,
yan ardi, luki, septafian, kurnia, abdoel, tama, rama,saugi, sragen, reza,
12.
Teman-teman Arch’05, Arch’06, Arch’07.,Arch’10.
13.
Semua pihak yang telah membantu dalam pengerjaan Perancangan Tugas Akhir
ini.
Akhir kata, kata pengantar dan mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan
dalam penyusunan proposal tugas akhir ini. Semoga Perancangan Tugas Akhir ini
bisa bermanfaat bagi semua pihak, dan bisa didapatkan hasil yang maksimal nantinya.
Surabaya, September 2012
UCAPAN TERIMA KASIH
Segala puji syukur ditujukan kehadirat Allah SWT, yang mana atas rahmat
dan ridho-Nya, sehingga penyusunan Tugas Akhir yang berjudul “BOOK CENTRE
IN SURABAYA” ini dapat terselesaikan dengan baik, untuk memenuhi sebagian
persyaratan dalam memperoleh Gelar Sarjana Teknik (S-1) Jurusan Teknik
Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Pembangunan
Nasional “Veteran“ Jawa Timur di Surabaya.
Bersama ini penyusun juga mengucapkan terimakasih kepada:
1.
Ir. Naniek Ratni. JAR, M.Kes Selaku Dekan Fakultas Teknik Sipil dan
Perencanaan (FTSP), Universitas Pembangunan Nasional (UPN), Jawa Timur.
2.
Dr. Ir. Pancawati Dewi, MT. selaku Ketua Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik
Sipil dan Perencanaan (FTSP), Universitas Pembangunan Nasional (UPN), Jawa
Timur.
3.
Ir. Eva Elviana, MT. selaku dosen pengampu mata kuliah Seminar.
4.
Dyan Agustin, ST, MT. selaku dosen pengampu Tugas Akhir dan moderator
pada sidang Komprenhensif Tugas Akhir.
5.
Ir. Niniek Anggriani,MT sebagai Dosen Wali, Dosen Pembimbing. Terimakasih
banyak atas bimbingannya dan perhatianya selama 4 tahun belakangan ini.
6.
Ir. Erwin Djuni, MT selaku Dosen Pembimbing. Terimakasih banyak atas
bimbingannya.
7.
Ir. Muchlisiniyati Safeyah, MT., M.Pranoto,ST, MT., dan Ir.lily Syahrial, MT
selaku Dosen Penguji pada Sidang Komprenhensif Tugas Akhir.
8.
Seluruh Dosen Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.
9.
Kedua Orang tua saya yang selalu memberikan semangat, kasih sayang, dan
dukungan baik moril maupun material, serta dukungan doa-doanya, sehingga
10.
Raflesia Mahendra selaku seseorang yang istimewa dihati saya yang selalu
memberiakan semangat,bantuan,dan semuanya selama masa kulia ini.
11.
Adekku Dwi SuryaIndah yang selalu memberikan dukungan moril dan doa.
12.
Sahabat-sahabat terbaiku anak-anak Arsitektur 2008 :
a.
Umar: terimah kasih buat perhatianya dan waktunya untuk menjadi notulenku
saat siding lisan.
b.
Syahfitri ,Savitri Kusuma, Indah R, Aryani, Lucki, Septafian Adhe.
c.
Billa, Kiki, Aci, terimah kasi buat waktu kalian yg bersama di Himpunan
sampe sore.
d.
Yanardi, Kurnia, Abdoel, Tama, Rama, Saugi, Sragen, Reza, Ririn.
13.
Teman-teman Arch’05 : Mas Kuntul (Andirian), Mas Negro, Mas Icun, Mas
Sendi, Mbk Ryul, Mas Nonok, Mas Alan.
14.
Teman – teman Arch’07 : Mas kenyul, Mas Sarif, Mas Asrok, Mas Fajrul, Mas
Tuek, Mbk Erna, Mas regge, Mas Reza Baskoro.
15.
Teman-teman Arch 06, Arch 10, Dkv08,
16.
Semua pihak yang telah membantu dalam pengerjaan Perancangan Tugas Akhir
ini.
Akhir kata, penulis ucapkan terimakasih dan mohon maaf jika terdapat banyak
kesalahan dalam penyusunan proposal tugas akhir ini. Semoga Perancangan Tugas
Akhir ini bisa bermanfaat bagi semua pihak, dan bisa didapatkan hasil yang maksimal
nantinya.
Surabaya, September 2012
v
DAFTAR ISI
Halaman Judul ... i
Lembar Pengesahan ... ii
Abstraksi ... iii
Kata Pengantar ... iv
Daftar Isi ... v
Daftar Tabel ... viii
Daftar Gambar ... ix
Daftar Diagram ... xii
Daftar Lampiran ... xiii
BAB I. PENDAHULUAN ... 1
1. 1. Latar Belakang ... 1
1. 2. Tujuan dan Sasaran Perancangan ... 3
1. 3. Batasan dan Asumsi ... 3
1. 4. Tahapan Perancangan ... 4
1. 5. Sistematika Laporan ... 5
BAB II. TINJAUAN OBYEK PERANCANGAN ... 6
2. 1. Tinjauan Umum Perancangan ... 6
2. 1. 1. Pengertian Judul ... 6
2. 1. 2. Studi Literatur ... 6
2. 1. 3. Studi Kasus ... 20
2. 1. 4. Analisa Hasil Studi ... 42
2. 2. Tinjauan Khusus Perancangan ... 45
2. 2. 1. Penekanan Perancangan ... 45
2. 2. 2. Lingkup Pelayanan ... 46
2. 2. 3. Aktivitas dan Kebutuhan Ruang ... 46
2. 2. 4. Perhitungan Luasan Ruang ... 53
2. 2. 5. Program Ruang ... 57
BAB III. TINJAUAN LOKASI PERANCANGAN ... 59
vi
3. 2. Penetapan Lokasi ... 60
3. 3. Kondisi Fisik Lokasi ... 64
3. 3. 1. Eksisting Site ... 65
3. 3. 2. Aksesibilitas ... 66
3. 3. 3. Potensi Lingkungan ... 69
3. 3. 4. Infrastruktur Kota ... 69
3. 3. 5. Peraturan Bangunan Setempat ... 72
BAB IV. ANALISA PERANCANGAN ... 73
4. 1. Analisa Site ... 73
4. 1. 1. Analisa Aksesibilitas ... 73
4. 1. 2. Analisa Iklim ... 75
4. 1. 3. Analisa Lingkungan Sekitar ... 78
4. 1. 4. Analisa Zoning ... 78
4. 2. Analisa Ruang ... 80
4. 2. 1. Organisasi Ruang ... 80
4. 2. 2. Hubungan Ruang dan Sirkulasi ... 81
4. 2. 3. Diagram Abstrak ... 83
4. 3. Analisa Bentuk dan Tampilan ... 84
4. 3. 1. Analisa Bentuk Massa Bangunan ... 84
4. 3. 2. Analisa Tampilan ... 85
BAB V. KONSEP PERANCANGAN ... 86
5. 1. Tema Rancangan ... 86
5. 1. 1. Pendekatan ... 86
5. 1. 2. Penentuan Tema Rancangan ... 87
5. 2. Konsep Tapak ... 88
5. 2. 1. Konsep Tatanan Massa Dan Sirkulasi ... 88
5. 2. 2. Konsep Bentuk Massa Bangunan ... 89
5. 2. 3. Konsep Tampilan ... 89
5. 2. 4. Konsep Ruang Luar ... 90
5. 2. 5. Konsep Ruang Dalam ... 91
vii
5. 2. 7. Konsep Utilitas ... 93
5. 2. 8. Konsep Mekanikal Elektrikal ... 95
BAB VI. APLIKASI PERANCANGAN ... 100
6. 1. Aplikasi Tapak ... 100
6. 1. 1. Aplikasi Zoning ... 100
6. 1. 2. Konsep Tatanan Massa ... 101
6. 1. 3. Konsep Orientasi Massa Bangunan ... 102
6. 1. 4. Konsep Entrance ... 103
6. 2. Konsep Bentuk dan Tampilan ... 104
6. 2. 1. Konsep Bentuk ... 104
6. 2. 2. Konsep Tampilan Bangunan ... 104
6. 2. 3. Konsep Ruang Luar ... 105
Penutup ... 106
Daftar Pustaka ... 106
viii
DAF TAR TABEL
Tabel 2.1 Luas Keseluruhan Perpustakaan Umum Kota Malang ... 23
Tabel 2.2 Luas Keseluruhan Dari Fasilitas Utama ... 24
Tabel 2.3 Analisa Hasil Studi ... 43
Tabel 2.4 Aktifitas Dan Kebutuhan Ruang ... 46
Table 2.5 Perhitungan Luas Ruang ... 56
Table 2.6 Program Ruang ... 58
ix
DAF TAR GAMBAR
Gambar 2.1 Ukuran besaran rak buku, majalah, surat kabar, atlas dan kamus
... 9
Gambar 2.2. Ketinggian rak buku di perpustakaan ... 9
Gambar 2.3. jenis lemari yang ada di perpustakaan... 10
Gambar 2.4. Jarak minimum sirkulasi orang pada setiap rak buku ... 10
Gambar 2.5. tandart perletakkan dan jarak minimun rak buku di perpustakaan ... 10
Gambar 2.6. Tatanan dan tipikal meja baca perpustakaan ... 11
Gambar 2.7. Tipikal kursi baca perpustakaan... 11
Gambar 2.8. jenis kereta buku dan barang ... 12
Gambar 2.9. Tipikal kursi baca perpustakaan... 12
Gambar 2.10. macam-macam interior perpustakaan... 18
Gambar 2.11. macam-macam bentuk display rak buku ... 18
Gambar 2.12. macam-macam interior toko buku ... 19
Gambar 2.13. peta Perpustakaan Umum Kota Malang ... 20
Gambar 2.14. Perpustakaan Umum Kota Malang ... 24
Gambar 2.15. Interior lantai 2 Perpustakaan Umum Kota Malang ... 25
Gambar 2.16. Interior ruang baca anak Perpustakaan Umum Kota Malang ... 25
Gambar 2.17. Lokasi (sumber sketsa pribadi) Perpustakaan Umum Kota Surabaya ... 27
Gambar 2.18. Tampilan bangunan Perpustakaan Umum Kota Surabaya ... 28
Gambar 2.19. Interior ruang baca Perpustakaan Umum Kota Surabaya ... 29
Gambar 2.20. tatanan rak buku (sumber sketsa pribadi) Perpustakaan Umum Kota Surabaya ... 29
Gambar 2.21. Lokasi kantin (sumber sketsa pribadi) Perpustakaan Umum Kota Surabaya ... 30
Gambar 2.22. Penzoningan (sketsa pribadi) Perpustakaan Umum Kota Surabaya ... 31
x
Gambar 2.24. Peta lokasi Gramedia Expo Surabaya ... 33
Gambar 2.25. zooning Gramedia Expo Surabaya ... 33
Gambar 2.26. cafe Gramedia Expo Surabaya ... 34
Gambar 2.27. Eksterior Gramedia Expo Surabaya ... 35
Gambar 2.28. Interior Gramedia Expo Surabaya... 36
Gambar 2.29. Interior Gramedia Expo Surabaya... 36
Gambar 2.30. SitePlan Gramedia Expo SBY ... 37
Gambar 2.31. lokasi TogaMas Diponegoro Surabaya ... 38
Gambar 2.32. pembagian area pada TogaMas Diponegoro Surabaya ... 39
Gambar 2.33. TogaMas Diponegoro Surabaya ... 40
Gambar 2.34. Tata ruang depan toko buku togamas Surabaya ... 41
Gambar 3.1. Peta Lokasi Site 1 ... 61
Gambar 3.2. Peta Lokasi Site 2 ... 61
Gambar 3.3. Peta Lokasi Site 3 ... 62
Gambar 3.4. Peta Lokasi Site 1 ... 65
Gambar 3.5. Peta Lokasi Site Arah Sirkulasi Jalan ... 66
Gambar 3.6. Peta Arah Sirkulasi Jalan ... 68
Gambar 3.7. Arah Sirkulasi Jalan ... 68
Gambar 3.8. Bangunan Sekitar Yang Berpotensi ... 69
Gambar 3.9. Jalan Di Depan Site ... 70
Gambar 3.10. Jalan Di Sekitar Site ... 70
Gambar 4.1. Peta Lokasi Site Arah Sirjkulasi Jalan ... 73
Gambar 4.2. Peta Lokasi ME ... 74
Gambar 4.3. Peta Lokasi ME ... 75
Gambar 4.4. Orientasi Angin ... 76
Gambar 4.5. Analisa Kebisingan ... 76
Gambar 4.6. Analisa Lingkungan Sekitar ... 77
Gambar 4.7. Analisa View... 78
Gambar 4.8. Zoning ... 79
Gambar 4.9. Bentukan Dasar Bangunan ... 84
xi
Gambar 4.11. Contoh Fasad Modern ... 85
Gambar 5.1. Bentukan Buku Yang Engalami Pengurangan ... 89
Gambar 5.2. Perspektif Bangunan ... 90
Gambar 5.3. Siteplan Book Centre In Surabaya ... 91
Gambar 5.4. Penggunaan Water Recycling System ... 93
Gambar 5.5. Penggunaan Biopori ... 94
Gambar 5.6. System Penangkal Petir S.E.S (Early Streamer Emision) ... 98
Gambar 5.7. System PBAX ... 98
Gambar 6.1 Aplikasi Zoning ... 100
Gambar 6.2 Aplikasi Tatanan Massa ... 101
Gambar 6.3 Aplikasi Orientasi Massa Bangunan ... 102
Gambar 6.4 Aplikasi Entrance Massa Bangunan... 103
Gambar 6.5 Aplikasi Bentuk ... 104
Gambar 6.6 Aplikasi Tampilan ... 104
Gambar 6.7 Entrance Massa Bangunan... 105
xii
DAFTAR DIAGRAM
Diagram 1.1 Tahapan Perancangan Book Center ... 4
Diagram 2.1 Struktur Organisasi Perpustakaan ... 21
Diagram 2.2 Struktur Tata Ruang Perpustakaan Lantai 1 ... 26
Diagram 2.3 Struktur Tata Ruang Perpustakaan Lantai 2 ... 27
Diagram 4.1 Sirkulasi Ruang ... 80
Diagram 4.2 Hubunan Antar Ruang ... 82
Diagram 4.3 Sirkulasi Ruang Lantai 1 ... 83
Diagram 4.4 Sirkulasi Ruang Lantai 2 ... 83
BOOK CENTRE IN SURABAYA
PUSAT BUKU DI SURABAYA
Eka SuryaWulan F
0851010001
ABSTRAKSI
Book centre adalah sebuah wadah bagi masyarakat untuk bisa
mendapatkan ilmu pengetahuan dan informasi dengan cara membaca,meminjam,membeli buku didalam satu tempat yang bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat serta menanamkan sifat membaca sejak dini untuk menuju masyarakat yang modern dan berperadapan.Mengambil dari kebutuhan masyarakat akan pentingnya membaca Serta dapat juga meningkatkan minat baca pada semua lapisan masyarakat dari kalangan anak-anak sampai yang dewasa juga meningkatkan SDM.
Fungsi utama adalah sebagai perpustakaan modern yang merupakan sebuah media untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan informasi yang cepat dimana perpustakaan tersebut di lengkapi dengan berbagai macam fasilitas penunjang. Di dalam Book Centre in Surabaya ini seperti area pamer yang fungsinya memperkenalkan sejarah awal mula terbentuknya sebuah buku dan toko buku.
Pemilihan lokasi untuk book cetre ini berada di kota Surabaya tepatnya berada di wilayah Surabaya barat. Berada pada wilayah tersebut karena pada wilayah ini masih kurang dalam hal fasilitas pendukung kegiatan pendidikan dan sesuai dengan RDTRK pemerintah kota Surabaya. Adanya sebuah bangunan book centre ini disesuaikan dengan fungsi perpustakaan diharaspkan nantinya dapat
menghadirkan sebuah fasilitas perpustakaan yang mempunyai kelebihan yang lebih jika dibandingkan dengan perpustakaan umum pada biasanya.
BAB I PENDAHULUAN
I.I Latar Belakang
Buku ibarat jendela dunia, dengan membaca buku kita bisa mendapatkan berbagai macam informasi dan ilmu pengetahuan yang ada di seluruh dunia. Membaca sudah kita lakukan sejak kecil, pada saat masih duduk di bangku sekolah dasar, menengah bahkan sampai di bangku kuliah. Membaca tidak hanya dilakukan di perpustakaan tapi dapat kita lakukan di mana saja. Bisa di lakukan di café-café ataupun tempat lainya yang menyediakan tempat untuk membaca.
Membaca buku harus di tanamkan sejak dini supaya membaca bisa menjadi sebuah kebutuhan yang harus di penuhi oleh setiap lapisan masyarakat di seluruh kota. Oleh karena itu buku sangatlah penting, buku tidak hanya diperlukan oleh para siswa-siswi dan mahasiswa tapi masyarakat umum juga masih memerlukan buku, baik buku fiksi ataupun nonfiksi.
Dewasa ini minat baca masyarakat kota menurun, contohnya seperti yang terjadi pada kota Surabaya. Hal ini di buktikan oleh surat kabar dari kota tersebut yaitu Surabaya |Surya Online yang menuliskan bahwa Minat membaca di kalangan warga Kota Surabaya hingga tahun 2010 masih rendah atau sekitar 26 persen saja. Salah satu faktor rendahnya minat baca di kalangan warga Surabaya dikarenakan kurangnya kesadaran warga akan pentingnya membaca buku.
khususnya di wilayah kecamatan Lakarsantri, dari 25 sekolah dasar hanya 8 yang memiliki perpustakaan itupun tidak lengkap dan tidak terurus.
Rendahnya minat baca di kalangan masyarakat Surabaya juga dapat dilihat dari rendahnya jumlah pengunjung yang datang untuk berkunjung dan untuk meminjam buku diperpustakaan umum kota Surabaya. Hal ini dapat dibuktikan dari jumlah pengunjung perpustakaan umum kota surabay yang dating untuk berkunjung dalam kurun waktu 5 tahun dari tahun 2004 – 2008 hanya meningkat sebesar 28,3%. Rendahnya pengunjung perpustakaan juga dibarengi dengan rendahnya jumlah peminjam buku pada perpustakaan, data peminjam buku di perpustakaan umum kota Surabaya dalam kurun waktu 5 tahun mengalami penurunan.
Tapi berbreda dengan jumlah pembeli buku yang meningkat 22166 orang atau 32,85 % dalam kurun waktu 5 tahun. Dalam membeli buku masyarakat kurang dipuaskan saat membeli buku di toko buku seperti Gramedia atau Togamas karena tidak bisa melihat isi buku harganyapun juga mahal, selain itu tidak disemua toko buku menyediakan tempat untuk membaca, jikapun ada itupun hanya sepersepuluh dari luas area toko buku tersebut, bahkan ada toko buku yang tidak menyediakannya sama sekali sehingga para pembeli jika ingin melihat isi buku contoh (buku ynag tidak disegel) harus berdiri di sepanjang rak-rak buku yang ada di toko buku tersebut.
I.2 Tujuan dan Sasar an
Tujuan dibangunnya tempat ini yaitu untuk
• Meningkatkan minat membaca sejak dini pada seluruh lapisan masyarakat kota Surabaya.
Sasarannya yaitu:
• Memberikan suatu wadah bagi masyarakat kota Surabaya yang ingin menambah wawasan serta pengetahuan dengan membaca dan menyediakan suatu tempat koleksi buku yang lengkap dalam hal fasilitas, lokasi yang strategis (banyak kendaraan umum yang melintas), kenyamanan, keamanan dan kelengkapan sarana dan prasarana yang di sediakan bagi seluruh lapisan masyarakat kota Surabaya agar dapat meminjam, membaca sekaligus membeli buku dengan mudah.
I.3 Batasan dan Asumsi Batasan
a. Pengguna Book Center ini yaitu: • untuk anak-anak (pelajar SD)
• untuk remaja (untuk pelajar SMP dan SMA)
• untuk dewasa (untuk tingkat mahasiwa, dosen, dan masyarakat umum).
Sumber : www.jatimprov.go.id
b. digunakan untuk semua golongan / strata social dari golongan bawah – atas.
c. Book Center buka setiap hari pada pukul 09.00 WIB sampai 22.00 WIB dan tutup pada hari libur Nasional.
Asumsi
• Kepemilikan Book Center dimiliki oleh pihak swasta. • Direncanakan untuk 20 tahun kedepan.
I.4 Tahapan Per ancangan
Tahapan perancangan ini dimulai dari permasalahan yang muncul yaitu rendahnya minat baca dikalangan masyarakat, hal ini dikarenakan minimnya sarana dan fasilitas yang ada juga mahalnya harga buku pada saat ini. Dari sinilah ide untuk membuat sebuah tempat yang enak, nyaman dan juga menyanangkan untuk membaca ,meminjam sekaligus membeli buku dengan judul Book Center. Setelah menemukan judul tersebut maka di interprestasikan dengan melakukan sebuah metode penelitian terlebih dahulu yaitu dengan cara melakukan pengumpulan data-data yang diperlukan dari studi literatur, studi kawasan dan studi objek kasus. Data-data yang diperoleh pengumpulan data yang akan dipakai untuk tahapan perancangan ini adalah sebagai berikut
Diagr am 1.1 tahapan per ancangan Book Center
(sumber:buku panduan pr oposal tugas akhir seminar , 2011) Studi liter atur Pengumpulan data Inter prestasi Pemilihan judul Studi Kompilasi dan analisa Studi kawasan Studi asas pr insip dan
metode per ancangan Mer umuskan konsep/ tema r ancangan Feedback contr ol Feedback contr ol Gagasan ide Penegmbang an r ancangan
I.5 Sistematika Lapor an
Sistematika penyusunan laporan disusun sesuai dengan tahapan-tahapan yang disesuaikan dalam masing-masing Bab yaitu Bab1 samapi dengan Bab IV, seperti berikut:
1. Bab I Pendahuluan
Pada bab pertama ini menguraikan dan menjelaskan tentang latar belakang timbulnya obyek perancangan Book Center. Dengan adanya latar belakang ini diharapkan tujuan untuk meningkatkan minat baca di semua kalangan masyarakat kota Surabaya dapat terealisasikan dengan baik.
2. Bab II Tinjauan Objek Rancangan
Beberapa tinjauan umum seperti pengrtian dari judul perancangan yaitu Book Center di Surabaya, beberapa studi kasus yang diteliti sebagi dasar
untuk perancangan Book Center sebagai tolak ukur dari perancangan ini, studi literatur untuk menjabarkan dan memperjelas perancangan serta tinjauan khusus yang berupa studi literatur sebagai dasar pijakan untuk perancangan, ruang lingkup pelayanan, kebutuhan ruang dan aktifitas yang dibutuhkan.
3. Bab III Tinjauan Lokasi Perancangan
Pada bab ini menjelaskan latar belakang pemilihan lokasi objek perancangan, lokasi yang tepat untuk meletakkan perancangan, kondisi lokasi yang telah di pilih, aksebilitas dan potensi lingkungan yang ada juga infrastruktur kota yang telah tersedia di sekitar lokasi objek perancanngan yang telah dipilih.
4. Bab IV Analisa Perancangan
BAB II
TINJ AUAN OBYEK PERANCANGAN
2.1 Tinjauan Umum Per a ncangan 2.1.1 Penger tian judul
• Book : dalam bahasa indonesia adalah buku.
• Center : dalam bahasa Indonesia adalah pusat yang berarti sebuah tempat dimana semua kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat banyak di lakukan di tempat tersebut. Semua kegiatan yang berhubungan dengan pusat itu sendiri dapat dilakukan di tempat ini.
• Surabaya : merupakan salah satu kota besar yang ada di Indonesia tepatnya berada di Pulau Jawa, Propinsi Jawa Timur.
• Book Center : bisa diartikan menjadi sebuah tempat pusat buku yang berada di kota Surabaya sebagai tempat dimana seseorang atau masyarakat bisa membaca, miminjam buku sekaligus bisa membeli buku dengan mudah, selain itu bisa menambah ilmu pengetahuan di luar pendidikan formal juga sebagai tempat untuk berkumpulnya par pe-cinta buku dari seluruh kota Surabaya. Bangunan ini juga berfungsi sebagai wadah bagi masyarakat yang gemar membaca.
2.1.2 Studi Literatur
Dalam studi literature ini diperlukan suatu data-data mengenai perpustakaan dan toko buku yang menjadi acuan dari perancangan ini. Berikut ini merupakan beberapa pedoman sebagai acuan dalam proses perancangan.
A. Perpustakaan
Klasifikasi Perpustakaan menurut Undang-Undang No.43 tahun 2007 disebutkan pada pasal 20 menjelaskan bahwa perpustakaan terbagi menjadi 5 jenis yaitu:
1. Perpustakaan nasional :
Merupakan perpustakaan yang di selenggarakan oleh Negara pada tingkat nasional sebagai tempat untuk mendokumentasikan seluruh penerbitan yang dilakukan di negara bersangkutan. Fungsi dari perpustakaan nasional ini yaitu untuk melestarikan informasi yang pernah ada dan diterbitkan juga disebar luaskan oleh negara yang bersangkutan.
2. Perpustakaan sekolah :
Merupakan sebuah perpustakaan yang mempunyai berbagaimacam koleksi buku dan bahan pustaka serta terbitan lainnya yang berada dalam lingkungan daerah atau kabupaten, yang diorganisasikan dengan teratur agar dapat digunakan untuk berbagai kepentingan pelayanan, referensi, informasi dan penelitian.
Fungsi Perpustakaan daerah menurut keputusan kepala Perpustakaan Nasional RI Nomor 001/OR9/9/1990, tentang organisasi dan tata kerja perpustakaan Nasional RI antara lain :
a. Mempersipakan bahan perumusan kebijaksanaan pembinaan perpustakaan di daerah.
b. Melakssanakan pembinaan dan pengembangan pada semua jenis perpustakaan di daerah.
c. Melaksanakan kerjasama antar perpustakaan di daerah.
d. Melaksanakan pengumpulan, penyimpanan dan pengolahan bahan pustaka.
3. Perpustakaan universitas/ perguruan tinggi :
Tinggi yang berarti tidak hanya di arahkan untuk membantu kegiatan pendidikan tetapi juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
4. Perpustakaan umum :
Merupakan Perpustakaan yang diselenggarakan untuk masyarakat umum yang meliputi seluruh lapisan masyarakat dalam radius wilayah tertentu, tujuannya lebih diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, kecerdasan dan kemampuan masyarakat umum setempat dalam rangka mempertinggi tingkat hidup, termasuk dalam kelompok perpustakaan umum ini antara lain perpustakaan wilayah, perpustakaan tingkat desa, kecamatan dan perpustakaan keliling. Fungsi perpustakaan umum menurut keputusan Menteri Dalam Negeri nmr 9 thn1988 dan instruksi Menteri Dalam Negeri nmr 21 thn 1988 antara lain :
a. Menghimpun dan melengkapi bahan pustaka dan informasi b. Memelihara dan melestarikan bahan pustaka dan informasi. 5. Perpustakaan khusus :
Merupakan perpustakaan yang diselenggarakan oleh lembaga khusus atau kantor instansi tertentu, misal kantor departement, kantor suku dinas, pabrik dan lembaga pemerintah swsta yang berorientasi pada koleksi yang bersifat khusus guna menunjang kebutuhan sehari-hari.
(sumber : Rusiana Pamuntjak, Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan.
Djakarta 1972, hal 53)
Tata Ruang, Peralatan dan Perlengkapan yang ada diPerpustakaan: 1. Gedung/ruangan perpustakaan:
2. Perabot perpustakaan:
Perabotan pada perpustakaan merupakan sarana pendukung atau perlengkapan perpustakaan yang digunakan dalam proses pelayanan pemakai perpustakaan dan merupakan kelengkapan yang harus ada untuk terselenggaranya perpustakaan.
Yang termasuk dalam perabot/perlengkapan perpustakaan antara lain : a) Rak buku
b) Rak majalah c) Rak surat kabar d) Rak atlas dan kamus
Gambar 2.1
Ukur an besar an r ak buku, majalah, sur at kabar , atlas dan kamus. (Sumber : Neufer t Er nst, Arsitek Data/ Bauentwur fslehr e.J akar ta 2002, edisi 33
jilid 2.)
Gambar 2.2 Ketinggian r ak buku di per pustakaan
e) Papan peraga / pameran
f) Laci penitipan tas, Lemari catalog, Lemari multi media, Lemari Arsip
Gambar 2.3
jenis lemar i yang ada di per pustakaan
(Sumber : Neufer t Er nst, Arsitek Dat a/ Bauentwur fslehr e.J akar ta 2002, edisi 33 jilid 2.)
g) Meja dan kursi sirkulasi
Gambar 2. 4
J ar ak minimum sir kulasi or ang pada setiap r ak buku.
Gambar 2.5
Standar t per letakkan dan jar ak minimun r ak buku di per pustakaan
(Sumber : Neufer t Er nst, Ar sitek Data/ Bauentwur fslehr e.J akar ta 2002, edisi 33 jilid 2.
h) Meja dan kursi baca
Gambar 2.6
Tatanan dan tipikal meja baca per pustakaan
Gambar 2.7
Tipikal kursi baca per pustakaan
(Sumber : Neufer t Er nst, Arsitek Dat a/ Bauentwur fslehr e.J akar ta 2002, edisi 33 jilid 2.)
i) Meja dan kursi pegawai j) Kereta buku, barang
Gambar 2.8 jenis ker eta buku dan bar ang
k) Tangga beroda
Gambar 2.9
Tipikal kur si baca per pustakaan
(Sumber : Neufer t Er nst, Arsitek Dat a/ Bauentwur fslehr e.J akar ta 2002, edisi 33 jilid 2.)
3. Peralatan perpustakaan umum:
Peralatan pada perpustakaan adalah barang-barang yang di perlukan secara langsung dalam mengerjakan tugas atau kegiatan di perpustakaan seperti:
a. Buku pedoman perpustakaan b. Buku klasifikasi
c. Kartu catalog d. Buku Induk e. Kantong buku
f. Lembar tanggal kembali g. Label
h. Cap inventaris i. Cap perpustakaan j. Bak stempel k. Kartu pemesanan l. Mesin ketik/Komputer m. ATK, Selotip, lem dll.
4. Penentuan lokasi gedung/ruangan
a. Berada ditempat yang luas tanahnya memungkinkan dilakukannya
perluasan pada masa yang akan datang, sesuai dengan perkembangan
perpustakaan.
b. Berada di daerah sekitar pusat kegiatan masyarakat seperti pusat pendidikan pemerintahan (sekolah, perguruan tinggi, dll) dan tentunya pemukiman.
c. Merupakan satu gedung yang utuh dan tidak bergabung dengan gedung atau bangunan lainya.
d. Akses mudah dicapai oleh pemakai atau pengguna bangunan, sehingga pemakai membuang waktu secara sia-sia.
e. Suasana cukup tenangdan aman untuk menghindari dari gangguan suara keras (kebisingan)dankegaduhan.
5. Pembagian ruang menurut fungsi pada perpustakaan umum:
a. Untuk perpustakaan system tertutup : areal untuk koleksi 45 % ; areal untuk pengguna 25 % ; areal untuk staf 20 % ; areal untuk keperluan lain 10 %
b. Untuk perpustakaan system terbuka : areal koleksi dan pengguna 70 % ; areal untuk staf 20 % ; areal untuk keperluan lain 10 %
c. Yang termasuk dalam areal koleksi adalah : areal buku rujukan ; areal majalah, surat kabar/ kliping ; areal koleksi non buku.
d. Yang termasuk areal pengguna adalah : areal peminjaman ; areal baca yang bercampur dengan koleksi ; areal katalog perpustakaan ; areal fotocopy ; areal baca perorangan / studi carel ; - areal pameran. e. Yang termasuk areal staf : areal pengadaan dan pengolahan ; areal kerja pimpinan ; areal komputer pengolahan ; areal tata usaha/administrasi ; areal makan ; gudang buku dan perlengkapan.
6. Bentuk ruang pada perpustakaan umum:
bujur sangkar karena paling mudah dan fleksibel dalam pengaturan perabot apalagi bila rak buku yang dimiliki banyak dan lalu lintas yang ramai. Bentuk ini juga paling baik dan mudah dalam pengaturan cahaya/penerangan.
7. Tata Ruang pada perpustakaan umum:
Merencanakan tata ruang harus didasari dengan hubungan antar ruang yang dipandang dari segi efisiensi, alur kerja, mutu layanan, keamanan dan pengawasan. Penempatan perabotan perpustakaan diletakkan sesuai dengan fungsi dan berdasarkan pembagian ruang diperpustakaan, seperti :
a. Lobbi : lemari penitipan barang, papan pengumuman dan pameran, kursi tamu, meja dan kursi petugas.
b. Ruang peminjaman : meja dan kursi sirkulasi, kereta buku, lemari arsip, laci-laci kartu pengguna, jika sudah otomosi maka computer, bacode reader dan kursi petugas.
c. Ruang koleksi buku : rak buku baik dari satu sisi atau dua sisi, kereta buku, tangga beroda,.
d. Ruang baca : meja kursi baca kelompok, perorangan ( studi karel) dan meja kamus.
e. Ruang administrasi : meja kursi petugas, lemari arsip, mesin ketik, computer, telpon, kereta buku, lemari buku, dsb.
f. Ruang koleksi buku (rak-rak buku):
1 rak (1 sisi, 5 susun, lebar 100 cm) dapat memuat 115-165 buku eksemplar buku dan jarak antar rak 100-110 cm. Jadi dapat dihitung berapa kebutuhan luas ruang yang diperlukan untuk menempatan rak dan dapat disesuaikan dengan bahan pustaka yang dimiliki. Hal ini pun perlu dipertimbangkan untuk tahun-tahun yang akan datang.Ruang baca : disesuaikan dengan ruang yang ada. Idealnya terpisah dari rang koleksi dengan luasan yang mencukupi.
melakukan aktifitas pengadaan dan pengolahan buku, luas ruangan tergantung berapa jumlah pengelola perpustakaan diperkirakan setiap petugas memerlukan 2.5 m2
h. Ruang Sirkulasi : Ruang ini dipergunakan untuk melayani peminjaman dan pengembalian buku , ruang yang diperlukan minimal cukup untuk meletakkan meja sirkulasi dan perlengkapan lainya.
8. Penerangan, Ventilasi serta penghawaan pada perpustakaan umum:
Penerangan harus diatur sehingga tidak terjadi penurunan gairah membaca atau membuat silau. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menghindari sinar matahari langsung serta memilih jenis yang dapat memberikan sifat dan taraf penerangan yang tepat dengan kebutuhan. Ventilasi dalam perpustakaan harus diperhatikan selain untuk petugas juga diperlukan untuk bahan pustaka.
Ada 2 macam sistem ventilasi :
a. Ventilasi pasif : Ventilasi yang didapat dari alam caranya membuat lubang angina tau jendela Ventilasi yang didapat dari alam caranya membuat lubang angina rah angin lokal. Luas lubang angin atau jendela diusahakan sebanding persyaratan dan fasilitas ruang (10 % dari luas ruang yang bersangkutan). Bila menggunkan ventilasi pasif seperti ini sebaiknya rak tidak ditempatkan dekat jendela demi keamanan koleksi dan terhindar dari sinar matahari langsung.
b. Ventilasi aktif : Ventilasi aktif adalah menggunakan sistem penghawaan buatan yaitu menggunakan AC. Karena temperature dan kelembaban ruang perpustakaan yang kontans maka dapat menjaga keawetan koleksi dan peralatan tertentu seperti koleksi langka, pandang dengan dan computer.
9. Pengamanan :
a. Kebakaran :
Penempatan jalam darurat kearah luar pada tempat-tempat strategis yang mudah dicapai; Pemilihan bahan bangunan yang tidak mudah terbakar ; Penyediakan alat-alat pemadam kebakaran ; Alat pendeteksi kebakaran ( alarm system).
b. Gempa bumi, angin topan, air hujan, banjir dan petir :
Perencanaan ketinggian permukaan lantai dasar lebih tinggi dari pada tanah disekitar bangunan.
c. Sistem drainasi pembuangan air hujan jangan menimbulkan genangan pada halaman perpustakaan ; Perencanaan bangunan tahan gempa ; Memasang system penangkal petir terutama pada bangunan bertingkat.
d. Hama :
Pemilihan bangunan yang tahan hama ; Mengurangi celah-celah kecil pada bangunan yang dapat dijadikan rumah tikus ; Memberikan suntikan anti rayap disekeliling bangunan.
e. Pencurian bahan pustaka :
Sistem perencanaan satu pintu keluar masuk ; Peletakan lubang/jendela untuk ventilasi dilakukan pada tempat yang sullit dijangkau 10. Sistem pelayanan pada perpustakaan
Sesuai dengan fungsi utama dari perpustakaan sebagai objek pelayanan umum maka kepuasan pengunjung merupakan tujuan utama dari perpustakaan. Beberapa system yang dianut oleh perpustakaan yang ada yaitu sebagai berikut:
Keuntungan : Lebih memberikan kebebasan dan kepuasan kepada pengunjung, Tenaga pelayanan lebih sedikit, Ruang baca bersatu dengan ruang koleksi.
Kerugian : Kemungkinan pengembalian buku pada tempatnya menjadi kacau,
• Sir kulasi ter tutup (closed acces) Perpustakaan yang menggunakan system tertutup tidak memperbolehkan para pengunjung perpustakaan tersebut memasuki ruangan penyimpanan koleksi.
Keuntungan : Bahan-bahan pustaka dapat lebih aman terjamin.
Kerugian : Peminjam harus menunggu cukup lama, Peminjam kurang puas dalam pemilihan bahan pustaka
11. Struktur organisasi perpustakaan mencakup hal-hal sebagai berikut:
a. Kepala/Pemimpin Perpustakaan dan atau pemimpin unit-unit kerja di dalam sebuah perpustakaan. Kepala perpustakaan memimpin semua kegiatan perpustakaan yang mencakup pengendalian, pemanfaatan, pembinaan, dan pengembangan agar organisasi dapat berjalan sebagaimana mestinya untuk mencapai tujuannya.
b. Pustakawan yang pada instansi pemerintah atau pegawai negeri sipil disebut Pejabat Fungsional Pustakawan, dan pada lembaga swasta cukup disebut pustakawan. Tugas-tugas pustakawan meliputi akuisisi, pengolahan dan layanan informasi.
c. Pegawai pelaksana teknis keperpustakawanan untuk membantu pustakawan mengerjakan kegiatan yang bersifat teknis seperti seleksi, pengadaan, pengolahan dan layanan.
Macam-macam contoh interior pada perpustakaan
Gambar 2.10
macam-macam inter ior per pustakaan (Sumber : www.googleear th.com)
Gambar di atas merupakan salah satu contoh interior yang terdapat pada perpustakaan.
A. Toko buku
Ada 2 macam jenis toko buku yaitu:
1. Toko buku baru (toko buku yang menjual buku-buku keluaran/ edisi terbaru dari penerbit buku, seperti :Gramedia, Toga Mas, Uranus, dll).
2. Toko buku bekas (toko buku yang menjualberbagai macam buku bekas dan buku lama yang tidak dikeluarkan lagi oleh sang penerbit, seperti :Kampung ilmu di jl.Semarang, Surabaya dan toko buku bekas/kios-kios yang menjual buku bekas di jl.Blauran, Surabaya).
Gambar 2.11
macam-macam bentuk display r ak buku (Sumber : www.googleear th.com)
Gambar di atas merupakan macam-macam contoh display yang ada di toko buku maupun perpustakaan.
Berbagai macam interior yang ada di toko buku
Gambar 2.12
kesimpulan studi liter atur :
Dengan semua literature yang sudah ada, dapat dijadikan acuan bagaimana fasilitas dan kebutuhan ruang yang dibutuhkan untuk sebuah ruangan perpustakaan yang nyaman .Di sini dapat dilihat dari tatanan ruang, perabot, sistem sirkulasi yang digunakan untuk perancangan Book Center
2.1.3 Studi Kasus
2.1.3.1Perpustakaan Umum Kota Malang
Gambar 2.13
peta Per pustakaan Umum Kota Malang (Sumber : www.googleear th.com)
1. Deskripsi lokasi
Lokasi perpustakaan berada di jalan ijen Nomor 30-A Malang, yang berdiri di atas tanah seluas: 2.592 m2 dan luas bangunan : 2.000 m2.
Keadaan lingkungan sekitar terhadap bangunan perpustakaan yaitu: a. Lokasi perpustakaan yang berada di ujung dari perempatan jalan. b. Lokasi jalan yang berada di depan bangunan adalah dua arah dengan
lebar jalan kira-kira kurang lebih sekitar 20m.
c. Perpustakaan berada di sekitar wilayah pemukiman penduduk dan dekat dengan kawasan pendidikan.
d. Jumlah massa bangunan Perpustakaan Umum Kota Malang itu sendiri hanya terdiri satu massa bangunan sebagau bangunan inti.
e. Banyak kendaraan umum yang melintas dan berada di malang bagian kotanya sehingga aksesnya mudah dicapai.
2. Stuktur organisasi
Perpustakaan ini di kepalai oleh seorang kepala yang memiliki beberapa karyawan yang berada dalam pimpinannya.
Diagram 2.1 Struktur Organisasi Perpustakaan
(Sumber: Profil Perpustakaan Umum Kota Malang, thn.2011)
Struktur organisasi pada Perpustakaan Umum Kota Malang menggunakan prinsip kesatuan komando.
Prinsip kesatuan komando merupakan suatu system pembagian wewenang dan tanggung jawab kepada bawahan dari satu perintah/komando secara terpusat,
baik dalam pelaksanaan tugas rutin maupun penilaian terhadap karyawan. Dengan prinsip ini para karyawan dari berbagai unit/bagian dapat terlinsungi
dari berbagai kontradiksi dan konflik social.
(sumber : godden, 1984:25)
3. Fasilitas Perpustakaan Fasilitas Utama
Untuk mengetahui berapa luas keseluruhan dari fasilitas utama dapat di lihat dari table 2.1 berikut ini :
KEPALA KANTOR
KELOM POK JABATAN FUNGSIONAL
• ARSIP
• PUSTAKAWAN
SUB BAGIAN TATA USAHA
SEKSI KEARSIPAN SEKSI
PERPUSTAKAAN UM UM
Nama r uang kapasitas Luas m2
perlengkapa n
a. Ruang baca dan referensi anak.
25 anak dan 2 pustakawan
62 m2 Meja baca dan rak buku.
b. Ruang baca dan peminjaman buku.
200 orang dan 5 pustakawan.
630 m2
Meja baca + kursi untuk 8 orang, meja baca + kursi untuk perorangan dan rak-rak buku.
pustakawan kecil dan rak buku. d. Ruang khusus ( ruang
audiovisual dan ruang serbaguna/pamer)
Ruang audiovisual untuk 35 orang
105 m2 Alat elektronik dan meja+kursi Ruang serbaguna/pam er untuk 200 orang
600m 2
Tabel 2.1 luas keselur uhan Per pustakaan Umum Kota Malang
Fasilitas pengelola
Untuk mengetahui berapa luas keseluruhan dari fasilitas utama dapat di lihat dari table 2.2 berikut ini :
No Nama r uang
Kapasitas Luas m2
Per a botan
1 Lobby 25orang 173 m2 • rak display • set meja makan • 1 meja resepsionis • 4 kursi
2 Selasar - - -
3 Toilet 6 orang (3 perempuan, 3 laki-laki)
12 m2 • kloset duduk untuk wanita
• kloset duduk untuk laki-laki
• Kaca ukuran 1.5 x 2.5 m2
• wastafel untuk toilet perempuan
• 2 wastafel untuk laki-laki
4 Pantry 5 orang 18 m2 • Meja dapur • Rak untuk piring • 3 kursi
5 Kantin 18 orang 24 m2 Meja dan kursi para pembeli dan perabotan penjual
6 Musholla 6 orang 12 m2 -
7 Gudang - 5 m2 -
8 Total 194 m2 -
Total keseluruhan luas ruangan:
• Fasilitas umum : 1439 m2 • Fasilitas pengelola/staf : 194.5 m2 • Fasilitas layanan : 368.5 m2 +
Total : 2000 m2
4. Tampilan Bangunan
Gambar 2.14 Per pustakaan Umum Kota Malang
Sumber : photo pr ibadi,2011
warna kuning dan orange mendominasi fasad bangunan. Hal ini memberikan kesan segar dan ceria pada bangunan ini sehingga menarik untuk lihat.
5. Interior
Gambar 2.15 Inter ior lantai 2
Per pustakaan Umum Kota Malang
Bentuk ruang dalam pada perpustakaan ini berbentuk persegi yang tidak beraturan. Hal ini bisa dijumpai di ruang baca. Warna pada interior pada ruang baca ini menggunakan warna crem dan perabtan yang berwarna hijau.Sedangkan warna pada ruang dalam anak-anak menggunakan warna dinding biru muda dan biru laut yang terlihat begitu fresh.
Letak perabot yang disusun secara berurutan sehingga dapat memberikan kemudahan kepada para pengunjung dalam memilih buku yang akan dibaca. Pola yang terdapat pada lantai bertujuan untuk mengarahkan pengunjung kapada rak-rak buku atau display-display yang terdapat pada ruangan perpustakaan.
Untuk keseluruhan warna yang terdapat pada lantai 1 menggunakan warna putih untuk dinding, plafon dan juga lantainya sedangkan pada lantai 2 menggunakan warna crem pada dinding dan warna putih hanya terlihat pada plafon dan lantainya saja.
6. Hubungan antar ruang dan sirkulasi
.
Diagr am 2.2
Str uktur Tata r uang perpustakaan lantai 1 R
LOBBY
Toil et Dapur Seksi Kearsi p
Penit ipan
PINT U M AS
R fot ocopy
kant in
R.Serbagun a
t angga
m usholl a
perpust akaan
Diagr am 2.3
Str uktur Tata r uang per pustakaan lantai 2
7. Struktur bangunan
Perpustakaan ini menggunakan struktur:
a. Kolom beton bertulang dengan system struktur grid dimensi 60x40 cm2, 40x40 cm2 dan berdiameter 60 m2.
b. Kerangka atap menggunakan struktur kayu
c. Dinding terbuat dari batu bata yang diplester dan di finising cat d. Lantai menggunakan keramik warna putih ukuran 30x30 cm2 e. Keseluruhan ruangan menggunakan plafon
2.1.3.2Per pustakaan Umum Kota Surabaya
Gudan g
Toilet Seksi pengemb ang Seksi perpust akaan umum
Ruang b aca umum Audio
Visual
t angga Ref er
ensi Pengel ola buku Toi let Gudan g buku U S M A N 17 Perpustakaa n umum kota Surabaya
Perumahan Rungkut Asri
Perumahan Rungkut Asri
Gambar 2.17 Lokasi (sumber sketsa pr ibadi)
Per pust akaan Umum Kota Sur abaya
1. Deskripsi lokasi :
a. Berada di daerah Surabaya selatan tepatnya di daerah Rungkut.
b. Lokasi bangunan dekat dengan fasilitas pendidikan (SMAN 17 SBY, UPN “Veteran”JATIM, dll)
c. Lokasi bangunan dekat dengan permukiman warga.
d. Lokasi jalan yang berada di depan area bangunan marupakan 2 jalur yang tengah-tengahnya di batasi oleh sungai kecil yang membelah jaur tersebut. e. Bangunan merupakan single building.
f. Banyak kendaraan umum yang melintas sehingga akses untuk mencapai tempat ini mudah di jangkau.
2. Tampilan bangunan
Gambar 2.18 Tampilan bangunan
Per pustakaan Umum Kota Sur abaya
dalam ruangan melalui jendela-jendela yang ada di lantai 1 dan 2 bangunan. Warna yang terdapat pada bangunan yaitu biru laut dengan biru muda, perpaduan ke dua warna tersebut memberikan kesan segar dan cerah.
3. Interior bangunan
Gambar 2.19 Inter ior r uang baca Per pustakaan Umum Kota Sur abaya
Ruangan di dalam (interior) perpustakaan ini lebih condong berwarna putih juga krem dan warna pitih ini bisa di lihat di hampir keseluruhan ruang yang ada di dalam perpustakaan ini. Penataan ruang yang ada hanya bisa di lihat dari rak-rak buku yang dijajar dan di tata secara rapi untuk memudahkan para pengunjung untuk memilih buku yang akan di pinjam. Juga tempat-tempat duduk yang juga di tata secara rapi dan berdekatan dengan rak-rak buku.
Gambar 2.20
tatanan r ak buku (sumber sketsa pribadi) Per pustakaan Umum Kota Sur abaya
4. Fasilitas bangunan a. Lobby :
lobby pada perpustakaan umum kota Surabaya ini mampu menampung hingga 25 orang pengunjung. Di dalam lobby ini terdapat beberapa kursi untuk pengunjung, berbagai macam poster untuk menanamkan sifat membaca dan bener-bener sebagai salah satu untuk alat promosi perpustakaan.
b. Ruang penitipan barang :
berada di lantai 1 dan dekat dengan lobby , pada ruangan ini terdapat mrak-rak penitipan barang bagi pengunjung perpustakaan ,meja dan kursi petugas yang menjaganya.
c. Ruang baca dan rak-rak buku
Berada pada lantai 1 dan 2 yang berfungsi sebagai fasilitas utamam pada bagunan ini. Di dalam ruang baca terdapat rak-rak buku berbagai macam ukuran (rak untuk dewasa dan anak-anak) juga terdapat meja dan kursi untuk membaca.
d. Kantor pengelola dan staf e. Gudang buku
f. Kantin
Berada di lantai 1 dan pintu masuk kanti berada di luar bangunan, artnya kantin ini berdiri sendiri dan tidak bergabung menjadi satu bangunan perpustakaan.
Gambar 2.21
Lokasi kantin (sumber sketsa pr ibadi) Per pustakaan Umum Kota Sur abaya
g. Ruang peminjaman,pengembalian buku. h. Musholla
Kantin Bangunan utama
i. Parkir : area parkir berada di depan bangunan.
5. Zooning
Gambar 2.22
Penzoningan (sketsa pr ibadi) Per pustakaan Umum Kota Sur abaya
Di dalam perpustakaan umum ini mempunyai 2 lantai. Pada lantai1 terdapat beberapa ruang yang meliputi ruang buku yang di gunakan untuk rak-rak buku untuk di pinjamkan kepada pengunjung, ruang kantor pengurus perpustakaan (untuk regestrasi pengunjung jika ingin meminjam buku), km/wc, gudang, ruang belakang yang di gunakan sebagai tempat untuk cleaning servis juga ruang baca untuk membaca.
Sedangkan di lantai2 hanya terdapat ruang buku sebagai tempat untuk rak-rak penyimpan buku, tempat untuk membaca dan ruang pengurus perpustakaan (penjaga buku, pemeriksa buku, pemeliharaan buku).
6. Ruang luar
Di area depan bangunan terdapat berbagai macam tumbuhan yang ditanam secara sengaja untuk menambah suasana asri pada sekitar bangunan. Tanaman yang di tata di depan bangunan yang berfungsi juga sebagai pagar.
Lantai 2
Lantai 1
Public Area Servis Area
2.1.3.3 Gr amedia Ek spo Surabaya
Gambar 2.23
Peta lokasi Gramedia Expo Sur abaya (Sumber : www.google.com)
1. Deskripsi lokasi
Lokasi Gramedia Expo Surabaya berada di jalan Basuki Rahmad no 93-105 Surabaya. Area tersebut merupakan area pusat kota dan merupakan koridor utama yang menghubungkan Surabaya Utara dengan Surabaya Selatan dan kota Sidoarjo.
Keadaan lingkungan sekitar terhadap bangunan yaitu:
a. Gramedia Ekspo ini di arsiteki oleh Ridwal Kamil tahun 2008, bangunan ini berfungsi sebagai toko buku.
b. Lokasi bangunan tepat berada di ujung pertigaan jalan.
c. Lokasi jalan yang berada di depan bangunan adalah satu arah dengan lebar jalan kira-kira kurang lebih sekitar 20m.
d. Gramedia Expo berada di sekitar wilayah pusat perniagaan kota Surabaya.
e. Banyak massa bangunan Gramedia Expo hanya ada satu massa bangunan berlantai2 sebagai bangunan inti yang didalamnya terdapat hall untuk tempat pameran tepatnya berada di lantai 1 sedangkan lantai 2 digunakan sebagai toko buku.
dll, sehingga aksesnya mudah dicapai.
Batasan-batasan bangunan :
a. Utara : gedung perkantoran yang mempunyai lantai kurang lebih 10 lantai.
b. Selatan : jl.Basuki Rahmad dan kantor Danareksa. c. Timur : gedung perkantoran 2 lantai.
d. Barat : kjompleks perumahan yang dihuni oleh warga.
Gambar 2.24
Peta lokasi Gr amedia Expo Sur abaya (Sumber : analisa pr ibadi,2011)
2. Zoning
Gambar 2.25
zooning Gr amedia Expo Sur abaya (Sumber : analisa pr ibadi, 2011)
Keterangan :
Pada bangunan Gramedia Expo ini Pembagian zona bangunan dilakukan Area 3
Area 2 Area 1
Gr amedia Expo Surabaya
per kan t ora n
Perkant oran
Perkant oran
Pe rk an t or an Perka
mpun gan
secara vertical yang disusun sesuai dengan organisasi ruang yang telah direncanakan yaitu:
a. Area 1 : lantai 1 digunakan sebagai ruang pamer atau hall yang biasanya disewakan untuk acara pameran atau launcing buku dsb
b. Area 2 : lantai 2 sepenuhnya digunakan sebagai toko buku, café , kantor pengelola dan karyawan .
c. Area 3 : yaitu underground difungsikan sebagai tempat parkir sepeda motor dan mobil juga terdapat kantin kecil untuk karyawan. Pada lantai ini juga terdapat ruang utilitas. 3. Fasilitas
Fasilitas yang terdapat pada Gramedia Expo ini yaitu
a. Lobby : berada pada lantai 1 dan terletak di pintu masuk utama menuju dalam bangunan.
b. Area informasi atau resepsionis : berada pada lantai 2 tepatnya di depan escalator yang menghubungkan antaralantai 1 dan lanati 2. c. Tempat penitipan barang : berada pada lanatai 2 tepatnya di depan
café. d. Cafe area :
Di dalam bangunan Gramedia Expo Surabaya selain terdapat toko buku yang menyediakan berbagai macam buku juga menyediakan sebuah area khusus bagipengunjung untuk bersantai dengan menikmati hidangan ataumenu yang telah disediakan oleh café ini.
Gambar 2.26 cafe Gramedia Expo Sur abaya
e. Ruang seminar : yaitu sebuah sarana yang ada di Gramedia Expo yang mempunyai fungsi sebagai ruang untuk mengadakan diskusi baik formal maupun nonformal. Fasilitas yang terdapat pada ruangan ini yaitu kursi dan meja dan papan tulis whiteboard
f. Art store : yaitu merupakan salah satu sarana yang terdapat di dalam toko buku Gramedia Expo yang fungsinya untuk menjual karya-karya seni yang di hasilkan oleh para seniman yang diletakkan di display atau rak-rak. Fasilitas yang terdapat pada art store ini yaitu berbagai macam display dan rak-rak yang berfungsi sebagai sarana untuk tempat memajang berbagai macam karya seni dari para seniman. g. Galeri : sebagai sarana untuk menampilkan seni dengan format 2
dimensi atau 3 dimensi.
h. Ruang audio visual : merupakan sarana untuk menampilkan seni dengan fasilitas audio visual yang lebih membutuhkan interaksi antara manusia sebagai penikmat seni dan media yang dirancang. Fasilitas yang ada di ruangan ini yaitu kursi penonton dan seperangkat alat sound system beserta computer yang mengendalikanya.
4. Tampilan bangunan
Gambar 2.27
Ekster ior Gr amedia Expo Sur abaya (Sumber : www.google.com)
bangunan. Di sekitar bangunan juga di buat taman-taman yang membuat bangunan ini semakin terasa asri, karena selain ramah lingkungan gedung Gramedia Expo ini tidak melupakan 3 unsur pertamanan yaitu tanah,air dan udara. Hal inilah yang dapat menghijaukan lingkungan sekitar.
Bentuk bangunan persegi panjang dengan aksen penataan yang tidak rata atau tidk beraturan membuat kesan dinamis dan minimalis yang ramah lingkungan dengan warna lembayung pada bangunan memberikan warna yang berubah-ubah jika dilihat dari sisi yang berbeda.
5.Interior Bangunan
Gambar 2.28
Inter ior Gr amedia Expo Sur abaya (Sumber : www.google.com)
Berbagai macam display dan rak-rak buku yang di tata sedemikian rupa sehingga menampilkan tampilan yang eksklusif di dalam interior ruangan Gamedia Expo Surabaya pada bagian sisi kanan jika dari resepsionis dengan permainan lampu pada langit-langit ruangan memberikan pencahayaan yang cukup dan terkesan eksklusif.
Gambar 2.29
Penataan buku disesuaikan dengan jenis buku, buku ditata rapi ada yang diletakkan di rak-rak buku dan ada juga yang di tata secara bertumpuk di etalase-etalase yang mempunyai warna senada dengan warna dinding yaitu warna coklat kayu yang ada pada rak-rak buku dan warna dinding yang berwarna crem.
6.Hubungan antar ruang dan sirkulasi
Bagan 2.1 hubungan antar r uang (Sumber : hasil analisa pr ibadi)
Gambar 2.30 SitePlan Gramedia Expo SBY (Sumber :www.googleear th.com) J alan basuki
Jalan yang ada di depan bangunan Gramedia Expo Surabaya ini adalah jalan Basuki Rahmad Surabaya dengan arah kendaraan yang melintas di depanya yaitu satu arah.
2.1.3.4 Toga Mas Surabaya
Gambar 2.31
lokasi TogaMas Diponegor o Sur abaya (Sumber :analisa pr ibadi,2011)
1. Deskripsi lokasi
a. Lokasi berada di jalan diponegoro Surabaya
b. Jalan yang ada di depan lokasi merupakan jalan protokol dan satu arah dan lebar jalan kurang lebih 20 meter.
c. Lokasi berada di pusat kota Surabaya
d. Bangunan toko buku Toga mas berada di sekitar bangunan komersial (hotel elips,dan perkantoran) juga berada dekat dengan kawasan rekreasi (kebun binatang Surabaya)
e. Banyak kendaraan atau angkutan umum yang melintas. f. Bangunan berupa tatanan masaa yang terdiri dari 2 gedung. g. Bangunan merupakan rumah lama yang direovasi dan diganti
fungsi (dulu adalah rumah tinggal dan sekarang menjadi toko buku)
Toga Mas Diponegor o Area
perkantoran
Area perhot elan
2. Zooning
Gambar 2.32
pembagian ar ea pada TogaMas Diponegor o Sur abaya (Sumber :analisa pr ibadi)
Pembagian area di dalam bangunan ini yaitu:
a. Area A : merupakan area public yaitu pintu masuk,lobi,ruang penitipan barang dan kasir. Area public ini difungsikan sebagai area penjualan, di dalam ruangan ini terdapat berbagai macam rak display buku dan peralatan tulis yang dijual di toko buku ini b. Area B : merupakan area semi privat yang digunakan sebagai dan
ruang baca.
c. Area C : digunakan sebagai ruang privat yang difungsikan untuk karyawan dan petugas di toko buku tersebut.
d. Area D: digunakan sebagai area servis karean di fungsikan sebagai tempat parkir untuk pengunjung dan karyawan.
3. Fasilitas
Terdapat berbagai macam fasilitas yang tersedia di dalam toko buku ini ataralainya yaitu:
a. Lobi : yang berada di area depan bangunan
b. Ruang penitipan barang: area ini berada di depan dan menjadi satu ruangan dengan kasir dan juga lobi.
c. Kasir: berada pada area depan bangunan. Area public (A)
Area Servis (D) Are
a
pub
lik
Area semi public (A)
d. Wifi area.
e. Ruang penjualan: ruangan ini paling luas karena merupakan fungsi utama dari bangunan ini
f. Ruang baca
g. Ruang karyawan/loker karyawan: h. Taman kecil
i. Tempat parkir
4. Tampilan bangunan
Bangunan berupa rumah tua bergaya bangunan belanda yang sekarang dialihkan fungsi yaitu dahulunya sebagai rumah tinggal dan sekarang beralih fungsi sebagai toko buku yang modern.
Gambar 2.33
TogaMas Diponegor o Surabaya (Sumber :P otho pr ibadi)
5. Interior bangunan
Bagian dalam rumah juga masih terlihat asli hanya fungsinya saja yang saat ini telah berubah. Seperti yang terlihat pada bagian ruang tamu yang sekarang dialihkan fungsinya menjadi lobi,kasir dan ruang penitipan barang.
Gambar 2.34
Tata r uang depan toko buku togamas Sur abaya (Sumber : analisa pr ibadi, 2011)
Dari gambar di atas bisa dilihat bagai mana pengalihan fungsi ruangan pada saat dahulu yang berfungsi sebagai ruang tamu dengan sekarang. Begitu juga dengan ruangan-ruangan yang lainya di dalam bangunan rumah ini.
Lobby,kasir,r.peni t ipan
Area penjualan peralat an t ulis L o r o n g Area penjualan peralat an t ulis Area penjualan buku Area penj uala n buk u
Area penjualan dan area baca
M E Area
2.1.4 Analisa Hasil Studi
Perbandingan antara Studi kasus 1,2,3 dan Studi kasus 4
Aspek Per pustakaan umum kota Malang
Gr a media expo sur abaya Lokasi a. Berada di pusat kota di
jalan ijen Nomor 30-A Malang, dekat dengan permukiman warga dan kawasan pendidikan.
b. Lokasi jalan yang berada di depan bangunan dua arah dengan lebar 20 m dan berada di perempatan jalan. Banyak kendaraan umum yang melintas, sehingga akses mudah untuk dicapai.
a. Berada di pusat kota di jalan Basuki Rahmad no 93-105 Surabaya, Lokasi berdekatan dengan permukiman warga dan Berada di area perkantoran, hotel dan plasa atau mall.
b. Lokasi jalan yang berada di depan bangunan dua arah dengan lebar 20 m dan berada pada pertigaan jalan. Banyak kendaraan umum yang melintas, sehingga akses mudah untuk dicapai.
Tatanan massa
Single building Single building
Fungsi bangun an
a. Perpustakaan b. Digunakan oleh
masyarakat umum.
a. Toko buku dan ruang pamer / Exihibition hall. b. Digunakan oleh
masyarakat umum. Fasilitas a. Lobby
b. Area peminjaman buku c. Resepsionis
d. Area baca e. Rak-rak buku
f. Ruang penitipan barang g. Kantor pengelola h. Selasar
c. Lobby
d. Area penjualan buku e. Area informasi atau
resepsionis
f. Tempat penitipan barang. g. Toilet
Tabel 2.3 analisa hasil studi i. Toilet j. Pantry k. Kantin l. Musholla m. Gudang n. Parkir
j. Kantin karyawan k. Rang utilitas. l. Musholla m. Gudang n. Parkir o. Art store p. Galeri
q. Ruang audio visual
Utilitas bangun an
a. Penghawaan menggunakan AC b. Warna bangunan kuning
orange, putih, krem, dan biru.
c. Pencahayaan: menggunakan
pencahayaan alami dan buatan.
d. Terdapat instalasi air bersih,listrik da telepon.
a. Penghawaan menggunakan AC. b. Warna bangunan:
Interior : krem dan perabotan warna coklat kayu.
Eksterior : warna lembayung. c. Pencahayaan :
menggunakan pencahayaan buatan. d. Terdapat instalasi
Aspek Per pustakaan umum kota Surabaya
Toga Mas Surabaya
Lokasi • Berada di daerah Surabaya selatan di daerah rungkut.
• Dekat dengan fasilitas pendididkan dan permukiman warga. • Jalan menuju lokasi ada
2 jalur.
• Berada di Surabaya pusat di jalan Diponegoro Surabaya • Jalan yang ada di depan
lokasi merupakan jalan utama dengan lebar kurang lebih 20m
Tatanan massa
Single building Single building
Fasilitas bangunan
• Lobby
• Tempat penitipan barang
• Ruang peminjaman • dan pengembalian buku • Kantor pengelola dan
staf • Kantin • Gudang
• Ruang baca dan rak-rak buku
• Parkir kendaraan • Km/wc
• Musholla
• Lobby
• Tempat penitipan barang • Kasir
• Ruang etalase buku • Ruang etalase peralatan
tulis
• Kantor pengelola • Loker karyawan
• Terdapat taman kecil di tengah-tengah bangunan • Café area (skala kecil) • Parkir kendaraan • Km/wc
• Musholla
Utilitas bangunan
• Terdapat saluran air bersih
• Terdapat jaringan telepon
• Terdapat wifi
• Terdapat saluran pembuangan
• Penghawaan menggunakan AC • Warna bangunan biru
laut dan biru muda
• Terdapat saluran air bersih
• Terdapat jaringan telepon
• Terdapat wifi
• Terdapat saluran pembuangan
• Penghawaan menggunakan AC • Warna krem dan coklat
Fungsi bangunan
Perpustakaan umum dan digunakan oleh masyarakat umum
Kesimpulan :
Dari ke 4 study kasus bisa dilihat fasilitas-fasilitas yang ada ternyata antara studi kasus 1 sampai 4 mempunyai fasilitas yang berbeda-beda antara perpustakaan umum kota Malang dan perpustakaan umum kota Surabaya dengan Gramedia ekspo Surabaya dan Togamas Surabaya.
Didalam obyek perancangan pada book center ini fasilitas-fasilitas yang digunakan yaitu:
a. Penggabungan fasilitas antar perpustakaan umum kota Malang dengan Gramedia Ekspo Surabaya, juga penambahan fasilitas didalam Book Center jika dirasa perlu/dibutuhkan.
b. Perletakan perancangan berada dipinggir kota Surabaya yaitu tepatnya di Surabaya bagian barat. Hal ini dikarenakan pada daerah tersebut masih belum terdapat toko buku yang lengkap juga masih belum adanya perpustakaan.
c. Tampilan bangunan lebih cenderung mengarah kearah style minimalis. d. Konsep perancangan Book Center yaitu Green Building.
e. Terdapat perencanaan ruang luar seperti adanya taman-taman.
f. Bentuk bangunan cenderung berbentuk bujur sangkar. Hal ini dikarenakan bentuk bujur sangkarlah yang paling tepat untuk perpustakaan yang ada di Book Center.
g. Bangunan berupa tatanan massa
2.2.Tinjauan Khusus Per ancangan 2.2.1 Penekanan Per ancangan
ruang pameran dan ruang serba guna, sedangkan pada lantai 2 merupakan perpustakaan dan ruang baca sedangkan pada lantai 3 dijadikan toko buku, alat tulis dan café-café.
2.2.2 Lingkup Pelayanan
Lingkup pemakai dan pengguna bangunan: a. tamu atau penggunan bangunan:
§ Tamu atau pengunjung yaitu pengunjung Book Center yang melakukan aktifitas dengan menggunakan fasilitas utama dan fasilitas layanan yang berada di dalam Book Center, Seperti meminjam,membaca dan membeli bukudi Book Center.
§ Tamu sebagai Anggota Book Center yaitu pengunjung yang telah mendaftarkan diri sebagai anggota Book center dan menggunakan fasilitas utama, fasilitas layanan dan melakukan aktifitas di dalamnya.
b. Staf atau pengelola : merupakan orang yang bertugas untuk mengelola dan mengawasi Book Center dan melayani semua kebutuhan yang diperlukan oleh para pengunjung Book Center sehingga pelayanan dan layanan yang disediakan dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun.
2.2.3 Aktifitas dan Kebutuhan Ruang
Pengguna utama yang akan melakukan aktifitas di dalam bangunan ini adalah tamu:
Tabel 2.4 aktifitas dan kebutuhan r uang Pengguna
bangunan
Aktifitas Kebutuha
n Ruang
Fasilitas
Pengunjung Parkir kendaraan. Tempat parkir Tempat transfer sementara
sebelum mulai
menjelelajah ruangan.
Lobby/ main hall
Melihat pameran buku (jika ada) Exhibition hall Fas.layana n public Melihat-lihat apa yang ada
di Book Center
Keseluruh an ruang/ stand untuk public Fasilitas layanan public
Belajar dengan teknologi Ruang lab digital
Fas.utama khusus Belajar visualisasi Ruang lab
audio visual
Fas.utama khusus
Ke toilet/WC Toilet Fas.layana
n servis
Makan dan minum Café Fas.layana
n
penunjang
Beribadah Musholla Fas.layana
n
penunjang Peminjam Parkir kendaraan. Tempat parkir fas.layanan
servis
Tempat transfer sementara sebelum mulai menjelelajah ruangan. Lobby/ main hall fas.layanan publik
Melihat pameran buku (jika ada)
Exhibition hall fas.layanan publik
Menitipkan barang bawaan Ruang penitipan barang
Fas.utama
Mendaftarkan diri menjadi anggota
Ruang pendaftaran
Fas.utama
Melihat-lihat dan memilah-milah buku yang akan dipinjam.
Rak-rak buku yang di sediakan di perpustakaan Book Center
Fas.utama
Membaca buku sebelum buku tersebut dipinjam
Tempat baca buku di perpustakaan (meja dan kursi baca)
Fas.utama
Belajar dengan teknologi Ruang
lab.digital dan
multimedia
Belajar dengan visualisasi Ruang/lab audio visual
Fas.utama khusus
Meminjam buku. ruang peminjaman
Fas.utama
Mengembalikan buku Ruang
pengembalian
Fas.utama
Mengambil barang yang dititipkan
Ruang penitipan barang
Fas.utama
Ke toilet Toilet/WC Fas.layanan
servis Makan dan minum Café area Fas.layanan
penunjang
Beribadah Musholla Fas.layanan
penunjang. Pembaca Parkir kendaraan. Tempat parkir fas.layanan
servis
Tempat transfer sementara sebelum mulai menjelelajah ruangan. Lobby/ main hall fas.layanan publik
Melihat pameran buku (jika ada)
Exhibition hall fas.layanan publik
Menitipkan barang bawaan Ruang penitipan barang
Fas.utama
Mendaftarkan diri menjadi anggota
Ruang pendaftaran
Fas.utama
Melihat-lihat dan
memilah-milah buku yang akan dipinjam. Rak-rak buku yang di sediakan di perpustakaan Book Center